cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. ponorogo,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Dimensi Pendidikan dan Pembelajaran
ISSN : 23033800     EISSN : 2527049     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Dimensi Pendidikan dan Pembelajaran is a peer-reviewed, open access journal that provides publication of articles in all areas of educational research. It aims to promote excellence through the dissemination of high-quality research findings and provide a platform for scientists and academicians all over the world to promote, share, and discuss various new issues and developments in different areas of educational research.
Arjuna Subject : -
Articles 429 Documents
PENGARUH GAYABELAJAR DAN METODE PEMBELAJARAN TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA SMP Prihma Sinta Utami
JURNAL DIMENSI PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN Vol 4, No 1 (2016): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.486 KB) | DOI: 10.24269/dpp.v4i1.54

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: (1) pengaruh gaya belajar terhadap hasil belajar, (2) pengaruh metode pembelajaran terhadap hasil belajar.Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian quasi eksperimen dengan desain factorial 2x2. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 15 Yogyakarta, sedangkan sampelnya adalah siswa kelas VII B, VII E, VII H, VII J. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat pengaruh antara gaya belajar terhadap hasil belajar dan hasil belajar siswa dengan metode Think Pair Share lebih tinggi dibandingkan hasil belajar dengan metode Problem-Based Learning pada gaya belajar visual maupun auditorial, (2) terdapat pengaruh antara metode pembelajaran terhadap hasil belajar dan hasil belajar dengan metode Think Pair Share lebih tinggi dibandingkan hasil belajar dengan metode Problem-Based Learning
MEMPERTAHANKAN IDEALISME MATA PELAJARAN BAHASA INGGRIS DI SEKOLAH DASAR DI PONOROGO Niken Reti Indriastuti
JURNAL DIMENSI PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN Vol 6, No 1 (2018): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.529 KB) | DOI: 10.24269/dpp.v6i1.783

Abstract

Banyak sekolah dasar di kabupaten Ponorogo yang masih mempertahankan keberadaan bahasa Inggris sebagai mata pelajaran walaupun bahasa Inggris tidak ada dalam kurikulum nasional sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengeathui idealisme apa yang dimiliki sekolah-sekolah tersebut sehingga masih mempertahankan bahasa Inggris sebagai mata pelajaran dan sejauh mana usaha mereka dalam mempertahankan idealisme tersebut. Seting penelitian ini adalah SD Muhammadiyah Ponorogo dan SD Muhammadiyah Terpadu Ponorogo yang merupakan sekolah swasta cukup favorit di Ponorogo, subyek penelitian adalah mata pelajaran bahasa Inggris. Instrument yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah interview dan observasi. Sedangkan teknik analisa data memakai model Miles dan Huberman. Berdasarkan hasil pengolahan data maka diperoleh gambaran bahwa kedua sekolah tersebut memiliki alasan sebagai berikut: (1) mempersiapkan siswa untuk menghadapai pelajaran Bahasa Inggris di SMP dan (2) membekali siswa dalam menghadapi globalisasi dan kemajuan teknologi informasi (ICT). Namun upaya untuk mencapai idealisme tersebut bisa dikatakan kurang idealis yang disebabkan berbagai factor baik berasal dari  pihak otoritas sekolah: kepala sekolah dan guru bahasa Inggris maupun dari siswa dan orang tua.
ANALISIS TEKS KOMPETENSI DASAR PADA SILABUS BAHASA INGGRIS SMA/MA/SMAK/MAK KEMDIKBUD 2017 Mulyani Mulyani
JURNAL DIMENSI PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN Vol 6, No 2 (2018): Juli 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.309 KB) | DOI: 10.24269/dpp.v6i2.1016

