cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL MUQODDIMAH : Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora
ISSN : 25485067     EISSN : 25986236     DOI : -
Jurnal Ilmiah Muqoddimah merupakan kumpulan penelitian ilmiah tentang Ilmu Sosial, khususnya yang berhubungan dengan disiplin Ilmu Sosial, Politik, Administrasi dan Humaniora, diterbitkan oleh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan, tujuan pengembangan jurnal ini adalah sebagai wadah publikasi hasil-hasil penelitian dan telaah kritis terhadap konsep-konsep baru dalam ilmu-ilmu sosial. Jurnal Ilmiah Muqoddimah menerima sumbangan artikel hasil penelitian dan artikel konseptual (non penelitian) dari penulis umum.Dalam setiap penerbitannya, satu tahun dua kali (periode Maret – Agustus dan September – Februari).
Arjuna Subject : -
Articles 1,482 Documents
PERAN PEMERINTAH DUSUN TERHADAP PEMELIHARAAN FASILITAS PELAYANAN UMUM DI KECAMATAN MUKO-MUKO BATHIN VII KABUPATEN BUNGO Miranti, Miranti; Epriadi, Dedi
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 8, No 2 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v8i2.2024.738-746

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanakah peranan pemerintah Dusun dalam pemeliharaan fasilitas umum, kendala apa saja yang dihadapi, dan upaya-upaya yang dilakukan dalam pemeliharaan fasilitas umum di Dusun Tanjung Agung. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan teknik analisa data deskriptif kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah semua fasilitas umum yang ada di  Dusun Tanjung dan yang menjadi sampel adalah fasilitas umum di Desa Tanjung Agung yang pengelolaannya dan pemeliharaannya diserahkan kepada pemerintah dusun Tanjung Agung. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa peranan pemerintah dusun dalam pemeliharaan fasilitas umum meliputi perencanaan, menetapkan peraturan, melakukan koordinasi, memberi motivasi, dan berperan menjaga keamanan fasilitas umum yang ada di dusun Tanjung Agung. Permasalahan yang dihadapi antara lain belum adanya pencatatan (administrasi) yang baik atas jumlah dan kondisi fasilitas umum yang ada, keterbatasan kewenangan yang diberikan pemerintah daerah dan pusat sehingga menyebabkan keterbatasan sumber-sumber pendanaan, serta kurangnya kesadaran dan partisipasi masyarakat. Upaya yang dilakukan oleh pemerintah dusun dalam mengatasi permasalahan yang ada antara lain berusaha mengajak dan meningkatkan partisipasi dari masyarakat agar lebih peduli dalam perawatan fasilitas umum yang ada, membuat perencanaan pembangunan desa yang disusun melibatkan masyarakat melalui musrenbang tingkat dusun, juga mengajak masyarakat ikut aktif dalam kegiatan perawatan fasilitas umum melalui gotong royong dan dalam bentuk sumbangan-sumbangan yang tidak mengikat.
Keadilan Sosial dalam Implementasi Kebijakan Dana Desa Puansah, Irman; Sukmana, Oman; D Soedarwo, Vina Salviana
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 8, No 4 (2024): November 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v8i4.2024.2006-2014

Abstract

Kebijakan Dana Desa bertujuan memperkuat pembangunan melalui pendanaan dari pemerintah pusat. Meski bertujuan adil dan sesuai kebutuhan masyarakat, pelaksanaannya menghadapi tantangan terkait distribusi manfaat, partisipasi, dan transparansi. Keadilan sosial menekankan distribusi yang setara untuk semua, khususnya bagi kelompok rentan. Namun, ketimpangan tetap terjadi, dimana kelompok rentan kurang diuntungkan. Minimnya partisipasi masyarakat akibat rendahnya literasi dan akses informasi menjadi salah satu penyebabnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana keadilan sosial diimplementasikan dalam kebijakan Dana Desa, bagaimana bentuk dan faktor penyebab ketidakadilan sosial dalam pelaksanaan kebijakan Dana Desa. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan, di mana informasi dikumpulkan dari berbagai literatur yang relevan, seperti buku, jurnal, dan artikel penelitian.  Studi literatur ini menunjukkan bahwa keadilan sosial dalam kebijakan Dana Desa penting untuk memastikan distribusi manfaat yang adil, khususnya bagi kelompok rentan, guna mengurangi kesenjangan sosial dan meningkatkan kesejahteraan. Ketidakadilan dalam implementasi sering muncul akibat dominasi kepala desa, keterbatasan partisipasi masyarakat, dan ketidak merataan alokasi. Faktor penyebabnya meliputi perbedaan interpretasi kebijakan, fokus pada pembangunan fisik, rendahnya partisipasi dan transparansi, serta keterbatasan sumber daya manusia dan infrastruktur. Hal ini menghambat distribusi dana dan menciptakan ketegangan sosial, mengurangi efektivitas kebijakan dan keadilan di desa. 
Pengaruh Belanja Daerah Terhadap Tingkat Kesejahteraan Masyarakat di Provinsi Sumatera Utara Amadeus Sitompul, Gabriel; Lubis, Irsad
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 8, No 3 (2024): Agustus 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v8i3.2024.975-983

