Tekinfo | Scientific Journal of Industrial and Information Engineering
Scientific Journal of Industrial Engineering and Information (Tekinfo) is a journal managed by Study Programme of Industrial Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Setia Budi. Tekinfo published every six months, in May and November in each year.
Our published manuscript covers disciplines of Industrial Engineering and Information Technology. We are open to readers and researchers to contribute submit the articles.
It is our hope that research published at Tekinfo provide a meaningful contribution to the development of science and technology. Our thanks to all the researchers who participated also to the readers of the Tekinfo journal.
Each article published in Jurnal Tekinfo is Open Access. Full text can be freely accessed, but still observes the principles of literacy in terms of citations or references.
Articles
169 Documents
Perancangan Sistem Pendukung Keputusan Diagnosa Penyakit pasca Lebaran dengan Metode Forward Chaining
Adhie Tri Wahyudi;
Donny Wahyu Widodo
Tekinfo: Jurnal Ilmiah Teknik Industri dan Informasi Vol 6 No 2 (2018)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Universitas Setia Budi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1959.911 KB)
|
DOI: 10.31001/tekinfo.v6i2.392
Perubahan pola konsumsi makan yang tiba-tiba pada hari raya lebaran, dengan kandungan dominan santan, lemak dan manis dapat memicu datangnya penyakit. Terlebih, jika kemudian makanan tersebut dimasak berulang-ulang, maka lemak jenuhnya semakin tinggi. RSUD Dr. Soetomo, Surabaya melaporkan bahwa pasien dengan penyakit akibat perubahan pola makan lebih mendominasi dibandingkan pasien darurat akibat kecelakaan. Cukup tingginya potensi munculnya penyakit akibat perubahan pola makan saat hari raya Idul Fitri menunjukkan bahwa diperlukan sebuah metode diagnosa yang tepat untuk deteksidini. Aplikasi Sistem Pendukung Keputusan (SPK) dapat digunakan sebagai alat bantu bantu pengambil keputusan diagnosa penyakit pasca Lebaran yang menjadi topik penelitian ini. Penelitian ini memiliki tujuan melakukan perancangan aplikasi SPK yang mengadopsi kepakaran dari seorang dokter, yang mampu men-diagnosa penyakit pasca Lebaran. Metode inferensi forward chaining digunakan untuk menghasilkan keputusan berdasarkan input yang diberikan user. Berdasarkan hasil analisis, perancangan dan hasil ujicoba yang telah dilakukan maka Sistem Pendukung Keputusan yang dibangun telah berhasil membantu user melakukan self diagnosis terhadap gejala penyakit yang mungkin diderita pada pasca lebaran.
Analisis Keminatan Mahasiswa dalam Memilih Dosen Mengajar Menggunakan Metode SAW
Emy Susanti
Tekinfo: Jurnal Ilmiah Teknik Industri dan Informasi Vol 6 No 2 (2018)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Universitas Setia Budi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1540.504 KB)
|
DOI: 10.31001/tekinfo.v6i2.393
Keminatan mahasiswa dalam memilih dosen pengajar ini dapat menyebabkan kesenjangan jumlah kelas sehingga ada yang overload dan ada yang kurang, tetapi hal ini sudah diantisipasi dengan quota kelas. Keminatan pemilihan dosen mengajar oleh mahasiswa dipengaruhi oleh banyak faktor, untuk itu perlu dilakukan analisis faktor yang mempengaruhi keminatan mahasiswa dalam memilih dosen pengajar, sehingga dari hasil analisis tersebut dapat digunakan sebagai informasi bagi dosen untuk melakukan evaluasi dan pengembangan diri. Sehingga institusi dapat memberikan dukungan untuk proses tersebut. Analisis faktor yang dilakukan menggunakan metode SAW (Simple Additive Weight) sehingga dapat diketahui faktor yang paling mempengaruhi bagi mahasiswa dalam keminatan pemilihan dosen pengajar mata kuliah sehingga dapat digunakan sebagai evaluasi. Faktor analisis yang digunakan adalah faktor proses pembelajaran dosen, pemberian materi oleh dosen, evaluasi hasil belajar oleh dosen, ketertiban dosen, perencanaan dosen. Hasil yang diperoleh dari analisis yang dilakukan terhadap studi kasus yaitu keminatan mahasiswa terhadap pemilihan dosen mengajar dipengaruhi oleh faktor kriteria evaluasi hasil belajar oleh dosen pada sub kriteria dosen transparan dan tidak pelit dalam memberikan penilaian pada mahasiswa.
