cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Farmasains : Jurnal Ilmiah Ilmu Kefarmasian
ISSN : 20866968     EISSN : 26219816     DOI : -
Core Subject : Health,
Farmasains: Jurnal Ilmiah Ilmu Kefarmasian is an national journal published by Faculty of Pharmacy and Science University of Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA. Farmasains: Jurnal Ilmiah Ilmu Kefarmasian is aimed at being a medium for research results dissemination and scientific paper exchanges on the pharmaceutical field among academics, practitioners, regulators, and public. Farmasains: Jurnal Ilmiah Ilmu Kefarmasian is issued two times annually, i.e., in April, and October.The Editor receives rigorous research manuscripts that have not been offered for publication elsewhere. Since its first issue published in 2010. Farmasains: Jurnal Ilmiah Ilmu Kefarmasian has become a CrossRef Member since 2019. Therefore, all articles published by Farmasains: Jurnal Ilmiah Ilmu Kefarmasian will have unique DOI number with p-ISSN 2086-6968 dan e-ISSN 2621-9816
Arjuna Subject : -
Articles 154 Documents
AKTIVITAS ANTIOKSIDAN, TOTAL FENOL DAN TOTAL FLAVONOID TANAMAN KEDONDONG (Spondias dulcis Soland ex Park) Veni Haqiqotun Najihah; Eko Mugiyanto; Yulian Wahyu Permadi
Farmasains : Jurnal Ilmiah Ilmu Kefarmasian Vol. 5 No. 2 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (550.52 KB) | DOI: 10.22236/farmasains.v5i2.2375

Abstract

Upaya peningkatan dalam pemanfaatan antioksidan alami telah dilakukan melalui uji aktivitas antioksidan serta penentuan total fenolik dan flavonoid dari tanaman kedondong (Spondias dulcis Soland ex Park). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan aktivitas antioksidan, total fenolik dan flavonoid dari ekstrak daun, kulit batang dan daging buah kedondong. Ekstraksi telah dilakukan menggunakan pelarut etanol 96% dengan metode maserasi. Analisis spektrofotometri UV-VIS menunjukkan kandungan total fenolik dan flavonoid daun, kulit batang, dan daging buah kedondong sebesar: (37,400 mg GAE/g ekstrak; 9,145 mg QE/g ekstrak), (85,067 mg GAE/g ekstrak; 6,829 mg QE/g ekstrak) dan (4,067 mg GAE/g ekstrak; 4,597 mg QE/g ekstrak). Hasil menunjukkan bahwa ekstrak daun memiliki aktivitas antioksidan tertinggi dengan nilai IC50 13,687 µg/mL..
PENETAPAN KADAR AMIODARON HIDROKLORIDA DALAM TABLET MENGGUNAKAN METODE RP HPLC-UV Asmiyenti Djaliasrin Djalil; Rosa Kumala; Resita Subagio
Farmasains : Jurnal Ilmiah Ilmu Kefarmasian Vol. 5 No. 2 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (567.304 KB) | DOI: 10.22236/farmasains.v5i2.2388

Abstract

Metode Kromatografi Cair Kinerja Tinggi Fase Balik – Ultra Violet (KCKT FB – UV) telah dikembangkan untuk menentukan kadar amiodaron hidroklorida dalam tablet. Metode kromatografi cair ini menggunakan kolom Shim-pack CLC-ODS column (C18) untuk pemisahan dengan detektor UV pada panjang gelombang 242 nm. Elusi isokratik dilakukan menggunakan fase gerak campuran methanol : asetonitril : buffer (25 mM KH2PO4 + 3 mM H2SO4 + 3,6 mM trietilamina) (63:12:25, v/v/v) dengan laju alir 0,8 mL/menit. Metode analisis divalidasi dengan parameter meliputi limit deteksi, limit kuantitasi, kisaran konsentrasi analisis, presisi, dan akurasi. Hasil validasi menunjukan linearitas yang baik pada kisaran konsentrasi amiodaron hidroklorida 2-10 μg mL-1. Perolehan kembali yang tinggi dan standar deviasi pengukuran yang rendah menunjukkan bahwa metode ini sesuai untuk analisis rutin amiodaron hidroklorida dalam tablet.
STUDI HUBUNGAN KUANTITATIF STRUKTUR-AKTIVITAS, MOLECULAR DOCKING DAN EVALUASI IN VITRO BEBERAPA FLAVONOID TANAMAN SEBAGAI COX-2 INHIBITOR Dadan Suryasaputra; Rina Anugrah; Algi Ikhsan; Rismaya Rismaya
Farmasains : Jurnal Ilmiah Ilmu Kefarmasian Vol. 6 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (594.384 KB) | DOI: 10.22236/farmasains.v6i1.2562

