cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. kuningan,
Jawa barat
INDONESIA
Empowerment : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Published by Universitas Kuningan
ISSN : -     EISSN : 25982052     DOI : -
Core Subject : Social,
EMPOWERMENT adalah media penerbitan karya tulis berbasis hasil pengabdian masyarakat dosen dan mahasiswa, menerima tulisan dari berbagai disiplin ilmu pengetahuan/multidisipin. Jenis naskah yang dipublikasikan adalah naskah asli/orisinal hasil pengabdian kepada masyarakat, jurnal ini terbit dalam 6 (enam) bulanan. EMPOWERMENT diterbitkan oleh Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Kuningan.
Arjuna Subject : -
Articles 251 Documents
Pelatihan Analisis Vegetasi dan Pengamatan Satwa Liar di Desa Cimara Kecamatan Cibeureum, Kuningan Hendrayana, Yayan; Kosasih, Dede; Nasihin, Iing; Adhya, Ilham; Herlina, Nina; Ismail, Agus Yadi; Deni, Deni; Nurlaila, Ai; Nurdin, Nurdin; Karyaningsih, Ika; Supartono, Toto; Fujiman, Heris; Hidayatullah, Robby Ardiansah
Empowerment Vol. 6 No. 03 (2023): Empowerment
Publisher : Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/empowerment.v6i03.7252

Abstract

The Tilu Daun community group, Cimara Village, Kuningan Regency has the goal of realizing the Mount Tilu forest area which has the potential for biological natural resources, both flora and fauna. Apart from this, this regional group also utilizes natural resources to become special interest tourism. The purpose of this community service activity is to hold training on vegetation analysis and wildlife observation for the Tilu Daun group so that their capacity to utilize Mount Tilu's natural resources increases. This activity was carried out in Cimara Village which involved members of the Tilu Daun community group by training the participants' skills in vegetation analysis and wildlife observation activities starting from the preparation stage to the appearance of observations in the field. This training activity received a good response from the activity participants and must continue to be carried out on an on going basisKelompok masyarakat Tilu Daun Desa Cimara Kabupaten Kuningan mempunyai tujuan melestarikan kawasan hutan Gunung Tilu yang mempunyai potensi sumberdaya alam beranekaragam baik flora maupun fauna. Selain melestarikan kawasan kelompok ini juga memanfaatkan sumberdaya alam menjadi wisata minat khusus. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah mengadakan pelatihan analisis vegetasi dan pengamatan satwa liar bagi kelompok Tilu Daun sehingga kapasitas dalam memanfaatkan sumberdaya alam Gunung Tilu meningkat. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Cimara yang melibatkan anggota kelompok masyarakat Tilu Daun dengan melatih kemampuan peserta dalam kegiatan analisis vegetasi dan pengamatan satwa liar mulai dari tahap persiapan sampai pada pelaksanaan pengamatan di lapangan. Kegiatan pelatihan ini mendapat respon yang baik dari peserta kegiatan dan harus terus dilakukan secara berkesinambungan.
Sosialisasi Bahaya Bullying untuk Mencetak Siswa Berakhlakul Karimah di SMK Bani Mahfud Sumedang Rohman, Abdul; Hendar, Jejen; Jambak, Fabian Fadhly
Empowerment Vol. 7 No. 03 (2024): Empowerment
Publisher : Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/empowerment.v7i03.7618

Abstract

Kasus bullying di Kabupaten Sumedang baru-baru ini menjadi perhatian SMK Bani Mahfud sebagai institusi pendidikan yang mewujudkan kecerdasan bangsa dengan kepribadian akhlak mulia. Sehubungan hal tersebut, Tim Pengabdi LPPM Unisba melaksanakan PkM dengan judul: “Sosialisasi Bahaya Bullying Untuk Mencetak Siswa Berakhlakul Karimah di SMK Bani Mahfud Sumedang”. PkM dilaksanakan dengan metode sosialisasi, yaitu penyampaian materi dan tanya jawab, serta pretes dan postes, dengan tujuan dapat mengukur keberhasilan terhadap pemahaman peserta tentang bahaya bulliying , serta pentingnya melaksanakan nilai-nilai akhlakul karimah dalam kehidupan sehari-hari. Hasil kegiatan sosialisasi, ditunjukan dari peningkatan pemahaman siswa terkait bahayabullying dan pentingnya penerapan nilai-nilai akhlakul karimah. Hal tersebut ditunjukan dari antusiasnya mereka dalam bertanya kepada narasumber, terkait tips menghindari bullying dan hal-hal yang dapat dilakukan siswa supaya tetap konsisten mengimplementasikan nilai-nilai akhlakul karimah. Selain itu, hasil pretes dan postes menunjukan sebagian besar siswa setuju untuk menghindari bahaya bullying, dan berkomitmen untuk selalu berperilaku baik dalam kehidupan sehari-hari.
Peningkatan Kesadaran Hukum Masyarakat tentang Pembuatan Perjanjian Tertulis sebagai upaya Perlindungan Hukum dalam Perjanjian Usaha Bersama Anugrah, Dikha; Fathanudien, Anthon; Maulana, Rivan
Empowerment Vol. 6 No. 03 (2023): Empowerment
Publisher : Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/empowerment.v6i03.8398