Abstract

Kesejahteraan merupakan elemen yang sangat penting dalam kehidupan. Merujuk pada arti kesejahteraan secara umum, kesejahteraan mengacu pada suatu kondisi yang baik, suatu kondisi manusia dimana manusia dalam keadaan makmur, dalam keadaan sehat dan damai. Kesejahteraan menjadi tolak ukur apakah suatu masyarakat dalam kondisi sejahtera atau tidak. Tingkat kesejahteraan masyarakat di Provinsi Sumatera Utara diketahui masih rendah dan salah satu faktor yang mempengaruhinya adalah rendahnya pemanfaatan APBD untuk tingkat kesejahteraan masyarakat. Maka rumusan masalah dari penelitian ini adalah bagaimana pengaruh APBD terhadap tingkat pendidikan, kesehatan, PDRB, pengangguran, dan kemiskinan pada tahun 2017-2021. Jenis penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif. Data yang digunakan adalah data sekunder dengan periode 2017-2021. Analisis data menggunakan pendekatan BLUE (Best Linear Unbiased Estimator) dengan menggunakan alat analisis Eviews 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa APBD berpengaruh positif terhadap tingkat kesejahteraan masyarakat di Provinsi Sumatera Utara yang meliputi tingkat pendidikan, kesehatan, PDRB, pengangguran dan kemiskinan pada tahun 2017-2021Kata kunci: APBD, Tingkat Pendidikan, Kesehatan, Pengangguran, Kesejahteraan Masyarakat
Persepsi Mahasiswa Pasca Sarjana Unimed Terkait Kebijakan Pembangunan Ibu Kota Nusantara di Kalimantan Timur Safitri, Ira; Krisdayanti Sinambela, Sulastri; Ivana Zahra, Muthia; Adelia Parhusip, Feby; Ivanna, Julia
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 8, No 3 (2024): Agustus 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v8i3.2024.1230-1235

Abstract

Pembangunan Ibu Kota Nusantara di Kalimantan Timur mendapatkan persepsi yang berbeda-beda dari kalangan masyarakat Indonesia termasuk mahasiswa. Perbedaan tersebut disertai dengan berbagai alasan. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui persepsi Mahasiswa Pasca Sarjana Unimed terkait kebijakan pembangunan Ibu Kota Nusantara di Kalimantan Timur. Metode penelitian yang digunakan ialah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, melalui instrumen penelitian berupa wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini ialah reduksi data, display data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi Mahasiswa Pasca Sarjana Unimed terkait kebijakan pembangunan Ibu Kota Nusantara di Kalimantan Timur terdiri dari penerimaan dan penolakan. Penerimaan dikarenakan beberapa alasan yaitu:  Ibu Kota Jakarta saat ini telah memiliki segudang permasalahan, pembangunan Ibu Kota Nusantara di Kalimantan Timur dapat menjadi alternatif pemerataan penduduk, dan pembangunan Ibu Kota Nusantara di Kalimantan Timur memberikan peluang besar dalam pengembangan berbagai program. Sedangkan penolakan dikarenakan oleh beberapa alasan yakni: pembangunan Ibu Kota Nusantara di Kalimantan Timur menimbulkan beban biaya yang cukup besar, pentingnya menyelesaikan permasalahan di Ibu Kota Jakarta tanpa pindah ke Kalimantan Timur, dan sulitnya akses menuju rumah sakit.Kata kunci: Mahasiswa Pasca Sarjana, Pembangunan Ibu Kota Nusantara,        Persepsi
Merit Sistem Dalam Pemilihan Ketua Rukun Tetangga Di Kelurahan Bukit Wolio Indah Yaty, Apri; Mahyudin, Mahyudin; Achmad, Farid Yusuf Nur
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 8, No 3 (2024): Agustus 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v8i3.2024.1428-1433

