cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP)
ISSN : 2597520X     EISSN : 25975218     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 210 Documents
Penanda Kesantunan Berbahasa Pelaku Wisata: Kajian Sosiopragmatik Elza Leyli Lisnora Saragih; Maya Lestari Sirait
Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP) Vol 6 No 1 (2022): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kibasp.v6i1.4804

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai penanda kesantunan para pelaku wisata di Kota Parapat, Danau Toba. Kondisi masyarakat multietnis secara tidak langsung mempengaruhi model bahasa para pelaku wisata di daerah ini seperti resepsionis, pemandu wisata, penjual souvenir, pegawai hotel, petugas pelabuhan, pedagang dan penyedia jasa lainnya. Untuk itu, kajian sosiopragmatik dengan pendekatan lintas budaya sangat tepat digunakan. Penelitian ini berbentuk kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data dikumpulkan dengan menggunakan observasi, catatan lapangan, simak dan rekam, wawancara mendalam, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan para pelaku layanan wisata menggunakan berbagai penanda kesantunan berbahasa yang dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti situasi keformalan, upaya menjaga perasaan pengunjung, membujuk, menjaga kesantunan serta keuntungan finansial. Tidak jarang pelaku layanan wisata juga menggunakan sapaan kedaerahan makna kiasan dan martarombo sebagai upaya menunjukkan kesantunan. Jadi, pelaku wisata di kota Parapat menggunakan berbagai penanda kesantunan verbal dan non-verbal dalam register pelayanan pariwisata untuk melayani wisatawan. Kata Kunci: Kesantunan Berbahasa, Layanan Wisata, Lintas Budaya
Pergeseran dan Pemertahanan Bahasa Komering Revi Rendika; Ratu Wardarita; Muhammad Ali
Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP) Vol 6 No 1 (2022): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kibasp.v6i1.4822

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gejala pergeseran bahasa Komering dan menentukan langkah pemertahanan bahasa Komering di Desa Gumawang Kecamatan Belitang Kabupaten OKU Timur Penelitian ini fokus pada gejala pergeseran bahasa Komering di Desa Gumawang mengacu pada teori Sumarsono yang ditinjau melalui ranah sikap bahasa, ranah keluarga, ranah ekonomi, ranah migrasi dan ranah sekolah. Selanjutnya langkah pemertahanan bahasa Komering ditinjau dari ranah keluarga, ranah pergaulan dan ranah sikap bahasa mengacu pada teori Downes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gejala pergeseran bahasa Komering mengalami peningkatan di Desa Gumawang yang ditemukan dalam ranah sikap bahasa, ranah keluarga, ranah ekonomi, ranah migrasi dan ranah sekolah. Selain itu juga, langkah pemertahanan bahasa Komering untuk meminimalisasi gejala pergeseran bahasa Komering di Desa Gumawang melalui ranah keluarga, ranah pergaulan dan ranah sikap bahasa. Selain melalui 3 ranah tersebut ditemukan pula langkah pemertahanan bahasa Komering melalui ranah teknologi. Teknologi dinilai mampu mempertahankan bahasa Komering yang dapat dilakukan dengan mudah dan dilakukan oleh siapa saja. Kata Kunci: Pemertahanan Bahasa, Pergeseran Bahasa, Teknologi, Teori Downes, Teori Sumarsono
Penguatan Pendidikan Karakter melalui Pembelajaran Bahasa Indonesia pada Masa Pandemi Covid 19 menuju Era Masyarakat 5.0 Neti Kartini; Ratu Wardarita; Dessy Wardiah
Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP) Vol 6 No 1 (2022): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kibasp.v6i1.4837

