cover
Contact Name
Nurhayati
Contact Email
nurhayati.sudirman@uin-suska.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jcie.piaud@uin-suska.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Kindergarten: Journal of Islamic Early Childhood Education
ISSN : 26210339     EISSN : 26210770     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini yang diterbitkan oleh Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Suska Riau terbit dua kali setahun pada bulan Maret dan November, memuat artikel hasil Kajian Teori dan Praktik di bidang Pendidikan Anak Usia Dini.
Arjuna Subject : -
Articles 142 Documents
PENGARUH PENERAPAN METODE BERMAIN PERAN TERHADAP ASPEK PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK Laila Nurjannah; Zalyana Zalyana
KINDERGARTEN: Journal of Islamic Early Childhood Education Vol 1, No 2 (2018): November
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.928 KB) | DOI: 10.24014/kjiece.v1i2.6670

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode bermain peran terhadap aspek perkembangan sosial emosional anak kelompok B di Taman Kanak-Kanak (TK) Pondok Pesantren Babussalam Pekanbaru. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen yang menggunakan one-group pretest-posttest design untuk mengetahui perbandingan sebelum dan sesudah diberi perlakuan. Subjek penelitian ini adalah peserta didik usia 5-6 tahun kelompok B, dan objek penelitian  adalah pengaruh metode bermain peran terhadap aspek perkembangan sosial emosional. Populasi penelitian ini adalah anak didik di TK Pondok Pesantren Babussalam Pekanbaru berjumlah 60 anak, dengan sampel berjumlah 20 anak yang terdiri dari kelas B1 yaitu kelas kontrol sebanyak 10 anak, dan B2 yaitu kelas eksperimen sebanyak 10 anak. Sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling, yaitu dengan penentuan sampel melalui pertimbangan tertentu. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan dokumentasi.Sedangkan teknik analisis data menggunakan uji t-test dengan menggunakan program SPSS Windows ver. 15. Hasil penelitian menunjukkan bahwa thitung =56,236 dengan Sig = 0,000. Karena nilai sig < 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan setelah pemberian perlakuan dalam metode bermain peran. Jadi Ho ditolak Ha diterima yang berarti terdapat pengaruh sebelum dan sesudah diberi perlakuan terhadap perkembangan sosial emosional anak. Pengaruh metode bermain peran terhadap aspek perkembangan sosial emosional anak kelompok B di Taman Kanak-Kanak (TK) Pondok Pesantren Babussalam Pekanbaru sebesar 92,17%.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TAMAN KANAK-KANAK Ayu Purnamasari; Nurhayati Nurhayati
KINDERGARTEN: Journal of Islamic Early Childhood Education Vol 1, No 2 (2018): November
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (502.591 KB) | DOI: 10.24014/kjiece.v1i2.6657

Abstract

Latar belakang dari penelitian ini adalah ingin mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan kognitif anak usia 5-6 tahun. Kemampuan kognitif adalah merupakan dasar bagi perkembangan intelegensi pada anak. Kognisi itu sendiri adalah konsep umum yang mencakup semua bentuk mengenal, termasuk di dalamnya mengamati, melihat memperhatikan, memberikan, menyangka, membayangkan, memperkirakan, menduga dan menilai. Kemampuan kognitif di Taman Kanak-Kanak masih perlu ditingkatkan. Kegiatan dalam pembelajaran yang dapat meningkatkan kognitif siswa seperti, mengenal klasifikasi sementara, mengenal bilangan, mengenal bentuk geometri, memecahkan masalah sederhana, mengenal konsep ruang, mengenal ukuran dan mengenal konsep waktu, mengenal konsep-konsep sains dan mengenal berbagai pola. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan kognitif anak usia 5-6 tahun di Taman Kanak-Kanak. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Alat pengumpulan data yang digunakan berupa lembar observasi pada anak. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 19 anak yang terdiri dari 7 anak laki-laki, 12 anak perempuan. Berdasarkan analisis yang didapat dari observasi terhadap anak usia 5-6 tahun di Taman Kanak-kanak Garuda II Desa Sawah Kecamatan Kampar Utara dapat dilihat dari 19 anak, bahwa: indikator mengenal klasifikasi sementara yaitu 63.16% kategori cukup. Indikator dapat mengenal konsep-konsep sains yaitu 78.07% dengan kategori baik. Indikator dapat mengenal bilangan yaitu 71.93% kategori cukup. Indikator dapat mengenal bentuk geometri yaitu 75.44% dengan kategori cukup. Indikator memecahkan masalah sederhana yaitu 71.35% dengan kategori cukup. Indikator mengenal konsep ruang hanya 57.89% kategori cukup. Indikator mengenal ukuran yaitu 68.86% kategori cukup. Indikator mengenal konsep waktu yaitu 68.42% kategori cukup. Sedangkan indikator mengenal berbagai pola dengan persentase 82.46% dengan kategori baik. Dari semua hasil indikator secara keseluruhan rata-rata 70.84% kategori cukup. Berdasarkan dari hasil kesimpulan terlihat bahwa indikator yang paling rendah kemampuan kognitif anak usia 5-6 tahun adalah mengenal konsep ruang.
Pengaruh Permainan Acak Geometri terhadap Perkembangan Kecerdasan Logika-Matematika Anak Ruliana Fajriati; Ilmiyati Ilmiyati
KINDERGARTEN: Journal of Islamic Early Childhood Education Vol 2, No 1 (2019): April
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (144.776 KB) | DOI: 10.24014/kjiece.v2i1.6975