Abstract

Pemilihan Ketua Rukun Tetangga (RT) di sebuah kelurahan merupakan proses yang penting dalam struktur pemerintahan lokal di Indonesia. Di Kota Baubau, khususnya di Kelurahan Bukit Wolio Indah, pemilihan Ketua RT menjadi perhatian utama karena RT memiliki peran yang vital dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kesejahteraan Masyarakat di tingkat lokal. Salah satu masalah yang sering muncul dalam proses pemilihan Ketua RT adalah terkait merit sistem, yaitu praktik yang melibatkan unsur-unsur politik, kekuasaan, dan intervensi yang tidak sehat dalam proses pemilihan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik merit sistem pada proses pemiliihan Ketua Rukun Tetangga (RT) di Kelurahan Bukit Wolio Indah serta untuk mendeskripsikan dampak praktik merit sistem pada proses pemiliihan Ketua Rukun Tetangga (RT) di kelurahan Bukit Wolio, Kota Baubau. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif. Dengan menggunakan wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukan bahwa merit sistem pada pemilihan ketua-ketua Rukun Tetangga (RT) belum terlaksana dengan baik. Pemilihan masih bersifat konfensional hanya berdasarkan kebiasaan turun temurun. Meskipun beberapa proses pemilihan ketua RT tidak berjalan sebagaimana mestinya, pelayanan publik yang terima masih dianggap baik oleh masyarakat atau dengan kata lain praktik merit sistem pada pemilihan ketua RT di Kelurahan Bukit Wolio Indah tidak berjalan tetapi juga tidak memberi dampak negatif. Kata kunci: Merit sistem, Pemilihan Ketua RT, Peraturan
Improving The Quality Of Catchment Area Model Public Services Based On Governance 4.0 Ratnawati, Susi; Indawati, Indawati; Indarto, Kus
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 8, No 2 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v8i2.2024.689-693

Abstract

This research is to examine Public Service Improvement using the Cathcment Area model based on governance 4.0.  The implementation of e-government has experienced challenges since the growth of the industrial era 4.0. The development of technology is so rapid and unstoppable. Digitalisation is starting to enter the cracks of our daily lives. The Catchment Area perspective in this study is an important factor to see the efficiency and effectiveness of services to the community in local government administration based on governance 4.0. The research locus is Sidoarjo Regency. This research uses a qualitative approach. Research focus (1). Identifying factors that affect service quality. Research Results: factors that can affect the catchment area include the function of the region on the condition of the regional economy and also the national economy which is unique in nature, tax sources that can be explored potentially and in real terms to be able to achieve balance between various regions, the efficiency and effectiveness of services to the community in an area that is seen based on the optimal area for the service itself, participation that can be achieved effectively and mutual supervision between citizens and local bureaucracy.   
Implementasi Kebijakan Tata Kelola Parkir di Gerai Minimarket Alfamidi dan Indomaret Kota Palu Ariyadi, Fachriza; Afriandi, Fadli
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 8, No 4 (2024): November 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v8i4.2024.1752-1760

Abstract

Tulisan ini merupakan kajian tentang implementasi kebijakan tata kelola parkir di Kota Palu khususnya pada polemik retribusi parkir dan persoalan juru parkir liar yang terjadi di gerai minimarket Alfamidi dan Indomaret di Kota Palu. Tulisan ini berupaya menganalisis mengapa masih terdapat petugas parkir berseragam resmi dari pemerintah dan juru parkir liar yang meminta retribusi parkir di lokasi bebas parkir atau parkir gratis. Tulisan ini menggunakan teori George C. Edwards III dalam melihat bagaimana kebijakan tata kelola parkir tersebut diimplementasikan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Analis data dilakukan dengan tahapan kondesasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan tata kelola parkir di Kota Palu secara umum sudah cukup baik dilihat dari faktor Komunikasi (Communication) sudah dilakukan sosialisasi dan pendampingan khusus juru parkir. Sumber Daya (Resources) terkait sumber daya manusia dan alokasi anggaran masih kurang dan belum cukup memenuhi kebutuhan dalam implementasi kebijakan. Disposisi atau Sikap (Disposition) pelaksana kebijakan sudah memahami dan menerima dengan baik serta dapat melaksanakan kebijakan dengan baik pula. Struktur Birokrasi (Bureaucratic structure) masih belum adanya regulasi teknis (SOP) yang ditemukan secara detail merujuk pada mekanisme dalam pengelolaan perparkiran serta masih lemahnya pengawasan.  
Analysis Of Service Quality Through The Visiting System For Inmates In Class II-B Prison In Gunungsitoli City Harefa, Yuslian; Prastyawan, Agus; Hajar, Siti
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 8, No 4 (2024): November 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v8i4.2024.1917-1927