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui kondisi pendidikan karakter saat ini dan mendeskripsikan penerapan pendidikan karakter melalui pembelajaran bahasa Indonesia pada masa pandemi Covid 19 dan peralihan era masyarakat 4.0 menuju era masyarakat 5.0. Penelitian ini fokus pada kondisi karakter 33 siswa XI OTKP SMKN 1 Buay Pemuka Bangsa Raja pada masa pemulihan pandemi Covid 19. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi pendidikan karakter pada masa pemulihan pandemi Covid 19 menunjukkan penurunan karakter (banyak karakter tidak baik). Berbanding terbaik dengan perkembangan teknologi yang berlangsung cepat sebagai solusi untuk mengatasi masalah pendidikan pada masa pandemi Covid 19. Namun, ketidaksiapan menghadapi pandemi Covid 19 menjadi penyebab terjadinya penurunan karakter siswa. Belajar dari ketidaksiapan pandemi Covid 19, pesiapan menuju era masyarakat 5.0 dengan penguatan pendidikan karakter yang bisa diterapkan pada sekolah melalui pembelajaran bahasa Indonesia. Sehingga diharapkan pendidikan karakter dan teknologi bisa berjalan bersama ke arah yang baik. Kata Kunci : Era Masyarakat 5.0, Pandemi Covid 19, Pembelajaran Bahasa Indonesia, Pendidikan Karakter
Eksistensi Makna Verbal dan Non Verbal pada Tradisi Orom Sasadu Sulami Sibua; Anwar Nada
Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP) Vol 6 No 1 (2022): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kibasp.v6i1.4855

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan eksistensi Orom Sasadu, dan makna verbal dan non-verbal pada tradisi Orom Sasadu yang diselanggarakan oleh Masyarakat Sahudi Halmahera Barat, Maluku Utara. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Teknik yang digunakan adalah teknik Observasi, interview, dokumentasi, SLC, dan teknik Catat. Berdasarkan hasil dari peneliti dapat disimpulkan bahwa (1) Sasadu saratakan nilai sosial, religi dan kebudayaan yang dapat menjadi pelajaran bagi generasi berikutnya tentang eksistensi, pandangan hidup dan sistem nilai budaya orang Sahu sebagai suatu masyarakat adat; (2) Tradisi orom sasadu biasanya di isi dengan acara makan bersama dan di hibur dengan nyanyian dan tarian adat masyarakat setempat yang dulunya berlangsung selama sambilan hari, namun kini acara ini hanya dilakukan satu hari saja; dan (3) Ada kemauan dari masyarakat setempat untuk tetap mempertahankan arsitektur rumah sasadu ini beserta tradisi Orom Sasadu. Usaha merenovasi dan melestarikan budaya agar dapat mengangkat kembali spirit atau konsepsi-konsepsi yang memiliki nilai positif dalam adat tersebut terutama terkait makna sosial, moral, kebersamaa, makna religious dan budaya. Kata Kunci: Eksistensi, Makna Verbal dan Nonverbal, Orom Sasadu
Sifat Egois pada 10 Scene Series Layangan Putus Farouq Al Furqon
Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP) Vol 6 No 1 (2022): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kibasp.v6i1.4882

Abstract

Penelitian ini betujuan untuk melihat realitas, representasi dan ideologi egois yang ada pada film layangan putus. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif guna untuk mendeskripsikan realitas, representasi dan ideologi yang ada pada series layangan putus. Penelitian ini menggunakan teori semiotika milik John Fiske. Subjek pada penelitian ini adalah 10 scane yang terdapat pada series layangan putus. Hasil dari penelitian ini pada level realitas egois digambarkan dengan pemeran yang dalam keadaan ingin menang sendiri dan memikirkan dirinya sendiri. Untuk kode representasinya ditunjukkan dengan pengambilan gambar pada film tersebut sehingga dapat memperlihatkan ekspresi dan raut muka para pemeran. Pada level representasi ditunjukkan dengan pengambilan gambar pada film tersebut sehingga mengetahui detail pada raut muka dan gerak interaksi karakter dalam film tersebut. Pada level ideologi, egois ditunjukkan dengan bentuk verbal maupun non verbal. Kata Kunci : Analisis Teks Media, Egois, Series
Pendidikan Karakter dalam Pertunjukkan Seni Teater “Bangku Kayu dan Kamu yang Tumbuh di Situ” Sutradara Yusril Edward Zebua; Olin Nita; Ineng Naini
Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP) Vol 6 No 1 (2022): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kibasp.v6i1.4893

