cover
Contact Name
Hasruddin Nur
Contact Email
asrul23.23.a2@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
asrul23.23.a2@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Phinisi Integration Review
ISSN : 26142325     EISSN : 26142317     DOI : -
Phinisi integration review dikelola oleh program studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Program Pascasarjana Universitas Negeri Makassar dengan ISSN: 2614-2317 (online) dan ISSN: 2614-2325 (Cetak), terbit 2 kali dalam setahun pada bulan februari dan agustus. Phinisi integration review menerima artikel atau tulisan ilmiah dalam bentuk hasil-hasil kajian analitis, penelitian, aplikasi teori, dan pembahasan perpustakaan tentang ilmu pengetahuan sosial terdiri dari pendidikan sejarah, pendidikan IPS terpadu, pendidikan ekonomi, IPS Ke SD-an, Pendidikan Hukum dan Kewarganegaraan, pendidikan sosiologi, Pendidikan Antropologi.
Arjuna Subject : -
Articles 375 Documents
DAMPAK MOTIVASI BELAJAR DAN LINGKUNGAN SEKOLAH TERHADAP PRESTASI BELAJAR DI SDN 45 TALAGA ENREKANG Syamsidar, Syamsidar
Phinisi Integration Review Volume 6 Nomor 3 Tahun 2023
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v6i3.52757

Abstract

This study aims to find out: (1) Is there any influence of learning motivation on the achievement of social sciences at SDN 45 Talaga (2) Is there any influence on the achievement of social sciences learning at SDN 45 Talaga (3) Is there any influence of learning motivation and school environment together on the achievement of learning Social Sciences (IPA) at SDN 45 Talaga. This study uses correlational with descriptive quantitative approach. The samples in this study were grade IV, V and VI students who numbered 28 students. Sampling technique is by Purposive Sampling technique with participant criteria. This research data was collected through observations, interviews, and documentation. The results showed that: (1) There was no significant influence between learning motivation and IPA learning achievement of learners with rhitung correlation coefficient of 0.195. The apostate value with the amount N = 28 at the error level of 5% is 0.374. Judging from the acquisition of the price r known that 0.195 < 0.374 or rhitung < rtabel, From the data obtained a coefficient of determination (R Square) of 0.038. (2) There is no significant influence between the school environment and students' IPA learning achievement with a correlation coefficient of -0.088. The table r value with the amount N=28 at the 5% error level is 0.374. This indicates that r counts negative and is smaller than table r (-0.088 < 0.374). From the data obtained coefficient of determination (R Square) of 0.008. (3) There is no significant influence between the motivation of learning and the school environment of students' IPA learning achievements. with the correlation coefficient being 0.213. This shows a low influence while the simultaneous contribution of motivational variables and school environment to IPA learning achievement is 4.5%.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Pengaruh motivasi belajar terhadap prestasi belajar Ilmu Pengetahuan Alamdi SDN 45 Talaga (2) Pengaruh lingkungan sekolah terhadap prestasi belajar Ilmu Pengetahuan Alam di SDN 45 Talaga (3) Pengaruh motivasi belajar dan lingkungan sekolah secara bersama-sama terhadap prestasi belajar Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di SDN 45 Talaga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Sampel dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas  IV, V dan VI yang berjumlah 28 orang peserta didik. Teknik pengambilan sampel adalah Purposive Sampling dengan kriteria peserta. Data penelitian ini dikumpulkan melalui angket dan dokumentasi. Hasil penelitian menujukkan bahwa : (1) Tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara motivasi belajar dengan prestasi belajar IPA peserta didik dengan  koefisien korelasi rhitung sebesar 0,195. Nilai rtabel dengan jumlah N = 28 pada taraf kesalahan 5% adalah 0.374. Dilihat dari perolehan harga r diketahui bahwa 0,195 < 0,374 atau  rhitung < rtabel, Dari data tersebut diperoleh koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,038. (2) Tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara lingkungan sekolah dengan prestasi belajar IPA peserta didik dengan koefisien korelasi sebesar -0,088. Nilai r tabel dengan jumlah N=28 pada taraf kesalahan 5% adalah 0,374. Hal ini menunjukkan bahwa r hitung negatif dan lebih kecil dari r tabel (-0,088 < 0,374). Dari data tersebut diperoleh koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,008. (3) Tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara motivasi belajar dan lingkungan sekolah tehadap prestasi belajar IPA peserta didik. dengan koefisien korelasi adalah 0,213. Hal tersebut menunjukan pengaruh yang rendah sedangkan konstribusi secara simultan variable motivasi dan lingkungan sekolah terhadap prestasi belajar IPA adalah 4,5%.
PERAN FITUR PROMO LAYANAN OFD TERHADAP BUDAYA KONSUMSI MAHASISWA DI KOTA MAKASSAR Widyastuti, Arini; Naping, Hamka; Safriadi, Safriadi; Hijjang, Pawannari; Said, Muh Basir
Phinisi Integration Review Volume 6 Nomor 3 Tahun 2023
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v6i3.52223

