cover
Contact Name
Dr. Rosihan Asmara
Contact Email
jepa@ub.ac.id
Phone
+62341-580054
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya Jl. Veteran, Malang. Indonesia, 65145
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
JEPA (Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis)
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 26144670     EISSN : 25988174     DOI : 10.21776/ub.jepa
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis (JEPA) adalah jurnal yang diterbitkan oleh Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian secara reguler setiap tiga bulan sekali untuk tujuan mendeseminasikan hasil penelitian dan pengabdian yang dilakukan oleh mahasiswa, dosen, peneliti dan pengabdi. Topik keilmuan yang melingkupi JEPA adalah bidang ekonomi pertanian dan agribisnis secara luas. Semua makalah yang diterbitkan secara online oleh JEPA terbuka untuk pembaca dan siapapun dapat mendownload atau membaca jurnal tanpa melanggan maupun membayar.
Arjuna Subject : -
Articles 841 Documents
Pengaruh Harga, Kemasan, Cita Rasa, Kualitas Produk, Lokasi Dan Pelayanan Terhadap Kepuasan Konsumen Bubur Ayam Bandung Abah Surya huninhatu, George Fredik; Prihatminingtyas, Budi; Setiaji, Jatmiko
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2024.008.02.19

Abstract

diera globalisasi saat ini pertumbuhan beragam bisnis dibidang kuliner terjadi di mana-mana dengan produk yang beraneka ragam menjadikan persaingan pasar kuliner menjadi pesat, salah satunya yaitu bubur ayam Bandung Abah Surya yang ada dikota Malang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang dominan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan bubur ayam Bandung Abah Surya dikota Malang. Metode: Metode penelitian adalah kuantitatif. Populasi yang diambil 60 orang pembeli bubur ayam Bandung Abah Surya  dan 38 orang sebagai sampel. Teknik pengambilan sampel simple random sampling, pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara dan pengisian kuesioner, indikator yang dinilai yaitu harga, kemasan, cita rasa,  kualitas produk, lokasi dan pelayanan terhadap kepuasan pelanggan bubur ayam Bandung Abah Surya,  Hasil:  Dari semua variabel yang diuji terhadap kepuasan konsumen (Y) terdapat variabel pelayanan yang ada pada bubur ayam Bandung Abah Surya berpengaruh sangat signifikan dengan memperoleh nilia sebesar 6,654 berbeda jauh dari variabel yang lain. Kesimpulan: Variabel pelayanan berpengaruh sangat signifikan terhadap kepusan pelangan bubur ayam Bandung Abah Surya.
Analisis Efisiensi Teknis Dan Pengaruh Adaptasi Perubahan Iklim Terhadap Usahatani Padi (Oryza Sativa) Di Desa Randuagung Suputra, I Wayan Oka Pertama Jaya; Mutisari, Rini; Widyawati, Wiwit; Nugroho, Condro Puspo
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2024.008.03.15

Abstract

Padi menjadi komoditas utama di Kecamatan Singosari, khususnya di Desa Randuagung. Produktivitas tanaman padi di Desa Randuagung hanya mampu mencapai 7 ton/ha, sedangkan menurut data BPP Singosari mampu mencapai 8 ton/ha. Data tersebut memberikan informasi bahwa petani padi belum efisien secara teknis. Hal ini disebabkan oleh penggunaan jumlah input produksi yang tidak sesuai dan pengaruh perubahan iklim yang tidak bisa dikendalikan oleh petani. Tujuan penelitian ini yaitu: (1) menganalisis bagaimana pengaruh faktor-faktor produksi dan adaptasi perubahan iklim pada produksi usahatani padi, (2) menganalisis tingkat efisiensi teknis yang dicapai oleh petani padi, dan (3) menganalisis faktor-faktor sosial ekonomi yang berpengaruh terhadap inefisiensi teknis usahatani padi. Analisis produksi padi dan tingkat efisiensi teknis dengan fungsi produksi Cobb-Douglass pendekatan Stochastic Frontier Analysis (SFA) dan analisis inefisiensi teknis menggunakan regresi Tobit. Hasil penelitian menunjukan luas lahan, penggunaan jumlah benih, dan adaptasi perubahan iklim berpengaruh nyata pada peningkatan produksi padi. Pupuk kimia berpengaruh nyata pada penurunan produksi padi. Rata-rata tingkat efisiensi teknis sebesar 0,764. Pengalaman bertani, dan frekuensi penyuluhan berpengaruh nyata terhadap penurunan inefisiensi teknis. Petani dapat menggunaan teknik jajar legowo, dan petani dapat mengurangi penggunaan pupuk kimia. Petani dapat meningkatkan pengalaman bertani dengan mengikuti penyuluhan dan mulai melakukan kegiatan adaptasi perubahan iklim.
Usaha Budidaya Rumput Odot (Pennisetum Purpureum CV. Mott) Siti Rochaeni; Lilis Putri Nuraeni; Rizki Adi Puspita Sari
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 7, No 4 (2023)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2023.007.04.18

