cover
Contact Name
Hasruddin Nur
Contact Email
asrul23.23.a2@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
asrul23.23.a2@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Phinisi Integration Review
ISSN : 26142325     EISSN : 26142317     DOI : -
Phinisi integration review dikelola oleh program studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Program Pascasarjana Universitas Negeri Makassar dengan ISSN: 2614-2317 (online) dan ISSN: 2614-2325 (Cetak), terbit 2 kali dalam setahun pada bulan februari dan agustus. Phinisi integration review menerima artikel atau tulisan ilmiah dalam bentuk hasil-hasil kajian analitis, penelitian, aplikasi teori, dan pembahasan perpustakaan tentang ilmu pengetahuan sosial terdiri dari pendidikan sejarah, pendidikan IPS terpadu, pendidikan ekonomi, IPS Ke SD-an, Pendidikan Hukum dan Kewarganegaraan, pendidikan sosiologi, Pendidikan Antropologi.
Arjuna Subject : -
Articles 366 Documents
DOMINASI LELAKI TERHADAP PEREMPUAN DALAM KEPEMIMPINAN HMPS PENDIDIKAN SOSIOLOGI UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR Pada Agustang, Andi Tenri; Rasyid, Rusman; Rasyid, A Ramli; Adiwisastra Pasca Agustang, Andi Yosi; Nur, Hasruddin
Phinisi Integration Review Volume 7 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v7i2.63317

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis (1) kekuasaan lelaki yang mendominasi perempuan dalam memimpin HMPS Pendidikan Sosiologi (2) resistensi perempuan dominasi kekuasaan lelaki dalam HMPS Pendidikan Sosiologi beserta implikasi dari resistensinya. Guna mencapai tujuan tersebut maka penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian geneologi Foucaultdian. Pengumpulan data melalui observasi partisipatif strategi non-intervensi, wawancara non-struktur dan dokumentasi. Data-data kemudian dianalisis melalui teknik reduksi data, penyajian data, interpretasi dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa (1) kekuasaan lelaki mendominasi perempuan dalam memimpin HMPS Pendidikan Sosiologi dengan menempatkan perempuan hanya pada posisi bendahara umum dan bidang media dan informasi, serta bidang kewirausahaan, hal tersebut disebabkan oleh faktor intervensi lelaki alumni HMPS Pendidikan Sosiologi periode 2011-2012 sebagai senior menseminasikan wacana perempuan adalah “mahluk emosial”, perempuan tidak akurat dalam mengambil suatu keputusan” sehingga “kurang baik dijadikan sebagai pemimpin” (2) Resistensi yang dilakukan perempuan terhadap dominasi tersebut dengan cara membentuk bidang pemberdayaan perempuan, merumuskan pendidikan politik sebagai modal pengetahuan, dan membangun relasi kepada senior perempuan alumni HMPS Pendidikan Sosiologi sebagai modal sosial sehingga berimplikasi terhadap periode 2023-2024 perempuan dapat mencalonkan diri dan menjadi pemimpin HMPS Pendidikan Sosiologi.This study aims to analyze (1) the power of men who dominate women in the leadership of HMPS Education Sociology. (2) the resistance of women to the domination of men's power in HMSP Education Sociology as well as the implications of its resistance. To achieve that goal, this study uses the Foucaultdian genealogy approach. Data is collected through participatory observations of non-intervention strategies, non-structural interviews, and documentation. The data is then analyzed through data reduction techniques, data presentation, interpretation, and conclusion drawings. The results of this study show that (1) male power dominates women in the leadership of HMPS Education Sociology by placing women only in positions of public treasury and the field of media and information, as well as in the area of entrepreneurship. This is due to the intervention factor of male alumni. HMSP Education sociology period 2011-2012 as senior nominating the discourse of women is “emotional inclusion," women are inaccurate in making a decision, so “less well made as a leader." (2) Resistance done by women against such domination by forming the fields of empowerment of women, formulating political education as the capital of knowledge, and building relationships with senior female alumni of HMPS Education Sociology as the social capital, thus implying that for the period 2023-2024, women can nominate themselves and become the general chair of HMPS Educational Sociology.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING (PJBL) BERBANTUAN MEDIA MACROMEDIA FLASH UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MUATAN IPS DI KELAS V UPT SD NEGERI 37 TUNGKA KABUPATEN ENRKEANG Shasliani, Shasliani; Ilmi, Nur; Intan, Sry Nur
Phinisi Integration Review Volume 7 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v7i2.60007

