cover
Contact Name
Yusrawati JR Simatupang
Contact Email
yusrawati090992@gmail.com
Phone
+6285260106663
Journal Mail Official
intankemalasari00@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tanggul Krueng Aceh No.34 Rukoh – Darussalam, Banda Aceh 23112
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
TUNAS BANGSA
ISSN : 23550066     EISSN : 2502681X     DOI : -
Core Subject : Education,
Tunas Bangsa Journal is a periodical scientific publication dedicated to lecturers, students and educational observers to disseminate relevant studies, thinks and research results in the field of primary school education, critical study of teaching and learning for primary school, classroom action research on education for children curriculum, learning methods and medias for students, research on teacher and student assessment, and research on the development of primary school teaching and learning. The History of Tunas Bangsa Journal was published by Department of Primary School Education of STKIP Bina Bangsa Getsempena on 2003. Tunas Bangsa Journal was formed on Februari 2012, and began releasing the first time in Volume 1 Number 1 Februari 2014. Any visitor to this site can browse abstracts, read journal contents and download PDF files. E-ISSN: 2502-681X and P-ISSN 2355-0066 Tunas Bangsa Journal has become a CrossRef Member. Numeracy is currently indexed and included in Sinta, Google Scholar, Garuda, etc. And than Elkawnie has H-index 7 in Google Scholarand accredited 4 in Sinta.
Articles 185 Documents
KELAYAKAN BUKU POP UP RANGKAIAN SERI KEGIATAN SISWA TERINTEGRASI PENDEKATAN SAINTIFIK Dyoty Auliya Vilda Ghasya; Gio Mohamad Johan; Lili Kasmini; Pupun Nuryani; Waspodo Tjipto Subroto
Jurnal Tunas Bangsa Vol 6 No 1 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (391.243 KB)

Abstract

This study aims to determine the feasibility of language, presentation and graphical results of the development of pop-up books series of student activities integrated scientific approach to improve environmental problem solving skills for elementary school students in the framework of the 2013 curriculum. This type of research is research and development or R & D (Research and Development) a type of 4-D model that produces a product in the form of a pop up book series of student activities integrated scientific approach. At this stage will review the aspects of language feasibility, presentation and graphics of the development of pop-up books series of student activities integrated scientific approach. Data collection techniques to determine aspects of language feasibility, presentation and graphics of pop-up books series of student activities integrated scientific approach is a check list technique . The instrument used is a check list instrument validating language feasibility, presentation and graphics. Data analysis techniques as a result of filling in the check list instrument validation of language feasibility, presentation and graphics by experts, will be analyzed quantitatively descriptively. The results of the validation of language feasibility, recitation and grammar of pop up books in a series of student activities integrated with the scientific approach are feasible to be applied in learning in elementary schools. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan bahasa, penyajian dan kegrafikan hasil pengembangan buku pop up rangkaian seri kegiatan siswa terintegrasi pendekatan saintifik untuk meningkatkan keterampilan menyelesaikan masalah lingkungan sekitar bagi siswa Sekolah Dasar dalam kerangka Kurikulum 2013. Jenis penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan atau R&D (Research and Development) jenis 4-D model yang menghasilkan produk berupa buku pop up rangkaian seri kegiatan siswa terintegrasi pendekatan saintifik. Pada tahapan ini akan mengulas aspek kelayakan bahasa, penyajian dan kegrafikan pengembangan buku pop up rangkaian seri kegiatan siswa terintegrasi pendekatan saintifik Teknik pengambilan data untuk mengetahui aspek kelayakan bahasa, penyajian dan kegrafikan pengembangan buku pop up rangkaian seri kegiatan siswa terintegrasi pendekatan saintifik adalah teknik check list. Adapun instrumen yang digunakan adalah instrumen check list validasi kelayakan bahasa, penyajian dan kegrafikan. Teknik analisis data hasil pengisian instrumen check list validasi kelayakan bahasa, penyajian dan kegrafikan oleh ahli, akan dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil validasi kelayakan bahasa, pengajian dan kegrafikan buku pop up rangkaian seri kegiatan siswa terintegrasi pendekatan saintifik adalah layak diterapkan dalam pembelajaran di sekolah dasar. Kata Kunci: Kelayakan Buku Pop Up
IMPLEMENTASI PROGRAM ADIWIYATA DALAM RANGKA MENCIPTAKAN SEKOLAH PEDULI DAN BERBUDAYA LINGKUNGAN Arbiana Putri
Jurnal Tunas Bangsa Vol 6 No 1 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (391.586 KB)

