cover
Contact Name
Bramastia
Contact Email
bramastia@staff.uns.ac.id
Phone
+6281567720009
Journal Mail Official
bramastia@staff.uns.ac.id
Editorial Address
S2 Pendidikan Sains FKIP UNS Surakarta Jalan Ir Sutami No 36A Surakarta Jawa Tengah https://jurnal.uns.ac.id/inkuiri/index
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
INKUIRI : Jurnal Pendidikan IPA
ISSN : 22527893     EISSN : 2615748     DOI : 10.20961
INKUIRI Jurnal Pendidikan IPAis a peer-reviewed open-access journal. The journal disseminates papers written based on the results of study and review of literature in the sphere of natural sciences education, biology education, physics education, and chemistry education in primary, secondary, and higher education. INKUIRI Jurnal Pendidikan IPA published three times a year, in February, June, and October until 2018. Since 2019, INKUIRI has been published twice a year, in April and October. Submitted papers must be written in English or Bahasa Indonesia for initial review stage by editors and further review process by minimum two international reviewers. Finally, accepted and published papers will be freely accessed in this website and the following abstracting & indexing databases: 1. Google Scholar 2. Indonesian Scientific Journal Database 3. Indonesia Publication Index (IPI) 4. Bielefeld Academic Search Engine (BASE) 5. Academia 6. ResearchGate 7. Road Directory 8. Indonesia OneSearch (IOS)
Articles 417 Documents
PANDANGAN AL-QUR’AN TERHADAP ILMU PENGETAHUAN DAN IMPLIKASINYA DALAM PEMBELAJARAN SAINS Baskoro Adhiguna; Bramastia Bramastia
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 10, No 2 (2021): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v10i2.57257

Abstract

Pendidikan merupakan kebutuhan bagi setiap manusia. Pendidikan dapat dikatakan sebagai suatu media bagi seseorang untuk dapat memperoleh serta mengembangkan pengetahuannya. Di dalam Al-Qur`an, ilmu adalah keistimewaan yang menjadikan manusia dipandang lebih unggul ketimbang makhluk lain guna menjalankan fungsi kekhalifahannya. Pentingnya menanamkan nilai spiritual agama dalam pembelajaran sains agar dapat meningkatkan iman dan taqwa kita kepada Tuhan yang Maha Esa dalam mengamati penciptaan alam semesta. Artikel ini menggunakan desain kajian literatur yang bertujuan untuk mendapatkan informasi dan mengintegrasikan ilmu sains dan islam. Langkah –langkah yang dilakukan diantaranya pengumpulan data pustaka, membaca dan mencatat, serta membandingkan literatur untuk kemudian diolah dan menghasilkan kesimpulan. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang berasal dari textbook, jurnal, artikel ilmiah, literature review yang berisikan tentang konsep yang diteliti. Ilmu pengetahuan adalah keseluruhan sistem pengetahuan manusia yang telah dibakukan secara sistematis, didalam agama islam sendiri ilmu pengetahuan dikembangkan berdasarkan pada 3 pilar yaitu pilar Ontologis (yang menjadi subjek ilmu), Pilar Aksiologis (tujuan ilmu pengetahuan) dan Pilar Epistemologis (cara untuk mencapai ilmu pengetahuan tersebut). Implementasi pembelajaran sains dapat dilaksanakan dengan internalisasi nilai-nilai tauhid melalui kajian-kajian Al-Qur’an terkait dengan ilmu pengetahuan. Internalisasi nilai-nilai ketauhidan atau keyakinan terhadap agama dalam pembelajaran dapat dilaksanakan dengan 1) integrasi kurikulum, 2) integrasi pembelajaran, dan 3) integrasi sains (Islamisasi sains).Education is a necessity for every human being. Education can be said as a medium for someone to be able to acquire and develop their knowledge. In the Qur'an, knowledge is a privilege that makes humans considered superior to other creatures in order to carry out the function of their caliphate. The importance of instilling religious spiritual values in science learning in order to increase our faith and piety to God Almighty in observing the creation of the universe. This article uses a literature review design that aims to obtain information and integrate science and Islam. The steps taken include collecting library data, reading and taking notes, and comparing the literature to then be processed and produce conclusions. The data used are secondary data derived from textbooks, journals, scientific articles, literature reviews containing the concepts studied. Science is the entire system of human knowledge that has been systematically standardized, in Islam itself science is developed based on 3 pillars, namely the Ontological pillar (which is the subject of science), the Axiological Pillar (the goal of science) and the Epistemological Pillar (the way to achieve knowledge). the). The implementation of science learning can be carried out by internalizing the values of monotheism through studies of the Qur'an related to science. Internalization of monotheistic values or belief in religion in learning can be carried out by 1) curriculum integration, 2) learning integration, and 3) science integration (Islamization of science).
PENGGUNAAN METODE DISKUSI DAN DEMONSTRASI UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR DAN HASIL BELAJAR FISIKA DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK MATERI FLUIDA DINAMIS KELAS XI IPA 3 SEMESTER GENAP SMA N 4 MADIUN TAHUN PELAJARAN 2014/2015 Yayuk Sulistyaningsih; Widha Sunarno; Cari Cari
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 6, No 3 (2017): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v6i3.17850

