cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP)
ISSN : 2597520X     EISSN : 25975218     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 210 Documents
Nuansa Patriarki dalam Praktik Konsep Sekufu di Dua Novel Karya Habiburrahman El Shirazy Dian Rizky Azhari; Mohamad Yoesoef; Turita Indah Setyani
Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP) Vol 6 No 1 (2022): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kibasp.v6i1.4633

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap kehadiran nuansa patriarki di dalam penggunaan konsep sekufu dalam dua novel Habiburrahman El Shirazy berjudul Cinta Suci Zahrana(CSZ) dan Bidadari Bermata Bening(BBB). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analisis, yang menggunakan bantuan teori arena dan kuasa kapital dari Pierre Bourdieu untuk memetakan pertentangan modal dari masing-masing tokoh yang berkonflik. Selain itu, sebagai landasan teori untuk menganalisis keberadaan nuansa patriarki digunakan konsep peran gender dalam Islam dari Shihab dan Umar.Hasil penelitian menunjukkan bahwa gambaran konsep sekufu pada kedua teks tidak benar-benar mencerminkan kesetaraan di antara laki-laki dan perempuan. Simpulan penelitian ini yaitu tokoh perempuan digambarkan lebih berkualitas dari pada tokoh laki-laki di dalam kedua teks. Namun, kekurangan tokoh laki-lakitersebut ditutupi oleh teks dengan wacana patriarki, yaitu wacana nasab baik dan wacana tubuh perempuan (status perawan tua dan janda). Kata Kunci: Konsep sekufu, Patriarki, Peran gender dalam Islam
Penggunaan Model Reciprocal Teaching terhadap Keterampilan Menulis Teks Cerita Fantasi Hendrisman Hendrisman; Refi Yanis
Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP) Vol 6 No 1 (2022): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kibasp.v6i1.4696

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh penggunaan model reciprocal teaching terhadap keterampilan menulis teks cerita fantasi siswa kelas VII SMPN 2 Kecamatan Guguak. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan metode eksprimen. Populasi penelitian siswa kelas VII SMPN 2 Kecamatan Guguak yang berjumlah 156 siswa. Penarikan sampel menggunakan Teknik purposive sampling yaitu kelas VII2 yang berjumlah 25 siswa dan VII4 yang berjumlah 25 siswa. Instrumen penelitian ini menggunakan tes yaitu tes unjuk kerja. Data dianalisis dengan uji ‘t’ dengan terlebih dahulu melakukan uji normalitas, homogenitas, dan uji hipotesis. Analisis data menunjukkan bahwa, model Reciprocal Teaching berpengaruh dalam pembelajaran menulis teks fantasi di kelas eksperimen. Hal ini dibuktikan adanya peningkatan nilai siswa, yang mana pada waktu prates nilai rata-rata/ mean (X) adalah 71,24. Setelah diterapkan model pembelajaran Reciprocal Teaching dalam proses pembelajaran pada waktu pascates dengan nilai rata-rata/ mean () adalah 86,68. Hal ini dilihat dari hasil perbandingan thitung dengan ttabel (5,099 > 2,064), karena thitung lebih besar dari ttabel maka H1 (Hipotesis alternatif) diterima. Jadi, pembelajaran model pembelajaran Reciprocal Teaching lebih baik dibanding baik digunakan untuk keterampilan menulis teks fantasi. Kata Kunci: model reciprocal teaching, menulis teks fantasi
Pengembangan Model Savikir (Somatic, Audiotory, Visualization, Intellectualy, Kinestetic, Improve, Repetition) untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis Naskah Drama Siswa Kelas XI Muhammad Arafah; Andi Sahruni; Muhlis Muhlis
Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP) Vol 6 No 1 (2022): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kibasp.v6i1.4706

