cover
Contact Name
Didik Supriyanto
Contact Email
didiksupriyanto21@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalmodeling@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. mojokerto,
Jawa timur
INDONESIA
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI
ISSN : 24423661     EISSN : 2477667X     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 1,305 Documents
Pengaruh Pendidikan Agama Islam dalam Keluarga Terhadap Akhlak Remaja di Desa Kampung Perlabian Luar Astrid, Astrid; Megawati, Betti; Ruwaidah, Ruwaidah
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 11 No. 4 (2024): Desember
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v11i4.2835

Abstract

This study aims to determine the effect of Islamic religious education in the family on the morals of adolescents in Kampung Perlabian Luar Village. The population in this study were all adolescents aged 13-15 years in Desa Kampung Perlabian Luar totaling 33 adolescents. The sample in this study was 33 adolescents. Because according to Suharsimi Arikunto if the population is less than 100, then all populations are taken for samples. So the sample in this study was 33 adolescents. The results of the study showed that the correlation value of rxy = (4.834) and the value of Df = 33-2 = 31 obtained rtable at a significance level of 5% of (2.03951) and the multiple regression test (R Square) of 0.637 means that there is an influence of Islamic religious education on adolescent morals of 63.7%, and the remaining 37.3% is influenced by other variables. Thus rxy is greater than rtabel so it can be concluded that there is an influence of Islamic religious education in the family on adolescent morals in Desa Kampung Perlabian Luar. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan agama Islam dalam keluarga terhadap akhlak remaja di Desa Kampung Perlabian Luar. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh remaja yang berumur 13-15 tahun di Desa Kampung Perlabian Luar yang berjumlah 33 remaja. Sampel dalam penelitian ini adalah berjumlah 33 remaja. Dikarenakan menurut suharsimi arikunto jika populasi kurang dari 100, maka semua populasi diambil untuk sampel. Maka sampel dalam penelitian ini berjumlah 33 remaja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai korelasi rxy = (4,834) dan nilai Df = 33-2= 31 diperoleh rtabel pada taraf signifikan 5% sebesar (2,03951) dan uji regresi berganda (R Square) sebesar 0,637 artinya terdapat pengaruh pendidikan agama Islam terhadap akhlak remaja sebesar 63.7%, dan 37,3% sisanya dipengaruhi oleh variabel lainnya. Dengan demikian rxy lebih besar dari rtabel sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pendidikan agama Islam dalam keluarga terhadap akhlak remaja di Desa Kampung Perlabian Luar.
Pengaruh Praktik Sholat Jenazah terhadap Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Fikih Kelas pada XI di Pondok Pesantren Napabarbaran Hasibuan, Deliamna Sonja; Megawati, Betti; Ruwaidah, Ruwaidah
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 11 No. 4 (2024): Desember
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v11i4.2836

Abstract

This study aims to determine the effect of the practice of funeral prayer on student learning outcomes in the subject of Islamic religious education and character education in class XI at the Napabarbaran Islamic Boarding School. The population in this study were students of the Napabarbaran Islamic Boarding School class XI totaling 125 students from 4 classes, namely (XI-A, XI-B, XI-C, XI-D). The technique used in this sampling was by using a random technique, where the author took a sample of 20% of the total number of students in class XI. So the sample in this study was 25 students. The results showed that the correlation value of rxy = (4.968) and the value of Df = 25-2 = 23 obtained rtable at a significance level of 5% of (1.71387) and the multiple regression test (R Square) of 0.719 meaning that there is an effect of the practice of funeral prayer on the learning outcomes of class XI students of 71.9%, and the remaining 28.1% is influenced by other variables. This, rxy is greater than rtabel so that it can be concluded that there is an influence of the practice of funeral prayers on student learning outcomes in Islamic religious education subjects in class XI at the Napabarbaran Islamic Boarding School. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh praktik sholat jenazah terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran pendidikan agama islam dan budi pekerti pada kelas XI di Pondok Pesantren Napabarbaran. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik Pondok Pesantren Napabarbaran kelas XI yang berjumlah 125 siswa dari 4 kelas yaitu (XI-A, XI-B, XI-C, XI-D). Teknik yang digunakan dalam pengambilan sampel ini adalah dengan menggunakan teknik acak, dimana penulis mengambil sampel 20 % dari jumlah siswa seluruh kelas XI. Maka sampel pada penelitian ini 25 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai korelasi rxy = (4,968) dan nilai Df = 25-2= 23 diperoleh rtabel pada taraf signifikan 5% sebesar (1,71387) dan uji regresi berganda (R Square) sebesar 0,719 artinya terdapat pengaruh praktik sholat jenazah terhadap hasil belajar siswa kelas XI sebesar 71,9%, dan 28,1% sisanya dipengaruhi oleh variabel lainnya. Dengan demikian rxy lebih besar dari rtabel sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh praktik sholat jenazah terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran pendidikan agama islam pada kelas XI di Pondok Pesantren Napabarbaran.
Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Keterampilan dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMP Anugrah Tanjung Medan Siregar, Siti Aisyah; Nursalimah, Nursalimah
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 11 No. 4 (2024): Desember
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v11i4.2837

