cover
Contact Name
Yusrawati JR Simatupang
Contact Email
yusrawati090992@gmail.com
Phone
+6285260106663
Journal Mail Official
intankemalasari00@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tanggul Krueng Aceh No.34 Rukoh – Darussalam, Banda Aceh 23112
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
BUAH HATI
ISSN : 2355102X     EISSN : 25026836     DOI : -
Core Subject : Education,
Buah Hati Journal (e-ISSN 2502-6836 and p-ISSN 2355-102X) is a periodical scientific publication dedicated to lecturers, students and educational observers to disseminate relevant studies, thinks and research results in early childhood education.Any visitor to this site can browse abstracts, read journal contents and download PDF files. Buah Hati journal is published twice a year March and September.
Articles 140 Documents
STRATEGI MANAJEMEN KELAS PEMBELAJARAN PENGUCAPAN KATA DALAM BAHASA INGGRIS PADA PESERTA DIDIK USIA DINI DI TK AL FITIYAN ACEH BESAR Sariakin Sariakin; Cut Faizah; Nora Fitria
Jurnal Buah Hati Vol. 10 No. 1 (2023)
Publisher : Department of Early Childhood Education, Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/buahhati.v10i1.2129

Abstract

Penelitian ini bertujuan: (1) untuk mengkaji bagaimana guru TK Alfitiyan menyiapkan strategi manajemen kelas pada proses bembelajaran pengucapan, (2) untuk mengkaji bagaimana guru TK Al fitiyan melakukan strategi manajemen kelas dalam proses pembelajaran pengucapan, dan (3) untuk mengkaji bagaimana guru TK Al fitiyan mengevaluasi hasil strategi manajemen kelas dalam proses pembelajaran pengucapan. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif karena hanya menggambarkan situasi dan kondisi pelaksanaan proses pembelajaran pengucapan hanya dua orang maka guru tersebut diambil sebagai subyek penelitian dan dinamakan sumber data. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan prosedur narasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa guru menyiapkan silabus dan bahan ajar persemeter. Guru menggunakan satu metode dalam proses belajar mengajar metode latihan. Selanjutnya dalam mengevaluasi hasil proses belajar mengajar, guru mengevaluasi peserta didik dengan menggunakan satu macam tes yaitu tes proses berjalan. Tes yang dilakukan berupa secara individual. Berdasarkan hasil penelitian dalam proses belajar mengajar, guru harus menekankan pengajaran cara atau metode yang cukup sesuai untuk tingkat siswa dalam belajar pengucapan.
IMPLEMENTASI METODE ROLE PLAY DALAM PEMBELAJARAN PAI DI PAUD BINAAN BGP ACEH Teti Wahyuni
Jurnal Buah Hati Vol. 10 No. 1 (2023)
Publisher : Department of Early Childhood Education, Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/buahhati.v10i1.2174

Abstract

Kemerosotan moral menjadi masalah besar yang dihadapi bangsa Indonesia saat ini, tidak terkecuali pada Provinsi Aceh. Pendidikan agama saat ini menuai berbagai kritik yang tajam karena ketidakmampuannya dalam menanggulangi berbagai isu penting dalam masyarakat, banyak persoalan baru yang bermunculan sehingga peran kefektifannya dipertanyakan. Perlu metode pembelajaran yang dapat menyiapkan peserta didik untuk dapat memahami, mengimani, bertakwa, berakhlak mulia dan mengamalkan agama islam dari sumber Alquran dan Hadis melalui pengalaman dalam proses belajar yang menyenangkan. Rumusan masalah pada artikel ini adalah bagaimana metode role play dan prosedur penerapan role play dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Tujuan pada artikel ini adalah Memahami prosedur penerapan role play dalam pembelajaran PAI. Kegiatan pembelajaran PAI dengan metode role play dapat memberikan kontribusi dalam mengoptimalisasikan pengembangan pendidikan, meningkatkan ketakwaan kepada yang Maha Kuasa, dan juga diharapkan metode ini dapat diterapkan pada pembelajaran PAI untuk menghasilkan proses pembelajaran yang efektif dan dapat menjadi lulusan yang berkompeten
INTEGRASI METODE DRILL DALAM MATA KULIAH FIQIH ANAK USIA DINI Ayi Teiri Nurtiani; T. Zulfikar; Silahuddin Silahuddin
Jurnal Buah Hati Vol. 10 No. 2 (2023)
Publisher : Department of Early Childhood Education, Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/buahhati.v10i2.2202