Abstract

Tujuan penelitian: 1) untuk  meningkatkan motivasi berprestasi fisika dengan  menggunakan  metode diskusi demonstrasi materi fluida statis pada siswa kelas XI IPA3 semester genap SMA Negeri 4 Madiun tahun pelajaran 2014/2015, 2) untuk meningkatkan hasil belajar fisika dengan menggunakan metode diskusi demonstrasi  materi fluida statis pada siswa kelas XI IPA3 semester genap SMA Negeri 4 Madiun tahun pelajaran 2014/2015. Untuk meningkatkan  motivasi  berprestasi dan hasil belajar fisika digunakan  metode diskusi demonstrasi dengan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dalam 2 siklus,hal ini agar dapat meningkatkan kualitas pembelajaran secara khusus, dalam hal motivasi berprestasi dan hasil belajar Fisika materi Fluida Statis  siswa kelas XI IPA 3 SMA Negeri 4 Kota Madiun, pada semester genap tahun pelajaran 2014/2015, hasil belajar fisika materi fluida statis  siswa kelas XI IPA3 semester genap SMA Negeri 4 Madiun tahun pelajaran 2014/2015. Pada  pelaksanaan  pembelajaran  siklus I dengen penerapan metode diskusi dan demonstrasi nilai rata-rata kognitif yang diperoleh sebesar 75.9. Hal ini belum sesuai dengan target indikator yang ingin dicapai sebesar 78. Pada siklus II semua kelemahan-kelemahan diperbaiki sehingga nilai rata-rata kognitif siswa meningkat sebesar 84.3. Pencapaian nilai pada siklus II lebih besar dari pada siklus I, sehingga ada peningkatan. Besar nilai rata-rata siklus II sudah memenuhi target yang ingin dicapai yaitu sebesar 78. Rata-rata motivasi awal 72,7  meningkat menjadi 82 dari target yang harus dicapai untuk motivasi 80.
IMPLEMENTASI AQIDAH TAUHID DALAM PEMBELAJARAN IPA FISIKA DENGAN METODE KOOPERATIF JIGSAW DAN STAD DITINJAU DARI MOTIVASI BELAJAR DAN KARAKTER SISWA Rachmad Abdullah; Widha Sunarno; cari cari
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 2, No 02 (2013): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v2i02.9794