Abstract

Studi ini mengkaji penerapan model pembelajaran Project Based Learning berbantuan media macromedia flash untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada muatan IPS di kelas V UPT SD Negeri 37 Tungka. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa kelas V UPT SD Negeri 37 Tungka. Masalah dalam penelitian ini ialah bagaimana penerapan model pembelajaran project based learning berbantuan media macromedia flash untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada muatan IPS di kelas V. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang bertujuan untuk mengetahui proses dan hasil belajar setelah menerapkan model pembelajaran project based learning berbantuan media macromedia flash dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada muatan IPS di kelas V. Pendekatan dalam penelitian ini ialah pendekatan Kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah observasi, tes dan dokumentasi. Subjek penelitian yaitu guru kelas dan siswa yang berjumlah 16 orang. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan 2 siklus. Pada siklus I hasil penelitian untuk proses pembelajaran berada pada kualifikasi (C) dan hasil tes evaluasi belajar berada pada kualifikasi (C). Siklus II hasil penelitian pada proses pembelarajaran berada pada kulifikasi (B) dan hasil tes evaluasi belajar berada pada kualifikasi (B). Kesimpulannya ialah pada penelitian ini dengan menerapkan model pembelajaran project based learning berbantuan media macromedia flash dapat meningkatkan proses dan hasil belajar siswa pada muatan IPS di kelas V UPT SD Negeri 37 Tungka.This study examines the application of the Project Based Learning learning model assisted by macromedia flash media to improve student learning outcomes in social studies content in class V UPT SD Negeri 37 Tungka. This research was motivated by the low learning outcomes of grade V students of UPT SD Negeri 37 Tungka. The problem in this study is how to apply the project-based learning model assisted by macromedia flash media to improve student learning outcomes in social studies content in class V. This research uses Classroom Action Research (PTK) which aims to find out the process and learning outcomes after applying the project-based learning model assisted by macromedia flash media can improve student learning outcomes in social studies content in class V. The approach of this research is a qualitative approach. The approach in this research is a qualitative approach. The data collection techniques used were observation, tests and documentation. The research subjects were class teachers and students totaling 16 people. The research was conducted using 2 cycles. In cycle I the research results for the learning process were at qualification (C) and the learning evaluation test results were at qualification (C). Cycle II research results on the learning process were at qualification (B) and the results of the learning evaluation test were at qualification (B). The conclusion is that in this study by applying the project-based learning model assisted by macromedia flash media can improve the process and learning outcomes of students on social studies content in class V UPT SD Negeri 37 Tungka.
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN DAN PENGEMBANGAN OBJEK WISATA PULAU TABALINGE KABUPATEN PULAU MOROTAI Rasyid, Rusman; Purwati, Endang; Agustang, Andi Tenri Pada; Lutfi, Nurhalisa J
Phinisi Integration Review Volume 6 Nomor 3 Tahun 2023
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v6i3.53015

Abstract

This paper attempts to provide an overview of the main findings and conclusions of the research conducted. The primary objective of this study is to provide a systematic, accurate, and impartial description of how the public participates in the oversight and growth of tourism attractions on Tabalinge Island, located in the Morotai Island geographical area. The research methodology employed in this study is qualitative descriptive research, which involves the collection of data through observations, interviews, and documentation. The findings of this study indicated that the general public did not engage directly in the initial planning stage of the management and development of Tabalinge Island as a destination for tourists. Rather, their involvement was observed to be limited to providing feedback and suggestions during public consultations held after the initial planning stage. This lack of direct engagement from the general public may have resulted in disconnect between the tourism attractions offered on Tabalinge Island and the preferences and needs of potential tourists. Additionally, it highlights the importance of incorporating community input and involvement in future management and development plans to ensure a more inclusive and sustainable tourism destination. During the subsequent implementation phases of management and service provision, which followed a top-down approach encompassing both tangible and intangible aspects, in the phase of evaluation and monitoring, there is restricted public participation in preventive measures aimed at mitigating security and order disruptions. This involvement primarily entails the dissemination of information, with the public acting as passive recipients of government updates regarding surveillance efforts. However, opportunities for public feedback are not provided.
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP KEHIDUPAN SOSIAL EKONOMI KELUARGA TENAGA KERJA WANITA DI KABUPATEN MAROS Arda, Arda; Sumandiyar, Adi; Nur, Hasruddin
Phinisi Integration Review Volume 7 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v7i1.59418

