cover
Contact Name
Susilo
Contact Email
neo.meld@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalsolma@uhamka.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal SOLMA
ISSN : 2252584x     EISSN : 26141531     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal SOLMA merupakan jurnal di bawah naungan Lembaga Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (LPPM) dan dipublikasikan oleh Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA. Jurnal terdaftar dengan E-ISSN: 2614-1531 & P-ISSN: 2252-584x. Jurnal SOLMA mempublikasikan naskah-naskah artikel ilmiah dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) dari berbagai disiplin ilmu. Jurnal SOLMA dikelola dan diterbitkan oleh LPPM UHAMKA.
Arjuna Subject : -
Articles 235 Documents
Search results for , issue "Vol. 14 No. 3 (2025)" : 235 Documents clear
Pengembangan Sistem Pendeteksi Uang Otomatis Berbasis Arduino untuk Meningkatkan Kemandirian Penyandang Tuna Netra Hutabarat, Purnama Helena; Muhammad Sakban; Ricky Jonathan
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20663

Abstract

Pendahuluan: Proses mengenali uang kertas bagi individu dengan penglihatan normal berbeda dengan penyandang tunanetra. Orang dengan penglihatan normal dapat membedakan nominal uang antara pecahan melalui pengamatan visual, perabaan maupun dengan cara menerawang. Sebaliknya penyandang tuna netra memiliki keterbatasan visual yang menyulitkan mereka dalam mengindetifikasi perbedaan nilai antar pecahan uang kertas. Para tunanetra selama ini menggunakan cara konvensional seperti melipat pada bagian uang untuk melihat beda nominal uang tersebut dan dengan cara meraba nominal uang ataupun mengenali nominal uang dengan meraba tekstur pada setiap nominal uang. Metode: Kegiatan ini menggunakan metode metode edukasi partisipatif dan demonstrasi langsung. Peserta yang mengikuti kesediaan ini adalah 3-5 orang yang dipilih secara purposive yaitu berdasarkan kesediaan dan kemampuan mereka untuk mengikuti simulasi Hasil: Kegiatan  pengenalan alat pendeteksi uang otomatis bagi penyandang tuna netra di Pematang Siantar terbukti berhasil, ditunjukkan dengan observasi serta analisis dari pre-test dan post-test, tampak adanya peningkatan rasa percaya diri dari 35 menjadi 95. Jika sebelumnya peserta mengalami kesulitan dalam membedakan nilai uang secara manual dari 30 , setelah pelatihan mereka mampu mengoperasikan alat pendeteksi tersebut dengan lebih cepat, tepat, dan efisien meningkat menjadi 90. Kesimpulan: Pelaksanaan kegiatan pengenalan alat pendeteksi uang otomatis terbukti memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kemampuan penyandang tunanetra dalam mengidentifikasi nominal uang. Efektivitas kegiatan ini tercermin dari peningkatan skor pengetahuan yang diperoleh melalui pengukuran pre-test dan post-test, yang menunjukkan perbedaan yang secara statistik signifikan antara kondisi sebelum dan sesudah intervensi diberikan.
Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Kader Posyandu Kenanga XXII Cikarang dalam Pemantauan Stunting dengan Alat Antropometri serta Aplikasi eStuntCare Amalia, Tisa; Haifa, Ayu Izzatin; Sari, Nita Winda; Ariyanti, Maulia Bunga; Nurazizah, Aidina; Kustiawan, Nazwa Meilia; Ananta, Jenny Risca; Amelia, Siti; Anjani, Jenni; Debora, Fransisca; Elfaladonna, Febie
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20674

