cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Chimica et Natura Acta
ISSN : 23550864     EISSN : 25412574     DOI : -
Chimica et Natura Acta diterbitkan oleh Departemen Kimia, FMIPA, Universitas Padjadjaran tiga kali setiap tahun pada bulan April, Agustus dan Desember. Artikel yang dimuat mencakup Kimia Analisis dan Pemisahan, Kimia Material, Kimia Energi dan Lingkungan, Kimia Organik Bahan Alam dan Sintesis, Biomolekular Pangan dan Kesehatan serta topik-topik lain yang berhubungan dengan ilmu Kimia.
Arjuna Subject : -
Articles 372 Documents
Sintesis dan Karakterisasi Nanopartikel Zirkonia Terstabilkan Kalsium (CSZ) Berbasis Prekursor Zirkonium Hidroksida dari Pasir Zirkon Menggunakan Templat Etilen Glikol Hasna Rofifah Novianti; Eneng Maryani; Diana Rakhmawaty Eddy; Solihudin Solihudin; Ferry Arifiadi; Dewi Idamayanti
Chimica et Natura Acta Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Departemen Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/cna.v10.n2.40335

Abstract

Zirkonia yang distabilkan (stabilized zirconia) sangat menjanjikan karena memiliki sifat fisik, mekanik, termal, serta biokompatibilitas yang baik. Penelitian terkini memperlihatkan zirkonia yang distabilkan dapat digunakan pada bidang lingkungan, elektrolit, dan katalis. Zirkonia memiliki tiga fase yang stabil pada rentang suhu berbeda yaitu fase monoklinik, tetragonal dan kubik. Transformasi yang terjadi dari fase tetragonal ke monoklinik menyebabkan terjadinya retak mikro. Zirkonia perlu ditambahkan doping untuk dapat stabil selama pendinginan setelah tahap kalsinasi. Telah dilakukan sintesis zirkonia yang distabilkan dengan penambahan doping CaCl2 sebesar 1, 5 dan 10% b/b serta variasi suhu 600, 800 dan 1000°C untuk melihat pengaruhnya terhadap pembentukan fase ZrO2. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode sol-gel sehingga diperoleh calcia stabilized zirconia (CSZ) berukuran nano menggunakan bantuan etilen glikol sebagai templat. Hasil FTIR menunjukkan ikatan Ca-O muncul pada area sidik jari 455,9 cm-1. Ikatan Ca-O ini tumpang tindih dengan ikatan Zr-O pada daerah sidik jari 509,6 cm-1 (m-ZrO2) dan 754,16 cm-1 (t-ZrO2). Pengaruh doping dan suhu kalsinasi terhadap fase pembentukan nanopartikel CSZ dipelajari menggunakan difraksi sinar-X menunjukkan fase tetragonal teridentifikasi pada suhu kalsinasi 800°C dan fase monoklinik teridentifikasi pada suhu kalsinasi 1000°C. Konsentrasi CaCl2 mempengaruhi transformasi fase ZrO2, semakin tinggi konsentrasi CaCl2 yang ditambahkan ke dalam ZrO2 maka semakin stabil fase tetragonal ZrO2 pada sampel CSZ. Hasil morfologi dipelajari menggunakan TEM dan SEM menunjukkan nanopartikel dengan ukuran rata-rata 11-25 nm berbentuk aglomerasi dengan sebagian besar memiliki partikel berbentuk sferik dan sebagian kecil berbentuk nanorod dan nanotube.
Formulasi Sediaan Obat Kumur Kombinasi Ekstrak Daun Jambu Biji (Psidium guajava L.) dan Daun Pandan Wangi (Pandanus amaryllifolius Roxb.) Fitria Dewi Sulistiyono; Almasyhuri Almasyhuri; Ridwan Febryan Mukrim
Chimica et Natura Acta Vol 10, No 1 (2022)
Publisher : Departemen Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/cna.v10.n1.36832

