cover
Contact Name
Prana Dwija Iswara
Contact Email
jpenailmiah@gmail.com
Phone
+628882346669
Journal Mail Official
jpenailmiah@gmail.com
Editorial Address
Jl. Mayor Abdurahman No.211, Kotakaler, Kec. Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat 45322
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
JPI
ISSN : -     EISSN : 25409174     DOI : https://doi.org/10.17509/jpi
Jurnal Pena ilmiah adalah jurnal ilmiah edisi online yang berbasis hasil-hasil penelitian dalam ranah pendidikan guru sekolah dasar. Penelitian meliputi desain penelitian tindakan kelas, eksperimen, studi kasus, dan lain-lain. Scope penelitian meliputi model, metode, strategi, pendekatan, dan media pembelajaran. Jurnal Pena Ilmiah dikelola oleh Program Studi PGSD Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Sumedang.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 110 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2016)" : 110 Documents clear
PENGARUH PENDEKATAN SAVI (SOMATIC, AUDITORY, VISUAL, INTELLECTUAL) DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR PADA MATERI PENGOLAHAN DATA Andrianti, Rina Yuli; Irawati, Riana; Sudin, Ali
Jurnal Pena Ilmiah Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Jurnal Pena Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23819/pi.v1i1.2976

Abstract

Penelitian didasarkan pemikiran bahwa kemampuan komunikasi matematis dan motivasi belajar siswa merupakan hal yang mampu dikembangkan melalui pembelajaran yang baik. Salahsatu pendekatan yang cocok untuk meningkatkan kemampuan komunikasi matematis dan motivasi belajar siswa adalah pendekatan SAVI (Somatic, Auditory, Visual, Intellectual). Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan pretest-posttest control group design. Adapun sampel penelitian adalah siswa kelas VI SDN Bayureja dan SDN Garawastu I. Instrumen dalam penelitian antara lain tes kemampuan komunikasi matematis, skala sikap motivasi belajar, format observasi kinerja guru, format observasi aktivitas siswa, format wawancara, jurnal harian, dan catatan lapangan. Hasil penelitian dengan taraf signifikansi = 0,05 menunjukkan bahwa pembelajaran konvensional dan pembelajaran SAVI dapat meningkatkan kemampuan komunikasi matematis. Tetapi untuk motivasi belajar siswa hanya pendekatan SAVI yang dapat meningkatkan secara signifikan. Selain itu, terdapat hubungan positif antara peningkatan kemampuan komunikasi matematis dengan motivasi belajar siswa di kelas eksperimen. Respon siswa dalam pembelajaran SAVI yang dilakukan guru tergolong sangat baik.
Penerapan Model Contextual Teaching and Learning (CTL) dengan Menggunakan Media Papan Gambar Berlapis untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Munawaroh, Zahrotul; Kurnia, Dadang; Kurnia Jayadinata, Asep
Jurnal Pena Ilmiah Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Jurnal Pena Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23819/pi.v1i1.3122

Abstract

AbstrakPenelitian pada kelas V SDN Pasanggrahan I di Kecamatan Maja Kabupaten Majalengka menunjukan pembelajaran IPS dilakukan secara klasikal, akibatnya pemahaman siswa menjadi rendah, sehingga hasil belajar siswa rendah, untuk mengatasi masalah tersebut peneliti menerapkan model CTL dengan menggunakan papan gambar berlapis. Metode penilitian yang digunakan adalah PTK dengan pendekatan deskriptif kualitatif untuk meningkatkan hasil belajar. Desain penelitian menggunakan model spiral Kemmis dan Taggart. Meningkatnya kinerja guru dan keterampilan siswa dapat meningkatkan hasil belajar, dapat dilihat pada data awal  5 siswa (24%) tuntas dari 21 siswa. Setelah menerapkan model CTL dengan menggunakan media papan gambar berlapis jumlah siswa tuntas mengalami peningkatan. Pada siklus I, 9 siswa (43%) tuntas, siklus II, 17 siswa (81%) tuntas, dan siklus III, 20 siswa (95%) siswa dari target 86%.Berdasarkan hasil penelitian menunjukan penerapan model CTL dengan menggunakan media papan gambar berlapis meningkatkan dan hasil belajar siswa.Kata Kunci: Model CTL, media papan gambar berlapis, Hasil Belajar
PENERAPAN METODE THINK PAIR SHARE DENGAN TEKNIK PERMAINAN MENEMPEL KATACA DALAM MELENGKAPI PERCAKAPAN RUMPANG Septianah, Ana; Sunarya, Dede; Nur Aeni, Ani
Jurnal Pena Ilmiah Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Jurnal Pena Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23819/pi.v1i1.3007