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh implentasi pembelajaran IPA Fisikadengan metode kooperatuf Jigsaw dan STAD, motivasi belajar dan karakter siswa terhadap prestasibelajar siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuasi eksperimen. Sampelpenelitian ditentukan dengan teknik cluster random sampling sebanyak dua kelas. Uji hipotesispenelitian menggunakan anava tiga jalan dengan desain faktorial 2x2x2. Dari hasil penelitian dapatdisimpulkan bahwa: (1) ada pengaruh implementasi aqidah tauhid dalam pembelajaran IPA Fisikadengan metode kooperatif Jigsaw dan STAD terhadap prestasi belajar kognitif siswa, metode Jigsawlebih baik daripada metode STAD; (2) ada pengaruh motivasi belajar tinggi dan rendah terhadapprestasi belajar kognitif siswa, motivasi tinggi lebih baik daripada motivasi rendah; (3) ada pengaruhkarakter siswa tinggi dan rendah terhadap prestasi belajar kognitif siswa, karakter tinggi lebih baikdaripada karakter rendah; (4) ada interaksi antara metode kooperatif Jigsaw dan STAD denganmotivasi belajar terhadap prestasi belajar kognitif siswa; (5) tidak ada interaksi antara metodekooperatif Jigsaw dan STAD dengan karakter siswa terhadap prestasi belajar kognitif siswa; (6) tidakada interaksi motivasi belajar dengan karakter siswa terhadap prestasi belajar kognitif siswa; (7) tidakada interaksi antara metode kooperatif Jigsaw dan STAD, motivasi belajar dan karakter siswaterhadap prestasi belajar kognitif siswa.Kata kunci: Aqidah Tauhid, Gaya, Hukum Newton, Jigsaw, STAD (Student Team Achievement Division),Motivasi Belajar, Karakter Siswa
AUTHENTIC ASSESSMENT BERBASIS SCIENTIFIC APPROACH SEBAGAI IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 DI SMP KELAS VII PADA MATERI SUHU DAN PERUBAHANNYA Alif Alfian; Nonoh Siti Aminah; Sarwanto Sarwanto
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 4, No 3 (2015): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v4i3.9568

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: karakteristik, tingkat kevalidan dan reliabilitas instrumen, efektivitas penilaian, dan kepraktisan penilaian melalui authentic assessment berbasis scientific approach tema suhu dan perubahannya. Metode penelitian menggunakan Research And Development (R & D) mengacu pada model Four D dari Thiagarajan, Semmel dan Semmel dengan tahapan define, design, develop, dan disseminate. Kegiatan penelitian diawali dengan menyusun silabus, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), Lembar Kegiatan Peserta Didik (LKPD), bahan ajar, dan alat evaluasi yang divalidasi oleh Tim ahli. Pengujian keefektifan penerapan instrumen penilaian yang dikembangkan menggunakan analisis N-gain. Data validitas dan reliabilitas instrumen penilaian dianalisis dengan deskript if, data hasil belajar dianalisis dengan deskriptif, dan peningkatan hasil belajar dihitung dengan gain ternormalisasi. Hasil validasi ahli dan praktisi terhadap instrumen pada tiga aspek yaitu sintak, perangkat pembelajaran, dan perangkat evaluasi authentic assessment, rataan ketiga aspek tersebut  memperoleh nilai sebesar 94,25% dengan kategori sangat baik. Persentase hasil belajar ranah sikap, keterampilan, dan pengetahuan mencapai ketuntasan klasikal ≥ 80%. Rataan nilai sikap kelas eksperimen yaitu 3,22 mencapai kategori baik, rataan nilai keterampilan pada kelas eksperimen adalah 3,14 mencapai kategori baik, dan rataan nilai pengetahuan pada kelas eksperimen adalah 85,5 mencapai kategori baik. Hasil penelitian menunjukan bahwa instrumen authentic assessment berbasis scientific approach valid dengan kategori sangat baik dan koefisien reliabilitas untuk setiap kompetensi penilaian mencapai kategori tinggi atau sangat reliabel. Implementasi perangkat authentic assessment berbasis scientific approach efektif untuk mencapai ketuntasan hasil belajar karena mencapai ketuntasan klasikal ≥ 80%, hasil uji keefektifan ditinjau dari analisis N-Gain ternormalisasi sebesar 0,73 mencapai kategori tinggi. Penerapan authentic assessment berbasis scientific approach praktis ditinjau dari rerata respons peserta didik dan guru mencapai kategori tinggi.
PENGEMBANGAN MODUL BERBASIS GUIDED DISCOVERY PADA MATERI SISTEM PERNAPASAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS XI SMA NEGERI 5 SURAKARTA Nina Teja Suryani; Baskoro Adi Prayitno; Yudi Rinanto
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 7, No 1 (2018): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v7i1.19796

