cover
Contact Name
Susilo
Contact Email
neo.meld@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalsolma@uhamka.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal SOLMA
ISSN : 2252584x     EISSN : 26141531     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal SOLMA merupakan jurnal di bawah naungan Lembaga Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (LPPM) dan dipublikasikan oleh Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA. Jurnal terdaftar dengan E-ISSN: 2614-1531 & P-ISSN: 2252-584x. Jurnal SOLMA mempublikasikan naskah-naskah artikel ilmiah dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) dari berbagai disiplin ilmu. Jurnal SOLMA dikelola dan diterbitkan oleh LPPM UHAMKA.
Arjuna Subject : -
Articles 1,627 Documents
Pengaruh Penyuluhan Asikhome Terhadap Peningkatan Pengetahuan Pada Orangtua/Pengasuh Anak Prasekolah Fitria Fitria; Anna Fitriani
Jurnal SOLMA Vol. 10 No. 1s (2021): Spesial Issue
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v10i1s.6608

Abstract

Menurunnya tingkat aktivitas fisik pada anak prasekolah dapat menyebabkan kegemukan, membahayakan kesehatan metabolik, motorik, kognitif, dan perkembangan psikososial. Salah satu faktor yang menyebabkan rendahnya aktivitas fisik yaitu tingginya aktivitas sedenter di depan layar seperti penggunaan dawai, komputer, game dan lain-lain. Tujuan dari kegiatan penyuluhan ini adalah untuk mencegah semakin merosotnya aktivitas fisik anak prasekolah apalagi dengan adanya pandemic covid-19 dan penerapan kebijakan Belajar Dari Rumah (BDR) sehingga aktivitas fisik di luar rumah semakin berkurang. Kegiatan penyuluhan ini dilakukan pada 14 orangtua/pengasuh di Kelurahan Gandaria Utara. Penyuluhan dilakukan secara daring melalui zoom meeting. Kuesioner pengetahuan pre-post test dibagikan kepada responden melalui google form. Hasil analisis diperoleh nilai rata-rata pretest sebesar 4,36 ± 1,216 dan nilai rata-rata posttest sebesar 7,21 ± 1,626. Hal ini menunjukkan bahwa ada peningkatan rata-rata pengetahuan sebesar 2,85 setelah dilakukan penyuluhan. Hasil analisis paired sample t test menunjukkan ada pengaruh penyuluhan terhadap peningkatan pengetahuan dengan p value 0,000. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa penyuluhan ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan.
Peta Keterampilan Mengajar Bahasa Arab Guru-Guru Ismuba di Sekolah Muhammadiyah DKI Jakarta Ari Khairurrijal Fahmi; Lismawati
Jurnal SOLMA Vol. 10 No. 1s (2021): Spesial Issue
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v10i1s.6714

Abstract

Kegiatan ini dilakukan dengan latar belakang bahwa pengembangan ilmu pengetahuan harus terus dikembangkan melalui kompetensi guru yang mengajar khususnya dalam bidang bahasa Arab. Kegiatan ini dilakukan dengan tujuan mengetahui peta keterampilan mengajar Bahasa Arab bagi guru sekolah Muhammadiyah di DKI Jakarta. Metode pelaksanaan pengabdian ini dibagi menjadi tiga tahapan; yaitu pendekatan terhadap mitra, partisipasi mitra, dan evaluasi dan keberlanjutan program pasca pelaksanaan pengabdian ini. pendekatan terhadap mitra dilakukan dengan pendekatan personal dan institusional guna mendapatkan data yang akurat mengenai kondisi sosial demografis mitra. Adapun partisipasi mitra dilaksanakan dengan program pelatihan yang akan dilaksanakan dua kali dalam satu bulan untuk materi pelatihan yang akan dilaksanakan empat bulan. Pengabdian masyarakat ini menghasilkan 2 hal; pertama berupa kegiatan pelatihan model pembelajaran bahasa arab berbasis digital dan pelatihan evaluasi pembelajarn berbasis digita, kedua berupa hasil pemetaan kemampuan mengajar bahasa arab guru guru ISMUBA di DKI Jakarta. Data menunjukkan bahwa dari 65 orang guru bahasa Arab yang mengajar di sekolah Muhammadiyah DKI Jakarta sangat membutuhkan pelatihan ini. Secara angka, 58.5% guru tidak memiliki ijazah bahasa Arab, dan 41.5% memiliki ijazah bahasa Arab, 76.9% guru yang mengajar, tidak pernah mengikuti pelatihan khusus terkait pembelajaran bahasa Arab, 21% guru pernah mengikuti 1-2 kali pelatihan, 1,1% guru pernah mengikuti pelatihan lebih dari 2 kali. Berdasarkan pengamatan mendalam dari data hasil survey setelah kegiatan maka dapat disimpulkan bahwa kegiatan pelatihan yang terfokus pada model dan evaluasi pembelajaran bahasa Arab secara daring perlu dilakukan lebih sering.
Workshop Komunikasi Persuasif untuk Meningkatkan Skill Komunikasi Kader Muhammadiyah Kota Bengkulu Mukhlish Muhammad Maududi; Gilang Kumari Putra
Jurnal SOLMA Vol. 10 No. 1s (2021): Spesial Issue
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v10i1s.6739

