cover
Contact Name
Yusrawati JR Simatupang
Contact Email
yusrawati090992@gmail.com
Phone
+6285260106663
Journal Mail Official
intankemalasari00@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tanggul Krueng Aceh No.34 Rukoh – Darussalam, Banda Aceh 23112
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
BUAH HATI
ISSN : 2355102X     EISSN : 25026836     DOI : -
Core Subject : Education,
Buah Hati Journal (e-ISSN 2502-6836 and p-ISSN 2355-102X) is a periodical scientific publication dedicated to lecturers, students and educational observers to disseminate relevant studies, thinks and research results in early childhood education.Any visitor to this site can browse abstracts, read journal contents and download PDF files. Buah Hati journal is published twice a year March and September.
Articles 140 Documents
DESAIN PENGEMBANGAN BERBICARA ANAK USIA DINI: PERSEPSI GURU DI BANDA ACEH DALAM STRATEGI PEMBELAJARAN Harfiandi, Harfiandi; Helminsyah, Helminsyah; Kasmi, Hendra
Jurnal Buah Hati Vol. 11 No. 2 (2024)
Publisher : Department of Early Childhood Education, Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/buahhati.v11i2.2813

Abstract

Ketika melihat perkembangan anak dalam berbicara, sikap anak terlihat begitu bervariasi dalam berbicara. Sebagian anak terlihat aktif dalam berbicara, malu, heran melihat teman, bahkan memilih tidak berbicara. Oleh karena itu, penelitian ini akan mengevaluasi desain pengembangan berbicara anak usia dini untuk memperoleh persepsi guru dalam strategi pembelajaran. Metode yang digunakan mixed method jenis exploratory design. Subjek penelitian ini adalah 20 guru TK di Banda Aceh. Teknik pengambilan data ini menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria usia guru di atas 22 tahun ke atas dan minimal berpendidikan S1. Teknik pengumpulan data ini menggunakan kuesioner. Teknik pengolahan data digunakan dengan statistik deskriptif sederhana. Hasil penelitian menunjukan bahwa persepsi guru mengenai strategi pembelajaran di Banda Aceh melalui desain pengembangan berbicara anak usia dini layak untuk digunakan. Meskipun beberapa indikator yang diterapkan memiliki alternatif penerapan sebagai konsep starategi pembelajaran. Dengan demikian, hasil penelitian ini menyarankan empat hal yang utama sebagai alternatif dalam pengembangan berbicara anak.AbstractWhen looking at children's development in speaking, children's attitudes seem to vary greatly in speaking. Some children appear active in talking, shy, surprised to see their friends, and even choose not to talk. Therefore, this research will come up with a development design that speaks to young children to obtain teachers' perceptions of learning strategies. The method used is a mixed method type of exploratory design. The subjects of this research were 20 kindergarten teachers in Banda Aceh. This data collection technique uses a purposive sampling technique with the criteria of teacher age above 22 years and at least a bachelor's degree. This data collection technique uses a questionnaire. The data processing technique used is simple descriptive statistics. The results of the research show that teachers' perceptions regarding learning strategies in Banda Aceh through early childhood speech development designs are suitable for use. Although some of the indicators applied have alternative applications as learning strategy concepts. Thus, the results of this study suggest four main things as alternatives in developing children's speaking.
GAMBARAN PROSES PELAKSANAAN KURIKULUM MERDEKA PADA RA PERWANIDA BANDA ACEH Wati, Fatimah; Juwita, Rani Puspa
Jurnal Buah Hati Vol. 11 No. 1 (2024)
Publisher : Department of Early Childhood Education, Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/buahhati.v11i1.2845