Abstract

 The interaction and cooperation among individuals are essential needs. The abundance of business opportunities in various regions has led to the formation of collaborative businesses among community members. However, many entrepreneurs in these areas lack understanding and utilization of written agreements as the foundation of their business agreements. Instead, they rely solely on oral agreements. This situation raises concerns as there are instances of negligence, breach of contract, or legal violations by business partners that cannot be legally enforced due to the weak legal strength of oral agreements caused by various factors. Meanwhile, written agreements are considered complex and challenging, despite the fact that they can take the form of private deeds or authentic deeds. This issue is related to limited information and access to consultation for communities in these regions, resulting in a lack of knowledge and practice in drafting sound agreements. Therefore, it is necessary to provide socialization and education regarding the urgency of written agreements, as well as conducting simulations for drafting written agreements for businesses. The benefits of such activities for the community include an increased understanding of the importance of written agreements for managing businesses. The approach methods employed in the implementation of this program include socialization, discussions, and simulations.  Adanya interaksi dan kerja sama antar sesama manusia menjadi hal yang menjadi kebutuhan. Banyaknya peluang usaha yang dapat dikembangkan di daerah-daerah memicu terbentuknya usaha bersama antar sesame warga masyarakat, dan masih banyak masyarakat yang menjadi pelaku bisnis ini yang belum memahami dan menggunakan perjanjian tertulis sebagai dasar dari perjanjian usaha mereka, melainkan hanya menggunakan perjanjian secara lisan. Hal ini kemudian menimbulkan keresahan karena tidak jarang adanya pelaku usaha yang melakukan kelalaian, baik berupa wanprestasi ataupun pelanggaran hukum, yang tidak dapat dituntut kewajibannya karena perjanjian yang dibuatnya dengan rekan bisnisnya merupakan perjanjian lisan dan memiliki kekuatan hukum yang lemah karena berbagai faktor. Sementara itu perjanjian tertulis juga dianggap sebagai proses yang tidak mudah, padahal perjanjian tertulis dapat berbentuk akta dibawah tangan ataupun akta otentik. Hal tersebut berkaitan dengan terbatasnya informasi dan akses untuk konsultasi bagi masyarakat di daerah-daerah sehingga tidak banyak yang mempraktikkan bahkan mengetahui mengenai cara menyusun perjanjian yang baik, sehingga dirasa perlu untuk diberikan sosialisasi dan penyuluhan mengenai urgensi perjanjian tertulis, serta simulasi penyusunan perjanjian tertulis untuk usaha atau bisnis. Manfaat kegiatan ini bagi masyarakat adalah bahwa masyarakat akan bertambah wawasan mengenai pentingnya perjanjian tertulis bagi usaha atau bisnis yang dikelola. Metode pendekatan yang dilakukan dalam pelaksanaan program antara lain dengan sosialisasi dan diskusi dan simulasi. 
Penyuluhan tentang Kesehatan Gigi dan Mulut, Perawatan Gigi dan Mulut dan Obat Tradisional dari Daun Cengkeh Lameky, Vernando Yanry; Akollo, Isak Roberth; Djarami, Jayanti; Kolibonso, Billy Franscois; Pattinasarany, Devan Hendrik
Empowerment Vol. 6 No. 03 (2023): Empowerment
Publisher : Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/empowerment.v6i03.8793

