Jurnal Bimbingan dan Konseling Ar-Rahman
Jurnal Bimbingan dan Konseling Ar-Rahman adalah jurnal peer-review yang diterbitkan oleh UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin. Jurnal ini terbit sebanyak dua kali setahun, yaitu pada bulan Juni dan Desember. Jurnal ini menerbitkan penelitian dan artikel konseptual yang berkaitan dengan bidang ilmu bimbingan dan konseling, pendidikan, dan psikologi pendidikan..
Articles
262 Documents
PERILAKU LANJUT USIA YANG MENGALAMI KESEPIAN DAN IMPLIKASINYA PADA KONSELING ISLAM
Irman Irman
JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING AR-RAHMAN Vol 5, No 2 (2019): December
Publisher : UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (38.169 KB)
|
DOI: 10.31602/jbkr.v5i2.2405
Kesepian yang dialami lansia di panti jompo memberi dampak negatif pada perilaku sosial. Peneliti ingin mengungkapkan perilaku lansia yang mengalami kesepian dan implikasinya terhadap konseling. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan responden lansia yang mengalami kesepian di panti jompo Kasih sayang Ibu di Batusangkar. Adapun teknik yang digunakan untuk mengambil data yaitu melalui wawancara yang mendalam dan pengamatan. Analisis data menggunakan teori miless & Huberman, dan uji keabsahan data menggunakan trianggulasi. Hasil penelitian menemukan beberapa hal; Pertama, munculnya perilaku negative dan salah suai lansia yang mengalami kesepian, dan perilaku tersebut muncul sebagai akibat ketidakmampuan dalam mengelola perasaan. Kedua, adanya usaha yang dilakukan lansia untuk menghilangkan kesepian, diantara yaitu melalui kegiatan ibadah dan berdiskusi dengan orang dipercaya. Ketiga, perilaku lansia yang mengalami kesepian dan usaha yang telah dilakukan untuk mengatasi kesepian tersebut berimplikasi pada penerapan konseling Islam, khususnya dari sisi interaksi sosial dan pengelolaan perasaan berlandaskan nilai-nilai Islam, serta pemantapan nilai-nilai ibadah sebagai usaha untuk mengatasi kesepian. Kata Kunci: lansia; kesepian; konseling Islam.__________________________________________________The loneliness experienced by the elderly in nursing homes has a negative impact on social behavior. The researcher wants to reveal the behavior of the elderly who experience loneliness and its implications for counseling. This research uses descriptive qualitative method, with elderly respondents who experience loneliness in nursing homes Mother's Love in Batusangkar. The technique used to retrieve data is through in-depth interviews and observations. Data analysis using the theory of Miless & Huberman, and data validity testing using triangulation. The results of the study found several things; First, the emergence of negative behavior and wrong elderly people who experience loneliness, and the behavior appears as a result of the inability to manage feelings. Secondly, there is an attempt by the elderly to eliminate loneliness, between, namely through worship activities and discussions with trusted people. Third, the behavior of the elderly who experience loneliness and the efforts that have been made to overcome loneliness have implications for the application of Islamic counseling, especially in terms of social interaction and management of feelings based on Islamic values, and the strengthening of worship values as an effort to overcome loneliness.Keywords: elderly; lonely; Islamic counseling.
