cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. lombok timur,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Educatio
Published by Universitas Hamzanwadi
ISSN : 19083224     EISSN : 25279998     DOI : -
Core Subject : Education,
Educatio, ISSN: 1908-3224 (printed) and 2527-9998 (online), is an open access peer reviewed research journal that is published by the Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Hamzanwadi. Educatio is providing a platform for the researchers, academicians, professionals, practitioners and students to impart and share knowledge in the form of high quality empirical and theoretical research papers, case studies, and literature reviews on education science. Educatio welcomes and acknowledges high quality theoretical and empirical original research papers, case studies, review papers, literature reviews, book reviews, conceptual framework, analytical and simulation models, technical notes about education science from researchers, academicians, professionals, practitioners, and students from all over the world.
Arjuna Subject : -
Articles 536 Documents
KESANTUNAN MAHASISWA STKIP HAMZANWADI DALAM MERESPONS PUJIAN Ardian, Muhammad; Wijaya, Herman
Educatio Vol 10, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.552 KB) | DOI: 10.29408/edc.v10i2.164

Abstract

This research is a qualitative descriptive research that is aimed (a) to describe the students’ strategy of STKIP Hamzanwadi Selong in responding the compliment, and (b) to explain the use of politeness for students of STKIP Hamzanwadi in responding the compliment.The location of this research is conducted at STKIP Hamzanwadi Selong by its research sample are 55 students that is registered actively. Data collection is conducted by using questioner (Discourse Completing Text/ Tes Melengkapi Wacana). The analysis is conducted by using pragmatic match method and extralingual match.The research finding shows that the students use nine strategies to respond compliment. They are (1) token appreciation, (2) comment acceptance, (3) praise upgrade, (4) reassignment, and (5) return, to accept the compliment; and (6) scale down, (7) question, (8) disagreement, and (9) qualification to reject the compliment. In related to the applied of politeness, the students use four maxims Leech, these are tact maxim, generosity maxim, approbation maxim, modesty maxim, agreement maxim, and sympathy maxim.Keywords: politeness, compliment responses, and pragmatic
PENERAPAN PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA Ahyan, Shahibul
Educatio Vol 6, No 1 (2011)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.351 KB) | DOI: 10.29408/edc.v6i1.25

Abstract

Artikel ini membahas tentang penerapan pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) untuk meningkatkan prestasi belajar siswa kelas IX SMP NW Kalijaga. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan dan refleksi.  Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase ketuntasan belajar siswa pada siklus I sebesar 72,41% dan rata-rata aktivitas belajar siswa sebesar 14,02 yang termasuk pada kategori cukup aktif. Sedangkan, persentase ketuntasan belajar siswa pada siklus II sebesar 86,21% dan rata-rata aktivitas belajar siswa sebesar 17,08 yang termasuk pada kategori aktif.
PENGEMBANGAN PAKET PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA BERBASIS DRILL AND PRACTICE MELALUI MODEL PEMBELAJARAN BERBANTUAN KOMPUTER : ANALISIS KEBUTUHAN DI SMA/MA DI KABUPATEN LOMBOK TIMUR Padlurrahman, Padlurrahman
Educatio Vol 9, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.862 KB) | DOI: 10.29408/edc.v9i2.64

