cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
JURNAL DINAMIKA VOKASIONAL TEKNIK MESIN
ISSN : 25487590     EISSN : 25487590     DOI : -
Jurnal Dinamika Vokasional Teknik Mesin (JDVTM) is published by the Department of Mechanical Engineering Education, Faculty of Engineering, State University of Yogyakarta. The journal is published twice a year in April and October. Each publication contains articles comprising high quality theoretical and empirical original research papers, review papers, and literature reviews. The scope of study of this journal includes mechanical engineering education, technology and vocational education, learning and curriculum development, learning method development, and learning media. All of the fields study, particularly in mechanical engineering vocational and education. The articles submitted should be attended to the particular topics above.
Arjuna Subject : -
Articles 185 Documents
Karakterisasi Ketahanan Lelah Takik Ulir Whitworth Akibat Pembebanan Puntir Dinamis pada Baja Karbon Rendah A Hasan Atho'ullah; Heri Yudiono
Jurnal Dinamika Vokasional Teknik Mesin Vol. 5 No. 2 (2020): Oktober
Publisher : Department of Mechanical Engineering Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/dinamika.v5i2.34796

Abstract

This study aims to analyze Whitworth thread's fatigue characterization due to dynamic twisting on low carbon steel. The research method uses experiments with pre-experimental design with the form of intact group comparison. The experimental group was specimens with Whitworth thread notch depth of 0.67 mm, 0.81 mm, and 1.16 mm. The control group was Whitworth threads with a notch depth of 0.9 mm. The study used low carbon steel with a carbon content of 0.12% wt. The dynamic torsion testing with a twisting angle of 5 reveals that the deeper the Whitworth thread notch, the lower the fatigue resistance. The fracture surface is visible due to dynamic torsion in the form of initial crack, crack propagation rate, and final crack.Fenomena kegagalan lelah disebabkan oleh pola pembebanan dan bentuk takikan. Pola pembebanan terjadi karena puntir lentur dan puntir dinamis. Bentuk takikan diperlukan karena tuntutan desain, salah satunya adalah takik ulir whitworth. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakterisasi ketahanan lelah ulir whitworth akibat pembebanan puntir dinamis pada baja karbon rendah. Metode penelitian menggunakan eksperimen dengan pre-experimental design dengan bentuk intact-group comparison. Kelompok eksperimen adalah spesimen dengan kedalaman takik ulir whitworth 0.67 mm, 0.81 mm, dan 1.16 mm. Kelompok kontrol dengan kedalaman takik ulir whitworth sebesar  0.9 mm. Penelitian menggunakan baja karbon rendah dengan kandungan karbon sebesar 0.12% wt. Hasil pengujian puntir dinamis mengungkapkan bahwa semakin dalam takik ulir withworth maka ketahanan lelahnya semakin menurun. Bentuk penampang patah akibat pembebanan puntir dinamis berupa initial crack, crack propagation rate dan final crack.
PENILAIAN HASIL BELAJAR PRAKTIK PEMESINAN BUBUT DI SMK N 1 GOMBONG DI MASA COVID-19 Alif Hidayat; Badrun Kartowagiran
Jurnal Dinamika Vokasional Teknik Mesin Vol. 6 No. 2 (2021): Oktober
Publisher : Department of Mechanical Engineering Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/dinamika.v6i2.44137

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pelaksanaan pembelajaran dan penilaian pada mata pelajaran pemesinan bubut selama masa pandemi Covid-19. Penelitian ini merupakan penelitian survei. Data yang digunakan pada penelitian ini berasal dari dua guru mata pelajaran pemesinan bubut dan siswa kelas XI Teknik Pemesinan sejumlah 85 siswa. Teknik pengambilan data yang digunakan adalah observasi, angket, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan data penelitian diperoleh bahwa proses pembelajaran di SMK N 1 Gombong berjalan dengan baik dan didukung dengan fasilitas praktik yang baik. Berdasarkan pendapat siswa dihasilkan bahwa pihak sekolah sudah sangat baik dengan melaksanakan praktik secara langsung, tetapi waktu yang singkat pada saat praktik menjadi kurang efektif untuk kompetensi membubut yang siswa peroleh. Pelaksanaan penilaian yang dilakukan oleh guru dibagi menjadi tiga tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan dan pengolahan nilai. Berdasarkan data, analisis, dan pembahasan, ketiga tahapan penilaian sudah masuk kategori sangat baik.
TANGGAPAN CIVITAS AKADEMIK SEKOLAH TERHADAP PENGENDALIAN RESIKO DI BENGKEL TEKNIK MESIN SMK PIRI SLEMAN Ahmad Muhyi Multazam; Riswan Dwi Djatmiko
Jurnal Dinamika Vokasional Teknik Mesin Vol. 6 No. 2 (2021): Oktober
Publisher : Department of Mechanical Engineering Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/dinamika.v6i2.44132

