cover
Contact Name
Yusrawati JR Simatupang
Contact Email
yusrawati090992@gmail.com
Phone
+6285260106663
Journal Mail Official
intankemalasari00@gmail.com
Editorial Address
STKIP Bina Bangsa Getsempena, Jalan Tanggul Krueng Aceh, No.34, Rukoh, Darussalam, Banda Aceh, 23112
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Visipena
ISSN : 20861397     EISSN : 25026860     DOI : 10.46244/visipena
Core Subject : Education,
Articles to be published on Visipena should follow the focus and scope of this journal. The scope of this journal is Education.
Articles 343 Documents
PENINGKATAN KEMAMPUAN LITERASI INFORMASI BERDASARKAN STANDAR ACRL MELALUI PEMANFAATAN MULTIMEDIA BAGI GURU SEKOLAH DASAR Dyoty Auliya Vilda Ghasya,; Gio Mohamad Johan; Lili Kasmini
Jurnal Visipena Vol 9 No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.284 KB) | DOI: 10.46244/visipena.v9i2.466

Abstract

Information literacy is a skill needed to search, analyze and utilize information. So that information literacy is a very important ability that is owned by a person, especially in the world of education, in this case elementary school teachers because at this time all people are faced with various types of information resources that are developing very rapidly, but not necessarily all the information that is available and created can be trusted and in accordance with the information needs of information seekers. Based on direct observations made by the team proposing the Community Partnership Program (PKM) in partner primary schools found data and information that the information literacy skills of elementary school teachers are still below the standards of the Association of College and Research Libraries (ACRL). This information literacy standard lists a number of abilities used in determining a person's ability to understandinformation. Seeing the problem of information literacy ability of partner elementary school teachers is still below the ACRL standard, the proposer team will utilize multimedia as one solution to improve information literacy skills of partner primary school teachers. The advantage of using multimedia the most prominent is interactivity which means that this media inherently forces users to interact with the material. This interaction varies from the simplest to the complex. This program will be implemented for elementary school teachers in Aceh Besar District. The objectives of this program are (1) through this mentoring activity it is believed that it can increase the repertoire of knowledge of primary school teachers regarding information literacy capacity building programs, (2) Through mentoring activities will improve elementary school teacher information literacy skills based on the standards of the Association of College and Research Libraries (ACRL) through multimedia utilization. (3) Develop the skills of elementary school teachers in designing simple information literacy media that are easy to make and applicable to the learning presented. Abstrak Literasi informasi merupakan suatu keterampilan yang diperlukan untuk mencari, menganalisis dan memanfaatkan informasi. Sehingga literasi informasi merupakan kemampuan yang sangat penting dimiliki seseorang terutama pada dunia pendidikan, dalam hal ini guru sekolah dasar karena pada saat ini semua orang dihadapkan dengan berbagai jenis sumber informasi yang berkembang sangat pesat, namun belum tentu semua informasi yang ada dan diciptakan tersebut dapat dipercaya dan sesuai dengan kebutuhan informasi para pencari informasi. Berdasarkan observasi secara langsung yang dilakukan oleh tim pengusul Program Kemitraan Masyarakat (PKM) pada sekolah dasar mitra ditemukan data dan informasi bahwa kemampuan literasi informasi guru sekolah dasar masih dibawah standar Association Of College and Research Libraries (ACRL). Standar literasi informasi ini berisi daftar sejumlah kemampuan yang digunakan dalam menentukan kemampuan seseorang dalam memahami informasi. Melihat permasalahan kemampuan literasi informasi guru sekolah dasar mitra masih dibawah standar ACRL tersebut, maka tim pengusul akan memanfaatkan multimedia sebagai salah satu solusi untuk meningkatkan kemampuan literasi informasi guru sekolah dasar mitra. Keunggulan dari pemanfaatan multimedia yang paling menonjol adalah interaktivitas yang artinya media ini secara inheren memaksa pengguna untuk berinteraksi dengan materi. Interaksi ini bervariasi dari yang paling sederhana hingga yang kompleks. Program ini akan dilaksanakan pada guru sekolah dasar di Kabupaten Aceh Besar. Adapun tujuan dari program ini adalah (1) Melalui kegiatan pendampingan ini diyakni dapat menambah khasanah pengetahuan guru sekolah dasar mengenai program peningkatan kemampuan literasi informasi, (2) Melalui kegiatan pendampingan akan meningkatkan kemampuan literasi informasi guru sekolah dasar berdasarkan standar Association of College and Research Libraries (ACRL) melalui pemanfaatan multimedia. (3) Mengembangkan keterampilan guru sekolah dasar dalam mendesain media literasi infromasi sederhana yang mudah dibuat dan aplikatif dengan pembelajaran yang disajikan. Kata Kunci: Literasi Informasi, Standar ACRL, Multimedia
EFEKTIVITAS BAHAN AJAR BERBASIS KEARIFAN LOKAL DALAM MODEL PEMBELAJARAN TEKNIK JIGSAW TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS DESKRIPSI Krisna Anggraeni; Devi Afriyuni Yonanda
Jurnal Visipena Vol 9 No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (738.529 KB) | DOI: 10.46244/visipena.v9i2.467