Analisis Pengaruh Shift Kerja terhadap Beban Kerja Mental pada Operator Air Traffic Control (ATC) dengan Metode NASA-TLX (Studi Kasus: Bandar Udara Internasional X)
Rizka Amanda Putri;
Willy Tambunan;
Lina Dianati Fathimahhayati
Tekinfo: Jurnal Ilmiah Teknik Industri dan Informasi Vol 6 No 2 (2018)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Universitas Setia Budi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1615.706 KB)
|
DOI: 10.31001/tekinfo.v6i2.394
Pelayanan navigasi membutuhkan ketelitian dari seorang operator Air Traffic Control (ATC) untuk melakukan proses scanning pada air situation display dalam mengatur lalu lintas pesawat yang akan take off dan landing di Bandar Udara Internasional X dan pesawat overflying di bawah FL245 di area Balikpapan TMA serta semua penerbangan dari dan yang akan menuju Bandar Udara di Samarinda. Kegiatan ini termasuk ke dalam pekerjaan yang membutuhkan kerja mental. Selain itu, kepadatan lalu lintas udara setiap waktu pastinya berbeda-beda yang mungkin akan mempengaruhi tingkat ketelitian operator dalam melakukan kegiatan pemantauan. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka dilakukan pengukuran beban kerja mental operator ATC. Pengukuran beban kerja mental pada penelitian ini menggunakan NASA –TLX dengan tiga kondisi kerja yang berbeda yaitu shift pagi pada pukul 7.30-13.30 WITA, shift siang pada pukul 13.30-19.30 WITA, dan shift malam pada pukul 19.30-7.30 WITA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kerja mental operator ATC pada shift pagi masuk ke dalam kategori beban kerja mental tinggi sekali dengan skor 81, shift siang masuk ke dalam kategori beban kerja mental tinggi dengan skor 77, dan shift malam masuk ke dalam kategori beban kerja mental tinggi dengan skor 77. Shift kerja memiliki pengaruh terhadap beban kerja mental operator ATC karena disebabkan oleh kepadatan traffic yang terjadi pada tiga kondisi kerja yang berbeda yaitu shift pagi sebanyak 80 sampai 100 lebih traffic, shift siang sebanyak 20-80 traffic dan shift malam sebanyak 0-20 traffic. Rekomendasi yang dapat diberikan terhadap perolehan beban kerja mental yang cukup tinggi ini adalah melalui pembagian wilayah pada Balikpapan TMA, penambahan Sumber Daya Manusia (SDM), serta penyediaan tempat istirahat yang memadai dan fasilitas di dalamnya.
Optimalisasi Rantai Pasok Beras Menggunakan Fuzzy Tsukamoto
Tita Talitha;
Dwi Nurul Izzhati;
Hasan Mastrisiswadi;
Sari Ayu Wulandari
Tekinfo: Jurnal Ilmiah Teknik Industri dan Informasi Vol 6 No 2 (2018)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Universitas Setia Budi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1401.498 KB)
|
DOI: 10.31001/tekinfo.v6i2.395
Beras merupakan salah satu bahan makanan pokok sebagian besar masyarakat Indonesia yaitu sekitar 95% mengkonsumsi beras. Selain merupakan makanan pokok, kegiatan produksi dan aktivitas lainnya dalam rantai pasok beras melibatkan banyak pelaku di dalamnya. Dapat dipastikan setiap tahunnya permintaan beras akan bertambah, sementara pelaku dan transaksi yang harus dilalui cukup panjang membuat ketidakpastian stok beras tinggi. Penelitian ini bertujuan menyusun model rantai pasokan beras yang berbasis FIS (Fuzzy Inference System) Tsukamoto. Objek dalam penelitian ini adalah UD Rama. UD Rama sebagai unit penggiling beras atau pengepul beras. Ketidakpastian persediaan rantai pasokan beras di UD Rama menyebabkan tidak stabilnya pemesanan yang dilakukan oleh konsumen akhir sehingga menyebabkan kurang optimalnya pengelolaan manajemen rantai pasok. Penerapan Fuzzy Tsukamoto menjadi salah satu cara untuk mengurangi terjadinya ketidakpastian pasokan beras. Berdasarkan data permintaan, persediaan, dan pasokan yang diperoleh selama dua tahun dapat diambil empat aturan. Aturan tersebut menghasilkan enam himpunan fuzzy antara lain: permintaan NAIK, permintaan TURUN, persediaan BANYAK, persediaan SEDIKIT, pasokan BERTAMBAH, dan pasokan BERKURANG. Nilai perbedaan fuzzy dengan aktual sebesar 32 ton beras dengan nilai MAD 32,038.