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi masalah pemebelajaran bahasa Indonesia pada tingkat SMA materi darama, dalam hal ini hasil belajar siswa pada bidang studi tersebut, tergolong rendah. Pemilihan model pembelajaran yang tidak sesuai membuat kemandirian belajar siswa sangat kurang. Permasalahan yang diajukan dalam penelitian ini adalah bagaimana keterampilan menulis naskah drama siswa kelas XI SMAN 8 Wajo?, Bagaimana model pembelajaran SAVIKIR yang valid, praktis, dan efektif?, dan Apakah model pembelajaran SAVIKIR dapat meningkatkan keterampilan menulis naskah drama pada siswa kelas XI SMAN 8 Wajo?. Model pembelajran SAVIKIR dikembangkan berdasrkan alur pengembangan plomp, yaitu (1) Investigasi awal, (2) desain, (3) realisasi, (4) tes, (5) implementasi. Komponen model merujuk pada Arend dan Nieveen. Subjek uji coba adalah siswa kelas XI MIPA 1 dan 2 SMAN 8 Wajo tahun pelajaran 2019/2020. Data kevalidan model diperoleh melalui instrument validasi model dan perangkat pembelajaran. Data kepraktisan model diperoleh melalui instrumen keterlaksanaan model, keterlaksanaan pembelajaran, respon siswa, dan respon guru. Data keefektifan model diperoleh melalui instrumen tes hasil belajar siswa, kemandirian belajar, dan tatap muka. Hasil pengembangan diperoleh Model SAVIKIR yang terdiri dari 5 tahap yitu, (1) tahap persiapan (kegiatan pendahuluan), (2) tahap penyampaian (kegiatan inti), (3) tahap pelatihan (kegiatan inti), (4) tahap memperbaiki (imporove), dan (5) tahap penampilan hasil (penutup). Berdasarkan aspek validitasnya, Model SAVIKIR ditinjau dari komponen penyusunannya, pelaksanaan pembelajaran, lingkungan belajar, tugas-tugas pengelolaan, evaluasi, perangkat pembelajaran dan instrumennya termasuk dalam kategori valid. berdasarkan aspek kepraktisan model SAVIKIR ditinjau dari keterlaksanaan model dan pengelolaan pembelajarannya. Berdasarkan aspek keefektifan model SAVIKIR bersifat efektif ditinjau dari aspek hasil belajarnya. Katakunci : Model SAVIKIR, Keterampilan Menulis Drama
Keterampilan Mengkontruksi Teks Eksplanasi Menggunakan Metode Karyawisata Sufia Retti; Poni Ernis; Sri Novita
Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP) Vol 6 No 1 (2022): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kibasp.v6i1.4750

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan keterampilan menulis teks eksplanasi menggunakan metode karyawisata siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Kecamatan Harau. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Populasi penelitian berjumlah 168 orang siswa dengan sampel kelas VIII.4 dengan penarikan sampel menggunakan metode claster random sampling berjumlah 29 siswa. Instrumen penelitian yang digunakan tes, tes yang digunalan adalah tes unjuk kerja dengan meminta siswa untuk membuat teks eksplanasi menggunakan metode karyawisata. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh rata-rata 77 yang berada pada tingkat penguasaan 76-85% dengan kualifikasi baik. Simpulan, menulis teks ekslanasi kurang cocok digunakan menggunakan metode karyawisata dilihat dari hasil kerja siswa dengan rata-rata 77 yang berada pada kualifikasi baik. Kata Kunci: menulis teks eksplanasi, metode karyawisata
Model Pembelajaran Cooperative Teams Games Tournament terhadap Keterampilan Menulis Surat Lamaran Pekerjaan Sri Mures Walef; Ifna Nifriza; Fadilla Taslim; Agnesia Ningrum
Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP) Vol 6 No 1 (2022): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kibasp.v6i1.4881

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh penggunaan model pembelajaran cooperative teams games tournament terhadap keterampilan menulis surat lamaran pekerjaan siswa kelas XII SMA Negeri 1 Mungka. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode eksperimen. Jumlah populasi 106 siswa, penarikan sampel menggunakan purposive sampel sampling, dengan jumlah sampel 50 siswa yang tersebar dari kelas eksperimen 25 siswa dan kelas kontrol berjumlah 25 siswa. Instrumen penelitian ini menggunakan tes unjuk kerja dengan indikator penilaian sistematika surat lamaran pekerjaan dan unsur kebahasaan surat lamaran pekerjaan. Hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa hasil uji t (t-test) dalam kelas eksperimen membuktikan t-hitung dengan t-tabel (4,201>2,064), karena thitung lebih besar dari t-tabel maka H1 (hipotesis alternatif) diterima. Selanjutnya hasil uji t (t-test) dalam kelas kontrol membuktikan t-hitung dengan t-table (2,270>2,064), karena thitung lebih besar dari maka H1 (hipotesis alternatif) diterima. Hasil uji t (t-test) hasil perbandingan t-hitung dengan t-tabel (2,706>2,021), karena t-hitung lebih besar dari t-tabel maka H1 (hipotesis alternatif) diterima. Simpulan, keterampilan menulis surat lamaran pekerjaan berpengaruh kuat dengan menggunakan model pembelajaran cooperative teams games tournament. Kata Kunci: Model Cooperative Teams Games Tournament, Surat Lamaran Pekerjaan
Analisis Pendidikan Karakter pada Buku Pelajaran Bahasa Indonesia Rio Saputra; Hafiz Gunawan
Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP) Vol 6 No 1 (2022): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kibasp.v6i1.4599

