cover
Contact Name
Dr. Rosihan Asmara
Contact Email
jepa@ub.ac.id
Phone
+62341-580054
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya Jl. Veteran, Malang. Indonesia, 65145
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
JEPA (Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis)
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 26144670     EISSN : 25988174     DOI : 10.21776/ub.jepa
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis (JEPA) adalah jurnal yang diterbitkan oleh Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian secara reguler setiap tiga bulan sekali untuk tujuan mendeseminasikan hasil penelitian dan pengabdian yang dilakukan oleh mahasiswa, dosen, peneliti dan pengabdi. Topik keilmuan yang melingkupi JEPA adalah bidang ekonomi pertanian dan agribisnis secara luas. Semua makalah yang diterbitkan secara online oleh JEPA terbuka untuk pembaca dan siapapun dapat mendownload atau membaca jurnal tanpa melanggan maupun membayar.
Arjuna Subject : -
Articles 904 Documents
Analisis Pengaruh Experiential Marketing terhadap Kepuasan Pelanggan di 372 Kopi Setiabudhi Kota Bandung Syaqila Adila Hendrawan; Totok Pujianto; Dwi Purnomo
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2022.006.01.2

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh experiential marketing dengan 5 aspek sense (panca indera), feel (perasaan), think (cara berpikir), act (kebiasaan), relate (pertalian) terhadap kepuasan pelanggan di 372 Kopi Setiabudhi yang dianggap sangat penting sebagai contoh dalam penerapan konsep experiential marketing. 372 kopi Setiabudhi melakukan pendekatan pemasaran experiential marketing dengan banyak menyentuh sisi psikologi pelanggan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif verifikatif dengan responden sebanyak 100 orang. Data dikumpulkan dengan metode observasi yang dibantu oleh alat business model canvas, emphaty map, customer journey dan kuesioner, yang selanjutnya dianalisis menggunakan analisis regresi berganda menggunakan SPSS for windows yang meliputi pengujian hipotesis. Variabel experiential marketing berpengaruh secara signifikan terhadap aspek kepuasan pelanggan di 372 Kopi Setiabudhi dengan nilai F hitung sebesar 31.523 dengan Sig. 000. Nilai sig 0,000 < 0,05 dan memiliki koefisien positif.
Karakteristik Usahatani Pisang Mulu Bebe di Kecamatan Sahu Timur Kabupaten Halmahera Barat Musdhalifah Kholil; Zakeus Dadi
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2022.006.01.25

Abstract

Pisang mulu bebe merupakan jenis pisang yang penyebaran terbanyak di Maluku Utara. Proses budidaya petani pisang mulu bebe di Kecamatan Sahu Timur hanya mengandalkan pengalaman yang secara turun – temurun dari nenek moyang mereka. Petani pisang mulu bebe di Kecamatan Sahu Timur kurang memahami, bagaimana proses mengelola/manajemen pada lahan pertanian. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui karakteristik petani pisang mulu bebe di Kecamatan Sahu Timur sehingga dapat memberikan keterangan kondisi petani dan potensi sumberdaya yang dapat dikembangkan dan manganalisis pendapatan usahatani pisang mulu bebe di Kecamatan Sahu Timur yang bertujuan untuk mendapatkan gambaran kondisi sosial ekonomi petani. Desain penelitian adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Lokasi penelitian adalah di Kecamatan Sahu Timur Kabupaten Halmahera Barat. Populasi dalam penelitian ialah seluruh petani yang menanam atau membudidaya pisang mulu bebe di Kecamatan Sahu Timur. Teknik penentuan sampel dengan menggunakan teknik purposive sampling, sebanyak 74 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik petani pisang mulu bebe di Kecamatan Sahu Timur laki-laki sebanyak 34 orang dan perempuan 40 orang, usia petani tergolong pada usia produktif yakni 15-64 Tahun sebanyak 66 orang, mayoritas petani berpendidikan rendah sebanyak 36 orang, pekerjaan pokok mereka adalah sebagai petani 68 orang, 59 orang, petani memiliki  jumlah tanggungan keluarga 2-5 orang dengan rata-rata lama pengalaman bertani adalah 6-10 sebanyak 51 orang dan luas lahan yang dimiliki berkisar 0,5 -2 Ha atau pada kategori sedang. Rata-rata pendapatan yang diperoleh petani pisang mulu bebe adalah Rp.3.322.400 per Tahun. Saran dari hasil penelitian, petani meningkatkan hasil produksi serta dibuat produk turunan pisang mulu bebe sehingga mempunyai nilai ekonomis serta menjadikan pisang mulu bebe sebagai komoditi unggulan daerah dan  ikon Kabupaten Halmahera Barat.  
Efektivitas Penerapan Good Dairy Farming Practice (GDFP) Pada Pendapatan Dan Tingkat Kesejahteraan Peternak Sapi Perah Rakyat Di Dataran Rendah Farida Mardhatilla; Zakiyah Amini
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2022.006.01.16

