cover
Contact Name
Dr. Rosihan Asmara
Contact Email
jepa@ub.ac.id
Phone
+62341-580054
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya Jl. Veteran, Malang. Indonesia, 65145
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
JEPA (Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis)
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 26144670     EISSN : 25988174     DOI : 10.21776/ub.jepa
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis (JEPA) adalah jurnal yang diterbitkan oleh Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian secara reguler setiap tiga bulan sekali untuk tujuan mendeseminasikan hasil penelitian dan pengabdian yang dilakukan oleh mahasiswa, dosen, peneliti dan pengabdi. Topik keilmuan yang melingkupi JEPA adalah bidang ekonomi pertanian dan agribisnis secara luas. Semua makalah yang diterbitkan secara online oleh JEPA terbuka untuk pembaca dan siapapun dapat mendownload atau membaca jurnal tanpa melanggan maupun membayar.
Arjuna Subject : -
Articles 904 Documents
Analisis Efisiensi Teknis dan Efisiensi Ekonomi Usahatani Bawang Merah di Kecamatan Panekan Kabupaten Magetan Linda Ayu Vivi Andriyani; Titik Ekowati; Agus Setiadi
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2023.007.01.24

Abstract

Penelitian tentang analisis efisiensi teknis dan efisiensi ekonomi usahatani bawang merah dilaksanakan pada bulan September-Oktober 2021 di Kecamatan Panekan, Magetan. Penentuan lokasi dipilih secara purposive dengan pertimbangan Kecamatan Panekan merupakan daerah penghasil bawang merah di Kabupaten Magetan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh lahan, bibit, pupuk, pestisida, tenaga kerja terhadap jumlah produksi serta menganalisis efisiensi teknis dan efisiensi ekonomi usahatani bawang merah. Metode yang digunakan yaitu metode survey. Sampel diambil dengan teknik Probability Sampling. Penentuan responden menggunakan teknik Simple Random Sampling. Jumlah responden yang dijadikan sampel yaitu 100 petani yang berasal dari 3 desa, yaitu desa Turi 29 petani, Desa Panekan 37 petani, dan Desa Manjung 34 petani. Analisis data menggunakan fungsi produksi stochastic frontier. Hasil penelitian bahwa terdapat pengaruh secara simultan antara variabellahan, bibit, pupuk, pestisida  dan tenaga kerja terhadap jumlah produksi bawang merah. Variabel bibit, pupuk dan pestisida secara parsial berpengaruh signifikan terhadap hasil produksi, sementara variabel lahan dan tenaga kerja tidak signifikan terhadap hasil produksi. Hasil analisis efisiensi teknis menunjukkan bahwa nilai mean efisiensi usahatani bawang merah yaitu 0,811 artinya usahatani di lokasi penelitian belum efisien secara teknis. Efisiensi alokatif  yaitu sebesar 0,310 menunjukkan bahwa usahatani bawang merah belum efisien secara alokatif. Nilai efisiensi ekonomi yaitu sebesar 0,244 mengindikasikan bahwa usahatani bawang merah di Kecamatan Panekan belum efisien secara ekonomi.
Persepsi Petani Padi Sawah Irigasi dan Tadah Hujan terhadap Perubahan Iklim di Kabupaten Lampung Selatan Ibrohim Saputra; Fembriarti Erry Prasmatiwi; Zainal Abidin; Agus Setiawan
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2023.007.01.15

Abstract

Perubahan iklim yang terjadi saat ini sangat berdampak pada sektor pertanian. Mayoritas petani yang merupakan tokoh utama dalam sektor pertanian tidak mengetahui dan memahami kondisi perubahan iklim, sehingga banyak petani yang kurang tanggap terhadap perubahan iklim. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengetahuan dan persepsi petani padi sawah lahan irigasi dan tadah hujan terhadap perubahan iklim. Penelitian dilakukan di Kecamatan Palas, Kecamatan Candipuro, dan Kecamatan Sidomulyo dari bulan Juni sampai September 2020.  Sampel penelitian berjumlah 100 orang petani dengan rincian 50 orang petani padi irigasi dan 50 petani padi tadah hujan.  Data dianalisis secara deskriptif dan menggunakan skala likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas petani padi lahan irigasi dan tadah hujan tidak mengetahui dan memahami tentang perubahan iklim, hanya 10 persen petani irigasi dan 8 persen petani tadah hujan yang mengetahui tentang perubahan iklim.  Mayoritas cukup setuju bahwa kondisi iklim saat ini berbeda dengan kondisi iklim 10 tahun terakhir dan mereka setuju adanya perubahan iklim berdampak pada usahatani padi yang mereka usahakan.Kata kunci: Iklim, Irigasi, Persepsi, Perubahan, Tadah Hujan
ANALISIS EFISIENSI PEMASARAN BELIMBING MANIS (Averrhoa carambola L.) DI DESA BONO, KECAMATAN BOYOLANGU, KABUPATEN TULUNGAGUNG Daris Ida Nurlaila; Syafrial - Syafrial; Deny - Meitasari
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2023.007.01.6

