cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. melawi,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Dasar
Published by STKIP Melawi
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 421 Documents
MINAT BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN DARING KELAS 4 DI SDN GORDA 1 Sulisti Nurfatimah; Ana Nurhasanah; Lukman Nulhakim
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol 10, No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpd.v10i1.493

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi minat belajar, upaya guru dalam meninngkatkan minat belajar siswa danmelihat bagaimana minat belajar siswa dalam pembelajaran daring kelas 4.  penelitian ini merupakan penelitian ini dilaksanakan di SDN Gorda 1 yang terletak di Cikande Serang, Mulai dari pada bulan April 2021. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis ini menggunakan model Miles and Huberman yaitu reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil dari penelitian ini  bahwasannya faktor-faktor yang mempengaruhi minat belajar seperti peran orang tua, peran guru, sarana prasarana, dan metode strategi sudah cukup baik dilakukan. Upaya guru dalam meningkatkan minat belajar siswa sangat besar dengan memotivasi dan memberikan apresiasi kepada siswa. Dan minat belajar siswa dalam pembelajaran daring di SDN Gorda 1 sangat baik dilihat dari perhatian siswa, kesukaan siswa, kesukaan siswa dan ketertarikan siswa.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN SIKLUS AIR TIGA DIMENSI PADA PEMBELAJARAN IPA KELAS V SEKOLAH DASAR Nafisha Khoiriyatussoliha; Sutrisno Sutrisno; Prayuningtyas Angger Wardhani
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol 10, No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpd.v10i1.409

Abstract

Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk mengembangkan serta mengetahui kelayakan media pembelajaran siklus air tiga dimensi yang digunakan untuk peserta didik kelas V Sekolah Dasar pada pembelajaran IPA. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian Research and Development (RD) dengan model pengembangan ADDIE yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Teknik pengumpulan data yang dilakukan oleh peneliti yaitu menggunakan wawancara serta kuesioner. Penelitian pengembangan ini memelibatkan beberapa responden yaitu dosen ahli media, dosen ahli materi, dosen ahli bahasa, serta peserta kelas V sekolah dasar. Hasil penelitia  dilihat berdasarkan nilai rata-rata dari uji validasi ahli media, ahli materi, dan ahli bahasa yang memperoleh presentase 90,2% dengan kategori sangat baik, serta uji coba peserta didik memperoleh presentase 95% dengan kategori sangat baik. Oleh karena itu, maka media pembelajaran siklus air tiga dimensi termasuk ke dalam kategori sangat baik, sehingga layak digunakan sebagai media pembelajaran IPA materi kelas V sekolah dasar.
MISKONSEPSI PADA KONSEP RANGKAIAN LISTRIK SEDERHANA: DIGALI MENGGUNAKAN INDIVIDUAL DEMONSTRATION INTERVIEW BERBANTUAN PHET SIMULATION Erlin Eveline; Rindah Permatasari
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol 10, No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpd.v10i1.585

Abstract

Abstract: Misconceptions are one of the inhibiting factors in learning science. This study aims to describe preservice elementary school teachers' misconceptions using an individual demonstration interview model on the electrical circuit concept. We used PhET Simulation Kit Circuit construction: DC-Virtual lab, a virtual laboratory for assembling simple electrical circuits for demonstration in this study. A total of 25 preservice elementary school teachers were research subjects. Research data were analyzed by comparing conceptions of students and conceptions of scientists. Students' conceptions that are different from scientists' conceptions are misconceptions that occur by students. The results indicate that students have several misconceptions. Some of these misconceptions were similar to previous studies. Students notice that the lamp can consume the current, and the closer the lamp to the battery, the brighter the lamp will glow. Individual demonstration interview techniques assisted by PhET Simulation can apply to explore students' misconceptions.Keywords: misconceptions, science, interview Abstrak: Miskonsepsi menjadi salah satu faktor penghambat dalam pembelajaran sains. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan miskonsepsi mahasiswa calon guru sekolah dasar dengan menggunakan teknik wawancara model individual demonstration interview pada materi rangkaian listrik sederhana. Peneliti menggunakan PhET Simulation Kit Konstruksi sirkuit: DC-Virtual lab yang merupakan laboratorium virtual untuk merangkai rangkaian listrik sederhana untuk demonstrasi. Sebanyak 24 mahasiswa calon guru sekolah dasar dijadikan subjek penelitian. Data yang diperoleh dianalisis dengan membandingkan konsepsi mahasiswa dengan konsepsi ilmuwan. Konsepsi mahasiswa yang berbeda dengan konsepsi ilmuwan merupakan miskonsepsi yang terjadi pada mahasiswa. Hasil penelitian menemukan mahasiswa memiliki beberapa miskonsepsi. Beberapa miskonsepsi yang ditemukan sama dengan miskonsepsi yang ditemukan pada penelitian sebelumnya. Mahasiswa menganggap arus dapat dikonsumsi oleh lampu dan semakin dekat lampu dengan baterai, semakin terang nyala lampu. Teknik an individual demonstration interview berbantuan PhET Simulation dapat diterapkan untuk menggali miskonsepsi mahasiswa.Kata Kunci: Miskonsepsi, sains, wawancara
PENGARUH MODELTEAMS GAMES TOURNAMENTS (TGT) TERHADAP AKTIVITAS BELAJAR MATEMATIKA PADA SEKOLAH DASAR Puji Rahmawati; Yuli Budhiarti; Roki Roki
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol 10, No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpd.v10i1.203

