cover
Contact Name
Aji Septiaji
Contact Email
ajiseptiaji@gmail.com
Phone
+6285294606969
Journal Mail Official
jurnaldiglosiaunma@gmail.com
Editorial Address
Jalan. K.H. Abdul Halim, No. 103, Kabupaten Majalengka
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
Diglosia
Published by Universitas Majalengka
ISSN : 25495119     EISSN : 25495119     DOI : -
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia tergabung dalam Perkumpulan Pengelola Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pengajarannya (PPJB-SIP). Jurnal ini memuat artikel ilmiah penelitian dan gagasan konseptual atau kajian teoretis dalam bidang pendidikan, kebahasaan, dan kesusastraan Indonesia. Setiap artikel melalui peer review process. Adapun scope penelitian pada jurnal ini yaitu (1) sastra (teori, kritik, dan sejarah sastra); (2) Keterampilan dan pembelajaran sastra; (3) Keterampilan dan pembelajaran bahasa; (4) Analisis wacana; (5) Penelitian linguistik, sosiolinguistik, dan psikolinguistik; (6) Evaluasi pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia; (7) Kurikulum pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia; (8) Model atau media pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia; (9) Kajian kebudayaan Indonesia; dan (10) penelitian lainnya yang relevan. Artikel ditulis dalam bahasa Indonesia. Jurnal ini terbit dua kali dalam satu tahun yaitu pada bulan FEBRUARI dan AGUSTUS.
Articles 297 Documents
MODEL PEMBELAJARAN MULTILITERASI PADA PEMBELAJARAN MEMBACA PEMAHAMAN DI KELAS IV SEKOLAH DASAR Ristika Ristika
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 3, No 2 (2019): Agustus
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.281 KB)

Abstract

This research is motivated by the low reading ability of students in Indonesian language learning. This study aims to improve students' reading comprehension skills in grade IV of the Baitul Jannah School Bandar Lampung Integrated Islamic Elementary School by using a multiliterasi learning model. The research method used by researchers is classroom action research in collaboration with grade IV teachers at SDIT Baitul Jannah School with a total of 25 students in class IV consisting of 15 female students and 10 male students. This research took place in 3 cycles, each cycle consisting of 3 actions. The techniques used in data collection were the ability to read comprehension tests, observations, interviews, documentation, and field notes. The results showed that the multi-literacy learning model could improve students' reading comprehension skills in grade IV SDIT Baitul Jannah School in Bandar Lampung. 
Nilai Budaya dalam Teks Parno Adat Pernikahan Masyarakat Desa Sungai Penuh Liuk Kota Sungai Penuh Suci Maiza; Madina Istikhomah
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 5, No 1 (2021): Februari
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (487.619 KB)

