cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. badung,
Bali
INDONESIA
Matrix : Jurnal Manajemen Teknologi dan Informatika
Published by Politeknik Negeri Bali
ISSN : 2088284X     EISSN : 25805630     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 164 Documents
REDESIGN MESIN PENGGILING IKAN TUNA SEBAGAI BAHAN BAKU SATE LILIT DALAM UPAYA MENINGKATKAN PRODUKSI Achmad Wibolo; I Ketut Suherman
Matrix : Jurnal Manajemen Teknologi dan Informatika Vol 5 No 2 (2015): MATRIX - Jurnal Manajemen Teknologi dan Informatika
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah, P3M Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia adalah sebagai Negara Kepulauan, dimana pulau-pulaunya dikeliling oleh laut. Pendudukyang tinggal dipesisir pantai adalah kebanyakan sebagai nelayan. Upaya untuk meningkatkan nilai tambah hasil laut berupa olahan makanan yang disebut adalah sate lilit.Sate lilit merupakan adonan yang terdiri dari ikan tuna yang sudah digiling dengan bumbu khusus, selanjutnya adonan tersebut dilekatkan pada tangkai lalu dilakukan proses pembakaran. Permintaan pelanggan terhadap sate lilit terus meningkat berakibat pada persedian bahan baku ikan tuna yang sudah tergiling juga semakin banyak. Berdasarkan survey yang dilakukan sejumlah warung, proses penggilingan ikan tuna dengan menghancurkan ikan tuna menjadi halus untuk dijadikan bahan baku, setelah itu bahan baku ikan tuna dicampur dengan bumbu yang sudah disediakan, lalu bahan baku ikan tuna dicampur jadi satu menjadi adonan. Setelah itu, bisa langsung di buat sate lilit ikan tuna dengan cara mengambil bahan yang sudah jadi, setengah dari genggaman tangan orang dewasa, lalu ambil tangkai sate ikan lilit dan ambil bahan yang sudah jadi lalu dikepalkan pada tangkai sate lilit, setelah itu sate lilit ikan tuna bisa dipanggang. Mesin penggiling ikan tuna ini menggunakan tenaga penggerak dari motor listrik dengan daya 0,25 Hp, untuk putarannya 1400 rpm. Putaran motor diteruskan menggunakan pully penggerak direduksi melalui v-belt dan menghubungkan pulley yang digerakan untuk menghubungkan ke poros mesin penggiling untuk putaran akhir yang diperoleh pada alat ini adalah 350 rpm. Hasil analisa menunjukan bahwa mesin dapat bekerja dengan baik dengan waktu yang didapat untuk proses 1 kg ikan tuna adalah 3,33 menit dan hasil yang didapat sama dengan menggunakan cara manual. Produktivitas sate lilit mengalami peningkatan dengan tersedianya bahan baku sate lilit siap pakai sebanyak 34 kg.
PERAMALAN KUNJUNGAN WISATAWAN KE ULUWATU DENGAN MENGGUNAKAN MODEL AUTOREGRESSIVE INTEGRATED MOVING AVERAGE Tri Tanami Sukraini
Matrix : Jurnal Manajemen Teknologi dan Informatika Vol 6 No 1 (2016): MATRIX - Jurnal Manajemen Teknologi dan Informatika
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah, P3M Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.984 KB)