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis persepsi masyarakat terhadap kehidupan sosial ekonomi keluarga Tenaga Kerja Wanita di Kabupaten Maros. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kehidupan sosial ekonomi keluarga Tenaga Kerja Wanita telah mengalami peningkatan dalam kehidupan sosial ekonomi keluarga umumnya dapat memenuhi kebutuhan fisik, seperti perbaikan rumah, pembelian alat-alat rumah tangga dan yang paling penting dapat menyekolahkan anaknya. Selain itu juga juga terdapat perilaku keluarga Tenaga Kerja Wanita menjadi tidak terkendali dikarenakan ada ketidakseimbangan yang terjadi dalam keluarga berdasarkan pemenuhan kebutuhan secara materi telah terpenuhi akan tetapi anak dan suami kehilangan kasih sayang baik berperan sebagai ibu bagi anaknya dan berperan sebagai istri bagi suaminya, apalagi peran ibu yang tidak dapat digantikan oleh siapapun yang secara psikologis dibutuhkan oleh anak dan suaminya.This research aims to identify and analyze community perceptions of the socio-economic life of the families of female workers in Maros Regency. The results of the research show that the socio-economic life of female workers' families has experienced an improvement in the socio-economic life of families, generally being able to fulfill physical needs, such as home repairs, purchasing household appliances and most importantly being able to send their children to school. Apart from that, there is also the family behavior of female workers which becomes uncontrollable because there is an imbalance that occurs in the family based on the fulfillment of material needs which have been fulfilled but the children and husbands lose their love both in their roles as mothers for their children and in their roles as wives for their husbands, let alone their role. a mother who cannot be replaced by anyone who is psychologically needed by her children and husband.
DAMPAK SOSIAL EKONOMI DAN LINGKUNGAN PADA PT. SURYA SAWIT SEJAHTERA Ardhi, Muhammad Gazali; Nadja, Rahmawaty A; Amiruddin, Achmad; Demmallino, Eymal B; Fudjaja, Letty
Phinisi Integration Review Volume 6 Nomor 3 Tahun 2023
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v6i3.54048

Abstract

Perkembangan industri kelapa sawit setiap tahunnya semakin meningkat. Keberadaan perusahaan  akan  mendorong terjadinya  perubahan  terhadap  kondisi  social,  ekonomi,  dan lingkungan.  Sehingga dapat  memberikan  dampak  positif maupun negative.  Penelitian  ini bertujuan untuk menganalisis dampak sosial, ekonomi dan lingkungan PT. Surya Sawit Sejahtera terhadap kehidupan masyarakat sekitar serta mengetahui bagaimana langkah strategis yang dapat dilakukan oleh masyarakat dalam menyikapi keberadaan usaha pabrik minyak kelapa sawit PT. Surya Sawit Sejahtera. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan unit analisis yang digunakan yakni analis skala likert dan analisis SWOT. Untuk memperoleh data dilakukan observasi, wawancara dan penyebaran kuesioner. Dari hasil penelitian diperoleh informasi Pabrik Minyak Kelapa Sawit PT. Surya Sawit Sejahtetra telah memberikan dampak sejumlah 61% atau merupakan kategori baik selain itu dari analisis SWOT yang dilakukan diketahui bahwa dampak sosial, ekonomi dan lingkungan PT. Surya Sawit Sejahtera terhadap masyarakat di desa Patila kecamatan Tana Lili berada di kuadran I. Hal ini menegaskan bahwa masyarakat sebaiknya menerapkan strategi Growth Oriented Strategy yakni starategi yang menekankan pada langkah pertumbuhan dan perkembangan masyarakat.The development  of the palm  oil industry  increases  every year. The presence of companies drives changes in social, economic, and environmental conditions, resulting in both positive and negative impacts. This study aims to analyze the social, economic, and environmental impacts of PT. Surya Sawit Sejahtera on the lives of the surrounding community, as well as to understand the strategic steps that the community can take in responding to the presence of the palm oil factory operated by PT. Surya Sawit Sejahtera. This research employs a qualitative descriptive approach, using the Likert scale analysis and SWOT analysis as analytical tools. Data is collected through observation, interviews, and questionnaire distribution. The research findings indicate that PT. Surya Sawit Sejahtera's Palm Oil Factory has a 61% impact rating, falling within the "good" category. Furthermore, based on the conducted SWOT analysis, it is revealed that the social, economic, and environmental impacts of PT. Surya Sawit Sejahtera on the community in the Patila village of the Tana Lili subdistrict fall into quadrant I. This reinforces the recommendation that the community should adopt a Growth-Oriented Strategy, which emphasizes steps for community growth and development.
ETIKA KOMUNIKASI GENERASI Z DI ERA SOCIETY 5.0 DI DUSUN KALAULI Basir, Arfan; Metekohy, Louisa M; Sialana, Fatima
Phinisi Integration Review Vol 8, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v8i1.67769

