cover
Contact Name
Ali Umar Dani
Contact Email
ali.umardani@gmail.com
Phone
+6281214414530
Journal Mail Official
jpf@uin-alauddin.ac.id
Editorial Address
Jl. Sultan Alauddin No.63, Romangpolong, Kec. Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan 92113
Location
Kab. gowa,
Sulawesi selatan
INDONESIA
JPF (Jurnal Pendidikan Fisika) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
ISSN : 23555785     EISSN : 25500325     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
JPF (Journal of Physics Education) is a peer-reviewed academic journal published biannually, by the Department of Physics Education, Faculty of Tarbiyah and Teacher Training, Alauddin State Islamic University Makassar. It serves as a comprehensive platform for sharing and advancing scientific research in both physics and physics education. The journal features significant contributions to the field, including innovative studies on the development of learning media, pedagogical methods, the application of various teaching strategies, and the practical applications of physics in real-world contexts. JPF is committed to publishing research that adds valuable knowledge to the physics and physics education communities. Each issue of JPF includes high-quality research articles and expert reviews that offer important new insights. The journal is dedicated to disseminating findings that are of critical importance to the ongoing development of physics education and the scientific community.
Articles 271 Documents
FAKTOR-FAKTOR KESULITAN BELAJAR FISIKA PADA PESERTA DIDIK KELAS IPA SEKOLAH MENENGAH ATAS Abbas Abbas; Muhammad Yusuf Hidayat
JPF (Jurnal Pendidikan Fisika) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Vol 6 No 1 (2018): Vol 6, No 1, 2018
Publisher : Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (820.504 KB) | DOI: 10.24252/jpf.v6i1.3273

Abstract

Pada umunya kesulitan merupakan suatu kondisi tertentu yang ditandai dengan adanya hambatan-hambatan dalam kegatan mencapai tujuan, sehingga memerlukan kegiatan yang lebih giat lagi untuk dapat mengatasi. Kesulitan belajar dapat diartikan sebagai kondisi dalam proses belajar yang ditandai adanya hambatan-hambatan tertentu untuk mencapai hasil belajar. Hambatan ini mungkin disadari dan mungkin dapat tidak disadari dan dapat bersifat sosiologis, psikologis atau pun psiologis dalam keseluruhan proses belajarnya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif, karena dalam penelitian ini berusaha menggambarkan suatu obyek tertentu yang dijadikan penelitian. Penelitian yang bertujuan untuk memperoleh informasi tentang faktor-faktor kesulitan belajar fisika pada peserta didik dan upaya guru dalam mengatasi kesulitan belajar fisika pada peserta didik. Penelitian ini menggunakan tiga tehnik pengumpulan data diantaranya observasi, dokumentasi dan wawancara. Sampel sumber data dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas IPA yang mengalami kesulitan belajar. Data yang diperoleh dianalisis selama dan setelah penelitian dengan tiga tahapan yaitu reduksi data, display data dan verifikasi/menyimpulkan. Dari hasil penelitian, faktor internal meliputi kesehatan yang sering terganggu, kurangnya minat belajar, kurangnya perhatian dalam pembelajaran, malas belajar dan kebiasaan belajar yang tidak teratur. Faktor ekternal meliputi pembelajaran yang diselenggarakan dimana peserta didik dalam jumlah besar (padat), kurangnya tontrol orang tua, tuntutan pekerjaan, aktif berorganisasi, teman sepermainan yang nakal dan pergaulan bebas. Sedangkan, Upaya guru dalam mengatasi kesulitan belajar fisika pada dasarnya bervariasi sesuai karakter masing-masing. Dari Upaya guru di Sekolah Menengah Atas meliputi melakukan pengajaran remedial, pengayaan, motivasi, menggunakan berbagai metode pembelajaran, melengkapi kekurangan peralatan belajar, pengembangan kebiasaan yang baik, bimbingan konseling dan melakukan kerja sama antara pihak sekolah dan masyarakat. Implikasi dalam penelitian ini adalah sebaiknya faktor-faktor kesulitan belajar mata pelajaran fisika pada peserta didik dapat dikenali oleh setiap guru fisika agar dapat segera melakukan berbagai pendekatan dalam upaya menanggulangi kesulitan tersebut.
Pengaruh Ingatan dan Kemampuan Berpikir Kritis Terhadap Hasil Belajar Siswa Dalam Mata Pelajaran Fisika di Ma Madani Alauddin PaoPao Kabupaten Gowa Syarifah Aini
JPF (Jurnal Pendidikan Fisika) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Vol 1 No 1 (2013): Pendidikan Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (587.358 KB) | DOI: 10.24252/jpf.v1i1.1097