Abstract

Ramalan jumlah kunjungan wisatawan yang datang ke dalam suatu daerah tujuan wisata sangat diperlukan oleh pelaku bisnis wisata untuk perencanaan bisnis mereka. Tujuan penelitian ini adalah membuat model dan memperoleh hasil peramalan jumlah kunjungan wisatawan pada beberapa periode ke depan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Box-Jenkins dengan pendekatan model Autoregressive Integrated Moving Average (ARIMA). Langkah pertama yang dilakukan dengan cara melihat kestasioneran data, selanjutnya mengidentifikasi model dari correlogram ACF dan PACF. Dari correlogram tersebut dapat dibentuk model ARIMA sementara dan dilakukan overfitting. Langkah berikutnya yaitu penaksiran dan estimasi parameter model. Selanjutnya langkah akhir adalah pemeriksaan diagnostik dengan melihat nilai residual dan normalitas. Hasil akhir menunjukkan bahwa model ARIMA (1,1,0) tanpa konstanta adalah model yang terbaik dalam meramalkan kunjungan wisatawan
MEMBANDINGKAN METALURGI PENGELASAN ALUMINIUM DENGAN METODE METAL INERT GAS (MIG) DENGAN TUNGSTEN INERT GAS (TIG) I Gusti Ngurah Ardana
Matrix : Jurnal Manajemen Teknologi dan Informatika Vol 5 No 1 (2015): MATRIX - Jurnal Manajemen Teknologi dan Informatika
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah, P3M Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelasan merupakan bagian tak terpisahkan dari pertumbuhan peningkatan industri,karena memegang peranan utama dalam rekayasa dan reparasi produksi logam. Maka dibutuhkan sebuah riset dan karya ilmiah yang berorientasi kepada terujudnya peningkatan mutu sambungan las efisiensi yang tinggi, biaya yang murah, penghematan tenaga dan penghematan energy sebaik mungkin. Penelitian ini menggunakan las TIG(tungsten inert Gas) dan las MIG(Metal Inert Gas) dari hasil pengelasan antara kedua las yang berbeda didapatkan juga struktur logam yang sedikit berbeda, dengan analisa ini maka menunjukkan perbedaan kekuatan las yang berbeda. Benda uji yang digunakan pada penelitian ini adalah plat aluminium-Mg 5083 ketebalan 3mm.
Aplikasi Pengenalan Bahasa Jepang dan Inggris untuk Anak-Anak Berbasis Android Bayu Fajar Pratama; Lailatul Husniah
Matrix : Jurnal Manajemen Teknologi dan Informatika Vol 8 No 2 (2018): MATRIX - Jurnal Manajemen Teknologi dan Informatika
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah, P3M Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (680.108 KB) | DOI: 10.31940/matrix.v8i2.825