Abstract

Background: Stunting merupakan kondisi kesehatan yang disebabkan oleh kekurangan gizi dalam periode waktu panjang, yang berdampak pada hambatan pertumbuhan fisik serta perkembangan mental anak. Dampak stunting tidak hanya terbatas pada gangguan pertumbuhan tubuh, tetapi juga memengaruhi perkembangan kognitif, produktivitas di masa depan, hingga meningkatkan risiko penyakit kronis. Pemerintah Kabupaten Bekasi menargetkan penurunan prevalensi stunting hingga 10% pada tahun 2025. Oleh karena itu, Posyandu Kenanga XXII Cikarang yang berlokasi di Perumahan Imanan Residence perlu melakukan upaya perbaikan melalui peningkatan kapasitas kader sebagai tenaga pendukung pelayanan kesehatan ibu dan anak, khususnya dalam pemahaman kesehatan serta keterampilan pengukuran tinggi dan berat badan. Metode: Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, evaluasi, hingga rencana keberlanjutan program. Pelaksanaan dimulai dengan diskusi kelompok terarah (FGD) bersama mitra, yang kemudian menghasilkan tiga materi utama untuk pelatihan. Hasil: Kegiatan berlangsung pada 5 Juli dan 9 Agustus 2025 di Posyandu Kenanga XXII Cikarang dengan agenda utama pelatihan bagi kader serta sosialisasi aplikasi e-StuntCare kepada masyarakat. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman kader hingga 100% terkait kesehatan ibu dan anak (KIA), gizi serta pemberian makanan dalam 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), serta penggunaan antropometri sebagai alat ukur pertumbuhan. Kesimpulan: Kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan kader posyandu, serta menghasilkan dukungan berupa penyediaan alat antropometri dan pemanfaatan aplikasi digital e-StuntCare sebagai sarana pemantauan stunting yang dapat digunakan masyarakat secara mandiri.
Pemberdayaan Perempuan Nasyiatul Aisyiyah melalui Kewirausahaan Pengelolaan Sampah Arsela, Primadiyanti; Setiowati, Yuli; Nuraini, Nuraini
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20681

Abstract

Background: Peningkatan dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) adalah upaya untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan anggota organisasi sehingga mereka dapat mencapai sasaran program dan tujuan organisasi dengan lebih efisien dan efektif. Salah satu program yang dilakukan adalah meningkatkan kesadaran kader tentang memanfaatkan dan mengelola sampah di lingkungan tempat mereka bekerja dan tinggal. Kegiatan PKM ini ditujukan untuk kader Pengurus Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Kabupaten Paser. Metode: Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, pelatihan teknis, dan praktik langsung pembuatan produk dari sampah, yang diikuti oleh 30 peserta.  Hasil: Peningkatan kapasitas SDM kader telah berkontribusi dalam menyebarluaskan serta menanamkan kesadaran akan pentingnya cinta lingkungan. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan manfaat ekonomi melalui peningkatan kemampuan peserta dalam mengelola sampah menjadi sumber pendapatan tambahan. Kesimpulan: Secara keseluruhan, program ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan kepedulian generasi muda Muhammadiyah, yang mampu mendorong terwujudnya perubahan positif di tingkat masyarakat, bangsa, dan negara.
Pelatihan Kewirausahaan Berbasis Potensi Lokal Untuk Pemberdayaan Masyarakat Kampung Tahu Kota Pekalongan Imtikhanah, Sobrotul; Dahlan, Betty Dahfiani; Sari, Kristina Novita
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20686