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui upaya pengendalian risiko Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) di bengkel teknik mesin SMK PIRI Sleman ditinjau dari tanggapan civitas akademik sekolah. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah civitas akademik sekolah yang berjumlah 16 responden. Metode pengumpulan data menggunakan angket, dengan jumlah 50 butir pernyataan mengenai pengendalian resiko.  Hasil penelitian menunjukan bahwa usaha pengendalian resiko eliminasi dan substitusi yang diberikan kepada kepala jurusan memiliki nilai 69,44 dan 58,33; pada usaha pengendalian teknik yang diberikan kepada kepala bengkel memiliki nilai 79,16; pada usaha pengendalian administratif yang diberikan kepada guru kelas memiliki rata-rata nilai 71,87; sedangkan nilai rata-rata siswa kelas XI pada usaha penggunaan APD adalah 72,62. Hasil rata-rata keseluruhan nilai yaitu 70,28. Dengan demikian, usaha pengendalian resiko yang dilakukan di bengkel teknik mesin SMK PIRI Sleman belum tercapai secara keseluruhan dalam menghilangkan potensi bahaya yang dapat terjadi.
PEMELIHARAAN SARANA DAN PRASARANA BENGKEL PEMESINAN DI SMK NEGERI 1 GOMBONG Rizki Kurniawan; Thomas Sukardi
Jurnal Dinamika Vokasional Teknik Mesin Vol. 6 No. 2 (2021): Oktober
Publisher : Department of Mechanical Engineering Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/dinamika.v6i2.44138

Abstract

Tujuan penilitan ini adalah untuk mendeskripsikan kegiatan pemeliharaan sarana dan prasarana bengkel pemesinan di SMK N 1 Gombong. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Objek penelitian adalah pemeliharaan sarana dan prasarana, sedangkan subjek penelitian adalah kepala program keahlian Teknik Pemesinan, divisi Maintenance Repair (MR), siswa kelas XI Teknik Pemesinan, dan bengkel Teknik Pemesinan. Dari hasil penelitian diketahui bahwa kegiatan pemeliharaan sarana dan prasarana bengkel pemesinan meliputi tahap penyadaran, pemahaman, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pendataan. Dari kelima tahapan tersebut, tahap pelaksanaan dan pendataan belum berjalan optimal. Kendala dalam pemeliharaan meliputi jadwal pemakaian sarana berupa mesin yang penuh, kurangnya peralatan servis, dan sulitnya mencari suku cadang mesin. Implementasi pemeliharaan sarana dan prasarana bengkel pemesinan dalam kategori sangat baik dengan hasil angket menurut siswa menyatakan 83,87% sangat baik dan 16,13% baik, sedangkan hasil observasi diperoleh persentase sebesar 85,55%.
STRATEGI PENDEKATAN INTERDISCIPLINARY MATA PELAJARANPRODUK KREATIF DAN KEWIRAUSAHAAN PADA SMK Achmad Romadin; Yoto Yoto
Jurnal Dinamika Vokasional Teknik Mesin Vol. 6 No. 2 (2021): Oktober
Publisher : Department of Mechanical Engineering Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/dinamika.v6i2.44133

