cover
Contact Name
Dr. Rosihan Asmara
Contact Email
jepa@ub.ac.id
Phone
+62341-580054
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya Jl. Veteran, Malang. Indonesia, 65145
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
JEPA (Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis)
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 26144670     EISSN : 25988174     DOI : 10.21776/ub.jepa
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis (JEPA) adalah jurnal yang diterbitkan oleh Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian secara reguler setiap tiga bulan sekali untuk tujuan mendeseminasikan hasil penelitian dan pengabdian yang dilakukan oleh mahasiswa, dosen, peneliti dan pengabdi. Topik keilmuan yang melingkupi JEPA adalah bidang ekonomi pertanian dan agribisnis secara luas. Semua makalah yang diterbitkan secara online oleh JEPA terbuka untuk pembaca dan siapapun dapat mendownload atau membaca jurnal tanpa melanggan maupun membayar.
Arjuna Subject : -
Articles 34 Documents
Search results for , issue "Vol. 9 No. 2 (2025)" : 34 Documents clear
Strategi Pemasaran Produk UMKM Agribisnis Melalui Penerapan Online Marketing Moonti, Agustinus; Dina Novayanti; Ria Indriani
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 9 No. 2 (2025)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : Mengetahui Faktor Internal dan Eksternal pemasaran online produk dan strategi pemasaran online UMKM Menara Emas di Kelurahan Hunggaluwa Kecamatan Limboto. Penelitian ini dilakukan di Kelurahan Hunggaluwa Kecamatan Limboto pada bulan Desember sampai Februari. Jumlah informan dalam penelitian ini berjumlah 10 orang. Jenis penelitian yang dipilih adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis SWOT. Hasil penelitian ini identifikasi faktor internal dan faktor eksternal produk UMKM agribisnis Menara Emas : Faktor internal meliputi: kekuatan yang ada di UMKM Menara Emas yaitu Modal usaha, Legalitas usaha, Produk berkualitas, Produk yang bervariasi, Varian rasa produk, Peralatan modern, Harga terjangkau dan Dukungan teknologi digital. Sedangkan kelemahan yang ada di UMKM Menara Emas adalah Tempat produksi kurang memadai, Promosi kurang optimal, Tidak memiliki hak paten dan Bentuk kemasan kurang menarik. Faktor eksternal meliputi: peluang yang akan nanti ada di UMKM Menara Emas yaitu Ekspansi usaha, Peningkatan volume penjualan, Peningkatan kepuasan pelanggan, Inovasi lini produk baru dan Hubungan baik dengan distributor. Sedangkan ancaman yang ada di UMKM Menara Emas yaitu Adanya pesaing dari UMKM lainnya, Perubahan selera konsumen dan Produk sejenis. Strategi pemasaran produk di UMKM Menara Emas berdasarkan diagram SWOT pada posisi kuadran I, maka strategi yang terpilih adalah kombinasi strategi S-O yaitu: 1). Memanfaatkan jaringan digital media social berbayar dalam promosi produk, 2). Optimalisasi modal dalam inovasi produk dan pengembangan teknologi digital, 3). Mendesain konten iklan yang unik, 4). Memperluas segmen pasar dan stakeholder melalui jejaring media social.
Financial Feasibility Analysis for the Establishment of a Palm Oil Surfactant-Based Bio Oil Spill Dispersant (Bio-OSD) Plant Irawan, Andre; Anas Miftah Fauzi; Erliza Hambali; Dwi Febriantini; Siska Pebriani
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 9 No. 2 (2025)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