Analisis Penerapan Activity Based Costing dalam Perhitungan Biaya Distribusi Saluran di PT. X
Silvi Istiqomah;
Nidya Yutie Pramesti;
Antika Adzary Sekar Fadlilah;
Wahyudi Sutopo
Tekinfo: Jurnal Ilmiah Teknik Industri dan Informasi Vol 6 No 2 (2018)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Universitas Setia Budi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1506.504 KB)
|
DOI: 10.31001/tekinfo.v6i2.396
PT. X adalah produsen perlengkapan kecantikan dan kosmetik. Sekarang ini, biaya pada supply chain dirasa meningkat, dan pihak manajemen berkeyakinan bahwa kenaikan biaya di rantai pasok ini dapat dikaitkan dengan naiknya penjualan, tapi mereka yakin bahwa faktor-faktor lain ada yang perlu ditangani. PT. X memasok produknya dengan tiga saluran berbeda: retail, convenient store dan mass merchant. Penerapan metode Activity Based Costing (ABC) ini dilakukan dengan tujuan untuk menghitung setiap biaya pada masingmasing aktivitas dengan dasar alokasi yang berbeda untuk masing-masing distribusi channel berdasarkan aktivitas sebenarnya. Sehingga dengan mencari faktor yang mempengaruhi biaya supply chain dan dilakukan pengolahan menggunakan metode ABC, maka dapat menghasilkan nilai profit yang dapat digunakan untuk menilai persentase kontribusi sebenarnya tiap saluran. Dari hasil perhitungan dapat dilihat bahwa distribusi convenient store sebenarnya tidak menghasilkan profit yang signifikan, sehingga saluran ini bisa tidak digunakan lagi oleh perusahaan dalam keputusan distribusi barangnya. Dengan demikian akan diperoleh akumulasi profit yang lebih besar dan dapat menurunkan biaya pada supply chain PT. X.
Penerapan Metode P-Median dalam Penentuan Lokasi Optimal Tempat Penampungan Sementara (TPS) Sampah di Kabupaten Klaten
Aditya Isnaini Setyargo Putri;
Chaidir Akbar;
Edi Hartono;
Yuniaristanto Yuniaristanto
Tekinfo: Jurnal Ilmiah Teknik Industri dan Informasi Vol 6 No 2 (2018)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Universitas Setia Budi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1437.65 KB)
|
DOI: 10.31001/tekinfo.v6i2.397
Kabupaten Klaten yang memiliki luas wilayah 655,56 km2, terbagi menjadi 26 kecamatan, jumlah total penduduk 1.469.253 jiwa (2014) yang terbesar se-karesidenan Surakarta dan dengan tingkat kepadatan 2,241 jiwa/km2. Produksi sampah yang banyak dipengaruhi oleh jumlah penduduk. Ketika pengelolaan sampah tidak berjalan dengan baik akan menimbulkan bencana bagi wilayah sekitar. TPS resmi di Kabupaten Klaten berjumlah 161 TPS yang tersebar di 26 kecamatan. Agar pengelolaan sampah di Kabupaten Klaten bisa terkelola dengan baik, maka penentuan lokasi TPS harus tepat. Penentuan lokasi dan alokasi agar upaya pengolalan sampah di Kabupaten Klaten berjalan dengan baik dengan menggunakan metode P-Median merupakan bagian dari mixed integer liniear programming yang bertujuan untuk meminimumkan total waktu tempuh rata – rata. Hasil dari perhitungan P-Median untuk menentukan alokasi optimal pada tahun 2017 menunjukan jumlah TPS yang terpilih sebanyak 73 TPS untuk melayani 101 sumber sampah yang tersebar di Kabupaten Klaten dengan total kapasitas sebesar 675,5 m3 dan volume sumber sampah total sebanyak 440,6 m3/hari. Dengan demikian tidak terjadi penumpukan sampah di TPS.