Abstract

Based on text-based teaching, the English syllabus emphasizes enhancing the learner's ability to use English in various types of texts. Text is learned not as a final goal, but as a tool for performing various activities in real life. At this intermediate level, teaching materials consist of simple texts. The purpose of this basic competence text analysis is to conduct mapping related to the basic competence of knowledge and to evaluate the content of basic competence in accordance with the context and needs of English learning. Types of text analysis using content analysis. The results of the analysis are expected to contribute to the development of a more systematic and comprehensive SMA / MA / SMAK / MAK syllabus
PROSES BERPIKIR MAHASISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL KALKULUS Siti Rochana
JURNAL DIMENSI PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN Vol 6, No 2 (2018): Juli 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.192 KB) | DOI: 10.24269/dpp.v6i2.995

Abstract

This study aims to describe and know the thinking processes of students in menyesikan math problems. The subjects taken in this study are divided into three (3) categories with high, medium, and low mathematical skills in solving calculus problems. The method used is qualitative method which refer to written test and interview. From the results of these studies, respectively obtained the conclusion that students with low ability, moderate, and high have the process of thinking computational thinking, semi-conceptual thinking, and conceptual thinking.Keywords: Process of thinking, calculus
TBLT Three Phase Technique dalam Meningkatkan Kemampuan Listening TOEFL Preparation Risqi Ekanti Ayuningtyas Palupi
JURNAL DIMENSI PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN Vol 6, No 2 (2018): Juli 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (535.763 KB) | DOI: 10.24269/dpp.v6i2.1012

Abstract

Listening merupakan salah satu kemampuan berbahasa reseptive yang memiliki peranan penting dalam pembelajaran Bahasa Inggris. Namun pada kenyataannya masih banyak yang belum bisa menguasai keterampilan mendengarkan ini dengan baik. TOEFL merupakan salah satu jenis uji kompetensi berbahasa yang merupakan upaya dalam menstandardisasi penguasaan berbahasa. Listening merupakan salah satu dari bagian yang dirasa cukup sulit pada TOEFL tersebut.Berdasarkan hasil pre-observasi yang dilakukan peneliti di Universitas Muhammadiyah Ponorogo, diketahui bahwa kemapuan Listening mahasiswa pada pembelajaran Listening for TOEFL Preparation masih kurang. Hal tersebut dibuktikan dengan beberapa hasil antara lain, nilai pre-test mahamahasiswa pada mata kuliah Listening for TOEFL Preparation masih dibawah standar yang ditetapkan pada  kriteria penilian TOEFL. Oleh karena itu diperlukan sebuah tehnik yang tepat untuk meningkatkan kemampuan listening mahasiswa sehingga dipilihlah TBLT Three Phase Technique sebagai tehnik yang tepat dalam menyelesaikan permasalahan ini.Tujuan dari penelitian ini adalah 1) mengetahui apakah TBLT Three Phase Technique dapat meningkatkan kemampuan listening mahasiswa Bahasa Inggris; 2) Langkah-langkah yang dilakukan dalam penggunaan TBLT Three Phase Technique untuk meningkatkan kemampuan listening mahasiswa Bahasa Inggris.Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian tindakan kelas. Peneliti mengadakan penelitian selama lima bulan pada mahasiswa semester 8 Prodi Bahasa Inggris, Fakultas Kepengajaran dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Ponorogo.Peningkatan penguasaan kemampuan mendengarkan mahasiswa dapat pula dilihat dari hasil test yaitu pre-test adalah 68,3, post-test 1 adalah 75,4 dan post-test 2 adalah 87,4. Hasil penghitungan signifikansi kenaikan dilihat dari 5% dengan t table ( dari 23 mahasiswa adalah t obtained   2,02 adalah 4,6 dan 8,6 untuk .
RESTRUKTURISASI PENDIDIKAN BERBASIS BUDAYA: PENERAPAN TEORI ESENSIALISME DI INDONESIA Helaluddin Helaluddin
JURNAL DIMENSI PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN Vol 6, No 2 (2018): Juli 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.882 KB) | DOI: 10.24269/dpp.v6i2.890