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh deskripsi secara lengkap dan mendalam tentang: Pendidikan karakter pada materi ajar sastra dalam buku pelajaran Bahasa Indonesia untuk SD kelas 4. Metode yang digunakan adalah metode analisis isi (content analisys), dengan pendekatan kualitatif. Data dalam penelitian ini adalah pendidikan karakteryang terdapat pada materi ajar sastra. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, Pendidikan karakter pada buku pelajaran bahasa Indonesia untuk SD kelas4 dalam materi ajar sastra sangat beragam. Olah hati sebesar 46% berupa karakter: religius, jujur, amanah, empati, cinta, syukur, keberanian, tanggung jawab, dan hati nurani. Pendidikan karakter olah hati yang tidak ditemukan adalah adil. Olah pikir sebesar 12%, berupa karakter: pengendalian diri, bersikap positif, dan perhatian. Pendidikan karakter yang tidak ditemukan adalah kreatif dan rasa ingin tahu. Olah raga sebesar 24%, berupa karakter: bekerja keras, disiplin, mandiri, dan keuletan. Olah rasa dan karsa sebesar 18% berupa karakter: peduli, gotong royong, komunikatif, kerendahan hati, dan rasa hormat. Pendidikan karakter olah rasa dan karsa yang tidak ditemukan adalah toleransi, nasionalis, dan bijaksana. Deskripsi keragaman pendidikan karakter ini memiliki kewajiban terhadap Tuhan sebesar 3% (2 data), terhadap diri sendiri 34% (26 data), terhadap keluarga 10% (6 data), terhadap masyarakat dan bangsa 29% (17 data), terhadap alam lingkungan 14% (8 data). Simpulan menunjukkan masih terdapat ketimpangan prioritas intensitas pendidikan karakter danbelum terjadinya keseimbangan dalam menumbuh kembangkan pendidikan karakter melalui materi ajar sastra.
Eksistensi Permainan Rakyat Kota Lubuklinggau Nur Nisa'i Muslihah; Tri Astuti
Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP) Vol 6 No 1 (2022): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kibasp.v6i1.3619

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan eksisitensi permaian rakyat di kota Lubuklinggau melalui inventarisasi dan pelestarian folklor sebagian lisan pada masyarakat. Sumber data penelitian diambil dari masyarakat(meliputi orang tua, anak-anak, dan remaja) yang berada di empat kecamatan Kota Lubuklinggau, yaitu Lubuklinggau Barat I, Lubuklinggau Timur I, Lubuklinggau Selatan II, dan Lubuklinggau Utara II. Metode pengumpulan data dengan teknik nontes, berupa wawancara, observasi, dan angket.Hasil penelitian diperoleh data bahwa inventarisasi permainan rakyat yang ada di Kota Lubuklinggau terdapat 22 jenis permaianan, masing-masing kecamatan ada yang memiliki perbedaan dan persamaannamapada jenis permaian rakyatnya, begitupun dengan jumlahjenis permaian rakyat yang masih dikenal dan eksis dimainkan pada masing-masing kecamatan berbeda. Di Lubuklinggau Barat I, terdapat 12 permaian rakyat yang masih dikenal daneksis dimainkan; Lubuklinngau Timur I terdapat 11 permaian rakyat; Lubuklinggau Selatan II terdapat 15 permaian; dan Lubuklinggau Utara II terdapat 7 permaian. Hasil analisis angket tentang eksistensi permaian rakyat di kota Lubuklinggau diperoleh skor persentase rata-rata 86,50% berada dalam kategori Sangat Baik.Dengan demikian, disimpulkan bahwa eksistensi permainan rakyatdi Kota Lubuklinggau berada dalam kategori sangat baik. Kata Kunci: Eksistensi, Folklor Sebagian Lisan, Permainan Rakyat
Representasi Kritik Sosial Kerusakan Lingkungan dalam Film Animasi Princess Mononoke Karya Hayao Miyazaki Rayna Radinka Laksonia; Dimas Satrio Wijaksono
Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP) Vol 6 No 1 (2022): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kibasp.v6i1.4520