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh model Team Game Tournament(TGT)terhadap aktivitas belajar matematika dalam materi pecahan pada siswa kelas V SDN 12 Entikong.Metode penelitian ini adalah metode eksperimen, menggunakan model Team Game Tournament(TGT),desain penelitian menggunakan Pre-Experimental Design, model Desain One-Group Pretest-Posttest Design.Hasil penelitian, dipeoleh dari rumus persentase dan uji normalitas serta uji hipotesis untuk mengetahui aktivitas belajar. Hitungan pretest pada kolom Ya 34,82% jika dijumlahkan sebesar 172. Hasil hitungan posttes kolom Tidak 65,18% jika dijumlahkan sebesar 322. Hasil hitungan pretest kolom Ya 39,88% jika dijumlahkan sebesar 197. Hasil hitungan posttest kolom Tidak 59,92% jika dijumlahkan sebesar 296. Berdasarkan hasil uji normalitas sebelum perlakuan yaitu X2hitung = 1.080,53 dan X2tabel = 37,65 lalu disimpulkan bahwa X2hitungX2tabel. Uji normalitas sesudah perlakuan yaitu X2hitung = 920, 94 dan X2tabel = 37,65 lalu disimpulkan bahwa X2hitungX2tabel. Kesimpulan uji normalitas yaitu data penelitia ini berdistribusi tidak normal.
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF BERBASIS SOFTWARE ARTICULATE STORYLINE PADA KEGIATAN PEMBELAJARAN TEMATIK Mufih Kurani Haqih; Zerri Rahman Hakim; Reksa Adya Pribadi
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol 10, No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpd.v10i1.473

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan produk Multimedia Interaktif Berbasis Software Articulate Storyline yang diterapkan pada kegiatan pembelajaran tematik dan untuk mengetahui kelayakan serta respon siswa terhadap penggunaan multimedia Interaktif. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Research and Development (RnD) dengan prosedur penelitian mengacu pada model 4D dikembangkan oleh Thiagarajan yang terdiri dari 4 tahap yaitu Define, Design, Develop, dan Disseminate. Penelitian ini dilakukan di SDN Bojong dengan subjek penelitian siswa kelas IV sejumlah 23 Orang. Hasil penelitian dan pengembangan ini adalah (1) kelayakan multimedia interaktif oleh validasi ahli dan pendidik. Pada validasi materi memperoleh nilai rata-rata 41,7 dan validasi media mendapatkan nilai rata-rata sebesar 74,3 keduanya termasuk dalam kategori “Sangat layak”, (2) tanggapan siswa terhadap multimedia interaktif pada uji coba perorangan memperoleh rata-rata persentase sebesar 91% termasuk dalam kategori “Sangat Baik” dan pada uji coba lapangan kelompok kecil memperoleh rata-rata persentase sebesar 93% termasuk dalam kategori “Sangat Baik”. Sehingga dapat disimpulkan bahwa produk Multimedia Interaktif Berbasis Software Articulate Storyline sudah layak digunakan dan mendapatkan respon yang baik dari pengguna untuk diterapkan dalam kegiatan pembelajaran tematik.Kata Kunci: Multimedia Interaktif, Software Articulate Storyline, Pembelajaran Tematik, Kelas IV SD
ANALISIS PENYEBAB KURANGNYA MOTIVASI BELAJAR IPS SISWA KELAS V SDN 01 SEMANGET Sukristin Sukristin
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol 10, No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpd.v10i1.744