The industry plays a crucial role in the national economy, making significant contributions to GDP and employment. This study aims to analyze the financial feasibility of the Bio-OSD plant construction project, which produces bio oil spill dispersant from plant-based raw materials. The data used includes primary and secondary data collected from oil companies and the Surfactant and Bioenergy Research Center (SBRC) IPB over six months. The methods used in the analysis include Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Benefit-Cost Ratio (B/C), Payback Period (PP), and Sensitivity Analysis. The analysis results show that the project has an NPV of Rp133,895,678,111, an IRR of 13.90%, a Net B/C of 2.34, and a PP of 5 years, 7 months, and 3 days, indicating that the project is feasible. Sensitivity analysis shows that the project remains viable despite a 10% increase in raw material and packaging costs, a 5% increase in fixed costs, and a 5% decrease in sales volume. The combination of these three variables results in an NPV of Rp54,189,090,981, an IRR of 5.64%, and a Net B/C of 1.54, with a PP of 7 years, 3 months, and 20 days. Therefore, the Bio-OSD plant is feasible to build despite facing changes in financial parameters
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pola Konsumsi Pangan Rumah Tangga Petani Kelapa Sawit Rakyat Di Kecamatan Pemayung Kabupaten Batanghari Novita, Sri; Damayanti, Yusma; Nurchaini, Dewi Sri; Ulma, Riri Oktari
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 9 No. 2 (2025)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2025.009.02.9

Abstract

Perilaku pola konsumsi dalam suatu rumah tangga dipengaruhi oleh banyaknya variabel diantaranya adalah pendapatan, jumlah anggota dalam rumah tangga, tingkat pengetahuan ibu rumah tangga, geografis dan variabel lain yang dapat mempengaruhi pola konsumsi rumah tangga. Penelitian ini bertujuan: 1) menganalisis pola konsumsi pangan rumah tangga petani kelapa sawit 2) menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pola konsumsi pangan rumah tangga petani kelapa sawit. Penelitian dilakukan di Kecamatan Pemayung Kabupaten Batanghari Provinsi Jambi. Waktu penelitian secara keseluruhan dilakukan selama satu bulan kalender. Objek penelitian meliputi: identifikasi dan analisis pola konsumsi pangan, faktor yang mempengaruhi konsumsi pangan. Variabel penelitian terdiri dari 1) pola konsumsi pangan (energi, protein dan capaian PPH), 2) faktor-faktor yang mempengaruhi konsumsi pangan (pengetahuan ibu rumah tangga, jumlah anggota rumah tangga, pendapatan, dan akases informasi), Responden diambil secara purposive pada masing-masing desa dengan total keseluruhan sebanyak 41 rumah tangga. Data dianalisis secara deskriptif dan uji statistik dengan menggunakan model regresi linear berganda melalui program SPSS. Hasil penelitian menunjukan bahwa 1) Pola konsumsi pangan rumah tangga petani kelapa sawit di Kecamatan Pemayung Kabupaten Batanghari memiliki rata-rata konsumsi energi dan protein di daerah penelitian adalah sebesar 1753,66 kkal/kap/hari dan 42,53 gram/hari. Sementara itu, untuk capaian skor PPH pada konsumsi energi dan protein secara berurutan adalah sebesar 62,71 dan 85,80 dari skor PPH maksimal sebesar 100 2) Tingkat pengetahuan ibu rumah tangga, pendapatan rumah tangga, jumlah anggota rumah tangga, dan akses informasi bepengaruh secara signifikan terhadap jumlah konsumsi energi dan protein pangan pada rumah tangga petani kelapa sawit Kecamatan Pemayung Kabupaten Batanghari.
Analisis Efisiensi Teknis Penggunaan Faktor Produksi Padi Sawah Tadah Hujan (Studi Kasus Di Desa Setiris Kecamatan Maro Sebo Kabupaten Muaro Jambi) Sarwedi, Sarwedi; Damayanti, Yusma; Nurchaini, Dewi Sri; Ulma, Riri Oktari; Fathoni, Zakky
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 9 No. 2 (2025)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2025.009.02.13