Abstract

This research was motivated by the use of the service promo feature on OFD by students in Makassar City. This research aims to determine the role of promo features on the consumption power of OFD services, the factors that influence the use of promotional features on OFD services and the impact of using promo features on OFD services for students in Makassar City. This research uses qualitative methods with data collection techniques in the form of observation and in-depth interviews with 10 students from several universities in Makassar City, active users of OFD services. The research results show that: (1) The role of the OFD promo feature for OFD service users is as a source of knowledge and information regarding a variety of food and drinks, helping to understand financial management, understanding e-commerce market movements, especially those related to culinary. And it has a negative role in decreasing interest in processing food directly, as well as influencing lifestyles that become hedonistic, consumptive and adopting an ostentatious nature. (2) Factors that influence the use of promotional features on OFD consist of price, variety, free shipping, rating, group perspective and habits.Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penggunaan fitur promo pada layanan OFD oleh mahasiswa di Kota Makassar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran fitur promo terhadap budaya konsumsi pengguna layanan OFD, faktor-faktor yang memengaruhi penggunaan fitur promosi pada layanan OFD serta dampak penggunaan fitur promo layanan OFD bagi mahasiswa di Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi dan wawancara secara mendalam pada 10 orang mahasiswa yang berasal dari beberapa Universitas di Kota Makassar, pengguna layanan OFD secara aktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Peran fitur promo OFD bagi pengguna layanan OFD sebagai sumber pengetahuan dan informasi mengenai variasi makanan dan minuman, membantu memahami management keuangan, memahami pergerakan pasar e-commerce terutama yang berhubungan dengan kuliner. Dan berperan negatif terhadap penurunan minat dalam  mengolah makanan secara langsung, serta memengaruhi gaya hidup menjadi hedonis, konsumtif dan berangsur mengadopsi sifat pamer.  (2) Faktor-faktor yang memengaruhi penggunaan fitur promosi pada layanan OFD terdiri atas harga, variatif, bebas ongkir, rating, perspektif kelompok dan kebiasaan.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN READING ALOUD DALAM MENINGKATKAN LITERASI SISWA KELAS IV UPT SPF SD NEGERI BADDOKA Nistiyasa, Annisa; Jumrah, Abrina Maulidnawati; Fitri, Riskal; Hamzah, Rahma Ashari; Alannasir, Wahyullah
Phinisi Integration Review Volume 6 Nomor 3 Tahun 2023
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v6i3.51748