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi Kurikulum Merdeka di RA Perwanida Banda Aceh. Riset ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif, yang melibatkan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian dilakukan selama Semester Ganjil Tahun Ajaran 2024/2025, dengan subjek penelitian yang terdiri dari guru-guru di RA Perwanida. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan Kurikulum Merdeka di RA Perwanida telah berhasil meningkatkan minat siswa dan keterlibatan mereka dalam pelajaran. Kurikulum ini diterapkan melalui model pembelajaran sentra, yang mencakup Sentra Main Peran, Sentra Balok, Sentra Persiapan, Sentra Seni dan Olah Tubuh, serta Sentra Seni Kreativitas. Guru-guru di RA Perwanida telah menunjukkan kesiapan yang baik dalam merencanakan dan melaksanakan pembelajaran, dengan memanfaatkan perangkat pembelajaran yang sesuai dan menerapkan evaluasi yang kontinu terhadap perkembangan siswa. Evaluasi pembelajaran dilakukan melalui pengamatan, pencatatan, dan dokumentasi hasil kegiatan, yang memberikan umpan balik penting bagi guru dan orang tua dalam memantau dan meningkatkan perkembangan anak. Secara keseluruhan, implementasi Kurikulum Merdeka di RA Perwanida telah memberikan dampak positif dalam menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan dan bermakna bagi siswa. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan kompetensi guru melalui pelatihan berkelanjutan, peningkatan kolaborasi dengan orang tua, serta inovasi dalam kegiatan pembelajaran. Evaluasi berkelanjutan terhadap implementasi kurikulum juga disarankan untuk memastikan optimalisasi manfaat yang diperoleh dari Kurikulum Merdeka di RA Perwanida.AbstractThis study aims to explore the implementation of the Merdeka Curriculum at RA Perwanida Banda Aceh. The study takes a qualitative method, gathering data through documentation, interviews, and observation. It was conducted during the First Semester of the 2024/2025 Academic Year, with the research subjects comprising the teachers at RA Perwanida. The findings reveal that the implementation of the Merdeka Curriculum at RA Perwanida has successfully enhanced student interest and engagement in the learning process. The curriculum is applied through a center-based learning model, which includes Role-Playing Centers, Block Centers, Preparation Centers, Art and Physical Education Centers, and Creative Art Centers. The teachers at RA Perwanida have demonstrated good preparedness in planning and delivering lessons by utilizing appropriate teaching materials and continuously evaluating student progress. Learning evaluation is conducted through observation, recording, and documentation of activities, providing essential feedback for teachers and parents to monitor and enhance the children's development. Overall, the implementation of the Merdeka Curriculum at RA Perwanida has had a positive impact on creating an enjoyable and meaningful learning experience for the students. This study recommends further development of teacher competencies through continuous training, increased collaboration with parents, and innovation in learning activities. Ongoing evaluation of the curriculum implementation is also suggested to ensure the optimization of benefits derived from the Merdeka Curriculum at RA Perwanida.
STUDI KASUS PERILAKU AGRESIF PADA ANAK USIA DINI Marini, Tria; Sholihah, Mar’atus; Nusir, Lidia
Jurnal Buah Hati Vol. 11 No. 1 (2024)
Publisher : Department of Early Childhood Education, Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/buahhati.v11i1.2851