Abstract

Abstract: this research aims to find out the cause of motivation lack in social science learning in Public Elementary School 01 Semanget, sub-district Entikong. The method is qualitative-descriptive. The results of this research are 1) based on the questionnaire result shows that the good criteria is in 10%, the good enough criteria is in 20% and the inadequate criteria is in 70%. It shows the highest questionnaire result percentage is in the inadequate criteria. 2) and the result of interview shows that the causes of motivation lack in science learning are the student competence, the student environment condition, and the technology development in this era. 3) according to the documentation data shows that the student score from the theme 1 to the theme 3, including the criteria of science learning score is in “the inadequate criteria”. It can conclude that the student motivation is inadequacy and the causes of student motivation lack in social science learning are 1) the student competence, 2) the environment condition, and 3) the effect of technology developmentKeyword : learning outcomes, motivation, technologicaldevelopment Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuai penyebab kurangnya motivasi belajar IPS di SDN 01 Semanget Kecamatan Entikong.  Metode penelitian ini adalah Kwalitataf dengan pendekatan deskriptif kwalititatif. Hasil penelitian 1) dilihat dari hasil angket menunjukan kriteria baik  berada pada 10%, kriteria cukup  20% dan kriteria kurang berada pada 70%. Presentase hasil angket yang lebih banyak adalah kriteria kurang,  2) hasil wawancara, penyebab kurangnya motivasi belajar IPS adalah karena disebabkan oleh kemampuan siswa itu sendiri, kondisi lingkungan siswa, dan perkembangan teknologi pada saat ini,  3) dari data dokumentasi menunjukan  nilai siswa dari tema 1 sampai tema 3, berserta kriteria nilai IPS siswa adalah masih kurang. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa motivasi siswa masih sangat kurang, dan penyebab dari kurangnya motivasi belajar IPS siswa kelas V, ada tiga penyebab yaitu: 1) Kemampuan Siswa, 2) Kondidsi lingkungan, 3) Pengaruh Perkembnagan teknologi.Kata Kunci : Hasil Belajar, motivasi, perkembangan teknlogi
PENGARUH FASILITAS BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS V TEMA PERISTIWA DALAM KEHIDUPAN DI SDN 2 MEGERI Aprida Niken Palupi; Sofyan Susanto; Widya Trio Pangestu
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol 10, No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpd.v10i1.405

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh fasilitas belajar terhadap hasil belajar siswa kelas V tema peristiwa dalam kehidupan di SDN 2 Megeri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Metode yang digunakan adalah ex post facto. Perolehan data dilakukan dengan wawancara guru kelas V mengenai fasilitas belajar selama pandemic. Hasil wawancara fasilitas yang digunakan adalah handphone, wifi, LKS dan buku tema. Tugas diberikan melalui WA Grup dan menggunakan LKS serta buku tema sebagai bahan ajar. Hasil dari penelitian serta pembahasan melalui tes pada siswa menunjukkan bahwa hasil perhitungan pada uji-t Sig. (2-tailed) yaitu 0.04 lebih kecil dari 0.05 dapat disimpulkan dalam hal ini Ho ditolak dan Ha diterima bahwa t hitung t tabel  yaitu 4.589 lebih besar dari 2.571 (0.05/2:5) dalam hal ini Ho ditolak dan Ha diterima, sehingga terdapat pengaruh fasilitas belajar terhadap hasil belajar siswa kelas V. Dengan begitu fasilitas belajar berpengaruh terhadap hasil belajar siswa, terutama pada masa pandemi ini siswa diwajibkan belajar di rumah.
PENGEMBANGAN E-MODUL IPA BERBASIS SCIENTIFIC APPROACH MATERI GAYA KELAS V SEKOLAH DASAR Shenny Nur Khaerunnisa; Arifin Maksum; Supriatna Supriatna
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol 10, No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpd.v10i1.426