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebutuhan pengembangan paket pembelajaran bahasa Indonesia berbasis drill and practice melalui model PBK di SMA/MA kabupaten Lombok Timur. Paket pembelajaran ini terdiri atas pengembangan silabus, RPP, skenario pembelajaran, bahan ajar, dan instrumen penilaian. Desain pengembangan paket pembelajaran ini dimulai dari need assessment dan penyusunan draf paket pembelajaran. Target yang diinginkan pada penelitian ini adalah tersusunnya draf paket pembelajaran bahasa Indonesia berbasis drill and practice melalui model PBK untuk SMA/MA berdasarkan pada hasil analisis kebutuhan.Penelitian ini tergolong penelitian pengembangan yang diawali dengan need assessment. Subjek penelitian terdiri atas  13 orang guru Bahasa Indonesia, 13 kepala SMA/MA, dan 68 orang siswa di kabupaten Lombok Timur. Subjek ini dipilih secara acak sederhana. Data penelitian dikumpulkan melalui angket, lembar observasi dan pedoman wawancara. Data yang dihasilkan dianalisis menggunakan teknik análisis komponensial yakni menganalisis komponen-komponen yang terkait dengan kebutuhan paket pembelajaran.Hasil análisis kebutuhan menunjukkan bahwa 1) Guru bahasa Indonesia di  SMA/MA di kabupaten Lombok Timur telah menyediakan seluruh paket pembelajaran dengan rincian 70% guru menyusun sendiri perangkat dimaksud dan 30% guru mata pelajaran menyusunnya secara bersama-sama; 2) 90% bahan ajar yang tersedia di SMA/MA di kabupaten Lombok Timur  disusun oleh penerbit  dan terdiri atas 3 jenis yaitu  buku pegangan guru, pegangan siswa; dan penunjuang; 3) Pembelajaran berbasis drill and practice model PBK belum pernah dilakukan, dimana komputer hanya dijadikan sebagai media presentasi saja; 4) Sarana pendukung pembelajaran terdiri atas laboratorium komputer/multimedia, laboratorium bahasa, dan perpustakaan; 5) pembelajaran bahasa Indonesia memiliki karakteristik, antara lain : a) materi pembelajaran sebagian besar berisi domain keterampilan; b) pembelajaran mengacu kepada unsur latihan dan praktek, dan c) pembelajaran dilakukan melalui pembiasaan; dan 6) Paket pembelajaran yang dikembangkan didasarkan pada prinsip pembelajaran drill and practice berbantuan komputer program macromedia flash MX dan director MX. Kata kunci: Paket Pembelajaran, Drill and Practice, Pembelajaran Berbantuan Komputer
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL MELALUI DEBAT TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP DAN BERPIKIR KRITIS PADA PERKULIAHAN TEORI AKUNTANSI Sulastri, Andi; Amar, syahrul
Educatio Vol 10, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (332.332 KB) | DOI: 10.29408/edc.v10i2.159

Abstract

The study aims to determine the effect of contextual learning through debate on the understanding of concepts and critical thinking skills in Accounting Theory lectures. With contextual learning through debates the students are able to: 1) Acquire knowledge and analyze problems, issues that are hot are contextually related to the concept in the theory of accounting, 2) Think critically and logically, and 3) Generate creative ideas clear and systematic as well as issued an opinion in discussions with a clear concept with broad-minded critical thinking about the Theory of Accounting. Quasi-experimental research methods with non equivalent control group design. The research design used Post-Test Only Control Group Design. IV semester student study sample that administer accounting theory courses in the academic year 2014/2015 . Instruments used: 1). Syllabus, SAP and textbooks, 2). Test understanding of concepts and critical thinking skills. Test Hipotesis1 and 2 used Independent Sample T-Test, the PC SPSS 16.0 for windows.uji Hypothesis 3 used test Manova. From the results of hypothesis testing, the significance level of 5% (1.232 <2.000), which means that Ho received, meaning there is no difference H1 understanding of the concept among the students who follow contextual learning through debate and students who attend the Learning Conventionally, while H 2: With t = 5.297, the significant level of 5% (5.297> 2.000) which means Ha accepted, meaning Differences in Thinking Skills Critical significant Among students who attend Contextual learning through debate and students who followed the conventional learning. And 3 simultaneously using current hypothesis test obtained Multivariate statistical values Pillai's Trace, Wilk's lambda, Hotelling's Trace, and Roy's Largest Root each with F = 14.304 with significance = 0.00. so it can be concluded that the adoption of Contextual learning through debate there is a significant impact on the understanding of concepts and Critical Thinking Skills students.Keywords: Contextual learning, debate, understanding of concepts and critical thinking skills
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERKARAKTER MATA KULIAH STRATEGI PEMBELAJARAN PGSD STKIP HAMZANWADI SELONG Apriana, Dina; Fadilah, Dina
Educatio Vol 9, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.793 KB) | DOI: 10.29408/edc.v9i1.16