Abstract

Perilaku agresif adalah luapan emosi yang ditunjukkan dalam bentuk amarah dan kekerasan yang diekspresikan melalui kata-kata (verbal) atau perilaku non-verbal. Anak-anak yang menunjukkan perilaku agresif sejak usia dini cendrung akan terus berperilaku agresif dan berujung pada perilaku antisosial yang berdampak pada masalah perkembangan sosialnya. Tujuan penelitian ini adalah melakukan eksplanasi bentuk-bentuk perilaku agresif yang dilakukan anak usia dini dan penyebab terjadinya perilaku agresif. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan jenis studi kasus tunggal, sumber data didapat dari Rf, guru dan orangtua. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi, jumlah sampel dalam penelitian ini satu orang anak, satu orangtua dan tiga orang guru dan kepala sekolah, dan penelitian ini dilakukan selama enam bulan di sekolah TK PLG. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk-bentuk perilaku agresif anak seperti: merebut paksa milik orang lain, berkata tidak sopan, mencubit dan berkelahi dengan orang lain bahkan mengeluarkan kata-kata yang tidak pantas kepada orang lain, hal ini dipengaruhi oleh pola asuh permisif yang diterapkan oleh orangtua. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa perilaku agresif pada anak disebabkan oleh pola pengasuhan permisif yang menyebabkan anak ketika melakukan tindakan yang salah menjadi hal yang biasa dan benar.AbstractAggressive behavior is an outburst of emotion shown in the form of anger and violence expressed through words (verbal) or non-verbal behavior. Children who show aggressive behavior from an early age tend to continue to behave aggressively and lead to antisocial behavior which has an impact on their social development problems. The aim of this research is to explain the forms of aggressive behavior carried out by young children and the causes of aggressive behavior. This research uses qualitative research with a single case study type, data sources obtained from RF, teachers and parents. Data collection techniques used observation, interviews and documentation, the number of samples in this study was one child, one parent and three teachers and school principals, and this research was conducted for six months at the PLG Kindergarten school. The results of the research show that forms of aggressive behavior in children such as: taking other people's property by force, saying impolite words, pinching and fighting with other people and even uttering inappropriate words to other people, this is influenced by the permissive parenting pattern applied by parent. From the results of this study it can be concluded that aggressive behavior in children is caused by permissive parenting patterns which cause children to commit wrong actions to become normal and correct.
PENGARUH PERMAINAN ULAR NAGA TERHADAP PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK USIA DINI 5-6 TAHUN DI TKIT AL-FITRAH Ubaida, Ida; Hayati, Sholatul; Nurhayati, Is
Jurnal Buah Hati Vol. 11 No. 2 (2024)
Publisher : Department of Early Childhood Education, Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/buahhati.v11i2.2872

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak Permainan Ular Naga terhadap perkembangan psikososial anak usia 5 sampai 6 tahun di TKIT Al-Fitrah. Perkembangan manusia merupakan aspek mendasar dalam tumbuh kembang anak, termasuk kemampuan berinteraksi dengan orang lain, mengelola emosi, dan beradaptasi dengan lingkungan sosial. Penelitian ini merupakan penelitian hubungan kuantitatif dengan metode pengambilan sampel berupa metode probabilitas sampling. 21 anak berpartisipasi dalam penelitian ini. Metode pengumpulan data melalui observasi, angket dan dokumen. Selain itu, metode analisis data berupa pre-test adalah analisis statistik dan kekurangan linier pakai memperuntukkan SPSS terbitan 26. Berdasarkan imbas penelitian, guru TKIT Al-Fitrah akan menggunakan pengaruh permainan melihat ular terhadap sosial. emosi. Perkembangan cerita naga anak usia 5-6 tahun untuk anak usia 5-6 tahun Kegiatan di TKIT Al-Fitrah adalah bermain bersama, mengikuti aturan, bertanya tentang perasaan dan Perkembangan sosial emosional anak usia 5-6 tahun.. Di TKIT Al-Fitrah dari interaksi dengan orang lain, kerjasama, ramah tamah, pengaruh permainan Ular Naga terhadap perkembangan sosial emosional anak usia 5-6 tahun di TKIT Al-Fitrah terlihat sebesar 87,1%.AbstractThe purpose of this study is to determine the influence of dragon snake games on the psychosocial development of early childhood 5-6 years old at TKIT Al-Fitrah. Human development is a fundamental aspect of children's growth and development, including the ability to interact with others, manage emotions, and adapt to the social environment. This study is a quantitative relationship research with a sampling method in the form of a sampling probability method. 21 children participated in the study. The method of data collection is through observation, questionnaires and documents. In addition, the data analysis method in the form of pre-test is statistical analysis and linear regression using SPSS version 26. Based on the results of the research, TKIT Al-Fitrah teachers will use the influence of snake watching games on social. emotion. The development of dragon stories for children aged 5-6 years for children aged 5-6 years Activities at TKIT Al-Fitrah are playing together, following rules, asking about feelings and social-emotional development in children aged 5-6 years. . In TKIT Al-Fitrah from interaction with others, cooperation, friendliness, the influence of the Dragon Snake game on the socio-emotional development of children aged 5-6 years at TKIT Al-Fitrah was seen at 87.1%.
POLA ASUH IBU TERHADAP PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK USIA DINI DI GAMPONG RUKOH KECAMATAN SYIAH KUALA Hanum, Cut Fazlil; Hanum, Latifa
Jurnal Buah Hati Vol. 11 No. 2 (2024)
Publisher : Department of Early Childhood Education, Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/buahhati.v11i2.2698