Abstract

Media pembelajaran berhitung untuk anak merupakan suatu media pengenalan angka untuk anak-anak yang dapat digunakan pada platform Android smartphone. Media pembelajaran ini memuat beberapa materi seperti angka satuan, puluhan, penjumlahan, dan pengurangan. Dalam pembuatan media pembelajaran ini dibutuhkan aplikasi atau game engine yang dapat mengkombinasikan antara teks, gambar, animasi, dan sound. Penelitian ini menggunakan game engine Unity3D yang dikembangkan dengan metode Multimedia Development Life Cycle dengan 6 tahapan yaitu: konsep, perancangan, pengumpulan bahan, pembuatan, pengujian dan distribusi. Penelitian ini ditujukan untuk mengembangkan aplikasi belajar berhitung untuk anak-anak. Aplikasi yang dihasilkan oleh penelitian ini telah diuji menggunakan pengujian blackbox yang menghasilkan indikator sukses di setiap pengujian.
ANALISIS TINGKAT PELAYANAN JALAN DAN KUALITAS UDARA DI KOTA DENPASAR Kadek Adi Suryawan; I Made Suardana Kader; I Wayan Suasira; I Made Tapayasa
Matrix : Jurnal Manajemen Teknologi dan Informatika Vol 4 No 3 (2014): MATRIX - Jurnal Manajemen Teknologi dan Informatika
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah, P3M Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian Analisis Tingkat Pelayanan Jalan dan Kualitas Udara di Kota Denpasar bertujuan untuk: (1)mengetahui tingkat pelayanan jalan di beberapa ruas jalan Kota Denpasar, (2) mengetahui kualitas udara di Jalan Gajah Mada Denpasar, dan (3) mengetahui hubungan Tingkat Pelayanan Jalan dengan Kualitas Udara Ambien di Jalan Gajah Mada Denpasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah observational surveys dengan pencatatan jumlah volume kendaraan yang lewat secara manual dan pengambilan sampel udara dengan alat impinger. Survey lalu lintas dan pengambilan sampel udara dilakukan selama 12 jam. Metode yang digunakan untuk menganalisis Tingkat Pelayanan Jalan menggunakan metode Manual Kapasitas Jalan Indonesia dan metode yang digunakan dalam pengambilan sampel udara mengacu pada SNI 19-7119.6-2005. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai Tingkat Pelayanan Jalan yang terjadi di ruas Jalan Diponegoro sebesar 0,89, di ruas jalan Imam Bonjol sebesar 0,36 dan di Jalan Gajah Mada sebesar 0,60. Kualitas Udara Ambien pada Jalan Gajah Mada Denpasar yang diambil sampelnya pada hari Jumat, 31 Januari 2014, memiliki rata-rata untuk NO2 : 307,35, SO2 : 357,17, CO ; 1580,00, HC : 15,12 dan Pb : 1,57, angka kualitas udara tersebut masih di bawah baku mutu yang ditetapkan dalan Per Gub Bali No 8 Tahun 2007. Hubungan Tingkat Pelayanan Jalandengan Kualitas Udara Ambien menunjukkan adanya hubungan yang positif. Semakin meningkatnya angka Tingkat Pelayanan Jalan akan menyebabkan semakin meningkatnya angka parameter udara atau semakin buruknya tingkat pelayanan jalan akan menyebabkan menurunnya kualitas udara.
KAJIAN SEMPADAN DAS TUKAD AYUNG I Gst. Lanang Made Parwita; Made Mudhina; IGA Dewi Paramita
Matrix : Jurnal Manajemen Teknologi dan Informatika Vol 5 No 3 (2015): MATRIX - Jurnal Manajemen Teknologi dan Informatika
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah, P3M Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tukad Ayung merupakan salah satu sungai besar yang mengalir di bagian Selatan Pulau Bali yangmelintasi empat Kabupaten/Kota Yaitu Kabupaten Bangli, Kabupaten Badung, Kabupaten Gianyar serta Kota Denpasar. Pemanfaatan Tukad Ayung saat ini untuk berbagai keperluan yaitu Pertanian, air minum serta untuk Pariwisata. Dengan meningkatnya berbagai keperluan terhadap bebrbagai kawasan termasuk kawasan sungai maka sangat perlu sekali ditata mengenai wilayah sempadan sungai yang diatur baik secara teknis, perundang-undangan, sosial budaya serta faktor lingkungan. Metode penelitian ini merupakan penelitian studi kasus dengan melakukan pengambilan langsung kelapangan serta studi literatur dengan sumber data utama dari kantor Balai Wilayah Sungai Bali Penida. Data awal ini menjadi bahan dalam analisis untuk melahirkan beberapa rekomendasi terkait dengan penataan sempadan DAS Tukad Ayung. Hasil analisis hujan rancangan dengan berbagai kala ulang dengan metode Log Pearson Type IIImenunjukkan nilai R25 = 138,87 mm dan R50 = 150,66 mm. Sementara hasil banjir rancangan dengan metode Hidrograf satuan sintetik Nakayasu menunjukkan nilai Q25 = 405,95 m3/dt dan Q50 = 440,57 m3/dt. Berdasarkan penentuan secara teknis diperoleh sempadan Tukad Ayung didasarkan pada tebing tertinggi di kiri kanan sungai karena tidak menimbulkan luapan banjir. Berdasarkan peraturan perundangn-undangan maka sempadan sungai Ayung masuk kategori wilayah pedesaan. Berdasarkan aspek sosial budaya maka penentuan sempadan tidak boleh menggusur bangunan suci/beji yang ada di sekitar sungai. Dari aspek Lingkungan penentuan batas sempadan didasarkan pada kondisi flora dan fauna yang ada di wilayah DAS tersebut.
RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI NILAI MAHASISWA MENGGUNAKAN APLIKASI SMS GATEWAY (STUDI KASUS : JURUSAN TEKNIK ELEKTRO, POLITEKNIK NEGERI BALI) Ni G.A.P. Harry Saptarini; Putri Alit Widyastuti
Matrix : Jurnal Manajemen Teknologi dan Informatika Vol 5 No 1 (2015): MATRIX - Jurnal Manajemen Teknologi dan Informatika
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah, P3M Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (172.799 KB)