Abstract

Berdasarkan hasil pengamatan di lapangan terhadap perkembangan kecerdasan logika-matematika pada anak didik belum berkembang dengan optimal sehingga perlu dilakukan penerapan permainan acak geometri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh permainan acak geometri terhadap perkembangan kecerdasan logika-matematika pada anak di TK Nasyithatun Nisa Teluk Kiambang Kecamatan Tempuling Kabupaten Indragiri Hilir. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini 13 orang anak didik yang terdiri dari satu kelas. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu tes, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan uji Prasyarat dan uji Hipotesis dengan menggunakan program SPSS 17. Hipotesis penelitian adalah kegiatan penggunaan permainan acak geometri mempunyai pengaruh terhadap perkembangan kecerdasan logika-matematika pada anak kelompok B di TK Nasyithatun Nisa. Hal ini dapat diketahui dari hasil analisa data pada perbandingan pretest dan posttest yang diperoleh thitung= 50,229 dan Sig. (2-tailed) = 0.000. karena Sig. (2-tailed) = 0.000 < 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan setelah menggunakan permainan acak geometri dalam pembelajaran. Jadi artinya Ho ditolak dan Ha diterima yang berarti dalam penelitian ini terdapat pengaruh permainan acak geometri sebelum dan sesudah perlakuan. Pengaruh permainan acak geometri terhadap perkembangan kecerdasan logika-matematika pada anak di TK Nasyithatun Nisa sebesar 82,005%.Kata Kunci: Perkembangan Kecerdasan Logika-Matematika, Permainan Acak Geometri
Pengaruh Penerapan Metode Karyawisata terhadap Aspek Perkembangan Nilai Moral Anak Sumi Kalsum; Dewi Sri Suryanti
KINDERGARTEN: Journal of Islamic Early Childhood Education Vol 2, No 1 (2019): April
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.122 KB) | DOI: 10.24014/kjiece.v2i1.8108