Abstract

Penelitian terhadap sastra lisan sebagai warisan budaya Indonesia penting dilakukan.  Eksplorsi terhadap nilai-nilai budaya sebuah sastra lisan adalah salah satu usaha yang dapat dilakukan agar nilai-nilai luhur di dalamnya dapat terus hidup dan dinimati generasi muda.  Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis Parno adat pernikahan di desa Sungai Liuk, Kota Sungai Penuh dari aspek nilai budaya. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang menggunakan metode deskriptif dan analisis isi. Data yang telah terkumpul akan dianalisis  melalui beberapa tahap yaitu melalui tahap transkripsi, transiliterasi dan penerjemahan. Hasil penelitian menunjukan bahwa  terdapat nilai-nilai budaya dalam Parno adat pernikahan di Desa Sungai Liuk yaitu: Nilai budaya dalam hubungan manusia dengan tuhan, hubungan manusia dengan alam, hubungan manusia dengan masyarakat, hubungan manusia dengan manusia lain, dan hubungan manusia dengan dirinya sendiri.Kata Kunci: nilai budaya, parno adat perkawinan, sastra lisan, kualitatif, deskriptif Studies on oral literature as Indonesia's cultural heritage are important to be conducted. Exploring the cultural values of oral literature is an effort to keep the noble values in oral literature alive so that it can be enjoyed by the future generation. This study aimed to describe and analyze the cultural values in Parno of marriage tradition in Sungai Liuk Village, Sungai Penuh City. This study is qualitative research using a descriptive method and content analysis. The collected data were analyzed through several stages: transcription, transiliteration, and translation. The results showed that there were cultural values in Parno of marriage tradition in Sungai Liuk Village. The cultural values were grouped into 5 categories: relationship between humans and God, relationship between humans and nature, relationship between humans in society, relationship among humans, and relationship between humans and theirselves.Keywords: cultural values, parno of marriage tradition, oral literature, qualitative descriptive
ANALISIS KOHESI DAN KOHERENSI WACANA BERITA RUBRIK NASIONAL PADA MAJALAH ONLINE TEMPO Fahrizal Lalang Sitoro; Andi Haris Prabawa; Yakub Nasucha; Laili Etika Rahmawati
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 4, No 2 (2020): Agustus
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.059 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan kohesi pada wacana berita rubrik nasional di Majalah Online Tempo Edisi Bulan Januari 2020 dan memaparkan koherensi pada wacana berita rubrik nasional di Majalah Online Tempo Edisi Bulan Januari 2020. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode sampling. Hasil penelitian yaitu kohesi gramatikal yang meliputi referensi, subtitusi, elipsis, dan konjungsi. Pada referensi terdapat referensi pesona, referensi penunjukan, dan referensi komparatif. Pada subtitusi meliputi subtitusi nominal dan subtitusi frasa. Selanjutnya, pada elipsis terdapat elipsis nominal dan elipsis verbal. Terakhir ialah konjungsi, konjungsi meliputi konjungsi koordinatif dan konjungsi subordinatif. Pada aspek koherensi terdapat hubungan sebab akibat, akibat sebab, generik spesifik, aditif, amplikatif, argumentasi, dan syarat tujuan.Kata kunci: kohesi, koherensi, wacana, berita This research aims to explain the cohesion of the national rubric news discourse in the January 2020 Online Tempo Magazine and explain the coherence of the national rubric news discourse in the January 2020 Tempo Online Magazine. This type of research is a qualitative descriptive study. Data collection in this study uses a sampling method. The results of the study are grammatical cohesion which includes references, substitution, ellipsis, and conjunctions. In the reference there are charm references, reference references, and comparative references. In substitution includes nominal substitution and phrase substitution. Furthermore, there are nominal ellipsis and verbal ellipsis. Finally, conjunctions, conjunctions include coordinative conjunctions and subordinative conjunctions. In the aspect of coherence there is a causal relationship, causal cause, specific generic, additive, amplicative, arhumentation, and objective requirements.Keywords: cohesion, coherence, discourse, news
ANALISIS TEMA DAN RIMA PADA PUISI DENGAN PUISI AKU KARYA TAUFIQ ISMAIL Lelih Maolidah
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 3, No 1 (2019): Februari
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.2 KB)

Abstract

Martabat manusia adalah sama, apapun kedudukannya, agama, suku seseorang tidak mengurangi harkat dan martabat manusia itu sebagai manusia yang ditempatkan paling tinggi di atas segala makhluk di dunia ini. Itu adalah hal pokok yang seharusnya kita sadari dan pahami sebagai manusia. Namun, ada kalanya kita sebagai manusia sendiri menempatkan dan menilai diri kita lebih tinggi dari pada orang lain. Banyak masalah yang terjadi disekitaran kita berhubungan dengan keberadaan manusia yang tidak sudi dianggap rendah oleh orang lain. puisi “dengan puisi aku” bahwa setiap manusia adalah derajatnya sama di mata Allah. Sebagaimana kita lihat disekitar kita bahwa masih terdapat di sana sini ketidakadilan. Ini terjadi baik antara kesengajaan atau tidak sengaja, ini menunjukan rendahnya kesadaran manusia akan keadilan atau berbuat adil sesama manusia atau dengan sesame makhluk hidup. Seandainya di negara kita terjadi pemerataan keadilan maka tidak akan terjadi protes yang disertai dengan kekerasan. Dalam artikel ini akan mengungkap tema dan rima dalam puisi Taufiq Ismail. Kata Kunci: tema, rima, puisi Human dignity is the same, regardless of one's position, religion or ethnicity, it does not diminish the dignity of the human being as a human being who is placed highest above all creatures in this world. That is the main thing that we should be aware of and understand as humans. However, there are times when we as humans ourselves place and value ourselves higher than others. Many of the problems that occur around us are related to human existence that others do not want to look down on. poetry "with my poetry" that every human being is equal in the eyes of Allah. As we see around us, there are still injustices here and there. This happens either deliberately or unintentionally, this shows the low awareness of humans about justice or doing justice to fellow humans or with fellow living beings. If in our country there was equal justice, there would not be protests accompanied by violence. In this article, we will reveal the themes and rhymes in Taufiq Ismail's poetry. Keywords: themes, rhymes, poetry
Tindak Tutur Ekspresif dalam Naskah Drama Umang-umang Atawa Orkes Madun II karya Arifin C. Noer Tuti Tuti; Zamzam Nurhuda
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 5, No 1 (2021): Februari
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (583.183 KB)