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meninjau etika komunikasi generasi z di era seciaety 5.0 di Dusun Kalauli, penelitian ini dilakukan dengan metodologi penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik analisis data yaitu reduksi data, penyajian data penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini ditemukan bahwa etika komunikasi generasi Z di era 5. 0 di Dusun Kalauli tidak terjadi sebagaimana mestinya, terjadi pergeseran nilai-nilai etika komunikasi salah satunya kurangnya empati dalam berkomunikasi secara langsung dan salah satu faktor pergeseran nilai etika komunikasi yaitu ponsel pintar/gadget yang menjadi bagian tak terpisahkan dari era masyarakat 5.0.This study aims to review the communication ethics of generation z in the era of society 5.0 in Dusun Kalauli, this study was conducted using a qualitative descriptive research methodology with data analysis techniques, namely data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of this study found that the communication ethics of generation Z in the era of 5.0 in Dusun Kalauli did not occur as it should, there was a shift in the values of communication ethics, one of which was the lack of empathy in communicating directly and one of the factors in the shift in communication ethics values was smartphones/gadgets which became an inseparable part of the era of society 5.0.
FENOMENA SOSIAL EKONOMI PENGEMBANGAN PRODUKSI PETANI SAWAH KABUPATEN MAROS Arda, Arda; Sumandiyar, Adi; Thamrin, Asbullah
Phinisi Integration Review Vol 8, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v8i1.70688

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan dan menganalisis kondisi sosial ekonomi petani padi sawah yang terdapat di Kabupaten Maros dan bagaimana dampak hubungan sosial petani padi sawah terhadap kondisi sosial ekonomi para petani yang terdapat di Kabupaten Maros. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data yang digunakan penelitian ini yaitu wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) hubungan kerjasama diantara petani pemilik sawah, petani penggarap dan buruh tani berjalan dengan baik dan sudah menjunjung tinggi nlai-nilai solidaritas organis dan mekanis, dan (2) terdapat bagian dan unsur yang saling berhubungan sabagi salah satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan dan saling memiliki keuntungan serta ketergantungan dalam rangka melaksanakan dan menjalankan tugas tanggung jawab mereka sebagai petani dalam bentuk pola hubungan kerjasama.This study aims to find and analyze the socio-economic conditions of rice farmers in Maros Regency and how the impact of social relations of rice farmers on the socio-economic conditions of farmers in Maros Regency. The research method used is descriptive qualitative using a descriptive qualitative approach. The data used in this study were in-depth interviews. The results of the study indicate that (1) the cooperative relationship between rice field owners, sharecroppers and farm laborers is running well and has upheld the values of organic and mechanical solidarity, and (2) there are parts and elements that are interconnected as one inseparable unit and have mutual benefits and dependencies in order to carry out and carry out their responsibilities as farmers in the form of a cooperative relationship pattern.
KEMAMPUAN MENGELOLA DAN MUTU PEMBELAJARAN GURU DI SMP NEGERI 2 PARIGI Rahman, Abdul; Jumadi, Jumadi; Kasim, Hasanudin; Lema, Sudarto Lukman; Ponto, Herlin Pebrianti Yuanita
Phinisi Integration Review Vol 8, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v8i1.70444