Abstract

Green fodder is the main food source needed for ruminants. One type of fodder that can be selected as an alternative is dwarf elephant grass (Pennisetum purpureum cv. Mott). The need for dwarf elephant grass is a business opportunity in utilizing existing land to run the dwarf elephant grass cultivation business because grass feed is always needed fresh and in large quantities. The aims of this study were (1) to analyze the structure of the costs incurred in the dwarf elephant grass cultivation business, (2) to analyze the income of the dwarf elephant grass cultivation business, and (3) to analyze the financial from the dwarf elephant grass cultivation business. The data source uses primary data obtained by direct observation and interviews with company owners and managers. Secondary data obtained from the company's financial data and other data derived from the literature. The results of the study show that (1) the largest variable expenditure component in running an dwarf elephant grass cultivation business is labor costs and the smallest cost component is land and building tax (PBB). (2) the business income of dwarf elephant grass cultivation for a year is profitable. (3) The financial analysis indicates that the business will experience a return on capital for 6 months.
Peran Sektor Pertanian Dalam Pertumbuhan Ekonomi Di Kawasan ASEAN Rahman, Inayah; Pratiwi, Andini Cahyaning; Citaningati, Putri Rizka
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2024.008.01.10

Abstract

ASEAN is an agricultural region that is abundant in natural products. In addition, this sector has contributed to economic growth in the ASEAN region through the availability of jobs and an increase in GDP. However, in recent years the productivity of the agricultural sector has shown a decline, which can affect economic growth. This study aims to determine the influence of the agricultural sector on economic growth in the ASEAN region. This study uses a quantitative method with panel data, namely annual data from 1997-2019 in 7 countries that are members of the ASEAN organization (Cambodia, Indonesia, Malaysia, Lao PDR, Philippines, Thailand, and Vietnam). Keywords: ASEAN, economic growth, agricultural sector. The data source for this research is annual data obtained from FAO and WDI. The analysis technique uses multiple linear regression tests using General Least Square Calculation (Cross Section SUR with Estimation Coefficient of Cross Section SUR (PSCE) with Eviews 9 software. Through this method, the result is that simultaneously all independent variables are significant in influencing the dependent variable. Or it can be explained that Agriculture Land, Employment in agriculture, and Agriculture, forestry, and fishing, value added have a significant effect on economic growth (GDP) in the ASEAN region.
Karakteristik Konsumen Pempek Kota Palembang Cahya, Gemala; Fatmayati, Anggi; Huanza, M
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2024.008.02.10

Abstract

Karakteristik konsumen pempek mempengaruhi pembelian pempek. Tujuan Penelitian ini adalah menganalisis  karakteristik konsumen berdasarkan faktor budaya, sosial, psikologis. Penelitian ini dilaksanakan di Pempek Lala, Chaplin, Sultan, Flamboyan, Beringin, dan Terkenal Palembang, Sumatera Selatan. Pemilihan lokasi penelitian dilakukan secara sengaja (purposive) mengingat bahwa semakin banyak objek dengan variatif harga yang berbeda diharapkan dapat menjangkau responden lebih merata. Penelitian lapang dilaksanakan pada Bulan Mei-Juni 2017. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei yang berkaitan dengan situasi yang memerlukan teknik pengumpulan data tertentu seperti wawancara, angket atau observasi dengan harapan dapat memperoleh gambaran nyata di lapangan. Analisis yang digunakan adalah analsis secara deskriptif dan analisis regresi linier berganda. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor sosial, budaya, dan psikologis dirasakan oleh konsumen berpengaruh terhadap karakteristik konsumen.
Analisis Pendapatan Usahatani Sawi Caisim Pada Berbagai Pola Tanam Di Desa Balunijuk Kecamatan Merawang Kabupaten Bangka Evahelda, Evahelda; Utami, IKa Tridiana; Astuti, Rufti Puji
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2024.008.03.6