Abstract

The purpose of this study was to describe the effectiveness of a teaching materials based on local wisdom in jigsaw learning model to skill of writing description. The method used in this study is a quasi experimental design with two groups: the experimental class and control class. The results showed differences in the skills of writing description between the two classes. In the control class tend to not experience a significant increase, while the experimental class increased. The average value of the current skill of writing description in control class pretest to post-test by 61.25 to 71.40, increased 15.57% with average value of n-gain 0.274 in low category. Meanwhile, the average value in experimental class pretest to post-test by 61.22 to 83.31, increased 36.08% with average value of n-gain 0.570 in medium category. The difference of gain indicates that a teaching materials based on local wisdom in jigsaw learning model effectively used to improve the skills of writing description. Abstrak Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan keefektifan bahan ajar berbasis kearifan lokal dalam model pembelajaran teknik jigsaw terhadap keterampilan menulis deskripsi. Metode penelitian menggunakan eksperimen kuasi dengan desain dua kelompok yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hasil penelitian menunjukkan pada kelas kontrol cenderung tidak mengalami peningkatan yang signifikan, sedangkan pada kelas eksperimen terjadi peningkatan. Nilai rata-rata keterampilan menulis deskripsi kelas kontrol pada prates 61.25 pascates 71.40 peningkatan sebesar 16.57% dengan rata-rata n-gain 0.274 termasuk kategori rendah. Sementara itu, nilai rata-rata keterampilan menulis deskripsi kelas eksperimen saat prates 61,22 pada pascates menjadi 83,31 peningkatan sebesar 36.08% dengan rata-rata n-gain 0.570 termasuk kategori sedang. Perbedaan peningkatan tersebut mengindikasikan bahwa bahan ajar berbasis kearifan lokal dalam model pembelajaran teknik jigsaw efektif digunakan untuk meningkatkan keterampilan menulis deskripsi. Kata Kunci: Bahan Ajar Berbasis Kearifan Lokal, Model Pembelajaran Teknik Jigsaw, Keterampilan Menulis Deskrispi
PERMAINAN TRADISONAL “KAULINAN BARUDAK” UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERSIKAP EMPATI SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR Fajar Nugraha; Riza Fatimah Zahrah
Jurnal Visipena Vol 9 No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.042 KB) | DOI: 10.46244/visipena.v9i2.468