Abstract

To protect and decrease the degradation of the environment, improvements are needed in a human lifestyle, so that education becomes an important thing to changing these lifestyles, especially for our next generation. In this case, schools need to enforce the Education for Sustainable Development (EDS) which is part of the Sustainable Development Goals (SDGs) for education and climate change, and the Adiwiyata program is one of its manifestations. Adiwiyata not only protect and reduce the impact of environmental damage, but also can building the character of students and other school components to create a caring and cultured school. Abstrak Untuk melindungi dan mengatasi degradasi yang terjadi di lingkungan, diperlukan perbaikan pada gaya hidup manusianya, sehingga pendidikan menjadi faktor yang penting di dalam mengubah gaya hidup tersebut, terutama generasi muda. Sekolah perlu melaksanakan Education for Sustainable Development (EDS) yang merupakan bagian dari agenda Sustainable Development Goals (SDGs) untuk bidang pendidikan dan perubahan iklim dan program Adiwiyata menjadi salah satu perwujudannya. Selain dapat melindungi dan mengurangi dampak kerusakan lingkungan, program ini juga dapat membentuk karakter para peserta didik dan komponen sekolah lainnya sehingga tercipta sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan. Kata Kunci: Sekolah Adiwiyata, Pendidikan Lingkungan Hidup, Lingkungan
EFEKTIVITAS PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN SAVI PADA PEMBELAJARAN PECAHAN Ade Irfan; Ahmad Nasriadi
Jurnal Tunas Bangsa Vol 6 No 1 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (530.352 KB)

Abstract

Mathematics is one of the lessons that are feared and disliked by students.Many factors cause students do not like math started learning implemented still focuses on the book package and teachers only explain what material there is in the book the package students, the lack of use of models to low ability teachers in implementing a wide variety of learning models. This research aims to knoweffectiveness of SAVI learning model on fractions learning. This research uses a quantitative approach with the research design was quasi-experiments in one-group pretest – postest. The research result showed that SAVI learning model was effective applied in fractions learning where student’ activity for each category was effective,the teacher ability in organizing the instructionin SAVI learning model was effective in every aspect of being in good and very good category, student response for fraction instruction in SAVI learning model was positive, and students’ mastery learning in classical were complete where 26 students (86.67%) has been completed and only 4 students (13.33%) were not complete. Abstrak Matematika merupakan salah satu pelajaran yang ditakuti dan tidak disukai siswa. Banyak faktor yang menyebabkan siswa tidak suka pada matematika mulai daripembelajaran yang dilaksanakan masih berfokus pada buku paket dan guru hanya menjelaskan materi apa yang ada pada buku paket siswa, minimnya penggunaan alat peraga hingga rendahnya kemampuan guru dalam menerapkan berbagai variasi model pembelajaran. Penelitian ini bertujuanuntuk mengetahui keefektifan model pembelajaran SAVIdalam pembelajaran pecahan.Adapun penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan penelitian quasi-eksperimen dengan rancangan penelitian one-group pre-test-post-test design.Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran SAVI efektif diterapkan dalam pembelajaran pecahan dimana aktivitas siswa untuk masing-masing kategori pada setiap RPP adalah efektif, kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran materi pecahan dengan penerapan model pembelajaran SAVI adalah efektif dengan setiap aspek berada pada kategori baik dan sangat baik, respon siswa terhadap pembelajaran pecahan dengan model pembelajaran SAVI adalah positif, dan ketuntasan belajar siswa secara klasikal adalah tuntasdengan 26 siswa (86,67%) tuntas, dan hanya 4 siswa (13,33%) tidak tuntas belajar. Kata Kunci: Efektivitas, Model Pembelajaran SAVI, Pecahan
ANALISIS MODEL PEMBELAJARAN TERHADAP CARA MENGAJAR GURU UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA PADA MATERI PENGGOLONGAN HEWAN DI KELAS V SD NEGERI PANTE CERMIN Musdiani
Jurnal Tunas Bangsa Vol 6 No 1 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.808 KB)