Abstract

Flavonoid merupakan senyawa turunan polifenol, yang memiliki aktivitas antiinflamasi dan dianggap sebagai kelompok baru antinflamasi dengan menghambat enzim COX-2, contohnya hesperidin, diosmin, dan ginkgetin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi beberapa flavonoid (luteolin, kaemferol, apigenin, kuersetin, kuersitrin, katekin, baikalein, rutin, dan mirisetin) sebagai inhibitor selektif COX-2 secara hubungan kuantitatif struktur aktivitas (HKSA), molecular docking dan potensinya terhadap enzim COX-2 secara in vitro. Flavonoid yang diprediksikan menggunakan HKSA memiliki aktivitas adalah rutin, quersitrin, mirisetin dan quersetin dengan nilai aktivitas log(1/IC50prediksi) berturut-turut 7.52 μM; 6.25 μM; 5.48 μM; dan 5.46 μM. Dari hasil uji molecular docking terhadap enzim COX-2 diperoleh 4 flavonoid potensial yaitu; mirisetin, kuersetin, catechin, and apigenin, dengan RMSD 0,2301 ± 0,0185 dan nilai ΔG-nya berturut-turut: -8.57; -8.34; -8.68; and -8.54 (kcal/mol). Ligan yang memiliki potensi terhadap reseptor target dilakukan pengujian aktivitas inhibisi COX-2 secara in vitro dilakukan dengan teknik ELISA yaitu rutin, quersetin dan mirisetin, dengan persen inhibisi 42,9%; 40,26%; 53,53% dan celecoxib sebagai pembanding dengan 57,32% inhibisi. Ketiga flavonoid ini berpotensi dikembangkan sebagai inhibitor COX-2.
PENGARUH PROLANIS TERHADAP OUTCOME KLINIK PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI PUSKESMAS KECAMATAN PULOGADUNG Herty Nur Tanty; Yusi Anggriani; Sahat Saragi
Farmasains : Jurnal Ilmiah Ilmu Kefarmasian Vol. 6 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (527.701 KB) | DOI: 10.22236/farmasains.v6i1.2978

Abstract

Prolanis merupakan program dari PT. Askes (Persero) dalam upaya penanganan penyakit kronis pada pasien DM tipe 2. Jumlah pasien DM yang tergabung di Prolanis setiap tahunnya terus bertambah akan tetapi tidak disertai dengan kontinuitas kunjungan. Berdasarkan data jumlah peserta prolanis DM tipe 2 di Puskesmas Kecamatan Pulogadung yang sudah mengikuti prolanis minimal 6 bulan sejumlah 284 pasien. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan perbedaan outcome klinik pasien prolanis dibanding pasien non prolanis dan mendapatkan hubungan antara kepatuhan dengan outcome klinik. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan alur penelitian retrospektif sebelum dan sesudah pasien bergabung dengan prolanis. Data diperoleh dari rekam medik dan data kunjungan pasien dengan menggunakan teknik total sampling. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan outcome klinik pasien DM tipe 2 yang mengikuti prolanis dengan pasien DM tipe 2 yang tidak mengikuti prolanis (p<0,05). Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara tingkat kepatuhan kunjungan dengan outcome klinik pasien prolanis dan non prolanis (p<0.05).
Analisis Kandungan Nitrit dalam Berbagai Produk Olahan Daging yang Beredar di Daerah Surakarta Secara Spektrofotometeri UV-Vis Adi Yugatama
Farmasains : Jurnal Ilmiah Ilmu Kefarmasian Vol. 6 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (488.601 KB) | DOI: 10.22236/farmasains.v6i1.2988