Abstract

Efisiensi teknis dipengaruhi oleh penggunaan faktor produksi, apabila petani mampu menggunakan faktor produksi dengan baik akan menghasilkan produksi yang tinggi sehingga usahataninya tergolong efisien secara teknis. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk : 1) mengetahui gambaran usahatani padi sawah di Desa Setiris, 2) Menganalisis pengaruh faktor luas lahan, benih, pupuk kandang, pestisida dan tenaga kerja terhadap produksi padi sawah di Desa Setiris, 3) Menganalisis tingkat efisiensi teknis usahatani padi sawah di Desa Setiris. Metode yang dilakukan dalam pengambilan responden yaitu menggunakan metode sensus atau sampling jenuh dengan jumlah sampel sebanyak 25 orang. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Metode analisis yang digunakan yaitu menggunakan analisis deskriptif dan analisis fungsi produksi Stochastic Frontier Cobb-Douglas dengan metode MLE menggunakan Software Frontier 4.1. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Usahatani padi sawah di daerah penelitian dimulai dari kegiatan mengolah lahan sampai panen dengan IP sebanyak 200. Berdasarkan penggunaan luas lahan, daerah penelitian termasuk kategori penggunaan luas lahan sedang. Penggunaan benih melebihi anjuran dari Dinas Pertanian Provinsi Jambi yaitu sebesar 25 Kg/Ha. Penggunaan pupuk kandang belum sesuai anjuran pemerintah pertanian Tahun 2007, penggunaan pestisida cenderung digunakan dalam jumlah yang sedikit dikarenakan hama yang menyerang hanya serangga walang sangit , sementara hama yang paling banyak menyerang pada budidaya padi yaitu tikus dan burung, untuk mengatasi tikus petani menggunakan pemasangan mulsa sedangkan untuk mengatasi burung petani menggunakan pemasangan kelenteng dan jaring atau benang emas. Dan dalam melakukan budidaya tanaman padi petani masih menggunakan tenaga kerja dalam keluarga dan menggunakan tenaga kerja luar keluarga pada kondisi tertentu diperoleh dengan cara pemberian upah. 2) Faktor produksi yang berpengaruh pada produksi yaitu luas lahan, benih dan tenaga kerja sedangkan faktor pupuk kandang dan pestisida tidak berpengaruh terhadap produksi. 3) Penggunaan faktor produksi di daerah penelitian belum efisien secara teknis dikarenakan nilai rata-rata  tingkat efisiensi teknis adalah sebesar 0,68.(ET < 0,70).
Analisis Volatilitas Harga Dan Integrasi Vertikal Pasar Minyak Goreng Di Indonesia Ramadhani, Mutiara; Rosiana, Nia
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 9 No. 2 (2025)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2025.009.02.18

Abstract

Fenomena kenaikan dan penurunan harga minyak goreng yang berbeda setiap jenisnya turut berperan sebagai penyumbang angka inflasi dalam kelompok pangan bergejolak di Indonesia. Perubahan harga yang tidak stabil tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi produsen, pedagang besar, dan pedagang eceran. Penelitian ini bertujuan menganalisis volatilitas dan hubungan integrasi vertikal pada harga minyak goreng kemasan premium, kemasan sederhana, dan kemasan curah pada setiap tingkat harga pasar di produsen, pedagang besar, dan pedagang eceran. Penelitian ini menggunakan harga minyak goreng mingguan nasional tahun 2019-2023 diperoleh dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis. Analisis yang dilakukan yakni Koefisien Variasi untuk melihat fluktuasi harga, model ARCH/GARCH untuk menganalisis volatilitas, dan model VECM untuk menganalisis integrasi vertikal. Hasil penelitian menunjukkan harga minyak goreng di setiap jenis kualitas memiliki perbedaan nilai fluktuasi. Volatilitas sangat tinggi terjadi pada harga minyak goreng premium dan curah di tingkat pedagang eceran, sedangkan volatilitas tinggi terjadi pada harga minyak goreng curah di tingkat pedagang besar. Hasil VECM menunjukkan terdapat hubungan jangka panjang dan jangka pendek antar variabel harga minyak goreng pada tiga tingkat pasar berbeda.
Analisis Pemasaran Beras Di Kabupaten Soppeng(Tinjauan Struktur, Perilaku, Dan Kinerja Pasar) Nurdin, Aulia; Andi Nixia Tenriawaru; Heliawaty
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 9 No. 2 (2025)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2025.009.02.17

