cover
Contact Name
Dr. Rosihan Asmara
Contact Email
jepa@ub.ac.id
Phone
+62341-580054
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya Jl. Veteran, Malang. Indonesia, 65145
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
JEPA (Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis)
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 26144670     EISSN : 25988174     DOI : 10.21776/ub.jepa
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis (JEPA) adalah jurnal yang diterbitkan oleh Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian secara reguler setiap tiga bulan sekali untuk tujuan mendeseminasikan hasil penelitian dan pengabdian yang dilakukan oleh mahasiswa, dosen, peneliti dan pengabdi. Topik keilmuan yang melingkupi JEPA adalah bidang ekonomi pertanian dan agribisnis secara luas. Semua makalah yang diterbitkan secara online oleh JEPA terbuka untuk pembaca dan siapapun dapat mendownload atau membaca jurnal tanpa melanggan maupun membayar.
Arjuna Subject : -
Articles 868 Documents
KEPUASAN PETANI CABAI DALAM PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL DALAM PROGRAM PETANI MILENIAL DI YOGYAKARTA Vicannisya Fairuz Izdiha; Edi Dwi Cahyono; Yayuk Yuliati
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 9 No. 4 (2025)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Media sosial telah menjadi platform untuk meningkatkan praktik pertanian, khususnya dalam memenuhi kebutuhan petani akan informasi, hiburan, dan interaksi sosial. Penelitian ini mengeksplorasi kepuasan petani cabai di Kabupaten Sleman, Indonesia, terhadap penggunaan media sosial sebagai alat pendukung pertanian. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed-methods eksplanatori secara berurutan, dengan survei kuantitatif terhadap 149 petani dan wawancara kualitatif lanjutan. Temuan menunjukkan bahwa media sosial menyediakan akses cepat ke informasi pertanian yang akurat, meningkatkan pengambilan keputusan terkait pengendalian hama dan adaptasi iklim, serta memperkuat konektivitas sosial di antara petani. Tingkat kepuasan tinggi dilaporkan pada aspek konten, proses, dan sosial, terutama dalam berbagi informasi dan hiburan. Namun, partisipasi aktif dalam penyebaran pengetahuan pertanian masih terbatas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media sosial dapat melengkapi layanan penyuluhan pertanian tradisional dengan memfasilitasi pertukaran informasi yang efisien dan memperkuat jaringan petani. Rekomendasi praktis diajukan untuk memanfaatkan media sosial guna meningkatkan program penyuluhan pertanian dan mendukung praktik pertanian berkelanjutan.
KERAGAAN USAHA PENANGKAR BENIH PADI CV KARYA MUKTI DI DESA GUNUNG JAYA, KECAMATAN CISAAT, KABUPATEN SUKABUMI Rizal; Endang Tri Astutiningsih; Ema Hilma Meilani
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 9 No. 4 (2025)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Business performance is the situation or state of a business related to performance, development, and results that have been achieved. CV Karya Mukti is a seed producing center that plays a role in providing quality superior seeds for farmers in Cisaat District. This study aims to identify the business performance of CV Karya Mukti rice seed breeder located in Gunungjaya Village, Cisaat Sub-district, Sukabumi District. This study was conducted from September 2024 to January 2025 using the case study method. Business performance in this study was analyzed by calculating production costs, revenue and income. The data used in this study consisted of primary and secondary data. The results of the study show that this farm has a fairly high productivity which produces superior seeds as much as 3,900 Kg/Ha. The current selling price of superior seeds is Rp.13,000/Kg, the total income obtained by CV Karya Mukti is Rp.30,671,250/Ha/MT. This proves that the rice seed breeding business of CV Karya Mukti is very profitable, because it gets a very large income compared to the costs it incurs. Thus, the rice seed breeding business of CV Karya Mukti has bright prospects in supporting the availability of superior seeds for farmers. Keywords: Production Process, Cost, Revenue, and Income.
POTRET USAHATANI PADI SAWAH PADA PETANI PENGGUNA POWER THRESHER DAN COMBINE HARVESTER Wijaya, Wijaya; Irfan Riyanto; Lusia Cipto Astuti
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 9 No. 4 (2025)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

This research aims to determine the portrait of lowland rice farming among farmers who use Power Thresher and Combine Harvester. The population in this study were 64 lowland rice farmers in Dawuan Village, Tengah Tani District, Cirebon Regency. Data collection was carried out through a census of all members of the population of 64 farmers consisting of 22 farmers using the Power Thresher and 42 farmers using the Combine Harvester using a questionnaire. The results of the research showed that for farmers who used the power thresher grain thresher machine the average harvest cost per hectare was IDR. 4,719,415,- while the total cost of farming is Rp. 15,588,904,- with receipts of Rp. 25,678,143,- and farming income of Rp. 10,089,239,- For farmers who use a combine harvester grain thresher, the average harvest cost per hectare is Rp. 2,239,442 while the total cost of farming is Rp. 13,089,334,- with receipts of Rp. 28,298,792,- and farming income of Rp. 15,209,459,-. The use of a combine harvester grain threshing machine can significantly reduce harvest costs. Keywords: Farming, Power Thresher, Combine Harvester.