Abstract

Resolving disputes skills primary school students with their peers in Interaction implanted in school early. Also related with the skill of students for influence it give a positive response to their peers. Today, traditional games “kaulinan barudak” have been left by primary school-aged children .This study aims to to know about an increase in solving disputes skills and is able to provide a positive influence students of fifth grade between students who had conventional learning activities and students who had traditional games in learning activities. Method of research used quasi eksperimen Nonequivalent Pretest-Posttest Control Group Design type. Population in this research was all student of fifth grsde at Elementary School 3 Panawangan and 2 Panawangan. An instrument used in this research was structured observation , field notes , and documentation. Based on the findings in the class, the results of the study stated that solving disputes skills and is able to provide a positive influence students the average score class experiment superior to on the value student average class control and expressed there are significant differences. The outcome of this research giving the meaning of that solving disputes skills and is able to provide a positive influence students student of fifth grade in Elementary School 3 panawangan has been an increase in higher 16,25%. Abstrak Keterampilan menyelesaikan perselisihan siswa sekolah dasar dengan teman sebaya dalam interaksi di sekolah dapat ditanamkan sejak dini. Berkaitan juga dengan keterampilan siswa untuk memberikan pengaruh hal positif terhadap teman sebayanya. Dewasa ini seiring kemajuan teknologi permainan tradisional kaulinan barudak sudah banyak ditinggalkan oleh anak usia SD. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauhmana peningkatan keterampilam menyelesaikan perselisihan dan mampu memberikan pengaruh positif siswa kelas V antara siswa yang kegiatan pembelajarannya konvensional dengan siswa yang kegiatan pembelajarannya menggunakan permainan tradisional. Metode penelitian menggunakan quasi eksperimen dengan bentuk Nonequivalent Pretest-Posttest Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V SDN 3 Panawangan dan SDN 2 Panawangan. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi terstruktur, catatan lapangan, dan dokumentasi. Berdasarkan temuan di lapangan, hasil penelitian menyatakan bahwa keterampilan menyelesaikan perselisihan dan keterampilan untuk memberikan pengaruh positif kelas eksperimen lebih unggul dari pada kelas kontrol dan dinyatakan terdapat perbedaan yang signifikan. Hasil penelitian tersebut memberikan arti bahwa keterampilan menyelesaikan perselisihan dan keterampilan untuk memberikan pengaruh positif siswa kelas V di SDN 3 Panawangan terjadi peningkatan lebih tinggi dengan peningkatan sebesar 16,25%. Kata Kunci: Permainan Tradisonal “Kaulinan Barudak”, Keterampilan Sosial
PENGARUH PERASAAN, KETERTARIKAN DAN KETERLIBATAN TERHADAP MINAT BELAJAR MATA PELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN PESERTA DIDIK PADA SMA PABA BINJAI Andy Hakim; Saiful Amir
Jurnal Visipena Vol 9 No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (428.989 KB) | DOI: 10.46244/visipena.v9i2.470

Abstract

Education problems have had an impact on the quality of education as well as students 'learning achievements, such as inadequate feelings, especially in remote areas, differences in students' feelings between city and village, learning interest and low involvement of students, low teacher quality, and other problems . This research is a quantitative research type of verification research which is a type of research that aims to test the theory or results of previous research, so that the results are obtained that strengthen or abort the results of previous research theories. Kolerasional research aims to find out how the feeling factor (X1), interest (X2) and involvement (X3) influence learning interest (Y). The results showed that the three variables namely Feelings, Interests and Involvement had a significant influence on Learning Interest. Abstrak Permasalahan pendidikan selama ini berdampak pada kualitas pendidikan serta prestasi belajar peserta didik, seperti permasalahan perasaan kurang memadai terutama di daerah terpencil, perbedaan perasaan peserta didik antara kota dan desa , ketertarikan belajar dan keterlibatan peserta didik yang rendah, kualitas guru yang rendah, serta permasalahan lainnya. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif jenis penelitian verifikatif yakni jenis penelitian yang bertujuan untuk menguji teori atau hasil peneltian sebelumnya, sehingga diperoleh hasil yang memperkuat atau mengugurkan teori hasil penelitian sebelumnya. Penelitian kolerasional bertujuan untuk mengetahui bagaimana faktor Perasaan (X1), Ketertarikan (X2) dan Keterlibatan (X3) berpengaruh terhadap Minat Belajar (Y) . Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga variabel yakni Perasaan, Ketertarikan, dan Keterlibatan memberikan pengaruh secara signifikan terhadap Minat Belajar Kata Kunci : Perasaan, Ketertarikan, dan Keterlibatan terhadap Minat Belajar
PENGEMBANGAN MODEL LATIHAN KOMBINASI DRIBBLING DAN SHOOTING DALAM PERMAINAN SEPAKBOLA DI SEKOLAH SEPAKBOLA (SSB) UNIBRAW ’82 MALANG Yulianto Dwi Saputro; Sudarsono; Luthfie Lufthansa
Jurnal Visipena Vol 9 No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (428.989 KB) | DOI: 10.46244/visipena.v9i2.472

