cover
Contact Name
La Basri
Contact Email
basrila90@gmail.com
Phone
+6282238704345
Journal Mail Official
noken@um-sorong.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota sorong,
Papua barat
INDONESIA
Jurnal Noken: Ilmu-Ilmu Sosial
ISSN : 24776203     EISSN : 26144336     DOI : 10.33506
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Noken (Social Science) is biannual publication issued in the month of December and March. noken is a scientific journal which prioritizes the publication of articles (research and non-research based) regarding to social science issues that deal with social science issues such as social and political problem, education, law and others.
Arjuna Subject : -
Articles 334 Documents
Sistem Remunerasi Berbasis Kinerja Pegawai Negeri Sipil di Kabupaten Sorong Purnomo, Arie; Banggu, Masni
Jurnal Noken: Ilmu-Ilmu Sosial Vol 6, No 1 (2020): Desember 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/jn.v6i1.1167

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sistem remunerasi berbasis kinerja pegawai negeri sipil di Kabupaten Sorong. Penelitian dilaksanakan pada Badan  Kepegawaian  Daerah Kota Sorong. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif yaitu pendekatan penelitian yang mengungkapkan situasi sosial tertentu dengan mendeskripsikan kenyataan secara benar dengn teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, kemudian data dianalisis secara tepat dan benar untuk memudahkan para peneliti lain memahaminya. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa sistem remunerasi berbasis kinerja Pegawai Negeri Sipil  yang diterapkan di kantor Badan Kepegawian, Pendidikan dan pelatihan Kabupaten Sorong, sangat berpengaruh pada kinerja Pegawai sehingga  Pegawai dapat bekerja lebih baik, lebih giat karena sebagian besar pegawai negeri sipil selama ini tidak bekerja secara efektif dan efisien sehingga diharapkan dengan adanya sistem remunerasi  dari pemerintah daerah maka pegawai dapat bekerja secara baik dan disiplin.
Comparative Study: Penggunaan Media Sosial oleh Pemerintah Kota Bandung dan Kota Gold Coast Syarifuddin, Tengku Imam; Purnomo, Eko Priyo; Budiman, Budiman; Yasa, A.Andika
Jurnal Noken: Ilmu-Ilmu Sosial Vol 6, No 1 (2020): Desember 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/jn.v6i1.1094

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meliahat bagaimana pemerintah pada kota yang menerapkan konsep smart city memanfaatkan platform media sosisal. Kasus yang diambil adalah akun twitter Majelis Kota Gold Coast dan Pemerintah Kota Bandung. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan memanfaatkan software NVivo 12 Plus sebagai alat analisis. Data yang digunakan berasal dari akun twitter resmi @cityofgoldcoast milik Majelis Kota Gold Coast dan akun @humasbdg milik Pemerintah Kota Bandung. Hasil dari penelitian ini adalah kedua akun tersebut memiliki kesamaan dalam hal penyampaian informasi dan pola interaksi. Kedua akun dalam menyampaikan informasi tidak secara lengkap, melainkan mencantumkan tautan yang terhubung ke website resmi pemerintah. Selanjutnya kedua akun melakukan pola interaksi yang hanya satu arah. Perbedaan kedua akun terletak pada topik pembahasan disetiap akun dan persebaran informasi. Akun @cityofgoldcoast cenderung mentweet terkait kondisi aktual yang terjadi. Berbeda dengan akun @humasbdg yang memiliki topik pembahasan seputar keprotokoleran. Selain itu kedua akun memiliki persebaran informasi yang menyesuaikan dengan interaksi yg dilakukan. Diakhir penulis memberikan catatan terkait penelitian lanjutan dari pada penelitian ini.
PENGARUH TUNJANGAN KINERJA (TUKIN) DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI POLITEKNIK KELAUTAN DAN PERIKANAN SORONG Saharuddin, Saharuddin; Watunglawar, B.; Tafalas, Muhammad Guzali
Jurnal Noken: Ilmu-Ilmu Sosial Vol 6, No 1 (2020): Desember 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/jn.v6i1.1048