Abstract

Kesalahan yang sering tidak disadari oleh orang tua dalam mengasuh anak-anaknya, kadang orang tua bersikap terlalu menekan, selalu memerintah, anak harus tunduk dan patuh kemauan orang tua. Hal ini akan berakibat anak tidak percaya diri dan tidak kreatif. Selain itu, orang tua bersikap masa bodoh dan tidak mau tahu terhadap perkembangan sosial anak. Kecenderungan orang tua melakukan pengasuhan anak tanpa memperhatikan perubahan dan perkembangan sosial yang ada. Ada pun yang menjadi tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pola asuh ibu terhadap perkembangan sosial emosional anak Usia Dini di Gampong Rukoh Kecamatan Syiah Kuala. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah 2 orang ibu dan 2 orang anak di Gampong Rukoh. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitin ini adalah observasi dan wawancara. Teknik Analisis Data dalam penelitian ini adalah teknik catat, yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian di peroleh bahwa terdapat sosial emosional anak usia dini di Gampong Rukoh Kecamatan Syiah Kuala, terdapat tiga pola asuh ibu terhadap emosional anak yaitu pola asuh otoriter, pola asuh permisif dan pola asuh demokratis. Pola asuh otoriter adalah cara mendidik anak dengan kepemimpinan otoriter, yaitu mengasuh anak dengan cara yang ketat. Pola asuh permisif adalah pola asuh yang digunakan oleh orang tua dengan menyerahkan segala keputusan pada anak tanpa adanya campur tangan dari orang tua, dan pola asuh demokratis adalah pola asuh yang digunakan orang tua cara saling menghormati atau menghargai pendapat masing-masing. Pada penelitian ini adalah semua pendapat orang tua mengenai pola asuh sama yaitu menerapkan aturan yang tetap, tetapi memberikan kesempatan kepada anak untuk mengeluarkan pendapat. AbstractMistakes that are often not realized by parents in treating their children, sometimes parents are too pressing, always commanding, children must submit and obey the will of parents. This will result in children not being confident and not creative. In addition, parents are ignorant of their children's social development. The tendency of parents to care for children without paying attention to existing social changes and developments. The purpose of this study is to determine the mother's parenting pattern towards the social emotional development of early childhood in Gampong Rukoh, Syiah Kuala District. The data sources in this study were 2 mothers and 2 children in Gampong Rukoh. The data collection techniques used in this research are observation and interview. Data analysis techniques in this study are note-taking techniques, namely data collection, data reduction, data presentation and drawing conclusions. The results of the study found that there is social emotional early childhood in Gampong Rukoh, Syiah Kuala Subdistrict, there are three patterns of mother's parenting towards children's emotional, namely authoritarian parenting, premitive parenting and democratic parenting. Authoritarian parenting is a way of educating children with leadership.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL HEWAN PELIHARAAN MENGGUNAKAN MEDIA AUGMENMENTED REALITY PADA SISWA DISABILITAS GRAHITA RINGAN Bayuningrum, Antasari; Budi, Setia
Jurnal Buah Hati Vol. 11 No. 2 (2024)
Publisher : Department of Early Childhood Education, Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/buahhati.v11i2.2797

