cover
Contact Name
Muchamad Suradji
Contact Email
jurnaldarelilmi@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnaldarelilmi@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. lamongan,
Jawa timur
INDONESIA
DAR EL-ILMI : Jurnal Studi Keagamaan, Pendidikan dan Humaniora
ISSN : 23033487     EISSN : 25500953     DOI : -
Core Subject : Education,
DAR EL-ILMI: Jurnal Studi Keagamaan, Pendidikan, dan Humaniora diterbitkan oleh Fakultas Agama Islam Universitas Islam Darul Ulum Lamongan. Terbit pada bulan April dan Oktober setiap tahun. DAR EL-ILMI: Jurnal Studi Keagamaan, Pendidikan, dan Humaniora memuat kajian-kajian ilmiah tentang pemikiran dalam bidang Keagamaan, Pendidikan dan Humaniora dalam bentuk: 1) Hasil penelitian, 2) Gagasan konseptual, 3) Kajian kepustakaan, dan pengalaman praktis.
Arjuna Subject : -
Articles 240 Documents
PENILAIAN PAI BERBASIS ASESMEN KOMPETENSI MINIMUM DAN SURVEI KARAKTER PADA JENJANG PENDIDIKAN DASAR Siti Lathifatus Sun'iyah
Dar el-Ilmi : jurnal studi keagamaan, pendidikan dan humaniora Vol 9 No 1 (2022): April
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/darelilmi.v9i1.3086

Abstract

Output pendidikan di Indonesia yang rendah menuntut adanya inovasi pada sistem penilaian pembelajaran. Inovasi yang diharapkan lebih mengedepankan penerapan suatu pengetahuan. Pendidikan Agama Islam yang seharusnya dapat memberikan perubahan sosiokultural belum optimal dalam perannya tersebut. Inovasi pengembangan penilaian pembelajaran diperlukan agar suatu proses pembelajaran mampu beradaptasi dengan isu yang berkembang. Asesmen Kompetensi Minimum merupakan bagian dari Asesmen Nasional yang diproyeksikan sebagai evaluasi pendidikan yang mengedepankan berpikir kritus dengan pengembangan kapasitas diri dalam menyelesaikan isu yang berkembang di masyarakat. Karakteristik mapel PAI yang kaya akan literatur sangat memungkinkan dikembangkan seperti Asesmen Literasi membaca pada AKM. Asesmen Literasi Numerasi pada AKM juga dapat menjadi acuan mapel PAI dalam pengembangan penilaiannya karena PAI tidak bisa dipisahkan dari penerapan kompetensi menghitung. Substansi kedua kompetensi literasi merepresentasikan kemampuan kognitif yang berorientasi pada High Order Thinking Skill (HOTS). Karakteristik AKM yang berbasis CBT dan menggunakan tipe soal yang lebih bervariasi diaplikasikan pada penilaian PAI. Survei karakter yang merupakan pengukuran hasil belajar sosial-emosional peserta didik dalam Asesmen Nasional. Instrumen penilaian ini dapat dikembangkan dengan menggunakan nilai-nilai karakter yang terdapat dalam silabus mapel PAI. Penilaian ini dimaksudkan sebagai assesment as learning. Hasil dari penilaian PAI berorientasi AKM dan Survei Karakter ditindaklanjuti agar dapat menciptakan pembelajaran yang mengedepankan berpikir kritis dalam pemecahan isu yang berkembang di masyarakat.
DAMPAK PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI MASA PANDEMI PADA SISWA KELAS VIII SMP N 2 KEPOHBARU Khotimatus Sholikkhah
Dar el-Ilmi : jurnal studi keagamaan, pendidikan dan humaniora Vol 9 No 1 (2022): April
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/darelilmi.v9i1.3087