Abstract

This study examines the application of skill-based learning models in improving students' critical thinking skills at SMP Anugrah Tanjung Medan. This study uses a qualitative descriptive approach. Data collection techniques through observation, in-depth interviews, and documentation. Triangulation is used as a validity technique in this study. Data analysis techniques in this study include data reduction, data display, and drawing conclusions. The results of the study indicate that the application of skill-based learning models that include group discussions, case studies, and problem-based learning has succeeded in improving students' critical thinking skills. Supporting factors include teacher competence, availability of learning resources, student motivation, and school policy support and parental involvement. While inhibiting factors include limited facilities and infrastructure, limited learning time, and differences in student abilities. Positive impacts that are seen include increased active student participation in learning, the ability to analyze problems, and communication and collaboration skills. This study provides insight into the effectiveness of skill-based learning models as a strategy to develop students' critical thinking in accordance with the demands of 21st century education. Abstrak Penelitian ini mengkaji penerapan model pembelajaran berbasis keterampilan dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa di SMP Anugrah Tanjung Medan. Penelitian ini Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Triangulasi digunakan sebagai teknik validitas dalam penelitian ini. Teknik analisis data dalam penelitian ini meliputi reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran berbasis keterampilan yang mencakup diskusi kelompok, studi kasus, dan pembelajaran berbasis masalah berhasil meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Faktor pendukung meliputi kompetensi guru, ketersediaan sumber belajar, motivasi siswa, serta dukungan kebijakan sekolah dan keterlibatan orang tua. Sedangkan faktor penghambat mencakup keterbatasan sarana prasarana, waktu pembelajaran yang terbatas, dan perbedaan kemampuan siswa. Dampak positif yang terlihat antara lain meningkatnya partisipasi aktif siswa dalam pembelajaran, kemampuan menganalisis permasalahan, dan keterampilan komunikasi serta kolaborasi. Penelitian ini memberikan wawasan tentang efektivitas model pembelajaran berbasis keterampilan sebagai strategi untuk mengembangkan pemikiran kritis siswa sesuai dengan tuntutan pendidikan abad ke-21.
Pengaruh Pendidikan Karakter terhadap Etika Siswa Kelas VII pada Pembelajaran Akidah Akhlak di Pondok Pesantren Napabarbaran Nasution, Nur Janah; Megawati, Betti; Ruwaidah, Ruwaidah
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 11 No. 4 (2024): Desember
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v11i4.2838