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh  Penerapan Metode Karyawisata terhadap Aspek Perkembangan Nilai Moral Anak Kelompok B di Taman Kanak-Kanak Nurul Aulia Syam Kota Pekanbaru. Penelitian ini dilakukan pada bulan November 2018-Maret 2019 bertempat di TK Nurul Aulia Syam Kota Pekanbaru. Subjek penelitian ini adalah Guru dan Murid-murid di TK Nurul Aulia Syam Kota Pekanbaru, terdiri dari dua kelas yang akan diteliti oleh peneliti yaitu B2 sebagai kelas eksperimen berjumlah 10 murid dan B1 sebagai kelas kontrol berjumlah 10 murid, jumlah keseluruhan 20 murid, sedangkan objek penelitian ini adalah pengaruh metode karyawisata terhadap aspek perkembangan nilai moral anak kelompok B di TK Nurul Aulia Syam Kota Pekanbaru. Teknik pengumpulan data yang digunakan oleh penulis adalah observasi, dan dokumentasi. Untuk menjawab rumusan masalah maka data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dengan persentase dan untuk menganalisis  pengaruh  metode karyawisata terhadap aspek perkembangan nilai moral anak kelompok B di TK Nurul Aulia Syam Kota Pekanbaru, dengan pendekatan Kuantitatif digunakan Desain Matching Pretest-Postest Control Group Design. Setelah dilakukan teknik analisis data, ternyata penggunaan metode karyawisata mempunyai pengaruh yang sangat signifikan terhadap aspek perkembangan nilai moral anak di TK Nurul Aulia Syam Kota Pekanbaru, hal ini dapat dilihat dari meningkatnya nilai hasil belajar yang dicapai oleh anak, yang terlihat pada hasil penelitian di kelas eksperimen yang telah diberi metode karyawisata dari nilai rata-rata 35,5 pada skor pretest meningkat menjadi 90 pada skor posttest.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh  Penerapan Metode Karyawisata terhadap Aspek Perkembangan Nilai Moral Anak Kelompok B di Taman Kanak-Kanak Nurul Aulia Syam Kota Pekanbaru. Penelitian ini dilakukan pada bulan November 2018-Maret 2019 bertempat di TK Nurul Aulia Syam Kota Pekanbaru. Subjek penelitian ini adalah Guru dan Murid-murid di TK Nurul Aulia Syam Kota Pekanbaru, terdiri dari dua kelas yang akan diteliti oleh peneliti yaitu B2 sebagai kelas eksperimen berjumlah 10 murid dan B1 sebagai kelas kontrol berjumlah 10 murid, jumlah keseluruhan 20 murid, sedangkan objek penelitian ini adalah pengaruh metode karyawisata terhadap aspek perkembangan nilai moral anak kelompok B di TK Nurul Aulia Syam Kota Pekanbaru. Teknik pengumpulan data yang digunakan oleh penulis adalah observasi, dan dokumentasi. Untuk menjawab rumusan masalah maka data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dengan persentase dan untuk menganalisis  pengaruh  metode karyawisata terhadap aspek perkembangan nilai moral anak kelompok B di TK Nurul Aulia Syam Kota Pekanbaru, dengan pendekatan Kuantitatif digunakan Desain Matching Pretest-Postest Control Group Design. Setelah dilakukan teknik analisis data, ternyata penggunaan metode karyawisata mempunyai pengaruh yang sangat signifikan terhadap aspek perkembangan nilai moral anak di TK Nurul Aulia Syam Kota Pekanbaru, hal ini dapat dilihat dari meningkatnya nilai hasil belajar yang dicapai oleh anak, yang terlihat pada hasil penelitian di kelas eksperimen yang telah diberi metode karyawisata dari nilai rata-rata 35,5 pada skor pretest meningkat menjadi 90 pada skor posttest. Kata Kunci :Metode Karyawisata, Perkembangan Nilai Moral
Inovasi Dalam Program Entrepreneur Anak Usia Dini Farah Rizkita Putri
KINDERGARTEN: Journal of Islamic Early Childhood Education Vol 2, No 1 (2019): April
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (141.695 KB) | DOI: 10.24014/kjiece.v2i1.6980

Abstract

Program entrepreneur yang dilaksanakan pada proses pembelajaran memiliki keunikan dalam hal inovasi pembelajaran. misalnya anak dapat merencanakan kegiatan aa yang akan dilakukan terkait tema yang sedang berlangsung pada proses planning pada program entrepreneur.
Peran Kegiatan Fun cooking dan Country Project dalam Kemampuan Matematika Awal dan Berpikir Kritis Anak Usia Dini Rini Herminastiti
KINDERGARTEN: Journal of Islamic Early Childhood Education Vol 2, No 1 (2019): April
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.547 KB) | DOI: 10.24014/kjiece.v2i1.6993