Abstract

Berbagai riset dan penelitian menunjukkan bahwa pendidikan di Indonesia masih berada dalam zona merah. Berbagai permasalahan pendidikan tersebut seolah-olah menjadi hal yang begitu sulit untuk ditanggulangi. Rendahnya tingkat literasi dan pemeringkatan pendidikan yang berada di posisi terbawah merupakan indikator tentang rendahnya kualitas pendidikan di Indonesia. Esensialisme sebagai salah satu teori pendidikan menawarkan berbagai pandangan dalam mengembalikan esensi pendidikan yang sebenarnya. Pengutamaan mata pelajaran pokok seperti membaca, menulis, dan matematika diyakini akan menjadi modal dasar bagi siswa menuju masa depannya. Teori ini juga menekankan pentingnya pendidikan yang disandarkan pada sesuatu yang telah teruji keampuhannya, yaitu kebudayaan pada masa lampau. Aliran ini juga mengkritisi kurikulum yang dikembangkan dengan sifat fleksibilitas. Kurikulum yang disusun dengan asas fleksibilitas dipandang akan menjadi dasar yang mudah goyah dan tidak menentu. Pemberlakuan kebijakan gerakan literasi nasional, penguatan materi pelajaran dasar (membaca, menulis, dan matematika), dan pemberlakuan pendidikan budaya merupakan tiga hal yang ditawarkan dalam artikel ini sebagai bagian dari implementasi dari teori esensialisme.
STUDENTS’ PERCEPTION OF THE USE OF STORYTELLING TECHNIQUE TO IMPROVE VOCABULARY SKILL Wahyu Trimastuti
JURNAL DIMENSI PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN Vol 6, No 2 (2018): Juli 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (343.23 KB) | DOI: 10.24269/dpp.v6i2.1013

Abstract

The main objective of the research is to find out whether story telling technique can improve vocabulary skill or not. The descriptive quantitative method was employed in this research. The samples of the research were business management of MBIS-W41/15 which consists of twenty one students. To collect the data, the writer used questionnaire to know the students’ perception with storytelling technique and vocabulary test to know whether the final test score of the students have a significant progress or not. Storytelling technique deliver a good method to support,moyivate, and encourage knowledge. It can be seen that students were encouraged to be actively and motivately in learning process. Based on the reserach finding, it can be conclude that storytelling technique can improve vocabulary skill and give good atmosphere in teaching learning process. Using storytelling students more interesting and understanding new words. They can work together and share idea to encourage new knowledge which discuss in topic of their lesson. It is good applying  story telling to improve students’ vocabulary
Menggali Bakat Mahasiswa ESP dengan “English Talent Competition” Siti Asiyah
JURNAL DIMENSI PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN Vol 6, No 2 (2018): Juli 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (425.37 KB) | DOI: 10.24269/dpp.v6i2.973