Abstract

Latar belakang: Pembangunan ekonomi daerah tidak hanya ditentukan oleh besarnya investasi dan industrialisasi, tetapi juga oleh kemandirian ekonomi masyarakat. Kota Pekalongan yang dikenal sebagai kota kreatif masih menghadapi persoalan pengangguran sebesar 4,9% pada tahun 2024, serta rendahnya keterampilan kewirausahaan masyarakat, khususnya di Kelurahan Sokoduwet sebagai Kampung Tahu. Mayoritas pengrajin tahu masih memproduksi produk konvensional (tahu putih/goreng) dengan diversifikasi yang terbatas, sehingga nilai tambah dan daya saing produk rendah. Tujuan: mendeskripsikan pelaksanaan pelatihan kewirausahaan berbasis potensi lokal sebagai strategi pemberdayaan masyarakat. Metode: kegiatan menggunakan pendekatan workshop dan praktik langsung, meliputi manajemen usaha, pencatatan keuangan sederhana, legalitas usaha, inovasi produk berbahan dasar tahu dan ampas tahu, serta strategi pemasaran. Peserta berjumlah 40 orang dipilih melalui kelurahan, dengan pendampingan dari pemerintah daerah dan perguruan tinggi. Hasil: pretest menunjukkan 57,5% peserta belum memahami kewirausahaan, sementara hasil posttest memperlihatkan peningkatan signifikan, yaitu 36 peserta (90%) peserta memahami aspek pembukuan, inovasi produk, dan strategi pemasaran. Ketrampilan peserta meningkat menjadi 90 % dibanding sebelum pelatihan yakni 67 %. Dengan demikian, pelatihan terbukti efektif meningkatkan literasi kewirausahaan, memperkuat kapasitas inovasi, dan mendorong pengembangan ekosistem ekonomi lokal berbasis potensi tahu. Kesimpulan: pelatihan ini mendukung temuan Shofiyuddin dkk. (2024) yang menunjukkan bahwa pelatihan kewirausahaan kontekstual mampu membentuk  entrepreneurial mindset dan meningkatkan kapasitas usaha masyarakat. Keberlanjutan program diharapkan mampu meningkatkan pendapatan rumah tangga, mengurangi pengangguran, serta memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat Kota Pekalongan.
Pendampingan Keterampilan Proses Sains Anak TPA St.Giulia Salzano School Maumere Kolaborasi Eksperimen STEAM Loose Part dan Ekologi Bronfenbrenner Nirmalasari, Yohanita; Helvina, Maria; Puang, Desi Maria El; Tuto, Maria Eufrosina; Dalewuk, Maria Costarika
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20691

Abstract

Background:The science process skill is very important in early childhood. The golden age is a sensitive period for children as it’s a big potential for science learning. Innovation of STEAM loose parts and Bronfenbrenner ecology has a very significant impact on the development of the science process. The aim of this community service is to accompany the science process skill through a child-friendly experiment. Methods: Accompany the direct experiment through preparation, action, and evaluation. The number of samples is twenty to thirty children of TPA St.Giulia Salzano School aged 3-6 years. The instruments of data collection are an observation sheet, anecdote notes, an interview sheet, and a science product. Quantitative data analysis based on percentage calculations of achievement categories and qualitative narratives. Results: The average of the science process skill of children is well developed. These categories are BSB (33, 23 %), BSH (40, 47%), MB (24, 37%) dan BB (1, 92%). Conclusions: Most children have science process skills that develop as expected with only a small group of children yet to develop. Every child has the potential to develop science process skills through science experiments based on a loose-part STEAM environment.
Pendampingan Pembuatan Media Matematika Berbasis Digital dengan Pendekatan Joyful Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Numerasi Siswa Slamet Kusmanto, Agung; Yudi Purwoko, Riawan; Agus Triyanto, Wiwit
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20692