Abstract

Karies gigi merupakan salah satu penyakit infeksi yang terjadi pada gigi dan dapat merusak struktur gigi. Bakteri yang sering menjadi penyebab karies pada gigi yaitu Streptococcus mutans. Sediaan obat kumur adalah salah satu bentuk sediaan cair untuk merawat gigi yaitu dengan cara berkumur. Tujuan dari penelitian ini adalah menentukan mutu dari sediaan obat kumur kombinasi ekstrak daun jambu biji dan daun pandan wangi. Ekstrak daun jambu biji dan pandan wangi diektraksi dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Sediaan obat kumur dibuat sebanyak 4 formula, dengan perbandingan ekstrak daun jambu dan pandan wangi konsentrasi formula I 35% (17,5:17,5), konsentrasi formula II 37,5% (17,5:20), konsentrasi formula III 40% (17,5:22,5), kontrol positif (obat kumur merk BT) dan kontrol negatif (basis). Pengujian syarat sediaan obat kumur dilakukan dengan pengujian mutu fisik (uji organoleptik, pH, viskositas). Hasil penelitian menunjukkan bahwa formula I memenuhui syarat mutu baik organoleptik, pH dan viskositas.
Karakterisasi Enzim Amilase Isolat Bakteri R2M Larva Kumbang Sagu dari Luwu Utara Maswati Baharuddin; Nur Alfina; Amalyah Febryanti; Fitria Azis; Wulan Wahyuningsih
Chimica et Natura Acta Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Departemen Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/cna.v10.n2.37334

Abstract

Karakterisasi ekstrak kasar enzim amilase isolat bakteri R2M dari larva kumbang sagu telah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas enzim amilase pada suhu, pH, dan konsentrasi substrat optimum terhadap substrat amilum murni dan amilum dari kulit singkong. Penentuan aktivitas enzim amilase menggunakan metode asam 3,5-dinitrosalisilat (DNS) yang diukur dengan spektrofotometer visible pada panjang gelombang (λ) 540 nm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa enzim amilase isolat bakteri R2M larva kumbang sagu yang direaksikan dengan substrat amilum optimum pada suhu 70°C, pH 4, dan konsentrasi substrat 1,25% dengan aktivitas enzim masing-masing sebesar 0,116 U/mL; 0,049 U/mL; dan 0,044 U/mL. Aktivitas enzim amilase isolat bakteri R2M larva kumbang sagu yang direaksikan dengan substrat pati kulit singkong pada kondisi optimum (pH 4, suhu 70 °C, dan 1,25% amilum) sebesar 0,077 U/mL. Dengan demikian, enzim amilase isolate R2M yang diisolasi dari larva kumbang sagu mampu bekerja optimum pada konsentrasi substrat 1,25%; suhu 70°C, dan pH 4.
Peningkatan Efisiensi Dye Sentisized Solar Cell (DSSC) dari Antosianin Kulit Manggis (Garcinia mangostana L) Menggunakan Papain Ika Nirmalasari; Ratri Ariatmi Nugrahani; Budiyanto Budiyanto
Chimica et Natura Acta Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Departemen Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/cna.v10.n2.38011