Pengendalian Kualitas Produksi Roti dengan Metode Statistical Process Control pada Usaha Kecil Menengah
Yunita Primasanti
Tekinfo: Jurnal Ilmiah Teknik Industri dan Informasi Vol 7 No 2 (2019)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Universitas Setia Budi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31001/tekinfo.v7i2.500
The main goal of the company is basically to make a profit so that the company is able to grow in the long run. However, the demands of consumers that are constantly changing require companies to be more flexible in meeting consumer demands related to product quality. Therefore, companies must be able to maintain and improve the quality of the products produced. Quality control is important for the company so that the products produced are in accordance with the standards, both the standards set by the company as well as local and international bodies that manage quality standards. In addition, quality products should be in accordance with consumer expectations. This study aims to determine defects in bakery products using Statistical Process Control methods and provide improvement suggestions. The research object is Roti Rahmat which is a small and medium business. Data collection techniques are carried out through observation and interviews with owners and employees. The results showed that the product defects were not uniform at 52.51%, the bread was scorched at 24.55%, the contents of the bread came out at 21.15%, and others at 1.97%. Based on the causal diagram, it is known that the biggest factors that cause product defects are the production process factors and employee factors.
Mengukur Kelayakan Ekonomi Proyek Paperless Office Menggunakan Metode Cost & Benefits Analysis (Studi Kasus: Industri Garment)
Nancy Oktyajati;
Sri Mayasari;
Hardik Widananto
Tekinfo: Jurnal Ilmiah Teknik Industri dan Informasi Vol 7 No 2 (2019)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Universitas Setia Budi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31001/tekinfo.v7i2.591
This paper discusses the economic feasibility study of the project of procuring computer and tablet devices to companies as one part of the business in the paperless office. The purpose of this study is to analyze the feasibility of investment to increase productivity, reduce costs, improve site efficiency and reduce environmental impacts. Computer and tablet devices are used to reduce the cost of procuring documents which are usually carried out by the photocopy process and distributed to other departments. Measurement of investment feasibility using Cost and Benefit Ratio Analysis. The economic tools used in this investment feasibility study include Payback Period, Net Present Value (NPV), Return on Investment (ROI) dan Internal Rate of Return (IRR). The results of economic analysis using the cost benefit ratio method for the paperless office project are that the project deserves to be accepted.
Deteksi Dini Tumbuh Kembang Anak dengan Metode Sistem Pakar dan Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP)
Adhie Tri Wahyudi;
Langgeng Vodka Riyanto;
Ida Giyanti;
Anita Indrasari
Tekinfo: Jurnal Ilmiah Teknik Industri dan Informasi Vol 7 No 2 (2019)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Universitas Setia Budi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31001/tekinfo.v7i2.599
Psychology Bureau of Universitas Setia Budi (BP-USB) has a role in the life of the Surakarta city community as an officer carrying out child development checks using the KPSP form. Based on the results of interviews, BP-USB has obstacles in the process of examining the early childhood development, that the ineffectiveness of the inspection in terms of aspects: cost, energy and time. This study aims to build an early childhood development inspection based on android system using an expert system with the Forward Chaining Method based on KPSP to increase the effectiveness of examination time. The final results showed that the early childhood development expert system was able to shorten the examination time significantly. The effectiveness of examination time increased by 65%. Keywords: developmental pre-screening questionnaire, KPSP, expert system, forward chaining
Analisis Beban Kerja Mental Pada Pekerja Di Industri Pembuatan Tempe
Hardik Widananto;
Diyah Dwi Nugraheni
Tekinfo: Jurnal Ilmiah Teknik Industri dan Informasi Vol 7 No 2 (2019)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Universitas Setia Budi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31001/tekinfo.v7i2.607
Company X is a SME company that produced tempe, activity that is examined in the production process of Tempe is soybean washing activity, basket lifting and packaging. The purpose of this research is to determine the mental workload on the operators who carried out production activities. This research used the NASA-TLX method with the indicator of mental demand (MD), physical demand (PD), temporal demand (TD), performance (P), effort (E), and frustration level (FR). Data processing results show that soybean washing activity has a NASA-TLX score of 88, the basket lifting activity has a score of 88.67, and the packaging activity has a score of 90. The score shows that the workload on soybean washing activity, basket lifting, and packaging is very high for the operator. From these results, it is necessary to repair the working system so that the operator's mental workload can decrease so as to improve the operator's productivity and health.