Abstract

Kemampuan guru PAUD dalam melafalkan dan melakukan praktek fiqih ibadah dengan tepat adalah sebuah keniscayaan karena mereka akan menerapkannya dalam mengajarkan anak usia dini kelak. Hal ini sangat penting bagi pertumbuhan dan perkembangan anak usia dini, karena tata peribadahan dikenalkan sejak dini agar kelak mereka tumbuh menjadi manusia yang taat, bertakwa, melaksanakan perintah Allah dan menjauhi larangannya. Maka, integrasi metode drill pada mata kuliah fiqih AUD harus dipakai dalam setiap pembelajaran karena sangat bermanfaat besar dalam mengasah keterampilan mahasiswa PG-PAUD baik dalam pelafalan doa-doa dan praktek ibadah meliputi tata cara wudhu, tata cara shalat, tata cara zakat, tata cara puasa dan tata cara haji sebagai calon guru PAUD. Metode penelitian melalui pendekatan mixed method, dengan teknik pengumpulan data menggunakan angket, tes dan observasi serta teknik analisis data menggunakan triangulasi, deskriptif dan statistic sederhana dalam bentuk persentase. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa berasal dari lulusan SMA dan mayoritas mendapatkan pengetahuan agama dari sekolah. Sedangkan pengetahuan dasar dari fiqih ibadah mereka dimana mayoritas dapat melafalkan makhraj dan praktek ibadah seperti wudhu dan shalat, kecuali praktek ibadah haji & umrah. Sedangkan integrasi metode drill dalam mata kuliah fiqih Anak Usia Dini meliputi: 1) penjelasan pengantar materi fiqih Anak Usia Dini; 2) penjelasan dan demonstrasi materi fiqih ibadah; 3) setiap kelompok latihan dalam mempraktekkan fiqih ibadah sesuai dengan materinya masing-masing, sementara yang lain memperhatikan; 4) seluruh mahasiswa latihan bersama-sama dalam mempraktekkan fiqih ibadah dan latihan individu sebagai tugas yang akan dievaluasi hasilnya.AbstractThe ability of PAUD teachers to pronounce and practice religious jurisprudence correctly is a necessity because they will apply it in teaching early childhood children in the future. This is very important for the growth and development of young children, because the rules of worship are introduced from an early age so that in the future they will grow up to be obedient, pious people, carrying out God's commands and avoiding his prohibitions. So, the integration of the drill method in AUD fiqh courses must be used in every lesson because it is very beneficial in honing PG-PAUD students' skills both in reciting prayers and worship practices including ablution procedures, prayer procedures, zakat procedures, fasting and Hajj procedures as a prospective PAUD teacher. The research method uses mixed method, with data collection techniques using questionnaires, test and observations as well as data analysis techniques using triangulation, descriptive and simple statistics in the form of percentages. The research results from the questionnaire showed that the majority of students came from high school graduates and the majority gained religious knowledge from school. Meanwhile, their basic knowledge of religious jurisprudence means that the majority can recite makhraj and worship practices such as ablution and prayer, except for the practice of Hajj & Umrah. Meanwhile, the integration of the drill method in the Early Childhood Education fiqh course includes: 1) an introductory explanation of the Early Childhood Education fiqh material; 2) explanation and demonstration of religious fiqh material; 3) each group exercises in practicing religious jurisprudence according to their respective material, while the others pay attention; 4) all students practice together in practicing religious jurisprudence and individual practice as a task whose results will be evaluated.
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN BERBASIS STEAM DENGAN MEDIA LOOSE PARTS TERHADAP KREATIVITAS ANAK USIA DINI Novita Ananda; Parwoto Parwoto; Sitti Nurhidayah Ilyas
Jurnal Buah Hati Vol. 10 No. 2 (2023)
Publisher : Department of Early Childhood Education, Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/buahhati.v10i2.2276