ANALISIS TRANSAKSIONAL DALAM SETTING KELOMPOK
Yuda Syahputra;
Neviyarni Neviyarni;
Netrawati Netrawati;
Yeni Karneli;
Hariyani Hariyani
JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING AR-RAHMAN Vol 5, No 2 (2019): December
Publisher : UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (58.277 KB)
|
DOI: 10.31602/jbkr.v5i2.1998
Tujuan pada penelitian ini adalah untuk menganalisis terapi transaksional dalam seting kelompok. Analisis transaksional pada mulanya direncanakan sebagai suatu bentuk treatment kelompok dan prosedur-prosedur terapeutik yang memberikan hasil dalam setting kelompok. Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan, yaitu serangkaian penelitian yang berkaitan dengan metode pengumpulan data perpustakaan, atau penelitian yang objek penelitiannya dieksplorasi melalui berbagai informasi perpustakaan (buku atau jurnal ilmiah) yang membahas tentang analisis transaksional dalam seting kelompok. Konsep dan teknik Analisis transaksional efektif diterapkan dalam sesi konseling kelompok. Analisis transaksional menyediakan pendekatan terstruktur yang memungkinkan anak-anak dan remaja untuk melihat hubungan antara apa yang mereka pelajari dalam keluarga mereka dan sikap mereka terhadap orang lain._________________________________________________________Transactional analysis is transactional psychotherapy that can be used in individual counseling, but is more suitable for use in group counseling (E. M. Berne, 1975). The purpose of this study was to analyze transactional therapy in group settings. Transactional analysis was originally planned as a form of group treatment and therapeutic procedures that gave results in group settings. This type of research is library research, which is a series of studies related to library data collection methods, or research whose object of research is explored through various library information (books or scientific journals) that discuss transactional analysis in group settings. Concepts and techniques of transactional analysis are effectively applied in group counseling sessions. Transactional analysis provides a structured approach that allows children and adolescents to see the relationship between what they learn in their families and their attitudes toward others
PROGRAM BIMBINGAN DAN KONSELING PRIBADI SOSIAL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PENYESUAIAN DIRI SISWA
Safrudin Hairullah
JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING AR-RAHMAN Vol 5, No 2 (2019): December
Publisher : UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (552.387 KB)
|
DOI: 10.31602/jbkr.v5i2.1796
Penelitian ini dilatarbelakangi atas fenomena banyaknya bermunculan boarding school dengan siswa yang memiliki keragaman budaya atau memiliki latar belakang budaya yang berbeda. Kergaman budaya tidak hanya menunjukkan kekayaan budaya tetapi memungkinkan munculnya prasangka-prasangka yang menjurus ke perselisihan antar siswa, pelanggaran norma sosial karena egois budaya masing-masing. Untuk menumbuhkan kebersamaan, toleransi dan penghargaan terhadap budaya lainnya siswa perlu memiliki kemampuan penyesusaian diri, terutama dalam menghadapi keragaman budayanya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan metode deskriptif pengembangan (research and development) yang diarahkan sebagai a process used to develop and validate educational product (Borg dan Gall, 1989). Produk penelitian ini adalah program bimbingan dan konseling pribadi sosial untuk meningkatkan kemampuan penyesuaian diri siswa. Penelitian dilakukan di SMK Negeri 2 Banjarmasin yang tergolong boarding school dengan keragaman budaya siswa. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X. Temuan penelitian menunjukkan bahwa program bimbingan dan konseling pribadi sosial secara signifikan mampu meningkatkan kemampuan penyesuaian diri siswa terhadap keragaman budaya. Artinya program yang disusun telah mampu meningkatkan pemahaman dan kesadaran terhadap budaya sendiri, budaya lain, norma atau sistem nilai yang berlaku dalam lingkungannya, dan memiliki kemampuan bagaimana berperilaku dalam lingkungannya._________________________________________________________ This research is motivated by the phenomenon of many emerging boarding schools with students who have cultural diversity or have different cultural backgrounds. Cultural diversity not only shows cultural richness but allows the emergence of prejudices that lead to disputes between students, violations of social norms due to the selfish culture of each. To foster togetherness, tolerance and respect for other cultures students need to have the ability to adapt themselves, especially in dealing with cultural diversity. This research uses a quantitative approach and descriptive method of development (research and development) which is directed as a process used to develop and validate educational products (Borg and Gall, 1989). The product of this research is a personal tutoring and social counseling program to improve students' adaptability abilities. The study was conducted at the SMK Negeri 2 Banjarmasin which was classified as boarding school with the diversity of students' cultures. The population of this study was grade X students. The research findings showed that social counseling and personal counseling programs were significantly able to improve students' adaptability to cultural diversity. This means that the programs that have been prepared have been able to increase understanding and awareness of one's own culture, other cultures, norms or value systems that apply in their environment, and have the ability to behave in their environment.