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengembangkan modul dengan karakteristik guided discovery pada materi Sistem Pernapasan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas XI  SMA Negeri 5 Surakarta; 2) menguji kelayakan modul berbasis guided discovery pada materi Sistem Pernapasan  untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas XI SMA Negeri 5 Surakarta; dan 3) menguji keefektivan modul berbasis guided discovery pada materi Sistem Pernapasan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas XI SMA Negeri 5 Surakarta. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R & D) mengacu pada Borg dan Gall (1983) yang dimodifikasi menjadi sembilan tahapan yaitu: 1) penelitian dan pengumpulan informasi; 2) perencanaan; 3) pengembangan produk awal; 4) uji coba lapangan tahap awal; 5) revisi produk awal; 6) uji lapangan terbatas; 7) revisi produk kedua; 8) uji lapangan operasional yang menggunakan desain penelitian kuasi eksperimen; dan 9) revisi produk akhir. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, teknik persentase dan uji Independent Samples T Test. Hasil penelitian menunjukkan: 1) karakteristik modul pada materi sistem pernapasan dikembangkan sesuai prosedur pengembangan Borg dan Gall yang dimodifikasi menjadi sembilan tahapan, dengan menggunakan  sintaks model pembelajaran guided discovery yang bermuatan indikator-indikator kemampuan berpikir kritis yang divisualisasikan pada tujuan, materi, kegiatan, dan soal evaluasi modul; 2) kelayakan modul dinilai berkualifikasi sangat baik oleh penilaian ahli materi dengan pemenuhan 95,00%; ahli pengembangan modul 93,26%; ahli perangkat pembelajaran 90,57; dan ahli keterbacaan 96,88; rata-rata penilaian praktisi 98,29%; serta rata-rata penilaian siswa 88,11%; 3) Modul berbasis guided discovery efektif meningkatkan kemampuan berpikir kritis, didasarkan pada hasil uji Independent Samples T Test menunjukkan adanya perbedaan hasil post-test antara kelas yang menggunakan modul berbasis guided discovery dengan kelas yang menggunakan modul sekolah diperoleh sig 0,009 < 0,05, serta peningkatan rata-rata N-gain sebesar 0,77 yang termasuk kualifikasi tinggi.
PEMBELAJARAN BIOLOGI MENGGUNAKAN INQUIRY THROUGH LABORATORY WORK DENGAN ORGANIZATIONAL SKILLS DAN COMMUNICATIVE SKILLS DITINJAU DARI BERPIKIR KRITIS DAN KEMAMPUAN VERBAL Siti Kartika Sari; Widha Sunarno; Sunarto Sunarto
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 6, No 1 (2017): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v6i1.17262