Abstract

Dampak pandemi Covid-19 pada tahun 2020 di Indonesia mulai merambah dunia pendidikan, pemerintah pusat hingga daerah memberikan kebijakan untuk meliburkan sementara untuk seluruh lembaga pendidikan. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk mencegah meluasnya penularan virus Covid-19. Pembelajaran daring kemudian menjadi solusi terbaik agar kegiatan belajar mengajar peserta didik tetap berlangsung. Kegiatan belajar mengajar secara daring dilakukan dirumah peserta didik masing-masing. Guru melakukan proses belajar mengajar melalui media daring (online). Pembelajaran daring merupakan pembelajaran yang memanfaatkan teknologi informasi (TI) dan komunikasi. Terdapat banyak kendala-kendala yang dialami guru atau peserta didik selama pembelajaran secara daring, seperti keterbatasan quota, jaringan buruk, dan rasa bosan jenuh dialami oleh sebagian siswa dan guru. Keadaan seperti itu juga dialami oleh SMP N 2 Kepohbaru Bojonegoro, akan tetapi hal ini tidak membuat menyerah para siswa dan guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pembelajaran daring Pendidikan Agama Islam terhadap peserta didik di kelas VII SMP Negeri 2 Kepohbaru, dan mengetahui dampak pandemi Covid-19 terhadap proses pembelajaran daring Pendidikan Agama Islam di kelas VII di SMP Negeri 2 Kepohbaru. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembelajaran daring yang dilaksanakan di kelas VIII SMP N 2 Kepohbaru dapat didistribusikan dengan baik seperti komunikasi, pemberian materi dan pengumpulan tugas yang telah dibantu beberapa aplikasi seperti Google Clasroom, dll. Dampak pandemi Covid-19 terhadap proses pembelajaran daring sangat bervariatif, salah satunya guru merasakan memiliki skill, wawasan, dan ilmu baru dalam bidang IPTEK, dan siswa cenderung merasakan kebosanan selama kegiatan pembelajaran daring.
The IMPLEMENTASI METODE TARJIM PADA PROGAM TAHFIDZ AL-QUR’AN DI PESANTREN AL QUR’AN AAYATUR RAHMAN CERME GRESIK Rahma Eka Putri
Dar el-Ilmi : jurnal studi keagamaan, pendidikan dan humaniora Vol 9 No 1 (2022): April
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/darelilmi.v9i1.3120

Abstract

Hukum menjaga keotentikan ayat suci Al-Qur’an baik secara lafadz atau isi kandungan nilai- nilai yang di dalamnya adalah fardlu ‘ain atau yang biasa di sebut wajib, kewajiban ini berlaku bagi setiap individu yang mengaku dirinya sebagai umat muslim yang menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup di dunia terlebih lagi di akherat, penjagaan ini dalam rangkan menyambut fadzilah atau keistimewaan bagi siapa saja yang ia mau mempelajari Al-Qur’an, Membaca Al-Qur’an, Menghafal Al-Qur’an, mengamalkan Al-Qur’an dalam setiap aspek kehidupanya serta mensyi’arkan atau mendakwahkan kepada lingkungan sekitar untuk mengajak dan menyeru kepada jalan kebenaran yaitu ad dienul islam. Dalam penelitian ini peneliti adakan penelitian rumah tahfidz Aayatur Rahman yang dalam proses menghafal Al-Qur’an menggunkan metode tarjim, adapun penelitian ini menggunakan field research (penelitian lapangan) dengan menggunakan penelitian kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : pertama, sebuah metode dalam menghafal al-Qur’an memang berbagai macam dalam menunjang keberhasilan dalam menghafal al-Qur’an; kedua, dari banyaknya metode yang dapat digunakan dalam menghafal al-Qur’an, metode yang digunakan di Pesantren Qur’an Aayatur Rahman adalah metode Tarjim; ketiga, faktor-faktor yang menjadi pendukung program Tarjim dalam menghafal al-Qur’an adalah santri dapat menghafal ayat sekaligus arti per kata dari ayat yang dihafal; keempat, faktor-faktor yang menjadi penghambat dalam menghaal al-Qur’an salah satunya adalah membutuhkan waktu yang lama dalam menghafal, karena bukan hanya menghafal ayat saja tetapi juga menghafal arti dari ayat yang dihafal. Tujuan diadakanya penelitian ini adalah memberikan sebuah metode yang tepat dalam proses menghafal Al-Qur’an sehingga seorang penghafal Al-Qur’an agar mengetahui dan faham isi kandungan ayat al-Qur’an sehingga pesan yang terkandung dalam al-Qur’an berupa perintah-perintah syari’at islam dapat tersampaikan dan dapat di amalkan dan juga di ajarkan sehingga dapat membentuk pribadi yang qur’ani atau yang menerapkan isi kandungan ayat al-Qur’an yang mempunyai rasa khosyah atau rasa takut kepada Allah swt sehingga menjadi pribadi yang muttaqin dan muflahin baik di dunia maupun di akherat.
DISINTEGRASI POLITIK DALAM ISLAM Muh Makhrus Ali Ridho
Dar el-Ilmi : jurnal studi keagamaan, pendidikan dan humaniora Vol 9 No 1 (2022): April
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/darelilmi.v9i1.3151