HUBUNGAN KETERLIBATAN SISWA DENGAN KENAKALAN REMAJA PADA SISWA SMA X KERTAPATI
Juliani Dwi Putri;
Indra Prapto Nugroho;
Marisya Pratiwi
JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING AR-RAHMAN Vol 5, No 2 (2019): December
Publisher : UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (583.529 KB)
|
DOI: 10.31602/jbkr.v5i2.2325
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana hubungan antara keterlibatan siswa dengan kenakalan remaja pada siswa SMA X Kertapati. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini ada hubungan antara keterlibatan siswa dengan kenakalan remaja pada siswa SMA X Kertapati. Adapun subjek penelitian yang digunakan ialah siswa SMA X Kertapati berjumlah 205 orang. Keterlibatan siswa dan kenakalan remaja diukur dengan skala keterlibatan siswa dan kenakalan remaja berlandaskan aspek keterlibatan siswa dari Fredericks, Blumenfeld dan Paris (2004) dan aspek kenakalan remaja dari Sarwono (2016). Data penelitian dianalisis dengan menggunakan metode korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara keterlibatan siswa dengan kenakalan remaja pada siswa SMA X Kertapati dengan nilai r = -0,727, dan p = 0,000 (p<0,05). Hal ini menunjukkan bahwa keterlibatan siswa memiliki hubungan yang sangat kuat, negatif, dan signifikan dengan kenakalan remaja. Dengan demikian hipotesis penelitian yang diajukan dapat di terima
LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK SOSIODRAMA UNTUK MENINGKATKAN KEJUJURAN SISWA KELAS VII A SMP NEGERI 17 BANJARMASIN
Mahfuzhatun Nisa;
Kasypul Anwar;
Nurul Auliah
JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING AR-RAHMAN Vol 5, No 2 (2019): December
Publisher : UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (397.594 KB)
|
DOI: 10.31602/jbkr.v5i2.2184
Penelitian ini dilatarbelakangi adanya siswa kelas VII A yang berperilaku tidak jujur, baik kepada guru maupun terhadap sesama siswa, seperti berbohong, mencontek, dan tidak membaca saat literasi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui tingkat kejujuran siswa sebelum dan sesudah diberikan layanan bimbingan kelompok dengan teknik sosiodrama dan untuk mengetahui keefektifan layanan bimbingan kelompok dengan teknik sosiodrama dalam meningkatkan kejujuran siswa. Metode penelitian kuantitatif dengan desain experiment one group pretest and posttest. Populasi sebanyak 29 orang dan sampel sebanyak 8 orang. Hasil penelitian skor siswa sebelum diberikan layanan berada dalam kategori rendah dan setelah diberikan layanan berada dalam kategori sedang. Hasil uji hipotesis sig 0,05 > 0.012, jadi Ha diterima dan Ho ditolak maka layanan bimbingan kelompok efektif dalam meningkatkan kejujuran siswa kelas VII A SMP Negeri 17 Banjarmasin. Saran bagi guru BK untuk menerapkan layanan bimbingan kelompok dengan teknik sosiodrama dalam sesi pembelajaran. Bagi siswa dapat membudayakan kejujuran dalam kehidupan. Bagi peneliti selanjutnya untuk dapat menggunakan waktu dengan baik. ________________________________________________________ This research is motivated by the existence of class VII A students who behave dishonestly, both to the teacher and to fellow students, such as lying, cheating, and not reading during literacy. to find out the effectiveness of group guidance services with sociodrama techniques in improving student honesty. Quantitative research methods with one group pretest and posttest experimental design. The population is 29 people and the sample is 8 people. The results of the study scores of students before being given services are in the low category and after being given services are in the medium category. Hypothesis test results sig 0.05> 0.012, so Ha is accepted and Ho is rejected, the group guidance service is effective in improving the fairness of Grade VII A students of SMP Negeri 17 Banjarmasin. Suggestions for BK teachers to implement group guidance services with sociodrama techniques in learning sessions. For students to be able to cultivate honesty in life. For future researchers to be able to use time well.