Abstract

Pembelajaran yang baik yaitu ketika anak terlibat langsung dalam proses pembelajaran dan tidak hanya mengetahui konsep tetapi dapat mengembangkan keterampilan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pembelajaran berbasis STEAM dengan media loose parts terhadap kreativitas anak usia dini. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan desain quasi eksperimen. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 34 orang anak berusia 5-6 tahun. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 16 anak yang terbagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok eksperimen yang berjumlah 8 anak dan kelompok kontrol yang berjumlah 8 anak. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik deskripif dan statistik non parametrik. Setelah pemberian perlakuan, uji Wilcoxon untuk keterampilan kreativitas anak pada kelompok eksperimen menunjukkan nilai sig.(2tailed) sebesar 0,012 < 0,05 artinya terdapat perbedaan keterampilan kreativitas pada kelompok eksperimen sebelum dan sesudah diberi perlakuan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran berbasis STEAM dengan media loose parts efektif terhadap kreativitas anak usia dini.AbstractGood learning is when children are directly involved in the learning process and not only know concepts but can develop skills. This study aims to determine the effectiveness of STEAM-based learning with loose parts media on early childhood creativity. The approach used in this study is a quantitative approach with a quasi-experimental design. The population in this study amounted to 34 children aged 5-6 years. The sample in this study amounted to 16 children divided into 2 groups, namely the experimental group of 8 children and the control group of 8 children. The data analysis techniques used are descriptive statistics and non-parametric statistics. After administering the treatment, the Wilcoxon test for children's creativity skills in the experimental group showed sig values. (2tailed) of 0.012 < 0.05 means that there are differences in creativity skills in the experimental group before and after treatment. Based on the results of the study, it can be concluded that STEAM-based learning with loose parts media is effective for early childhood creativity.
PENGARUH KEGIATAN MELUKIS DENGAN BAHAN ALAM TERHADAP KREATIVITAS ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK ABA AL-BADAR KABUPATEN TAKALAR Elvira Juni Utami; Syamsuardi Syamsuardi; Rusmayadi Rusmayadi
Jurnal Buah Hati Vol. 10 No. 2 (2023)
Publisher : Department of Early Childhood Education, Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/buahhati.v10i2.2288