Abstract

Pendahuluan: Pengabdian ini bertujuan melakukan pendampingan dan pemberdayaan dalam upaya peningkatan kompetensi guru sekolah dasar untuk merancang, membuat dan mengimplementasikan pembelajaran matematika berbasis media digital dengan pendekatan joyful learning untuk mengembangkan kemampuan literasi numerasi siswa. Kegiatan dilaksanakan di SD Negeri 1 Undaan Tengah, Kabupaten Kudus, dengan melibatkan 14 guru. Metode: metode pelaksanaan terdiri atas empat tahap: analisis situasi, sosialisasi, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Hasil: Analisis awal menunjukkan rendahnya pemanfaatan media digital dan belum optimalnya pengembangan kemampuan literasi numerasi siswa. Pada tahap pelatihan, guru dibekali pemahaman pengembangan kemampuan literasi numerasi pada siswa, prinsip joyful learning (pembelajaran yang menyenangkan), dan keterampilan membuat media digital interaktif yang relevan dengan kebutuhan siswa. Pendampingan difokuskan pada integrasi media tersebut ke dalam modul ajar dan praktik pembelajaran di kelas. Evaluasi dilakukan melalui observasi, refleksi guru, dan peninjauan perangkat ajar. Kesimpulan: Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan guru dalam merancang pembelajaran interaktif, kontekstual, dan menyenangkan. Siswa menjadi lebih termotivasi dan terlibat aktif dalam pembelajaran matematika. Selain itu, terbentuk komunitas belajar guru yang berfungsi sebagai wadah berbagi praktik baik dan mengembangkan inovasi pembelajaran berbasis teknologi. Program ini membuktikan bahwa pelatihan dan pendampingan berbasis praktik langsung efektif mengoptimalkan peran guru sebagai fasilitator pembelajaran literasi numerasi yang kreatif, adaptif, dan relevan dengan perkembangan zaman.
Transformasi Pembelajaran Bangun Datar Melalui Etnomatematika: Pendampingan untuk Guru Pamong SD Mitra PPG Universitas Negeri Malang Yuniawatika; Surayanah; Wibowo, Sigit; Bringesti, Jacinda Elva; Lestari, Feti Okta
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20694

Abstract

Background: Guru pamong memiliki peran strategis dalam membimbing mahasiswa PPG, namun masih banyak yang menghadapi keterbatasan dalam mengaitkan pembelajaran matematika, khususnya materi bangun datar, dengan konteks budaya lokal. Artikel pengabdian ini bertujuan meningkatkan kompetensi pedagogis guru pamong melalui pelatihan dan pendampingan berbasis etnomatematika. Metode: Metode kegiatan meliputi pelatihan, workshop, dan implementasi pembelajaran di kelas. Data dikumpulkan melalui pretest, posttest, observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan kognitif dan reflektif guru pamong. Skor reflektif meningkat antara 80–125%, dan persentase jawaban benar pada posttest mencapai 100% untuk beberapa indikator kunci. Guru pamong juga mampu mengaitkan konsep bangun datar dengan unsur budaya seperti kue tradisional, motif batik, dan arsitektur rumah adat. Kesimpulan: pelatihan berbasis etnomatematika efektif memperkuat kompetensi pedagogis dan kemampuan reflektif guru pamong sekaligus mendukung pembelajaran yang lebih kontekstual dan bermakna. Program serupa direkomendasikan untuk diperluas agar dampaknya menjangkau lebih banyak guru di berbagai wilayah.
Edukasi Kesehatan Remaja sebagai Strategi Pencegahan Stunting Amelia Puspitasari, Feni; Rinestaelsa, Ursula Arus; Nuhan, Helena Golang
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20696

Abstract

Background: Masa remaja menjadi periode kritis dalam menentukan kualitas kesehatan generasi mendatang. Salah satu permasalahan gizi pada remaja di Indonesia yaitu anemia dan gizi kurang yang dapat berdampak pada risiko melahirkan anak stunting di kemudian hari. Pendidikan kesehatan reproduksi dan gizi yang tepat pada remaja menjadi strategi penting dalam memutus mata rantai stunting. Metode: Kegiatan PKM ini merupakan kegiatan edukasi kesehatan berbasis sekolah yang dilaksanakan di SMK Budhi Warman 1, Jakarta Timur, sasaran siswa/siswi kelas X. Data karakteristik meliputi usia, jenis kelamin, pengalaman seksual, riwayat penerimaan pendidikan seksual, konsumsi tablet tambah darah (TTD), serta status gizi. Evaluasi intervensi dilakukan melalui pre-test dan post-test mengenai pengetahuan pendidikan seksual dan pencegahan stunting. Hasil: Intervensi edukasi memberikan peningkatan pengetahuan yang signifikan, dengan rata-rata skor pengetahuan pendidikan seksual meningkat 2,1 poin, dan pengetahuan pencegahan stunting meningkat lebih besar yaitu 7,3 poin. Kesimpulan: Edukasi kesehatan dapat meningkatkan pengetahuan remaja mengenai pendidikan seksual dan pencegahan stunting. Integrasi berkelanjutan diperlukan dalam kurikulum sekolah dengan pendekatan media interaktif sesuai karakteristik remaja digital, serta penguatan program konsumsi TTD melalui kolaborasi sekolah, puskesmas, dan keluarga.
Sosialisasi dan Pelatihan Budidaya Tanaman Unggul untuk Mendukung Program Kampung Buah Mahatmayana, I Ketut Manu; Supriadi, Devie Rienzani; Primajaya, Aji; Syabena, Muhammad Farrel; Fadila, Abil; Prastyo, Hadi
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20701