Abstract

This study aims to find out (1) how to apply the Reading Aloud learning model at UPT SPF SD Negeri Baddoka. (2) To find out what are the inhibiting factors and supporting factors of the Reading Aloud learning model at UPT SPF SD Negeri Baddoka. (3) To find out the literacy skills of UPT SPF students at SD Negeri Baddoka through the application of the Reading Aloud learning model. The type of research used is descriptive qualitative research. The research location coincided with UPT SPF of SD Negeri Baddoka. The data collection technique was triangulation technique, namely observation, interviews and documentation, while the source triangulation used was students and homeroom teachers of class IV. The data analysis is a qualitative data analysis technique through the reduction stage, data presentation and the final stage is drawing conclusions or verification. Based on the research results of the Implementation of the Reading Aloud Learning Model in Improving the Literacy of Class IV UPT SPF SD Negeri Baddoka. shows that with the existence of the reading aloud learning model it has been applied to students because it can help and improve student literacy, this is evidenced by the emergence of the abilities that students have, namely the ability of students to speak, listen and write, and finally, the ability of students to listen to what explained by the teacher.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) bagaimana penerapan model pembelajaran Reading Aloud di UPT SPF SD Negeri Baddoka. (2) Untuk mengetahui apa saja faktor penghambat dan faktor pendukung model pembelajaran Reading Aloud di UPT SPF SD Negeri Baddoka. (3) Untuk mengetahui kemampuan literasi siswa UPT SPF SD Negeri Baddoka melalui penerapan model pembelajaran Reading Aloud. Jenis penelitian yang di gunakan adalah penelitian kualitatif jenis deskriptif. Lokasi penelitian mirip di UPT SPF SD Negeri Baddoka. Teknik pengumpulan data triangulasi teknik yaitu observasi wawancara, dan dokumentasi sedangkan triangulasi sumber yang digunakan yaitu siswa dan wali kelas IV. Adapun analisis data adalah teknik analisis data kualitatif melalui tahap reduksi, penyajian data dan tahap terakhir adalah penarikan kesimpulan atau verifikasi. Berdasarkan hasil penelitian Implementasi Model Pembelajaran Reading Aloud dalam Meningkatkan Literasi Siswa Kelas IV UPT SPF SD Negeri Baddoka. menunjukkan bahwa dengan adanya model pembelajaran reading aloud ini sudah diterapkan di peserta didik karena dapat membantu dan meningkatkan literasi siswa, hal ini dibuktikan dari adanya kemampuan yang dimiliki siswa yaitu kemampuan siswa dalam berbicara, menyimak dan menulis, dan yang terakhir yaitu kemampuan siswa dalam mendengarkan apa yang di jelaskan oleh guru.
SIKAP TOLERANSI MAHASISWA BEDA AGAMA (Studi Kasus di Kampus Pascasarjana Universitas Negeri Makassar) Anas, Rosmiati; Suhaeb, Firdaus W
Phinisi Integration Review Volume 6 Nomor 3 Tahun 2023
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v6i3.51130

Abstract

Penelitian ini menggunakan studi kasus  metodologi penelitian lapangan. Kajian ini dilakukan secara on-site di Kampus Pascasarjana Universitas Negeri Makassar untuk mengumpulkan data dan informasi tentang toleransi beragama dan implikasinya terhadap praktik ibadah. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif untuk mengembangkan pemahaman yang komprehensif dan kontekstual tentang topik yang diteliti, penelitian ini akan berkonsentrasi untuk memahami dan menelaah pandangan warga Kampus Pascasarjana UNM tentang toleransi beragama. Dalam penelitian ini, data primer akan diperoleh secara langsung dari tenaga pendidik dan beberapa mahasiswa pascasarjana Universitas Negeri Makassar. Peneliti akan melakukan observasi, wawancara, atau pengumpulan data secara langsung dari responden yang hadir pada waktu kejadian atau dalam konteks penelitian tersebut. Data primer ini akan memberikan informasi yang spesifik dan relevan mengenai sikap toleransi dalam beragama di Kampus Pascasarjana UNM. Data yang diperoleh akan diungkapkan secara jelas dan lengkap untuk memberikan gambaran mendalam tentang pengalaman toleransi mahasiswa berbeda agama di kampus pascasarjana UNM, tujuan utamanya adalah untuk memahami situasi aktual dan memberikan pemahaman yang bermakna kepada pembaca. Tekknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara dan dokumentasi.This study uses a case study field research methodology. This study was conducted on-site at the Makassar State University Postgraduate Campus to collect data and information about religious tolerance and its implications for religious practices. This research uses a qualitative methodology to develop a comprehensive and contextual understanding of the topic under study. This research will concentrate on understanding and examining the views of the UNM Postgraduate Campus residents regarding religious tolerance. In this study, primary data will be obtained directly from teaching staff and several postgraduate students at Makassar State University. Researchers will conduct observations, interviews, or collect data directly from respondents who were present at the time of the incident or in the context of the research. This primary data will provide specific and relevant information regarding religious tolerance at the UNM Postgraduate Campus. The data obtained will be disclosed clearly and completely to provide an in-depth picture of the experiences of tolerance of students of different religions at the UNM postgraduate campus, the main purpose of which is to understand the actual situation and provide a meaningful understanding to the reader. Data collection techniques include observation, interviews and documentation.
MENGINTIP REVOLUSI PENDIDIKAN DI INDONESIA: TANTANGAN DAN PELUANG DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA May putra Agustang, Andi Dody
Phinisi Integration Review Volume 6 Nomor 3 Tahun 2023
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v6i3.53749