Abstract

Kabupaten Soppeng merupakan salah satu daerah penghasil beras di Sulawesi Selatan. Sebagian besar masyarakatnya menjadikan sektor pertanian sebagai sumber mata pencaharian karena didukung oleh ketersediaan lahan, teknologi, serta dukungan kebijakan pemerintah. Dalam memasarkan beras, harga yang diterima oleh petani dan harga yang diterima oleh konsumen tentu berbeda. Hal ini dikarenakan petani hanya menjual gabah kering panen (GKP) kepada penggiling maupun pedagang pengumpul, kemudian gabah akan diolah dengan penggilingan sehingga menjadi beras. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur, perilaku, dan kinerja pasar beras di Kabupaten Soppeng. Analisis struktur pasar dilakukan secara kuantitatif untuk mengetahui derajat konsentrasi pasar dengan menghitung pangsa pasar, konsensentrasi rasio, Indeks Hirschman-Herfindhal, serta secara deskriptif dengan melihat hambatan keluar masuk pasar dan informasi atau pengetahuan pasar. Perilaku pasar dianalisis secara deskriptif dari praktik penetapan harga, fungsi pemasaran, dan kerjasama antar lembaga pemasaran. Kinerja pasar secara kuantitatif berupa margin pemasaran, farmer’s share, dan rasio keuntungan dan biaya. Hasil penelitian ini diperoleh struktur pasar beras di Kabupaten Soppeng mengarah pada pasar oligopoli. Pada perilaku pasar, harga beras ditetapkan oleh lembaga pemasaran yang paling dominan dan masing-masing lembaga pemasaran melakukan fungsi pemasaran, serta terjalin kerjasama antar lembaga pemasaran. Pada kinerja pasar dapat dilihat saluran pemasaran 5 memiliki margin paling kecil yaitu 14,79% dan nilai farmer’s share paling besar yaitu 85,29%. Adapun, saluran pemasaran 3 memiliki nilai rasio keuntungan dan biaya yang paling tinggi yaitu 1,39.
Analisis Pendapatan Nelayan Togok Berdasarkan Karakteristik Di Kecamatan Kuala Jambi Hariski, M; Sibagariang, Febryanti; Darmawi, Darlim; Firmansyah, Firmansyah; Pramusintho, Bagus; Harahap, Afriani
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 9 No. 2 (2025)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Nelayan togok di Kecamatan Kuala Jambi memiliki hasil tangkapan utama berupa udang, tetapi nelayan sering dihadapkan pada permasalahan. Salah satunya adalah penggunaan alat tangkap togok ini memiliki sifat menunggu, sehingga hasil tangkapan tidak stabil. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pendapatan nelayan togok dan pengaruh karakteristik nelayanterhadap pendapatan nelayan togok. Materi pada penelitian ini adalah data primer yang meliputidata pendapatan nelayan togok dengan metode penelitian menggunakan metode survey. Data yang dikumpulkan adalah data primer dan data sekunder dengan analisis data menggunakan persamaan pendapatan dan uji regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil tangkapan utama dari togok adalah udang kuning, udang kapur dan udang peci, sedangkan hasil tangkapan sampingan berupa ikan sembilang dan ikan gulamah yang dikonsumsi sendiri oleh nelayan. Pendapatan nelayan dari hasil tangkapan utama togok sebesar Rp.15.667.041,- per tahun dengan rata-rata pendapatan per bulan sebesar Rp.  1.305.587,-dengan rata-rata pendapatan per trip sebesar Rp. 326.397,-. Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel umur (X1) memiliki nilai signifikansi sebesar 0,27 (P<0,05), variabel pendidikan 0,47 (P<0,05) dan pengalaman sebesar 0,008 (P<0,05) sehingga dapat disimpulkan bahwa pendapatan nelayan Togok di Kecamatan Kuala Jambi dipengaruhi oleh umur, pendidikan dan pengalaman.
Desain Model Dan Strategi Keberlanjutan Wisata Pantai 9 Pulau Giligenting, Sumenep, Madura Rakhmawati; Yudhi Prasetya Mada; Mokh. Rum
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 9 No. 2 (2025)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2025.009.02.20