Abstract

AbstrakPenelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan produk E-Modul IPA Berbasis Scientific Approach Materi Gaya Kelas V Sekolah Dasar. Dari data hasil uji coba menggunakan analisis kebutuhan, peneliti menemukan beberapa permasalahan yang dialami 1) Kesulitannya orang tua dalam membimbing anaknya pada masa pandemi covid-19 yang mengharuskan pembelajaran jarak jauh 2) Materi dalam buku tematik sudah lengkap hanya saja masih diperlukannya buku pelajaran tambahan  untuk menunjang materi 3) Belum tersedianya e-modul IPA. Dapat disimpulkan bahwa guru membutuhkan sebuah pengembangan media pembelajaran yang dapat mempermudah dalam pembelajaran jarak jauh yang dilakukan secara mandiri. Penelitian dari pengembangan ini menggunakan model penelitian ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation). E-Modul ini diuji cobakan pada ahli materi, ahli media, ahli bahasa, uji coba pengguna one to one, small group, dan field test secara online. Hasil uji coba ini memperoleh skor rata-rata 92,5% untuk ahli materi, 78,8% untuk ahli media dan 85% untuk ahli bahasa. Hasil uji coba pengguna 80% untuk tahap one to one, 79% untuk tahap small group dan 98,8% untuk tahap field test. Hal ini menunjukkan bahwa pengembangan e-modul IPA berbasis scientific approach termasuk ke dalam kategori “Sangat Baik (SB)” sehingga layak untuk digunakan dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) kelas V Sekolah Dasar.Kata Kunci:E-Modul, Scientific Approach, Sekolah Dasar
TREND TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI DALAM PROSES PEMBELAJARAN DI SEKOLAH DASAR DI GUGUS R RIUNG BARAT Yohanes Vianey Sayangan
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol 10, No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpd.v10i1.751

Abstract

AbstrakPenelitian ini dirancang dengan tujuan untuk menemukan cara Bagaimana pemblajaran di Sekolah Dasar dapat menerapakan peggunaan TIK secara berdaya guna.. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk untuk menganalisis cara  penerapan TIK di beberapa SD yang berada dalam Gugugs 2 Riung Barat dari aspek SWOT dalam proses pembelajaran yang berbasis TIK. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitaitaf dengan menggulirkan triangulasi data. Adapun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Sekolah-sekolah Dasar se gugus 2 Kecamatan Ruing Barat merupakan daerah yang belum sepenuhnya disentuh pengaruh TIK untuk mendukung kegiatan dan proses pembelajaran. Masalah infrastruktur seperti listrik, telepon, internet menjadi kendala terbesar. Pembelajaran berbasis Internet memungkinkan terjadinya pembelajaran secara sinkron dengan keunggulan utama bahwa pembelajar maupun fasilitator tidak harus berada di satu tempat yang sama.   Kata Kunci: teknologi, komunikasi, informasi, pembelajaran, SWOT Abstract : This Research is designed to find how way the instructional can bi implemented in the school useful. The goals of this research is to analysis the way to using ICT for several elementary schools in Riung Barat Regency by SWOT analysis. Research metohod is qualitative approach. Data was collect with observation and interview by triangulation tekniques. Researche results indicates that several elementary schools located in Riung Barat Regency is rural development that signed by not yet effect and influence  of ICT development in the process of instructional for education. In fact, problem appear because  limitation of infrascructure like as  lack of telephone, internet, electricity. Instructional process can create instructional practice for sincronous that students or teacher not ought to present in same location. Keywords: technology, communication, information, instructional,SWOT
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Aplikasi Android Pada Pembelajaran IPA Kelas V Sekolah Dasar Karlina Amelia Djaelani
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol 10, No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpd.v10i1.413

Abstract

The purpose of this development is to produce a product of Android-Based Learning Media on Water Cycle Material Science Learning that is valid and effective. This development has gone through several stages, namely the stages of needs analysis, design, development, implementation, and evaluation in accordance with the development model. Product validation was carried out to media experts, material experts, and instructional experts. The target of the trial was the fifth grade elementary school students. Based on validation trials conducted by media experts, the media validity level is 85%. Trials by material experts get a validity level of 97.5%. The trial by instructional experts got a validity level of 88.3% and the validity level of students was 81.75%, it was concluded that the learning media developed was included in the valid and effective category in learning activities.