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui dampak kegiatan melukis dengan bahan alam terhadap kreativitas anak usia 5-6 tahun di TK ABA Al-Badar Kabupaten Takalar. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian Quasi Ekperiment Design. Populasi dalam penelitian ini adalah anak-anak usia 5-6 tahun di di TK ABA Al-Badar Kabupaten Takalar, dengan pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari 32 anak, dimana 16 anak menjadi kelompok eksperimen dan 16 anak menjadi kelompok kontrol. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini meliputi tes, observasi, dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data yang digunakan terdiri dari uji prasyarat dan uji independent sample t-test. Berdasarkan hasil penelitian uji independent sample t-test, diperoleh nilai Equal variances assumed Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 yang kurang dari nilai alpa 0,05, berarti h0 ditolak dan ha diterima yaitu ada perbedaan rata-rata perkembangan kreativitas anak usia 5-6 tahun di TK ABA Al-Badar Kabupaten Takalar. Dari hasil analisis independent sample t-test dapat dibuktikan hipotesis penelitian yang telah dirumuskan yaitu jika ada perbedaan rata-rata kreativitas anak usia 5-6 tahun di TK ABA Al-Badar Kabupaten Takalar maka h0 ditolak dan h1 diterima. Kemudian mengalami peningkatan pada pre-test terdapat 10 anak dengan persentase 62,5% kategori Belum Berkembang (BB), terdapat 6 anak dengan persentase 37,5% masuk ke dalam kategori Mulai Berkembang (MB) dan post-test terdapat 2 anak dengan persentase 12,5% mulai berkembang (MB), 9 anak dengan persentase 56,25% yang berkembang sesuai harapan (BSH), tedapat 5 anak dengan persentase 31,25% berkembang sangat baik (BSB). Disimpulkan bahwa terdapat pengaruh kegiatan melukis dengan bahan alam terhadap kraetivitas anak usia 5-6 tahun di TK ABA Al-Badar Kabupaten Takalar.AbstractThis research was conducted to determine the impact of painting activities using natural materials on the creativity of 5-6-year-old children at TK ABA Al-Badar in Takalar Regency. The research approach used was a quantitative approach with a Quasi-Experimental Design research design. The population in this study consisted of 5-6-year-old children at TK ABA Al-Badar in Takalar Regency, with sample selection using purposive sampling. The sample in this study consisted of 32 children, with 16 children in the experimental group and 16 children in the control group. Data collection techniques in this study included tests, observations, and documentation, while the data analysis technique used consisted of prerequisite tests and independent sample t-tests. Based on the results of the independent sample t-test, a Sig. (2-tailed) value of 0.000 was obtained, which is less than the alpha value of 0.05, meaning that H0 is rejected and H1 is accepted, indicating a difference in the average development of creativity in 5-6-year-old children at TK ABA Al-Badar in Takalar Regency. From the results of the independent sample t-test, it can be confirmed that the research hypothesis, which states that if there is a difference in the average creativity of 5-6- year-old children at TK ABA Al-Badar in Takalar Regency, then Ho is rejected and H1 is accepted. Then there was an increase in the pre-test, there were 10 children with a percentage of 62.5% in the Not Yet Developing (BB) category, there were 6 children with a percentage of 37.5% in the Starting to Develop (MB) category and in the post-test there were 2 children with the percentage 12.5% ​​were starting to develop (MB), 9 children with a percentage of 56.25% were developing according to expectations (BSH), there were 5 children with a percentage of 31.25% developing very well (BSB). It was concluded that there is an influence of painting activities using natural materials on the creativity of 5-6-year-old children at TK ABA Al-Badar in Takalar Regency.
INTEGRASI MEDIA TEKNOLOGI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BAHASA ANAK USIA DINI : SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Andi Irma Sarjani; Syarfuni Syarfuni; Aida Rahmi Nasution
Jurnal Buah Hati Vol. 10 No. 2 (2023)
Publisher : Department of Early Childhood Education, Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/buahhati.v10i2.2304

Abstract

Mengintegrasikan media teknologi informasi dalam pembelajaran bahasa dapat menghasilkan informasi terbaru untuk meningkatkan keterampilan dan penguasaan bahasa khususnya pada anak usia dini. Metode penelitian menggunakan Systematic Literature Review. Pengumpulan data dilakukan dengan mendokumentasi dan mereview semua artikel terkait pendidikan masa 2018 –2023. Artikel yang digunakan pada penelitian ini sebanyak 36 artikel jurnal nasional dan terakreditasi yang diperoleh dari Google Scholar, Research Gate, SINTA, DOAJ. Berdasarkan penelitian ini diperoleh data bahwa integrasi media berbasis teknologi dalam pembelajaran dapat menciptakan ketertarikan anak usia dini, menarik perhatian, membuat anak lebih senang dan termotivasi untuk belajar dan mempercepat penguasaan bahasa.AbstractIntegrating information technology media in language learning can produce the latest information to improve language skills and mastery, especially in early childhood. The research method used Systematic Literature Review. Data collection was carried out by documenting and reviewing all articles related to education during 2018-2023. The articles used in this study were 36 national and accredited journal articles obtained from Google Scholar, Research Gate, SINTA, DOAJ. Based on this research, it is found that the integration of technology-based media in learning can create early childhood interest, attract attention, make children happier and more motivated to learn and accelerate language acquisition.
UPAYA PENINGKATAN KEMAMPUAN NATURALIS DENGAN PENGGUNAAN MEDIA BAHAN ALAM PADA ANAK KELOMPOK B DI TK SATU ATAP SD LAMBIRAH ACEH BESAR Lili Kasmini; Khairun Nisak; Riza Oktariana
Jurnal Buah Hati Vol. 10 No. 2 (2023)
Publisher : Department of Early Childhood Education, Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/buahhati.v10i2.2316