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas pelayanan terhadap sistem kunjungan warga binaan di Lapas Kelas II-B Kota Gunungsitoli. Kualitas pelayanan kunjungan bagi warga binaan merupakan aspek penting dalam pemasyarakatan yang berkontribusi pada kesehatan mental dan kesejahteraan mereka selama menjalani hukuman. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, kemudian data yang dikumpulkan melalui wawancara dengan petugas lapas, warga binaan dan keluarga binaan serta pengamatan langsung selama kegiatan kunjungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem kunjungan yang terstruktur dan efisien belum mampu meningkatkan kepuasan warga binaan dan keluarganya, karena masih belum optimalnya pelayanan yang diberikan  Lapas Kelas II-B Kota Gunungsitoli, terutama pada dimensi tangible (bukti fisik) dan daya tanggap petugas terhadap pemberian informasi bagi keluarga binaan. 
Modal Sosial dalam Pengentasan Kemiskinan di Kota Ambon Siahaya, Michael; Pariela, Tonny D; Soumokil, Tontji; Leiwakabessy, Jeffry E.M.
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 8, No 2 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v8i2.2024.923-932

Abstract

Pengantasan kemiskinan selama ini menitikberatkan pada pendekatan ekonomi dengan peran pemerintah yang sangat dominan. Meskipun tingkat kemiskinan menurun tapi tidak terlalu signifikan dan tidak mampu bertahan lama ditengah masyarakat miskin. Revitalisasi pengentasan orang miskin dengan mendorong faktor non-ekonomi seperti modal sosial menjadi penting. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa peran modal sosial dalam mendorong pengentasan orang miskin. Analisis modal sosial dengan metode kualitatif studi kasus menjelaskan bentuk dan peran modal sosial dalam pengentasan kemiskinan di Kota Ambon khususnya Negeri Batu Merah dan Negeri Soya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) bentuk dan eksistensi modal sosial berada pada Negeri Batu Merah dan Soya dalam hal ini Norma, Trust dan Jaringan, 2) kontribusi modal sosial dalam penanggulangan kemiskinan, berupa mewujudkan solidaritas sosial, ketahanan sosial dan kesadaran kolektif, 3) upaya yang dilakukan untuk mendorong modal sosial dalam penanggulangan kemiskinan, yaitu menumbuhkan kesadaran diri dan kepedulian masyarakat, 2) mewujudakan partisipasi masyarakat dan 3) mewujudkan keterlibatan satakeholder dalam penanggulangan kemiskinan
Persepsi Mahasiswa Universitas Sumatera Utara Terhadap Budaya Populer LGBTQQIAP+ (Lesbian, Gay, Bisexsual, Transgender, Queer, Questioning, Intersex, Asexsual, Pansexual, dan lainnya) di Indonesia Andriani Lubis, Lusiana; Putri Purwantiningrum, Belindha; Nuryanti Barus, Nia; Sembiring, Eunike
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 8, No 3 (2024): Agustus 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v8i3.2024.1146-1152

Abstract

Penelitian ini berjudul “Persepsi Mahasiswa Universitas Sumatera Utara Terhadap Budaya Populer LGBTQQIAP+ (Lesbian, Gay, Bisexsual, Transgender, Queer, Questioning, Intersex, Asexsual) di Indonesia”. Tujuan dalam ini penelitian ini adalah untuk mengetahui Persepsi Mahasiswa Universitas Sumatera Utara Terhadap Budaya Populer LGBTQQIAP+ (Lesbian, Gay, Bisexsual, Transgender, Queer, Questioning, Intersex, Asexsual, dan lainnya) di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Penelitian ini melibatkan 8 (delapan) orang informan yang terdiri atas 5 informan utama dan 3 informan triangulasi yang dipilih sesuai dengan tujuan dan kebutuhan penelitian yang menggunakan teknik purposive sampling. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa Universitas Sumatera Utara memiliki persepsi yang cukup bervariasi mengenai LGBTQQIAP+. Mahasiswa usu juga menekankan pentingnya menghormati perbedaan dan memperkuat iman, serta mempertahankan norma-norma yang telah ditetapkan.Kata kunci:  LGBTQQIAP+; Persepsi; Budaya Populer; Mahasiswa Universitas Sumatera Utara

Page 44 of 149 | Total Record : 1482