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan dan menginterpretasikan pengaruh ingatan dan kemampuan berpikir kritis terhadap hasil belajar siswa di MA Madani. Penelitian ini menggunakan tiga variabel yaitu ingatan, kemampuan berpikir kritis, dan hasil belajar. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa MA. Sampelnya menggunakan teknik Sampling Jenuh dengan jumlah 89 siswa. Peneliti menggunakan instrumen angket dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu statistik deskriptif dan inferensial untuk uji hipotesis yaitu uji f. Berdasarkan hasil penelitian analisis deskriptif diperoleh skor rata-rata ingatan 52,6 dengan kategori cukup, kemampuan berpikir kritis 53,42 juga kategori cukup dan hasil belajar siswa 75,38 dengan kategori tinggi. Hasil analisis inferensial menunjukkan nilai Fhitung2336.55 sedangkan Ftabel pada taraf signifikansi 5% adalah 3,11. Dengan demikian, Fhitung> dari Ftabel maka Ha diterima, artinya terdapat pengaruh yang signifikan antara ingatan dan kemampuan berpikir kritis terhadap hasil belajar siswa dalam mata pelajaran fisika di MA Madani Alauddin Paopao Kabupaten Gowa.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR FISIKA MELALUI PENDEKATAN KONSTRUKTIVISME DENGAN METODE SIKLUS BELAJAR KARPLUS Mukrima Mukrima; Ali Umar Dani
JPF (Jurnal Pendidikan Fisika) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Vol 4 No 1 (2016): Vol 4, No 1, 2016
Publisher : Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (634.003 KB) | DOI: 10.24252/jpf.v4i1.3260

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui penerapan melalui pendekatan Konstruktivisme dengam metode siklus belajar karplus, Meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran fisika dengan menerapkan pendekatan Konstruktivisme dengam metode siklus belajar karplus. Jenis penelitian tindakan kelas dan instrumen dalam penelitian adalah lembar observasi, tes tertulis, kuisioner respon siswa dan dokumentasi. Menggunakan analisis deskriptif dan analisis kualitatif. Hasil observasi aktivitas peserta didik pada siklus I berada pada kategori cukup dan siklus II pada kategori baik sekali. Respon siswa terhadap pembelajaran termasuk kategori sangat baik. Simpulan dari penelitian ini adalah penerapan melalui pendekatan Konstruktivisme dengam metode siklus belajar karplus pada mata pelajaran fisika dilihat dari persentase ketuntasan belajar klasikal pada siklus I sebesar 37,83% meningkat 94,59% pada siklus II.
PENDEKATAN PEMBELAJARAN DEDUKTIF DAN PEMBELAJARAN INDUKTIF UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERTANYA POKOK BAHASAN PEMUAIAN KELAS VII SMP NEGERI 21 MAKASSAR Ammase S; Muhammad Yusuf Hidayat; Andi Jusriana
JPF (Jurnal Pendidikan Fisika) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Vol 3 No 1 (2015): Vol 3, No 1, 2015
Publisher : Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (586.405 KB) | DOI: 10.24252/jpf.v3i1.4085

Abstract

Masalah utama dalam penelitian ini adalah apakah terdapat perbedaan keterampilan bertanya peserta didik antara penerapan pendekatan deduktif dan pendekatan induktif.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keterampilan bertanya peserta didik sebelum dan setelah penerapan pendekatan deduktif dan pendekatan induktif pada peserta didik kelas VII SMPN.21 Makassar pada pokok pemuaian.Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen. Dimana peneliti membandingkan 2 kelas sampel yang berbeda yaitu kelas VII K yang berjumlah 32 orang dengan pendekatan deduktif  dan kelas VII L yang berjumlah 26 orang dengan menggunakan pendekatan induktif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata preobservasion untuk penerapan pendekatan deduktif sebesar 0.92 dan postobservasion sebesar 2.10.Sedangkan nilai rata preobservasion untuk pendekatan pembelajaran induktif sebesar 0.47 dan postobservasion sebesar 2.80.Untuk hasil pengujian hipotesis diperoleh thitung sebesar 9.09 dan ttabel dengan taraf signifikan 5% sebesar 1.67.Dengan demikian, thitung> dari ttabelatau9.09> 1.67 maka H1 diterima dan H0 ditolak, artinya terdapat perbedaan yang signifikan penerapan pendekatan pembelajaran deduktif dengan pembelajaran induktif terhadap keterampilan bertanya peserta didik kelas VII SMP Negeri 21 Makassar.Manfaat dalam penelitian ini yaitu agar peserta didik dapat meningkatkan keterampilan bertanya setelah diterapkan pendekatan deduktif dan pendekatan induktif, dan bagi tenaga pendidik memberikan motivasi agar tenaga pendidik memahami pendekatan yang dapat meningkatkan keterampilan bertanya peserta didik, serta manfaat bagi sekolah yaitu dapat memperbaiki dan  meningkatkan mutu pembelajaran khususnya mata pelajaran fisika.
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA YANG MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN RECIPROCAL TEACHING ANTARA YANG MELAKUKAN DAN TIDAK MELAKUKAN FIELD TRIP Muchlis Japar; Eka Damayanti; Fitriani Nur
JPF (Jurnal Pendidikan Fisika) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Vol 5 No 2 (2017): Vol 5, No 2, 2017
Publisher : Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (640.857 KB) | DOI: 10.24252/jpf.v5i2.3481