Abstract

Salah satu revolusi pendidikan yang dilakukan pemerintah Indonesia adalah kurikulum merdeka, yang bertujuan untuk memberikan pendidikan yang lebih fleksibel dan kreatif dan meningkatkan kualitas pendidikan saat ini. Namun demikian, hal ini memberikan peluang dan tantangan dalam implementasi kurikulum merdeka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan tinjauan literatur tentang masalah dan peluang yang terkait dengan penerapan kurikulum merdeka. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode studi literatur dari sumber tertulis seperti jurnal, buku, laporan, dan dokumen lainnya. Berdasarkan hasil analisis, ada tantangan dan peluang untuk menerapkan kurikulum merdeka. Secara konseptual, dengan merujuk pada sumber-sumber relevan, diproyeksikan bahwa penerapan kurikulum merdeka akan meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia dan memberikan siswa lebih banyak kebebasan. Namun, implementasi kurikulum merdeka menghadirkan beberapa tantangan.One of the educational revolutions carried out by the Indonesian government is the independent curriculum, which aims to provide more flexible and creative education and improve the quality of current education. However, this provides opportunities and challenges in implementing the independent curriculum. The aim of this research is to provide a literature review of the problems and opportunities associated with implementing the independent curriculum. Data was collected using the literature study method from written sources such as journals, books, reports and other documents. Based on the results of the analysis, there are challenges and opportunities for implementing an independent curriculum. Conceptually, by referring to relevant sources, it is projected that the implementation of an independent curriculum will improve the quality of education in Indonesia and give students more freedom. However, implementing the independent curriculum presents several challenges.
PERAN SOSIAL ANGGOTA DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH (DPRD) (Studi Atmosfer Politik Terhadap Pembangunan di Kabupaten Maros) Sumandiyar, Adi
Phinisi Integration Review Volume 6 Nomor 3 Tahun 2023
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v6i3.52226