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan nilai pendikan karakter yang terkandung dalam pertunjukkan seni teater “Bangku Kayu dan Kamu yang Tumbuh di Situ” Sutradara Yusril. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yang diperoleh melalui teknik dan instrument pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara, dokumentasi, studi pustaka. Teknik validasi dan reliabilitas menggunakan triangulasi sumber, teknik, bahan referensi. Indikator capaiannya memperoleh data nilai-nilai pendidikan karakter yang terkandung dalam seni teater “Bangku Kayu dan Kamu yang Tumbuh di Situ” Sutradara Yusril. Berdasarkan analisis data yang dilakukan, diperoleh hasil penelitian tentang proses pendidikan formal ternyata belum berhasil membangun manusia Indonesia yang berkarakter. Bahkan pendidikan formal telah gagal membangun karakter. Banyak lulusan sekolah dan sarjana yang piawai dalam menjawab soal ujian, berotak cerdas, tetapi mentalnya lemah, penakut, dan perilakunya tidak terpuji. Disinilah juga fungsi pendidikan karakter yang digambarkan oleh pertunjukan karya “Bangku Kayu dan Kamu Yang Tumbuh di Situ” sutradara Yusril, yaitu supaya dapat membenahi moral para penerus bangsa ini. Simpulan, kecerdasan memang penting akan tetapi lebih baik lagi apabila kecerdasan tersebut diiringi oleh moralitas yang baik. Pada dasarnya moralitas adalah suatu disiplin. Semua disiplin mempunyai tujuan ganda yaitu mengembangkan suatu keteraturan tertentu dalam tindak-tanduk manusia dan memberinya suatu sasaran tertentu yang sekaligus juga membatasi cakrawalanya. Kata kunci: Karakter, Pendidikan, Teater, Sekolah
Interfensi dan Integrasi Tuturan pada Penjual dan Pembeli di Pasar Bandung Baru Umi Kholidah; Dessy Saputry; Amy Sabila; Marhamah Marhamah
Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP) Vol 6 No 1 (2022): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kibasp.v6i1.4928

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemakaian bentuk-bentuk interferensi dan integrasi pada tuturan penjual dan pembeli di Pasar Bandung Baru, Kecamatan Adiluwih, Kabupaten Pringsewu. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat bentuk interferensi morfologis, interferensi fonologis, interferensi semantis, interferensi sintaksis, integrasi audial, integrasi visual, integrasi penerjemah konsep, dan integrasi penerjemah langsung. Tuturan yang mengandung interferensi sebanyak 26 bentuk interferensi dan integrasi sebanyak 12 bentuk integrasi. Interferensi yang paling banyak ditemukan adalah interferensi morfologis dan fonologis sedangkan integrasi paling banyak ditemukan adalah integrasi audial dan penerjemah langsung. Simpulan, pemakaian interferensi dan integrasi pada tuturan penjual dan pembeli di Pasar Bandung Baru terdapat interferensi morfologis, fonologis, sintaksis, semantik, sedangkan dalam integrasi audial, visual, penerjemah langsung dan penerjemah konsep. Kata Kunci: Integrasi, Interferensi, Pembeli, Tuturan Penjual
Perkembangan Bahasa Anak Usia Empat Tahun (Tinjauan Psikolinguistik ) Kamiri Kamiri; Sulaeman Agus
Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP) Vol 6 No 1 (2022): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kibasp.v6i1.4950

