Articles
210 Documents
Penggunaan Gaya Bahasa dalam Menulis Cerpen
Hendrisman Hendrisman;
Fadilla Taslim
Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran) Vol 5 No 2 (2022): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31539/kibasp.v5i2.3508
Penelitian ini bertujuan mengetahui klasifikasi jenis gaya bahasa dan keterampilan siswa menggunakan gaya bahasa dalam menulis cerpen. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kulitatif dengan objek penelitian lembaran kerja siswa kelas X SMK N 2 Kec. Guguak yang berjumlah 24 lembaran. Hasil penelitian menunjukkanbahwa, jenis gaya bahasa yang yang digunakan siswa dalam menulis cerpen adalah sebagai berikut (1) Gaya bahasa Tautologi, Pleonasme, Paralisme, Hiperbola, Paradoks, Enumerasi dan Personifikasi, (2) Gaya bahasa yang sering digunakan adalah gaya bahasa Hiperbola. Digunakan sebanyak 10 kali dan gaya bahasa paradoks digunakan sebanyak 2 kali, gaya bahasa paralisme digunakan sebanyak 4 kali, dan gaya bahasa enumerasi digunakan sebanyak 2 kali. Sedangkan gaya bahasa pleonasme digunakan sebanyak 4 kali, gaya bahasa tautologi digunakan sebanyak 4 kali dan gaya bahasa personifikasi digunakan sebanyak 3 kali dalam cerpen yang ditulis siswa. (3) Gaya bahasa yang paling sedikit digunakan dalam cerpen yang ditulis siswa adalah gaya bahasa Enumerasi dan gaya bahasa Paradoks yang masing-masingnya digunakan sebanyak 2 kali. Simpulan, gaya bahasa yang paling dominan digunakan siswa dalam menulis cerpen adalah gaya bahasa hiperbola. Kata Kunci: Cerpen, Gaya Bahasa, Menulis
Pengaruh Model Pembelajaran Somatis Auditori Visual Intelektual (Savi) terhadap Keterampilan Menulis Teks Drama
Lili Hasmi;
Sufia Retti
Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran) Vol 5 No 2 (2022): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31539/kibasp.v5i2.3565
Tujuan ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran somatic auditori visual Intelektual (SAVI) terhadap keterampilan menulis teks drama SMPN 6 Payakumbuh.Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif denagan pendekatan eksperimen deskripsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara hasil pembelajaran menulis teks drama antara model pembelajaran Somatis Auditori Visual Intelektual (SAVI) dengan metode konvensional (4,1096>2.021) Simpulan, hasil pembelajaran siswa kelas eksperimen yang diajar dengan model pembelajaran Somatis Auditori Visual Intelektual (SAVI) lebih baik dibanding hasil pembelajaran siswa kelas kontrol yang diajar dengan menggunakan metode konvensional.
Penerapan Model Pembelajaran Scramble terhadap Keterampilan Menulis Teks Editorial
Poni Ernis;
Neneng Wahyuni
Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran) Vol 5 No 2 (2022): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31539/kibasp.v5i2.3566
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model scramble terhadap keterampilan menulis teks editorial siswa SMA N I Situjuah Limo Nagari. Metode yang digunakan bersifat kuantitatif berupa penelitian eksperimen. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan antara hasil keterampilan menulis teks editorial antara model scramble dengan metode konvensional (thitung= 3,9269 > ttabel=2,000). Simpulan, Pembelajaran kelas eksperimen yang diajar dengan model pembelajaran scamblelebih baik dibanding hasil pembelajaran siswa kelas kontrol yang diajar dengan menggunakan model konvensional. Kata Kunci: Menulis Teks Editorial, Pembelajaran Scramble
Keterampilan Membaca Pemahaman dengan Mengkontruksi Teks Argumentasi
Olin Nita;
Ineng Naini
Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran) Vol 5 No 2 (2022): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31539/kibasp.v5i2.3608
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterampilan membaca pemahaman dengan mengkontruksi teks argumentasi.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode korelasi.Teknik penarikan sampel menggunakan purposive sampling.Sampel penelitian ini menggunakan siswa kelas X MAN 2 Payakumbuh yang berjumlah 30 siswa. Hasil rata-rata keterampilan membaca pemahaman siswa 84,2 dengan kualifikasi baik, dan rata-rata mengkontruksi teks argumentasi siswa rata-rata 87 dengan kualifikasi baik sekali. Setelah dianalisis dengan rumus uji-t ,diperoleh nilai thitung> ttabel 2,70>2,048. Simpulan, terdapat hubungan yang signifikan antaraketerampilan membaca pemahaman dengan mengkontruksi teks argumentasi