Abstract

SMS atau Short Messaging Service merupakan salah satu fitur dari GSM, yangdikembangkan dan distandarisasi oleh ETSI. Di tengah maraknya sistem informasi berbasis web,dirasakan aplikasi SMS Gateway dipandang masih tetap diperlukan mengingat bahwa tidak semuadaerah terjangkau koneksi internet yang bagus dan juga melihat kemampuan orang tua dari mahasiswayang tidak semua mengenal teknologi internet dan hanya menggunakan handphone.Untuk bidang pendidikan pun aplikasi SMS sangat diperlukan, untuk meningkatkan kualitaspelayanan terhadap mahasiswa serta terhadap orang tua dari mahasiswa dalam mengetahuiperkembangan prestasi akademis. Permasalahan yang mendasari penelitian ini merupakan peningkatanlayanan terhadap kebutuhan agar dapat mengakses nilai mata kuliah dari jarak jauh dan telahtersedianya infrastruktur terminal akses berupa ponsel yang dimiliki secara pribadi oleh kalangansivitas akademika.Penelitian ini memiliki tujuan untuk membuat rancang bangun Sistem Informasi NilaiMahasiswa Menggunakan Aplikasi SMS Gateway, dimana diharapkan sistem yang dibangun akandapat mempermudah baik mahasiswa maupun orang tua mahasiswa untuk mengetahui nilai akademikyang didapat oleh mahasiswa. Dengan meningkatnya efisiensi dan kualitas pendidikan tentunya akanmeningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pendidikan di Politeknik Negeri Bali.
ANALISIS JENIS MATERIAL TERHADAP JUMLAH KUAT SINYAL WIRELESS LAN MENGGUNAKAN METODE COST-231 MULTIWALL INDOOR Yusriel Ardian
Matrix : Jurnal Manajemen Teknologi dan Informatika Vol 7 No 3 (2017): MATRIX - Jurnal Manajemen Teknologi dan Informatika
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah, P3M Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (540.133 KB) | DOI: 10.31940/matrix.v7i3.608

Abstract

Perancangan coverage area WLAN indoor dapat menggunakan model propagasi COST-231 multiwall indoor. Model propagasi ini merupakan perhitungan dari simulasi seluruh dinding pada bidang vertikal antara transmitter dengan receiver, yang mencakup perhitungan properti material dari masing-masing dinding. Sesuai dengan kondisi di lapangan, model COST-231 akan menghasilkan penurunan kuat sinyal dengan bertambahnya dinding yang dilewati oleh sinyal. Pada setiap jaringan WLAN indoor pasti terdapat area blankspot, atau memiliki rata-rata kuat sinyal buruk di bawah -70 dBm. Oleh karena itu, untuk meningkatkan nilai rata-rata kuat sinyal pada coverage area WLAN indoor dapat digunakan perhitungan model COST-231 multiwall indoor. Perhitungan ini menggunakan variabel dinding antara transmitter dengan receiver. Oleh sebab itu, hasil perhitungan coverage area WLAN indoor dapat menghasilkan kuat sinyal wireless di atas -70 dBm serta meningkatkan rata-rata kuat sinyal senilai 54,96 dBm.
APLIKASI OTOMATISASI TRANSAKSI KAS UNTUK MENGURANGI TINGKAT KESALAHAN PEKERJA Putu Manik Prihatini; I Ketut Gede Sudiartha
Matrix : Jurnal Manajemen Teknologi dan Informatika Vol 4 No 2 (2014): MATRIX - Jurnal Manajemen Teknologi dan Informatika
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah, P3M Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kas merupakan komponen aktiva yang paling aktif. Pengamanan terhadap arus kas sangat penting untuk menjaga terjadinya kebocoran-kebocoran terhadap aliran kas. Kemajuan dunia teknologi informasi dan komunikasi telah memberikan sumbangan aplikasi untuk melakukan pengawasan dan pengamanan terhadap kebocoran kas. Kelemahan muncul ketika tidak semua aplikasi menyediakan otomatisasi proses. Kelemahan ini menjadi dasar perancangan dan pembangunan aplikasi dalam penelitian. Model sistem dibatasi hanya untuk penerimaan dan pengeluaran kas sederhana dalam ruang lingkup sekolah. Aplikasi dikembangkan melalui tahap analisis model sistem manual dalam bentuk Bagan Alir, kemudian memodelkan sistem otomatisasi dalam bentuk Bagan Alir, merancang dua puluh satu tabel, merancangtampilan dan algoritma yang diimplementasikan dalam bentuk kode program, kemudian menguji proses otomatisasi dari aplikasi yang dibangun, sehingga menghasilkan sebuah aplikasi yang mampu mengurangi jumlah proses vital yang harus dikerjakan oleh pengguna, untuk mengurangi tingkat kesalahan pekerjaan dan mempercepat waktu proses yang dilakukan.
PERBANDINGAN ALGORITMA GENETIKA FIX DENGAN ALGORITMA GENETIKA ADAPTIF PADA TRAVELLING SALESMAN PROBLEM Putu Indah Ciptayani
Matrix : Jurnal Manajemen Teknologi dan Informatika Vol 5 No 3 (2015): MATRIX - Jurnal Manajemen Teknologi dan Informatika
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah, P3M Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Travelling salesman problem(TSP) adalah permasalahan seorang salesman yang harus mengunjungi beberapa kota tepat satu kali dan harus kembali ke kota asalnya. Salah satu algoritma yang biasa digunakan adalah metode heuristik, seperti algoritma genetika. Algoritma genetika bekerja dengan membangkitkan beberapa solusi secara random kemudian melakukan crossover dan mutasi untuk mencari solusi yang lebih baik pada setiap generasinya. Pada algoritma genetika biasa, jumlah populasi, probabilitas crossover dan probabilitas mutasi yang digunakan tidak berubah (fix) sepanjang waktu. Pengembangan algoritma genetika yaitu algoritma genetika adaptif, dimana jumlah populasi, probabilitas crossover dan probabilitas mutasi yang digunakan bisa berubah secara adaptif sesuai dengan perubahan ratarata fitness seluruh populasi. Tujuan dari penelitian ini adalah membandingkan penerapan algoritma genetika fix dan adaptif pada kasus TSP. Dari 30 kali percobaan yang dilakukan, algoritma genetika adaptif memberikan solusi yang lebih baik daripada algoritma genetika fix. Fitness terbaik yang diperoleh pada algoritma genetika adaptif adalah 1,07 x 10^-5 dan fitness rata-rata 7,58 x 10^-6. Sedangkan fitness terbaik yang diperoleh pada algoritma genetika fix adalah 1,01 x 10^-5 dan fitness rata-rata 7,66 x 10^-6. Waktu rata-rata algoritma genetika adaptif adalah 207 milidetik, sedangkan algoritma genetika fix 99 milidetik.