Abstract

Salah satu sentra produsen belimbing manis di Jawa Timur terdapat di Desa Bono, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung. Belimbing manis menjadi salah satu komoditas unggulan di wilayah tersebut. Terdapat kendala dalam pemasaran seperti tingginya margin pemasaran, rendahnya nilai farmer’s share, serta panjangnya saluran pemasaran yang dapat mempengaruhi tingkat efisiensi pemasaran. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan saluran pemasaran dan distribusi belimbing manis mulai dari petani yang ada di Desa Bono, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung hingga konsumen akhir. (2) mengidentifkasi fungsi-fungsi pemasaran yang dilakukan oleh masing-masing lembaga pemasaran yang ada di daerah penelitian. (3) menganalisis tingkat efisiensi pemasaran komoditas belimbing manis yang ada di daerah penelitian. Alat analisis yang digunakan meliputi margin pemasaran, farmer’s share, rasio keuntungan atas biaya pemasaran, analisis efisiensi harga, analisis efisiensi operasional serta pengukuran indeks shepherd’s method. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efisiensi pemasaran berdasarkan alat analisis tersebut secara umum telah efisien. Terdapat tujuh saluran pemasaran belimbing manis, dimana saluran pemasaran yang paling efisien ditemukan pada saluran pemasaran VII (saluran tingkat nol) dan VI (saluran tingkat satu) dengan nilai indeks ME secara berurutan adalah 22,57 dan 11,31.
Dampak Impor Garam terhadap Kinerja Komoditas Garam di Indonesia Iffatur Rosyidah; Syafrial Syafrial; Suhartini Suhartini
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2023.007.01.29

Abstract

Perbandingan daratan dan lautan Indonesia membuat Indonesia memiliki potensi perikanan da kelautan yang melimpah. Pada sektor perikanan berkontribusi terhadap nilai ekspor produk perikanan yang mencapai USD 2,6 miliar atau naik 7,3%, namun hal ini tidak berlaku pada sektor kelautan lain seperti garam. Kebutuhan akan garam terus meningkat namun tidak diiringi dengan produksi garam domestik yang sesuai untuk mencukupi kebutuhan dalam negeri, hal inimendorong terjadinya impor garam dari luar negeri. Kenaikan impor garam tertinggi terjadi pada tahun 2011 sebesar 36% dari tahun sebelumnya dengan nilai impor 146 juta USD. Tujuan penelitian ini menganalisis faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kinerja komoditas garam Indonesia dan mensimulasi alternatif kebijakan yang dapat mengurangi jumlah impor garam Indonesia. Metode analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif, metode pendugaan 2SLS, dan analisis simulasi kebijakan dengan menggunakan peramalan ex-post. Hasil analisis model persamaan simultan yang telah dilakukan terdiri dari: (1) Model permintaan garam dengan variabel signifikan yaitu jumlah penduduk. (2) Model harga garam dengan variabel signifikan yaitu penawaran, permintaan, dan harga garam tahun sebelumnya. (3) Model impor garam dengan variabel signifikan yaitu harga garam impor, harga garam domestik, jumlah produksi, dan jumlah permintaan garam. (4) Model produktivitas garam dengan variabel signifikan yaitu harga garam domestik. Dari hasil analisis yang telah dilakukan terdapat dua skenario kebijakan yang dapat dilakukan guna mengurangi impor serta meningkatkan produksi garam domestik yaitu skenario perluasan area lahan tambak garam produktif dan menaikkan harga garam impor dengan asumsi diadakannya tarif impor garam.
Analisis Pengaruh Faktor – Faktor Produksi terhadap Pendapatan Petani Bawang Daun di Kecamatan Selo Kabupaten Boyolali Luluk Parwati; Edy Prasetyo; Siswanto Imam Santoso
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2023.007.01.20