Abstract

Penelitian ini menerapkan pendekatan penelitian tindakan kelas untuk meningkatkan kemampuan mengenal hewan peliharaan pada siswa kelas IV Disabilitas Grahita Ringan di SLB Negeri Sungai Bahar. Dengan menggunakan Media Augmented Reality, penelitian dilakukan selama dua siklus dengan empat pertemuan pada setiap siklusnya, melibatkan dua siswa, IN dan TO, sebagai subjek. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam meningkatkan kemampuan mengenal hewan peliharaan kedua siswa, dengan nilai akhir Siklus II masing-masing mencapai 92% dan 96%, keduanya dikategorikan sebagai sangat baik. Media Augmented Reality terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap mengenal hewan peliharaan. Proses pembelajaran terlaksana sesuai rencana dengan kolaborasi yang baik antara siswa, peneliti, dan guru, melibatkan tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi kritis pada setiap siklusnya. Penelitian ini memberikan kontribusi positif terhadap meningkatkan kemampuan mengenal hewan peliharan pada siswa Tunagrahita Ringan.AbstractThis study applies a classroom action research approach to improve the ability to recognize pets in grade IV students with Mild Mental Disabilities at SLB Negeri Sungai Bahar. Using Augmented Reality Media, the study was conducted for two cycles with four meetings in each cycle, involving two students, IN and TO, as subjects. The results of the study showed a significant increase in improving the ability to recognize pets of both students, with the final scores of Cycle II reaching 92% and 96% respectively, both categorized as very good. Augmented Reality Media has proven to be effective in improving students' understanding of recognizing pets. The learning process was carried out according to plan with good collaboration between students, researchers, and teachers, involving the planning stage, implementation of actions, observation, and critical reflection in each cycle. This study makes a positive contribution to improving the ability to recognize pets in students with Mild Mental Disabilities.
THE USE OF SHOW AND TELL (S&T) STRATEGY IN TEACHING VOCABULARY FOR THE KINDERGARTEN TEACHERS Aini, Rizka Marlisa; Fadhilah, Nurul; Amalina, Zahria; Fahmi, Said Miftahul; Andika, Wiwi
Jurnal Buah Hati Vol. 11 No. 2 (2024)
Publisher : Department of Early Childhood Education, Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/buahhati.v11i2.2936

Abstract

This study focuses on enhancing the vocabulary mastery skills of kindergarten teachers by employing the Show and Tell (S&T) method. The research adopts a quantitative approach, specifically utilizing experimental research design. A total of 12 kindergarten teachers from TK Khalifah 3 Banda Aceh participated in this study. Data collection was conducted through pre-tests and post-tests, using multiple-choice questions designed to assess vocabulary mastery. The instruments measured specific indicators, including mastery of standard language, completion of gap sentences, identification of synonyms, and recognition of antonyms. The collected data were analyzed using the T-test formula to determine the effectiveness of the intervention. The findings reveal that the implementation of the Show and Tell (S&T) strategy significantly improved the vocabulary mastery of the teachers involved. This improvement is attributed to the interactive and engaging nature of the S&T method, which encourages teachers to participate actively and develop their language skills in a more meaningful and practical manner. The study concludes that the Show and Tell (S&T) strategy is an effective tool for enhancing vocabulary skills among kindergarten teachers, equipping them with the linguistic proficiency necessary for their teaching roles. This research highlights the importance of innovative teaching methods in professional development and underscores the potential of active learning strategies in improving language skills among educators. Further studies are recommended to explore the long-term impact of the S&T method and its applicability across different educational contexts.
EKSPLORASI ETNOMATEMATIKA MATERI KONSEP GEOMETRI PADA BANGUNAN DAN ALAT-ALAT TRADISIONAL KESEPUHAN CITOREK Asmaarobiyah, Ratu; Riska, Nina; Rosmilawati, Ila
Jurnal Buah Hati Vol. 12 No. 1 (2025)
Publisher : Department of Early Childhood Education, Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/buahhati.v12i1.3022