Abstract

This study aims to determine the influence of character education on student ethics in Islamic religious education learning for class VII at the Napabarbaran Islamic Boarding School. The population in this study were all students of the Napabarbaran Islamic Boarding School class VII totaling 151 students from 5 classes, namely (VII-A, VII-B, VII-C, VII-D, VII-E). The technique used in this sampling was by using a random technique, where the author took a sample of 20% of the total number of students in class VII. So the sample in this study was 30 students. The results showed that the correlation value of rxy = (3.415) and the value of Df = 30-2 = 28 obtained rtable at a significant level of 5% of (1.701) and multiple regression test (R Square) of 0.558 meaning that there is an influence of character education on the ethics of class VII students of 55.8%, and the remaining 44.2% is influenced by other variables. Thus, rxy is greater than rtable so it can be concluded that there is an influence of character education on student ethics in learning Islamic religious education for class VII at the Napabarbaran Islamic Boarding School. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk pengaruh pendidikan karakter terhadap etika siswa pada mata pelajaran pendidikan agama islam kelas VII di Pondok Pesantren Napabarbaran. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik Pondok Pesantren Napabarbaran kelas VII yang berjumlah 151 siswa dari 5 kelas yaitu (VII-A, VII-B, VII-C, VII-D, VII-E). Teknik yang digunakan dalam pengambilan sampel ini adalah dengan menggunakan teknik acak, dimana penulis mengambil sampel 20 % dari jumlah siswa seluruh kelas VII. Maka sampel pada penelitian ini 30 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai korelasi rxy = (3.415) dan nilai Df = 30-2= 28 diperoleh rtabel pada taraf signifikan 5% sebesar (1,701) dan uji regresi berganda (R Square) sebesar 0,558 artinya terdapat pengaruh pendidikan karakter terhadap etika siswa kelas VII sebesar 55,8%, dan 44,2% sisanya dipengaruhi oleh variabel lainnya. Dengan demikian rxy lebih besar dari rtabel sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pendidikan karakter terhadap etika siswa pada mata pelajaran pendidikan agama islam kelas VII di Pondok Pesantren Napabarbaran.
Integrasi Kecerdasan Buatan (AI) dalam Rancangan Pembelajaran Diferensiatif pada Pendidikan Menengah Khoiruddin, Moh.
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 11 No. 3 (2024): September
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v11i3.2839

Abstract

Kemajuan teknologi digital yang pesat telah membuka peluang baru dalam dunia pendidikan, khususnya melalui penerapan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi integrasi teknologi AI dalam perancangan pembelajaran diferensiatif pada pendidikan menengah. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif dan studi literatur serta observasi kasus di beberapa sekolah berbasis teknologi, penelitian ini mengungkap bahwa penggunaan AI mampu meningkatkan personalisasi pembelajaran, efisiensi asesmen formatif, dan pemetaan kebutuhan siswa secara adaptif. Meskipun demikian, tantangan seperti kesiapan infrastruktur, literasi digital guru, dan aspek etika penggunaan data tetap menjadi hambatan utama. Hasil penelitian ini menunjukkan pentingnya kolaborasi antara pendidik, pengembang teknologi, dan pembuat kebijakan untuk menciptakan ekosistem pembelajaran yang adaptif dan berkeadilan berbasis AI.
Efektivitas Penggunaan Learning Management System (LMS) dalam Meningkatkan Kemandirian Belajar Siswa Rasiman, Iman
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 11 No. 3 (2024): September
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v11i3.2840

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas penggunaan Learning Management System (LMS) dalam meningkatkan kemandirian belajar siswa. LMS merupakan platform digital yang menyediakan berbagai fitur untuk mendukung proses pembelajaran daring, seperti penyampaian materi, diskusi, evaluasi, dan pelacakan kemajuan belajar. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan eksperimen semu (quasi experiment). Sampel penelitian terdiri dari 60 siswa SMA yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen yang menggunakan LMS dan kelompok kontrol yang menggunakan metode konvensional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan dalam tingkat kemandirian belajar antara kedua kelompok. Siswa yang belajar menggunakan LMS menunjukkan tingkat kemandirian yang lebih tinggi dibandingkan dengan siswa yang belajar secara konvensional.
Implementasi Metode Cerita Islami dalam Menanamkan Nilai-nilai Moral Keagamaan Siswa di SDIT Imam Syafi’iy Kota Bima Nurfidatin; Ruslan
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 12 No. 2 (2025): Juni
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v12i2.2842