Abstract

The Purpose of this research is to process, analyze, prove empirically and discuss: (a) the effect of perfrormance benefits on the performance of Sorong Maritime and Fisheries Polythecnic employess; (b) The influence of motivation on the performance of Sorong Polytechnic Maritime and Fisheries employess; and (c) The join effect of performance and motivation allowance on the performance of Sorong Polytechnic Maritime and Fisheries employees. This research was conducted in September to November 2018. The author collected data through questionnaires and observation for a month. The population in this study is the Polytechnic Maritime and Fisheries totaling 66 people. This study is a study of facts in the form of opinions/opinion, attitudes, experiences or characteristics of people (respondents) as subject data in the form of primary data obtained from interviews, questionnaire and observation, also seconday data. Analysis of research data using descriptive statistics, with a view to finding strong relationship between variables through correlation analysis with regression analysis, by making comparisons by comparing the average sampel data or population. The results showed that (1) Performance allowance (X1) with all the components of its formation had no effect on employee performance (Y), so the first hypothesis stating that performance allowance (X1) affected employee performance (Y) was not proven; (2) Motivation (X2) with all the components of its formation affect employee performance (Y), so the first hypothesis stating that Motivation (X2) influences employee performance (Y) is proven.  
POLITIK KEAMANAN DALAM PENYELESAIAN KONFLIK SOSIAL DI PAPUA Moento, Paul Adryani; Wuniyu, Fransiskus; Betaubun, Welem Levi
Jurnal Noken: Ilmu-Ilmu Sosial Vol 6, No 1 (2020): Desember 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/jn.v6i1.1106

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan memahami penyelesaian konflik sosial di Propinsi Papua. Yang kita ketahui konflik sosial yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa. Artikel ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan memahami penyelesaian konflik sosial di Propinsi Papua. Yang kita ketahui konflik sosial yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa. Tujuan Penelitian ini untuk mengkaji Politik keamanan dalam penyelesaian konflik sosial di Papua. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini ialah studi kepustakaan Yaitu sebuah studi kepustakaan yang diterapkan dengan mengumpulkan data, membedah berbagai dokumen dan laporan yang berhubungan dengan topik tulisan ini. Hasil penelitian menunjukan bahwa Pemerintah menurunkan kekuatan militer untuk menjaga keamanan di wilayah Papua, Khususnya di Kabupaten Nduga. Para tantara di tugaskan untuk menjaga proyek pengerjaan pembangunan jalan trans Papua di wilayah Nduga, yang di kerjakan olehn PT Istaka Karya. Kemudian Pemerintah membentuk Tim percepatan pembangunan Pendidikan di Papua guna meningkatkan Sumber daya manusia masyarakat Papua. Selanjutnya Pemerintah melakukan pembangunan infrstruktur dengan membangun jalan trans Papua sejauh 4.300 KM, serta pemerintah mengeluarkan rekomendasi pembentukan daerah otonom baru di Propinsi Papua.
Fenomena Gugatan Cerai Dari Kalangan Istri Terhadap Suami (Studi Kasus Pada Pengadilan Agama Kabupaten Malang) Ula, Siti Nurul Nikmatul; Basri, La; Mardliyah, Uswatul
Jurnal Noken: Ilmu-Ilmu Sosial Vol 6, No 1 (2020): Desember 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/jn.v6i1.1125

Abstract

Meningkatnya angka perceraian dari tahun ketahun pada Pengadilan Agama Kabupaten Malang, khususnya gugatan cerai yang dilakukan istri terhadap suami. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui faktor perceraian, perubahan pergeseran nilai sosial dan makna perceraian bagi wanita. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan pendekatan kualitatif dan berbentuk diskriptif sebagai prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang dapat diamati. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa faktor penyebab terjadinya gugatan cerai (kekerasan baik secara fisik dan non fisik, melalaikan tanggung jawab suami dan kebutuhan ekonomi), akan tetapi setiap faktor tersebut tidaklah berdiri sendiri sebagai faktor tunggal, melainkan merupakan satu rangkaian sebab yang pada satu titik membuat pasangan memutuskan untuk bercerai. Dari hal tersebut ditemukan bahwasannya terdapat pergeseran nilai social dalam masyarakat menyebabkan perceraian bukan lagi hal yang tabu untuk dilakukan dan adanya perubahan fungsi dalam keluargayang tergantikan pada saat ini, serta dapat diketahuiterdapatmakna perceraian bagi wanita bercerai (sebagai jalan keluar dari masalah, kebebasan dan kemandirian secara ekonomi). Maka jika dengan semakin berkembangnya proses tersebut, maka semakin membuat istri berani untuk memutuskan hubungan terlebih dahulu perkawinan jika terdapat hal-hal yang membuat perkawinannya tidak dapat dipertahankan lagi.
KAJIAN POTENSI PENGEMBANGAN EKOWISATA SEBAGAI PENDEKATAN TERAPI HUTAN, PENGHILANG STRES. Leuwol, Natasya Virginia; Sibarani, Rona Patricia
Jurnal Noken: Ilmu-Ilmu Sosial Vol 6, No 1 (2020): Desember 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/jn.v6i1.1088

