cover
Contact Name
Didik Supriyanto
Contact Email
didiksupriyanto21@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalmodeling@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. mojokerto,
Jawa timur
INDONESIA
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI
ISSN : 24423661     EISSN : 2477667X     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 1,344 Documents
Pelaksanaan Hukum Waris Masyarakat Desa Susuk Kecamatan Tiga Nderket Berdasarkan Hukum Adat Karo dan Hukum Positif Tri Nastiya; Wahdina Aulia; Nurhaliza Nurhaliza; Izzatunnada Izzatunnada
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 10 No 2 (2023): Juni
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/modeling.v10i2.1292

Abstract

One of the conditions for the occurrence of inheritance is because there are heirs and heirs. The closest heir to the right to inherit property is a child. The child is the fruit of love from a marriage. In the Karo tribe, marriage is an important way to continue the descendants of the clan brought by sons. So do not be surprised if men are slightly more privileged than women. The same applies to inheritance. Men are entitled to all inheritance while women are not entitled to become heirs but are still given property in the form of an indefinite gift. The existence of customary law in Indonesia is stated in Article 18B paragraph 2 of the 1945 Constitution that the state recognizes and respects the provisions of customary law. However, as time passed, the Karo customary law community became more and more open minded to stimuli outside of customary provisions. Starting from transmigration to several areas, cross-breeding between tribes and the entry of outsiders from the Karo tribe into the area made cultural acculturation. The position of customary law is under the codified positive law of Indonesia. This happens so that the provisions of customary law do not deviate from the goals and principles of the Indonesian nation. One of them with the Supreme Court Decision No. 179K/Sip/1961 as a form of equal rights efforts between male and female heirs in the Karo community. Therefore, this research was conducted with a juridical, empirical and sociological system in obtaining data. Are the people of Susuk Village, Kec. Three Nderket Kab. Karo still maintains customary law or collaborates with positive Indonesian law regarding the inheritance law.
Implementasi Program Literasi Baca Tulis al-Qur’an di Desa Timbang Jaya Yuda Mulia Ramadhan Sitepu; Elvy Nabila; Bella Novianti; Mutiara Hasni; Aini Jahara
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 10 No 2 (2023): Juni
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/modeling.v10i2.1295

Abstract

Penelitian ini berjudul implementasi program literasi baca tulis al-Qur’an di desa timbang jaya. Pendidikan ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan mendeskripsikan hasil wawancara yang bersumber dari salah satu guru TPQ di Desa Timbang Jaya. Hasil penelitian yang telah dilakukan peneliti proses dalam literasi membaca Al-Qur’an di masyarakat Desa Timbang Jaya berjalan dengan baik karena adanya support yang diberikan dari orang tua Santri, guru, dan juga pemerintah desa yang memberikan suatu fasilitas sarana maupun prasarana yang memadai terhadap para santri sehingga kegiatan literasi membaca Al-Qur’an berjalan dengan baik.
Peran Kader Posyandu di Desa Ara Condong dapat Mempengaruhi Masyarakat dalam Pencegahan Stunting pada Anak Arini Zuhra; Devi Adriati; Ardaniah Hazrah; Kamarul Hidayat; Meilisa Ninta Sari
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 10 No 2 (2023): Juni
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/modeling.v10i2.1309

Abstract

Stunting merupakan masalah kesehatan gizi yang masih banyak dijumpai di berbagai daerah. Dampak waktu jauh dari stunting bisa mengecam mutu pangkal energi orang di era depan. Di Desa Ara Condong stunting jadi salah satu rumor prioritas pembangunan kesehatan. Desa Ara Condong merupakan dusun dengan nilai stunting paling tinggi di Kecamatan. Tahap yang ddapat oleh penguasa buat menanggulangi stunting merupakan dengan memaksimalkan kedudukan posyandu. Salah satu kedudukan yang ditaksir bisa menolong menanggulangi stunting di Desa Ara Condong merupakan kedudukan posyandu dalam membagikan konseling serta pengarahan kesehatan vitamin yang tujuannya merupakan tingkatkan pemahaman serta wawasan Bunda bayi supaya terjalin pergantian sikap yang lebih bagus. Tujuan riset ini merupakan menganalisa kedudukan posyandu buat menanggulangi stunting serta faktor- faktor yang mempengaruhinya. Tata cara yang dipakai merupakan deskriptif kualitatif. Memakai informasi pokok dari hasil tanya jawab pada Aparat Vitamin UPT Puskesmas Ara Condong, Pengajar Posyandu serta Bunda bayi serta pemantauan. Informasi inferior berbentuk harian riset, novel, serta akta terpaut ddapat dari riset daftar pustaka. Ditemui kalau kedudukan posyandu dalam membagikan konseling serta pengarahan kesehatan vitamin lebih bertabiat melindungi. Kedudukan itu ditaksir belum maksimum sebab mutu pangkal energi yang sedang kurang, tingkatan pembelajaran kandidat, keahlian penyampaian modul konseling oleh kandidat yang belum mencukupi, penyampaian data yang belum global serta belum dimengerti dengan cara utuh oleh Bunda bayi. Ada pula sebagian halangan yang lain merupakan semacam perhitungan posyandu buat menanggulangi stunting yang terbatas, sedang ada alat infrastruktur yang belum terkabul serta mutu kandidat posyandu yang sedang menginginkan pembinaan yang lebih intens. Dianjurkan kalau pembinaan kandidat posyandu wajib dicoba dengan cara tidak berubah- ubah serta teratur dengan fokusnya merupakan penyampaian modul konseling serta pengarahan kesehatan vitamin dan pelampiasan alat infrastruktur serta perhitungan penindakan stunting yang sedang kurang.
Penerapan Metode Pembelajaran Drill Berbantuan Media Cerita Bergambar untuk Meningkatkan Keterampilan Membaca Nyaring pada Siswa Sekolah Dasar Maidini Tamara; Iis Aprinawati; Fadhilaturrahmi Fadhilaturrahmi
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 10 No 2 (2023): Juni
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/modeling.v10i2.1313