Abstract

Football is the most popular sport in the world. Football players must master the basic techniques of Dribbling and Shooting. From the results of preliminary research at the Unibraw soccer school in Malang, the implementation of the Dribbling and Shooting training model has not applied the effective and efficient principle. This study used research and development method instructional development model from Sadiman (2003).. This study aimed to produce a new product in the form of dribbling and passing combination training models in football game speed and agility with base at Unibraw 82 Football School of Malang. The design of research and development of dribbling and shooting combination models there were stages as follows: (1) determining ideas, by collecting information as the idea base to create a concept; (2) writing media scripts product containing shooting practice model sketches; (3) product evaluation; (4) product revision I; (5) prototype product byshooting training models to small groups as well as large groups; (6) prototype try-out; (7) product revision II; and (8) reproduction. Overall the dribbling and shooting combination training model is feasible to implement as a training models for students at Unibraw 82 football school of Malang.The development of dribbling and shooting combination training models in football game with speed and agility base for students at Unibraw 82 football school of Malang there are 10 dribbling and shooting combination training models, these training models can be applied to add training models for the students of Unibraw 82 football school of Malang to overcome the students saturation in training football and add more variation. Abstrak Sepakbola merupakan cabang olahraga paling populer di dunia.Para pemain sepakbola wajib menguasai teknik dasar Dribbling dan Shooting. Dari hasil penelitian awal di sekolah sepakbola Unibraw ‟82 Malang, penerapan model latihan Dribbling dan Shooting belum menerapkan prinsip efektif dan efisien.Model penelitian ini menggunakan penelitian pengembangan (Research and Development)yaitu model pengembangan instruksional dari Sadiman (2003). Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan sebuah produk baru yang berupa model latihan kombinasi dribblingandpassing dalam permainan sepakbola yang di sekolah sepakbola Unibraw ”82 Malang. Perancangan penelitian pengembangan model kombinasi dribbling and shotting terdapat tahapan sebagai berikut: (1) penentuan ide-ide, dengan mengumpulkan informasi sebagai landasan pemikiran untuk membuat suatu konsep; (2) penulisan naskah media (produk), didalamnya berisi sketsa model-model latihan shooting; (3) evaluasi produk, (4) revisi produk I; (5) produk prototipe, dengan memberikan model latihan shooting kepada kelompok kecil maupun kelompok besar; (6) uji coba prototipe; (7) revisi produk II; dan (8) reproduksi. Hasil penelitian ini adalah 10 model latihankombinasi dribbling and shooting dalam permainan sepakbola, model latihan ini dapat diterapkan untuk menambah variasi model latihan siswa sekolah sepakbola Unibraw “82 Malang sehingga kejenuhan siswa dalam latihan mampu teratasi dengan baik. Kata Kunci: Penelitian Pengembangan, Model Latihan Kombinasi Dribbling and Shootting, Variasi
EVALUASI PROGRAM IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 MATA PELAJARAN SEJARAH DI SMA NEGERI PANDEGLANG M. Rosi Siumaparri Djadjas; Kurniawati; Umasih
Jurnal Visipena Vol 9 No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.656 KB) | DOI: 10.46244/visipena.v9i2.473

Abstract

The purpose of this research is to obtain information comprehensively about the implementation of curriculum 2013 subjects history in SMA Negeri Pandeglang. This research uses CIPPmodel. The components that become the focus of this research are 1). Context, consist of program background, program constraints, feasibility study, 2). Inputh, consists of student, teachers, curriculum, infrastructure, financing, academic calender, 3). Process, consists of teacher copetence ;earningactivities in class 4). Product, consisting of sumatif value and formative value of leraners.This research uses qualitative methode combined with quantitative approach. The steps of the research begins by making evaluation criteria, the next stage of making the instrument research, making the instrument grille, data collection, data analysis and conclusions. The instrument validition test uses expert validation, and reliability test. Data collection techniques, using observation technique, interviews, documentation studies, and questionnaires. The result of reseearch show that context competent is in very good criteria, with 100% evaluation, 100 % input component is very good, 75 % good process component, and 100 % excellent product component. Thus, it can be concluded that the 2013 Curriculum implementation of history subjects can run very well. Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh informasi secara komprehensif tentang pelaksanaan program implementasi kurikulum 2013 mata pelajaran sejarah di SMA Negeri Pandeglang. Penelitian ini menggunakan model CIPP. Komponen- Komponen yang menjadi fokus penelitian ini yaitu (1) context, terdiri dari latar belakang program, kendala program, studi kelaikan; (2) input, terdiri dari peserta didik, guru, kurikulum, sarana prasarana, pembiayaan, kalender akademik; (3) process, terdiri dari kompetensi guru, kegiatan pembelajaran di kelas; (4) product, terdiri dari nilai sumatif dan nilai formatif peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang dipadukan dengan pendekatan kuantitatif. Langkah-langkah penelitian diawali dengan membuat kriteria evaluasi, tahap selanjutnya membuat kisi-kisi instrument, membuat instrument penelitian, pengumpulan data, analisis data dan kesimpulan. Uji Validitas instrumen menggunakan triangulasi sumber data. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, studi dokumentasi, dan angket. Hasil penelitian menunjukan bahwa komponen Context berada pada kriteria sangat baik dengan angka evaluasi 100%, komponen input 100 % sangat baik, komponen process 75 % baik, dan komponen product 100 % sangat baik.Sehingga, dapat disimpulkan bahwa impelemntasi Kurikulum 2013 mata pelajaran sejarah dapat berjalan dengan sangat baik dan efektif. Kata Kunci: Evaluasi Program, CIPP, Kurikulum 2013 Mata Pelajaran Sejarah
PENGARUH KOMUNIKASI ORGANISASI DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP MOTIVASI KERJA GURU SMA KATOLIK Agnes Delviana Simangunsong; Matin; Siti Rochanah
Jurnal Visipena Vol 10 No 1 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (816.709 KB) | DOI: 10.46244/visipena.v10i1.481