Abstract

Produksi susu sapi nasional yang rendah mengakibatkan tingginya impor susu di Indonesia. Sebanyak 3,6 juta ton atau 81% kebutuhan susu di Indonesia harus diimpor dari luar negeri (BPS,2018). Rendahnya produksi susu nasional diakibatkan oleh harga yang rendah sehingga peternak tidak berminat menggeluti usaha ini. Harga ditentukan oleh kualitas dan kuantitas susu. Kedua hal ini dapat diperoleh jika peternak menerapkan tatalaksana pengelolaan dengan benar. Tata laksana pengelolaan ternak sapi perah adalah Good Dairy Farming Sistem (GDFP). Tujuan penelitian ini untuk melihat keefektifan penerapan GDFP pada pendapatan dan kesejahteraan peternak. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Cirebon dengan jumlah responden 23 peternak. Metode yang digunakan adalah AHP untuk penerapan GDFP, IOFC untuk mengukur pendapatan serta koefesien korelasi pearson untuk mengukur hubungan penerapan GDFP dan pendapatan. Nilai rata – rata GDFP yang diperoleh adalah masuk dalam kategori baik (3,63).  Penerapan GDFP berpengaruh pada pendapatan peternak dengan nilai korelasi pearson sebesar 0.905. Semakin tinggi nilai GDFP maka akan semakin tinggi pula pendapatan peternak tersebut.Pendapatan rata-rata  yang diperoleh pada usaha ternak perah adalah Rp 1.427.759 per ekor/bulan. Peternak Kabupaten Cirebon termasuk dalam kategori sejahtera, karena rata – rata  pengeluaran perkapita/bulan peternak adalah Rp 691.252 atau melebihi Rp 381.372   
Penyuluhan Pertanian Berbasis Teknologi Informasi di Kabupaten Bone Bolango Agustinus Moonti; Irwan Bempah; Yanti Saleh; Echan Adam
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2022.006.01.7

Abstract

Penyuluhan pertanian menjadi kegiatan utama yang selalu berperan dalam mengedukasi petani. Di tengah kondisi pandemik Covid-19, kegiatan penyuluhan yang biasanya dilaksanakan secara tatap muka, kini dapat dilaksanakan secara virtual (online) berbasis teknologi informasi. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis efektifitas pelaksanaan penyuluhan pertanian berbasis teknologi informasi terhadap petani pada situasi social distancing di Kabupaten Bone Bolango. Penelitian ini menggunakan model pendekatan ekperimental dengan melakukan uji coba penyuluhan berbasis teknologi informasi terhadap petani di Kabupaten Bone Bolango. Sampel dipilih dengan tehnik purposive sampling, dengan penentuan besaran sampel sebesar 25% atau 35 orang petani. Tehnik analisis data menggunakan metode EPIC model, dengan pendekatan komunikasi mencakup empat dimensi kritis yaitu Empathy, Persuation, Impact dan Communication (EPIC). Tingkat efektivitas media penyuluhan yang menggunakan EPIC model ditentukan dengan Likerts Summated Rating Scale (LSRS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa model penyuluhan online baik menggunakan konten materi dalam bentuk teks maupun video secara umum memperoleh kategori yang kurang efektif untuk membentuk pengetahuan dan pemahaman petani di Kabupaten Bone Bolango. Namun, secara parsial konten penyuluhan berbasis teknologi informasi yang ditampilkan dalam bentuk video tergolong kategori efektif. Upaya peningkatan penguasaan dan pemanfaatan teknologi informasi perlu dilakukan petani dalam merespon serta mendukung pelaksanaan penyuluhan pertanian berbasis teknologi informasi di tengah kondisi pandemik saat ini.
Analisis Biaya Kualitas pada Produk Keripik Apel “Ramayana” dengan Menggunakan Metode Activity Based Costing Fatma Akhir Ningtias; Dina Novia Priminingtyas; Neza Fadia Rayesa
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2022.006.01.30