Abstract

Interdisipliner merupakan suatu pendekatan yang menggabungkan dari satu disiplin ilmu maupun lebih. Penerapan mata pelajaran Produk Kreatif dan Kewirausahaan (PKK) tentunya tidak hanya satu pendekatan disiplin ilmu, melainkan harus beberapa pendekatan ilmu. Salah satunya adalah pendekatan interdisipliner. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan metode pengambilan data wawancara secara langsung, dokumen pendukung, serta observasi secara langsung. Hasil penelitian akan dibahas lebih lanjut dengan literatur yang relevan. Dari hasil penelitian didapatkan strategi pendekatan satu disiplin ilmu dapat diterapkan di SMK pada mata pelajaran Produk Kreatif dan Kewirausahaan dengan pembuatan jobsheet handle door dan potato spirals, sedangkan strategi pendekatan Interdisipliner dapat diterapkan pada jobsheet alat pengupas kulit telur puyuh otomatis. Pendekatan Interdisipliner pada SMK Teknik Pemesinan dapat diterapkan dengan cara  mengkombinasikan disiplin ilmu (ilmu pada bidang teknik pemesinan, teknik pengelasan, teknik elektronika, dan kewirausahaan) untuk pembuataan jobsheet/produk.
KEFEKTIFAN PEMBELAJARAN BERBASIS PRODUK UNTUK MENUMBUHKAN JIWA KEWIRAUSAHAAN MAHASISWA Elfahmi Dwi Kurniawan; Nopriyanti Nopriyanti; Darlius Darlius
Jurnal Dinamika Vokasional Teknik Mesin Vol. 6 No. 2 (2021): Oktober
Publisher : Department of Mechanical Engineering Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/dinamika.v6i2.44134

Abstract

Metode pembelajaran berbasis produk ini menerapkan penelitian quasi eksperimen dengan desain one group pretest-posttest design. Penelitian dilaksanakan pada semester genap tahun 2020. Populasi penelitian adalah mahasiswa yang mengambil mata kuliah Praktik Kerja Plat semester genap tahun akademik 2020/2021. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengukur kefektifan pembelajaran berbasis produk untuk meningkatkan jiwa kewirausahaan mahasiswa dengan menghasilkan produk lampu hias dari plat seng. Untuk mengukur tingkat efektivitas metode pembelajaran, digunakan uji normalitas gain. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa pembelajaran berbasis produk mampu meningkatkan skor jiwa kewirausahaan mahasiswa. Ada peningkatkan jiwa kewirausahaan mahasiswa sebelum dan sesudah perlakuan yaitu sebesar 10,24 point. Kategori pencapaian semula pada tingkat pencapaian pretest CUKUP BAIK menjadi BAIK pada posttest sehingga dapat disimpulkan bahwa pembelajaran berbasis produk efektif dalam meningkatkan jiwa kewirausahaan mahasiswa.
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PBL DAN PJBL TERHADAP KOMPETENSI KOGNITIF PADA MATA PELAJARAN PEMELIHARAAN MESIN KENDARAAN RINGAN KELAS XI TKR DI SMK NEGERI 1 RENGASDENGKLOK Susilawati Susilawati; Siti Sahara
Jurnal Dinamika Vokasional Teknik Mesin Vol. 6 No. 2 (2021): Oktober
Publisher : Department of Mechanical Engineering Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/dinamika.v6i2.44128

Abstract

Perlunya meningkatkan kualitas dalam pembelajaran di mana berdasarkan hasil observasi dan wawancara terbatas kepada beberapa peserta didik kelas XI TKR 1 SMKN 1 Rengasdengklok, diketahui bahwa sistem pembelajaran masih bersifat ekspositori dimana guru menyampaikan materi secara verbal. Temuan di lapangan menunjukkan bahwa adanya siswa kelas XII TKR yang tidak lulus ketika pelaksanaan Ujian Kompetensi Kejuruan pada pekerjaan tune up mesin bensin, sehingga harus melakukan remidial. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh implementasi model pembelajaran problem based learning (PBL), project based learning (PJBL) dan ekspositori terhadap peningkatan kompetensi kognitif. Metode penelitian ini menggunakan quasi eksperimental dengan desain nonequivalent (pretest and posttest) control group design. Variabel yang digunakan yaitu dua variabel bebas dengan (X1) PBL dan (X2) PJBL serta variabel terikat (Y) yakni kompetensi kognitif. Populasi terdiri dari siswa Kelas XI TKR 1 dan XI TKR 2 sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas XI TKR 3 sebagai kelas kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai hasil belajar pada kelas PBL dan PJBL lebih tinggi daripada kelas ekspositori. Kedua model ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hasil pembelajaran di SMK.
PENGARUH TEMPERATUR PELAPISAN DAN KEKASARAN PERMUKAAN TERHADAP LAJU KOROSI LAPISAN ELECTROLESS NI-P BAJA KARBON RENDAH ASTM A36 Iman Saefuloh; Ipick Setiawan; Sunardi Sunardi; Miftahul Jannah; Rina Lusiani
Jurnal Dinamika Vokasional Teknik Mesin Vol. 6 No. 2 (2021): Oktober
Publisher : Department of Mechanical Engineering Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/dinamika.v6i2.44135