Abstract

Untuk membantu aksesibilitas energi listrik, sumber energi alternatif misalnya, sel berorientasi matahari telah dibuat. Dye Sentisized Solar Cell (DSSC) mengubah energi bertenaga matahari menjadi energi listrik dengan zat warna (dye) sebagai sensitizer dan semikonduktor sebagai elektroda. TiO2 diaplikasikan pada kaca konduktif indium tin oxide (ITO) sebagai elektroda di DSSC. Warna sebagai sensitizer yang digunakan adalah antosianin dari kulit manggis. Tujuan penelitian ini adalah melakukan ekstraksi antosianin kulit manggis dengan metode maserasi,  menghasilkan DSSC yang dapat mengkonversi secara maksimal energi cahaya menjadi energi listrik dengan material komposit grafit-TiO2 menggunakan dye organik ekstrak manggis dan papain; menentukan pengaruh variasi waktu perendaman dye (2, 4, 6, 8 dan 10 jam) terhadap voltase dan kuat arus DSSC menggunakan dye organik ekstrak manggis; menentukan efisiensi voltase dan kuat arus DSSC menggunakan dye organik ekstrak manggis dengan variasi penambahan papain (1, 2, 3, 4 dan 5%). Metodologi penelitian yang dilakukan adalah: pembuatan DSSC dengan dye antosianin kulit manggis dan papain, meliputi preparasai dye kulit manggis, preparasi pasta TiO2, preparasi elektrolit, preparasi counter elektroda karbon, perakitan DSSC. Analisa yang dilakukan adalah analisa arus, tegangan, efisiensi DSSC, dan analisa antosianin menggunakan spektrofotometer UV Vis. Hasil pengujian di bawah cahaya setelah variasi waktu perendaman warna (2, 4, 6, 8 dan 10 jam), menunjukkan bahwa semakin lama waktu perendaman dye, semakin meningkat tegangannya dan semakin meningkat kuat arusnya. Waktu perendaman warna terbaik adalah 6 jam.  Variasi penambahan papain (1, 2, 3, 4 dan 5%) dilakukan pada waktu perendaman dye terbaik dengan hasil menunjukkan bahwa semakin banyak papain yang ditambahkan, semakin tinggi tegangan yang diperoleh dan semakin meningkat nilai arus yang didapat. Penambahan papain terbaik adalah 5%. Hasil uji antosianin dengan spektrofotometer UV Vis adalah sebesar 233,44 mg/kg. Nilai efisiensi (ɳ) DSSC tertinggi yaitu 0,0190%.
Desain Peta Plasmid Pengkode α-Amilase Saccharomycopsis fibuligera R64 Mutan dan Pemodelan Struktur Protein Umi Baroroh; Shinta Kusumawardhani; Mia Tria Novianti; Muhammad Yusuf; Irma Mardiah; Ridha Nurfadlillah Azhari
Chimica et Natura Acta Vol 10, No 3 (2022)
Publisher : Departemen Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/cna.v10.n3.42053

Abstract

Enzim α-amilase merupakan enzim yang banyak digunakan pada industri berbasis pati, diantaranya industri pangan, farmasi, tekstil, dan detergen. Enzim ini bahkan semakin dikembangkan di bidang biomedis, bioanalitik, dan kesehatan. α-Amilase dari Saccharomycopsis fibuligera R64 (Sfamy R64) merupakan enzim dari isolat lokal yang memiliki aktivitas amilolitik yang terbaik dari isolat lainnya, meskipun kemampuan adsorptivitasnya masih rendah. α-Amilase dengan adsorptivitas yang baik sangat diperlukan dalam industri pengolah pati karena dapat mengurangi penggunaan energi dan biaya produksi melalui penghilangan proses gelatinisasi. Dengan menambahkan sisi pengikatan di permukaan enzim melalui pergantian asam amino serin menjadi tirosin dan triptofan sehingga bersifat lebih aromatik telah dilakukan secara in silico dan menunjukkan hasil yang positif, mutan Sfamy R64 (sfamy R64 mut11). Protein ini dirancang pada sistem ekspresi Pichia pastoris secara ekstraselular dengan alfa-faktor sebagai sinyal peptida, promotor AOX1, dah penanda poli glisin dan histidine. Penelitian ini menggunakan berbagai web server online untuk merancang konstruksi gen dan pemodelan protein. Hasil perancangan didapatkan dengan mensubstitusi K48Q untuk menghindari pengenalan sisi Kex2 dan urutan nukleotidanya menunjukkan kandungan basa GC 38%, CAI 0,94, dan enzim restriksi yang digunakan adalah EcoR1 dan Not1. Hasil pemodelan struktur menunjukkan bahwa penanda poli glisin dan histidine terpapar keluar struktur dengan nilai DOPE sebesar -57260. Hasil perancangan ini diharapkan mampu mengekspresikan α-amilase rekombinan secara optimal.
Isolation and Structure Determination of Stigmaterol from the Stem Bark of Lansium domesticum Corr. Cv. Kokossan Siska Elisahbet Sinaga; Fajar Fauzi Abdullah; Unang Supratman; Tri Mayanti; Rani Maharani
Chimica et Natura Acta Vol 10, No 3 (2022)
Publisher : Departemen Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/cna.v10.n3.39240