Abstract

Perbedaan latar belakang pengetahuan keagamaan tak jarang menjadi memicu atau menjadi penyebab timbulnya konflik, hal ini perlu disadari sebagai kader persyarikatan yang mengemban amanah dakwa amar ma’ruf nahi munkar, perlu memiliki skill komunikasi persuasi yang baik sehingga dakwah tersampaikan dan objek dakwah menerima dengan lapang hati.Kegiatan ini diharapkan dapat Memberikan pengetahuan mengenai Keterampilan dasar yang harus dimiliki oleh komunikator sehingga komunikasi efektif juga model-model komunikasi persuasif dan informasi mengenai profil komunikator yang sukses serta memberikan pembekalan mengenai aturan hukum tentang aturan-aturan dalam melakukan penyebaran pesan melalui media massa atau sosial media agar tidak terjerat kasus hukum. Adapun target luaran yang direncanakan dalam kegiatan ini adalah berupa publikasi artikel ilmiah dan publikasi di media online. Workshop ini dilakukan Bersama dengan Pemuda Muhammadiyah Ranting Kebun Dahri di Masjid Al-Furqon Rt.005 Rw.01 Kelurahan Kebun Dahri Kecamatan Ratu Samban Kota Bengkulu yang dihadiri oleh para pengurus dan anggota yang berjumah 20 orang, kegiatan dilaksanakan dengan interaktif dan efektif, kegiatan ini menggunakan metode Pendidikan Orang Dewasa (POD) dengan pendekatan partisipatif. Teknik yang digunakan adalah: ice breaking, curah pendapat, dan diskusi pleno. Penyampaian materi disampaikan dengan cara ceramah oleh Gilang Kumari Putra dan Mukhlish Muhammad Maududi sebagai Ketua Tim dan Anggota Tim, Ceramah berisi teori-teori singkat mengenai kemampuan Komunikasi yang harus dimiliki oleh seorang komunikator. Dari kegiatan tersebut bisa ditarik kesimpulan bahwa Keterampilan komunikasi sangat diperlukan sebagai keterampilan berupa softskill. sebagai calon-calon dai dan tokoh masyarakat, sehingga perlu diberikan pengetahuan tentang skill berkomunikasi yang baik kepada masyarakat.
Spiritual Emotional Freedom Technique (Seft) Mengatasi Stress Pada Ibu-Ibu Pkk 09 Kelurahan Pekojan Saat Pandemi Covid-19 Zulfahmi Yasir Yunan; Mukhlish Muhammad Maududi; Gilang Kumari Putra
Jurnal SOLMA Vol. 10 No. 1s (2021): Spesial Issue
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v10i1s.6742