Abstract

Kecerdasan naturalis adalah keahlian mengenali dan mengatagorikan spesies yaitu flora dan fauna di lingkungan sekitar, mengenali keberadaan spesies, memetakan hubungan antar spesies. Kecerdasan ini juga meliputi kepekaan pada fenomena alam lainnya(misalnya:formasi awan dan gunung-gunung), dan bagi mereka yang dibesarkan di lingkungan perkotaan, kemampuan membedakan benda tak hidup, seperti mobil, sepatu karet, dan sampul kaset.Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu bagaimanakah upaya menigkatkan kemampuan naturalis anak melalui media bahan alam di TK Satu Atap SD Lambirah Aceh Besar. Tujuannya adalah untuk mengetahui bagaimanakah upaya menigkatkan kemampuan naturalis anak melalui media bahan alam di TK Satu Atap SD Lambirah Aceh Besar. Metode yang digunakan yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Istrumen yang digunakan adalah lembar observasi. Lembar observasi adalah kegiatan mengamati aktivitas anak untuk memperoleh data tentang kegiatan mencocok gambar. Jumlah sampel adalah 10 anak dan data peneliti dianalisis dengan menggunakan rumus persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada gambaran observasi aktivitas anak pada siklus I jumlah perolehan dengan kategori belum berkembang 40% (4 anak), kategori mulai berkembang 20% (2 anak) kategori berkembang sesuai harapan 20% (2 anak) dan kategori berkembang sangat baik 20% (2 anak). Sedangkan siklus II tidak ada kategori belum berkembang 10% (1 anak), mulai berkembang 10% (1 anak), kategori berkembang sesuai harapan adalah 10% (1 anak) kategori berkembang sangat baik adalah 70% (7 anak). Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan media bahan alam dapat meningkatkan kemampuan naturalis anak kelompok B di TK Satu Atap SD Lambiran Aceh Besar.AbstractNaturalist intelligence is the skill of recognizing and categorizing species, namely flora and fauna in the surrounding environment, recognizing the existence of species, mapping the relationship between species. This intelligence also includes sensitivity to other natural phenomena (eg: cloud formations and mountains), and for those who grew up in an urban environment, the ability to distinguish non-living objects, such as cars, rubber shoes, and cassette covers. namely how to improve children's naturalist abilities through the media of natural materials in One Roof Kindergarten SD Lambirah Aceh Besar. The aim is to find out how to improve children's naturalist abilities through the media of natural materials in the One Roof Kindergarten of SD Lambirah Aceh Besar. The method used is Classroom Action Research (CAR). The instrument used is an observation sheet. Observation sheet is an activity to observe children's activities to obtain data about matching pictures. The number of samples was 10 children and the researcher's data were analyzed using the percentage formula. The results showed that in the description of the observation of children's activities in the first cycle the number of acquisitions was in the undeveloped category of 40% (4 children), the category began to develop 20% (2 children) the category developed as expected 20% (2 children) and the category developed very well 20 % (Two children). While the second cycle there is no category not yet developed 10% (1 child), starting to develop 10% (1 child), developing category as expected is 10% (1 child) very well developing category is 70% (7 children). Based on these data, it can be concluded that using natural materials media can improve the naturalist abilities of group B children in One Roof Kindergarten, Lambiran Elementary School, Aceh Besar.
PENGARUH MODEL GUIDE INQUIRY LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN KERJA SAMA ANAK DI RA TRI PUTRI KOTA MAKASSAR Ahmad, Annisa; Syamsuardi, Syamsuardi; Amal, Aziza
Jurnal Buah Hati Vol. 11 No. 1 (2024)
Publisher : Department of Early Childhood Education, Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/buahhati.v11i1.2297