Abstract

Berkomunikasi dapat dikatakan berhasil apabila pesan yang disampaikan oleh penutur dapat diterima dengan baik oleh mitra tutur. Namun, yang menjadi persoalan apabila maksud tuturan dari penutur tidak dapat diterima dengan baik oleh mintra tutur. Hal tersebutlah yang menjadi alasan mendasar mengapa tindak tutur eksprsif yang menjadi fokus kajian dalam penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan fungsi tindak tutur ekspresif dalam naskah drama Umang-umang Atawa Orkes Madun II karya Arifin C. Noer, (2) Mendeskripsikan bentuk tindak tutur ekspresif dalam naskah drama Umang-umang Atawa Orkes Madun II karya Arifin C. Noer. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data yang digunakan berjumlah 62 data yang diperoleh dengan menggunakan teknik dasar berupa membaca naskah drama dalam hal pengumpulan data, menentukan data tertulis, memindahkan data tersebut ke dalam catatan, mengumpulkan sumber data pustaka dan data sumber lain, serta membaca sumber data pustaka. Acuan teori yang digunakan untuk meneliti data terkait tindak tutur ekspresif adalah teori Searle. Hasil penelitian : (1) Fungsi tindak tutur ekspresif meliputi: mengkritik, memuji, meminta maaf, mengejek, menyindir, menyalahkan, terima kasih, keputusasaan, kekecewaan, kemarahan, belasungkawa, kebahagiaan. (2) Bentuk tindak tutur ekspresif terdiri dari: bentuk tindak tutur langsung dan bentuk tindak tutur langsung literal.Kata kunci: tindak tutur, ekspresif, pragmatik, drama.                                                                                                         Having communication is successfully considered if the speaker’s message can be well understood by the partner. As a matter of fact, there can frequently happen misunderstanding in the communication. The misunderstanding in communication is the main reason why this research discusses speech act. The goal of this research are: (1) to describe the function of expressive speech act in script Umang-umang Atawa Orkes Madun II written by Arifin C. Noer; (2) to describe the forms of expressive speech act in the sript Umang-umang Atawa Orkes Madun II written by Arifin C. Noer. This research uses qualitative descriptive methode. The observed object in this research is Umang-umang Atawa Orkes Madun II written by Arifin C. Noer. The data used in this reseach are 62, collected by using basic technic, reading the script, defining written data, tranferring the data to notes, collecting bibliographies and other sources of data, as well as the source of bibliography. The reference of theory to research the expressive speech act related-data is Searle’s theory. The result of this research are: (1)function of expressive speech act of: critisizing, praising, apolgizing, mocking, satirizing, blaming, gratifying, disillusionment, dissapointment, anger, condolence, and happiness. The form of expressive speech act consists of: (1) form of direct speech act, (2) form of literal speech act.Keywords: speech acts, expressive, pragmatic, drama.
Efektivitas Strategi Pembelajaran Interaktif Zulva Sudarti
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 5, No 1 (2021): Februari
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (132.858 KB)

