cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Vokasional
ISSN : 25410644     EISSN : 25993275     DOI : -
Jurnal Kesehatan Vokasional (JKesVo) with registered number ISSN 2541-0644 (print), ISSN 2599-3275 (online) is a collection of health scientific articles, especially in the field of medical records and health information as well as applied health sciences such as midwifery, nursing and others who are initiated by the department of health services and information, vocational college of universitas Gadjah Mada (UGM). The initial frequency of publication in 2016 is in October and then the second issue in April 2017, by 2017 the frequency of issuance changes from October and April to May and November
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 3 (2024): August" : 7 Documents clear
Memetakan Garis Pertahanan Melawan Leptospirosis: Pendekatan Spasial untuk Meningkatkan Respons dan Pencegahan Subiakto, Yuli; Giyantolin, Giyantolin
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 9, No 3 (2024): August
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.96779

Abstract

Latar Belakang: Leptospirosis adalah penyakit zoonosis yang disebabkan oleh bakteri Leptospira. Penyakit ini menjadi perhatian serius di banyak negara, termasuk Indonesia, khususnya di Kabupaten Demak, Provinsi Jawa Tengah. Kabupaten Demak memiliki topografi dan iklim yang mendukung pertumbuhan bakteri Leptospira, ditambah dengan pola perilaku yang dapat meningkatkan risiko paparan terhadap penyakit ini.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk memetakan garis pertahanan dalam mencegah dan mengendalikan penyakit leptospirosis melalui pendekatan spasial.Metode: Penelitian ini menggunakan cross-sectional yang melibatkan analisis spasial terhadap data kasus leptospirosis yang dilaporkan di Kabupaten Demak dari tahun 2014-2023. Data yang dianalisis mencakup daerah spasial kasus dan informasi demografis terkait. Analisis dilakukan menggunakan metode analisis geospasial seperti peta choropleth, analisis hotspot, dan analisis klaster.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahun 2014, hanya sebagian kecamatan (57%) yang mengalami kejadian leptospirosis (35 kasus), namun pada 2018 semua kecamatan (100%) terdampak (112 kasus). Analisis spasial menunjukkan bahwa penyakit ini lebih sering terjadi di daerah utara dibandingkan daerah selatan Kabupaten Demak, terutama di daerah rendah atau dekat perairan.Kesimpulan: Penyebaran penyakit ini dalam satu dekade terakhir menunjukkan bahwa wilayah utara lebih rentan. Melalui pendekatan spasial, intervensi kesehatan masyarakat yang tepat sasaran dapat diimplementasikan untuk mengurangi insiden leptospirosis dan melindungi masyarakat dari ancaman penyakit leptospirosis.
Peran dan Hambatan Orang Tua dalam Pengasuhan Anak Penderita Kanker: Systematic Scoping Review Chasanah, Naila; Pranoto, Yuli Kurniawati Sugiyo; Formen, Ali
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 9, No 3 (2024): August
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.97619

Abstract

Latar Belakang: Penelitian ini bertujuan sebagai gambaran secara umum terfokus pada orang tua anak    usia dini terkait pentingnya peran orang tua dalam pengasuhan atau merawat anak penderita kanker.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi konsep, populasi sasaran, dan hasil analisis yang menjadi perhatian untuk memperjelas fokus karakteristik studi dalam penelitian terdahulu yaitu pengalaman orang tua dalam memberikan pengasuhan terhadap anak penderita kanker.Metode: Pendekatan scoping review dengan bantuan fromework PICO, tahap seleksi selanjutnya menggunakan pendekatan PRISMA dengan menganalisis artikel sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi berdasarkan tahun publikasi 2015 - 2024 dengan memperoleh hasil empat belas artikel yang dianalisis secara tematik. Pengumpulan data secara sekunder dengan sumber referensi secara online dari website Google Scholar, PubMed, ScienceDirect sebagai pencarian komprehensif.Hasil: Sumber data pencarian diperoleh berskala mendunia berasal dari berbagai negara berkembang seperti Indonesia (n = 7), Ethiopia (n = 2), Yordania (n = 1), India (n = 1), dan negara maju seperti Jerman (n = 1), Denmark (n = 1), Australia (n = 1). Hasil dari penelitian dikaji secara mendalam sesuai dengan tema dan sub tema yaitu hambatan, faktor dukungan, dampak perubahan, dan kriteria atau sikap.Kesimpulan: Intervensi atau tindakan dalam mengurangi kecemasan berlebihan dapat ditingkatkan dalam berkomunikasi dengan orang tua lain dan mengikuti pelatihan kesehatan mental.
Pemeriksaan Magnetic Resonance Urography (MRU) dengan Bahan Kontras Oral Seduhan Daun Kopi Arabica Kerinci Sudiyono, Sudiyono; Rasyid, Rasyid; Yosa, Yori Andra
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 9, No 3 (2024): August
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.97804