Abstract

Bahasa Inggris adalah bahasa internasional yang sangat penting untuk dikuasai dalam era globalisasi dan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) saat ini. Terlebih bagi kaum akademisi yang notabene membutuhkan peningkatan keilmuan dari segala bidang. Peneliti yang merupakan praktisi ESP selama delapan sebagai Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Bahasa Universitas Muhammadiyah Ponorogo pada saat penelitian ini berlangsung  merasa perlu mengungkap lebih dalam dan ingin mendeskripsikan program yang dirasa mempunyai signifikansi pada penggalian bakat berbahasa Inggris mahasiswa ESP (English for Specific Purposes) yang ada di Universitas Muhammadiyah Ponorogo. Adapun yang disebut mahasiswa ESP di sini adalah mahasiswa non-program studi pendidikan Bahasa Inggris seperti prodi akuntansi, ilmu pemerintahan, komunikasi, keperawatan, kebidanan, informatika, dan lain-lain yang mendapatkan mata kuliah Bahasa Inggris untuk tujuan tertentu sesuai dengan bidang ilmunya. Berbagai program telah dicanangkan dalam rangka peningkatan SDM yang berkaitan dengan penguasaan Bahasa asing khususnya Bahasa Inggris diantaranya adalah English Learning Day, Video Field Trip, English Community, dan English Talent Competition. Namun pada penelitian ini, peneliti hanya ingin konsentrasi pada pelaksanaan English Talent Competition (ETC) yang telah berlangsung sebanyak tiga kali mulai tahun 2014 sampai dengan tahun 2016. Dari data yang ada, mulai dari banyaknya mahasiwa ESP yang berminat mengikuti lomba, kualitas kompetensi atau ketrampilan berbahasa Inggris yang ditunjukkan oleh peserta saat tampil di panggung, respon peserta lomba dan mahasiswa ESP pada umumnya, komentar dari para pimpinan mulai dari ketua program studi, dekan dan jajaran rektorat, juri baik lokal maupun internasional, instruktur ESP, dan mahasiswa prodi Bahasa Inggris, menunjukkan bahwa ETC merupakan program yang sangat berkontribusi dalam penggalian bakat berbahasa Inggris mahasiswa ESP seperti speech, ESP presentation, news reading, singing English songs dan lain sebagainya.  Berdasarkan hasil penelitian ini diharapkan bisa memberikan masukan pada pengelolaan ESP course dan bisa ditingkatkan ke level yang lebih tinggi dan lebih luas seperti English debate dan Olympiad pada tingkat regional dan bahkan nasional. Keywords: Bakat Bahasa Inggris, Mahasiswa ESP, English Talent Competition (ETC)
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS DENGAN METODE DRILL BAGI SISWA YANG TERINDIKASI BERKESULITAN BELAJAR Diah Ayu Anisa Fitri
JURNAL DIMENSI PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN Vol 6, No 2 (2018): Juli 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.344 KB) | DOI: 10.24269/dpp.v6i2.1014

Abstract

Anak berkesulitan belajar merupakan individu yang membutuhkan layanan khusus untuk membantu individu tersebut dalam memperoleh pendidikan. Layanan yang diberikan dapat berupa metode pembelajaran, pendekatan pembelajaran, strategi pembelajaran atau penggunaan media pembelajaran. Salah satu metode pembelajaran yang dapat diberikan ialah metode drill yaitu metode yang memberikan latihan terus-menerus kepada siswa untuk memperoleh suatu keahlian. Keefektifan metode drill dalam meningkatkan kemampuan menulis, siswa diminta untuk melihat kesalahan yang dalam tulisan dan mengulangi tulisan tersebut sampai benar. Penggunaan metode drill dapat meningkatkan kemampuan menulis siswa berkesulitan belajar. Selain itu, diperlukan evaluasi terhadap peneliti untuk memperoleh hasil yang maksimal dalam pembelajaran.
USE OF MODULE IN LEARNING GUIDELINESTO IMPROVE STUDENT LEARNING OUTCOMES Ari Metalin Ika Puspita; Agus Budi Santosa
JURNAL DIMENSI PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN Vol 6, No 3 (2018): ICEE 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.775 KB) | DOI: 10.24269/dpp.v6i3.1376

Abstract

This study aims to determine the improvement of students' learning outcomes in the third grade of elementary school in the use of modules on tutoring in SDN IV Tanggung in Tulungagung District. The study design uses a classroom action research consisting of two cycles. Each silklus consists of 4 stages, namely the stage of planning, implementation, observation, and reflection. The subjects of this study are class III students who numbered 42 students in SDN IV Tanggung. Data on the use of Module taken from the observation and interview. The data have been analyzed using qualitative descriptive analysis. The results of this study using module ni indicate that can improve student learning outcomes. Before using student learning result module shows percentage 50% in cycles I and At Cycle II reach 71,69%%. Based on the observations during the implementation of the action on the cycle I and cycle II found the results showed an increase in some aspects specified in this study.

Page 6 of 43 | Total Record : 429