Abstract

Penelitian ini bertujuan : (1) Menganalisis pola tanam sawi caisim yang ada di Desa Balunijuk Kecamatan Merawang Kabupaten Bangka (2) Menghitung tingkat pendapatan petani sawi caisim dengan berbagai pola tanam di Desa Balunijuk Kecamatan Merawang Kabupaten Bangka. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari 2023 hingga bulan Oktober 2023 di Desa Balunijuk. Metode yang digunakan adalah metode survei. Teknik pengambilan sampel yaitu Purposive Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 32 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, kuisioner, dan observasi. Metode analisis data yang digunakan deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif dimana pendapatan pendapatan dihitung dengan rumus pendapatan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Pola tanam sawi caisim yang diterapkan di Desa Balunijuk meliputi pola tanam Monokultur (sawi caisim) dengan persentase sebesar 62,5 persen dengan rata-rata luas lahan 2.050m2 dengan pengalaman usahatani rata-rata selama 10 tahun. Pada pola tanam polikultur sawi caisim-bayam diperoleh persentase sebesar 18,75 persen dengan luas lahan rata-rata sebesar 2.717m2 dan pengalaman usahatani rata-rata selama 20 tahun. Kemudian, pola tanam sawi caisim-kangkung dengan persentase sebesar 18,75 persen dengan luas lahan rata-rata sebesar 3.383m2 serta lama pengalaman usahatani rata-rata selama 20 tahun. (2) Tingkat pendapatan rata-rata petani sawi caisim dengan berbagai pola tanam di Desa Balunijuk yaitu pada pola tanam monokultur sebesar Rp 4.792.473/2 bulan termasuk kedalam golongan rendah, pola tanam polikultur (sawi caisim-bayam) sebesar Rp 5.427.722/2 bulan termasuk kedalam golongan tinggi, dan pola tanam polikultur (sawi caisim-kangkung) yaitu sebesar Rp 6.327.794/2 bulan sehingga masuk kedalam golongan pedapatan tinggi. Perbedaan tingkat pendapatan pada pola tanam disebabkan perbedaan luas lahan, hasil produksi, serta biaya produksi yang di keluarkan oleh masing-masing pola tanam.
Analisis Peramalan (Forecasting) Produksi Jagung Di Provinsi Lampung Dengan Aplikasi POM QM Radya Yogautami; Cicin Dewi R; Gea Azoya A; Galuh Eska M
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 7, No 4 (2023)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2023.007.04.9

Abstract

Jagung merupakan salah satu komoditas strategis dan bernilai ekonomis serta mempunyai peluang untuk dikembangkan karena kedudukannya sebagai sumber utama karbohidrat dan protein setelah beras. Hal ini menyebabkan kebutuhan akan jagung khususnya di Indonesia semakin meningkat berselaras dengan peningkatan jumlah penduduk. Peningkatan permintaan dan kebutuhan komoditas jagung harus diimbangi dengan ketersediaan stok jagung yang memadai. Peramalan produksi jagung di Provinsi Lampung sangat diperlukan, agar produksi jagung dapat memenuhi permintaan dan kebutuhan jagung. Analisis data yang dilakukan pada penelitian ini meliputi peramalan produksi Jagung Provinsi Lampung (forecasting) menggunakan Software POM-QM for Windows Version 5. Analisis peramalan produksi Jagung di Provinsi Lampung (forecasting) menggunakan beberapa metode yaitu Linear Regression, Moving Average, Weighted Moving Average, Exponential Smoothing, dan Exponential Smoothing with Trend dan pengukuran relative digunakanlah Mean Squared Error (MSE), Mean Absolute Deviation (MAD, and Mean Percentage Error (MAPE). Berdasarkan beberapa metode yang ada, Linear Regression dipilih karena dinilai lebih tepat untuk menganalisis data produksi jagung dibandingkan metode lainnya. Persamaan  regresi yang dihasilkan adalah y = 254.790 x – 1.511.794.151,6 dengan nilai R2 sebesar 0,8738. Dari persamaan tersebut diramalkan bahwa beberapa tahun kedepan masih terdapat peningkatan trend produksi jagung, dengan asumsi pertambahan luas tanam dan peningkatan Indeks Pertanaman (IP). Peningkatan produksi ini memberikan peluang bagi usaha yang menjadikan jagung sebagai bahan baku produksinya.
Mengkaji Risiko dan Perilaku Petani Terhadap Risiko Produksi Petani Tebu di Kabupaten Kediri Maharani, Intan Mega; Hanani, Nuhfil; Syafrial, Syafrial
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2024.008.01.14