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi hubungan antara etnomatematika dan budaya di Kesepuhan Citorek Kidul. Etnomatematika sebagai studi terkait penggunaan konsep matematika dalam konteks budaya, memberikan wawasan mendalam tentang kearifan lokal dan identitas komunitas. Melalui pendekatan kualitatif dan metode etnografi, serta teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yakni observasi, wawancara, photovoice dan dokumentasi. Uji keabsahan data menggunakan uji kredibilitas dengan teknik triangulasi data dan menggunakan teknik transferability, dependability dan confirmability serta aplikasi Geogebra. Penelitian ini menganalisis struktur bangunan, seperti rumah adat, leuit, gulunung, hawu dan berok, serta alat-alat tradisional seperti lisung, sair, dulang, haseupan, singkahan, nyiru, sapu awis dan hihid yang mencerminkan nilai-nilai geometris dalam desain dan fungsinya di Kesepuhan Desa Citorek Kidul, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap bangunan dan alat-alat tradisional tidak hanya berfungsi praktis, tetapi juga menyimpan nilai-nilai budaya yang kaya dan mewariskan pengetahuan geometris dari generasi ke generasi. Dengan memahami keterkaitan ini, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pembelajaran matematika yang kontekstual dan relevan, serta berkontribusi pada pelestarian budaya lokal yang semakin terancam oleh modernisasi. Penelitian ini dapat memperkuat integrasi budaya dalam pendidikan matematika, memberikan pengalaman belajar yang lebih bermakna bagi siswa.AbstractThis study explores the relationship between ethnomathematics and culture in Citorek Kidul District. Ethnomathematics as a study related to the use of mathematical concepts in cultural contexts, provides in-depth insights into local wisdom and community identity. Through qualitative approaches and ethnographic methods, as well as data collection techniques in this study, namely observation, interviews, photovoice and documentation. The validity test of the data used a credibility test with a data triangulation technique and used transferability, dependability and confirmability techniques as well as the Geogebra application. This study analyzes building structures, such as traditional houses, leuit, rollunung, hawu, berok, as well as traditional tools such as lisung, sair, dulang, haseupan, singkahan, broom awis, which reflect geometric values in their design and function in Kesepuhan of Citorek Kidul Village, Cibeber District, Lebak Regency, Banten Province. The results of the study show that each traditional building and tool not only functions practically, but also stores rich cultural values and inherits geometric knowledge from generation to generation. By understanding this connection, this research aims to develop a contextual and relevant mathematics learning model, as well as contribute to the preservation of local culture that is increasingly threatened by modernization. This research can strengthen cultural integration in mathematics education, providing a more meaningful learning experience for students.
PROBLEMATIKA PENGIMPLEMENTASIAN KURIKULUM MERDEKA PADA LEMBAGA TAMAN KANAK-KANAK (TK) DI KECAMATAN RAO Fitri, Fitri; Marini, Tria; Yanti, Silvia Novi; Yuli, Cantika Rahma
Jurnal Buah Hati Vol. 12 No. 1 (2025)
Publisher : Department of Early Childhood Education, Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/buahhati.v12i1.3103