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana kemampuan mengelola pembelajaran guru, bagaimana mutu pembelajaran guru dan bagaimana strategi guru dalam kemampuan mengelola dan mutu pembelajaran. penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data melalui pengumpulan data, reduksi data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) kemampuan mengelola pembelajaran guru dikategorikan atas 3 yaitu: a) kategori baik adalah guru menunjukan pengetahuan tentang kemampuan mengelolah pembelajaran; b) kategori cukup baik adalah guru menunjukan kemampuan mengelola pembelajaran dengan menunjukan pengetahuan dengan konsep-konsep pembelajaran secara terstruktur dan sistematis namun tidak menunjukan pengetahuan tentang berbagai pendekatan pedagogis; c) guru kategori kurang baik pada proses pembelajaran adalah perencanaan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai tidak nampak (2) mutu pembelajaran guru adalah dengan mengikutkan para guru dalam forum ilmiah yang menunjang mutu pembelajaran guru (3) strategi guru dalam kemampuan mengelola dan mutu pembelajaran adalah perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran yang matang berdasarkan perangkat pembelajaran dan pendekatan terhadap siswa yang mempunyai kendala dalam proses pembelajaran baik verbal maupun non verbal.This study aims to analyze how teachers' learning management skills are, how the quality of teachers' learning is, and how teachers' strategies are in managing and quality learning. This study uses a qualitative descriptive research method. In this study, researchers used data collection techniques, namely observation, interviews, and documentation. Data analysis techniques through data collection, data reduction and drawing conclusions. The results of the study showed that (1) teachers' learning management skills are categorized into 3, namely: a) good category is teachers showing knowledge about learning management skills; b) fairly good category is teachers showing learning management skills by showing knowledge with learning concepts in a structured and systematic manner but not showing knowledge about various pedagogical approaches; c) teachers in the less good category in the learning process are planning learning objectives to be achieved are not visible (2) the quality of teacher learning is by involving teachers in scientific forums that support the quality of teacher learning (3) teacher strategies in managing and quality learning skills are mature learning planning and implementation based on learning tools and approaches to students who have obstacles in the learning process, both verbal and non-verbal.
PENGARUH MINAT BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR PADA MAHASISWA PROGAM STUDI PENDIDIKAN GEOGRAFI Pasongli, Hernita; Putri, Hafiziani Eka; Marthinu, Eva; Arif, Mustia
Phinisi Integration Review Vol 8, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v8i1.68385

Abstract

Minat belajar memiliki pengaruh yang sangat besar dalam proses pembelajaran. Dengan adanya minat, semangat belajar siswa cenderung meningkat, sehingga dapat berdampak positif pada hasil belajar mereka. Sebaliknya, jika seorang siswa tidak memiliki minat terhadap suatu mata pelajaran, mereka cenderung tidak termotivasi untuk belajar dengan baik. Akibatnya, siswa mungkin merasa bosan dan kurang terlibat dalam pembelajaran. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh minat belajar terhadap hasil belajar Kosmografi. Jenis penelitian yaitu ex post facto dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Geografi yang mengontrak matakuliah kosmografi dengan sampel penelitian berjumlah 29 orang. Pengambilan data dengan menggunakan angket dan Hasil tes UAS. Hasil Penelitian diperoleh persamaan Ŷ=0,074+59,669x berarti bahwa setiap kenaikan satu unit variable minat belajar akan menyebabkan peningkatan pada hasil belajar sebesar 59,669 unit. Kekuatan pengaruh dari minat belajar terhadap hasil belajar juga ditunjukkan dengan hasil perhitungan koefisien jalur sebesar 2,8% yang berkategori rendah. Hal ini berarti minat belajar mahasiswa memberi kontribusi sebesar 2,8% terhadap hasil belajar cosmografi, sedangkan 97,2% hasil belajar matematika dipengaruhi faktor-faktor lain. Perlu adanya penelitian lanjutan untuk mengetahui factor apa saja yang dapat mempengaruhi hasil belajar mahasiswa program studi pendidikan geografi selain minat belajar.Learning interest has a huge influence on the learning process. With interest, students' enthusiasm for learning tends to increase, so it can have a positive impact on their learning outcomes. Conversely, if a student has no interest in a subject, they are less likely to be motivated to learn well. As a result, students may feel bored and less engaged in learning. The purpose of this study was to determine the effect of learning interest on Cosmography learning outcomes. The type of research is ex post facto with a quantitative approach. The population in this study were Geography Education Study Program students who contracted cosmography courses with a research sample of 29 people. Data collection using questionnaires and UAS test results. The results of the study obtained the equation Ŷ = 0.074 + 59.669x means that each increase of one unit of learning interest variable will cause an increase in learning outcomes by 59.669 units. The strength of the influence of learning interest on learning outcomes is also indicated by the results of the calculation of the path coefficient of 2.8% which is categorized as low. This means that student learning interest contributes 2.8% to cosmography learning outcomes, while 97.2% of math learning outcomes are influenced by other factors. Further research is needed to find out what factors can affect the learning outcomes of students of geography education study programs other than learning interes.
JEJAK PLURALISME AGAMA DI PAPUA: PERSPEKTIF SEJARAH EKSISTENSI AGAMA BUDDHA MODERN DI KOTA KOTA JAYAPURA (1978 – 1989) Kulyasin, Kulyasin; Loppies, Megiridha; Handoko, Susanto T.
Phinisi Integration Review Vol 8, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v8i1.66653