Abstract

Study this aim for enhancement Skills read loud student class II SDN 014 Kuok year the 2022/2023 academic year, totaling 13 students . Method study this is Study Action Class (PTK) carried out in two cycle learning . Every cycle consist from two meeting and four Step learning namely : planning , implementation , observation and reflection . Time study held on month August 2022. Technique data collection in the form of documentation , observation and test . Results Skills read loud student class II SDN 014 Kuok on pre-action average value 52 ,30 with percentage 38% completeness . On cycle I meeting I average value 52.69 with percentage completeness study 38% and on Cycle I meeting II experienced enhancement with the average value is 56.15 with percentage completeness study 46%. On cycle II meeting I experienced enhancement also with the mean value is 61.53 with percentage completeness study 62% and on cycle II meeting II experienced enhancement again with the average value is 64.61 with percentage completeness learn 85%. With thereby could concluded that with application method learning drill story media help pictorial could increase Skills read loud student class II SDN 014 Kuok.
Pengembangan Kognitif Anak Usia Dini melalui Story Reading di PAUD Sehati Nita Apriyani; Suyadi Suyadi
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 10 No 2 (2023): Juni
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/modeling.v10i2.1316

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui bagaimana perkembangan kognitif anak melalui story reading. Sesudah dilakukan penerapan story reading pada anak usia dini di Paud Sehati ada peningkatan perekmbangan kemampuan kognitif pada anak. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode kualitatif deskriptif analitif. Responden dalam penelitian ini ialah anak kelompok B Paud Sehati, guru kelas, dan kepala sekolah. Teknik pengumpulan datanya berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil yang didapatkan dalam proses pengembangan kognitif anak melalui story reading, anak menjadi memahami cerita dan dapat mengenal mana tokoh yang baik dan mana yang jahat serta dapat menumbuhkan rasa minat baca pada anak. Hasil dari penelitian ini berkaitan dengan pengembangan kemampuan kognitif pada anak usia dini.
Implementasi Pendekatan Saintifik dalam Proses Pembelajaran Fiqih di MI Miftahul Hasan Tegalsono Abd. Haris; Ainul Yaqin; Nur Fitri Amalia
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 10 No 2 (2023): Juni
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/modeling.v10i2.1589

Abstract

This study aims to describe the scientific implementation in fiqh learning for students' activeness and understanding, obstacles and solutions at MI Miftahul Hasan Tegalsono. The implementation of this research applies a descriptive type using qualitative methods. The data obtained with qualitative techniques are the results of observations and interviews. Based on the data that has been found, this study will review the implementation of fiqh learning by implementing scientific activities for students' activeness and understanding which are already going quite well, where the teacher applies let's observe, ask, try, collect problems, associate, and communicate. Through the application of this scientific approach it can be concluded that it can influence the development of students' skills including critical thinking, skilled in communicating, and skilled in collaboration and investigation. Obstacles were found in the scientific implementation of this learning process in the form of a lack of interest and asking students and the lack of utilization of existing facilities and infrastructure. The solution that can be done by the school is to seek educators to take part in training and teachers insert the use of learning media in certain materials.
Efektivitas Model Pembelajaran Terpadu Tipe Webbed Berbantuan Power Point Interaktif terhadap Peningkatan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Elfi Indriani; Yanti Fitria; Yeni Erita
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 10 No 2 (2023): Juni
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/modeling.v10i2.1621