Abstract

Pendapatan adalah sejumlah uang yang diterima oleh petani dari usahatani bawang daun yang dilakukan. Penelitian bertujuan untuk menganalisis pendapatan petani bawang daun dan pengaruh faktor produksi terhadap hasil produksi yang berdampak pada pendapatan petani bawang daun di Kecamatan Selo. Penelitian survey telah dilaksanakan bulan Juli-September 2021 di Kecamatan Selo. Metode analisis menggunakan rumus pendapatan dan path analysis. Hasil penelitian menunjukkan rata – rata pendapatan petani bawang daun Rp. 21.631.843,-/masa tanam dengan penerimaan Rp. 26.560.483,-. Faktor produksi yang memiliki pengaruh signifikan terhadap hasil produksi bawang daun meliputi luas lahan, bibit, pupuk kandang, pupuk Za, pestisida dan curahan tenaga kerja sedangkan pupuk NPK tidak berpengaruh signifikan. Faktor produksi yang secara tidak langsung berpengaruh terhadap pendapatan petani melalui hasil produksi meliputi luas lahan, bibit, pupuk kandang, pupuk NPK, pestisida dan curahan tenaga kerja sedangkan yang secara tidak langsung tidak berpengaruh hanya pupuk Za.Kata kunci: bawang daun, produksi, pendapatan, penerimaan, usahatani.
Strategi Pemasaran Melalui Celebrity Endorsement dan Ewom serta Pengaruhnya terhadap Keputusan Pembelian Produk Healthy Food Yellow Fit Kitchen Kristoforus Farian Waringga; Djoko Koestiono; Fitria Dina Riana
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2023.007.01.11

Abstract

Makanan sehat merupakan lini bisnis yang akhir-akhir ini sedang berkembang dan diminati masyarakat. Peluang muncul akibat adanya perubahan pola hidup untuk mengonsumsi makanan sehat. Persaingan muncul sebagai tantangan bagi bisnis makanan sehat. Pebisnis juga perlu mengenalan produk untuk mengubah persepsi masyarakat tentang healthy food melalui pemasaran yang efektif dan efisien. Celebrity endorsement dan ewom menjadi metode efektif dalam pemasaran digital saat ini untuk menjangkau pasar dan mempengaruhi persepsi konsumen. Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk menguji pengaruh celebrity endorsement dan ewom terhadap keputusan pembelian melalui variabel product knowledge, consumer psychology, dan brand image. Penelitian ini menggunakan 72 responden  yang tersebar di seluruh Indonesia. Analisis data dilakukan menggunakan SEM-PLS untuk menguji pengaruh antar variabel dengan software WarpPLS. Hasil menunjukkan bawah celebrity endorsement dan ewom berpengaruh signifikan terhadap peningkatan keputusan pembelian melalui variabel product knowledge, consumer psychology, dan brand image. Berkaitan dengan itu, pemilik bisnis makanan sehat dapat menggiring persepsi konsumen dalam keputusan pembelian dengan metode celebrity endorsement dan mengontrol ewom karena pemesaran ini mampu menjangkau berbagai macam konsumen serta banyaknya perputaran informasi terkait ulasan dan rekomendasi produk dari berbagai macam konsumen di platform digital.
Analisis Ketahanan Pelaku Usaha Pada Kafe Di Kota Malang Saat Pandemi Covid-19 Mirza Ramadhani; Effy Yuswita; Fitria Dina Riana
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2023.007.01.34

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis melihat faktor yang berhubungan pada pelaku usaha kafe dalam bertahan dan menyusun strategi dengan pembanding sebelum dan saat pandemi. Lokasi penelitian dilakukan di kafe di Kota Malang. Pemilihan lokasi penelitian dilakukan secara purposive. Metode penentuan narasumber yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan teknik non probability sampling dengan metode purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 40 pelaku usaha kafe. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner online dan dokumentasi arsip. Untuk metode analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis kuantitatif berupa analisis persamaan struktural (SEM) menggunakan WarpPLS. Analisis deskriptif statistik digunakan untuk menggambarkan dampak pandemi Covid-19 terhadap tingkat ketahanan pelaku usaha kafe di Kota Malang. Sedangkan analisis kuantitatif berupa analisis model pengukuran SEM. Hasil penelitian yang didapatkan adalah adanya penurunan pada tingkat ketahanan wirausaha sebelum ke saat pandemi Covid-19, kemudian entrepreneurial bricolage, entrepreneurial capabilities, dukungan sosial dan kebijakan pemangku kepentingan berpengaruh positif dan signifikan terhadap entrepreneurial resilience.
Psikologi Lingkungan Konsumen Ditinjau dari Kesesakan Manusia dan Spasial pada Rumah Makan Pedas di Kota Malang Della Aprilia Danaparamita Putri; Agustina Shinta Hw; Dwi Retno Andriani
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2023.007.02.1