Abstract

The purpose of this study is to figure out the learning model of teacher teaching methods to increase student learning interest in animal classification. This research was conducted at fifth grade students of elementary school. The research problem in this study is how to analyze the teacher learning model to increase students' interest in learning. This research is a descriptive study. The approach used is a qualitative approach. The subjects of this study were teachers and fifth grade students of the Pante Cermin Elementary School in the 2018/2019 academic year that consist of 17 male students and 13 female students. The object of this research is learning models. Data collection techniques in this study are observation, interview, questionnaire and documentation. The data analysis technique used is the Guttman scale. The results of this study are the Low Interest in Student Learning because the teacher does not apply the teaching model while teaching learning process especially when learning material about animal classification. Thus, it can be concluded that teachers rarely apply teaching models during the learning process that finally effect to students’ learning interest. Abstrak Tujuan dari penelitianini adalah untuk mengetahui model pembelajaran terhadap cara mengajar guru untuk meningkatkan minat belajar siswa pada materi penggolongan hewan di kelas V SD Negeri Pante Cermin. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu bagaimana analisis model pembelajaran terhadap cara mengajar guru untuk meningkatkan minat belajar siswa. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian Deskriptif.Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan Kualitatif. Subjek dari penelitian ini adalah Guru dan siswa kelas V SD Negeri Pante Cermin Tahun pelajaran 2018/2019. Siswa-siswi kelas V sebanyak 30 orang, laki-laki berjumlah 17 orang dan perempuan berjumlah 13 orang. Objek penelitian ini adalah model-model pembelajaran.Tehnik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah Observasi, Wawancara, Angket dan Dokumentasi.Dan teknik analisa data yang digunakan adalah skala Guttman. Hasil dari penelitian ini adalah Rendahnya Minat Belajar Siswa dikarenakan guru tidak menerapkan model ajar ketika pembelajaran berlangsung khususnya pada saat belajar materi tentang penggolongan hewan, Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa guru jarang menerapkan model ajar pada saat proses pembelajaran mengakibatkan beberapa siswa yang memiliki minat belajar yang kurang di kelas V SD Negeri Pante Cermin. Kata Kunci: Rendahnya Minat Belajar, Penggolongan Hewan, Deskriptif
PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING LEARNING (CTL) DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENYELESAIKAN SOAL CERITA MATEMATIKA SISWA SEKOLAH DASAR Riza Fatimah Zahrah; Yusuf Suryana
Jurnal Tunas Bangsa Vol 6 No 1 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.663 KB)

Abstract

Background of this research is the result of research in 2013 has been done, that the ability of resolving the question of the story still be difficulties faced by elementary school students on Mathematical subjects. The first difficulty students is difficult to understand the content of the matter of the story are presented. So that would give birth to the next difficulty, the difficulty students to change the math sentence sentence. On stage doing the operation count also students are still experiencing difficulties. The purpose of this research is to gain an overview of the upgrades solve stories and learning motivation of students in the subjects of mathematics. This research was carried out in Kramatmulya Subdistrict Brass Flagship SDN Unggulan Kuningan Kecamatan Kramatmulya Kabupaten Kuningan. This research uses a quantitative approach with a descriptive method, the design used is the non-equivalent control group design. The results showed that the ability of the finish reserved the story increases with n-gain an average of 0.51. Abstrak Latar belakang dari penelitian ini adalah hasil penelitian tahun 2013 yang telah dilakukan, bahwa kemampuan menyelesaikan soal cerita masih menjadi kesulitan yang dihadapi oleh siswa Sekolah Dasar pada mata pelajaran Matematika. Kesulitan pertama siswa adalah sulit memahami konten dari soal cerita yang disajikan. sehingga akan melahirkan kesulitan yang selanjutnya yaitu, siswa kesulitan untuk mengubah kalimat cerita menjadi kalimat matematika. Pada tahap melakukan operasi hitung juga siswa masih mengalami kesulitan. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran tentang peningkatan kemampuan menyelesaikan soal cerita dan motivasi belajar siswa dalam mata pelajaran matematika. Penelitian ini dilaksanakan di SDN Unggulan Kuningan Kecamatan Kramatmulya Kabupaten Kuningan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif, desain yang digunakan ialah non-equivalent control group design. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan menyelesaikan soal cerita meningkat dengan n-gain rata-rata sebesar 0,51. Kata Kunci: Pendekatan CTL, Kemampuan Menyelesaikan Soal Cerita
PENERAPAN MEDIA PUZZLE UNTUK PEMAHAMAN MATERI DAUR HIDUP HEWAN DI SEKOLAH DASAR DENGAN PENDEKATAN SAINS-EDUTAINMENT Safrina Junita; Haris Munandar
Jurnal Tunas Bangsa Vol 6 No 1 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.655 KB)