Abstract

Pemakaian bahan baja karbon rendah ASTM A36 sebagai bahan dasar bangunan konstruksi pipa dan tanki yang dimodifikasi menggunakan proses pelapisan Electroless Ni-P. Proses ini bertujuan untuk meningkatkan sifat-sifat yang harus dimiliki oleh plat baja ASTM A36 dari ketahanan korosinya. Dengan variasi temperatur pelapisan dan kekasaran permukaan serta penambahan proses perlakuan panas, karakteristik lapisan electroless Ni-P berupa nilai laju korosi, kekerasan, struktur mikro dan persentase kandungan nikel dianalisis. Dengan variasi kekaasaran permukaan 0,28 𝜇𝑚, 0,15 𝜇𝑚 dan 0,07 𝜇𝑚 serta variasi temperatur pelapisan 60º C, 70º C dan 80º C dan dengan penambahan perlakuan panas 500º C selama 120 menit. Hasil pengujian menunjukkan bahwa semakin kasar permukaan dan semakin tinggi temperatur pelapisan menyebabkan lapisan tersebut memiliki nilai ketahanan korosi yang lebih baik. Proses perlakuan panas 500º C selama 120 menit meningkatkan nilai ketahanan korosi secara signifikan tetapi tidak dapat meningkatkan uji kekerasan rockwell secara signifikan tetap berada di kisaran 70-80 HRB.
KINERJA ALAT ELEKTROPLATING UNTUK PRAKTIK DI SMK Widodo Apriliyanto; Heri Wibowo; Arianto Leman Soemowidagdo; Didik Nurhadiyanto; Fredy Surahmanto; Mujiyono Mujiyono; Novi H; Agung W.
Jurnal Dinamika Vokasional Teknik Mesin Vol. 6 No. 2 (2021): Oktober
Publisher : Department of Mechanical Engineering Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/dinamika.v6i2.44129

Abstract

Sebuah alat untuk proses elektroplating yang mampu mengakomodasi sembilan tahap proses yang telah dikembangkan untuk praktik di SMK perlu diketahui kinerjanya terkait kelayakannya sebagai sarana pendukung praktik. Uji kinerja dilakukan pada baja lunak. Variasi kuat arus adalah 1,8; 2,6; dan 3,6 A. Variasi lama proses pelapisan adalah 4 menit 50 detik dan 9 menit 39 detik. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kuat arus 1,8 A dengan lama proses 4 menit 50 detik dan kuat arus 3,6 A dengan lama proses 9 menit 39 detik tidak direkomendasikan untuk pembelajran praktik menggunakan alat yang dikembangkan. Karakteristik lapisan yang dihasilkan adalah mengkilap, halus, dan merata. Efisiensi alat adalah 84,45 % untuk target tebal lapisan 10 µm pada kuat arus 7,5 A/dm2.
KELAYAKAN SARANA DAN PRASARANA BENGKEL PEMESINAN DI SMK NEGERI 2 YOGYAKARTA Wahyu Widodo; Yatin Ngadiyono
Jurnal Dinamika Vokasional Teknik Mesin Vol. 6 No. 2 (2021): Oktober
Publisher : Department of Mechanical Engineering Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/dinamika.v6i2.44136

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: mengetahui kondisi sarana dan prasarana yang ada didalam bengkel pemesinan di SMK N 2 Yogyakarta; mengetahui apakah sarana dan prasarana yang ada didalam bengkel pemesinan di SMK N 2 Yogyakarta sudah sesuai dengan standar yang diterapkan oleh pemerintah; mengetahui kekurangan mengenai sarana dan prasarana yang ada di bengkel pemesinan SMK N 2 Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode penelitian analisis deskriptif, data penelitian ini dikumpulkan menggunakan wawancara, dokumentasi, dan observasi yang dilakukan secara langsung. Data sarana dan prasarana yang diperoleh kemudian dibandingkan dengan standar yang ada didalam PERMENDIKNAS RI No. 40 Tahun 2008 Tentang Standar Sarana dan Prasarana Sekolah Menengah Kejuruan dan Madrasah Aliyah Kejuruan (SMK/ MAK). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kelayakan sarana dan prasarana pada bengkel pemesinan adalah sebesar 88,84%.

Page 11 of 19 | Total Record : 185