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peran Inquiry Through Laboratory Work dalam mempengaruhi proses Pembelajaran Biologi pada Praktikum Sistematika Tumbuhan Phanerogamae (STP) dengan memunculkan komponen Organizational skills dan Communicative skills ditinjau dari Berpikir Kritis dan Kemampuan Verbal terhadap prestasi belajar. Metode penelitian adalah eksperimen dengan mengambil dua kelompok secara acak dengan desain faktorialnya 2 x 2 x 2. Populasi: peserta didik semester 6 Prodi Pendidikan Biologi FKIP UMS. Pembelajaran dalam Penelitian ini menggunakan Inquiry Through Laboratory Work dengan dua kelompok eksperimen yaitu kelas Organizational skills dan Communicative skills. Pengambilan data Berpikir Kritis menggunakan Angket. Pengambilan data: 1)kemampuan verbal, nilai ujian tulis, dan nilai ujian praktik menggunakan test; 2)presentasi menggunakan lembar nilai presentasi; 3)nilai laporan menggunakan buku laporan praktikum. Uji normalitas menggunaakan Uji Kolmogorov-Smirnov. Uji homogenitas menggunakan Uji Levene’s. Uji Hipotesis menggunakan Analisis Variansi tiga jalan. Hasil penelitian: 1)tidak ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara pembelajaran terhadap prestasi belajar; 2)tidak ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara Berpikir kritis terhadap prestasi belajar; 3)tidak ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara kemampuan verbal terhadap prestasi belajar; 4)tidak ada interaksi antara metode dengan Berpikir kritis terhadap prestasi belajar; 5)tidak ada interaksi antara metode dengan kemampuan verbal terhadap prestasi belajar; 6)tidak ada interaksi antara Berpikir kritis dengan kemampuan verbal terhadap prestasi belajar; 7)tidak ada interaksi antara metode dengan Berpikir kritis dan kemampuan verbal terhadap prestasi belajar. Tidak adanya interaksi dikarenakan nilai hasil belajar relatif sama. Berdasarkan hasil penelitian pembelajaran menggunakan Inquiry Through Laboratory Work dengan memunculkan komponen yang ada pada Communicative Skills dan Organizational Skills tampak kurang efektif. Hal tersebut dikarenakan sulitnya pengontrolan dari setiap proses kegiatan Praktikum STP, sehingga mempengaruhi pelaksanaan pembelajaran.
PENGEMBANGAN E-BOOK KIMIA BERORIENTASI PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA MATERI HIDROLISIS GARAM UNTUK KELAS XI MIA SMA/MA SEMESTER II Barista Kristyaningsih; Sulistyo Saputro; Sentot Budi Raharjo
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 4, No 1 (2015): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v4i1.9602

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) prosedur pengembangan e-book berorientasi PBL pada materi hidrolisis garam di kelas XI MIA SMA; (2) kelayakan e-book kimia berorientasi PBL pada materi hidrolisis garam di kelas XI MIA SMA Negeri 1, 2, dan 5 Madiun; (3) penggunaan e-book kimia berorientasi PBL pada materi hidrolisis garam di kelas XI MIA SMA Negeri 5 Madiun terhadap hasil belajar kognitif. Penelitian pengembangan e-book  menggunakan prosedur R&D menurut Borg & Gall yang telah dimodifikasi menjadi 9 tahapan yaitu: 1) penelitian dan pengumpulan informasi; (2) perencanaan; (3) pengembangan produk e-book awal; (4) uji coba awal; (5) revisi I; (6) uji coba utama; (7) revisi II; (8) uji coba operasional dan (9) revisi III. Analisis data yang digunakan selama pengembangan adalah analisis deskriptif, teknik persentase, dan ketuntasan klasikal. Hasil penelitian menunjukkan: (1) pengembangan e-book kimia berorientasi PBL telah dilaksanakan melalui prosedur R&D yang terdiri dari 9 tahap; (2) kelayakan e-book kimia berorientasi PBL berkualifikasi “sangat layak” untuk aspek materi dengan persentase 88,33% dan media dengan persentase 89,39% menurut para ahli; (3) penggunaan e-book kimia berorientasi PBL dalam pembelajaran mencapai ketuntasan klasikal sebesar 77,78%.
PENGEMBANGAN MODUL FISIKA BERBASIS SAVI (SOMATIC, AUDITORY, VISUALIZATION, INTELLECTUALLY) UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI SISWA PADA PEMBELAJARAN FISIKA KELAS X SMK JURUSAN MULTIMEDIA DENGAN TOPIK IMPULS DAN MOMENTUM Duwita Sekar Indah; Widha Sunarno; Sarwanto Sarwanto
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 7, No 2 (2018): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v7i2.22988