Abstract

Indonesia is a tropical country with biodiversity and a source of natural compounds such as terpenoids, phenolic, flavonoids, and alkaloid groups. The steroid is one of the large groups of terpenoid compounds with various structures and bioactivities. The steroid was also commonly found in the Meliaceae family. One species of this family is Lansium domesticum Corr. which has been studied to have various activities from isolated compounds (limonoids, sesquiterpenoids, onoceranoids, cycloartanoids, and steroids) as well as from their extracts such as antidiarrheal, antimalarial, antimicrobial, antiinsecticide, antifeedant and were used as traditional medicine such as eye drops and scorpion stings. The n-hexane fraction from the bark of L. domesticum Cor. cv. Kokosan produced steroid compounds whose structure is determined by IR, 1H-NMR, 13C-NMR, and DEPT spectroscopy methods and compared with the literature. It was concluded that the steroid isolated was (22E)-stigmasta-5,22-dien-3ol and was first isolated from this genus. This compound was inactive against MCF-7 breast cancer cells with an IC50 value of 832.14 µM.
Pengaruh Penambahan Kromium Organik pada Lemna sp. Terhadap Pertumbuhan Ikan Gurami (Osphronemus gouramy) Yuli Andriani; Iskandar Iskandar; Titin Herawati; Rusky I. Pratama
Chimica et Natura Acta Vol 10, No 3 (2022)
Publisher : Departemen Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/cna.v10.n3.41471

Abstract

Lemna sp. merupakan tanaman air yang banyak tersebar di perairan umum di Indonesia, dan memiliki kandungan nutrisi yang baik sehingga berpotensi digunakan sebagai pakan ikan. Penelitian ini dilaksanakan di Kawasan Perikanan Darat Ciparanje FPIK Unpad, Balai Pengembangan dan Pemacuan Stok Ikan Gurame dan Nilem (BPPSIGN) Singaparna Tasikmalaya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian Lemna sp. berimbuhan kromium optimal untuk meningkatkan pertumbuhan benih ikan gurame. Penelitian dilakukan dalam dua tahap, tahap satu adalah mengukur retensi kromium dalam Lemna yang dikultur pada media yang mengandung krom 10 mg/L pada ketinggian air yang berbeda (10 dan 20 cm). Tahap dua adalah memberikan Lemna yang berimbuhan krom sebagai pakan ikan gurame. Metode penelitian menggunakan metode eksperimental dengan rancangan acak lengkap yang terdiri dari lima perlakuan, yaitu A (Lemna sp. 20%), B (Lemna sp. berimbuhan kromium 1,65% + Lemna sp. 18,35%), C (Lemna sp. berimbuhan kromium 3,3% + Lemna sp. 16,7%), D (Lemna sp. berimbuhan kromium 4,95% + Lemna sp. 15,05%), E (Lemna sp. 6,6% + Lemna sp. 13,4%), dan setiap perlakuan diulang tiga kali. Parameter yang diamati adalah kandungan kromium dalam Lemna, pertumbuhan harian dan kelangsungan hidup ikan gurame. Pengujian pengaruh dari setiap perlakuan data diuji dengan menggunakan Analysis of Variance (ANOVA). Jika terdapat perbedaan antara perlakuan dilanjutkan dengan menggunakan uji jarak berganda Duncan dengan taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa retensi kromium dalam Lemna sp. yang dikultur selama 7 hari di media air yang telah ditambahkan 10 mg/L Cr adalah 6,05 mg/kg. Pemberian Lemna sp. berimbuhan kromium 4,95% + Lemna sp. 15,05% menghasilkan nilai laju pertumbuhan harian terbaik sebesar 0,82% dan kelangsungan hidup terbaik sebesar 90%.
Analisa Logam Berat Kadmium (Cd) dan Timbal (Pb) pada Kerang Hijau (Perna viridis) yang Beredar di Pelelangan Ikan Paotere Kota Makassar Titik Andriani; Fera Agustin; Sitti Chadijah; Syarifah Rabiatul Adawiah; Arfiani Nur
Chimica et Natura Acta Vol 10, No 3 (2022)
Publisher : Departemen Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/cna.v10.n3.42296