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui ada tidaknya perbedaan hasil belajar yang menggunakan model reciprocal teaching  yang melakukan  field trip dengan hasil belajar yang menggunakan model reciprocal teaching yang tidak melakukan field trip dalam pembelajaran Fisika peserta didik SMAN 2 Binamu Jeneponto. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang berdesain eksperimen. Sampel terpilih melalui Convenience sampling yang terpilih XI IPA 1 sebagai kelas eksperimen dan XI IPA 2 menjadi kelas control. Instrumen yang berupa LKPD dan tes. Pengolahan data menggunakan uji t diperoleh hasil thitung = 0,1045 dan ttabel = 2,0211 dengan α = 0.05 dan dk = 25+25 -2 = 48. Hal ini menunjukkan bahwa thitung(0,1045) ≤ ttabel(2,0211) . Jadi H0 diterima dan H1 ditolak, artinya tidak ada perbedaan hasil belajar fisika antara yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran Reciprocal Teaching dengan  dan tanpa melakukan filedtrip pada kelas XI IPA SMAN 2 Binamu Jeneponto.
PENGARUH MODEL BELIEFS, INTENTIONS, ACTION AND REFLECTIONS (BIAR) TERHADAP MINAT BELAJAR FISIKA PESERTA DIDIK KELAS XI IPA SMAN 1 TONDONG TALLASA KECAMATAN TONDONG TALLASA KABUPATEN PANGKEP Nur Alfiyana; Ali Umar Dani
JPF (Jurnal Pendidikan Fisika) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Vol 5 No 1 (2017): Vol 5, No 1, 2017
Publisher : Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (540.584 KB) | DOI: 10.24252/jpf.v5i1.2962

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini adalah mengetahui gambaran minat belajar fisika peserta didik sebelum dan setelah diajar menggunakan model Beliefs, Intention, Action and Reflection (BIAR) pada kelas XI IPA A SMAN 1 Tondong Tallasa dan mengetahui pengaruh minat belajar fisika peserta didik dengan menggunakan model Beliefs, Intention, Action and Reflection (BIAR) pada kelas XI IPA A SMAN 1 Tondong Tallasa. Penelitian ini merupakan bagian dari pre-experimental dengan desain penelitian The One Group Pretest Postteest. Jumlah sampel yang digunakan pada adalah sebanyak 22 orang peserta didik. Metode pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan skala minat belajar. Penelitian ini dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif dan analisis inferensial yaitu nilai uji t. Berdasarkan hasil analisis inferensial diperoleh nilai t sebesar 11,668 dengan harga t tabel adalah 2,080 dengan tHitung > tTabel (11,668 > 2,080) maka dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model BIAR dapat meningkatkan minat belajar fisika peserta didik.
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Software Macromedia Flash 8 dan Power Point Pada Materi Pokok Asam Basa Sakinah Zubair
JPF (Jurnal Pendidikan Fisika) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Vol 3 No 2 (2015): Vol 3, No 2, 2015
Publisher : Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1017.671 KB) | DOI: 10.24252/jpf.v3i2.3733

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan media pembelajaran yang dilakukan di Pesantren/Madrasah Aliyah Madani Pao-Pao Gowa. Penelitian ini bertujuan untuk: (i) mengetahui proses pengembangan media pembelajaran; (ii) mengetahui kualitas media pembelajaran yang meliputi kevalidan, keefektifan, dan kepraktisan. Langkah-langkah yang dilakukan yaitu; (i) Menuliskan tujuan pembelajaran umum berupa SK/KD; (ii) Melakukan analisis instruksional; (iii) Mengidentifikasi tingkah laku awal/karakteristik siswa kelas XI IPA; (iv) Merumuskan tujuan instruksional khusus; (v) Menyusun tes acuan patokan; (vi) Menyusun strategi pembelajaran; (vii) Mengembangkan media pembelajaran dengan menggunakan aplikasi macromedia flash dan power point; (viii) Merancang dan melaksanakan evaluasi formatif berupa validasi media; (ix) Melakukan revisi; (x) Melakukan ujicoba. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (i) Proses pengembangan media pembelajaran meliputi beberapa tahap, yaitu: tahap identifikasi, tahap pengembangan media, dan tahap uji coba dan evaluasi; (ii) Kriteria perangkat pembelajaran yang dicapai yaitu: (1) valid berdasarkan penilaian validator, (2) praktis berdasarkan kemampuan guru mengelola pembelajaran berada dalam kategori tinggi dan respon siswa, dan (3) efektif berdasarkan ketuntasan klasikal telah tercapai dimana sebesar 85% siswa mengalami ketuntasan dan aktivitas siswa dan guru sudah terlaksana.  
PENGARUH PENERAPAN BRAIN GYM TERHADAP MINAT BELAJAR PADA MATA PELAJARAN FISIKA Nilla Sariana; Ahmad Afiif; Umi Kusyairy
JPF (Jurnal Pendidikan Fisika) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Vol 5 No 2 (2017): Vol 5, No 2, 2017
Publisher : Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (553.988 KB) | DOI: 10.24252/jpf.v5i2.3207