Abstract

Dalam pengambilan data awal kelas IV siswa mengalami permasalahan dalam melengkapi percakapan rumpang. Hal tersebut disebabkan karena guru hanya menggunakan metode ceramah dan penugasan. Oleh karena itu, dengan menerapkan metode think pair share dengan teknik permainan menempel kataca dalam melengkapi percakapan rumpang bertujuan untuk memperbaiki perencanaan dan pelaksanaan kinerja guru, aktivitas siswa, dan hasil belajar siswa. Penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas menggunakan model Kemmis dan Taggart. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SDN Gudangkopi I. Instrumen yang digunakan menggunakan pedoman observasi kinerja guru, aktivitas siswa, pedoman wawancara, catatan lapangan, dan soal evaluasi. Validasi data yang digunakan menggunakan member check, triangulasi, dan expert opinion. Hasil penelitian yang telah dilaksanakan mengalami peningkatan setiap siklusnya. Siklus I siswa yang berhasil tuntas mencapai 42% , siklus II mencapai 70%, dan siklus III mencapai 92%. Dapat disimpulkan bahwa penerapan metode think pair share dengan teknik permainan menempel kataca dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam melengkapi percakapan rumpang.Kata Kunci: Think Pair Share, Permainan Menempel Kataca, Melengkapi Percakapan Rumpang.
PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA Kulsum, Vivi Septiani; Subarjah, Herman; Isrok’atun, Isrok’atun
Jurnal Pena Ilmiah Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Jurnal Pena Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpi.v1i1.3048

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kemampuan pemecahan masalah matematis yang harus dikuasai oleh siswa sekolah dasar (SD), karena merupakan salah satu tujuan pembelajaran matematika. Berdasarkan hasil uji coba terbatas, kemampuan pemecahan masalah matematis siswa SD masih rendah. Salah satu cara untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis dengan menerapkan pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL). Penerapan pendekatan CTL juga diprediksi berdampak pada meningkatnya motivasi belajar siswa. Penelitian ini menggunakan desain kontrol pretes-postes. Populasi penelitian ini adalah siswa SD se-Kecamatan Cimalaka pada level unggul. Sampel yang digunakan  pada penelitian ini adalah SDN Cimalaka III kelas V-A dan kelas V-B. Instrumen penelitian berupa tes kemampuan pemecahan masalah matematis, skala sikap motivasi belajar siswa, lembar observasi siswa dan guru, dan angket terbuka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan CTL dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis dan motivasi belajar siswa. Pendekatan CTL lebih baik dibandingkan pendekatan konvensional dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis dan motivasi belajar siswa. Kata Kunci : Contextual Teaching and Learning, Kemampuan Pemecahan Masalah                      Matematis, Motivasi Belajar Siswa
PENERAPAN PERMAINAN MENGARANG GOTONGROYONG BERBANTUAN KARTU GAMBAR SERI UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENYUSUN PARAGRAF Marethania, Dhamaranthy Herdiani; Sunarya, Dede Tatang; Gusrayani, Diah
Jurnal Pena Ilmiah Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Jurnal Pena Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23819/pi.v1i1.2946

Abstract

Hasil perolehan data awal pada pembelajaran keterampilan menyusun paragraf di kelas III SDN Palasari menunjukkan kemampuan siswa masih rendah. Hal tersebut karena guru belum maksimal dalam memanfaatkan metode pembelajaran, sehingga perlu diadakan perbaikan melalui penelitian tindakan kelas (PTK) dengan menggunakan desain Kemmis dan Mc Taggart. PTK dilaksanakan untuk memperbaiki kinerja guru, aktivitas siswa, dan hasil belajar siswa pada keterampilan menyusun paragraf. Tindakan yang dilakukan yaitu dengan menerapkan permainan mengarang gotongroyong berbantuan kartu gambar seri. Penelitian dilakukan dalam tiga siklus, yang pada setiap siklusnya terjadi peningkatan hasil. Kinerja guru mengalami peningkatan hingga pada siklus III mampu mencapai target 100%. Hasil penilaian terhadap aktivitas siswa juga mengalami peningkatan hingga pada siklus III mencapai 85,7%. Jumlah siswa yang mampu mencapai KKM 75 pada tes hasil belajar setiap siklus terus meningkat hingga pada siklus III menjadi 89,3%. Dengan demikian, permainan mengarang gotongroyong berbantuan kartu gambar seri dapat meningkatkan keterampilan siswa dalam menyusun paragraf.Kata Kunci : Permainan mengarang gotongroyong, media kartu gambar seri.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATERI ENERGI PANAS Komariah, Ririn Siti; Subarjah, Herman; Sujana, Atep
Jurnal Pena Ilmiah Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Jurnal Pena Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpi.v1i1.2993