Abstract

Saat ini, masalah kerusakan lingkungan merupakan salah satu masalah terbesar yang ada di dunia. Sayangnya tidak semua orang menyadari bagaimana gentingnya permasalahan lingkungan yang saat ini terjadi. Oleh karena itu, film sebagai media penyampai pesan yang dapat diakses dengan mudah oleh berbagai kalangan, saat ini menjadi salah satu media yang digunakan untuk menyampaikan pesan maupun kritik sosial terhadap isu kerusakan lingkungan. Pada penelitian ini peneliti akan menggunakan film animasi Princess Mononoke karya Hayao Miyazaki yang menceritakan bagaimana Ashitaka, San dan hewan hutan lainnya berjuang untuk menyelamatkan hutan dari Lady Eboshi dan pasukannya yang ingin menguasai hutan demi keuntungan mereka sendiri. Penelitian dilakukan untuk melihat bagaimana karakter-karakter pada film ini merepresentasikan hal-hal yang dapat merusak lingkungan sebagai bentuk kritik sosial terhadap kerusakan lingkungan. Metode yang peneliti gunakan pada penelitian ini adalah metode kualitatif dengan teori Semiotika John Fiske yang terbagi menjadi tiga level yaitu level realitas, level representasi, dan level ideologi. Dari penelitian ini, diperoleh hasil yaitu kritik sosial terhadap kerusakan lingkungan dalam film Princess Mononoke diperlihatkan melalui kode ekspresi dan kode perilaku juga tindakan karakter pada level realitas, kemudian pada level representasi diperlihatkan melalui kode kamera dan dialog, lalu pada level ideologi, terlihat karakter pada film ini memiliki ideologi antroposentrisme. Kata Kunci: Film Animasi, Kerusakan Lingkungan, Kritik Sosial, Representasi, Semiotika
Pesan Moral dalam Drama Korea “It’s Okay not to be Okay” Dzannura Syahda; Dimas Satrio Wijaksono
Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP) Vol 6 No 1 (2022): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kibasp.v6i1.4522

Abstract

Drama Korea I’ts Okay Not To Be Okay merupakan drama yang sempat ramai di masyarakat Korea dan Indonesia sesuai survei Nielsen Korea. Drama Korea ini mendapati rating puncak tertinggi dengan jumlah 7,6%. Dama Korea It’s Okay Not To Be Okay juga membawa persoalan mengenai kesehatan mental serta mencoba untuk mencari sisi lain dari pengidap autisme yang diperankan oleh tokoh Moon Sang-tae. Drama Korea ini juga mengemas ceritanya dengan baik menggunakan cerita bergenre romance untuk menarik perhatian lebih banyak seperti kebanyakan film atau drama bergenreromance yang populer di kalangan masyarakat. Seperti drama Korea yang sekarang banyak diminati oleh khalayak. Dalam drama Korea tidak hanya menceritakan mengenai percintaan, persahabatan atau permusuhan saja. Drama Korea tersebut juga mempunyai nilai dan pesan moral untuk khalayak yang menyaksikannya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan analisis semiotika Charles Sanders Peirce yaitu segitiga makna yang di dalamnya terdapat representament, object dan interpretant dengan paradigma konstruktivisme. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa drama Korea It’s Okay Not To Be Okay terdapat pesan moral di dalamnya yaitu berupa menghadapi trauma masa lalu, mempunyai simpati dan empati, kasih sayang orang tua, tidak berbohong, menerima dan menghargai perbedaan, jangan terjebak di zona nyaman, jangan egois, rendah hati, mengungkapkan emosi dan perasaan, hidup harus tetap berjalan, keterbukaan diri dan stigma negatif mengenai autisme. Kata Kunci: Drama Korea, Pesan moral, Semiotika Charles Sanders Peirce
Peningkatan Keterampilan Menulis Cerita Fabel melalui Metode Mind Mapping Ratih Kesumawardhani; Dessy Wardiah; Muhammad Ali
Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP) Vol 6 No 1 (2022): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kibasp.v6i1.4797

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan aktivitas proses dan peningkatan hasil menulis cerita fabel dengan menggunakan metode mind mapping pada siswa kelas VII SMPN OKU. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subjeksiswa kelas VII sebanyak 25 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan metode mind mapping dapat meningkatkan kualitas proses pembelajaran menulis teks cerita fabel dilihat dari adanya perubahan sikap siswa pada beberapa aspek. Aktivitas guru pada siklus I dengan persentase total skor yang diperoleh yaitu 63,84% meningkat menjadi 73,94% pada siklus II. Sedangkan aktivitas siswa pada siklus I dengan persentase total skor yang diperoleh yaitu 78,33% meningkat menjadi 90% pada siklus II. Total nilai keterampilan menulis teks cerita fabel siswa pada siklus I mencapai 1596. Nilai rata-rata siswa secara klasikal yaitu 63,84 dengan persentase ketuntasan klasikal mencapai 32%. Pada siklus II nilai keterampilan menulis cerita fabel mencapai 1940. Nilai rata-rata siswa secara klasikal yaitu 77,6 dengan persentase kentuntasan klasikal mencapai 88%. Kata Kunci: Fabel, Menulis, Mind Mapping