Abstract

The tourism sector contributes to Sumenep Regency's original regional income (PAD). Therefore, its development requires stakeholder intervention. Sustainability of tourism development at Gili Genting Island Beach, Sumenep Regency, Madura requires cooperation between actors in the Hexa Helix concept which consists of six elements, namely education, business, society, government, mass media and health. This research aims to formulate a model and strategy for sustainable development of Beach 9 tourism on Gili Genting Island, Sumenep Regency, Madura. The sustainability of the tourism sector is approached through ecological, socio-cultural, economic, religious and institutional dimensions. The research method uses mixed methods research, namely combining analytical hierarchy process (AHP) and qualitative descriptive methods. Data collection techniques were carried out using in-depth interviews
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Eksistensi Petani Milenial Di Jawa Tengah Fahmi, Muchammad Mu'amar; Mohamad Harisudin; Setyowati
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 9 No. 2 (2025)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Permasalahan krisis regenerasi petani di Indonesia salah satunya disebabkan oleh menurunnya minat generasi muda untuk bekerja di sektor pertanian. Masalah tersebut dapat diatasi dengan menjaga dan meningkatkan eksistensi petani milenial sehingga dapat menarik minat generasi muda lainnya untuk bekerja di sektor pertanian. Penelitian bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi eksistensi petani milenial di Jawa Tengah. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dan observasi dengan menggunakan media kuesioner. Jumlah sampel sebanyak 119 petani milenial di Jawa Tengah yang dibagi menjadi sepuluh kabupaten terpilih. Analisis data menggunakan Partial Least Square Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan faktor yang berpengaruh positif terhadap eksistensi petani milenial di Jawa Tengah yaitu variabel pengalaman, lingkungan dan kompetensi. Sedangkan faktor yang tidak berpengaruh terhadap eksistensi petani milenial yaitu faktor persepsi. Faktor yang paling berpengaruh terhadap eksistensi petani milenial di Jawa Tengah yaitu faktor lingkungan dan petani milenial di Jawa Tengah masih tergolong eksis sebagai petani hingga saat ini.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Motivasi Petani Dalam Usahatani Kentang Di Kecamatan Karangreja Kabupaten Purbalingga Biky, Muhammad Amir; Wijayanti, Irene Kartika Eka; Wakhidati, Yusmi Nur
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 9 No. 2 (2025)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2025.009.02.25

Abstract

Kecamatan Karangreja Kabupaten Purbalingga termasuk daerah sentra kentang yang memiliki peran penting terhadap pembangunan pertanian untuk meningkatkan devisa negara. Data menunjukkan setiap tahun komoditas kentang mengalami penurunan jumlah dan luas panen di Kecamatan Karangreja Kabupaten Purbalingga. Salah satu kendalanya yaitu motivasi petani yang disinyalir masih rendah. Usahatani kentang memiliki prospek yang menjanjikan karena kondisi alam dan iklim yang sesuai dengan syarat tumbuh kentang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik petani dan mengidentifikasi faktor yang mempengaruhi motivasi petani dalam usahatani kentang di Kecamatan Karangreja Kabupaten Purbalingga. Lokasi penelitian dipilih secara purposive. Sasaran penelitian petani kentang mitra dan non mitra. Penentuan sampel menggunakan teknik probability sampling dengan metode simple random sampling. Jumlah populasi 500 orang diperoleh sampel 100 petani kentang menggunakan rumus slovin, pembagian sampel dilakukan penarikan contoh stratifikasi (stratified sampling) diperoleh 17 petani mitra dan 83 petani non mitra. Jenis data yang digunakan primer dan sekunder menggunakan teknik wawancara dan penyebaran kuesioner secara langsung selanjutnya dilakukan uji instrumen penelitian. Metode analisis data dengan analisis deskriptif kuantitatif menggunakan method of successive interval dan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan motivasi petani dipengaruhi oleh pendidikan formal, jaminan harga, dan dummy status petani mitra memiliki motivasi lebih tinggi dibandingkan dengan petani non mitra. Rekomendasi penelitian petani hendaknya mencoba bergabung dan menjalin kerjasama dengan mitra atau perusahaan terkait, mengingat jaminan harga yang lebih stabil yang sudah ditetapkan sejak awal dan menjalin kolaborasi yang lebih erat antara petani, pemimpin lokal, penyuluh dan pihak perusahaan mitra sehingga timbul motivasi yang tinggi untuk saling menguntungkan dan meningkatkan produktivitas petani.

Page 2 of 4 | Total Record : 34