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar IPAS siswa kelas IV Sekolah Dasar Gugus III Balingka Sungai Landia menggunakan model pembelajaran terpadu tipe webbed berbantuan power poin interaktif dengan tanpa menggunakan model pembelajaran terpadu tipe webbed berbantuan power poin interaktif. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantutatif dengan menggunakan design quasi eksperimental dengan pretest-postest control group design. Hasil penelitian ini adalah model pembelajaran terpadu tipe webbed berbantuan power poin interaktif menunjukan hasil yang efektif dan dapat meningkatkan hasil belajar IPAS siswa kelas IV Sekolah Dasar Gugus III Balingka Sungai Landia. Sedangkan berdasarkan tabulasi frekuensi kategori pembelajaran Posttest tanpa menggunakan model pembelajaran terpadu tipe webbed berbantuan power poin interaktif tidak terdapat siswa yang memperoleh nilai 90. Pada model pembelajaran terpadu tipe webbed hanya berada pada nilai 75 dibandingkan dengan kelas eksperimen pada pembelajaran model terpadu tipe webbed berbantuan power poin interaktif terdapat sejumlah siswa memperoleh nilai 90.
Pengaruh Pembelajaran Terpadu Model Webbed Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar Deni Okta Nadia; Yanti Fitria; Yeni Erita; Rahmi Yulia; Nofia Henita
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 10 No 2 (2023): Juni
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/modeling.v10i2.1627

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pengaruh pembelajaran terpadu model Webbed terhadap kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar. Menggunakan metode pre-eksperimen dengan desain one-grup pre-test-pos-ttest. Subyek penelitian ini yakni siswa kelas IV SD Negeri 14 Simpangampek yang berjumlah 19 orang, terdiri dari 10 laki-laki dan 9 perempuan. Instrumen yang digunakan yaitu lembar tes dan lembar observasi. Tes kemampuan berpikir kritis dilakukan dengan dua tahap: pretest dan posttest. Dari penelitian diperoleh nilai rata-rata kemampuan berpikir kritis siswa pada pretest adalah 72 dan posttest adalah 88. Analisis data menggunakan SPSS 26 for windows dengan uji Paired Sample t-test pada α (0,05), diperoleh nilai sig 0,018 < α (0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara pretest dan posttest. Selanjutnya diperoleh nilai N-gain sebesar 0.561 (kategori sedang). Hal ini berarti terdapat pengaruh penggunaan pembelajaran terpadu model Webbed terhadap kemampuan berpikir kritis siswa sebelum dan sesudah perlakuan.
Implementation of Guidance and Counseling in Realizing the Profile of Pancasila Students in Elementary Schools Ainul Mardiyah; Neviyarni S
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 10 No 2 (2023): Juni
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/modeling.v10i2.1632

Abstract

The independent curriculum is a curriculum that contains the profile of Pancasila students in its use. The main characteristics of Pancasila students include faith, devotion to God Almighty and noble character, global diversity, mutual cooperation, independence, critical reasoning, and creativity. These six profiles can be formed through guidance and counseling applied in primary school learning. The purpose of guidance and counseling activities itself is to form students' personalities in accordance with the demands of the independent curriculum applied in the school. This article contains the implementation of guidance and counseling activities conducted at SDN 13 Parit Putus with the aim of realizing the profile of Pancasila students in elementary schools. The results showed that SDN 13 Parit Putus does not yet have experts in the field of guidance and counseling, but the implementation of guidance and counseling has been well integrated in learning and all activities conducted at school, namely routine habituation activities that direct students to become Pancasila students who can apply Pancasila values in everyday life.
Pelibatan Orang Tua di Sekolah Dasar: Upaya Kepala Sekolah dan Guru dalam Mencapai Tujuan Pendidikan Three Rahmadona; Desyandri Desyandri; Irda Murni
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 10 No 2 (2023): Juni
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/modeling.v10i2.1640

Abstract

Banyak orang tua yang kurang aktif dalam mengikuti perkembangan pendidikan anaknya di sekolah sehingga kepala sekolah dan guru di sekolah dasar harus memiliki strategi yang efektif untuk melibatkan orang tua dalam proses pendidikan anak. Tujuan artikel ini adalah untuk menjelaskan upaya kepala sekolah dan guru dalam mencapai tujuan pendidikan dengan pelibatan orang tua di Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-deskriptif dengan pendekatan wawancara pada lima orang guru. Penelitian ini memiliki tiga prosedur, yaitu: orientasi, reduksi, dan seleksi. Ada tiga tahap dalam menganalisis data, yaitu tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa upaya yang dapat dilakukan oleh kepala sekolah dan guru dalam melibatkan orang tua untuk mencapai tujuan pendidikan di antaranya: membuat program keterlibatan orang tua secara berkala, komunikasi yang efektif, melibatkan orang tua dalam proses pembelajaran, memperkuat kepercayaan, mempertimbangkan kebutuhan orang tua, menyediakan kesempatan untuk memberikan umpan balik, memanfaatkan teknologi. Diharapkan dengan kerja sama antara kepala sekolah, guru, dan orang tua, dapat meningkatkan kualitas pendidikan anak sehingga mampu mencapai tujuan pembelajaran.

Page 30 of 135 | Total Record : 1344