Abstract

Latar Belakang: Bahan aktif Gadolinium (Gd) biasa digunakan untuk mendapatkan hasil citra Magnetic Resonance Urography (MRU) yang optimal, namun pada penggunaan media kontras ini terdapat kontra indikasi terhadap pasien yang mengalami permasalahan pada ginjal. Unsur mineral logam Mangan (Mn) dan besi (Fe) dapat dijadikan sebagai alternatif bahan kontras Magnetic Resonance Imaging (MRI). Telah dilakukan uji laboratorium, Mangan (Mn) dan Besi (Fe) dapat diperoleh secara alami pada teh daun kopi Arabika Kerinci.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi seduhan teh daun kopi Arabika Kerinci sebagai bahan kontras oral pemeriksaan MRU.Metode: Penelitian eksperimental (kuantitatif-deskriptif) dengan jenis penelitian R&D dan pendekatan one group pretest-posttest only. Model penelitian menggunakan pengembangan model ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation). Sampel yang dilibatkan merupakan volunteer dengan rentang usia 22-40 tahun sebanyak 10 orang.Hasil: Analisis pada data menunjukan adanya hasil yang signifikan pada SNR pelvis ginjal dengan nilai p=0,037 dan CNR antara pelvis ginjal dengan medula ginjal dengan nilai p=0,007. Sedangkan pada variabel lain tidak ditemukan perbedaan signifikan dengan nilai p>α (>0,05).Kesimpulan: Sediaan daun kopi Arabika Kerinci dalam bentuk seduhan teh memiliki potensi untuk dijadikan sebagai media kontras oral pada pemeriksaan MRU.
Pekerja Perempuan dengan Anemia, Implikasinya terhadap Health-related Absenteeism Lasiyo, Yumna Satyani; Ramdhan, Doni Hikmat
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 9, No 3 (2024): August
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.98153

Abstract

Latar Belakang: Pekerja perempuan menjadi kelompok rentan mengalami anemia karena beban gandanya. Anemia dipengaruhi oleh banyak faktor dan dapat berdampak luas baik pada individu, sosial ekonomi, dan produktivitas kerja. Absen di tempat kerja dapat menimbulkan penurunan produktivitas dan kerugian perusahaan baik hilangnya waktu kerja ataupun medical cost.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi anemia dan hubungan anemia dengan health-related absenteeism pada pekerja perempuan.Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross sectional melibatkan 219 responden pekerja perempuan di PT.X . Data primer diperoleh dari kuesioner, sedangkan data sekunder dari hasil medical checkup tahun 2023. Data dianalisis dengan uji Chi-square dan regresi logistik berganda.Hasil: Prevalensi anemia pada pekerja perempuan di PT.X adalah 53,9%. Terdapat hubungan yang signifikan antara anemia dengan asupan protein (p<0.001), asupan zat besi (p<0.001), pola menstruasi (p<0.001), status gizi (p=0.051); dan shift kerja (p=0,017). Pola menstruasi (p<0.001; OR 3.156) menjadi faktor dominan yang mempengaruhi anemia pada pekerja perempuan di PT X. Terdapat hubungan antara anemia dan health-related absenteeism (p=0.035).Kesimpulan: Kejadian anemia pada pekerja perempuan di PT.X dipengaruhi berbagai faktor baik dari asupan dan non asupan. Perempuan dengan pola menstruasi heavyflow akan berisiko 3,15 kali mengalami anemia. Anemia memiliki hubungan signifikan dengan health-related absenteeism.
Pijat dan Kompres untuk Mengatasi Masalah Menyusui pada Ibu Postpartum: Scoping Review Prastita, Ni Putu Gita; Melani, Margareta; Putri, Ratu Tasya Dwiana; Adnani, Qorinah Estiningtyas Sakilah
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 9, No 3 (2024): August
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.98194