Abstract

This research aims to identify and analyze the social role of members of the Regional People's Representative Council (DPRD) in implementing the aspirations of the people based on the Electoral District (Dapil) in development. The type of research used is descriptive qualitative with a case study approach. The data collection process was obtained through direct observation in the field (observation) and in-depth interviews with various sources of research informants. The rationale is to use the theory of political representation which aims to identify and analyze the roles, functions and duties of DPRD members. The results of the research are the social role of DPRD members in the form of supervising social assistance programs in the form of grants in the form of empowerment. Furthermore, from the role carried out by DPRD members, there is a control function over the government (executive), namely the implementation of social activities in the form of distribution of basic food aid for prosperous families, implementation of construction of building facilities and so on. Meanwhile, the social role of DPRD members is not yet optimal, which can be seen in the budgeting function, especially in the infrastructure sector. This condition can be seen in the existence of infrastructure development facilities.Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis peran sosial anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dalam rangka melaksanakan aspirasi masyarakat yang berbasis pada Daerah Pemilihan (Dapil) dalam pembangunan. Jenis penelitian yang digunakan  adalah deskripstif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Proses pengumpulan datanya diperoleh melalui pengamatan langsung dilapangan (observasi) dan wawancara mendalam (indepth interview) dengan berbagai sumber informan penelitian. Adapun landasan pemikiran adalah menggunakan teori perwakilan politik yang bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis peran, fungsi dan tugas anggota DPRD. Hasil penelitian adalah peran sosial anggota DPRD dalam bentuk mengawasi program bantuan sosial berupa bantuan hibah berupa pemberdayaan. Selanjutnya, dari peran yang dijalankan oleh anggota DPRD terdapatnya fungsi control terhadap pemerintah (eksekutif) yaitu pelaksanaan kegiatan sosial berupa distribusi bantuan sembako bagi keluarga sejahtera, pelaksanaan pembangunan fasilitas gedung dan lain sebagainya. Sementara itu belum optimalnya peran sosial anggota DPRD nampak pada fungsi anggaran (budgeting), utamanya dibidang infrastruktur. Kondisi  tersebut nampak pada masih terdapatnya fasilitas pembangunan infrastruktur.
INFRASTRUKTUR EKONOMI SEBAGAI FAKTOR KUNCI PERUBAHAN SOSIAL : PENDEKATAN KARL MARX Andi Ayudhia Tenri Batari Yasin; Firdaus W Suhaeb
Phinisi Integration Review Volume 6 Nomor 3 Tahun 2023
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v6i3.51131

Abstract

Penelitian ini menggunakan metodologi kulitatif dan berdasarkan teori Karl Marx, penelitian ini berfokus pada fungsi utama infrastruktur ekonomi dalam mendorong perubahan sosial. Infrastruktur ekonomi yang meliputi sarana telekomunikasi, ketenagalistrikan, dan transportasi berdampak besar pada dinamika sosial dan struktur masyarakat. Studi ini menunjukkan bagaimana infrastruktur ekonomi berperan sebagai alat kunci dalam membentuk hubungan produksi, distribusi kekayaan, dan kelas sosial dalam masyarakat melalui analisis teori Marx. Untuk memahami pandangan Marx tentang infrastruktur ekonomi, sebuah studi kualitatif dari tulisan utamanya, termasuk "Capital" dan "The Communist Manifesto," digunakan sebagai teknik penelitian. Menurut sudut pandang ini, infrastruktur ekonomi berfungsi sebagai penopang struktural dari struktur sosial yang lebih besar seperti institusi politik, hukum, dan budaya. Dinamika kekuasaan, ketimpangan sosial, dan konflik kelas dipengaruhi oleh infrastruktur ekonomi yang berada di bawah kendali kelas kapitalis (kapitalis). Memahami dinamika ekonomi dan sosial dalam masyarakat modern, di mana konflik kelas dan ketidakadilan sosial terus menjadi masalah utama, juga dipengaruhi oleh konsekuensi penelitian ini.This research uses a qualitative methodology and based on the theory of Karl Marx, this research focuses on the main function of economic infrastructure in driving social change. Economic infrastructure which includes telecommunications, electricity and transportation facilities has a major impact on the social dynamics and structure of society. This study shows how economic infrastructure plays a role as a key tool in shaping relations of production, wealth distribution, and social class in society through an analysis of Marx's theory. To understand Marx's views on economic infrastructure, a qualitative study of his major writings, including "Capital" and "The Communist Manifesto," was used as a research technique. According to this viewpoint, economic infrastructure serves as the structural underpinning of larger social structures such as political, legal and cultural institutions. The dynamics of power, social inequality, and class conflict are influenced by the economic infrastructure that is under the control of the capitalist class (capitalist). Understanding economic and social dynamics in modern society, where class conflict and social injustice continue to be major problems, is also influenced by the ramifications of this research.
PENERAPAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN BERPIKIR KRITIS DAN DEMOKRATIS PESERTA DIDIK Basaria, Basaria; Ridha, Rasyid; Ibrahim, Ibrahim; Najamuddin, Najamuddin
Phinisi Integration Review Volume 7 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v7i1.58785