Abstract

Background: Karanganyar Village, Klari Subdistrict, Karawang Regency has vast land and potential for fruit crop development. By utilizing this vast land, a fruit village can be created, thereby increasing the potential to improve the income of the surrounding community. This activity aims to support the creation of a fruit village to improve food quality and the economy of the village community. Methods: A participatory approach through the dissemination of information on superior crops and the planting of fruit trees as parent plants. Results: The presence of superior parent plants with high productivity can meet the needs and improve the economy of the Karanganyar Village community. Conclusions: The community is able to produce food for family and community needs by having highly productive and adaptive parent plants.
Penguatan Pengembangan Media Belajar Interaktif dan Digital Melalui Aplikasi Esembler Edu Bagi Guru Di SD Negeri Rumpet Maulida, Maulida; Rahmatan, Hafnati; Saputri, Mawarni; Ulhusna, Fitrah Asma; Artika, Wiwit
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20704

Abstract

Background: SD Negeri Rumpet merupakan salah satu sekolah jenjang SD berstatus Negeri yang berada di wilayah Kec. Krung Barona Jaya yang bernomor NSPN 10107447 dan beralamat di Jln. Makam T. Nyak Arief RT. / RW. Kabupaten Aceh Besar. SD Negeri Rumpet didirikan pada tanggal 1 Januari 1970. SD negeri Rumpet mengalami penurunan akreditasi dari yang sebelumnya A menjadi B, hal ini di akibatkan banyak faktor. Tujuan: Kegiatan PKM ini bertujuan untuk memberikan informasi serta pelatihan bagaimana sebuha media pembelajaran digital mampu membantu proses pembelajaran di dalam kelas, bagaimana media pembelajaran digital mampu memotivasi siswa untuk lebih aktif dan kreatif. Metode: Kegiatan PKM ini akan menggunakan 5 tahapan kegiatan yakni Sosialisasi, Pelatihan, Penerapan teknologi, Pendampingan dan evaluasi, serta Keberlanjutan program. Mitra dalam kegiatan PKM ini adalah guru-guru di SD Negeri Rumpet. Hasil: observasi awal dilakukan guna melihat apa yang dibutuhkan dalam proses pembelajaran, dan salah satu kekurangannya adalah belum adanya pelatihan media belajar digital bagi guru-guru, dan banyak dari guru bahkan belum mendengar adanya media belajar melalui aplikasi Esembler Edu. Peningkatan kemampuan mitra terlihat mengalami peningkatan terlihat dari kemampuan awal guru sebelum kegiatan sosialisasi dan pendampingan pengembangan media belajar interaktif dan digital sebesar 68% dan setelah kegiatan sosialisasi terlihat menjadi 90%. Penerapan media belajar Esembler Edu yang telah di design dalam bentuk flash card juga memberikan suasana belajar baru bagi siswa, siswa antusias mengikuti pembelajaran. Kesimpulan: pelatihan dan pengembangan media belajar inyeraktif dan digital memberikan peningkatan pengetahuan dan memberikan motivasi belajar bagi siswa.