Abstract

Latar   Belakang:     Menyusui merupakan aktivitas yang berjalan secara natural tetapi terkadang ibu menyusui mengalami keluhan yang menganggu proses menyusui. Masalah dalam menyusui seperti seperti kelelahan, nyeri, dan pembengkakan payudara; penelitian menunjukkan bahwa terapi non-farmakologi seperti kompres hangat, pijatan lembut, dan ekspresi payudara efektif meredakan gejala tersebut (Scime et al., 2023; Zakarija-Grkovic & Stewart, 2020).Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas terapi non-farmakologi, seperti pijat dan kompres, dalam mengatasi nyeri, pembengkakan, dan sumbatan ASI pada ibu postpartum.Metode: Penelitian ini menggunakan metode scoping review dengan literatur dari PubMed, ScienceDirect, dan Google Scholar, mencakup artikel lima tahun terakhir (2019-2024) dalam bahasa Indonesia atau Inggris, berjenis kuantitatif, dan full text. Sepuluh artikel (5 RCT, 5 quasi-eksperimental) memenuhi kriteria inklusi dan diteliti.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa berbagai teknik pijat payudara dan kompres, seperti lymphatic drainage, kinesio taping, dan kompres hangat, dan Aloe vera efektif dalam mengurangi nyeri, pembengkakan, dan sumbatan ASI pada ibu postpartum.Kesimpulan:    Pendekatan non-farmakologis (pijat & kompres) tidak hanya efektif tetapi juga aman dan dapat meningkatkan kenyamanan ibu menyusui tanpa risiko efek samping yang terkait dengan obat-obatan. Temuan ini mendukung penggunaan terapi non-farmakologi sebagai alternatif yang aman dan efektif untuk manajemen nyeri payudara pada ibu menyusui.Kata kunci: Pijat, Kompres payudara, Masalah Menyusui, postpartum ABSTRACTBackground: Breastfeeding is a natural activity, but nursing mothers sometimes experience issues that disrupt the process. Problems such as fatigue, pain, and breast engorgement can arise; research shows that non-pharmacological therapies like warm compresses, gentle massage, and breast expression effectively alleviate these symptoms (Scime et al., 2023; Zakarija-Grkovic & Stewart, 2020).Objective: This study aims to evaluate the effectiveness of non-pharmacological therapies, such as massage and compresses, in addressing pain, swelling, and milk duct obstruction in postpartum mothers. Methods: This study used a scoping review method, gathering literature from PubMed, ScienceDirect, and Google Scholar, including articles from the past five years (2019-2024) in Indonesian or English, quantitative studies, and full text. Ten articles (5 RCTs, 5 quasi-experimental) met the inclusion criteria and were analyzed.Results: The study found that various breast massage techniques and compresses, such as lymphatic drainage, kinesio taping, warm compresses, and Aloe vera, effectively reduced pain, swelling, and milk duct obstruction in postpartum mothers.Conclusion:Non-pharmacological approaches (massage & compresses) are not only effective but also safe and can enhance the comfort of nursing mothers without the risk of side effects associated with medications. These findings support the use of non-pharmacological therapies as a safe and effective alternative for managing breast pain in nursing mothers.Keywords: Massage, Breast Compress, Breastfeeding Problems, Postpartum
Manfaat dan Tantangan Penggunaan Herbal pada Masa Nifas: Scoping Review Aprianti, Nurul Azmi; Kusteja, Nadya Fauzia; Nurfitriyani, Ela; Adnani, Qorinah Estiningtyas Sakilah
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 9, No 3 (2024): August
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.98887