Abstract

Nitrit merupakan bahan pengawet yang banyak digunakan pada produk olahan daging seperti burger, kornet, dan daging asap. Konsumsi nitrit yang berlebih dapat menyebabkan keracunan dan bersifat karsinogenik sehingga perlu dilakukan penelitian untuk mengidentifikasi kandungan nitrit dalam beberapa produk olahan daging yang beredar di Surakarta. Sampel yang digunakan adalah 15 produk olahan daging burger, kornet, dan asap yang beredar di Kota Surakarta. Identifikasi senyawa nitrit dilakukan dengan metode griess, sedangkan penetapan kadar dilakukan dengan menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Identifikasi dengan metode griess menghasilkan warna merah keunguan pada sampel daging sapi burger yang mengandung nitrit. Sampel dengan hasil positif diukur absorbansinya menggunakan spektrofotometer UV-Vis pada panjang gelombang 530,50 nm dengan operating time selama 15 menit. Hasil identifikasi nitrit dengan metode griess menunjukkan bahwa semua sampel produk olahan daging positif mengandung nitrit. Kadar nitrit terendah terdapat dalam sampel daging kornet yaitu sebesar 2,46 + 0,08 mg/kg, sedangkan kadar nitrit tertinggi terdapat pada sampel daging burger yaitu sebesar 35,90 + 1,36 mg/kg. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kadar nitrit untuk semua sampel memenuhi persyaratan yang ditetapkan, kecuali satu sampel daging burger melebihi batas maksimal yang ditetapkan.
UJI IN-VITRO PENGHAMBATAN ENZIM ASETILKOLINESTERASE DAN IDENTIFIKASI FITOKIMIA FRAKSI AKTIF EKSTRAK ETANOL BUAH MENGKUDU (Morinda citrifolia L.) Shela Puzi Dina; Rina Herowati; Arief Nurrochmad
Farmasains : Jurnal Ilmiah Ilmu Kefarmasian Vol. 6 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (591.129 KB) | DOI: 10.22236/farmasains.v6i1.2994

Abstract

Asetilkolin adalah neurotransmitter yang berperan dalam pengaturan fungsi kognitif terutama pembentukan memori baru. Hidrolisis berlebihan asetilkolin oleh enzim asetilkolinesterase dapat menyebabkan gangguan pada pembentukan memori. Mengkudu merupakan tanaman yang banyak terdapat di Indonesia dan telah teruji memiliki kemampuan penghambatan enzim asetilkolinesterase. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan penghambatan aktivtas enzim acetylcholinesterase fraksi-fraksi dari ekstrak etanol buah mengkudu dan identifikasi senyawa yang terkandung dalam fraksi aktif dari ekstrak etanol buah mengkudu melalui analisis liquid chromathography-mass spectrometry. Pemisahan senyawa dilakukan melalui dua tahap yaitu ekstraksi menggunakan metode maserasi dan fraksinasi menggunakan kromatografi cair vakum. Pengujian penghambatan enzim asetilkolinesterase dilakukan dengan menggunakan metode Ellman (kolorimetri) pada konsentrasi 1000, 500, 250, 125 µg/mL. Identifikasi senyawa kimia fraksi teraktif dilakukan dengan analisis liquid chromathography-mass spectrometry. Nilai IC50 ekstrak etanol, fraksi 1, fraksi 2 dan fraksi 3 buah mengkudu secara berturut-turut sebesar 4882,29, 947,99, 1726,99, 18673,82 µg/mL. Fraksi teraktif diduga mengandung asam linolenat, asam linoleat, pinoresinol, metil linoleat dan metil oleat.
PENGARUH GULA TERHADAP KARAKTERISASI MINUMAN JELLY KOMBINASI PROBIOTIK DAN TEPUNG UMBI PORANG Rika Sebtiana Kristantri; Devi Wulansari; Dyan Wigati
Farmasains : Jurnal Ilmiah Ilmu Kefarmasian Vol. 6 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (517.602 KB) | DOI: 10.22236/farmasains.v6i1.3311

Abstract

Minuman jeli merupakan produk pangan olahan yang memiliki konsistensi gel yang dapat diminum. Peneltian ini bertujuan mengetahui pengaruh kadar gula terhadap karakterisasi minuman jeli kombinasi tepung porang dan susu probiotik. Kadar gula yang ditambahkan 4 %, 8 % dan 12 % dan diuji karakteristik fisik yang meliputi analisis kadar air, pH, sineresis, tekstur, protein, gula total, uji hedonik aroma dan rasa, uji ALT (Angka Lempeng Total). Analisis data menggunakan Anova dan LSD (Least Significance Different).Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi gula berpengaruh nyata terhadap karakteristik minuman jelly dan konsentrasi 12 % dapat dipersepsi baik oleh panelis dari semua pengujian dengan hasil uji ALT sebesar 1,9 x 102 CFU/gram. Angka tersebut masih tergolong aman karena dibawah batas minimal SNI No. 01-3552 tahun 1994, yaitu maksimal 1x104 koloni per gram.
VARIASI KONSENTRASI ASAM SITRAT SEBAGAI SUMBER ASAM TERHADAP SIFAT FISIK TABLET EFFERVESCENT EKSTRAK KERING KULIT BUAH MANGGIS (Garcinia mangostana L) inding gusmayadi; pramulani mulya lestari; erike trisnande
Farmasains : Jurnal Ilmiah Ilmu Kefarmasian Vol. 3 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.004 KB) | DOI: 10.22236/farmasains.v3i2.3321