Abstract

Kualitas baru belajar dan mengajar secara umum, merupakan prioritas mutlak bagi pendidikan. Guru tidak hanya sebagai sumber informasi, mereka juga dimaksudkan untuk memimpin  dan mengajar sehingga dapat mengembangkan interaksi di antara siswa, pelatihan / pengembangan ciri-ciri kepribadian sosial utama. Para siswa ingin memahami fenomena alam, mengetahui kebenaran ilmiah dan memperoleh pengetahuan untuk diterapkan dalam praktik dan karena alasan ini mereka tidak puas dengan pendidikan tradisional. Para guru dan siswa, di sebagian besar universitas yang telah menggunakan kuliah tradisional dalam mata kuliah, telah mengungkapkan keefektifan yang terbatas baik dalam pengajaran dan pembelajaran. Guru harus menggunakan metode untuk mendorong pembelajaran penemuan, heuri stic dan metode penelitian. Metode pengajaran yang dinamis dan komunikatif, juga disebut metode pengajaran interaktif, merupakan elemen dasar dari proses yang baru dikembangkan untuk memotivasi pembelajaran, sehingga siswa  mengembangkan posisi kritis tentang konten yang diajarkan. Dengan menggunakan teknik dan strategi interaktif, siswa menjadi lebih terlibat dalam pembelajaran; menyimpan lebih banyak informasi, sehingga menjadi lebih puas. Kata kunci: Interaktif, pembelajaran , strategi  
PENGARUH PROGRAM SILENT READING TERHADAP NILAI KETERAMPILAN MEMBACA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMP ISLAM CITRA BUNDA TAHUN PELAJARAN 2018/2019 Nur Syamsiyah; Ulfa Hazima Zahra
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 4, No 2 (2020): Agustus
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (507.488 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh program silent reading terhadap nilai keterampilan membaca mata pelajaran Bahasa Indonesia di SMP Islam Citra Bunda tahun pelajaran 2018/2019. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Islam Citra Bunda, Ciputat-Tangerang Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Data diolah melalui regresi berganda dengan bantuan SPSS 16. Teknik pengumpulan data dengan cara observasi, tes, dan studi dokumenter. Subjek penelitian adalah siswa SMP Islam Citra Bunda berjumlah 37 siswa. Objek penelitian adalah program silent reading. Hasil yang diperoleh melalui regresi berganda dengan bantuan SPSS 16 adalah Fhitung sebesar 2,435 dan Ftabel = 1,854, dengan demikian Fhitung> Ftabel. Artinya berdasarkan uji F secara bersama-sama (simultan) variabel jumlah kehadiran siswa (X1) dan variabel rata-rata jumlah bacaan siswa (X2) berpengaruh terhadap nilai keterampilan membaca siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia (Y). Hasil penelitian secara parsial dalam uji T pertama diperoleh nilai Thitung jumlah kehadiran sebesar 1,186 dan Ttabel = 1,697, dengan demikian Thitung < Ttabel. Pada uji t kedua  diperoleh nilai Thitung rata-rata jumlah bacaan sebesar 0,248 dan Ttabel = 1,697, dengan demikian Thitung < Ttabel. Artinya variabel jumlah kehadiran siswa (X1) dan variabel rata-rata jumlah bacaan siswa (X2) tidak berpengaruh terhadap nilai keterampilan membaca siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia (Y). Hasil rata-rata nilai keterampilan membaca pada mata pelajaran Bahasa Indonesia melalui pretest adalah 62 dan posttest adalah 75 dengan peningkatan presentasi sebesar 13%. Rata-rata jumlah bacaan siswa pada program silent reading adalah 14 lembar dalam satu kali pertemuan.Kata kunci: program Silent reading, keterampilan membaca, bahasa Indonesia This study aims to determine the effect of the Silent reading program on the value of reading skills of Indonesian subjects at Citra Bunda Islamic Middle School in 2018/2019. This research was conducted at Citra Bunda Islamic Middle School, Ciputat, South Tangerang. The research method used descriptive quantitative. The data is processed through multiple regression using SPSS 16. Data collection techniques used observation, test, and documentary studies. The research subjects were 37 students of Citra Bunda Islamic Middle School. The object of research is the Silent reading program. The results obtained through multiple regression using SPSS 16 are Fhitung of 2.435 and Ftabel = 1.854, thus Fcount> Ftable. This means that based on the F test together (simultaneously) variable number of student attendance (X1) and the average variable number of student readings (X2) affect the value of students' reading skills in Indonesian subjects (Y). The results of partial research in the first T test obtained the value of Tcount of the presence of 1.186 and Ttabel = 1.697, thus Thitung<Ttabel. In the second T test obtained an average value of  Tcount the number of readings of 0.248 and Ttabel = 1.697, thus Thitung<Ttabel. This means that the number of student attendance (X1) and the average number of students reading (X2) does not affect the value of students' reading skills in Indonesian (Y) subjects. The average value of reading skills in Indonesian subjects through pretest is 62 and posttest is 75 with an increase in presentation by 13%. The average number of students reading in the Silent reading program is 14 sheets in one meeting.Keywords: Silent reading program, reading skills, Indonesian language
Pola Larik pada Gurindam Duabelas Karya Raja Ali Haji Syafrial Syafrial; Hadi Rumadi
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 5, No 1 (2021): Februari
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (560.518 KB)