Abstract

Artikel ini membahas tentang bagaimana mengembangkan bahan ajar berkarakter mata kuliah strategi pembelajaran PGSD STKIP Hamzanwadi Selong. Dalam proses pengembangan bahan ajar, harus memenuhi tingkat kelayakan berdasarkan teori pembelajaran, model pengembangan, kebutuhan mahasiswa, dan peningkatan motivasi belajar mahasiswa. Pengorganisasian isi bahan ajar ini dikembangkan dengan menggunakan pendekatan nilai karakter dan disusun mengikuti model pengembangan Dick & Carey. Pengembang menganggap penting untuk mendesain, mengujicobakan, dan memproduksi bahan ajar yang lebih sempurna dan layak sesuai kebutuhan. Produk tersebut diharapkan dapat digunakan sebagai sumber belajar bagi mahasiswa dan dosen. Berdasarkan analisis data yang diperoleh dari penghitungan persentase hasil validasi ahli materi yang telah dilaksanakan, bahwa produk pengembangan dikualifikaskan dalam kategori baik dengan persentase 86,4% yang artinya bahan ajar berada dalam kualifikasi baik dan tidak perlu dilakukan revisi. Sedangkan menurut ahli media total persentase yang diperoleh adalah 81,5%. Hasil ini menunjukkan kualifikasi kelayakan produk sangat baik dan tidak perlu direvisi. Penghitungan hasil tanggapan rata-rata persentase respon siswa pada setiap komponen menunjukkan persentase antara  63,15%-92,10% untuk respon setuju dan standar kualifikasi memberikan respon positif. Sementara untuk tes kemampuan mahasiswa, diperoleh skor rata-rata tes kemampuan mahasiswa sebesar 74. Dari data tersebut dapat diketahui bahwa produk yang dikembangkan dapat dikatakan efektif berdasarkan perolehan tes dengan persentase skor di atas 65 sebesar 78,94%.
REGRESI LOGISTIK UNIVARIAT DENGAN DATA RESPON TIDAK SEIMBANG Mayadi, Surya
Educatio Vol 4, No 2 (2009)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (675.068 KB) | DOI: 10.29408/edc.v4i2.48

Abstract

In binary logistic regression  problem it is common for the two classes to be imbalanced. One case is very rare compared to the other. This paper focus on determining Maximum Likelihood Estimator  on univariate logistic regression for  infinitely unbalanced data response. By finding  the differential of  log-likelihood equation that is resulted, its maximum depend on points    given   through their average  .  Thus we can substitute each  given    with    or substituting all    given     with one   .  If we use    normal distribution for   given     then the slope   can be determined by simple formula   where   and    each an average and variance  for which  .Keywords : Logistic Regression,  MLE,  Infinitely Unbalanced Data Response
PENGEMBANGAN TEKS GEOGRAFI MODEL BUKU SEKOLAH ELEKTRONIK (BSE) UNTUK SMP/MTS KELAS VII Dewi, Susmala
Educatio Vol 5, No 1 (2010)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.852 KB) | DOI: 10.29408/edc.v5i1.113

Abstract

Tujuan pengembangan dalam penelitian ini adalah menghasilkan produk berupa teks geografi model Buku Sekolah Elektronik (BSE) untuk mendeskripsikan keragaman bentuk permukaan bumi, proses pembentukan, dan dampaknya terhadap kehidupan pada kelas VII SMP/MTs agar sesuai standar isi dan kaidah keilmuan geografi. Data dikumpulkan dari angket hasil uji coba dengan responden 42 orang yang terdiri dari siswa dan guru. Data yang diperoleh dari angket dianalisis dengan statistic deskriptip dalam bentuk skor kriterium. Hasil uji coba kepada siswa menunjukkan bahwa produk yang dikembangkan sudah baik berdasarkan aspek bahasa, isi/materi, dan penyajian. Dengan demikian teks geografi model buku sekolah elektronik yang dikembangkan telah sesuai dengan hakikat geografi, memenuhi kriteria kebenaran bahasa, dan tersaji dengan sajian yang relevan serta layak untuk diproduk dan digunakan untuk siswa dan guru pada proses pembelajaran. Kata kunci: Pengembangan, Teks Geografi, Model Buku Sekolah Elektronik (BSE).
PEMBELAJARAN FISIKA DENGAN CTL MELALUI MEDIA PEMBELAJARAN ANIMASI DAN KIT IPA DITINJAU DARI GAYA BELAJAR DAN MOTIVASI BERPRESTASI SISWA Juanda, Tarpin
Educatio Vol 7, No 2 (2012)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.612 KB) | DOI: 10.29408/edc.v7i2.138