Abstract

Nabi Muhammad SAW memang tidak menentukan bagaimna cara pergantian pemimpin setelah ditinggalkannya. Beliau tampaknya menyerahkan masalah ini kepada kaum Muslimin sejalan dengan jika kerakyatan yang berkembang dikalangan masyarakat Arab dan ajaran demokrasi dalam Islam. Proses perkembangan selanjutnya, seleksi kepemimpinan politik dalam sejarah Islam berbeda-beda dari satu masa kemasa yang lain. Ada yang berlangsung aman dan damai, tetapi sering juga melalui konflik dan pertumpahan darah akibat ambisi yang tidak terkendali dari pihak-pihak tertentu. Kejadian yang demikian mengakibatkan munculnya perbedaan-perbedaan dan disintegrasi politik dalam Islam. Disintegrasi merupakan suatu keadaan yang terpecah belah dari kesatuan yang utuh menjadi terpisah-pisah. Penyebab terjadinya disintegrasi pada masa kekhalifahan Islam dimulai sejak awal kepemimpinan khalifah ‘Ali ibn Abi Thalib masa lampau yaitu diantaranya; adanya dinasti-dinasti yang memerdekakan diri dari Baghdad, perebutan kekuasaan di pusat pemerintahan dan munculnya perang salib dan tiga kerajaan besar Islam. Perang salib berlangsung beberapa gelombang atau periode yang menelan banyak korban, Sebab-sebab kemunduran pemerintahan Bani Abbas ialah persaingan antar bangsa, kemrosotan ekonomi, konflik keberagamaan dan ancaman dari luar pemerintahan Bani Abbas.
BAHASA PERADABAN DAN KEBANGSAAN DALAM PEMIKIRAN KHAWARIJ Khotimah Suryani
Dar el-Ilmi : jurnal studi keagamaan, pendidikan dan humaniora Vol 9 No 1 (2022): April
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/darelilmi.v9i1.3162

Abstract

Firqah dalam Islam muncul dan tumbuh setelah wafatnya Nabi SAW melalui sebab-sebab politik seputar perebutan khilafah. Perseteruan (fitnah) umat Islam muncul di permukaan usai terbunuhnya Khalifah Utsman bin Affan, lalu semakin meruncing usai terbunuhnya Khalifah Ali bin Abi Thalib. Munculnya kelompok Khawarij memiliki peran yang besar dalam tindakan ekstrem dan kekerasan di dunia Islam. Khawarij sendiri secara genealogis terbagi menjadi beberapa sekte, antara satu sekte dengan sekte lainnya memiliki perbedaan pemikiran dan pandangan keagamaan. Dengan mencermati problematika firqah tersebut maka tulisan ini akan merumuskan kajian mengenai: (1) bagaimana pengertian Khawarij; (2) bagaimana seruan Khawarij dalam amar ma’ruf-nahi munkar; (3) bagaimana perkembangan Khawarij di dunia Islam; serta (4) apakah kaum Khawarij wujudnya masih eksis hingga hari ini. Untuk mendapatkan jawaban dari beberapa masalah di atas, tulisan ini disajikan menggunakan metode deskriptif-analitik. Penyajian data dilakukan secara deskriptif lalu dilakukan analisis, kemudian diakhiri dengan penyimpulan.Kajian ini menghasilkan simpulan-simpulan antara lain: Peradaban yang telah dibangun umat Islam telah mengalami banyak liku-liku, ketidakpuasan manusia yang telah merasuki umat membuat terjadinya pergolakan-pergolakan dalam perjalanan peradaban tersebut. Kegagalan di perang Shiffin telah menimbulkan akibat yang sangat buruk di tentara Khalifah Ali bin Abi Thalib. Ada sebagian mereka melepaskan diri dari tentara Khalifah Ali dan berbalik memberontak untuk memerangi Khalifah Ali dan Muawiyah. Golongan ini dinamakan Khawarij.
PENGARUH PENERAPAN BUKU AJAR FIQIH TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA ( Studi Kasus Kelas X di Madrasah Aliyah Ploso ) Dian Kusuma Wardani; Viska Suwarni; Dian Alfi Nur
Dar el-Ilmi : jurnal studi keagamaan, pendidikan dan humaniora Vol 9 No 1 (2022): April
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/darelilmi.v9i1.3176