Abstract

Padatnya rutinitas masyarakat di perkotaan dengan tingkat aktivitas yang tinggi dapat menimbulkan seseorang mengalami ketegangan dan tekanan problematika. Hal ini harus segera diatasi, jika tidak, akan menimbulkan tekanan jiwa (stres). Ketika seseorang mengalami stres, faktor lingkungan sekitar sangat berperan dalam menjalani proses penyembuhan. Seseorang sangat membutuhkan wadah atau tempat yang sangat mendukung untuk cepat sembuh, tempat yang memberikan rasa batin yang tenang dan nyaman, tempat dimana seseorang bebas bergerak melakukan hal–hal yang membuat seseorang aktif dan menyenangkan. Konsep terapi hutan menawarkan kegiatan penyembuhan dan penghilang stres, dengan menyuguhkan atraksi alam sebagai komponen utama penunjang terapi. Ekowisata adalah, bentuk wisata yang bertanggung-jawab terhadap kelestarian area yang masih alami, memberi manfaat bukan hanya secara ekonomi, namun juga dapat  memberi manfaat secara sosial psikologi dan mempertahankan keutuhan budaya bagi masyarakat setempat. Tujuan penelitian ini, peneliti hendak mengkaji potensi pengembangkan ekowisata, sebagai bentuk terapi hutan, penghilang stres, di kawasan wisata hutan Mangrove, kota Sorong. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode diskriptif analisis kualitatif, yaitu dengan cara penggambaran atas seluruh rangkaian kegiatan penelitian sejak dari tahap proses pencarian data, analisa data, dan penarikan kesimpulan. Hasil yang diperoleh menjadi salah satu sumber rekomendasi bagi pihak-pihak pengambil kebijakan, khususnya bagi Pemerintah, untuk pengembangan ekowisata, khususnya hutan mangrove, dan bagi tim medis atau pihak konselor sebagai salah satu bentuk terapi hutan, yang dapat menyembuhkan dan mengatasi kondisi stress, sehingga masyarakat bisa menjadi sehat dan sejahtera.
DINAMIKA PROSES REKRUTMEN KOMISIONER KPU PROVINSI SULAWESI BARAT TAHUN 2018 Asnur, Ros Pratiwi; Yakub, Andi; Kambo, Gustiana A
Jurnal Noken: Ilmu-Ilmu Sosial Vol 6, No 1 (2020): Desember 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/jn.v6i1.1040

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis dinamika proses rekrutmen komisioner KPU Provinsi Sulawesi Barat pada tahun 2018. Tipe penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif yang memberikan gambaran proses rekrutmen komisioner KPU Provinsi Sulawesi Barat pada tahun 2018. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam melaksanakan proses rekrutmen calon anggota komisioner yang melibatkan tim seleksi dalam melaksanakan semua tahapan mulai  dari pendaftaran, penelitian administrasi, tes tertulis/CAT, tes psikologi, tes kesehatan, wawancara, diperlukan sistem rekrutmen yang ketat, transparan, dan berintegritas dengan tujuan untuk menghasilkan anggota komisioner yang berkompeten dan kredibel. Tim seleksi mempunyai peran penting dalam proses ini, mereka dituntut untuk senantiasa bersikap independen untuk menghindari tuduhan-tuduhan dari berbagai pihak sehingga tidak ada kesan bahwa Timsel berpihak kepada salah satu calon. Selain itu, sikap prudence juga seharusnya selalu menjadi perhatian bagi para Tim seleksi terutama dalam hal pemeriksaan berkas sebagai kelengkapan yang harus dipenuhi oleh para calon komisioner, tentu hal ini dimaksudkan untuk meminimalisir terjadinya pelanggaran-pelanggaran administrasi yang berpotensi terhadap timbulnya gugatan atas legalitas keputusan yang ditetapkan oleh Tim Seleksi.
Potensi Papua Sebagai Jalur Perdagangan Internasional Indonesia Dengan Kawasan Pasifik J. Abbas, Rusdi; Firmansyah, Muhamad; Lampita, Frisca
Jurnal Noken: Ilmu-Ilmu Sosial Vol 6, No 2 (2021): Juni 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/jn.v6i2.1348

