cover
Contact Name
Pangeran Paita yunus
Contact Email
pangeranpaita69@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
pangeranpaita69@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Nuansa Journal of Arts and Design
ISSN : 25974041     EISSN : 2597405X     DOI : -
Nuansa Journal of Arts and Design menerbitkan artikel pada bidang Pendidikan Seni dan Desain. Nuansa Journal of Arts and Design terbit dua kali dalam setahun yaitu bulan September dan Maret.
Arjuna Subject : -
Articles 86 Documents
FRUTIGER AERO: ESTETIKA DESAIN LOGO SEBAGAI CERMINAN HARAPAN PADA TRANSISI DIGITAL DI ERA AWAL GENERASI Z Yuniar, Qayla Raya Rezki; Satriadi, Satriadi
Nuansa Journal of Arts and Design Vol 9, No 1 (2025): Maret
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/njad.v9i1.73503

Abstract

Frutiger Aero merupakan gaya visual yang berkembang sekitar awal tahun 2000 hingga sekarang dan merefleksikan optimisme serta harmoni dalam era digital awal. Pengalaman sebuah generasi merasakan era yang menyegarkan dimana perkembangan teknologi baru berkembang pesat, pengalaman antarmuka terhadap teknologi dimana merasakan tampilan logo dengan estetika Frutiger Aero. Gaya ini menciptakan hubungan emosional yang mendalam bagi generasi Z awal dan menjadi simbol nostalgia di tengah dominasi desain minimalis. Kebangkitannya di media sosial menandakan perubahan cara generasi digital memandang identitas visual, memori kolektif, serta harapan terhadap masa depan teknologi yang lebih inklusif dan manusiawi
IMPLEMENTASI MODEL PBL UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SENI TARI SISWA KELAS VIII SMP 3 PALLANGGA Saputra, Yhugi Pratama
Nuansa Journal of Arts and Design Vol 9, No 2 (2025): September
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/njad.v9i2.69982

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penerapan metode Problem Based Learning (PBL) dalam meningkatkan hasil belajar seni tari siswa kelas VIII di SMPN 3 Pallangga. Menggunakan desain kuasi-eksperimen dengan pendekatan kelompok kontrol tidak ekuivalen, penelitian ini melibatkan dua kelompok: kelompok eksperimen yang diterapkan metode PBL dan kelompok kontrol yang menggunakan metode ceramah tradisional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode PBL secara signifikan meningkatkan pemahaman siswa terhadap elemen-elemen dasar seni tari dibandingkan dengan metode konvensional. Selain itu, PBL juga mendorong siswa untuk lebih aktif, kreatif, dan terlibat dalam pembelajaran. Meskipun demikian, terdapat beberapa kendala, seperti keterbatasan fasilitas dan tantangan dalam pembagian tugas kelompok. Penelitian ini merekomendasikan penerapan metode PBL secara berkelanjutan, disertai dengan peningkatan fasilitas dan pelatihan bagi guru untuk mengoptimalkan hasil pembelajaran.ABSTRACTThis study aims to evaluate the effectiveness of the implementation of the Problem Based Learning (PBL) method in improving the learning outcomes of dance art of grade VIII students at SMPN 3 Pallangga. Using a quasi-experimental design with a non-equivalent control group approach, this study involved two groups: an experimental group that applied the PBL method and a control group that used the traditional lecture method. The results showed that the PBL method significantly improved students' understanding of the basic elements of dance art compared to conventional methods. In addition, PBL also encouraged students to be more active, creative, and involved in learning. However, there were several obstacles, such as limited facilities and challenges in dividing group tasks. This study recommends the implementation of the PBL method on an ongoing basis, accompanied by improved facilities and training for teachers to optimize learning outcomes..
ANALISIS VISUAL DAN MAKNA ESTETIS PADA MURAL TOKOH MISTIS KONTEMPORER Azzahra, Najwa; Masri, Andi Sulfana
Nuansa Journal of Arts and Design Vol 9, No 2 (2025): September
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/njad.v9i2.79546