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pembelajaran CTL melalui media pembelajaran animasi dan KIT IPA ditinjau dari gaya belajar dan motivasi berprestasi siswa terhadap prestasi belajar siswa. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen, populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 1 Masbagik tahun pelajaran 2010/2011, sejumlah tujuh kelas. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik cluster random sampling yang terdiri dari dua kelas. Satu kelas eksperimen I menggunakanmedia pembelajaran animasi dan satu kelas eksperimen II menggunakan media pembelajaranKIT IPA. Pengumpulan data menggunakan teknik tes untuk ranah kognitif, observasi untuk ranah afektif dan angket untuk gaya belajar dan motivasi berprestasi. Uji hipotesis penelitian menggunakan anava tiga jalan dengan desain faktorial 2 x 2 x 2. Hasil analisis data menunjukkan bahwa: 1) Tidak terdapat pengaruh penggunaan media pembelajaran animasi danKIT IPA terhadap prestasi belajar siswa. 2) Tidak terdapat pengaruh gaya belajar visual dan kinestetik terhadap prestasi belajar siswa.3) Tidak terdapat pengaruh motivasi berprestasi tinggi dan rendah terhadap prestasi belajar siswa.4) Tidak terdapat interaksi antara media pembelajaran animasi dan KIT IPA dengan gaya belajar terhadap prestasi belajar siswa.5) Tidak terdapat interaksi antara media pembelajaran animasi dan KIT IPA dengan motivasi berprestasi terhadap prestasi belajar siswa.6) Tidak terdapat interaksi antara gaya belajar dengan motivasi berprestasi terhadap prestasi belajar siswa.7) Tidak terdapat interaksi antara media pembelajaran animasi dan KIT IPA, gaya belajar, dan motivasi berprestasi terhadap prestasi belajar siswa. Kata kunci: CTL, Animasi, KIT IPA, Gaya Belajar, Motivasi Berprestasi, Prestasi Belajar, Suhu dan Kalor
ANALISIS WACANA LIRIK LAGU “WASIAT RENUNGAN MASA” KARYA TGKH. M. ZAINUDDIN ABDUL MAJID TINJAUAN KONTEKSTUAL DAN SITUASI SERTA ASPEK GRAMATIKAL DAN LEKSIKAL Wijaya, Herman
Educatio Vol 8, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (388.078 KB) | DOI: 10.29408/edc.v8i1.7

Abstract

TGKH. M. Zainuddin Abdul Majid adalah pendiri organisasi Nahdlatul Wathan. Beliau sekaligus pengarang syair yang menjadi objek penelitian ini. Salah satu syair beliau yang menjadi kajian penelitian ini adalah wasiat renungan masa. Syair tersebut sarat dengan makna yang bermanfaat bagi kita terutama bagi anak dan cucu beliau serta jmaah Nw pada umumnya. Penetian ini memfokuskan kajiannya pada aspek kontekstual dan situasi dan aspek gramatikal dan aspek. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik analisis isi (content analysis). Hasil penelitan menunjukkan: (1) budaya yang tersirat dalam syair wasiat renungan masa ini menceritakan kondisi keluarga Bapak Hamzanwadi yang berlokasi di Lombok. Situasi yang meliputi konteks fisik, epistemis dan sosial.(2) syair wasiat renungan masa memiliki aspek gramatikal yang membentuk kohesi dan koherensi dalam lirik syair tersebut. Aspek gramatikal yang dimaksud, yakni pengacuan persona dan demonstratif; penyulihan nomina; pelesapan frasa; dan konjungsi syarat dan harapan. (3) Aspek leksikal yang terdapat dalam syair tersebut, yakni repetisi kata; sinonimi kata dengan kata; antonimi.
Telaah Wacana Tekstual Pada Buku Teks Bahasa Indonesia Kelas VII SMP Arvianto, Faizal
Educatio Vol 13, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.908 KB) | DOI: 10.29408/edc.v12i1.839