Page 8 of 17 | Total Record : 164


Filter by Year

2014 2021


Filter By Issues
All Issue Vol 11 No 2 (2021): MATRIX - Jurnal Manajemen Teknologi dan Informatika Vol 11 No 1 (2021): MATRIX - Jurnal Manajemen Teknologi dan Informatika Vol 10 No 3 (2020): MATRIX - Jurnal Manajemen Teknologi dan Informatika Vol 10 No 2 (2020): MATRIX - Jurnal Manajemen Teknologi dan Informatika Vol 10 No 1 (2020): MATRIX - Jurnal Manajemen Teknologi dan Informatika Vol 9 No 3 (2019): MATRIX - Jurnal Manajemen Teknologi dan Informatika Vol 9 No 2 (2019): MATRIX - Jurnal Manajemen Teknologi dan Informatika Vol 9 No 1 (2019): MATRIX - Jurnal Manajemen Teknologi dan Informatika Vol 8 No 3 (2018): MATRIX - Jurnal Manajemen Teknologi dan Informatika Vol 8 No 2 (2018): MATRIX - Jurnal Manajemen Teknologi dan Informatika Vol 8 No 1 (2018): MATRIX - Jurnal Manajemen Teknologi dan Informatika Vol 7 No 3 (2017): MATRIX - Jurnal Manajemen Teknologi dan Informatika Vol 7 No 2 (2017): MATRIX - Jurnal Manajemen Teknologi dan Informatika Vol 7 No 1 (2017): MATRIX - Jurnal Manajemen Teknologi dan Informatika Vol 6 No 3 (2016): MATRIX - Jurnal Manajemen Teknologi dan Informatika Vol 6 No 2 (2016): MATRIX - Jurnal Manajemen Teknologi dan Informatika Vol 6 No 1 (2016): MATRIX - Jurnal Manajemen Teknologi dan Informatika Vol 5 No 3 (2015): MATRIX - Jurnal Manajemen Teknologi dan Informatika Vol 5 No 2 (2015): MATRIX - Jurnal Manajemen Teknologi dan Informatika Vol 5 No 1 (2015): MATRIX - Jurnal Manajemen Teknologi dan Informatika Vol 4 No 3 (2014): MATRIX - Jurnal Manajemen Teknologi dan Informatika Vol 4 No 2 (2014): MATRIX - Jurnal Manajemen Teknologi dan Informatika Vol 4 No 1 (2014): MATRIX - Jurnal Manajemen Teknologi dan Informatika More Issue