Abstract

Profesional guru sangat menentukan hasil belajar siswa. Guru yang profesional harus mampu mengembangkan sistem pembelajaran agar hasil belajar peserta didik lebih maksimal sesuai dengan tujuan pendidikan. Penelitian ini dilakukan seorang guru untuk mengetahui : 1) Sejauh mana penggunaan buku ajar pada pelajaran Fiqih di Madrasah, 2) Pengaruh buku ajar Fiqih terhadap hasil belajar siswa. Penelitian ini dilakukan agar dalam melaksanakan pembelajaran dapat mencapai tujuan pembelajaran dengan baik dan dapat mempengaruhi minat belajar siswa dengan menggunakan buku ajar. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X Madrasah Aliyah Ploso, dengan sampel 25 siswa. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, hasil belajar siswa kelas X Madrasah Aliyah Ploso nilai pre-test mendapatkan nilai rata-rata 61,6 sedangkan rata-rata nilai post-test 79,96. Sedangkan hasil analisis menggunakan uji t ( berpasangan ) diperoleh nilai signifikan 0,00 < 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan buku ajar Fiqih memberikan pengaruh terhadap hasil belajar siswa kelas X di Madrasah Aliyah Ploso
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PEMBELAJARAN AQIDAH AKHLAK PADA SISWA KELAS X IPS MAN 10 JOMBANG Asiyah Lu’lu’ul Husna; M Faridl Darmawan; Savinatur Rohmah
Dar el-Ilmi : jurnal studi keagamaan, pendidikan dan humaniora Vol 9 No 1 (2022): April
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/darelilmi.v9i1.3192

Abstract

Penelitian ini mendiskripsikan mengenai implementasi pendidikankarakter dalam pembelajaran aqidah akhlak pada siswa kelas X IPS MAN 10Jombang. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap pentingnyapembelajaran akidah akhlak terhadap pembentukan karakter siswa kelas XIPS. Dalam hal ini sekolah khususnya dalam pembelajaran aqidah akhlakmemiliki peran besar dalam penyadaran nilai-nilai agama islam kepada peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Lokasi penelitian ini di MAN 10 JOMBANG. Pengumpulan data menggunakan tehnik observasi, interview, dan dokuntasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) perencanaan pembelajaran guru aqidah akhlak sebagai upayapembentukan karakter adalah dengan mendesain perencanaanpembelajarandengan melibatkan media. 2) ) perencanaan pembelajaran guru aqidah akhlakdalam upaya pembentukan karakter siswa yang dilakukan telah mengacu pada tata tertib maupun aturan yang telah direncanakan dan ditetapkan dalam setiap kegiatan atau proses pembelajaran dalam lembaga pendidikan MAN 10 Jombang. 3) evaluasi pembelajaran guru aqidah akhlak biasanya berupa tugas dari guru, ulangan harian, penilaian tengah semester, dan penilaianakhir semester. Penyampaian pembelajaran aqidah akhlak dalampembentukan karakter siswa yang diterapkan oleh guru mata pelajaran dari masing lokasi penelitian tersebut membuahkan hasil yang sangatmemuaskan
IMPLEMENTASI STORYTELLING PADA PEMBELAJARAN DARING (Studi Kasus pada Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam kelas 4 di MI Darul Ulum Nglumber) Fina Mutim Manidhom; Zuli Dwi Rahmawati
Dar el-Ilmi : jurnal studi keagamaan, pendidikan dan humaniora Vol 9 No 1 (2022): April
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/darelilmi.v9i1.3199