Abstract

Sejarah perkembangan suatu agama di Indonesia merupakan kajian yang cukup penting bagi keberlangsungan rasa toleransi umat beragama yang ditinjau dari perspektif sejarah. Terlahir sebagai sebuah negara jamak yang memiliki keberagaman budaya dan juga agama tentu menjadi satu kronik fenomena sejarah sosial Indonesia yang sangat menarik untuk dibahas pada abad ini. Penelitian Mengenai Sejarah Perkembangan Agama Buddha di Papua masih menjadi penelitian yang sangat jarang dilakukan oleh para peneliti sejarah lokal maupun Indonesia, sehingga satu langkah awal yang penting untuk menjadi pemantik penelitian selanjutnya perlu dilakukan agar historiografi sejarah lokal Papua lebih beragam. Kajian pluralisme agama tentu menjadi satu kajian yang penting bagi masyrakat papua sebagai sarana peningkatan rasa toleransi umat beragama di tanah Papua khususnya di Kota Kota Jayapura maka dari itu satu penelitian tentang kondisi pluralisme Agama di Kota Jayapura secara khusus mendalami lebih jauh eksistensi Agama Budha di Kota Kota Jayapura dalam kurun waktu 1978-1989 menjadi fokus dalam pembahasan ini. Tujuan penelitian ini diharapakan menjawab awal mula Agama Buddha di Kota Kota Jayapura pada tahun 1978 sebagai bagian dari keberagaman umat beragama di Indonesia serta melihat fenomena pluralisme yang terjadi berdasarkan ruang dan waktu sejarah. Metode peneltian yang digunakan adalah metode penelitian sejarah yang memeiliki mekanisme tersendiri dimulai dari menentukan tema penelitian, heuristik, kritik sumber, interpretasi, hingga menyusun menjadi sebuah karya tulis ilmiah (historiografi).The history of the development of a religion in Indonesia is a crucial study for the continuity of religious tolerance, viewed from a historical perspective. Being born as a plural nation with diverse cultures and religions certainly becomes an interesting chronicle of Indonesian social history to be discussed in this century. Research on the history of Buddhism's development in Papua remains a rarely conducted study by local and Indonesian historical researchers. Therefore, an important first step to spark further research needs to be taken to diversify the historiography of Papuan local history. The study of religious pluralism is undoubtedly an important study for Papuan society as a means of enhancing religious tolerance in the land of Papua, especially in Jayapura City. Hence, a study on the condition of religious pluralism in Jayapura City, specifically delving deeper into the existence of Buddhism in Jayapura City during the period of 1978-1989, becomes the focus of this discussion. This research aims to answer the origins of Buddhism in Jayapura City in 1978 as part of religious diversity in Indonesia and to examine the phenomenon of pluralism that occurred based on historical space and time. The research method used is the historical research method, which has its own mechanism starting from determining the research theme, heuristics, source criticism, interpretation, to compiling it into a scientific paper (historiography).