Abstract

This research was motivated by observations in several elementary schools in Aceh Besar and Banda Aceh that the fourth grade students of elementary school still had a low ability to describe and explain the steps in the life cycle of animals. In addition, the teacher also does not use the media in the learning process of animal life cycle concepts. The purpose of this study is to apply puzzle learning media to students' understanding of animal life cycle material. The results of the study indicate that the results of the application of media puzzles on the subject of animal life cycle can increase the understanding of fourth grade students of SD 69 on the material. This is evidenced by the acquisition of the value of student learning outcomes in the posttest with the percentage of 87.5% of students included in the category "Completed". While at pretest only 10.3% were declared "Completed". The results of the questionnaire showed that students' learning motivation towards the use of puzzle media was very high with the percentage of 89.4% of students stated motivated by the use of puzzle learning media. Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil observasi di beberapa sekolah dasar di Aceh Besar dan Banda Aceh bahwasanya siswa kelas IV SD masih memiliki kemampuan yang rendah dalam mendeskripsikan dan menjelaskan langkah-langkah daur hidup hewan. Selain itu, guru juga tidak menggunakan media dalam proses pembelajaran konsep daur hidup hewan. Tujuan penelitian ini adalah menerapkan media pembelajaran puzzle untuk pemahaman siswa terhadap materi daur hidup hewan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil penerapan media puzzle pada pokok bahasan daur hidup hewan dapat meningkatkan pemahaman siswa kelas IV SD 69 terhadap materi tersebut. Hal ini dibuktikan dengan perolehan nilai hasil belajar siswapadaposttest denganpersentase 87,5% siswatermasukdalamkatagori ”Tuntas”. Sedangkan pada pretest hanya 10,3% yang dinyatakan “Tuntas”.Hasil angket menunjukkan bahwa motivasi belajar siswa terhadap penggunaan media puzzle sangat tinggi dengan persentase 89,4% siswa menyatakan termotivasi dengan penggunaan media pembelajaran puzzle. Kata Kunci: Media Pembelajaran, Daur Hidup Hewan, Puzzle
HUBUNGAN KEDEWASAAN DINI DAN PERILAKU PACARAN TERHADAP KEMATANGAN EMOSI PELAJAR SEKOLAH DASAR Rif’ah Purnamasari
Jurnal Tunas Bangsa Vol 6 No 1 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.966 KB)