Abstract

Clove leaves can be processed into essential oils which have various benefits. One of the benefits is overcoming teethache. Clove leaves are still considered waste by the community and have not been utilized. The results of discussions with partners are 3 urgent problems that must be resolved in Community Partnership Empowerment (CPE), namely: 1) Lack of knowledge related to dental and oral health, 2) Lack of public knowledge related to dental care, 3) Lack of knowledge related to traditional medicinal plant communities and utilization of clove leaf waste. So this CPE aims to train partners to innovate essential oil products made from clove leaf waste to treat toothache. The method used in this CPE is counseling and training. The results of the CPE show that people who have participated in the CPE experience increased knowledge about dental and oral health, dental and oral care, and traditional medicine.Daun cengkeh dapat diolah menjadi minyak atsiri yang memiliki berbagai manfaat. Salah satu manfaatnya adalah mengatasi nyeri gigi. Daun cengkeh masih dianggap sampah oleh masyarakat dan belum dimanfaatkan. Hasil diskusi dengan mitra ada 3 masalah urgensi yang harus di selesaikan dalam Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM), yaitu : 1) kurangnya pengetahuan masyarakat terkait kesehatan gigi dan mulut, 2) kurangnya pengetahuan masyarakat terkait perawatan gigi, 3) kurangnya pengetahuan masyarakat terkait tanaman obat tradisional dan pemanfaatan limbah daun cengkeh. Sehingga PKM ini bertujuan untuk melatih mitra melakukan inovasi produk minyak atsiri berbahan limbah daun cengkeh untuk mengatasi nyeri gigi. Metode yang digunakan dalam PKM ini adalah penyuluhan. Hasil PKM menujunkan bahwa masyarakat yang telah mengikuti PKM mengalami peningkatan pengetahunan tentang kesehatan gigi dan mulut, perawatan gigi dan mulut, dan obat tradisional. 
Pelatihan Microsoft Office dalam Rangka Pemberdayaan Desa Melalui Teknologi Informasi untuk Menjawab Tantangan Ekonomi Desa Dukuhlor Fauziah, Fauziah; Sumiah, Aah; Gina S, Sherly; Keysa D, Alzhira; Ulva, Nadila Nurul
Empowerment Vol. 7 No. 01 (2024): Empowerment
Publisher : Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/empowerment.v7i01.8827

Abstract

Utilization of information technology for village officials to support activities carried out in helping the community manage village report data both in terms of village administration reporting and village activities. So far, village officials still have difficulty using the resources available on computers, especially for Microsoft Office applications which are always used in their daily lives. The existing problems of village officials in terms of writing letters, processing activity data, activity reports and financial reports are still relatively weak, also to help process data on existing MSME activities. The aim is to help village officials use Microsoft Office applications well in accordance with common expectations, where the use of applications can be varied, communicative, accurate, fast and on target.Pemanfaatan teknologi informasi bagi perangkat desa untuk menunjang aktivitas yang dilakukan dalam membantu masyarakat mengelola data-data laporan desa baik dari segi pelaporan administrasi desa dan kegiatan desa. Selama ini perangkat desa masih kesulitan dalam menggunakan sumberdaya yang ada di computer terutama untuk aplikasi Microsoft office yang selalu dipergunakan dalam kesehariannya. Permasalahan yang ada dari perangkat desa dalam hal membuat surat, mengolah data kegiatan, laporan kegiatan dan laporan keuangan masih terbilang lemah, juga untuk membantu pengolahan data kegiatan- kegiatan UMKM yang ada. Tujuannya membantu perangkat desa dalam menggunakan aplikasi Microsoft Office dengan baik sesuai dengan harapan bersama, dimana penggunaan aplikasi bisa dibuat secara variatif, komunikatif, akurat, cepat dan tepat sasaran.
Sosialisasi Perlindungan Hukum terhadap Konsumen dalam Transaksi Jual Beli Online pada Masyarakat Kadugede, Kuningan, Jawa Barat Budiman, Haris; Rifai, Iman Jalaludin; Senda, Vika Nur
Empowerment Vol. 6 No. 03 (2023): Empowerment
Publisher : Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/empowerment.v6i03.8886