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kadar logam berat kadmium (Cd) dan timbal (Pb) pada kerang hijau (Perna viridis) yang beredar di pelelangan ikan paotere kota Makassar. Sampel daging kerang dipisahkan dari cangkangnya kemudian daging kerang dihaluskan, setelah itu didestruksi kering. Selanjutnya  dilakukan pengukuran kadar logam Pb dan Cd menggunakan Spektrofotometer Serapan Atom (SSA). Hasil dari penelitian ini diperoleh kandungan logam Pb yaitu 5,9 mg/kg, sedangkan kandungan logam Cd 0,7 mg/kg.  Hasil kandungan logam berat yang dianalisis ini melebihi ambang batas yang telah ditetapkan oleh Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
Identifikasi Metabolit Sekunder Sekresi Jamur Lokal Tanah Gambut Riau Penicillium sp. LBKURCC34 Sebagai Antimikroba Yuana Nurulita; Yuharmen Yuharmen; Annisa Fitri; Iin Evita Sari; Dian Novita Sary; Titania Tjandrawati Nugroho
Chimica et Natura Acta Vol 10, No 3 (2022)
Publisher : Departemen Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/cna.v10.n3.45994

Abstract

Penicillium sp. LBKURCC34 adalah jamur yang diisolasi dari tanah gambut hutan primer di Giam Siak Kecil Bukit Batu (GSKBB), Cagar Biosfer di Provinsi Riau. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi potensinya sebagai penghasil antimikroba. Metode dilakukan melalui produksi metabolit sekunder dalam media cair, ekstraksi dalam larutan etil asetat, dan pemisahan ekstrak kasar dengan Kromatografi Kolom (CC). Ekstrak kasar dan fraksi diidentifikasi dengan KLT dan HPLC dan diuji aktivitas antimikrobanya dengan metode difusi cakram. Untuk mengidentifikasi senyawa aktif dilakukan uji fitokimia dan metode KLT-Bioautografi. Produksi tiga liter media menghasilkan 0,4 gram (0,0133% b/v) ekstrak etil asetat yang diidentifikasi sebagai terpenoid dan fenolat; dan mengandung senyawa semipolar berdasarkan uji KLT dan HPLC. Hasil KLT setelah disemprot dengan p-anisaldehida 0,5% menunjukkan adanya senyawa peptaibol (peptida). Ekstrak etil asetat dapat menghambat pertumbuhan kelima mikroba patogen yang diuji namun hanya 11-45% dibandingkan dengan kontrol positif. Uji bioautografi terhadap Escherichia coli menunjukkan noda aktif zona bening pada Rf sebesar 0,67. Sayangnya, dari Fraksi 1-5 yang terdapat noda dengan Rf 0,67 masih belum menunjukkan aktivitas berarti. Penyelidikan lebih lanjut diperlukan untuk mengidentifikasi struktur senyawa aktif dari isolat lokal ini.
Stylotella Sp. Acetone Extract from Selayar Island and Its Activity against Breast Cancer Cells MCF-7 Awaluddin Awaluddin; Asriani Ilyas; Firnanelty Firnanelty; Aisyah Aisyah; Andi Nur Fitriani Abubakar; Aisyah Rusdin
Chimica et Natura Acta Vol 10, No 3 (2022)
Publisher : Departemen Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/cna.v10.n3.42979

Abstract

Styletella sp. is a type of sponge in the Halichondriidae family which is rich in secondary metabolite compounds that have various bioactivities that have the potential as drugs in the future, one of which is anticancer. This study aims to determine the types of secondary metabolites found in Stylotella sp. in Selayar Island and to determine the secondary metabolite bioactivity of MCF-7 breast cancer cells. The method used is extraction using acetone, fractionation and purification. The purity test was carried out by testing three eluent systems at TLC, namely chloroform:ethyl acetate (9:1), n-hexane: acetone (8:2), chloroform: acetone (9:1) eluent. Then qualitatively and characterized by FTIR spectrophotometer. The results showed that pure isolates contained alkaloid compounds. The MCF-7 cell activity test showed an IC50 value for acetone extract of 1452.38 g/mL which has potential anticancer activity and an IC50 value for pure isolate acetone extract of 14983.52 g/mL.