PRIORITAS PENGEMBANGAN BISNIS AYAM KAMPUNG DENGAN MENGGUNAKAN METODE ANALISIS HIERARKI PROSES (AHP)(STUDI KASUS PERSEROAN TERBATAS (PT) SURYA PANGAN INDONESIA) Rifaldi Gunawan; Jumiati; Nurdin
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 9 No. 4 (2025)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

PT Surya Pangan Indonesia is one of Unismuh Makassar's business charities engaged in animal husbandry. The strategic location makes PT Surya Pangan Indonesia the farm of first choice for most consumers, restaurants, and other processed native chicken restaurants around Makassar City and Gowa Regency. However, the development of native chicken commodities is faced with various problems, namely both problems that occur in the internal environment and the external environment. The purpose of this study is to analyze the priority strategies that can be applied in developing the local chicken commodity business at PT Surya Pangan Indonesia. This research was conducted at the Kampung Chicken Farm of PT Surya Pangan Indonesia which is located in Pattallassang District, Gowa Regency. This research was conducted at PT Surya Pangan Indonesia Village Chicken Farm located in Pattallassang District, Gowa Regency. Informants in the study were 1 farm manager, 1 employee or Head of Cage, 1 trader (vendor), and 1 consumer or retailer. The data used are primary data and secondary data. The data analysis method used is AHP (Analytical Hierarchy Process) analysis, which is the Decision Stage to determine the priorities of several alternative strategies resulting from integration. the most important thing in AHP is pairwise comparison logic. The results showed that the priority strategy for developing the village chicken commodity business at PT Surya Pangan Indonesia farm is to optimize natural resources, human resources, and existing equipment resources with a value of 0.110. Keywords: Prioritization, business development, native chicken, hierarchical process analysis
MENGANALISIS PERAN INDIKATOR EKONOMI DAN KEUANGAN DALAM MENINGKATKAN EKSPOR PERTANIAN: STUDI KASUS JAWA TIMUR Muhammad Firdaus Al Farohi; Salsabila Kinanti; Siti Nuraida Az Zahra
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 9 No. 4 (2025)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh inflasi, nilai tukar petani (NTP), kreditperbankan, dan nilai tukar rupiah terhadap ekspor pertanian sektor pertanian di Provinsi Jawa Timur selama periode Januari 2010 hingga Desember 2023. Menggunakan model Ordinary Least Square (OLS), hasil penelitian menunjukkan bahwa inflasi, NTP, dan kredit perbankan di sektor pertanian memiliki dampak negatif yang signifikan terhadap nilai ekspor, yang berartikenaikan inflasi, NTP, dan kredit perbankan dapat mengurangi daya saing produk ekspor akibatmeningkatnya biaya produksi. Di samping itu, nilai tukar rupiah menunjukan hubungan positifyang signifikan, dimana depresiasi nilai tukar rupiah dapat membuat produk pertanian lebihkompetitif di pasar internasional. Selanjutnya, menggunakan model prediksi Random Forest menunjukkan hasil bahwa variabel-variabel tersebut mampu menjelaskan sekitar 70% variasidalam nilai ekspor, sementara 30% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak termasuk dalampenelitian ini. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya kebijakan yang menstabilkan inflasi, mengontrol akses kredit perbankan untuk sektor pertanian, serta menjaga stabilitas nilai tukarguna mendukung pertumbuhan ekspor sektor pertanian Jawa Timur. Penelitian ini memberikanrekomendasi kebijakan untuk meningkatkan daya saing ekspor melalui kebijakan moneter yang stabil, pengelolaan akses kredit bagi petani, dan pengelolaan nilai tukar untuk mendorongpertumbuhan ekonomi regional.