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran CTL dan modelpembelajaran konvensional terhadap kemampuan berpikir kritis siswa serta mengetahuiperbedaan peningkatan pembelajaran dengan menggunakan model CTL dengan modelpembelajaran konvensional. Metode penelitian ini adalah eksperimen dengan desainpenelitian kelompok kontrol pretes-postes. Penelitian dilakukan pada SDN Panyingkiran III danSDN Padasuka I. Instrumen yang digunakan adalah tes kemampuan berpikir kritis siswa dannontes; observasi, wawancara, angket dan catatan lapangan. Berdasarkan penelitian yangtelah dilakukan, didapatkan bahwa kedua model pembelajaran memberikan pengaruh; nilairata-rata pretes 50,65 dan postes 65,98 untuk kelas eksperimen sedangkan untuk kelaskontrol nilai rata-rata pretes 43,98 sedangkan postes 57,63, dan meningkatkan kemampuanberpikir kritis siswa. Namun, tidak terdapat perbedaan peningkatan kemampuan kedua kelassecara signifikan. Hal ini terlihat dari uji-U didapatkan nilai 0,23. Artinya tidak terdapatperbedaan peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa yang menggunakan modelpembelajaran CTL dan model pembelajaran konvensional pada materi energi panas.
PENERAPAN METODE TEAM ACCELERATED INSTRUCTION (TAI) DENGAN TEKNIK AWAN KATA UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN SISWA DALAM MENULIS PUISI BERDASARKAN GAMBAR DENGAN PILIHAN KATA YANG MENARIK Multiati, Multiati; Djuanda, Dadan; Julia, Julia
Jurnal Pena Ilmiah Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Jurnal Pena Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpi.v1i1.3038

Abstract

Pembelajaran menulis puisi berdasarkan gambar dengan pilihan kata yang menarik di kelas III A SDN Margamukti mengalami permasalahan. Oleh sebab itu, peneliti memilih metode Team Accelerated Instruction (TAI) dengan teknik Awan Kata sebagai solusi. Di dalam penelitian ini menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) Kemmis dan Taggart. Berdasarkan hasil penelitian, perencanaan kinerja guru meningkat tiap siklusnya yaitu, siklus I 88,89%, siklus II 95,56%, dan siklus III 100%. Pelaksanaan kinerja guru mengalami peningkatan yaitu siklus I 66,67%, siklus II 97,49%, dan siklus III 100%. Aktivitas siswa mengalami peningkatan yaitu, siklus I 12,5%, siklus II 45,83%, dan siklus III 87,5%. Hasil belajar, siklus I siswa yang tuntas 41,67%, siklus II 83,33%, dan siklus III 95,83%. Hal tersebut membuktikan bahwa metode Team Accelerated Instruction (TAI) dengan teknik Awan Kata sangat efektif untuk meningkatkan keterampilan siswa dalam menulis puisi berdasarkan gambar dengan pilihan kata yang menarik.Kata Kunci: Metode TAI, Teknik Awan Kata, Menulis Puisi Berdasarkan Gambar
UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS PERMULAAN DALAM MELENGKAPI CERITA RUMPANG MENGGUNAKAN MEDIA GAMBAR DAN PAPAN BERGARIS Nuryamah, Ida; Sunarya, Dede Tatang; irawati, riana
Jurnal Pena Ilmiah Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Jurnal Pena Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpi.v1i1.3566