Abstract

Tebu di Indonesia umumnya digunakan sebagai bahan baku utama industri gula untuk memenuhi kebutuhan konsumsi dan industri. Meskipun demikian, isu fluktuasi produksi yang dihadapi petani tebu menunjukkan adanya risiko terhadap produksi usaha tani. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji pengaruh input produksi dalam produksi usaha tani tebu. Just and Pope model digunakan untuk menentukan pengaruh dari masing-masing input dalam risiko produksi, serta pendekatan Just and Pope digunakan untuk mengetahui bagaimana respon petani terhadap risiko. Penelitian dilakukan di Kecamatan Wates dan Kandat Kabupaten Kediri dan ditentukan secara purposive, dengan jumlah petani responden yang dipilih secara acak sebanyak 106 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa input produksi pupuk urea, phonska dan organik serta pestisida dan tenaga kera berpengaruh menurunkan risiko produksi pada Kecamatan Kandat. Sedangkan pada Kecamatan Wates input produksi yang berperan dalam menurunkan risiko produksi yaitu, bibit, pupuk urea, ZA, dan tenaga kerja. Lebih lanjut, petani tebu di Kabupaten Kediri berperilaku sebagai risk seeker dalam menghadapi risiko. Oleh karena itu, disarankan untuk mendukung penyediaan fasilitas kemitraan antara petani dan peneliti dalam merancang dan mengembangkan teknologi dan praktik baru untuk meningkatkan produktivitas dan menerapkan program pelatihan yang sesuai dengan kapasitas dan keterbatasan petani untuk mendorong petani mengambil risiko. Hal ini akan membantu untuk lebih meningkatkan produktivitas tebu di Kabupaten Kediri.
Analisis Pendapatan Usahatani Pepaya (Carica Papaya L) Pada Lahan Gambut Di Kelurahan Siatan Hulu Kecamatan Pontianak Utara Prasetyo, Marcelino Andi; Kusrini, Novira; Maswadi, Maswadi
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2024.008.02.33

Abstract

Pepaya termasuk produk pertanian unggulan Kota Pontianak. Kelurahan Siantan Hulu merupakan sentra dari tanaman pepaya.Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis serta melihat perbedaan pendapatan usahatani pepaya california dan hawai. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif dengan teknik pengambilan responden menggunakan snowball sampling dengan teknik purposive sampling. Responden dalam penelitian ini sebanyak 34 orang dengan rincian 22 petani pepaya california dan 12 petani pepaya hawai. Hasil rata-rata penggunaan biaya eksplisit usahatani pepaya california sebesar Rp.85,218,776 per hektar dan usahatani pepaya hawai sebesar Rp.54,657,790 per hektar, serta jumlah rata-rata penerima usahatani pepaya california sebesar Rp.194,387,959 per hektar sedangkan usahatani pepaya hawai sebesar Rp.120,255,776. Dari hasil jumlah penerimaan dikurangi jumlah biaya eksplisit maka didapati jumlah rata-rata pendapatan usahatani pepaya california sebesar Rp.109,169,182 dan usahatani pepaya hawai sebesar Rp.65,598,432. Dapat disimpulkan pendapatan usahatani pepaya california lebih besar dari pendapatan usahatani pepaya hawai.
Analisis Keterkaitan Sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan Terhadap Sektor Perekonomian Lainnya di Provinsi Jawa Tengah (Pendekatan Anaisis Input Output) Sampurnani, Salsabila; Darsono, Darsono; Khairiyakh, Refa’ul
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2024.008.03.29

Abstract

Kondisi PDB Indonesia terus membaik dari tahun 2018 hingga 2022, meskipun sempat mendapati depresiasi pada tahun 2020 karena COVID-19. Dengan angka 8,15%, Jawa Tengah berada di antara daerah yang berkontribusi paling besar terhadap PDB Indonesia secara keseluruhan, menurut BPS tahun 2022. Provinsi Jawa Tengah mendapati depresiasi ekonomi pada tahun 2020, diikuti dengan periode pertumbuhan yang cukup konstan dan peningkatan pada tahun 2021-2022. Sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan merupakan pilar ekonomi utama Provinsi Jawa Tengah. Penelitian ini bermaksud guna melihat tren PDRB sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan, untuk melihat keterkaitan ke depan dan belakang antara sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan dengan sektor perekonomian lainnya, dan untuk mengetahui apakah sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan termasuk sektor andalan di Provinsi Jawa Tengah. Metode dasar penelitian yakni deskriptif analitis. Analisis data yang diperlukan adalah (1) Analisis Tren PDRB Sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan; (2) Matriks Koefisien Teknologis dan Kebalikan Leontif untuk Analisis Keterkaitan ke Belakang dan ke Depan; (3) Analisis Sektor Andalan. Hasil analisis tren menunjukkan bahwa dari tahun 2013 hingga 2022, tren PDRB Sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan Jawa Tengah akan terus naik. Analisis keterkaitan ke depan menyatakan sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan memiliki angka FL dan BL sebesar 7,426 dan memiliki tingkat ketergantungan tinggi terhadap sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan dalam hal penyediaan bahan baku. Analisis sektor andalan memperlihatkan bahwa sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan di Provinsi Jawa Tengah termasuk sektor andalan karena bernilai FL dan BL sebesar 7,426 dan memberi sumbangan terhadap PDRB Provinsi Jawa Tengah sebesar 12,45% pada tahun 2022.