Abstract

Perkembangan Virus Corona saat ini semakin menunjukkan bahwa masyarakat harus semakin waspada dengan segala sesuatunya. Virus ini berdampak bagi kehidupan masyarakat di seluruh dunia dimana mempengaruhi berjalannya sektor-sektor pembangunan. Kondisi mental masyarakat semakin diuji dan tidak sedikit dari mereka yang akhirnya menjadi stress. Stress adalah salah satu tanda bahwa pemikiran seseorang menjadi irasional/negatif dan bisa berdampak pada kondisi fisik seseorang jika stress tidak bisa diatasi dengan tepat. Langkah yang bisa dilakukan salah satunya dengan menerapkan Teknik Spiritual Emotional Fredoom Technique (SEFT). Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) merupakan teknik penggabungan dari sistem energi tubuh dan terapi spiritualitas dengan menggunakan metode tapping pada beberapa titik tertentu pada tubuh. Tujuan pelatihan ini adalah untuk mengatasi masalah stress dikalangan ibu-ibu PKK Mawar 09 di Kelurahan Pekojan Jakarta Barat. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini dilakukan dengan menggabungkan berbagai macam metode yaitu penyampaian materi dilakukan dengan metode ceramah, setelah itu dilakukan diskusi tanya jawab dengan peserta selanjutnya praktek untuk mengaplikasikan tehnik SEFT.
Sosialisasi Penggunaan Masker sebagai Upaya Pencegahan Penyebaran COVID-19 di Sekitar Lingkungan Fakultas Teknik UHAMKA oktarina heriyani; Dan Mugisidi; Sugema
Jurnal SOLMA Vol. 10 No. 1s (2021): Spesial Issue
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v10i1s.6746

Abstract

Pemberlakuan perpanjangan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) tahap kedua oleh Gubernur DKI Jakarta sebagai suatu tanda yang menunjukkan peningkatan corona virus disease 19 (COVID-19) di DKI Jakarta setelah sempat diberlakukannya new normal. Pemakaian masker merupakan salah satu tindakan yang selalu disosialisasi dari program 3M (memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak) untuk pencegahan penyebaran COVID-19. Akan tetapi, banyak pedagang dan pembeli kuliner di lingkungan sekitar kampus Fakultas Teknik UHAMKA Jakarta Timur belum sadar akan hal tersebut. Hal ini terlihat salah satunya dengan masih banyaknya warga masyarakat di lingkungan tersebut yang tidak memakai masker pada saat berinteraksi. Oleh karena itu, pada kegiatan ini memberikan pendampingan berupa sosialisasi kepada pedagang dan pembeli kuliner untuk wajib menggunakan masker ketika pada saat berinteraksi. Pendampingan sosialisasi yang dilakukan berupa pemberian masker dan memperagakan cara pemakaian masker yang benar. Media stiker juga digunakan sebagai pengingat untuk pemakaian masker dan kawasan wajib memakai masker. Kegiatan pendampingan ini telah dilakukan selama 3 hari kepada 7 warung makan dengan rata-rata 74% penjual dan pembeli yang ditemui tidak memakai masker per hari nya. Hasil pendampingan dapat disimpulkan bahwa dengan sosialisasi pendampingan terjadi peningkatan kesadaran penjual dan pembeli untuk menggunakan masker sebesar rata-rata 87% per hari nya dibandingkan pada saat sebelum dilakukan sosialisasi pendampingan dan penempelan stiker kawasan wajib memakai masker.
Pelatihan Pembuatan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) IPA Berbasis Keterampilan Proses Sains Prima Mutia Sari; Zulfadewina; Husnin Nahry Yarza
Jurnal SOLMA Vol. 10 No. 1s (2021): Spesial Issue
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v10i1s.6844