Abstract

The objective of this research is to obtain information concerning to the effect of organizational communication and job satisfaction toward work motivation in Catholic Senior High Schools at West Jakarta.The research was conducted by using survey method with path analysis in testing hypothesis. In this research, 130 from 192 teachers had selected random sampling. The responders were involved by sending their feedback within the questionnaires.The results showed that: first, there are positive influences between organizational communication and work motivation; second, there are positive influences between job satisfaction and work motivation; third, there are positive influences between organizational communication and job satisfaction. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi mengenai pengaruh komunikasi organisasi dan kepuasan kerja terhadap motivasi kerja di Sekolah Menengah Atas Katolik di Jakarta Barat. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode survei analisis jalur dalam. Dalam penelitian ini, 130 dari 192 guru telah memilih sampel acak. Para responden dilibatkan dengan mengirimkan umpan balik mereka dalam kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: pertama, ada pengaruh positif antara komunikasi organisasi dan motivasi kerja; kedua, ada pengaruh positif antara kepuasan kerja dan motivasi kerja; ketiga, ada pengaruh positif antara komunikasi organisasi dan kepuasan kerja. Kata Kunci: Motivasi Kerja, Kepuasan Kerja, Komunikasi Organisasi
PEWARISAN TARI TAREK PUKAT (TARIAN PESISIR ACEH) DI SANGGAR CUT NYAK DHIEN Fitriani
Jurnal Visipena Vol 10 No 1 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (816.709 KB) | DOI: 10.46244/visipena.v10i1.484