Abstract

Kesesakan sangat sulit untuk dihindari ketika berada di restoran. Begitu juga situasi di Rumah Makan Sego Sambel Cak Uut, Rumah Makan Sego Sambel Sarumpet, dan juga Rumah Makan Sambal Gami Bu'sum, dimana ketiga rumah makan tersebut ramai dikunjungi oleh konsumen setiap harinya. Keramaian di ketiga restoran tersebut menimbulkan beberapa masalah, dimana masalah tersebut dapat menimbulkan emosi negatif yang dirasakan oleh konsumen dan dapat mempengaruhi kepuasan dan perilaku jangka panjang. Oleh karena itu, penelitian ini penting untuk dilakukan untuk mengetahui pengaruh kesesakan terhadap citra restoran dan emosi konsumen, emosi konsumen terhadap kepuasan dan niat dari mulut ke mulut, serta memoderasi tekanan waktu. Penelitian ini dianalisis menggunakan SEM-PLS dengan 120 responden. Penelitian ini menunjukkan bahwa kesesakan yang ada tidak berpengaruh negatif terhadap citra dan emosi konsumen karena popularitas dari ketiga restoran tersebut. Demikian juga, kepuasan dan niat dari mulut ke mulut yang signifikan serta tekanan waktu terbukti melemahkan pengaruh kepuasan terhadap niat dari mulut ke mulut.
Resistensi Perempuan terhadap Kegiatan Pertambangan Emas di Gunung Tumpang Pitu Kabupaten Banyuwangi Tia Mariati; Yayuk Yuliati; Keppi Sukesi
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2023.007.01.25

Abstract

Desa Sumberagung merupakan kawasan yang memiliki potensi  wisata laut dan sumberdaya alam berupa emas yang terletak di Gunung Tumpang Pitu. Pertambangan mulai tahun 2015 sampai tahun 2022 berada dibawah anak perusahaan PT Indo Multi Niaga yaitu PT BSI. Permasalahan penelitian :  resistensi masyarakat Desa Sumberagung terhadap IUP PT BSI dan PT. DSI dalam kegiatan eksploitasi Gunung Tumpang Pitu. Tujuan Penelitian melihat resistensi yang dilakukan masyarakat Desa Sumberagung terkait usaha mencabut IUP PT. BSI dan PT. DSI. Rumusan masalah penelitian 1) Bagaimana dampak kegiatan penambangan emas bagi masyarakat Desa Sumberagung? (2) Bagaimana proses munculnya konflik antara masyarakat dengan pihak perusahaan (3) Bagaimana resistensi perempuan terhadap kegiatan eksplotasi tambang emas di Gunung Tumpang Pitu? Penelitian ini mengunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan menggunakan metode studi kasus. Penentuan informan menggunakan Snowball sampling. Analisis data menggunakan komponen analisis Milles and Huberman 2014 model interaktif. Hasil penelitian 1) )Kerusakan diberbagai sector: lingkungan yaitu hilangnya hutan lindung Gunung Tumpang Pitu,, hilangnya endemic hewan dan tumbuhan dan pencemaran air yang mengandung sianida, banjir lumpur, hilangnya sungai katakana, degdradasi tanah.  Sector ekonomi : gagal panen akibat banjir lumpur yang masuk kedalam pertanian, hasil tangkapan nelayan yang mulai berkurang sehingga nelayan harus jauh melaut sampai Bali dan Jember untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Sektor sosial  kebising, konflik masyarakat dengan pemerintah dan perusahaan 2) Munculnya konflik dimulai dari diizinkanya PT Hakman Metalindo untuk melakukan tinjauan kandungan emas mulai dari Jember sampai Banyuwangi selama 1 tahun 3) resitensi berupa : Demonstrasi, kayuh sepeda sampai Surabaya, aksi istigosah, aksi pengahadangan alat berat, pembangunan posko penghadangan di pintu masuk Desa Pancer
DAYA SAING KOPI ARABIKA JAVA PREANGER DESA SUNTENJAYA KECAMATAN LEMBANG KABUPATEN BANDUNG BARAT Eva Yolynda Aviny; Pandjy Taryana Poetra; Tintin Sarianti
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2023.007.01.16

Abstract

Desa Suntenjaya Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat, menjadi salah satu penghasil Kopi Arabika Java Preanger (KAJP) di Jawa Barat. Petani kopi arabika Java Preanger menggunakan pupuk subsidi dari pemerintah, sehingga perubahan faktor biaya input tradable diduga akan berpengaruh terhadap keunggulan kompetitif maupun komparatif budidaya kopi arabika Java Preanger. Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis keunggulan kompetitif dan komparatif komoditas kopi arabika Java Preanger di Desa Suntenjaya, (2) menganalisis dampak kebijakan pupuk subsidi pemerintah terhadap daya saing kopi arabika Java Preanger di Desa Suntenjaya. Hasil Policy Analysis Matrix (PAM) menunjukkan bahwa usaha tani kopi arabika Java Preanger di Desa Suntenjaya memiliki keunggulan kompetitif ditunjukkan dari nilai PCR (Private Cost Ratio) sebesar 0,486 dan memiliki keunggulan komparatif ditunjukkan dari nilai DRC (Domestic Ratio Cost) sebesar 0,054. Kajian ini pun menunjukkan bahwa subsidi pupuk dari pemerintah berpengaruh positif terhadap dayasaing kopi arabika Java Preanger