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Penerapan Model Problem Based Learning dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan sikap demokratis peserta didik pada mata pelajaran IPS di MTs Negeri 1 Mamuju. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan observasi dan wawancara. Sampel penelitian ini terdiri dari 1 guru dan 1 kelas VIII di MTs Negeri 1 Mamuju. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan penerapan model Problem Based Learning dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan sikap demokratis. Indikator merumuskan masalah menunjukkan kemampuan berpikir kritis. Peserta didik memiliki kemampuan untuk bertanya dan menjawab pertanyaan, menganalisis masalah, mencari informasi yang relevan, dan membuat kesimpulan tentang hasil presentasi. Dari perspektif demokratis, peserta didik memiliki kebebasan berbicara, menghargai pendapat orang lain, bekerja sama atau berkolaborasi dalam membuat keputusan, dan terbuka terhadap pendapat orang lain. Namun, sikap demokratis peserta didik yang paling menonjol dalam konteks ini adalah bekerja sama dalam kelompok. Perilaku demokratis peserta didik saat berbicara dinilai sangat mendukung aktivitas belajar mereka. The aim of the research is to find out how the application of the Problem Based Learning Model can improve students' critical thinking skills and democratic attitudes in social studies subjects at MTs Negeri 1 Mamuju. This research is a qualitative descriptive study. Data collection techniques using observation and interviews. The sample for this research consist of 1 teacher and 1 class VIII at MTs Negeri 1 Mamuju. The research finding shows that applying the Problem Based Learning model can improve critical thinking skills and democratic attitudes. Indicators of formulating problems show critical thinking skills. Students have the ability to ask and answer questions, analyze problems, search for relevant information, and make conclusions about the results of the presentation. From a democratic perspective, students have freedom of speech, respect other people's opinions, work together or collaborate in making decisions, and are open to other people's opinions. However, the most prominent democratic attitude of students in this context is working together in groups. Students' democratic behavior when speaking is considered to really support their learning activities.
PENERAPAN PEMBELAJARAN MULTIMEDIA INTERAKTIF POWTOON UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SISWA SEKOLAH DASAR Amalia, Nur Afriani; Kaddas, Badruddin; Irviana, Ira
Phinisi Integration Review Volume 7 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v7i2.59505

Abstract

This research aims to determine (1) the application of video-based interactive multimedia learning media assisted by the Powtoon application in science subjects (2) improving student learning outcomes through video-based interactive multimedia learning media assisted by the Powtoon application in science subjects for elementary school students. This research uses Classroom Action Research. The research objects are Class V elementary school students. Data sources in this research are interviews, observations, tests and documentation. The data in this research were analyzed using descriptive quantitative statistical analysis. Based on the research that has been carried out, the results obtained (1) through the application of Powtoon media can help teachers create interesting, unique and interactive learning media in the classroom learning process (2) Based on the results of the first cycle and second cycle tests, namely, from 25 students declared to meet the KKM. This research has implications that through the application of video-based interactive multimedia learning media, learning in the classroom takes place actively and interactively, students appear more enthusiastic and motivated to pay attention to what is displayed and explained directly by the teacher. This can certainly improve student learning outcomes, especially in Natural Sciences (Science) subjects.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) penerapan media pembelajaran multimedia interaktif berbasis video berbantuan aplikasi powtoon pada mata pelajaran IPA (2) peningkatan hasil belajar siswa melalui media pembelajaran multimedia interaktif berbasis video berbantuan aplikasi powtoon pada mata pelajaran IPA Siswa Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas. Adapun objek penelitiannya adalah siswa Kelas V Sekolah Dasar. Sumber data dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi, tes dan dokumentasi. Data dalam penelitian ini dianalisis menggunakan analisis statistic secara kuantitatif deskriptif.  Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan memperoleh hasil (1) melalui penerapan media powtoon dapat membantu guru dalam membuat media pembelajaran yang menarik, unik dan interaktif di dalam proses pembelajaran di kelas (2) Berdasarkan hasil tes siklus I dan siklus II yaitu, dari 25 orang siswa dinyatakan memenuhi KKM. Penelitian ini berimplikasi pada melalui penerapan media pembelajaran multimedia interaktif berbasis video, pembelajaran di dalam keilas beirlangsung seicara aktif dan inteiraktif siswa teirlihat leibih antusias dan teirmoitivasi untuk meimpeirhatikan apa yang ditampilkan dan dijeilaskan seicara langsung oileih guru. Hal ini tentunya dapat meningkatkan hasil belajar siswa khususnya pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).
AKULTURASI BUDAYA DAN AGAMA DALAM TRADISI SAYYANG PATTU’DU PADA MASYARAKAT MANDAR DI DESA PAMBUSUANG KABUPATEN POLEWALI MANDAR Amiruddin, Nur Aidhilah Ma’rufi; Manda, Darman; Idrus, Idham Irwansyah; Najamuddin, Najamuddin
Phinisi Integration Review Volume 7 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v7i2.59718