Abstract

Indonesia sebagai negara kepulauan yang terletak diantara Samudera Hindia dan Samudera Pasifik menjadikan wilayah ini memiliki posisi strategis. Utamanya Papua sebagai jalur perdagangan internasional. Posisi geografis dan potensi sumber daya di dalamnya menjadi modal besar bagi Papua sebagai jalur perdagangan internasional yang akan menghubungkan jalur perdagangan Indonesia dengan kawasan Pasifik. Hal inilah juga membuat Papua memiliki potensi besar dalam menjalankan manuver geopolitik Indonesia di kawasan Pasifik. Konektivitas jalur komunikasi menjadi kunci utama bagi Indonesia untuk dapat meningkatkan pengaruh Indonesia dalam hubungan perdagangan di kawasan Pasifik. Posisi Papua yang berbatasan langsung dengan negara- negara Pasifik, dinilai memiliki potensi strategis yang dapat menjadi pintu masuk dalam hubungan perdagangan Indonesia-Pasifik. Kehadiran Indonesia di kawasan Pasifik, melalui konektivitas jalur perdagangan Papua-Pasifik dinilai akan menjadi bagian penting dalam manuver geopolitik Indonesia di tengah persaingan kekuatan besar di kawasan Pasifik. Melalui analisa geopolitik yang dikemukakan oleh Jakub Grygiel, penelitian ini akan berusaha untuk memberikan sebuah rekomendasi strategi konektivitas jalur perdagangan di wilayah Papua yang memiliki potensi besar bagi jalur perdagangan Indonesia dengan kawasan Pasifik.
Kapitalisasi Modal dan Kepentingan Elit Politik (Studi Arena Perebutan Pemimpin Lokal Antara Anak Adat Moi di Kabupaten Sorong 2017) wahid, bustamin; Refra, Mohamad Saleh; Basri, La
Jurnal Noken: Ilmu-Ilmu Sosial Vol 6, No 2 (2021): Juni 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/jn.v6i2.1247

Abstract

Political dynamics today is very competitive, all aspects are used as references in practical politics. For example, political elites refer to financial capital and social capital for political purposes (interest politics). The political elite in Sorong Regency makes the Moi custom as an access to legitimize sacredly for the sake of the election of local leaders. This article focused on assessing social capital and political elites in the election of local leaders, the scope of this study was in Sorong, and using social and elite capital theory as an analysis. Sorong regency is customary region of Moi tribe, custom becomes central and even big narration in election of local leader in Sorong regency. The hope and customary interests through the Moi customary council are able to fight for the rights and aspirations of Moi's indigenous peoples in determining their aspirations. To continue the aspiration of the community, the Moi custom council must make a decision through custom forum in Maladofok district of Sayosa to determine the readiness of customary man who deserve to be a leader in Sorong regency which in fact is the customary region of Moi. 
Batasan Kewenangan Bawaslu Provinsi Sulawesi Barat Dalam Penanganan Pelanggaran Pidana Pemilu Tahun 2019 Ibrahim, Muhlis Maulana; Kambo, Gustiana A; Muhammad, Muhammad; Baharuddin, Andi
Jurnal Noken: Ilmu-Ilmu Sosial Vol 6, No 2 (2021): Juni 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/jn.v6i2.1212

Abstract

Badan Pengawas Pemilu memiliki kewenangan melakukan pengananan pelanggaran Pemilu, tetapi pelanggaran pidana Pemilu wajib melalui Gakkumdu. Gakkumdu merupakan pusat aktifitas penanganan tindak pidana Pemilu yang terdiri dari Badan pengawas pemilu, Kepolisian, dan Kejaksaan. Gakkumdu diharapkan dapat secara efektif dan efisien membantu Bawaslu dalam menanganani pelanggaran pidana Pemilu. Terutama kekhawatiran tidak diprosesnya sebuah laporan karena melebihi batas waktu. Penelitian ini bertujuan untuk melihat keterbatasan kewenangan Badan Pengawas Pemilu dalam menangani laporan tindak pidana Pemilu di Gakkumdu. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data yang digunakan berupa data primer dan data sekunder yang dikumpulkan melalui wawancara dan kajian dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan penanganan di Gakkumdu telah berjalan secara efisien tetapi tidak efektif. Keberadaan Gakkumdu tidak selalu memudahkan Badan Pengawas Pemilu menjalankan tugasnya untuk meneruskan laporan pidana Pemilu. Selain itu, tugas Badan Pengawas Pemilu di Gakkumdu tidak sejalan dengan kewenangan yang dimilikinya. Kewenangan Bawaslu untuk meneruskan laporan terkendala pada perbedaan perspektif dengan Kepolisian dan Kejaksaan yang mengakibatkan laporan tidak dapat ditingkatkan proses penanganannya. Bawaslu sebagai garda terdepan dalam menerima laporan tidak mampu memberikan bukti permulaan atas sebuah laporan pidana Pemilu. Batasan waktu dan kewenangannya menjadi faktor penyebab Bawaslu tidak dapat mengumpulkan bukti permulaan yang cukup untuk meneruskan laporan ke tahap penyidikan.

Page 7 of 34 | Total Record : 334