Penggunaan Teknik Pembelajaran Kooperatif Tipe Partisipatif terhadap Keterampilan Menulis Teks Esai
Sri Mures Walef
Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran) Vol 5 No 2 (2022): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31539/kibasp.v5i2.3721
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh penggunaan teknik pembelajaran kooperatif tipe partisipatif terhadap keterampilan menulis teks esai.Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode eksprimen.Teknik penarikan sampel menggunakan teknik purposive sampling.Instrument penelitian yang digunakan tes unjuk kerja. Data dianalisis dengan uji ‘t’ dengan terlebih dahulu melakukan uji normalitas, homogenitas, dan uji hipotesis. Analisis data menunjukkan bahwa, model pembelejaran kooperatif tipe partisipatif berpengaruh dalam pembelajaran menulis esai. Hal ini dibuktikan adanya peningkatan nilai siswa, yang mana pada waktu prates nilai rata-rata/mean (X) adalah 74,4. Setelah diterapkan model pembelajaran teknik kooperatif tipe partisipatif dalam proses pembelajaran pada waktu pascates dengan nilai ratarata/mean (X) adalah 81,72. Hal ini dilihat dari hasil perbandingan thitung dengan ttabel (2,531 > 2,021), karena thitung lebih besar dari ttabel maka Ha (hipotesis alternatif) diterima. Simpulan hasil pembelajaran siswa kelas eksperimen yang diajar dengan model pembelajaran teknik koopertaif tipe partisipatif lebih baik dibanding hasil pembelajaran siswakelas kontrol yang diajarkan menggunakan metode konvensional. Kata kunci: Menulis teks esai, Teknik pembelajaran kooperatif tipe partisipatif
Analisis Semiotika Charles S. Peirce dalam Wartegg
Ita Suryaningsih;
Kasmawati Kasmawati;
Ince Nasrullah
Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran) Vol 5 No 2 (2022): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31539/kibasp.v5i2.3726
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan bagaimana tanda dalam tes wartegg sebagai salah satu alat ukur yang menggunakan gambar sebagai proyeksi dari karakter atau perilaku seseorang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode analisis semiotika Charles Sanders Peirce. Peneliti melakukan analisis terhadap 8 gambar yang sebagai stimulus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interpretasi gambar pada tes Wartegg akan memiliki makna perilaku berbeda dan mengalami perkembangan makna berdasarkan penggunaan tanda yang merujuk pada model Triangle Meaning Peirce. Hal ini berdasarkan hasil analisis yang dilakukan pada tes Wartegg berdasarkan analisis semiotika Charles S. Peirce. Peirce mengkategorikan teori segitiga makna yang terdiri dari tiga elemen utama yakni, tanda, objek, dan interpretasi. Tanda atau representasi tanda merupakan bentuk fisik atau segala sesuatu yang dapat diserap pancaindra dan mengacu pada sesuatu. Interpretasi merupakan pemaknaan atau makna dibalik gambar sedangkan objek adalah subyek dari tanda dan interpretasi.Simpulan dalam penelitian adalah bahwa seluruh gambar pada tes Wartegg memiliki makna. Pemaknaan bergantung pada Ground, Objek pada gambar merupakanpersepsi seseorang terhadap tanda bergantung pada latar belakang dan pengetahuannya serta mengalami perkembanganmakna jika setiap tampilan tersebut dipadukan atau dikombinasikan dengan tanda-tanda yang lain. Kata Kunci: Semiotika, Tes, Wartegg
Implementasi Penggunaan Google Classroom sebagai Alternatif Platform Pembelajaran Bahasa Indonesia selama Pandemi Covid-19
Prasetyo Yuli Kurniawan;
Atikah Mumpuni
Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran) Vol 5 No 2 (2022): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31539/kibasp.v5i2.3731
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan ini untuk mendeskripsikan dan menguraikan implementasi penggunaan google classroom dalam pembelajaran bahasa Indonesia, khususnya dalam hal penyajian materi, penggunaan metode, dan permasalahan yang muncul dari penggunaan google classroom. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) penyajian materi dalam google classroom disajikan dengan bervariasi; 2) metode yang digunakan dalam pembelajaran bahasa Indonesia menggunakan google classroom adalah kombinasi beberapa metode; dan 3) permasalahan yang kerap muncul dalam pembelajaran bahasa Indonesia berbasis google classroom adalah terkait ketersediaan perangkat, tidak dibacanya informasi hingga selesai, serta sistem penilaian. Simpulan yang dapat dikemukakan yaitu penyajian materi dalam google classroom disajikan dengan bervariasi, penggunaan metode google classroom kombinasi dari beberapa metode, dan permasalahan yang muncul seperti ketersediaan perangkat, tidak dibaca informasi sampai tuntas serta sistem penilaian yang kurang maksimal. Kata Kunci: Bahasa Indonesia, Google classroom, pandemi covid-19