Abstract

Implementasi Kurikulum Merdeka di TK Kecamatan Rao masih belum maksimal, salah satunya terlihat pada proses pembelajaran dimana banyak guru TK masih mengalami kesulitan dalam menerapkan pembelajaran berbasis proyek. Kurikulum yang dirancang untuk memberikan kebebasan dan fleksibilitas dalam pembelajaran ini menghadapi berbagai masalah dalam penerapannya. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi dan menganalisis lebih dalam mengenai problematika yang dihadapi oleh pendidik dan lembaga pendidikan TK di Kecamatan Rao dalam menerapkan Kurikulum Merdeka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, melalui wawancara dengan 13 guru perwakilan setiap TK di Kecamatan Rao selama satu bulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa problematika yang terjadi dalam penerapan kurikulum Merdeka ini adalah kurangnya pelatihan bagi pendidik, ketidaksiapan dalam penyediaan sarana-prasarana, serta faktor konteks lokal yang mencakup kondisi sosial, ekonomi, dan kultural yang sangat beragam. Berdasarkan problematika yang ada diperlukan Langkah-langkah strategi yang tepat dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah, sekolah dan Masyarakat, agar kurikulum ini dapat diterapkan secara efektif dan sesuai dengan kondisi local setempat.AbstractThe implementation of the Independent Curriculum in Rao District Kindergartens is still not optimal, one of which is seen in the learning process where many kindergarten teachers still have difficulty in implementing project-based learning. The curriculum designed to provide freedom and flexibility in learning faces various problems in its implementation. This study was conducted to identify and analyze in more depth the problems faced by kindergarten educators and educational institutions in Rao District in implementing the Independent Curriculum. This study uses a qualitative approach, through interviews with 13 representative teachers from each kindergarten in Rao District for one month. The results of the study indicate that the problems that occur in the implementation of the Independent Curriculum are the lack of training for educators, unpreparedness in providing facilities and infrastructure, and local context factors that include very diverse social, economic, and cultural conditions. Based on the existing problems, appropriate strategic steps are needed by involving various parties, including the government, schools and the community, so that this curriculum can be implemented effectively and in accordance with local conditions.
PENGEMBANGAN PROGRAM TAHFIDZ AL-QUR’AN ANAK USIA DINI DI PAUD IK NURUL QURAN ACEH BESAR Nessa, Rahmatun; Rosmiati, Rosmiati; Sofyan, Rahmi; Khalishah, Raisam Mar’atu; Afifufuddin, Afifufuddin
Jurnal Buah Hati Vol. 12 No. 1 (2025)
Publisher : Department of Early Childhood Education, Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/buahhati.v12i1.3154

Abstract

Program tahfidz Al-Qur’an merupakan salah satu pengembangan program yang dilakukan oleh sekolah untuk mendukung penanaman karakter islami pada anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan program tahfidz Al-Qur’an anak usia dini di PAUD IK Nurul Quran Aceh Besar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian adalah satu orang koordinator program tahfidz Al-Qur’an, satu orang guru tahfidz Al-Qur’an, dan satu orang kepala sekolah. Teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Teknik analisis data dilakukan dilakukan melalui tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan program tahfidz Al-Qur’an di PAUD IK Nurul Quran dilakukan melalui 4 tahap. Pertama, perencanaan program tahfidz Al-Qur’an anak usia dini. Kedua, pengorganisasian program tahfidz Al-Qur’an anak usia dini. Ketiga, pelaksanaan program tahfidz Al-Qur’an anak usia dini. Keempat, evaluasi program tahfidz Al-Qur’an anak usia dini.AbstractThe tahfidz Al-Qur’an program is one of the program developments carried out by the school to support the installation of islamic character in early childhood. This research aims to examine the development of early childhood tahfidz Al-Qur’an program at PAUD IK Nurul Quran Aceh Besar. This research used a qualitative approach with a descriptive method. The research subjects were one coordinator of the tahfidz Al-Qur’an program, one tahfidz Al-Qur’an teacher, and one Headmaster. Data collection techniques through observation and interviews. The data analysis technique was conducted in three stages: data reduction, data presentation, and conclusion. The research result show that the development of tahfidz Al-Qur’an program at PAUD IK Nurul Quran was carried out through 4 stages. First, planning for the early childhood tahfidz Al-Qur’an program. Second, organizing the early childhood tahfidz Al-Qur’an program. Third, implementation of the early childhood tahfidz Al-Qur’an program. Fourth, evaluation of the early childhood tahfidz Al-Qur’an program.