Abstract

Latar Belakang: Penggunaan herbal selama masa nifas dapat mendukung pemulihan fisik dan kesejahteraan emosional ibu. Namun, interaksi potensial antara herbal dan obat konvensional perlu diperhatikan karena dapat mempengaruhi efektivitas pengobatan atau menyebabkan efek samping. Oleh karena itu, penting bagi ibu untuk mengonsultasikan penggunaan herbal dengan tenaga kesehatan guna memastikan keselamatan dan kesehatan diri serta bayinya.Tujuan: Penelitian bertujuan untuk mengevaluasi manfaat dan tantangan penggunaan herbal pada masa nifas.Metode: Penelitian ini menggunakan desain scoping review berbasis PRISMA. Sebanyak 8.298 artikel diidentifikasi dari PubMed, ScienceDirect, Google Scholar, dan WorldCat. Artikel disaring berdasarkan kriteria inklusi, yaitu diterbitkan antara tahun 2020 hingga 2024, serta tersedia dalam bentuk full text. Hasilnya, 14 artikel memenuhi kriteria dan dianalisis.Hasil: Analisis menunjukkan penggunaan herbal pada masa nifas membantu pemulihan fisik dan kesejahteraan emosional ibu. Tantangan meliputi keselamatan penggunaan, dosis yang tepat, dan potensi interaksi dengan obat konvensional.Kesimpulan: Pengunaan herbal dapat meningkatkan kesehatan ibu pada masa nifas, namun tantangan seperti kurangnya regulasi dan informasi keamanan memerlukan kolaborasi lintas sektor.
Pengalaman Spiritual dan Kecerdasan Emosional dalam Menghadapi Stres dan Beban Caregiver Skizofrenia Rindayati, Rindayati; Nasir, Abd; Illahiati, Nisa Kurnia
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 9, No 3 (2024): August
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.98928

Abstract

Latar   Belakang:    Perawatan penderita skizofrenia merupakan tugas yang menantang dan seringkali membebani secara fisik, emosional, dan mental bagi para caregiver. Pengalaman spiritual dapat memberikan rasa tenang dan meringankan tekanan emosional yang dirasakan. Adapun kecerdasan emosional bermanfaat untuk mengelola emosi dalam menghadapi stres dan bebanTujuan:     Penelitian bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman spiritual dan kecerdasan emosionaldalam menghadapi stres dan beban pada caregiver yang merawat penderita skizofrenia.Metode:  Desain penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Teknik pengambilan data menggunakan purposive sampling untuk pemilihan caregiver yang merawat penderita skizofrenia di kabupaten Gresik dengan jumlah sebanyak dua puluh lima partisipan. Wawancara secara semi terstruktur dengan melakukan indhept interview menggunakan hand phone, observasi dicatat dengan file note, dan analisis data menggunakan interpretative phenomenology analysis.Hasil:  Tema yang ditemukan mewakili spiritual dan kecerdasan emosional dalam menghadapi stres dan beban yang dilakukan caregiver adalah 1) perilaku penderita skizofrenia menyebabkan beban dan stres, 2) spiritual memberikan ketenangan dan motivasi, 3) kecerdasan emosional membantu mengelola stres dan beban.Kesimpulan:     Hasil penelitian ini menekankan pentingnya intervensi spiritual dan edukasi kecerdasan emosional bagi caregiver dalam meningkatkan kesejahteraan dan kualitas perawatan pada penderita skizofrenia.

Page 1 of 1 | Total Record : 7