Nilai-Nilai Sosial dalam Novel Bidadari Berbisik Karya Asma Nadia dan Implikasinya dalam Pembelajaran Teks Novel
Mega Silfina;
Laspida Hartati;
Jasril Jasril
Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran) Vol 5 No 2 (2022): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31539/kibasp.v5i2.3899
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai sosial dalam novel Bidadari Berbisik karya Asma Nadia dan mendeskripsikan implikasi dalam novel Bidadari Berbisik karya Asma Nadia dalam pembelajaran teks novel. Metode yang digunakan adalah analisis isi dengan jenis penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan novel Bidadari Berbisik karya Asma Nadia adalah sebagai berikut: pertama, (1) nilai cinta kasih terdapat 9 satuan peristiwa (2) nilai tolong menolong terdapat 5 satuan peristiwa (3) nilai kepedulian terdapat 9 satuan peristiwa (4) nilai empati terdapat 10 satuan peristiwa. Kedua, Implikasi dari hasil penelitian ini adalah dalam bentuk RPP dan Materi Ajar Teks Novelimpulan, nilai-nilai sosial yang paling dominan dalam novel Bidadari Berbisik karya Asma Nadia adalah nilai empati. Kata kunci: Nilai-nilai sosial, Novel
Nilai-Nilai Pendidikan Karakter dalam Novel Sepatu Dahlan Karya Khrisna Pabichara
Ani Diana;
Ida Ayu Wulandari;
Dessy Saputry
Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran) Vol 5 No 2 (2022): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31539/kibasp.v5i2.3480
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan karakter dalam novel Sepatu Dahlan karya Khrisna Pabichara. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, yaitu dengan melakukan analisis terhadap nilai-nilai pendidikan karakter yang terdapat dalam novel Sepatu Dahlan karya Khrisna Pabichara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai pendidikan karakter dalam novel Sepatu Dahlan karya Khrisna Pabichara terdiri atas: 1) Nilai karakter dalam hubungannya dengan Tuhan (religius) 31 kutipan; 2) Nilai karakter dalam hubungannya dengan diri sendiri (moral) 52 kutipan; 3) Nilai karakter dalam hubunganya dengan sesama (sosial) 33 kutipan, dan; 4) Nilai karakter dalam hubungannya dengan lingkungan 4 kutipan. Adapun nilai pendidikan karakter yang paling banyak terdapat dalam novel Sepatu Dahlan karya Khrisna Pabichara adalah nilai karakter dalam hubungannya dengan diri sendiri (moral) dan yang paling sedikit adalah nilai karakter dalam hubungannya dengan lingkungan. Banyaknya nilai-nilai pendidikan karakter yang terkandung di dalam novel ini sehingga sangat cocok untuk dijadikan sebagai bahan pembelajaran sastra di sekolah. Kata kunci: Nilai-nilai, Pendidikan Karakter, Novel
Agresivitas Karakter Utama dalam Film The Departed oleh William Monahan
Arya Yoga Swara Sumantri;
Zuriyati Zuriyati;
Saifur Rohman
Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP) Vol 6 No 1 (2022): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31539/kibasp.v6i1.4109
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji jenis-jenis tindakan agresif pada manusia. Film adalah satu karya sastra yang sangat penting karena permasalahan yang terjadi dalam film dapat dianalisis dengan penelitian psikologi ilmiah. Penelitian ini akan menggunakan teori agresivitas untuk menemukan agresivitas karakter dalam film, Penelitian ini difokuskan pada agresivitas karakter dalam film dilihat dari gejala dan perlakuan karakter tersebut sepanjang film. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik analisis isi. Langkah-langkah penelitian adalah sebagai berikut: Persiapan; Menyimak film The Departed untuk memahami karakternya. Kemudian pengumpulan data; Peneliti mengumpulkan data untuk menemukan tokoh utama dan mengidentifikasi data berupa perlakuan agresif yang merupakan ciri-ciri kepribadian tokoh. Dan kemudian analisis data; Dalam menganalisis data, peneliti mengumpulkan data dan mengidentifikasi data terkait tindakan agresif. Temuan dari penelitian ini adalah ada delapan jenis agresivitas yang ditemukan pada karakter utama dalam film The Departed. Kata Kunci : Agresivitas, Kepribadian, karya sastra.