cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
Seminar Nasional Pendidikan IPA
Published by Universitas Sriwijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 208 Documents
Penerapan Diagram Vee untuk MeningkatkanHasil Belajar MahasiswaProgram Studi Pendidikan Biologi pada Mata Kuliah Metodologi Penelitian Siti Huzaifah; Kodri Madang; Djunaidah Zen
Seminar Nasional Pendidikan IPA Tahun 2021 Vol 1, No 1 (2017): Prosiding Seminar Pendidikan IPA
Publisher : Seminar Nasional Pendidikan IPA Tahun 2021

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (507.524 KB)

Abstract

Kekurangan waktu untuk membahas secara bersama tugas-tugas yang dikumpulkan mahasiswa menyebabkan kesulitan memantau pemahaman mahasiswa tentang Metodologi Penelitian Pendidikan, sehingga tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman mahasisiwa tentang Metodologi Penelitian Pendidikan tersebut. Penelitan ini menerapkan model Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan selama dua siklus dengan tindakan adalah penerapan strategi Diagram Vee. Subjek penelitian adalah Mahasiswa Pendidikan Biologi FKIP Unsri semester V yang mengikuti Mata Kuliah Metodologi Penelitian pada Semester Genap TA 2015. Jumlah subjek penelitian adalah 40 orang yang terdiri dari 1 orang mahasiswa laki-laki dan 39 orang mahasiswa perempuan. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan indikator keberhasilan yaitu peningkatan hasil belajar yang dinyatakan tuntas bila secara klasikal ≥ 85% mahasiswa mendapat nilai ≥ 75. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus 1 ketuntasan hanya 18,42 %. Hasil refelksi menunjukkan mahasiswa masih belum terbiasa dengan perubahan pola belajar dari “cara biasa” menuju penerapan Diagram Vee serta masih kurangnya penjelasan contoh penelitian dasar dan terapan. Pada siklus 2, ketuntasan telah mencapai >86%. Kenyataan ini didukung oleh faktor mahasiswa yang telah familiar dengan Diagram Vee sehingga memberi peluang untuk menginplementasikannya pada konsep-konsep penelitan deskriptif, eksperimen, dan PTK. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penerapan Strategi Diagram Veev memberikan peluang belajar secara multi-konsep dan terpadu antara terori dan prinsip, keterampilan menggali pertanyaan, dan menginterpretasi dalam Mata Kuliah Metodologi Penelitian Pendidikan di FKIP Universitas Sriwijaya.
Pengaruh Pemberian Tepung Cangkang Telur Ayam (Gallus gallus domesticus) terhadap Pertumbuhan Tanaman Caisim (Brassica juncea L.) dan Sumbangannya pada Pembelajaran Biologi SMA Nurjanah Nurjanah; Rahmi Susanti; Khoiron Nazip
Seminar Nasional Pendidikan IPA Tahun 2021 Vol 1, No 1 (2017): Prosiding Seminar Pendidikan IPA
Publisher : Seminar Nasional Pendidikan IPA Tahun 2021

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (596.972 KB)

Abstract

Penelitian mengenai pengaruh pemberian tepung cangkang telur ayam (Gallus Gallus domesticus) terhadap pertumbuhan caisim (Brassica juncea L.) telah dilakukan. Penelitian menggunakan metode eksperimen Rancangan Acak Lengkap yang terdiri dari enam perlakuan dan empat ulangan. Perlakuan terdiri atas 5% (P1), 10% (P2), 15% (P3), 20% (P4), 25% (P5) dan 0% (P0) sebagai kontrol. Data dianalisis dengan ANAVA dan uji BJND. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian tepung cangkang telur ayam berpengaruh terhadap pertumbuhan caisim. Perbedaan konsentrasi berpengaruh nyata pada semua parameter pertumbuhan yaitu berat basah, berat kering, berat basah akar, berat kering akar, jumlah daun dan luas daun. Konsentrasi tepung cangkang telur ayam 10% adalah perlakuan yang dianjurkan untuk meningkatkan pertumbuhan caisim. Informasi hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi alternatif contoh kontekstual pada pembelajaran Biologi Kelas XII Semester 1 pada Kompetensi Dasar 3.1 Menganalisis hubungan antara faktor internal dan eksternal dengan proses pertumbuhan dan perkembangan pada makhluk hidup berdasarkan hasil percobaan dan Kompetensi Dasar 4.1 Merencanakan dan melaksanakan percobaan tentang faktor luar yang mempengaruhi proses pertumbuhan dan perkembangan tanaman, dan melaporkan secara tertulis dengan menggunakan tatacara penulisan ilmiah yang benar.
Eksperimen Berpikir (Thought Experiments);Beberapa Kasus dalam Hukum Newton Taufiq Taufiq
Seminar Nasional Pendidikan IPA Tahun 2021 Vol 1, No 1 (2017): Prosiding Seminar Pendidikan IPA
Publisher : Seminar Nasional Pendidikan IPA Tahun 2021