Abstract

This dedication discusses legal protection for parties in online buying and selling transactions. Normatively, online buying and selling transactions are regulated in Law Number 8 of 1999 concerning Consumer Protection. Likewise, legal certainty in carrying out electronic transactions in a safe and normatively responsible manner is clearly regulated in Law Number 11 of 2008 concerning Information and Electronic Transactions. The method of service carried out is by providing legal education to the community. The method of carrying out activities is through lectures, discussions and questions and answers. The results of the service state that online transactions have become an inseparable part of our modern life. However, with the ease of online transactions, there are also risks associated with security and consumer protection. Problems often faced by consumers in online transactions include cheating and deception, unsafe payments, late delivery, and quality problems with goods that do not meet their expectations. Items received may be damaged, defective, or not as described. Consumers should always check item descriptions and buyer reviews before making a purchase. Therefore, there needs to be massive outreach to the community, especially students and MSME business people, so that they have good legal knowledge and awareness in using online transactions both as buyers and sellers. For this reason, as a development of the tri dharma of higher education, namely community service, we are holding Legal Counseling on the Socialization of Consumer Protection Laws in Online Buying and Selling Transactions to young people and students as well as MSMEs in Kadugede Village, Kuningan Regency.Pengabdian ini membahas mengenai perlindungan  hukum  bagi  para  pihak  dalam  transaksi  jual  beli dengan online. Secara  normatif transaksi jual beli dengan online ini diatur  dalam  Undang-Undang  Nomor  8  Tahun  1999  tentang  Perlindungan  Konsumen.  Begitu pun  halnya  dengan  kepastian  hukum  terselenggaranya  transaksi  elektronik  secara  aman  dan  bertanggung jawab  secara  normatif  sudah  jelas  diatur  dalam  Undang-Undang  Nomor  11  Tahun  2008  tentang  Informasi dan  Transaksi  Elektronik. Metode pengabdian yang dilakukan adalah dengan memberikan penyuluhan hukum kepada masyarakat. Metode pelaksanaan kegiatan yaitu melalui kegiatan ceramah, diskusi dan Tanya jawab. Hasil pengabdian menyatakan bahwa transaksi online telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan modern kita. Namun, dengan kemudahan transaksi online, ada juga risiko yang terkait dengan keamanan dan perlindungan konsumen. Permasalahan yang sering dihadapi oleh konsumen dalam transaksi online diantaranya kecurangan dan penipuan, Pembayaran yang tidak aman, keterlambatan pengiriman, dan masalah kualitas barang yang tidak sesuai dengan harapan mereka. Barang yang diterima mungkin rusak, cacat, atau tidak sesuai dengan deskripsi. Konsumen harus selalu memeriksa deskripsi barang dan ulasan dari pembeli sebelum melakukan pembelian. Oleh karena itu perlu ada sosialisasi yang bersifat massif ke masyarakat, terutama para pelajar dan pelaku bisnis UMKM agar memiliki pengetahuan dan kesadaran hukum yang baik dalam menggunakan transaksi online baik sebagai pembeli maupun sebagai penjual. Untuk itu maka sebagai pengembangan dari tri dharma perguruan tinggi, yaitu pengabdian pada masyarakat, kami menyelenggarakan Penyuluhan Hukum Sosialisasi Undang Undang Perlindungan Konsumen Dalam Transaksi Jual Beli Online kepada para pemuda dan pelajar juga pelaku UMKM yang ada di Desa Kadugede Kabupaten Kuningan.
Pengembangan Kompetensi Guru dalam Mengimplementasikan Pengembangan Projek Profil Pelajar Pancasila Hindriana, Anna Fitri; Abidin, Zaenal; Arif, Asep Ginanjar; Setiawati, Ina; Aziz, Abdul
Empowerment Vol. 6 No. 03 (2023): Empowerment
Publisher : Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/empowerment.v6i03.8887

Abstract

The implementation of Kurikulum Merdeka is a policy to restore the learning process after the Covid-19 pandemic. The aim of the Kurikulum Merdeka is not only to develop student intelligence but also to develop student character in accordance with the values in Pancasila. The characters is developed through the project of Pancasila  Student Profile (In Indonesian: Pengembangan Projek Profil Pelajar Pancasila - P5). The P5 requires a deep understanding of the notion of P5, the theme in P5 implementation, and the method to develop P5 modules. Building on the necessity for the project implementation, this community service aims to provide knowledge about the implementation of P5 and assistance in developing P5 modules. The activity in the community service includes 1) teacher training on the principles of Pancasila student profile development in the implementation of P5, and 2) further assistance in developing P5 module, especially in the relation between the themes, the flow of activities, reflection process and evaluation process. The results of the activities were observed in the increase in teachers' understanding of the implementation of P5 and the improvement in the quality of the P5 module designImplementasi kurikulum merdeka merupakan suatu kebijakan untuk melakukan pemulihan pembelajaran setelah masa pandemi covid-19. Implementasi kurikulum merdeka tidak hanya bertujuan mengembangkan kecerdasan siswa saja namun juga mengembangkan karakter sesuai dengan nilai-nilai Pancasila, pengembangan karakter yang sesuai dengan nilai – nilai Pancasila dapat dilakukan melalui kegiatan Pengembangan Projek Profil Pelajar Pancasila (P5). Implementasi P5 memerlukan pemahaman yang mendalam terhadap pemahaman P5, penentuan tema dalam pelaksanaan P5, dan pengembangan modul P5. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pengetahuan tentang implementasi P5 dan pendampingan pengembangan modul P5. Metode dalam kegiatan ini adalah 1) pelatihan kepada guru-guru tentang prinsip-prinsip pengembangan profil pelajar pancasila pada implementasi P5, dan 2) pendampingan pengembangan modul P5 terutama keterkaitan antara tema, alur kegiatan, refleksi dan evaluasi. Hasil yang dicapai adalah peningkatan pemaham guru-guru terhadap implementasi P5 serta peningkatan kualitas rancangan modul P5.
Peningkatan Kompetensi Kader dan Lansia melalui Pendampingan Posyandu Lansia dan Pelatihan Senam Kaki Diabetes Pradiptha, I Dewa Agung Gde Fanji; Purnamayanti, Ni Kadek Diah; Putra, Made Mahaguna; Wijana, I Ketut; Rusiawati, Ria Tri Harini Dwi; Gayatri, Galih; Widiarini, Luh Mutiara
Empowerment Vol. 7 No. 01 (2024): Empowerment
Publisher : Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/empowerment.v7i01.8940