Abstract

Seni mural bukan hanya karya seni yang digunakan untuk mempercantik ruang fisik, tetapi juga dapat menjadi media untuk penyampaian ekspresi. Mural sebagai bentuk ekspresi seni juga berfungsi sebagai sarana komunikasi budaya dan spiritual yang merepresentasikan nilai-nilai lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis visual dan mengungkap makna estetis yang terkandung dalam mural bertema tokoh mistis kontemporer. Berdasarkan hasil pengamatan, mural-mural tersebut tidak hanya berfungsi sebagai dekorasi, tetapi juga sebagai media naratif. Hal ini dapat dilihat melalui karya visualisasi yang menampilkan sosok Rangda, yaitu tokoh sentral dengan wajah merah menyala, dan sosok topeng Barong di sebelah kiri dan kanan, yang secara tradisional melambangkan dua konsep dualitas abadi dalam Hindu Bali, yaitu Rwa Bhineda ( Kebaikan dan Kejahatan, Dharma dan Adharma).
Analisis Standar Kelayakan Isi Buku Seni Budaya Kelas VII SMP/MTs Pada Bidang Seni Rupa Andi Muhammad Ilham; Tri Putri; Abrar Ilyas; Pangeran Paita Yunus; Irfan Irfan
Nuansa Journal of Arts and Design Vol 10, No 1 (2026): Maret
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/njad.v10i1.86339

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis standar kelayakan isi buku siswa Seni Budaya Kelas VII SMP/MTs pada bidang seni rupa edisi revisi 2016. Analisis dilakukan dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui studi pustaka. Sumber data utama berupa buku siswa Seni Budaya Kelas VII terbitan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, sedangkan acuan analisis merujuk pada enam aspek kelayakan isi, yaitu kesesuaian materi dengan SK dan KD, keakuratan materi, kemutakhiran materi, mendorong keingintahuan, praktikum dan kewirausahaan, serta pengayaan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui pencatatan bagian penting, pengelompokan temuan berdasarkan indikator, lalu penafsiran secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku ini pada umumnya layak digunakan sebagai sumber belajar. Materi disusun selaras dengan tujuan pembelajaran tiap bab, memadukan pengetahuan, keterampilan, dan sikap, serta memberi ruang yang luas bagi aktivitas apresiasi dan kreasi seni. buku siswa Seni Budaya Kelas VII tergolong layak pada aspek isi, tetapi tetap memerlukan penyempurnaan
Analisis Kebijakan Kurikulum dan Kajian Buku Teks Seni Rupa Kelas XII SMA/MA Kurikulum Merdeka Husnul Khatimah; Triyatni Garina; Muhammad Yusran; Irfan Irfan
Nuansa Journal of Arts and Design Vol 10, No 1 (2026): Maret
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/njad.v10i1.86340

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi kesesuaian buku teks Seni Rupa Kelas XII terhadap Capaian Pembelajaran Kurikulum Merdeka. Menggunakan metode analisis konten kualitatif, kajian ini membedah substansi materi, pendekatan pedagogis, dan aspek visual. Hasil menunjukkan buku telah selaras dengan visi kurikulum melalui penerapan model Project Based Learning dan Inquiry. Meskipun berhasil mengintegrasikan nilai budaya nasional dan global, ditemukan keterbatasan representasi budaya Bali. Secara keseluruhan, buku ini efektif mendukung kompetensi artistik dan karakter siswa secara holistik
Analisis Struktur Dan Tekhnik Permainan Musik Etnik Bambu Tunta Tony Mulumbot
Nuansa Journal of Arts and Design Vol 10, No 1 (2026): Maret
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/njad.v10i1.86618

Abstract

ABSTRAKMusik Bambu Tunta merupakan kesenian tradisional masyarakat Kepulauan Sangihe yang menggunakan bambu sebagai bahan utama instrumen musik. Kesenian ini berkembang sejak tahun 1967 di Desa Tariang Lama, Kecamatan Kendahe, dan tetap dipertahankan sebagai bagian dari identitas budaya masyarakat setempat. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan struktur musikal dan teknik permainan musik etnik Bambu Tunta. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ansambel Bambu Tunta terdiri atas instrumen melodi, ritme, dan bass yang dimainkan oleh 32 orang pemain. Struktur penyajiannya meliputi bagian pembukaan, inti, dan penutup. Teknik permainan mencakup pukul, tiup, gesek, vibrato, dan interlocking yang menghasilkan karakter musikal khas serta memperkuat pelestarian budaya lokal. ABSTRACTBambu Tunta is a traditional musical art of the Sangihe Islands community that uses bamboo as the primary material for its instruments. Developed in 1967 in Tariang Lama Village, Kendahe District, this musical tradition continues to be preserved as an important part of local cultural identity. This study aims to describe the musical structure and performance techniques of Bambu Tunta ethnic music. A descriptive qualitative approach was employed, with data collected through observation, interviews, and documentation. Data were analyzed through reduction, presentation, and conclusion drawing. The findings reveal that the Bambu Tunta ensemble consists of melodic, rhythmic, and bass instruments performed by 32 musicians. Its musical presentation includes opening, main, and closing sections. Performance techniques involve striking, blowing, bowing, vibrato, and interlocking, creating a distinctive musical character while supporting the preservation of local cultural heritage.