Abstract

Masalah yang muncul dalam proses pembelajaran menulis permulaan tulisan tegak bersambung dalam melengkapi cerita rumpang masih rendah terutam dalam penulisan tegak bersambung yang sesuai dengan ukuran dan bentuknya. Upaya yang dilakukan untuk memperbaiki proses dan hasil belajar adalah dengan menerapkan media gambar dalam  membantu siswa memahami teks cerita rumpang dan media papan bergaris membantu siswa dalam latihan menulis tegak bersambung yang sesuai dengan ukuran dan bentuknya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK),dengan instrumen format observasi kinerja guru dan aktivitas siswa, wawancara, soal, dan catatan lapangan. Subyek penelitian sebanyak 22 siswa kelas II SDN Palasari. Berdasarkan hasil pelaksanaan tindakan dari tiga siklus terjadi peningkatan dalam pencapaian indikator. Dengan demikian, penerapan media gambar dan papan bergaris dapat meningkatkan proses pembelajaran dan hasil belajar siswa kelas II SDN Palasari pada materi menulis permulaan tegak bersambung dalam melengkapi cerita rumpang.Kata Kunci: Media Gambar dan Papan Bergaris, Melengkapi Cerita Rumpang
PENGGUNAAN METODE ROLE PLAYING DENGAN TEKNIK STORYTELLING UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN DAN KARAKTER PERCAYA DIRI PADA MATERI KEBERAGAMAN SUKU BANGSA DAN BUDAYA DI INDONESIA Rahman, Delfia Ikhlasiah; Hanifah, Nurdinah; Maulana, Maulana
Jurnal Pena Ilmiah Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Jurnal Pena Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpi.v1i1.2932

Abstract

Pembentukan warga negara yang baik dibentuk dengan pemahaman dan karakter percaya diri melalui penggunaan metode pembelajaran role playing dengan teknik storytelling. Pemilihan metode dan teknik tersebut dilatarbelakangi oleh pemanfaatan jalur memori berganda, yaitu memori implisit dan eksplisit; pemrosesan informasi; serta imajinasi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen murni dengan membandingkan hasil tes awal dan akhir pemahaman dan karakter percaya diri. Berdasarkan hasil uji-t (Independent Sampels t-test) diperoleh diperoleh P-Value (1-tailed) sebesar 0,3885 yang berindikasi bahwa tidak terdapat peningkatan pemahaman yang lebih baik di kelas eksperimen dibanding di kelas kontrol. Hasil uji tersebut diperkuat dengan persentase koefisien determinasi di kelas eksperimen sebesar 21,0681% dan nilai kontribusi determinasi di kelas kontrol, sebesar 67,7329%. Hal berbeda terjadi pada karakter percaya diri. Melalui uji  Mann-Whitney diperoleh P-Value (1-tailed) sebesar 0,011. Nilai tersebut berindikasi bahwa karakter percaya diri lebih meningkat di kelas eksperimen dibanding di kelas kontrol.Kata Kunci: Metode Role Playing, Teknik Storytelling, Karakter Percaya Diri.
PENGARUH MODE LEARNING CYCLE DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI GAYA MAGNET Fadillah, Fitriah Nur; Panjaitan, Regina Lichteria; Irawati, Riana
Jurnal Pena Ilmiah Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Jurnal Pena Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpi.v1i1.2981

Abstract

Banyaknya konsep IPA yang harus dipahami oleh siswa dengan proses pembelajarannya yang berpusat pada guru selama ini berdampak pada hasil pembelajaran siswa yang tidak sesuai dengan yang diharapakan oleh guru. Maka diperlukan proses pembelajaran yang dapat memfasilitasi siswa dalam memahami konsep-konsep dalam IPA, salahsatunya adalah dengan menggunakan Learning Cycle. Oleh karena itu, tujuan penelitian yang dilakukan adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran konvensional dan model Learning Cycle terhadap hasil belajar siswa, dan untuk mengetahui apakah pembelajaran dengan menggunakan model Learning Cycle memiliki perbedaan rata-rata dibandingkan dengan pembelajaran konvensional. Metode dalam penelitian ini adalah menggunakan metode eksperimen dengan desain penelitian yaitu kelompok kontrol prates-pasca tes beracak. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu instrumen data kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan model Learning Cycle maupun konvensional dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi gaya magnet. Dari hasil uji perbedaan dua rata-rata nilai disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan model Learning Cycle maupun pembelajaran konvensional tidak terdapat perbedaan rata-rata hasil belajar siswa pada materi gaya magnet.

Page 5 of 11 | Total Record : 110