Abstract

Penelitian ini membahas tentang pola larik Gurindam Duabelas karya Raja Ali Haji.  Rumusan masalah  penelitian ini  bagaimanakah pola larik Gurindam Duabelas karya Raja Ali Haji. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pola larik Gurindam Duabelas karya Raja Ali Haji? Manfaat penelitian ini untuk menambah pemahaman dan pengetahuan pembaca mengenai pola larik Gurindam Duabelas karya Raja Ali Haji. Teori yang digunakan berfokus pada pola larik gurindam yang meliputi stilistika, frasa, klausa dan kalimat untuk menentukan pola larik Gurindam Duabelas. Metode penelitian yang digunakan metode deskriptif kualitatif dengan mendeskripsikan data melalui tabel rekapitulasi. Teknik pengumpulan data penelitian ini yakni dokumentasi. Teknik analisis Adapun teknik analisis data yang dilakukan pada penelitian ini sebagai berikut 1) mencatat data yang telah diperoleh berupa jumlah kata dan struktur kalimat pada Gurindam Duabelas, 2) mencermati dan menganalisis kesesuaian jumlah kata dengan kaidah penulisan gurindam, 3) mencermati dan menganalisis struktur kalimat gurindam dengan kaidah penulisan gurindam, 4) mendeskripsikan data penelitian, 5) membahas hasil penelitian 6) menyimpulkan hasil penelitian.
Kemampuan Berpikir Kritis Mahasiswa dalam Menyelesaikan Soal-soal High Order Thinking Skill (HOTS) Yeni Rostikawati; Yesi Maylani Kartiwi; Eva Fitriani Syarifah
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 5, No 1 (2021): Februari
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1160.731 KB)