BENTUK KECEMASAN DAN RESILIENSI MAHASISWA PASCASARJANA ACEH-YOGYAKARTA DALAM MENGHADAPI PANDEMI COVID-19
Teuku Amnar Saputra
JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING AR-RAHMAN Vol 6, No 1 (2020): June
Publisher : UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (190.344 KB)
|
DOI: 10.31602/jbkr.v6i1.2941
Pandemi Covid-19 telah mewabah di hampir seluruh Dunia tidak terkecuali Indonesia. Kondisi ini membuat sebagian orang cemas dan bahkan panik. Potensi panik ini dapat menyerang siapapun tidak terkecuali mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk melihat kepanikan dan resiliensi mahasiswa pascasarjana Aceh-Yogyakarta dalam menghadapi pandemi Covid-19. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (Field Research) dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif analitis. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi partisipan dan wawancara dengan menggunakan Whatsapp. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan Purposive sampling yaitu pengambilan sampel berdasarkan kriteria yang telah ditentukan oleh peneliti. Analisis data dilakukan dengan cara reduksi, penyajian dan pengambilan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa pasca sarjana tidak menunjukkan gejala kepanikan melainkan rasa kekhawatiran terhadap pandemi Covid-19. Mahasiswa pascasarjana Aceh-Yogyakarta juga memiliki resiliensi dalam menghadapi pandemi Covid-19. Hal ini terlihat dari kemampuan mahasiswa dalam menghadapi situasi dengan tenang dan menentukan langkah yang rasional dalam berbagai tindakan serta memiliki pandangan positif dalam menghadapi tantangan yang sedang dihadapi. Adapun bentuk-bentuk resiliensinya meliputi mengikuti instruksi dari pemerintah, meningkatkan daya tahan atau imun, mengurangi akses terhadap informasi Covid-19, mengambil hikmah dari Covid-19, menyerahkan segalanya kepada Allah SWT.__________________________________________________________Covid-19 pandemic has plague almost all of the World including Indonesia. This condition makes some people anxious and even panic. This potential panic can strike anyone, including students. This study aims to see the panic and resilience of Aceh-Yogyakarta postgraduate students in dealing with the Covid-19 pandemic. This research is a field research (Field Research) using a qualitative approach. The research method uses descriptive analytical method. Data collection is done by participant observation and interviews using Whatsapp. The sampling technique in this study uses purposive sampling that is sampling based on criteria determined by the researcher. Data analysis was carried out by means of reduction, presentation and conclusion. The results showed that post graduate students did not show symptoms of panic but rather a sense of concern for the Covid-19 pandemic. Aceh-Yogyakarta postgraduate students also have resilience in the face of the Covid-19 pandemic. This can be seen from the ability of students to deal with situations calmly and determine rational steps in various actions and have a positive outlook in facing the challenges being faced. The forms of resilience include following instructions from the government, increasing endurance or immunity, reducing access to Covid-19 information, taking wisdom from Covid-19, giving everything to Allah SWT.
DESAIN TERAPI ROHANI ISLAM PADA RUMAH SAKIT SITI HAJAR MEDAN
Rahmadi Ali;
Sulaiman Sulaiman;
Shavreni Oktadi Putri
JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING AR-RAHMAN Vol 6, No 1 (2020): June
Publisher : UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (348.411 KB)
|
DOI: 10.31602/jbkr.v6i1.2904
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis secara mendalam nilai-nilai Islam dengan memberikan bimbingan(keagaaman) Islam terhadap pasien di sebuah Rumah Sakit . Karena boleh jadi penyakit yang datang bukan saja disebabkan aspek medis, melainkan ada unsur kejiwaan. Pendekatan kualitatif fenomenologi digunakan dalam penelitian ini. Partisipan sebanyak 3 orang dan proses pengumpulan data melalui metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terapi rohani Islam menunjukkan kearah perubahan positif (kesembuhan) terhadap pasien di Rumah Sakit.____________________________________________________This study aims to examine and analyze in depth Islamic values by providing Islamic guidance to patients in a hospital. Because it may be a disease that comes not only due to medical aspects, but there is a mental element. A qualitative phenomenological approach was used in this study. Participants as many as 3 people and the process of collecting data through interviews, observation and documentation. The results showed that Islamic spiritual therapy showed positive changes (healing) towards patients in the hospital.