Abstract

Diabetes Mellitus merupakan penyakit kronis yang disebabkan karena penggunaan insulin yang tidak efektif dan produksi insulin yang tidak adekuat di dalam tubuh. Adapun tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah Kader lansia mampu melaksanakan kegiatan posyandu lansia sesuai dengan standar dan melaksanakan senam kaki diabetes dalam upaya mengontrol gula darah lansia serta meningkatkan kualitas hidup lansia melalui pemberdayaan dan peningkatan kompetensi kader untuk pencegahan komplikasi diabetes. Sasaran kegiatan ini adalah kader dan lansia yang berjumlah 60 orang di Desa Panji. Adapun kegiatan yang dilakukan adalah pendampingan posyandu dan kegiatan pelatihan senam kaki diabetes. Instrumen yang digunakan untuk mengkaji kompetensi kader dan lansia sebelum dan setelah diberikan pelatihan senam kaki diabetes berupa lembar observasi. Hasil observasi selanjutnya dianalisis menggunakan uji wilcoxon untuk mengetahui perbedaan kompetensi kader dan lansia sebelum dan setelah pelatihan senam kaki diabetes. Hasil analisis data didapatkan nilai p = 0,000 < 0.05 dan nilai Z hitung -7,211 < 1,96, hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kompetensi kader dan lansia sebelum dan setelah pelatihan senam kaki diabetes
Pelatihan dan Pembekalan Digital Marketing melalui Media Sosial sebagai upaya Peningkatan Penjualan pada UMKM Sumotea Salatiga Rahardjo, Yohanes Dandyanto; Lays, Amelia Angelica; Saputri, Savera Apriliana; Ammar, Syahrul; Sulistyaningsih, Erna; Sugiarto, Agus
Empowerment Vol. 7 No. 01 (2024): Empowerment
Publisher : Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/empowerment.v7i01.8950

Abstract

The rapid advances in technology in this day and age require that people understand how to utilize and use technology optimally and well.  Digital marketing can make it easier for people to market their business.  One of the digital marketing platforms that is often used is social media.  The use of search engine optimization and the use of social media are some forms of digital marketing activities that are popular today.  Social media has different characteristics and can be adapted to the needs of business people.  Moreover, currently jumbo ice products are going viral and are increasingly in demand by the public.  This will open up opportunities for Sumotea MSMEs on Jalan Jagersari Argomulyo Salatiga to be given understanding and instruction in appropriate digital marketing strategies and good use of social media in order to expand their market reach, by utilizing social media such as Instagram, TikTok, Websites and others.  other.
Pelatihan Pembuatan Produk Minyak Atsiri Berbahan Limbah Daun Cengkeh untuk Mengatasi Nyeri Gigi Lameky, Vernando Yanry; Akollo, Isak Roberth; Djarami, Jayanti; Kolibonso, Billy Franscois; Pattinasarany, Devan Hendrik
Empowerment Vol. 7 No. 01 (2024): Empowerment
Publisher : Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/empowerment.v7i01.9143

Abstract

Teeth that are not well cared for can cause toothache. Tooth pain can interfere daily human activities. Tooth pain can be treated by traditional medicine. One plant that can be processed to treat toot pain is clove leaves. Clove leaves can be processed into essential oil which is useful in treating toothache. The results of discussions with the Mahia Hamlet community show that there are several problems that must be resolved in the Community Partnership Empowerment (CPE) program. These problems are 1) the lack of community skills to process traditional medicinal plants, clove leaf waste through the distillation process. 2) lack of knowledge and skills in using appropriate technology (TTG), especially kettles (distillation equipment) to produce essential oils. This CPE activity aims to increase knowledge and skills in using appropriate technology, especially kettles (distillation equipment) to produce essential oils. The CPE results show that the community has knowledge and skills about how to distill clove leaf essential oil which can be used in the treatment of toothache.