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (399.122 KB)

Abstract

Munculnya Paradoks tentang eksperimen berpikir berasal dari bagaimana para ahli menemukan suatu konsep dan teori melalui proses berpikir imajinasi terhadap fenomena alam. Eksperimen berpikir merupakan proses penalaran berdasarkan hasil pemikiran yang dapat diwujudkan dalam percobaan maupun secara imajinatif. sejak zaman dahulu para Ilmuan fisika juga menggunakan eksperimen berpikir yang sangat kuat terhadap teori yang telah mereka gagas sampai saat ini. Sebagai contoh, bagaimana eksperimen pikiran Galileo tentang gerak jatuh bebas menyingkirkan teori Aristoteles, Newton mengemukakan teori tentang percepatan Gravitasidan Einstein tentang gejala relativitas, serta teori medan elektromagnetik oleh maxwell. Fenomena yangberkaitan dengan Hukum Newton banyak sekali di jumpai dalam kehidupan sehari-hari, seperti gerak relatif benda, gerak dalam lift, dan kecepatan benda. Fenomena ini dapat dijelaskan secara eksperimen berpikir dengan melalui proses tahapan-tahapan berpikirnya secara prosedural.
Identifikasi Fungi Mikoriza Arbuskula (FMA) pada Rhizosfir Tanaman di Kawasan Revegetasi Lahan Penambangan Timah di Kecamatan Merawang Kabupaten Bangka dan Sumbangannya pada Pembelajaran Biologi SMA Yudisca Anggreiny; Khoiron Nazip; Didi Jaya Santri
Seminar Nasional Pendidikan IPA Tahun 2021 Vol 1, No 1 (2017): Prosiding Seminar Pendidikan IPA
Publisher : Seminar Nasional Pendidikan IPA Tahun 2021

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (665.136 KB)

Abstract

Penelitian mengenai identifikasi Fungi Mikoriza Arbuskula (FMA) pada tanaman revegetasi lahan penambangan timah di Kecamatan Merawang Kabupaten Bangka dan sumbangannya pada pembelajaran biologi SMA telah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keragaman genus dan persentase infeksi FMA yang bersimbiosis dengan perakaran tanaman akasia, jabon dan sengon yang terdapat di kawasan revegetasi lahan pertambangan timah. Pengambilan sampel menggunakan metode composite sampling. Teknik isolasi spora menggunakan metode tuang saring basah. Dari penelitian ini telah teridentifikasi 5 genus FMA yaitu Acaulospora, Diversispora, Gigaspora, Glomus, dan Scutellospora. Genus yang mendominasi adalah Glomus dengan kepadatan spora 23,33 spora/50gr tanah sampel. Kepadatan spora terbesar terdapat pada rhizosfir tanaman akasia dengan jumlah 37 spora/50gr tanah sampel. Persentase infeksi FMA pada perakaran tanaman sampel termasuk dalam kategori sedang dan infeksi tertinggi pada tanaman akasia sebesar 72,5%. Informasi hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi alternatif contoh kontekstual pada pembelajaran biologi kelas X Semester I pada Kompetensi Dasar 3.7 Mengelompokkan jamur berdasarkan ciri-ciri, cara reproduksi, dan mengaitkan peranannya dalam kehidupan.
Implementasi STEM dalam pembelajaran IPA di Sekolah Menengah Pertama Flatya Indah Anggraini; Siti Huzaifah
Seminar Nasional Pendidikan IPA Tahun 2021 Vol 1, No 1 (2017): Prosiding Seminar Pendidikan IPA
Publisher : Seminar Nasional Pendidikan IPA Tahun 2021

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.412 KB)