Abstract

Kualitas merupakan salah satu faktor penting pada sebuah produk. Ramayana Agro Mandiri menjadi salah satu agroindustri yang memperhatikan kualias. Guna menjaga kualitas agroindustri melakukan kegiatan pengendalian. Biaya untuk kegiatan pengendalian tersebut belum diperhitungkan oleh agroindustri. Oleh karena itu penelitian dilakukan dengan tujuan untuk mengidentifikasi biaya kualitas yang ada serta mengetahui peranan biaya kualitas pada biaya produksi. Metode yang digunakan untuk menghitung biaya kualitas adalah metode activity based costing dengan pendekatan penelitian kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Setiap kategori biaya kualitas memiliki nilai Rp384,844,- untuk biaya pencegahan, Rp906.250,- untuk biaya penilaian, dan Rp435.000,- untuk biaya kegagalan internal. Persentase biaya kualitas terhadap penjualan bernilai sebesar 2,35%. Persentase biaya kualitas real terhadap biaya produksi adalah sebesar 4,12%, sedangkan persentase biaya kualitas taksiran adalah sebesar 4,03%. Nilai tersebut menggambarkan bahwa terjadi penurunan yang artinya biaya kualitas memiliki peranan dalam meningkatkan efisiensi biaya produksi
Analisis Produksi dan Skala Ekonomi Usahatani Sawi Putih (Brassica pekinensis) di Kecamatan Gisting Kabupaten Tanggamus Nadia Gisti Ameliana; Sutarni Sutarni; Dayang Berliana
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2022.006.01.21

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berpengaruh dalam produksi sawi putih dan menganalisis ekonomi skala usaha sawi putih. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode survey. Penelitian ini di lakukan di Kecamatan Gisting, Kabupaten Tanggamus dengan jumlah responden sebanyak 52 petani. Analisis yang digunakan adalah Fungsi Produksi Cobb-Douglas. Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor-faktor yang berpengaruh dalam produksi sawi putih pada taraf nyata 10% yaitu luas lahan (X1), pupuk tunggal urea (X3), pupuk majemuk NPK (X4), pestisida (X5), dan Dummy pupuk kandang (D), Sedangkan faktor yang tidak berpengaruh nyata dalam produksi sawi putih yaitu benih (X2) dan tenaga kerja (X6). Skala ekonomi atau return to scale menunjukkan nilai 1,076, pada posisi ini skala ekonomi usahatani sawi putih berada pada kondisi increasing returns to scale.
Peran Penyuluh terhadap Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Dewi Retna Indrawati; Dody Yuliantoro
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2022.006.01.12

Abstract

Pemberdayaan masyarakat dalam dalam pengelolaan DAS adalah sesuatu yang mutlak diperlukan terutama untuk DAS yang sebagian besar wilayahnya merupakan lahan milik seperti Sub DAS Keduang. Oleh karena itu, peran penyuluh sebagai ujung tombak dalam menggerakkan pemberdayaan masyarakat harus semakin mendapat perhatian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran penyuluh terhadap pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan DAS. Penelitian dilakukan pada tiga DAS mikro di Sub DAS Keduang (DAS Mikro Naruan, Jlegong dan Pohbener). Penelitian bersifat deskriptif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara menggunakan kuesioner, wawancara mendalam (in-depth interview), dan observasi. Data dikumpulkan dari anggota dan pengurus kelompok tani, perangkat desa, dan penyuluh (kehutanan dan pertanian). Hasil penelitian sebagai berikut: 1) Peran penyuluh sebagai pendidik cukup baik dan masuk kategori sedang sampai tinggi; 2) Frekuensi penyuluhan masih kurang memadai karena tidak seimbangnya jumlah penyuluh dan kelompok tani; 3) Peran penyuluh sebagai fasilitator dan mediator masih masuk kategori sangat rendah sampai rendah; 4) Perlu upaya untuk meningkatkan kapasitas penyuluh dalam teknik pemberdayaan masyarakat.
Strategi E-Commerce pada Agribisnis Ternak Kambing Perah Menggunakan Importance Performance Analysis di Kecamatan Wonosari Kabupaten Malang Evanglist Yoseph Nussy; Bambang Ali Nugroho; Hari Dwi Utami
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2022.006.01.3