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan Brain Gym terhadap minat belajar pada mata pelajaran fisika siswa kelas XI IPA SMAN 1 Pasarwajo Kab. Buton. Jenis penelitian yang digunakan yakni Quasi-Eksperimental Esperated time series Design. Populasi pada penelitian ini yaitu seluruh kelas XI IPA SMA Negeri 1 Pasarwajo Kab. Buton yang berjumlah 178 siswa. Sampel penelitian ini menggunakan teknik Convenience Sampling sehingga diperoleh sampel sebanyak 28 siswa. Instrumen penelitian yang digunakan adalah skala minat belajar fisika. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik parametrik uji t Paired Samples Test dan uji normalitas Kolmogorov Smirnov. Hasil  penelitian  deskriptif  menunjukkan  bahwa skor rata-rata  minat belajar fisika siswa setelah menggunakan metode Brain Gym mengalami peningkatan. Berdasarkan hasil pengujian analisis  statistik  uji t Paired Samples Test diperoleh nilai sig sebesar 0,00 (p<0,05). Berdasarkan  hasil analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penerapan Brain Gym terhadap minat belajar siswa kelas XI SMAN 1 Pasarwajo pada mata pelajaran fisika.
Pengaruh Kecakapan Akademik dan Kecakapan Sosial Terhadap Kemampuan Mengenal Diri Mahasiswa Jurusan Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassar A.Sri Sofializa
JPF (Jurnal Pendidikan Fisika) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Vol 2 No 1 (2014): Vol 2, No 1, 2014
Publisher : Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.15 KB) | DOI: 10.24252/jpf.v2i1.3024

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh kecakapan akademik dan kecakapan sosial terhadap kemampuan mengenal diri mahasiswa jurusan Pendidikan Fisika Fak. Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar. Berdasarkan hasil analisis data dengan menggunakan statistik deskriptif untuk kecakapan akademik mahasiswa jurusan pendidikan Fisika terdapat pengaruh kecakapan akademik (X1) dan kecakapan sosial (X2) terhadap kemampuan mengenal diri (Y) mahasiswa jurusan pendidikan fisika UIN Alauddin Makassar. Penelitian ini bermanfaat sebagai bahan teoritis untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi
HUBUNGAN KOMPETENSI KEPRIBADIAN DENGAN KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU FISIKA MADRASAH ALIYAH KOTA MAKASSAR Rusna Aqhros Suatrean
JPF (Jurnal Pendidikan Fisika) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Vol 4 No 2 (2016): Vol 4, No 2, 2016
Publisher : Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (657.488 KB) | DOI: 10.24252/jpf.v4i2.3708

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kompetensi Kepribadian dan gambaran kompetensipedagogik guru fisika Madrasah aliyah kota Makassar serta untuk mengetahui hubungan antarakompetensi kepribadian dengan kompetensi pedagogik guru fisika Madrasah aliyah kotaMakassar.Metode penelitian ini yaitu penelitian ex-post facto yaitu penelitian yang dilakukan ketika inginmengetahui kuat atau lemahnya hubungan variabel satu dengan variabel yang lain. Populasi dalampenelitian ini adalah seluruh Madrasah Aliyah Kota Makassar dengan jumlah sampelnya sebanyak 27orang. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah lembar observasi berupa angket yangberisikan pernyataan-pernyataan. Data tersebut kemudian dianalisis dengan menggunakan analisisdeskriptif dan analisis inferensial. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh rhitung lebih besar dari pada rtabel(0,536>0,381), maka pada taraf signitifikansi 5% Ho Ditolak sedangkan Ha diterima. Sehingga terdapatkorelasi yang signitifikan antara kedua kompetensi.Penelitian ini diharapkan dapat mengembangkankonsep hubungan kompetensi guru di sekolah pada umumnnya, serta dapat memperkuat kompetensi gurufisika pada khususnya.

Page 5 of 28 | Total Record : 271