Abstract

Pendekatan STEM merupakan pendekatan modern yang mengintegrasikan aspekapek STEM guna menciptakan peserta didik yang mampu menyelesaikan masalah yang terjadi di kehidupan abad 21. Pendekatan STEM dapat membentuk peserta didik menjadi sumber daya manusia yang mampu berpikir kritis dan kreatif, sistematis dan logis sehingga mampu memenuhi standar sumber daya manusia abad 21 serta mampu menghadapi tantangan global yang semakin kompleks.Tujuan penulisan paper ini adalah memaparkan konsep STEM dan implementasi pendekatan STEM pada pembelajaran IPA di jenjang sekolah menengah pertama. Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah kajian literatur dengan menyeleksi beberapa artikel dan jurnal mengenai pendekatan STEM dam implementasinya dalam jenjang pendidikan menengah pertama. Selain itu dilakukan kajian kompetensi dasar kurikulum 2013 pada jenjang sekolah menengah pertama yang dapat diintegrasikan dalam pendekatan STEM. Hasil kajian menunjukkan bahwa beberapa kompetensi dasar pada jenjang sekolah menengah pertama dalam pembelajaran IPA dapat diintegrasikan dengan pendekatan STEM berupa aktifitas pembiasaan pendekatan STEM di dalam kelas dan pemberian projek kepada peserta didik. Dengan demikian pengimplementasian pendekatan STEM pada jenjang sekolah menengah pertama dalam pembelajaran IPA dapat dilakukan di Indonesia dalam rangka mempersiapkan sumber daya manusia yang kompeten dalam menghadapi tantangan abad 21
Perbandingan Hasil Belajar Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Head Together (NHT) Dengan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Teams Achievement Division (STAD) Pada Pelajaran Fisika Di SMA PGRI 2 Palembang Ndadari Ndaru Wigati; Supardi Supardi; Agus Zulkarnain
Seminar Nasional Pendidikan IPA Tahun 2021 Vol 1, No 1 (2017): Prosiding Seminar Pendidikan IPA
Publisher : Seminar Nasional Pendidikan IPA Tahun 2021

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (460.543 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan antara hasil belajar siswa menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe NHT dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada pelajaran fisika di SMA PGRI 2 Palembang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan jenis komparasi, dalam pengambilan sampel pada penelitian ini adalah purposive sampling. Sedangkan teknik yang digunakan dalam pengumpulan data adalah tes. Hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran fisika di SMA PGRI 2 Palembang, pada kelas yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe NHT mendapatkan yang lebih tinggi dibandingkan dengan kelas yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Hal ini ditandai dengan nilai rata-rata n-gain hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe NHT yaitu 0,91 dimana peningkatan hasil belajar fisika siswa dalam kategori tinggi, sedangkan nilai rata-rata n-gain hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD yaitu 0,62 dimana peningkatan hasil belajar fisika siswa dalam kategori sedang, dengan demikian diperoleh kesimpulan bahwa pada penelitian in ada perbedaan antara hasil belajar siswa menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe NHT dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada pelajaran fisika di SMA PGRI 2 Palembang.
Pembangan Modul Kimia Dasar II Materi Koloid Berbasis STEM Problem Based Learning Pada Mahasiswa Prodi Pendidikan Kimia Fkip Unsri Septi Andriani; Tatang Suhery; Hartono Hartono
Seminar Nasional Pendidikan IPA Tahun 2021 Vol 1, No 1 (2017): Prosiding Seminar Pendidikan IPA
Publisher : Seminar Nasional Pendidikan IPA Tahun 2021

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (455.957 KB)

Abstract

Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk menghasilkan Modul Koloid Berbasis STEM Problem Based Learning untuk mahasiswa prodi pendidikan kimia yang valid dan praktis. Proses pengembangan menggunakan pengembangan model ADDIE yang dikombinasikan dengan evaluasi formatif tessmer. Teknik pengumpulan data berupa lembar validasi untuk data kevalidan dan lembar angket data kepraktisan (walkthrough). Hasil validasi diperoleh nilai kevalidan materi sebesar 0,95 dinyatakan layak (sangat valid), nilai kevalidan pedagogik sebesar 0,92 dinyatakan layak (sangat valid) dan nilai kevalidan desain sebesar 0,93 dinyatakan layak (sangat valid), sehingga nilai kevalidan rata-rata adalah sebesar 0,93 (sangat valid). Pada uji one-to-one diperoleh nilai kepraktisan sebesar 0,83 dengan kategori tinggi (sangat praktis), dan pada uji small group diperoleh nilai kepratisan sebesar 0,93 dengan kategori tinggi (sangat praktis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul koloid berbasis STEM Problem Based Learnig pada mahasiswa prodi pendidikan kimia telah memenuhi kriteria valid dan praktis.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournament (TGT) Terhadap Aktivitas dan Hasil Belajar di SMPN 2 Tanjung Lago Henny Lestari; Fuad Abd. Rachman; Nely Andriani
Seminar Nasional Pendidikan IPA Tahun 2021 Vol 1, No 1 (2017): Prosiding Seminar Pendidikan IPA
Publisher : Seminar Nasional Pendidikan IPA Tahun 2021

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.043 KB)