Abstract

AbstractThis study aims to determine the role of fun cooking and country project in developing the ability of early mathematics and critical thinking of early childhood in PAUD AL-Fitri Jakarta. The subjects of this study were children aged 5-6 years in Group B which consist 10 children. The method used is a descriptive qualitative approach with data collection techniques using observation, interviews, and documentation. The data is then processed through Engineering triangulation. Based on the results of the child's research, information was obtained that the activities of fun cooking and country projects that were integrated according to the theme had a role in the children ability of early Mathematics and critical thinking. Fun cooking and Country Project activities have a role in the ability of early Mathematics of children, especially in grouping, counting, calculating and weighing the amount of food that need to be processed or supporting activities. Fun cooking and Country Project activities have a role in children's critical thinking ability when children classify and connect the prepared food to certain regions in Indonesia or the world. In addition, when making these foods, children use their critical thinking skills when taking steps to cook in sequence, associating the amount of food with numerical symbols and the distinctiveness of taste, and the smell of food made. Keywords: fun cooking, country project, early Mathematics ability, critical thinking ability.   AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran fun coooking dan country project dalam mengembangkan kemampuan Matematika awal dan berpikir kritis anak usia dini di PAUD AL-Fitri Jakarta. Subjek penelitian ini adalah anak usia 5-6 tahun, Kelompok B berjumlah 10 orang. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data selanjutnya diproses melalui triangulasi Teknik. Berdasarkan hasil penelitian anak, diperoleh informasi bahwa kegiatan fun cooking dan country project yang terintegrasi sesuai tema memiliki peran dalam kemampuan Matematika awal dan berpikir kritis anak. Kegiatan fun cooking dan Country Project memiliki peran dalam kemampuan Matematika awal anak terutama dalam mengelompokan, membilang, menghitung dan menimbang jumlah bahan makanan yang akan diolah ataupun kegiatan pendukung. Kegiatan fun cooking dan Country Project memiliki peran dalam kemampuan berpikir kritis anak ketika anak mengklasifikasikan dan menghubungkan makanan yang akan disiapkan merupakan makanan khas daerah tertentu di Indonesia atau dunia. Selain itu ketika membuat makanan tersebut anak menggunakan kemampuan berpikir kritisnya ketika melakukan langkah-langkah memasak secara berurutan, mengaitkan jumlah bahan makanan dengan simbol-simbol angka maupun kekhasan rasa, aroma dari makanan yang dibuat.   Kata Kunci:  fun cooking, country project, kemampuan matematika awal, kemampuan berpikir kritis   
Penggunaan Media Wayang Godong Dalam Menanamkan Karakter Menghargai Pada Anak Usia 5-6 Tahun Anik Lestaningrum; Ratna Dewi Jayanti
KINDERGARTEN: Journal of Islamic Early Childhood Education Vol 2, No 1 (2019): April
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.416 KB) | DOI: 10.24014/kjiece.v2i1.8112

Abstract

Penelitian dilakukan dengan tujuan untuk mendeskripsikan bagaimana penanaman karakter menghargai pada anak usia 5-6 tahun menggunakan media wayang godong. Metode penelitian yang digunakan dengan menggunakan siklus spiral dari Kemmis dan Taggart yang terdiri dari: (a) Perencanaan; (b) Tindakan; (c) Observasi; dan (d) Refleksi. Data penelitian ini diambil dari 16 orang kelompok usia 5-6 tahun TK Sinar Pagi Wonorejo, Kabupaten Tulungagung selama 3 bulan Oktober-Desember 2018. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa karakter menghargai dapat ditingkatkan melalui penggunaan media wayang godong. Hasil penelitian menunjukan peningkatan dari pra tindakan pengembangan konsep menghargai diperoleh hasil yang kurang maksimal yaitu dari 16 anak terbukti bahwa dalam berperilaku menghargai yang baik belum muncul sebanyak 50%, Mulai Muncul 30%, berkembang sesuai harapan 15% dan berkembang sangat baik 5%. Contohnya dari perilaku menghargai yang kurang ditunjukan dengan adanya anak yang masih merebut mainan, ada anak yang mendorong temannya, tidak mau berbagi makanan, dan juga perilaku mengejek temannya  , hasil tindakan siklus I meningkatkan rata-rata kelas menjadi sebesar 25%  dan pada siklus II meningkat 62,5% serta siklus III sebesar 75%.  Implikasi dari penelitian ini adalah penggunaan media wayang godong sebagai alternatif media pembelajaran yang memanfaatkan lingkungan sekitar serta menyenangkan bagi anak dapat mengeksplorasi berbagai macam pengetahuan baru yang dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari serta mengembangkan semua aspek potensial sesuai dengan tahapan perkembangannya.
Upaya Meningkatkan Kecerdasan Kinestetik Anak Usia Dini Melalui Kegiatan Menari Pada Kelompok B di RA Al-Ikhlas Medan Khotimatul Majdah
KINDERGARTEN: Journal of Islamic Early Childhood Education Vol 2, No 2 (2019): November
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/kjiece.v2i2.9102

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan Kecerdasan Kinestetik anak usia dini melalui kegiatan menari pada kelompok B di RA Al-Ikhlas Medan. Penelitian ini dilaksanakan pada kelompok B di RA Al-Ikhlas Medan dengan jumlah 13 orang anak yang  dilaksanakan pada semester II T.A 2017/2018. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas partisipan. Penelitian ini terdiri dari dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari 3 kali pertemuan. Analisis data menggunakan data kuantitatif dan kualitatif. Analisis data kuantitatif dengan statistik deskriptif yaitu membandingkan hasil yang diperoleh dari Pra Siklus, Siklus pertama dan Siklus kedua. Analisis data kualitatif dengan cara menganalisis data dari hasil observasi selama penelitian. Pada pra siklus 23,1%, siklus I meningkat menjadi 38,5% dan siklus II menjadi 84,6%. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kecerdasan kinestetik anak usia dini pada kelompok B yang dilakukan melalui kegiatan menari.
Pengembangan Model Media Audio-Visual untuk Meningkatkannilai-Nilai Agama dan Moral Anak Usia Dini Kota Bengkulu Lydia Margaretha; Dwi Nomi Pura
KINDERGARTEN: Journal of Islamic Early Childhood Education Vol 2, No 2 (2019): November
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.316 KB) | DOI: 10.24014/kjiece.v2i2.9060