Abstract

Modul fisika yang mengintegrasikan gaya belajar siswa sangat terbatas, khususnya modul fisika berbasis SAVI untuk SMK. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) menganalisis karakteristik modul fisika berbasis SAVI untuk meningkatkan motivasi siswa; 2) menganalisis kelayakan modul fisika berbasis SAVI untuk meningkatkan motivasi siswa; 3) menganalisis efektivitas modul fisika berbasis SAVI terhadap hasil belajar dan motivasi siswa.Jenis penelitian ini merupakan penelitianResearch and Development(R&D)dengan menggunakan Model Thiagarajan yang terdiri dari 4 tahap yaitu: tahap pendefinisian (define), tahap perencanaan (design), tahap pengembangan (develop), dan tahap penyebaran (disseminate). Modul divalidasi oleh 3 dosen ahli (ahli materi, ahli bahasa, dan ahli media), 2 peer reviewer, dan 2 reviewer. Modul yang dikembangkan diujicoba terbatas pada 10 orang siswa kelas X Jurusan Multimedia. Setelah direvisi, modul berbasis SAVI diujicoba skala besar pada kelas X MM 1. Teknik analisis data yaitu: 1) analisis angket kebutuhan guru dan siswa untuk mengetahui kebutuhan produk yang dikembangkan; 2) analisis lembar validasi kelayakan modul dengan menabulasi semua komponen data yang diperoleh, menghitung skor rata-rata dari setiap komponen, dan mengategorikannya, untuk kesimpulan digunakan metode cut off score; 3) analisis hasil belajar dan motivasi siswa dengan menabulasi jumlah skor pengumpulan data dibagi skor kriteria dan dikalikan 100 kemudian mengategorikannya, peningkatan motivasi siswa dianalisis menggunakan N-gain score.Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa: 1) karakteristik modul fisika berbasis SAVI yaitu berupa modul cetak yang menggunakan materi impuls dan momentum dengan memuat empat gaya belajar yaitu somatic, auditory, visualization, dan intellectually untuk meningkatkan motivasi siswa antara lain perhatian, relevansi, percaya diri, dan kepuasan;2) modul fisika berbasis SAVI layak digunakan berdasarkan hasil validasi ahli dengan persentase keidealan sebesar 85,0 %, hasil angket keterbacaan modul oleh siswa modul dinyatakan layak digunakan (75,4 %)dan hasil respons guru dalam tahap penyebaran modul layak digunakan(79,2 %); 3) modul fisika berbasis SAVI efektif digunakan dalam pembelajaran dengan 80 % nilai hasil belajar siswa mencapai KKM dan dapat meningkatkan motivasi siswa berdasarkan hasil N-gain score sebesar 0,67 dengan kategori peningkatan sedang.
PENGEMBANGAN MODUL IPA TERPADU SMP/MTs KELAS VII DENGAN MODEL DISCOVERY LEARNING TEMA AIR LIMBAH INDUSTRI BATIK UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS Mulyanto Mulyanto; Mohammad Masykuri; Sarwanto Sarwanto
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 6, No 2 (2017): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v6i2.17308

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengembangkan modul IPA Terpadu SMP/MTs kelas VII dengan model discovery learning tema air limbah industri batik; 2) menganalisis kelayakan modul IPA Terpadu SMP/MTs kelas VII dengan model discovery learning tema air limbah industri batik; 3) menganalisis efektifitas modul IPA Terpadu SMP/MTs kelas VII dengan model discovery learning tema air limbah industri batik dalam meningkatkan keterampilan proses sains siswa. Penelitian pengembangan modul IPA Terpadu ini dilakukan mengikuti model R&D dari Thiagarajan (1974) yang terdiri dari 4 tahapan, yaitu  pendefinisian (define), perancangan (design), pengembangan (develop), dan penyebaran (disseminate). Hasil penelitian disimpulkan bahwa: 1) modul IPA terpadu SMP/MTs berbasis penemuan (discovery learning) tema air limbah industri batik yang dikembangkan dengan model Four D (4D). Kegiatan pembelajaran dalam modul sesuai dengan sintak discovery learning untuk meningkatkan keterampilan proses sains siswa; 2) modul IPA terpadu SMP/MTs berbasis penemuan (discovery learning) tema air limbah industri batik yang dikembangkan termasuk dalam kategori sangat baik ditinjau dari kelayakan fisik, isi/materi, bahasa, media, dan penyajian,  kesesuaian model penemuan dalam memberdayaan keterampilan proses sains siswa, kesesuaian basis discovery learning, kualitas metode penyajian, penggunaan ilustrasi, kelengkapan bahan penunjang, penyajian  pembelajaran, kegrafikan, dan tampilan umum  berdasarkan validator ahli dan praktisi pendidikan serta menurut siswa; 3) modul IPA terpadu SMP/MTs berbasis penemuan (discovery learning) tema air limbah industri batik yang dikembangkan efektif meningkatkan keterampilan proses sains berdasarkan hasil N-gain score sebesar 0,32 termasuk kriteria sedang. Nilai rata-rata kelas modul lebih besar dari  rata-rata kelas tanpa modul, dan prosentase ketuntasan klasikal kelas modul lebih besar daripada kelas tanpa modul.
PENGEMBANGAN DAN IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN GUIDED DISCOVERY DIPADU DENGAN NUMBERED HEAD TOGETHER PADA MATERI STRUKTUR TUMBUHAN DAN PEMANFAATANNYA DALAM TEKNOLOGI DI SMPN 4 KARANGAYAR Rizki Permata Yusniawati; Sajidan Sajidan; Sugiyarto Sugiyarto
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 4, No 4 (2015): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v4i4.9634