KONSELING INDIVIDUAL DENGAN PENDEKATAN BEHAVIOUR UNTUK MEREDUKSI PENYALAHGUNAAN INTERNET PADA SISWA KELAS VIII DI SMP NEGERI 4 BANJARBARU
Putu Ayu Suci Puspita Sari;
Sultani Sultani;
Laelatul Anisah
JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING AR-RAHMAN Vol 6, No 1 (2020): June
Publisher : UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (222.361 KB)
|
DOI: 10.31602/jbkr.v6i1.2208
Internet sangat bermanfaat jika tidak disalahgunakan, janganlah kita sampai lalai akan dampak dari penggunaan internet karena jika penggunaan yang berlebihan maka akan menjadi boomerang bagi si pengguna. Tujuan penelitian ini adalah untuk menurunkan penggunaan internet siswa kelas VIII H di SMP Negeri 4 Banjarbaru dengan manajemen diri (Self-management). Dalam layanan konseling individual. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen, yaitu dengan single subject design (SSD) dengan design A-B. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII H di SMP Negeri 4 Banjarbaru dengan sampel 3 orang siswa. Instrument yang digunakan adalah inventori penyalahgunaan internet hasil penelitian menunjukan sebelum di berikan teknik self managamement dalam penggunaan konseling individual rata-rata skornya adalah 256.67 (63.53%), dan sesudah diberikan teknik self managamement dalam penggunaan konseling individual rata-rata skornya adalah 198 (48.01%). Berdasarkan kesimpulan dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa layanan konseling individual dengan teknik self management mampu memberikan penurunan terhadap penyalahgunaan internet siswa.__________________________________________________________The internet is very useful if it is not misused, let us not be negligent of the impact of internet use because if excessive use it will become a boomerang for the user. The purpose of this study was to reduce the internet usage of students of class VIII H in SMP Negeri 4 Banjarbaru with self-management. In individual counseling services. This research is an experimental research, namely with a single subject design (SSD) with A-B design. The subjects of this study were students of class VIII H at SMP Negeri 4 Banjarbaru with a sample of 3 students. The instrument used was an internet abuse inventory. The results showed before being given self-management techniques in the use of individual counseling the average score was 256.67 (63.53%), and after being given self-management techniques in the use of individual counseling the average score was 198 (48.01% ). Based on the conclusions of the results of this study indicate that individual counseling services with self management techniques can provide a reduction in student internet abuse.
PENGEMBANGAN MODEL LAYANAN INFORMASI TENTANG BAHAYA SEKS BEBAS PADA SISWA SMA WALISONGO PONTIANAK
Novi Andriati;
Riki Maulana
JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING AR-RAHMAN Vol 6, No 1 (2020): June
Publisher : UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (279.022 KB)
|
DOI: 10.31602/jbkr.v6i1.2790
Tujuan penelitian yaitu menghasilkan model layanan informasi tentang bahaya seks bebas pada siswa SMA Walisongo Pontianak. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D). Dari hasil uji coba lapangan pemahaman bahaya seks bebas siswa SMA mengalami perkembangan setelah mengikuti kegiatan layanan informasi. Keseluruhan nilai asymp sig 0,028 < 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa layanan informasi efektif untuk meningkatkan pemahaman bahaya seks bebas siswa. Saran: penggunaan model layanan informasi sebaiknya dapat dimulai dengan mendiagnosa secara cermat kondisi objektif siswa yang akan dijadikan sebagai anggota kegiatan, sekolah diharapkan dapat memanfaatkan program bimbingan konseling, terutama layanan informasi sebagai rujukan dalam mengembangkan kebijakan bagi siswa khususnya dalam bidang pribadi dan sosial siswa di SMA Walisongo Pontianak. Oleh sebab itu, sekolah perlu menyiapkan sarana prasarana yang dibutuhkan untuk media yang digunakan dalam memberikan layanan informasi.__________________________________________________________The purpose of the research is to produce a model of information service about the danger of free sex in Walisongo high school students Pontianak. This research uses the Research and Development (R&D) method. From field trials to understand the dangers of free sex, high school students develop after following information service activities. Overall value of Asymp sig 0.028 < 0.05 then Ho rejected and Ha accepted, so it can be concluded that the information service is effective to increase the understanding of free sex danger students. Suggestion: The use of the information service model should be initiated by careful diagnosis of the objective conditions of the students who will be used as a member of the activities, the school is expected to utilize counseling programs, especially information services as a reference in developing the policy for students especially in the personal and social field of students in high school Walisongo Pontianak. Therefore, the school needs to prepare the infrastructure needed for the media used in providing information services.