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : (1) Merancang Pengembangan Media audio-visual yang dapat meningkatkan nilai-nilai agama dan moral pada pembelajaran; (2) Mendeskripsikan efektivitas penggunaan media audio-visualuntuk meningkatkan nilai-nilai agama dan moral. Subyek penelitian ini adalah guru dan anak PAUD kelas B Kota Bengkulu. Sedangkan objek penelitian ini adalahberupa media audio-visual sebagai media pembelajaran aspek nilai-nilai agama dan moral. Penelitian ini dilakukan menggunakan pendekatan “ Penelitian Pengembangan” ( Research and Development). Penelitian dan pengembangan bertujuan untuk menemukan dan mengembangkan dan memvalidasi suatu produk, dengan demikian penelitian R&D bersifat longitudinal, penelitian dan pengembangan juga suatu metode yang digunakan untuk menghasilkan produk baru dan menguji keefektifan produk tersebut. Berdasarkan analisis yang digunakan pada penelitian ini maka diambil kesimpulan: (1) Media audio-visual sebagai media pembelajaran yang dapat menjelaskan hal mengenai nilai-nilai agama dan moral yang bersifat abstrak menjadi kongkrit dan menarik perhatian anak sehingga dapat meningkatkan nilai-nilai agama dan moral anak. (2) Media audio-visual yang dikembangkan ini merupakan media alternatif yang  efektif sebagai media pembelajaran aspek nilai-nilai agama dan moral untuk meningkatkan nilai-nilai agama dan moral anak PAUD Kelas B. Peningkatan nilai-nilai agama signifikan berdasarkan hasil uji-t taraf signifikasi 0,00 yang lebih kecil dari 5%. Penggunaan media audio-visual dapat meningkatkan moral anak setelah menggunakan media audio-visual lebih tinggi dibanding sebelum menggunakan media audio-visual.
Kemampuan Guru Menggunakan TIK Untuk Pengembangan di Taman Kanak-Kanak febrialismanto febrialismanto; Hidayatun Nur
KINDERGARTEN: Journal of Islamic Early Childhood Education Vol 2, No 2 (2019): November
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (660.643 KB) | DOI: 10.24014/kjiece.v2i2.8296

Abstract

The progress of the era is recognised by the development of Technology and Information. Almost everyone uses technology and information in their lives. The use of Technology and Information has entered the world of education. The teacher has a big role to use technology and information in learning. The purpose of this study was to determine the ability of teachers to use ICTs for development in kindergartens, Riau Province. In kindergarten there is a development that should get attention in learning that is cognitive, language, physical, social & emotional, religious & moral values, and art. From the research results, it can be seen that teachers use Technology and Information for development is still low. Besides that the use of ICTs makes teaching materials, change learning, store materials and learning outcomes, communicate learning materials and results, and disseminate information on materials and learning outcomes of teachers are categorized into the low category.Kemajuan zaman ditandai dari berkembangnya kemajuan dalam Teknologi dan Informasi. Hampir semua orang menggunakan Teknologi dan informasi dalam semua pada saat ini dalam kehidupannya. Penggunaan Teknologi dan Informasi sudah masuk dalam dunia pendidikan. Guru memiliki peran yang besar memanfaatkan teknologi dan informasi dalam pembelajaran. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kemampauan guru menggunakan TIK untuk pengembangan di Taman Kanak-Kanak di Provinsi Riau. Di Taman Kanak-kanak ada pengembangan yang harus mendapatkan perhatian dalam pembelajaran yaitu kognitif, bahasa, fisik motorik, sosial & emosional, nilai agama & moral, dan seni. Dari hasil penelitian dapat diketahui guru menggunakan Teknologi dan Informasi untuk pengembangan masih rendah. Disamping itu Penggunaan TIK membuat bahan ajar, mengubah pembelajaran, menyimpan bahan dan hasil pembelajaran, mengkomunikasikan bahan dan hasil pembelajaran, serta menyebarkan informasi bahan dan hasil pembelajaran guru termasuk dalam kategori rendah. 

Page 2 of 15 | Total Record : 142