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Perkembangan anak umur 4-5 tahun Jenis metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus, di mana peneliti berusaha untuk mengetahui bagaimana perkembangan bahasa anak usia empat tahun dalam penelitian ini penulis menggunakan pendekatan penelitian yaitu menggunakan pendekatan kualitatif peneliti sebagai pengolah data mulai dari proses pengumpulan sampai proses analisis data dengan menyediakan tabel analisis tentang perbendaharaan kata dan pelafalan anak usia empat tahun di Desa Karet RT 07/02 Cadas Kabupaten Tangerang Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode simak dan metode cakap. Metode kedua yang digunakan peneliti adalah metode cakap penyediaan data yang ditempuh dalam pengumpulan data itu adalah berupa percakapan antara peneliti dengan informan” Dengan adanya metode cakap ini bertujuan untuk mengetahui berupa percakapan antara subjek dengan peneliti. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan dalam melaksanakan metode cakap ini adalah teknik pancing, karena percakapan yang diharapkan sebagai pelaksanaan metode tersebut hanya dimungkinkan muncul jika peneliti memberi stimulasi (pancingan) pada informan untuk memunculkan gejala kebahasaan yang diharapkan oleh peneliti. dari hasil penelitian pada usia empat tahun, pelafalan kata anak sudah dapat menghasilkan fonem-fonem yang lebih banyak. Kata-kata yang dihasilkan sudah beragam, diantaranya menggantikan fonem, menghilangkan fonem, dan peniruan bunyi seperti meong, gukguk, dan embe. Dalam hal ini, dapat dijelaskan bahwa jumlah perbendaharaan kata yang dikuasai seorang anak berbeda-beda dan sangat bervariasi. Hal tersebut dapat terjadi oleh beberapa faktor, yaitu faktor inteligensi, jenis kelamin, dan kondisi lingkungan keluarga. Kata Kunci: Perkembangan Bahasa Anak, Psikolinguistik
Efektivitas Strategi Lightening the Learning Climate terhadap Kemampuan Menyampaikan Laporan secara Lisan Syaiful Abid
Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran) Vol 6 No 2 (2023): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kibasp.v6i2.5247

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketuntasan siswa kelas VIII SMP Negeri Karang Dapo dalam pembelajaran menyampaikan laporan secara lisan setelah menerapkan strategi pembelajaran Lightening The Learning Climate. Metode yang digunakan adalah Kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen semu. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII yang berjumlah 102 siswa yang terdiri dari 4 kelas. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas VIII.C yang terdiri dari 26 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor pretest adalah 70,69 lebih kecil dari posttest yaitu 77,31. Berdasarkan hasil Uji Hipotesis diperoleh harga menjadi = 2,46. Hasil ini dikonsultasikan dengan t-test (t-tabel dengan N = 26 atau db/df = 25) pada taraf signifikan 5% yaitu 2,06. Hal ini menunjukkan bahwa nilai to lebih besar dari t-test pada taraf signifikansi 5% (2,46 > 2,06). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa hipotesis yang menyatakan kemampuan siswa dalam pembelajaran menyampaikan laporan secara lisan pada siswa kelas VIII SMP Negeri Karang Dapo mencapai ketuntasan setelah menerapkan strategi pembelajaran Lightening The Learning Climate. Kata kunci: Efektifitas, Laporan Lisan, Strategi Pembelajaran Lightening
Modalitas Epistemik dalam Teks Berita Pandemik Virus Corona Ryen Maerina; Miftahulkhairah Anwar; Sri Harini Ekowati
Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP) Vol 6 No 2 (2023): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kibasp.v6i2.3805

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk adalah mendeskripsikan bentuk bahasa dan makna modalitas epistemik dalam teks berita pandemik virus corona pada media berita daring Kompas.com. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan metode analisis isi. Data penelitian mengenai teks berita pandemi virus corona ini adalah kalimat-kalimat atau pernyataan-pernyataan yang mengandung modalitas epistemik yang terdapat dalam teks berita pada media berita daring Kompas.com bulan januari 2020. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu 47 data berupa kalimat-kalimat atau pernyataan-pernyataan yang mengandung modalitas epistemik. Data-data tersebut diklasifikasikan berdasarkan bentuk bahasa yang dianalisis dan maknanya. Simpulan dari penelitian ini yaitu persentase kemunculan modalitas epistemik bermakna ‘kepastian’ lebih dominan dibandingkan kemunculan modalitas epistemik bermakna ‘keteramalan’, ‘keharusan’, dan ‘kemungkinan’. Kata Kunci: Bentuk Bahasa dan Makna, Modalitas Epistemik, Teks Berita