Abstract

Pembelajaran sains di SD sebaiknya lebih menekankan pada keterampilan proses sains melalui kegiatan praktikum yang dirancang dalam bentuk lembar kerja peserta didik (LKPD). Akan tetapi guru-guru di SDN Mampang Prapatan 05 Pagi belum membuat LKPD yang berbasis keterampilan proses sains. Beberapa masalah yang dihadapi mitra adalah 50% guru belum mengetahui tentang keterampilan proses sains, sehingga LKPD yang dirancang belum berbasis keterampilan proses sains. Solusi yang ditawarkan berupa kegiatan pelatihan yang terdiri dari tiga tahap yaitu 1) persiapan, 2) pelaksanaan pelatihan meliputi a) pemaparan materi LKPD, b) Pemaparan materi KPS, c) Workshop Pembuatan LKPD dan 3) evaluasi. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan kuesioner. Analisis data menggunakan analisis persentase ketercapaian setiap indikator keterampilan proses sains dan persentase respon peserta. Hasil tes keterampilan proses sains menunjukkan peserta sudah menguasai setiap indikator KPS. Hasil respon peserta menunjukkan hasil yang positif dimana para guru mendapatkan pengetahuan, keterampilan, sikap dan produk dalam pembuatan LKPD IPA Berbasis keterampilan proses sains. Kendala dalam kegiatan ini terkait dengan alokasi waktu dan kedisiplinan peserta.
Peningkatan Kesiapsiagaan Siswa Dalam Menghadapi Bahaya Gempa Di Sma Muhammadiyah 4 Kota Bengkulu Siti Dahlia; Agung Adiputra2
Jurnal SOLMA Vol. 10 No. 1s (2021): Spesial Issue
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v10i1s.6845

Abstract

Mitra yang menjadi sasaran kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan SMA Muhammadiyah 4 Kota Bengkulu. Permasalahan yang terjadi yaitu secara geografis dan geologis SMA Muhammadiyah 4 Kota Bengkulu terletak di area pesisir Barat Pulau Sumatra yang merupakan berbatasan dengan Samudra Hindia dan perpotongan antara lempeng Indo-Australia dan lempeng Eurasia, sehingga rawan terhadap bencana gempa, tsunami dan banjir. Untuk itu tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini untuk mengedukasi siswa terkait pengetahuan bencana dan melatih kesiapsiagaan siswa dalam menghadapi bencana gempa. Metode pelaksanakan pengabdian yaitu literasi bahaya di lingkungan sekitar melalui analisis spasial, pengenalan bentuk kesiapsiagaan terhadap multi bencana dengan video, menyanyikan lagu kesiapsiagaan bencana, dan simulasi evakuasi bencana gempa. Jumlah peserta yaitu 66 orang merupakan siswa kelas X. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa mayoritas siswa memiliki pengetahuan terkait definisi bencana, kejadian bencana yang pernah terjadi, dan ancaman bencana di sekolah. Akan tetapi, pengetahuan siswa rendah terkait definis bahaya dan faktor geografis dan geologis penyebab ancaman bencana. Kesiapsiagaan sekolah terkait bencana secara umum belum maksimal, hal ini dapat di identifikasi pengaruh sekolah belum memiliki kebijakan dan panduan terkait kondisi darurat bencana gempa, system peringatan bencana gempa, dan mobilitas sumber daya.
Pelatihan Penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di Aisyiyah Cabang Duren Sawit 1 dan TK Aisyiyah 71 Jakarta Timur Nora Wulandari; Daniek Viviandari; Rini Prastiwi
Jurnal SOLMA Vol. 10 No. 1s (2021): Spesial Issue
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v10i1s.6847

Abstract

Pengetahuan warga mengenai manfaat, penggunaanhingga cara bercocok tanamtanaman obat keluarga (TOGA) dinilai masih kurang. Hal ini menyebabkanlahan yang ada di lingkungan perumahan ibu-ibu Aisyiyah dan TK Aisyiyah 71 Duren Sawit tidak ada yang diaplikasikan sebagai lahan untuk TOGA. Tujuan dilaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat ini secara spesifik adalah upaya promotif untuk mewujudkan masyarakat terutama ibu-ibu yang sadar akan kesehatan lingkungan dengan menggunakan lahan dipekarangan rumah untuk dijadikan apotek hidup dengan menanam Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan cara yang sederhana yakni dengan metode edukasi dengan ceramahdan videosertasimulasi (praktek langsung) proses penanaman dan pemanenan TOGA. Dilakukan kuis sebelum dan setelah edukasi diberikan untuk menilai tingkat pengetahuan peserta pengabdian sebelum dan setelah edukasi. Peserta yang ikut dalam kegiatan pengabdian masyarakat ada sebanyak 31 ibu-ibu Aisyiyah. Peserta dengan pengetahuan rendah (51,6%) sebelum pemberian edukasi menurun setelah dilakukan edukasi (22%). Sedangkan peserta dengan pengetahuan sedang dan tinggi mengalami peningkatan, di mana sebelum dilakukan edukan pengetahuan sedang sebanyak 45,2% dan pengetahuan tinggi hanya 3,2% meningkat masing-masing 61,3% dan 16,1%. Tingkat pengetahuan tentang TOGA di kalangan ibu-ibu Aisyiyah Cabang Duren Sawit 1 dan TK Aisyiyah 71 Jakarta Timur masih tergolong cukup rendah. Edukasi yang diberikan mengenai penanaman, pemanenan, dan manfaat TOGA efektif meningkatkan pengetahuan ibu-ibu Aisyiyah Cabang Duren Sawit 1 dan TK Aisyiyah 71 Jakarta Timur.
Problematika Pembelajaran Melalui Daring Dampak Covid-19 Andi Mulawakkan Firdaus; Ashar; Syarifah Nur Aeni Rahman
Jurnal SOLMA Vol. 10 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v10i2.5457