Abstract

Pembelajaran guided inquiry bisa menstimulasi karakter sosial anak menggunakan pemikiran yg kritis, marajuk pada beberapa penelitian di atas membuktikan bahawa bagaimana model pembelajaran inkuiri terbimbing dapat meningkatkan kemampuan kooperatif anak dalam proses pembelajaran.penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran terbimbing terhadap kemampuan kooperatif anak di RA Tri Putri Makassar. Penelitian ini memakai metode penelitian kuantitatif melalui Quasi Experimental Design. 30 anak berpartisipasi dalam penelitian ini.. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini meliputi eksperimen, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari pre-test dan independent sample t-test. Berdasarkan hasil uji independent sample t test, equal variance diasumsikan Sig. (dua sisi) adalah 0,000, kurang dari nilai alpha 0,05, yang berarti h0 tertolak dan ha diterima, yaitu ada perbedaan rata-rata kemampuan kooperatif anak di RA Tri Putri Makassar dan Tri Putri Makassar. Hasil analisis independent sample t-test dapat menunjukkan bahwa hipotesis penelitian yang dikemukakan adalah jika RA Tri Putri Makassar dan TK Tri Putri Makassar terdapat perbedaan rata-rata kemampuan kerjasama anak. , yaitu model pembelajaran terbimbing berpengaruh terhadap kooperatif siswa RA Tri Putri Makassar.AbstractGuided inquiry learning can stimulate children's social character using critical thinking, based on several studies above, it proves that the guided inquiry learning model can improve children's cooperative abilities in the learning process. This research aims to determine the effect of the guided learning model on children's cooperative abilities in RA. Tri Putri Makassar. This research uses quantitative research methods through Quasi Experimental Design. 30 children participated in this research. Data collection techniques in this research included experimentation, observation and documentation. The data analysis technique used in this research consists of a pre-test and independent sample t-test. Based on the results of the independent sample t test, equal variance is assumed to be Sig. (two-sided) is 0.000, less than the alpha value of 0.05, which means h0 is rejected and ha is accepted, that is, there is a di fference in the average cooperative ability of children at RA Tri Putri Makassar and Tri Putri Makassar. The results of the independent sample t-test analysis can show that the research hypothesis put forward is that RA Tri Putri Makassar and TK Tri Putri Makassar have differences in the average ability of children's cooperation. , , namely the guided learning model has an effect on the cooperativeness of RA Tri Putri Makassar students.
PENGARUH METODE BERMAIN PERAN (ROLE PLAYING) TERHADAP KEMAMPUAN BAHASA EKSPRESIF ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK AL-FATHAN Auliah, Rezki; Herlina, Herlina; Asti, A Sri Wahyuni
Jurnal Buah Hati Vol. 11 No. 1 (2024)
Publisher : Department of Early Childhood Education, Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/buahhati.v11i1.2662