Abstract

Dalam proses pembelajaran Mata Kuliah umum bahasa Indonesia, peneliti menemukan masih banyak mahasiswa yang memeroleh nilai rendah. Nilai rendah diperoleh ketika mereka tidak mampu memahami soal tes pada tingkat kesulitan tinggi, baik itu bentuk soal pilihan ganda maupun uraian. Kemampuan berpikir kritis merupakan kemampuan berpikir tingkat tinggi. Mahasiswa sudah ada pada level manusia yang memiliki kemampuan berpikir kritis. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis mahasiswa melalui soal-soal High Order Thingking Skill (HOTS). Penelitian dilaksanakan di IKIP Siliwangi pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika angkatan tahun 2019. Materi yang diberikan adalah materi Kuliah Umum bahasa Indonesia yaitu kalimat dan paragraf. Hasil tes terhadap 30 orang sampel mahasiswa menghasilkan data berupa nilai dengan angka tertinggi 96 dan terendah 10. Adapun hasil analisis terhadap kemampuan berpikir kritis mahasiswa, ada 60% mahasiswa yang memperoleh nilai tinggi (rentang 70 – 100) dan 40% mahasiswa memperoleh nilai rendah (0 – 69). Secara umum, kemampuan berpikir kritis yang dimiliki oleh 60% mahasiswa masih belum memenuhi kriteria, yaitu belum mampu mengenal asumsi dan nilai-nilai yang dinyatakan secara implisit serta masih berkendala dalam mengungkapkan tulisan menggunakan Bahasa yang efektif dan memiliki ciri khas. Adapun manfaat dari hasil penelitian ini yaitu dapat dilakukan penelitian lanjutan dengan cara menerapkan suatu metode pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa.Kata kunci: berpikir kritis, High Order Thingking Skill (HOTS) In the process of learning general Indonesian courses, researchers found that there were still many students who received low scores. Low scores are obtained when they are unable to understand test questions at a high level of difficulty, both in the form of multiple-choice questions and in essays. Critical thinking skills are higher-order thinking skills. Students are already at the human level who have critical thinking skills. Therefore, this study aims to describe students' critical thinking skills through the High Order Thinking Skill (HOTS) questions. The research was carried out at IKIP Siliwangi for students of the Mathematics Education Study Program class of 2019. The material provided was Indonesian General Lecture, namely sentences and paragraphs. The test results of 30 student samples produced data in the form of scores with the highest score of 96 and the lowest of 10. As for the results of the analysis of students' critical thinking skills, there were 60% of students obtained high scores (range 70-100), and 40% of students obtained low scores (0 - 69). In general, the critical thinking skills possessed by 60% of students still do not meet the criteria, namely not being able to recognize the assumptions and values that are stated implicitly and still have problems in expressing writing using language that is effective and has distinctive characteristics. The benefits of the results of this study are that further research can be carried out by applying a learning method to improve students' critical thinking skills.Keywords: critical thinking, High Order Thingking Skill (HOTS)
PENILAIAN ARTIKEL ILMIAH MAHASISWA BERDASARKAN SISTEM EVALUASI ARJUNA Diena San Fauziya
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 4, No 2 (2020): Agustus
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.072 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya pertanyaan antara terpublikasinya artikel ilmiah oleh setiap mahasiswa yang akan menyelesaikan studi strata 1 di jurnal yang khusus diterbitkan untuk memfasilitasi hal itu dengan kualitas yang menyertainya. Tujuan penelitian adalah untuk menilai kualitas artikel yang teleh dipublikasikan melalui parameter substansi isi dan gaya penulisan. Metode penelitian adalah deskriptif dengan pengumpulan data melalui studi dokumen dengan perhitungan penilaian secara deskriptif kuantitatif. Teknik pengolahan data melalui deskriptif melalui perhitungan persentase capaian yang diperoleh dari pembagian skor rata-rata terhadap skor ideal yang selanjutnya dideskripsikan secara kualitatif untuk mengetaui kelebihan dan kekurangan artikel ilmiah. Yang menjadi sumber data adalah 20 artikel ilmiah dalam salah satu jurnal publikasi mahasiswa di perguruan tinggi keguruan dan ilmu pendidikan. Hasil yang diperoleh adalah artikel ilmiah dinilai mendapat capaian tinggi untuk gaya penulisan, yakni dibuktikan dengan 7 dari 9 indikator mendapat capaian di atas 50%, sementara substansi isi dinilai masih rendah, yakni 6 dari 9 indikator mendapat capaian di bawah 50%.Kata kunci: artikel ilmiah, instrumen evaluasi, arjunaThis research is motivated by the question between the publication of scientific articles by each student who will complete his undergraduate study in a special journal published to facilitate this with the quality that comes with it. The aim of the study was to assess the quality of articles that have been published through the parameters of substance and writing style. The research method is descriptive with data collection through document study with quantitative descriptive assessment calculations. The data processing technique is descriptive through calculating the percentage of achievement obtained from the distribution of the average score against the ideal score which is then described qualitatively to determine the advantages and disadvantages of scientific articles. The data source is 20 scientific articles in one of the student publication journals in teacher training and education institutions. The results obtained are that scientific articles are considered to have high achievement for writing style, which is proven by 7 out of 9 indicators that have achieved above 50%, while the substance of the content is considered to be still low, namely 6 out of 9 indicators get achievements below 50%. Keywords: scientific paper, evaluation instruments, arjuna

Page 8 of 30 | Total Record : 297