Abstract

Discourse analysis gives attention to the language in the text and context together in a communication. Discourse analysis does not only look at the structure of sentences but also meaning as an important element. Therefore, the interpretation of meaning is not only done in the statement in the text, but also the analysis of the hidden meaning. The surface structure in discourse is called grammatical aspect, while the internal structure is called the lexical aspect. In detail, the grammatical aspects of discourse include: reference, recovery, percolation, and sequence, while the lexical aspects of discourse include: repetition, synonyms, collocation, hyponym, antonyms, and equivalence. The text that became the subject of the analysis was short stories and narrative text in the “Buku Teks Bahasa Indonesia Kelas VII SMP Kurikulum 2013”. Based on the results of the study, there are two parts of the grammatical aspects that are dominant, namely the reference and the conjunction. Lexically, this research found some lexical devices, they are repetition, synonym, antonym and collocation. The dominant device in emergence is repetition. There are two dominant repetitions, namely epizeuksis and anaphora repetition. After those two types of repetitions, the repetition appears frequently is noun repetition. Besides, the emergence of the second lexical aspect is collocation. Antonym and synonyms are in the third rank in the frequency of emergence after collocation. Each of these discourse cohesion devices forms a unified of whole and coherent discourse.

Page 11 of 54 | Total Record : 536


Filter by Year

2009 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 20 No 2 (2025): Educatio: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 20 No 1 (2025): Educatio: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 19 No 2 (2024): Educatio: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 19 No 1 (2024): Educatio: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 18 No 2 (2023): Educatio: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 18 No 1 (2023): Educatio: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 17 No 2 (2022): Educatio: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 17, No 1 (2022): Educatio: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 16, No 2 (2021): Educatio: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 16, No 1 (2021): Educatio: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 15, No 2 (2020) Vol 15, No 2 (2020): Educatio: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 15, No 1 (2020) Vol 15, No 1 (2020): Educatio: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 14, No 2 (2019) Vol 14, No 1 (2019) Vol 14, No 1 (2019) Vol 13, No 2 (2018) Vol 13, No 2 (2018) Vol 13, No 1 (2018) Vol 13, No 1 (2018) Vol 12, No 2 (2017) Vol 12, No 2 (2017) Vol 12, No 1 (2017) Vol 12, No 1 (2017) Vol 11, No 2 (2016) Vol 11, No 2 (2016) Vol 11, No 1 (2016) Vol 11, No 1 (2016) Vol 10, No 2 (2015) Vol 10, No 2 (2015) Vol 10, No 1 (2015) Vol 10, No 1 (2015) Vol 9, No 2 (2014) Vol 9, No 2 (2014) Vol 9, No 1 (2014) Vol 9, No 1 (2014) Vol 8, No 2 (2013) Vol 8, No 2 (2013) Vol 8, No 1 (2013) Vol 8, No 1 (2013) Vol 7, No 2 (2012) Vol 7, No 2 (2012) Vol 7, No 1 (2012) Vol 7, No 1 (2012) Vol 6, No 2 (2011) Vol 6, No 2 (2011) Vol 6, No 1 (2011) Vol 6, No 1 (2011) Vol 5, No 2 (2010) Vol 5, No 2 (2010) Vol 5, No 1 (2010) Vol 5, No 1 (2010) Vol 4, No 2 (2009) Vol 4, No 2 (2009) Vol 4, No 1 (2009) Vol 4, No 1 (2009) More Issue