Abstract

Bahasa merupakan salah satu aspek yang harus dikembangkan, aspek perkembangan dasar yang harus dimiliki anak adalah berbahasa dalam hal berbicara, perkembangan berbicara merupakan suatu proses yang menggunakan bahasa ekspresif dalam membentuk arti, maksud dan tujuan berbicara itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Metode Bermain Peran (Role Playing) Terhadap Kemampuan Bahasa Ekspresif Anak Usia Dini. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian Quasi Eksperiment Desain. Populasi dalam penelitian ini adalah 20 orang anak. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 12 anak dengan pembagian 6 anak sebagai kelompok eksperimen dan 6 anak sebagai kelompok kontrol. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan analisis non parametrik. Setelah pemberian perlakuan, uji Wilcoxon untuk Kemampuan bahasa ekspresif anak untuk kelompok eksperimen menunjukkan bahwa sebesar -2,207 dan nilai sig.(2-tailed) sebesar 0,027 < 0,05 jadi dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan bahasa ekspresif anak pada kelompok eksperimen sebelum dan setelah diberikan perlakuan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kemampuan bahasa ekspresif anak yang diberi perlakuan bermain peran pada kelompok eksperimen lebih baik dari kelompok kontrol. Jadi, dapat disimpulkan bahwa bermain peran memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan bahasa ekspresif anak usia 5-6 tahun di TK Al-Fathan.AbstractLanguage is one aspect that must be developed, the basic developmental aspect that children must have is language in terms of speaking, speaking development is a process that uses expressive language to form the meaning, aims and objectives of speaking itself. This research aims to determine the influence of the role playing method on the expressive language abilities of young children. The research approach used is a quantitative approach with a Quasi Experimental Design research type. The population in this study was 20 children. The sample in this study consisted of 12 children, divided into 6 children as the experimental group and 6 children as the control group. The data analysis techniques used are descriptive statistical analysis and non-parametric analysis. After giving treatment, the Wilcoxon test for children's expressive language abilities for the experimental group showed that it was -2.207 and the sig. (2-tailed) value was 0.027 < 0.05 so it can be concluded that there was a difference in children's expressive language abilities in the experimental group before and after given treatment. Based on the research results, it can be concluded that the expressive language abilities of children who were treated with role playing in the experimental group were better than the control group. So, it can be concluded that role playing has a significant influence on the expressive language abilities of children aged 5-6 years at Al-Fathan Kindergarten.
PERAN PENDIDIK DALAM MENERAPKAN KURIKULUM MERDEKA PADA TK ISLAM AL- FALAH JAMBI Yanni anggraini; Zhianta, Astria; Fitri, Anisya; Nurhavivah, Sherli; Sarini, Sarini; Utami, Winda Sherly; Harianja, Sri Indriani
Jurnal Buah Hati Vol. 11 No. 1 (2024)
Publisher : Department of Early Childhood Education, Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/buahhati.v11i1.2708

Abstract

Nadiem Makarim telah meluncurkan kebijakan baru yang memunculkan program bernama Merdeka Belajar. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengevaluasi peran guru dalam implementasi kurikulum merdeka di TK Islam Al-Falah Jambi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan dua orang informan, yaitu kepala sekolah dan seorang guru. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa para pendidik memiliki peranan krusial dalam penerapan kurikulum merdeka di TK Islam Al-Falah. Penerapan kurikulum merdeka di sekolah ini meningkatkan kebahagiaan pendidik dan siswa selama proses pembelajaran. Guru memiliki kebebasan lebih dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka PAUD karena siswa berperan aktif dalam menentukan tema pembelajaran. Siswa diberi kebebasan untuk mengekspresikan ide dan kreativitas mereka. Hasil observasi dan wawancara menunjukkan bahwa kurikulum merdeka berjalan dengan baik dan lancar di TK Al-Falah Jambi. Kegiatan yang dilakukan juga mendukung kemampuan kerjasama antara guru dan siswa, serta mengarahkan perkembangan dan pertumbuhan siswa di TK Al-Falah Jambi.AbstractNadiem Makarim has launched a new policy which has created a program called Merdeka Belajar. This research is intended to evaluate the role of teachers in implementing the independent curriculum at Al-Falah Jambi Islamic Kindergarten. The research method used is qualitative with a phenomenological approach. Data was obtained through observation, interviews and documentation with two informants, namely the school principal and a teacher. The findings of this research indicate that educators have a crucial role in implementing the independent curriculum in the Al-Falah Islamic Kindergarten. The implementation of the independent curriculum in this school increases the happiness of educators and students during the learning process. Teachers have more freedom in implementing the independent PAUD curriculum because students play an active role in determining learning themes. Students are given the freedom to express their ideas and creativity. The results of observations and interviews show that the independent curriculum runs well and smoothly at Al-Falah Kindergarten Jambi. The activities carried out also support the ability to collaborate between teachers and students, as well as directing the development and growth of students at Kindergarten Al-Falah Jambi.