TEKNIK MODELING UNTUK MENINGKATKAN AKHLAKUL KARIMAH SISWA DI SEKOLAH SMPN 3 BANJARBARU DENGAN LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK
Illiyyina Illiyyina;
Farial Farial;
Eka Sri Handayani
JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING AR-RAHMAN Vol 6, No 1 (2020): June
Publisher : UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (211.695 KB)
|
DOI: 10.31602/jbkr.v6i1.2159
Akhlak memiliki kedudukan penting dalam perkembangan perilaku siswa zaman sekarang, kepintaran siswa harus memiliki kedudukan yang seimbang dengan akhlak yang dimilikinya, sebab di masa sekarang kepintaran tidak menjamin apapun jika tidak diikuti dengan akhlak yang terpuji atau Akhlakul karimah, Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan akhlakul karimah siswa VIII F SMPN 3 Banjarbaru dengan teknik modeling dalam layanan bimbingan kelompok. Penelitian ini adalah penelitian esperimen yaitu pre-eksperimental design one-group pretest dan post-test dengan sampel 8 siswa yang memiliki skor terendah untuk diberikan perlakukan layanan bimbingan kelompok dengan teknik modeling. Berdasarkan hasil penelitian tingkat Akhlakul Karimah siswa kelas VIII F SMPN 3 Banjarbaru sebelum diberikan teknik modeling dalam penggunaan layanan bimbingan kelompok rata-rata skornya adalah 319,125 (73,125) dan sesudah diberikan teknik modeling dalamm penggunaan layanan bimbingan kelompok maka diketahui hasilnya ada;ah sebanyak rata-rata 339,5 (77,875). Diharapkan penelitian ini menjadi rujukan kepada guru bimbingan dan konseling untuk meningkatkan akhlakul karimah siswa disekolah dengan teknik modeling dalam layanan bimbingan kelompok. Bagi siswa memberi gambaran akan pentingnya akhlakul karimah disekolah maupun masyarakat agar menjadi referensi kepada penelitian selanjutnya untuk menelitia permasalahan ini._________________________________________________________Morals have an important position in the development of student behavior today, the intelligence of students must have a balanced position with the morals they have, because in this time intelligence does not guarantee anything if it is not followed by praiseworthy morals or moral morals, the purpose of this study is to improve moral morals VIII F students of SMPN 3 Banjarbaru with modeling techniques in group guidance services. This research is an experimental study, namely pre-experimental one-group pretest and post-test design. The results showed that before modeling techniques were used in the use of group guidance services, the average score was 319,125 (73,125) and after modeling techniques were used in the use of group guidance services, it was known that there were an average of 339.5 (77,875). It is hoped that this research will become a reference to the Guidance and Counseling Teachers to improve the morality of the students in schools with modeling techniques in group guidance services. For students, it gives an idea of the importance of moral morals in schools and in the community because of the basic morals of the key faith of success. For students, in order to be a reference to further research to examine this problem