Manajemen Risiko Produksi Usahatani Tembakau Kasturi di Kecamatan Kalisat Kabupaten Jember Risanti Gita Pratiwi; Titin Agustina
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 9 No. 4 (2025)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Tembakau kasturi merupakan komoditas yang banyak dibudidayakan di Kecamatan Kalisat, dimana produksi tembakau kasturi di daerah ini selalu memberikan kontribusi tertinggi terhadap Kabupaten Jember setiap tahunnya. Akan tetapi, produksi yang dihasilkan mengalami penurunan yang cenderung menurun. Penurunan terjadi karena beberapa permasalahan yang berpotensi menimbulkan risiko produksi berupa penurunan kualitas maupun hasil panen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sumber risiko produksi, tingkat risiko, dan strategi risiko manajemen produksi yang dilakukan petani pada usahatani tembakau kasturi di Kecamatan Kalisat. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dan analitik. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, kuisioner, dan studi literatur. Metode analisis data yang digunakan yaitu deskriptif dan analisis koefisien variasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sumber risiko produksi berasal dari perubahan iklim, serangan hama penyakit, pemupukan yang tidak optimal, dan bencana alam. Tingkat risiko produksi yang dihadapi masih tergolong kecil. Strategi risiko manajemen yang dilakukan dibagi menjadi 3 yaitu strategi ex ante, interaktif , dan ex post. Kata kunci: Manajemen Risiko, Produksi, Usahatani, Tembakau Kasturi
APAKAH GENDER MEMPENGARUHI PERILAKU KONSUMSI BERKELANJUTAN DALAM PERSPEKTIF COM-B? (STUDI KASUS PERILAKU MENGURANGI KONSUMSI DAGING) Syarif, Hilmi Dzakwan; Fitria Dina Riana; Rachman Hartono
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 9 No. 4 (2025)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

The global population is projected to reach 9.7 billion by 2050, increasing food demand and straining the environment. Meat consumption, responsible for 31% of global greenhouse gas emissions, drives deforestation, biodiversity loss, and climate change. Despite its environmental and health risks, global meat consumption is expected to rise by 76% by 2050. In Indonesia, while tempeh and tofu are cultural staples, plant-based protein consumption has declined, contradicting climate commitments under the Paris Agreement. This study analyzes meat consumption behavior among 384 Universitas Brawijaya students (18-25 years) using the COM-B model, focusing on capability, opportunity, and motivation. Significant gender differences emerged in capability (e.g., cooking skills and environmental awareness), opportunity (e.g, habit consumption and sosio environtmrntal),and motivation (e.g., males’ preference for meat, driven by masculinity traits). Key barriers include taste and habitual meat consumption, while opportunities involve affordability and interest in healthy food. Effective strategies include improving plant-based meat appeal, providing information on meat’s harmful effects, and offering affordable alternatives. Gender-tailored interventions addressing motivations and capabilities are essential to promote plant-based protein adoption and reduce meat consumption. Keywords: Behavior change, reducing meat consumption, plant-based protein alternatives, and young adulthood
NILAI EKSPOR SAWIT DAN KONTRIBUSINYA TERHADAP PENDAPATAN DAERAH PROVINSI RIAU Nizar, Rini; Latifa Siswati; Amalia; Erick Gunawan Bahar
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 9 No. 4 (2025)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Kelapa sawit merupakan komoditas utama yang mendukung perekonomian Indonesia, khususnya sektor pertanian, dengan kontribusi signifikan terhadap PDRB. Riau, sebagai penghasil terbesar minyak sawit di Indonesia, memiliki sektor perkebunan yang berperan penting sebagai tanaman perdagangan. Penting untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi sektor ini, agar dapat membantu evaluasi kebijakan pemerintah dalam pengembangan perkebunan sawit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi nilai ekspor sawit dan sejauh mana kontribusinya terhadap pendapatan daerah Provinsi Riau. Model regresi yang digunakan untuk menjelaskan nilai ekspor CPO menunjukkan hasil yang sangat baik, dengan R-squared yang tinggi dan Multiple R mendekati 1, menandakan kemampuan model yang kuat dalam memprediksi nilai ekspor CPO. Nilai F hitung yang besar dan P-value kecil menunjukkan signifikansi model secara keseluruhan, meskipun beberapa variabel independen tidak signifikan. Selain itu, kontribusi ekspor CPO terhadap PDRB sektor perkebunan dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti fluktuasi harga CPO global, kebijakan internasional, kebakaran hutan, dan pandemi COVID-19. Meskipun mengalami penurunan antara 2015 hingga 2019, sektor CPO pulih signifikan pada 2021 dan 2022 berkat lonjakan harga dan permintaan biodiesel, meskipun tantangan dari isu lingkungan dan kebijakan internasional tetap ada.