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui penerapan e-commerce pada agribisnis peternakan kambing perah; (2) mengetahui peran e-commerce terhadap permintaan agribisnis kambing perah; (3) merumuskan strategi penerapan e-commerce pada agribisnis kambing perah dalam menghadapi era revolusi 4.0. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret 2020 sampai April 2020 di Kecamatan Wonosari Kabupaten Malang. Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah teknik purposive sampling berdasarkan data primer di lapangan dan data sekunder. Responden terdiri dari 60 peternak, 1 petugas lapangan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Malang. Penelitian ini menggunakan teknik importance performance analysis. Kesimpulan dari penelitian ini terdiri dari lima strategi implementasi e-commerce dengan menggunakan Importance performance analysis meliputi: (i) Prioritas utama yaitu dengan meningkatkan sarana dan prasarana untuk membantu perluasan jaringan internet di Kabupaten Wonosari. (ii) Strategi kedua untuk implementasi e-commerce prioritas tinggi, yaitu dengan mempertahankan penggunaan e-commerce yang masih menggunakan media sosial dan platform komunikasi, dan meningkatkan manfaat e-commerce (iii) strategi ketiga untuk prioritas yang tergolong rendah yaitu dengan meningkatkan pengetahuan tentang penggunaan e-commerce yang sesuai dengan kebutuhan bisnis kambing perah yang semakin berkembang di era 4.0 sehingga peternak akan lebih memahami pentingnya digitalisasi bisnis agar lebih efektif dan efisien. (iv) Strategi keempat penerapan e-commerce yang dinilai berlebihan yaitu lebih update dan membiasakan diri dengan cara penggunaan m-commerce dan akses e-commerce sehingga breeder lebih mengetahui cara mengakses dan membuka peluang ekspor. di era revolusi industri 4.0.
Pengaruh Gaya Kepemimpinan, Motivasi dan Disiplin Kerja terhadap Kinerja Karyawan di PT. Matahari Jaya Internasional Revanda Bela Oktaviana; Heptari Elita Dewi; Imaniar Ilmi Pariasa
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2022.006.01.26

Abstract

Jumlah karyawan yang melakukan absen sebesar 5% dari jumlah karyawan yang ada di divisi produksi. Hal ini dapat mengakibatkan penurunan di kinerja karyawan sehingga perlu dilakukan pengukuran kinerja karyawan di PT. MJI. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah mengetahui pengaruh gaya kepemimpinan, motivasi dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan di PT. Matahari Jaya Internasional. Metode analisis yang digunakan adalah metode statistik deskriptif kuantitatif dengan alat analisis SEM-PLS. Hasil analisis menunjukkan bahwa kinerja karyawan sudah cukup baik. Sementara untuk hasil analisis menggunakan alat SEM-PLS menunjukkan bahwa variabel gaya kepemimpinan, motivasi dan disiplin kerja memiliki pengaruh signifikan positif terhadap kinerja karyawan.
Analisis Daya Saing Ekspor Jahe Indonesia di Pasar Utama Internasional Periode Tahun 2008-2018 Nurjati, Eka
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2022.006.01.27

Abstract

Jahe merupakan komoditas andalan ekspor Indonesia. Namun, nilai ekspor jahe pada Tahun 2008-2018 menurun yang disebabkan penurunan produksi dan hambatan ekspor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis daya saing ekspor jahe Indonesia dibandingkan dengan negara eksportir jahe lainnya di negara tujuan ekspor. Negara eksportir yang dibandingkan tingkat daya saingnya dengan Indonesia yaitu Thailand dan India. Negara tujuan ekspor dalam penelitian ini adalah Amerika Serikat, Jepang, dan Malaysia. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan data sekunder. Revealed Comparative Advantage (RCA) dan Constant Market Share (CMS) sebagai alat ukur daya saing. Hasil penelitian ini menunjukkan tingkat daya saing ekspor jahe Indonesia lebih rendah dibandingkan Thailand dan India baik menggunakan metode RCA maupun CMS. Strategi kunci peningkatan daya saing ekspor jahe Indonesia terletak pada ketersediaan produksi dan jaminan kualitas. Pengembangan dan diseminasi teknologi untuk meningkatkan produktivitas, kualitas, pola kemitraan dan perluasan pangsa pasar merupakan strategi pendukung terwujudnya ekspor jahe Indonesia yang berdaya saing.