Abstract

The purpose of this research is to study Tarek Pukat Dance as an expression of coastal community life and its inheritance efforts in Cut Nyak Dhien studio. The research method used qualitative method with interdisciplinary approach. The research data was collected by observation, interview, and documentation. The validity check of data using source triangulation, then analyzed using flow reduction, presentation, and data verification The results showed that, Tarek Pukat Dance was created by Yuslizar in 1958. Tarek Pukat describes the activities of fishermen who catch fish at sea tarek means tug whereas trawl is a kind of net used to catch fish. This dance is danced by 13 dancers consisting of 8 femaledancers and 5 male dancers. Dance has 19 motion patterns that are divided into two namely 7 patterns of movement for female dancers and 14 for male dancers movement patterns with various floor patterns for male dancers dancedisari danced women dance with sitting position bersaf. The theme used in this dance is the activity of fishermen who are looking for fish at sea. His companions are Serune Kalee, Geundrang Aceh and Rapa'I and Tarek Pukat dance poems. the clothing used in this dance is very simple from the original grip of Aceh tradition. From the clothing of women dancers Acehnese clothes, long black trousers, songket covering up to the knees and scarves wrapped around the head, ropes of Aceh Pangang, Aceh necklaces and Aceh clothing bros while male dancers wear only black long-sleeved shirts and black trousers wrapped in kebuang and headbands. The property used is fish body, fishing hat and rope as trawl. from the motion of the endangered handler to the closing motion is an expression of the life of the fishermen looking for the fish at sea. So this dance should remain inherited and forwarded to future generations who will come with Inheritance Dance Tarek Pukat through Learning In Studio Cut Nyak Dhien. the existing activities were violated by Cut Nyak Dhien while the first thing involved about the general pattern of the existing training at Cut Nyak Dhien studio were: training schedule in Sanggar, training guidance from the studio coach, making basic movements as warming up, distributing material for training and organizing dance groups . In the process of learning the existence of students, trainers, goals, materials, media methods, embedded values are violated and evaluation. Abstrak Tujuan penelitian ini adalah mengkaji Tari Tarek Pukat sebagai ekspresi kehidupan masyarakat pesisir dan upaya pewarisannya di sanggar Cut Nyak Dhien. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan interdisiplin. Data penelitian dikumpulkan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pemeriksaan keabsahan data menggunakan triangulasi sumber, kemudian dianalisis menggunakan alur reduksi, penyajian, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukan bahwa, Tari Tarek Pukat diciptakan oleh Yuslizar pada tahun1958. Tarek Pukat menggambarkan aktivitas para nelayan yang menangkap ikan dilaut tarek berarti tarik sedangkan pukat adalah alat sejenis jaring yang digunakan untuk menangkap ikan. Tarian ini ditarikan oleh 13 penari yang terdiri dari 8 penari wanita dan 5 penari pria. Tarian ini mempunyai 19 pola gerakan yang dibagi menjadi dua yaitu 7 pola gerakan untuk penari wanita dan 14 untuk pola gerakan penari pria dengan pola lantai bermacam ragam untuk penari lelakisedangkan penari wanita menari dengan posisi duduk bersaf. Tema yang digunakan pada tarian ini yaitu aktivitas masyarakat nelayan yang sedang mencari ikan dilaut. Pengiringnya yaitu Serune Kalee, Geundrang Aceh dan Rapa’I serta syair tari Tarek Pukat. busana yang digunakan dalam tarian ini sangat sederhana dari pakain tradisi Aceh yang sebenarnya.dari pakain penari wanita baju Aceh,celana hitam panjang, songket yang menutup sampai lutut dan selendang yang dililitkan di kepala,tali Pinggang Aceh, kalung Aceh dan bros baju Aceh sedangkan para penari laki-laki hanya menggunakan baju lengan panjang berwarna hitam dan celana panjang berwarna hitam sarung yang di selempangkan kebahu serta ikat kepala. Properti yang digunakan yaitu raga ikan, topi nelayan dan tali sebagai pukat. dari gerak pawang engkot sampain gerak penutup merupakan ekspresi kehidupan para nelayan yang mencari ikan dilaut. Sehingga tarian ini harus tetap diwariskan dan diteruskan kepada generasi penerus yang akan datang dengan Pewarisan Tari Tarek Pukat melalui Pembelajaran Di Sanggar Cut Nyak Dhien. kegiatan yang ada disanggar Cut Nyak Dhien adapun hal yang terlibat pertama mengenai pola umum latihan yang ada pada sanggar Cut Nyak Dhien yaitu: jadwal latihan di Sanggar, bimbingan latihan dari pelatih sanggar, membuat gerakan dasar sebagai pemanasan, pembagain materi untuk latihan dan pembagain kelompok penari. Didalam proses pembelajaran adanya siswa, pelatih,tujuan,materi,metode media,nilai-nilai yang ditanamkan disanggar dan evaluasi. Kata Kunci: Tari Tarek Pukat
MENINGKATKAN KEMAMPUAN KONSENTRASI ANAK ADHD (ATTENTION DEFICIT HYPERACTIVITY DISORDER) USIA 5 - 6 TAHUN DENGAN MENGGUNAKAN ALAT PERMAINAN EDUKATIF (APE) DAN BERBASIS MODIFIKASI PERILAKU : (Mix Method Research di TK Islam PB. Soedirman) Fri Corina Sandrawati; Martini Jamaris; Asep Supena
Jurnal Visipena Vol 10 No 1 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.413 KB) | DOI: 10.46244/visipena.v10i1.485