Abstract

bantuan kepada relasi kerjasama dengan memberikan bantuan atau kebutuhan yang mereka perlukan. Adapun tujuan dalam Pengabdian yang diberikan adalah 1) Meningkatkan pengetahuan guru-guru SD Inpres Bonto Ujung terkait dengan pembelajaran secara Daring, 2) Orang tua mendapatkan keahlian cara kerja sama dalam membimbing anaknya melaui proses pembelajaran daring, 3) Siswa diberikan tugas sesuai kemampuannya, 4) Juknis dan juklat bisa di dapatkan oleh guru sebagai panduan dalam pembelajaran daring. Metode Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pelatihan dan pendampingan yang diperuntukkan pada guru-guru SD Inpres Bonto Ujung di Kecamatan Tarowang. Beberapa tahapan antara lain: 1) persiapan, 2) observasi, 3) rencana aksi, 4) implementasi, 5) evaluasi dan umpan balik, dan 6) pendampingan. Hasil yang diharapkan dalam pelatihan ini adalah menjadikan guru-guru dapat menjadi lebih kreatif dan inovatif dalam pemanfaatan tehnologi yang digunakan dalam pembelajaran secara Daring. Hasil: Hasil yang didapatkan selama kegiatan ini maka menambah manfaat kepada orangtua, siswa, dan guru dalam bentuk kerjasama menangani permasalahan pembelajaran selama daring akibat dampak covid 19. Kesimpulan: Orangtua dan guru telah mendapatkan solusi pembelajaran daring dengan memanfaatkan, memaksimalkan, mengajarkan, dan mendampingin anak anak pada saat belajar daring salah satunya pembelajaran Contextual Teaching and Learning
Penguatan Kesadaran Remaja mengenai Dampak Pernikahan Dini terhadap Kesehatan Reproduksi Windy Dermawan; Ivan Darmawan; Mustabsyirotul Ummah
Jurnal SOLMA Vol. 10 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v10i2.5470

Abstract

Background: The rate of early marriage in Indonesia is the second highest in ASEAN. In fact, according to UNICEF, the highest adoption of early marriage in Indonesia occurred in West Java Province. One of the impacts of early marriage is the increased vulnerability to reproductive health threats in society, especially for adolescents who are in the stage of development of their reproductive organs. This is neglected by society even though reproductive health has a major effect on human survival, both in the aspects of regeneration, economy, and socio-culture. This paper aims to determine the results of strengthening adolescent awareness about early marriage and its impact on reproductive health. Method: Used to solve problems is focused group discussion on identifying and formulating activity problems, providing understanding through socialization activities and stopping early marriage campaigns in the form of posters, and evaluation activities. Problem Based Learning and Community Based Research (CBR) are used to involve the subject of activities in solving problems and formulating ideas for solving problems together. Result: This activity found that there was an increase in the cognitive, affective and psychomotor aspects of activity participants by 75% regarding the impact of early marriage on reproductive health. Conclusion: This activity is able to contribute to the development of aspects of perceptions, attitudes and actions of the participants in supporting the strengthening of youth awareness about early marriage and reproductive health.

Page 26 of 163 | Total Record : 1627