Abstract

Penelitian ini mengkaji implementasi metode cerita Islami dalam menanamkan nilai-nilai moral keagamaan di SDIT Imam Syafi'i Kota Bima dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan guru dan siswa, serta analisis dokumen, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode cerita Islami yang mengintegrasikan kisah-kisah Qur'ani dengan media visual, diskusi interaktif, dan praktik langsung terbukti efektif menanamkan nilai kejujuran (melalui kisah Nabi Muhammad Al-Amin), kesabaran (dari keteladanan Nabi Ayyub), kepedulian sosial, serta keadilan dan kebijaksanaan (dari kisah Nabi Sulaiman). Faktor pendukung utama meliputi: (1) kurikulum terstruktur dengan alokasi khusus cerita Islami, (2) lingkungan sekolah religius melalui pembiasaan ibadah, (3) media pembelajaran kreatif (buku bergambar, video animasi), dan (4) pelatihan guru berkala. Tantangan seperti keterbatasan konsentrasi siswa diatasi dengan teknik cerita bersegmen, sementara minimnya alat peraga ditanggapi dengan melibatkan siswa membuat media sederhana. Kolaborasi dengan orang tua melalui parenting guide memperkuat internalisasi nilai di rumah. Dampak positif terlihat pada perubahan perilaku siswa seperti meningkatnya sikap jujur, empati, dan resolusi konflik secara bijaksana. Penelitian merekomendasikan penguatan sistem monitoring jangka panjang dan digitalisasi konten untuk optimalisasi metode. Temuan ini membuktikan bahwa metode cerita Islami, ketika didukung sinergi sekolah-keluarga, mampu menjadi strategi efektif pembentukan karakter Qur'ani di sekolah dasar Islam terpadu.
Akulturasi Islam dan Peradaban Melayu dalam Tradisi Kelahiran Orang Melayu Palembang Natha Pratama, M. Ekhzan; Fadhilah, Siti Nurul; Romadhona, Zinde Ulfa; Muslimah, Zahrah; Maryamah
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 12 No. 2 (2025): Juni
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/89tn6c90

Abstract

Tradisi kelahiran orang Melayu Palembang yang masih dipraktikkan hingga saat ini merupakan manifestasi kepatuhan orang Melayu Palembang terhadap warisan leluhur. Kontinuitas ini tentu saja telah melalui proses saling mempengaruhi antara Islam dan tradisi, yang mengakibatkan terjadinya pergeseran-pergeseran yang ditunjukkan melalui simbol simbol yang khas. Tradisi kelahiran merupakan bagian penting dalam kebudayaan Melayu, termasuk di Palembang, yang mencerminkan nilai-nilai adat dan agama. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode deskriptif analitis dengan bentuk kajian kepustakaan, Melalui metode sejarah dengan menggunakan pendekatan historis dan budaya, diuraikan bagaimana Islam, yang masuk melalui proses Islamisasi, berperan dalam mengubah dan menyesuaikan tradisi kelahiran lokal tanpa menghilangkan akar budaya Melayu. tradisi dilaksanakan mulai dari masa kehamilan hingga bayi beranjak dewasa. menunjukkan perpaduan antara nilai-nilai Islam dan adat istiadat setempat. Akulturasi ini tidak hanya memperkaya tradisi lokal tetapi juga memperkuat identitas budaya masyarakat Melayu Palembang.  Abstract The birth traditions of the Palembang Malay people that are still practiced today are a manifestation of the obedience of the Palembang Malay people to their ancestral heritage. This continuity has of course gone through a process of mutual influence between Islam and tradition, resulting in shifts that are shown through distinctive symbols. Birth traditions are an important part of Malay culture, including in Palembang, which reflect customary and religious values. In this study, the author uses a descriptive analytical method with a literature review. Through historical methods using a historical and cultural approach, it is described how Islam, which entered through the Islamization process, played a role in changing and adapting local birth traditions without eliminating the roots of Malay culture. traditions are carried out from pregnancy until the baby grows up. showing a blend of Islamic values ??and local customs. This acculturation not only enriches local traditions but also strengthens the cultural identity of the Palembang Malay community.
Guru Pendidikan Agama Islam Mengembangkan Media Pembelajaran PAI untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa Smp Anugrah Desa Tanjung Medan Nasution, Rahmatika Hakima; Ruwaidah, Ruwaidah; Ritonga, Maisaroh
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 11 No. 4 (2024): Desember
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v11i4.2848