Abstract

Adult age is the individual phase reaching maturity of cognition and behavior. Adult age is considered as a development that has entered full or perfect growth after passing through the phases of development. Early maturity is a phenomenon that is created due to the current acceleration of technology and information that affects the behavior of individual age children before reaching cognitive maturity because his age has not reached the adult phase but has behaved like an adult. Dating behavior carried out by elementary school children is not because the child has reached his emotional maturity but a condition that directs a child who is in puberty and is influenced by various stimuli such as television shows, pornographic videos, social media, mobile sophistication and so on so that encourage children to realize their imagination by making connections to the opposite sex. The phase of elementary school children is the child's phase easily imitates what he idolizes. For this reason, the appropriate stimulus given to children is positive impressions that can be a role model for children. Low emotional maturity by making a commitment to the opposite sex causes many factorsthat can harm themselves such as actions that lead to illegal actions, pregnancy outside of marriage and abortion. The long-term impact is that children will lose their future to reach and reach their dreams. AbstrakUsia dewasa adalah fase individu mencapai kematangan kognisi dan perilaku. Usia dewasa dianggap sebagai perkembangan yang sudah memasuki pertumbuhan penuh atau sempurnasetelah melewati fase-fase perkembangan. Kedewasaan dini adalah fenomena yang tercipta diakibatkan oleh arus percepatan teknologi dan informasi yang mempengaruhi perilaku individu usia anak-anak sebelum mencapai kematangan kognisidikarenakan usianya belum mencapai fase dewasa namun sudah berperilaku layaknya orang dewasa. Perilaku pacaran yang dilakukan oleh anak sekolah dasar bukanlah karena anak tersebut sudah mencapai kematangan emosinya namun suatu keadaan yang mengarahkan anak yang sedang dalam masa pubertas serta dipengaruhi oleh berbagai stimulus seperti tayangan percintaan di televisi, video pornografi, media social,kecanggihan handphone dan lain sebagainya sehingga mendorong anak merealisasikan imajinasinya dengan membuat hubungan kepada lawan jenis. Fase anak-anak sekolah dasar adalah fase anak mudah meniru terhadap apa yang diidolakannya. Untuk itu stimulus yang pantas diberikan kepada anak-anak adalah tayangan positif yang dapat menjadi tauladan bagi ank-anak. Kematangan emosi rendah dengan membuat suatu komitmen kepada lawan jenis menyebabkan banyak factor yang dapat merugikan dirinya sendiri seperti perbuatan yang mengarah kepada tindakan asusial, hamil diluar nikah dan aborsi. Dampak jangka panjangnya adalah anak-anak akan kehilangan masa depannya meraih dan menggapai cita-cita. Kunci kunci: Kedewasaan Dini, Perilaku Pacaran, Kematangan Emosi
KAJIAN IMPLEMENTASI PENANAMAN KARAKTER DALAM KURIKULUM 2013 DI KELAS IV SDN 19 KOTA BANDA ACEH cut Marlini; Zaki Al Fuad; Helminsyah
Jurnal Tunas Bangsa Vol 6 No 1 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.398 KB)

Abstract

This research has a goal to obtain factual overview about: study of the cultivation of the character in the 2013 Class IV Curriculum SDN 19 Banda Aceh the school year 2017/2018; Integrate the planting characters in the learning process processed; applying cultural school activities in our daily lives or on grade class IV; and implementation of extracurricular activities in developing students' character values. The instruments used to collect data consisting of, interview, observation and documentation. Observations were made to the students and teachers in all schools in our daily activities which include. While the interview is conducted to the teacher about the implementation of the planting characters in all schools. The results of this research through observation and interviews, after research that: (1) cultivation of character in SDN 19 Banda Aceh, the learning process of teachers instill religious attitudes, polite, reasoned and logical, honest, discipline etc. (2) the activities of everyday life in schools teachers instill salaman cultures forms, forms of behaviour and symbols that related the planting characters; (3) the cultivation of the Character on the extracurricular activities of the values applied are disciplined, friendly, cooperation, responsibility, fostering an attitude of confidence, foster a unyielding stance and not despair. AbstrakPenelitian ini memiliki tujuan untuk memperoleh gambaran faktual mengenai: Kajian penanaman Karakter Dalam Kurikulum 2013 di Kelas IV SDN 19 Kota Banda Aceh tahun ajaran 2017/2018; Mengintegrasikan penanaman karakter dalam proses pembelajaran dikelas; menerapkan budaya sekolah dalam kegiatan atau kehidupan keseharian pada siswa kelas kelas IV; dan pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler dalam mengembangkan nilai-nilai karakter siswa. Penelitian ini merupakan penelitian deskriftif. Intrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data terdiri dari, wawancara, observasi dan dokumentasi. Observasi dilakukan terhadap siswa dan guru yang meliputi kegiatan keseharian disekolah. Sedangkan wawancara dilakukan kepada guru tentang pelaksanaan penanaman karakter disekolah. Hasil penelitian ini melalui Observasi dan wawancara setelah dilakukan penelitian bahwa: (1) Penanaman karakter di SDN 19 Kota Banda Aceh, proses pembelajaran guru menanamkan sikap religius, sopan, dan berfikir logis, jujur, disiplin dan lain sebagainya.( 2) Kegiatan keseharian di sekolah guru menanamkan bentuk budaya-budaya salaman, bentuk perilaku dan simbol-simbol yang terkait penanaman karakter; (3) Penanaman Karakter pada kegiatan ekstrakurikuler nilai-nilai yang diterapkan adalah disiplin, bersahabat, kerjasama, tanggung jawab, menumbuhkan sikap percaya diri, menumbuhkan sikap pantang menyerah dan tidak putus asa. Kata kunci: Penanaman Karakter, Kurikulum 2013
PENGGUNAAN METODE DEMONSTRASI PADA MATERI FUNGSI ALAT TUBUH MANUSIA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA KELAS IV SD PENDEM II SUMBERLAWANG SRAGEN Ayatullah Muhammadin Al Fath
Jurnal Tunas Bangsa Vol 2 No 1 (2015)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.414 KB)