Abstract

This research aims to (i) explore and describe the process of cultural and religious acculturation in the Sayyang Pattu'du tradition in the Mandar community (ii) determine the views and meaning of the Mandar community towards the Sayyang Pattu'du tradition (iii). The research method used is descriptive qualitative. The number of informants in this study was 9 informants who were determined by considering the inclusion and exclusion criteria. Data collection techniques include observation, interviews and documentation. The research results found that (1) before Islam entered Mandar, Sayyang Pattu'du was only intended for traditional ritual events or as a means of welcoming nobles. However, after Islam entered the land of Mandar, precisely in the 16th century AD, during the 4th Balanipa king, Daetta Marra'dia, he then made children more active in reading the Koran, he announced to his people who was able to recite it. Al-Qur'an then he will be mounted on a dancing horse and paraded around the village. (2) The implementation of the Sayyang Pattu'du culture certainly has a big influence on people's lives, both from a social, religious and cultural perspective in the area. This celebration is a cultural celebration that is very meaningful and has a positive impact in the Muslim community, including the implementation of the Sayyang Pattu'du cultural celebration which can be a motivation for children to recite the Al-Quran.Penelitian ini bertujuan untuk (i) menggali dan mendeskripsikan proses akulturasi budaya dan agama dalam tradisi Sayyang Pattu’du pada masyarakat Mandar (ii) mengetahui pandangan dan pemaknaan masyarakat Mandar terhadap tradisi Sayyang Pattu’du (iii). Metode penelitian yang digunakan ialah kualitatif yang bersifat deskriptif. Jumlah informan pada penelitian ini sebanyak 9 informan yang ditentukan dengan memperhatikan kriteria inkluksi dan eksklusi. Teknik pengumpulan data dilakukan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ditemukan bahwa (1) sebelum Islam masuk di Mandar, Sayyang Pattu’du hanya diperuntukkan pada acara ritual adat atau sebagai sarana penyambutan para bangsawan. Namun setelah Islam masuk di tanah Mandar tepatnya pada abad ke 16-M masa raja Balanipa ke-4 yaitu Daetta Marra’dia yang kemudian agar para anak-anak lebih giat dalam membaca Al-Qur’an beliau mengumumkan pada rakyatnya barang siapa yang mampu mengkhatamkan Al-Qur’an maka dia akan di naikkan di atas kuda yang menari dan di arak keliling kampung. (2) Dalam pelaksanaan budaya Sayyang Pattu’du tentu sangat berpengaruh terhadap kehidupan masyarakat, baik ditinjau dari segi sosial, agama ataupun budaya yang ada di wilayah tersebut. Perayaan ini menjadi suatu perayaan budaya yang sangat bermakna dan memiliki dampak positif di tengah-tengah masyarakat muslim diantaranya adalah pelaksanaan perayaan budaya Sayyang Pattu’du dapat menjadi motivasi bagi anak-anak untuk mengkhatamkan Al-Quran.