Abstract

Students’ interest in learning Fiqih is often low due to monotonous and less interactive teaching methods. This study aims to explore the strategies used by Islamic Education (PAI) teachers in developing Fiqih learning media to enhance students’ interest in learning at SMP Anugrah, Tanjung Medan Village. This research employs a qualitative approach with a case study method. Data were collected through interviews with PAI teachers, classroom observations, and documentation of teaching materials. The results show that PAI teachers developed technology-based learning media such as animated videos, infographics, and interactive quiz applications. The use of these media increased student engagement in Fiqih learning. Students became more active, enthusiastic in discussions, and showed improvement in learning outcomes. Teachers also stated that digital media are more effective in delivering abstract concepts compared to traditional lecture methods. However, there are challenges in implementing these media, such as limited technological facilities and a lack of training for teachers. Therefore, support from the school is needed in providing technological infrastructure and training so that the use of technology-based learning media can be optimized. Abstrak Minat belajar siswa dalam mata pelajaran Fiqih sering kali rendah akibat metode pembelajaran yang monoton dan kurang interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam mengembangkan media pembelajaran Fiqih guna meningkatkan minat belajar siswa di SMP Anugrah, Desa Tanjung Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi kelas, dan dokumentasi materi ajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI mengembangkan media pembelajaran berbasis teknologi, seperti video animasi, infografis, dan aplikasi kuis interaktif. Penggunaan media ini meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran Fiqih. Siswa menjadi lebih aktif, antusias berdiskusi, dan menunjukkan peningkatan hasil belajar. Guru juga menyatakan bahwa media digital lebih efektif dalam menyampaikan konsep abstrak dibandingkan metode ceramah. Namun, terdapat tantangan dalam penerapannya, seperti keterbatasan fasilitas teknologi dan kurangnya pelatihan bagi guru. Oleh karena itu, dibutuhkan dukungan sekolah dalam penyediaan infrastruktur dan pelatihan guru agar penggunaan media pembelajaran berbasis teknologi dapat berjalan optimal.
Kuliner Melayu di Sumatera Selatan Maryamah; Ramadhona, Suci; Zannah, Zahratul; Anggraini, Zelvi; Ilbari, Turi Indah
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 12 No. 2 (2025): Juni
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v12i2.2849

Abstract

Cuisine is an essential aspect of cultural heritage, carrying historical value and serving as a marker of local identity. Palembang is widely recognized for its distinctive culinary tradition, particularly pempek, which is not only a wellknown dish but also a symbol embedded in the cultural practices of its people. This article examines the role of cuisine in shaping cultural identity, social differentiation, and economic sustainability, with a specific focus on pempek. Employing a qualitative descriptive approach and literature analysis, this study explores how pempek has evolved from an exclusive royal dish to a widely consumed culinary staple, transcending social and economic classes. Additionally, this research highlights the ritualistic aspects of pempek consumption, its symbolic meanings, and its contribution to the construction of Palembang’s cultural identity. The findings indicate that pempek functions as both a culinary artifact and a cultural marker, reinforcing social identity within the broader discourse of tourism and Indonesia’s culinary diversity. Moreover, the economic impact of pempek is evident in its role within home-based industries and micro-enterprises that sustain local livelihoods. The preservation of traditional cuisine, therefore, is not merely an act of cultural conservation but also a strategic effort to promote regional tourism and economic resilience. Abstrak Kuliner merupakan bagian dari warisan budaya yamg memiliki nilai historis dan identitas lokal. Kota Palembang dikenal dengan kuliner khasnya, salah satunya adalah pempek, yang tidak hanya menjadi ikon Kuliner tetapi juga memiliki makna simbolik dalam tradisi Masyarakat Palembang. Artikel ini membahas peran kuliner sebagai Identitas budaya, diferensiasi soasial, serta dampak ekonominya, dengan fokus pada pempek Palembang. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif dan analisis literatur, penelitian ini mengungkap bagaimana pempek berkembang dari makanan istana menjadi hidangan rakyat yang dapat dinikmati semua kalangan. Selain itu, penelitian ini menyoroti keunikan dalam penyajian dan komsumsi pempek, serta peranannya dalam membangun identitas kuliner Palembang. Hasil penelitian menunjukan bahwa pempek bukan sekedar makanan, tetapi juga simbol budaya yang memperkuat identitas Masyarakat Palembang dalam konteks pariwisata dan keberagaman Indonesia. Lebih lanjut, pempek berkontribusi terhadap perekonomian lokal melalui industri rumahan dan isaha mikro yang menompang mata pencarian banyak Masyarakat. Oleh karena itu, pelestarian kuliner tradisional seperti pempek menjadi penting untuk mempertahan kan identitas budaya serta meningkatkan sektor pariwisata dan ekonomi daerah.