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan rumusan masalah yaitu: Apakah dengan menggunakan metode demonstrasi dapat meningkatkan hasil belajar IPA materi Fungsi Alat Tubuh Manusia pada siswa kelas IV SD Negeri Pendem II Sumberlawang Sragen tahun pelajaran 2011/2012. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah metode demonstrasi dapat meningkatkan hasil belajar IPA materi Fungsi Alat Tubuh Manusia pada siswa kelas IV SD Negeri Pendem II Sumberlawang Sragen tahun pelajaran 2011/2012. Data penelitian ini untuk menginformasikan bahwa ada peningkatan hasil belajar IPA bagi siswa kelas IV dengan penggunaan metode demonstrasi. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan metode observasi, tes, wawancara dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan dalam mengadakan evaluasi penelitian yaitu lembar observasi dan soal tes. Teknik analisis data dengan menggunakan Analysis Interactive Model dari Miles dan Huberman (1992: 20) yang meliputi tahap penggumpulan data, pengelompokan menurut variabel,reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian dari prasiklus sampai siklus ke-dua menunjukkan siswa yang mencapai ketuntasan belajar sebesar 22,73%, siklus I sebesar 40,91%, siklus II sebesar 90,91%. Dengan demikian dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode demonstrasi dapat meningkatkan hasil belajar IPA materi Fungsi Alat Tubuh Manusia siswa kelas IV SD Negeri Pendem II Sumberlawang Sragen tahun pelajaran 2011/2012.
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN GERAK DASAR LOKOMOTOR PADA SISWA SEKOLAH DASAR KELAS V Amirzan
Jurnal Tunas Bangsa Vol 5 No 2 (2018)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (325.46 KB)

Abstract

This study aims to develop locomotor base motion where a matter related to basic human motion. The method used in this study is a development research with reference to the method put forward by Borg and Gall in 1883. Based on the results of product model effectiveness test, empirically proven that the results of product testing in the form of learning model of locomotor base motion for grade V Elementary school students excellent level of effectiveness. The result of t-test according to the result of repetition on the development of locomotor base motion learning model (PGDL) with running, path, jump, jump and crawling indicator which is packaged in simple game of individual nature, paired, team and classic which shows that t-count in both tests is greater than t-table. In other words, this locomotor basic motion learning model is effective to support the learning process of PJOK in grade V. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan gerak dasar lokomotor dimana suatu hal yang berkaitan dengan gerak dasar manusia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan mengacu pada metode yang dikemukakan oleh Borg dan Gall pada tahun 1883. Berdasarkan hasil uji efektifitas produk model, terbukti secara empiris bahwa hasil ujian produk berupa model pembelajaran gerak dasar lokomotorbagi siswa Sekolah Dasar kelas V memiliki tingkat efektifitas yang sangat baik. Hasil uji-tmenurut hasil amatan ulanganterhadap pengembangan model pembelajaran gerak dasar lokomotor (PGDL) dengan indikator lari, jalan, lompat, loncat dan merayap yang dikemas dalam bentuk permainan sederhana yang bersifat perorangan, berpasangan, beregu dan klasikal dimana menujukkan bahwa t-hitungpada kedua tes tersebut lebih besar dari t-tabel. Dengan kata lain, model pembelajaran gerak dasar lokomotor ini efektif untuk menunjang proses pembelajaran PJOK di Sekolah Dasar kelas V. Kata Kunci: pengembangan, pembelajaran gerak dasar lokomotor

Page 8 of 19 | Total Record : 185