Abstract

The purpose of this research is to determine the improvement in concentration of ADHD children aged 5-6 years old using Educational Game Tool and based on behavior modification. This research was conducted at the PB Soedirman Islamic Kindergarten. The study was started in October 2018 with 1 study subject. Educational Game Tools which used is building blocks, playdough, puzzle and leggo. Meanwhile the research method used is Single Subject Research, where research is conducted in 3 phases which is Baseline 1 (3 sessions), Intervention (8 sessions) and Baseline 2 (3 sessions).The Qualitative data is obtained through observations using Observation Records.While the quantitative data obtained by comparing the average result score of the Baseline 1, Intervention and Baseline 2.The results of the study prove that the concentration of children with ADHD can be improved through intervention with educational game tools. This is proven by the average results of the total concentration ability score in Baseline 1 is 28.3, decreasing in the intervention phase to 21.75 and in the Baseline 2 phase becomes 20.33, which means the concentration ability of ADHD children is improving.This data is also supported by the lesson distracted focus frequency in the intervention phase and also an increase in theduration on task. The application of behavior modification techniques with prompt (verbal prompt, gestural prompt, physical prompt) and reinforcement (praise, thumbs, high fives) is proven to be an intervention that is able to support improving concentration in ADHD children.This prompt and reinforcement is the teacher's support which is manifested in his attitude to improve the concentration ability of ADHD children. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan konsentrasi anak ADHD yang berusia 5 – 6 tahun dengan menggunakan Alat Permainan Edukatif dan berbasis modifikasi perilaku. Penelitian ini dilaksanakan di TK Islam PB Soedirman Jakarta Timur. Penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober 2018 dengan 1 orang Subjek penelitian. Alat permainan edukatif yang digunakan adalah balok, playdough, puzzle dan leggo. Sementara metode penelitian yang digunakan adalah Single Subject Research, dimana penelitian dilaksanakan dalam 3 fase yaitu Baseline 1 (3 sesi), Intervensi (8 sesi) dan Baseline 2 (3 sesi). Data kualitatif diperoleh melalui hasil pengamatan menggunakan Catatan Observasi. Sedangkan data kuantitaf di peroleh dengan membandingkan skor rata-rata hasil Baseline 1, Intervensi dan Baseline 2. Hasil penelitian membuktikan bahwa konsentrasi anak dengan ADHD dapat ditingkatkan melalui intervensi dengan alat permainan edukatif (APE). Hal ini dibuktikan dengan hasil rata-rata total skor kemampuan konsentrasi pada Baseline 1 adalah 28,3 menurun pada fase intervensi menjadi 21,75 dan pada fase Baseline 2 menjadi 20,33, yang diartikan kemampuan konsentrasi anak ADHD meningkat. Data ini juga di dukung oleh data frekuensi fokus teralihkan berkurang pada fase intervensi dan juga peningkatan durasi fokus saat mengerjakan tugas. Penerapan teknik modifikasi perilaku dengan prompt (verbal prompt, gestural prompt, physical prompt) dan reinforcement (pujian, jempol, tos) terbukti merupakan intervensi yang mampu mendukung peningkatan konsentrasi pada anak ADHD. Prompt dan reinforcement ini merupakan dukungan guru yang diwujudkan dalam sikapnya untuk meningkatkan kemampuan konsentrasi anak ADHD. Kata Kunci: Peningkatan Konsentrasi, Anak ADHD, Alat Permainan Edukatif
PENGARUH KEPRIBADIAN DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA TUGAS GURU SD SWASTA KECAMATAN KELAPA GADING JAKARTA UTARA Yulia Hidayati; I Made Putrawan; Mukhneri Mukhtar
Jurnal Visipena Vol 10 No 1 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.45 KB) | DOI: 10.46244/visipena.v10i1.489

Abstract

This research aimed to investigate the effect of (1) personality, (2) motivation, (3) task performance of teachers in private elementary school subdistrict Kelapa Gading North Jakarta. Survey method with a quantitative-causal approach using Path Analysis Technique was used to in this research. This survey involving 84 teachers as a sample using simple random sampling technique by Slovin formula. The findings of this study indicated: first, there is a positive direct effect of personality toward task performance teachers in school. Second, there is a positive direct effect of motivation toward task performance teachers in school. Third, there is a positive direct effect of personality toward motivation teachers in school. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki efek dari (1) kepribadian, (2) motivasi, (3) tugas kinerja guru pribadi SD Kecamatan Kelapa Gading Jakarta Utara. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan pendekatan kuantitatif-kausal dengan teknik analisis jalur. Survei melibatkan 84 guru sebagai sampel yang menggunakan teknik sampel acak sederhana dengan rumus Slovin. Hasil penelitian menunjukkan: pertama, terdapat pengaruh langsung positif kepribadian terhadap kinerja tugas guru di sekolah. Kedua, terdapat pengaruh langsung positif motivasi terhadap kinerja tugas guru di sekolah. Ketiga, terdapat pengaruh langsung positif kepribadian terhadap motivasi guru di sekolah. Kata Kunci: Kepribadian, Motivasi, Kinerja Tugas