Abstract

Telah dilaksanakan penelitian untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe teams games tournament (TGT) terhadap aktivitas dan hasil belajar siswa di kelas VII SMPN 2 Tanjung Lago. TGT merupakan salah satu model pembelajaran kooperatif tipe teams games tournament yang dapat memotivasi siswa, saling membantu dan kerja sama dalam kelompok serta pertandingan tim. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode True Experimental dengan desain Posttest Only Control Group dengan teknik pengambilan cluster random sampling terdiri dari satu kelas eksperimen dan satu kelas kontrol. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes dan observasi. Tes untuk menganalisis data tes hasil belajar siswa digunakan statistic uji-t dan observasi untuk melihat aktivitas siswa selama digunakannya model pembelajaran kooperatif tipe teams games tournament (TGT) di kelas eksperimen. Hasil analisis diperoleh nilai thitung = 5,799, sedangkan ttabel = 2,000 (thitung > ttabel) sehingga Ha diterima dan Ho ditolak. Hal ini menunjukkan bahwa ada pengaruh positif model pembelajaran kooperatif tipe teams games tournament (TGT) terhadap hasil belajar siswa di SMPN 2 Tanjung Lago dengan rata-rata kelas eksperimen 75,39 dan kelas kontrol 63,37. Aktivitas siswa selama digunakannya model pembelajaran kooperatif tipe teams games tournament (TGT) tergolong aktif dengan rata-rata keseluruhan yaitu 77,6 %.
Dampak Asesmen Sebaya Pada Pembelajaran Fisika Siswa Kelas X SMAN 1 Bontang Riskan Qadar; Umi Fitriyani; Benyamin Matius; Muliati Syam; Nurul Fitriyah Sulaeman; Zeni Haryanto
Seminar Nasional Pendidikan IPA Tahun 2021 Vol 1, No 1 (2017): Prosiding Seminar Pendidikan IPA
Publisher : Seminar Nasional Pendidikan IPA Tahun 2021

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.46 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui dampak asesmen sebaya pada pembelajaran fisika menggunakan pendekatan inkuiri terbimbing. Penelitian menggunakan desain eksperimen dan melibatkan 33 orang peserta didik kelas X IPA 3 SMAN 1 Bontang sebagai subjek penelitian. Data kuantitatif dikumpulkan menggunakan instrumen tes model pilihan ganda dan lembar observasi untuk asesmen sebaya. Kompetensi kognitif asesmen sebaya dan tes pilihan ganda meliputi: menganalisis konsep energi, usaha (kerja), hubungan usaha (kerja) dan perubahan energi, hukum kekekalan energi, serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Hasil penelitian memperlihatkan kedua instrumen berdistribusi normal dan homogen. Skor asesmen sebaya dengan skor tes akhir memiliki korelasi 0,411 dengan signifikasi sebesar 0,019. Dampak antara tes awal dengan tes akhir berdasarkan uji t memiliki sig. (2 tailed) sebesar 0,000. Adapun peningkatan hasil belajar fisika peserta didik memiliki rerata N-gain sebesar 0,58.
Analisis Kemampuan Pedagogical Content Knowledge (PCK) Mahasiswa Calon Guru Biologi FKIP Unsri Sebelum dan Setelah Praktik Mengajar Triska Meita Padila; Yenny Anwar; Kodri Madang
Seminar Nasional Pendidikan IPA Tahun 2021 Vol 1, No 1 (2017): Prosiding Seminar Pendidikan IPA
Publisher : Seminar Nasional Pendidikan IPA Tahun 2021

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (443.063 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan PCK (Pedagogical Content Knowledge) calon guru Biologi FKIP Unsri sebelum dan setelah praktik mengajar. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif. Sampel dalam penelitian adalah semua calon guru Biologi FKIP Unsri Kelas Indralaya yang mengambil mata kuliah P4 ( Pengembangan dan Pengemasan Perangkat Pembelajaran) dan materi yang dipilih yaitu materi Virus Kelas X SMA. Data dikumpulkan dari Content Representation (CoRe) dan Pedagogical and Professional-experience Repertoires (PaP-eRs), Pelaksanaan Pembelajaran, wawancara serta dokumentasi yang digunakan untuk mengukur kategori kemampuan PCK guru yaitu Pra-PCK, Growing- PCK dan Maturing-PCK (Anwar:2014). Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil analisis data CoRe nilai rata-rata yang diperoleh sebelum mengajar 35% berkategori Kurang setelah mengajar 55% berkategori Cukup. PaPeRs calon guru diperoleh sebelum mengajar 65% berkategori Baik dan setelah mengajar 75% berkategori baik. Pelaksanaan pembelajaran rata-rata nilai yang diperoleh yakni 75% berkategori Baik. RPP rata-rata nilai yang peroleh yakni 90% berkategori Baik. Berdasarkan kategori PCK yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa sebelum mengajar PCK calon guru berkategori Pra-PCK dengan total 113 dan setelah mengajar meningkat menjadi 137. Kesepuluh calon guru Biologi FKIP Unsri termasuk dalam kategori Pra-PCK

Page 4 of 21 | Total Record : 208