Abstract

Citric acid is an acid source in effervescent tablet it reacts rapidly, can increase dissolving time. In this research, extract was made into effervescent tablet. The research aimed at knowing increased concentration of citric acid as acid source can improve the physical characteristic of effervescent tablet. Pericarp mangosteen dry extracts macerated by water, and powder made by spray dryer. Dry extract was made into 5 formulas effervescent tablet with the different concentrations of citric acid, 15%, 20%, 25%, 30% and 35% as acid sources. The tablets were evaluated included organoleptic evaluation, weight uniformity, size uniformity, hardness, friability, and dissolving times. The result of dissolving time are 10,50±0,57 minutes, 4,52±1,04 minutes, 3,32±0,13 minutes, 3,13±0,14 minutes and 3,42±0,14 minutes. By one way ANOVA test dissolving time data showed differences each other 95% in signifigancies. It can be concluded that increasing of citric acid gave effect on dissolving time, and the citric acid with concentration of 35% can reduce dissolving time of the pericarp mangosteen (Garcinia mangostana L.) dry extract effervescent tablets.
IDENTIFIKASI INTERAKSI OBAT-OBAT POTENSIAL PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK RSPAD GATOT SOEBROTO maifitrianti maifitrianti
Farmasains : Jurnal Ilmiah Ilmu Kefarmasian Vol. 3 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.162 KB) | DOI: 10.22236/farmasains.v3i2.3322

Abstract

Drug interactions are directly related to factors such as polypharmacy, aging, hepatic metabolism and decreased renal function. Polypharmacy is common in drug prescriptions of chronic kidney disease patients. A study of the prescription patterns of drugs with potential interactions would be of interest to prevent drug related adverse events. The aim of this study was to identify potential drug-drug interactions among chronic kidney disease among hospitalized patients in Gatot Soebroto Army Hospital, Jakarta period October to December 2015 This study was an observational research with descriptive approach. Data were obtained retrospectively. Data was collected from patient’s medical record. The sampels were hospitalized patients with chronic kidney disease in Gatot Soebroto Army Hospital, Jakarta period October to December 2015 that received at least two drugs in one prescribing pattern. The samples which fulfilled the inclusion criteria were 63 patients and found as many as 443 potential drug interactions. Drug interactions with pharmacodynamic mechanism were 235 cases (53.04%) and pharmacokinetics as much as 208 cases (46.96%). A total of 334 cases (75.39%) were drug interactions with moderate severity. drug interactions are commonly seen in the prescriptions of chronic kidney disease patients which can lead to serious adverse events if not detected early.
PENGARUH PENINGKATAN KONSENTRASI PEKTIN SEBAGAI GELLING AGENT TERHADAP SIFAT FISIK MARSHMALLOW ANTISARIAWAN EKSTRAK KENTAL DAUN SAGA (Abrus precatorius L.) rahmah elfiyani; ari widayanti; budiarti rahayu
Farmasains : Jurnal Ilmiah Ilmu Kefarmasian Vol. 3 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (486.181 KB) | DOI: 10.22236/farmasains.v3i2.3323

Abstract

Saga leaves (Abrus precatorius L.) have anti-thrush activity and contain glisirizin. Glisirizin is a compound of saponin glycosides non hemolytic, class of triterpenoid and have anti-parasitic activity. This study aims at knowing effect of increasing concentration of pectin as gelling agent on physical properties marshmallow. Saga leaves extract made in to marshmallow 4 formulas, with variations of concentrations of pectin 0.7%, 0.8%, 0.9% and 1%. The physical properties evaluations included organoleptic, uniformity of weight, uniformity of size, moisture content, and texture. The hardness test result data obtained in 859.33; 710.03; 677.13; 506.36 gf, the cohesiveness test result data 0.7375; 0.8247; 0.8780; 0.9327 gs, the springiness test result data 0.7255; 0.8142; 0.8530; 1.0236 gs. Data were analysed using one-way ANOVA followed by Tukey test. The result showed that the higher concentration of pectin will increase springiness and cohesiveness and reduce hardness of marshmallow of viscous saga leaves extract.

Page 7 of 16 | Total Record : 154