Abstract

 Tujuan penelitian yaitu: 1) mengembangkan model pembelajaran guided discovery yang dipadu dengan NHT, 2) mengetahui kelayakan model pembelajaran guided discovery yang dipadu dengan NHT, 3) mengetahui efektifitas model pembelajaran guided discovery yang dipadu dengan NHT pada materi struktur tumbuhan dan pemanfaatannya dalam teknologi di SMPN 4 Karangayar. Penelitian menggunakan metode Research And Development (R & D) mengacu pada model Borg, and Gall (1981) yang dimodifikasi menjadi sembilan tahap. Analisis hasil penelitian menggunakan dua teknik yaitu deskriptif dan kualitatif.Hasil penelitian meliputi: 1) hasil pengembangan model pembelajaran paduan antara guided discovery dengan NHT yaitu model Numbered Team in Guided Discovery (NTGD). Model NTGD memiliki lima unsur utama model pembelajaran yaitu adanya sintak, sistem sosial, sistem pendukung, peran guru dan siswa, dampak instruksional dan dampak pengiring. Sintak NTGD meliputi tahap Nomori, Amati, Pertayaan, Kumpulkan, Tim diskusi, Luaskan, dan Simpulkan (NAPAKTILAS), 2) hasil pengembangan berupa model NTGD disertai dengan perangkat pembelajaran, LKS, dan materi ajar berdasarkan validasi dari ahli dan praktisi layak digunakan, 3) model NTGD efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Keefektifan model ditunjukkan oleh perbedaan yang signifikan dari rerata hasil belajar antara kelas penerapan model NTGD lebih baik dibanding kelas existing lerning. Perbedaan hasil belajar kelas model pada ranah afektif dalam sikap bekerjasama, teliti, disiplin, tanggungjawab dan inovatif lebih baik dibandingkan dengan kelas existing lerning; hasil belajar ranah kognitif pada kelas implementasi model NTGD memperoleh 79,36 dan kelas existing learning64,75; ranah psikomotor kelas implementasi model memperoleh 95,96 dan kelas existing learning79,36.

Filter by Year

2013 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 3 (2024): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 13, No 2 (2024): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 12, No 3 (2023): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 12, No 2 (2023): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 12, No 1 (2023): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 11, No 2 (2022): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 11, No 1 (2022): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 10, No 2 (2021): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 10, No 1 (2021): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 9, No 2 (2020): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 9, No 1 (2020): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 8, No 1 (2019): April 2019 Vol 8, No 2 (2019): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 8, No 1 (2019): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 7, No 3 (2018): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 7, No 2 (2018): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 7, No 1 (2018): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 6, No 3 (2017): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 6, No 2 (2017): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 6, No 1 (2017): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 5, No 3 (2016): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 5, No 2 (2016): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 5, No 1 (2016): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 4, No 4 (2015): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 4, No 3 (2015): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 4, No 2 (2015): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 4, No 1 (2015): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 3, No 01 (2014): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 3, No 3 (2014): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 3, No 2 (2014): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 2, No 03 (2013): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 2, No 02 (2013): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 2, No 01 (2013): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA More Issue