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh suasana belajar yang cenderung pasif dan monoton sehingga kegiatan pembelajaran kurang efektif, tujuan pembelajaran belum tercapai. Dibantu oleh media audio visual berbasis teknologi Google meet dipadukan dengan teknik belajar storytelling sengaja dibentuk oleh guru mata pelajaran SKI untuk memberikan pengalaman baru bagi peserta didik, memberikan kesan positif, membangkitkan keaktifan dan meramaikan suasana belajar. Menggunakan metode deskriptif kualitatif, teknik pengumpulan data wawancara tidak terstruktur untuk memperoleh informasi seluas-luasnya dari guru dan peserta didik terkait implementasi storytelling pada pembelajaran daring mata pelajaran SKI. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa teknik storytelling digunakan untuk mengatasi kebosanan dan kejenuhan yang dialami peserta didik dalam belajar mata pelajaran SKI dengan memanfaatkan aplikasi Google meet yang dapat memudahkan guru saat penyampaian materi pelajaran dengan efisiensi ruang dan waktu. Proses pembelajaran SKI menggunakan storytelling dimaksudkan untuk melatih, membina, mendidik, membimbing, mengarahkan dan memotivasi peserta didik agar mampu memahami materi serta mampu mempresentasikan di hadapan kelas. Melatih rasa percaya diri peserta didik dengan berani berbicara di depan teman dan guru.
Analisis dan Pengembangan Standar Isi Kurikulum Pendidikan Agama Islam Khotimatus Sholikkhah
Dar el-Ilmi : jurnal studi keagamaan, pendidikan dan humaniora Vol 6 No 2 (2019): Oktober
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/dar el-ilmi.v6i2.3244

Abstract

Kurikulum merupakan salah satu alat untuk membina dan mengembangkan siswa menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Lembaga pendidikan Islam harus mampu mendesain sebuah kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan yang telah dikembangkan sesuai dengan standar isi, agar hasilnya dapat mencapai standar kompetensi kelulusan yang diinginkan dalam rangka peningkatan mutu pendidikan. Mutu pendidikan dibuktikan dengan adanya kepercayaan dan kesesuaian lulusan sekolah terhadap lapangan pekerjaan dan juga sikap atau karakter yang melekat pada diri peserta didik. Kurikulum bersifat desentralisasi, artinya kurikulum telah bersifat lebih luwes untuk mengembangkan materi yang akan dilaksanakan dalam kegiatan pembelajaran. pelaksanaan pendidikan agama Islam lebih masih benyak ditemuka bermuara pada aspek kognitif dan orientasinya yang lebih bersifat normatif, dan teoritis, termasuk di dalam aspek gurunya yang kurang mampu mengaitkan dan berinteraksi dengan mata pelajaran dan guru non-pendidikan agama. Aspek lainnya yang disoroti juga adalah menyangkut aspek muatan kurikulum atau materi pendidikan agama, sarana pendidikan agama, termasuk di dalamnya buku-buku dan bahan ajar pendidikan agama.
ETIKA BERINTERAKSI DENGAN AL-QUR’AN DALAM BERBAGAI PERSPEKTIF Mahbub Junaidi
Dar el-Ilmi : jurnal studi keagamaan, pendidikan dan humaniora Vol 9 No 1 (2022): April
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/darelilmi.v9i1.3262

Abstract

Kajian terhadap al-Qur‟an meliputi ma fi al-Qur‟an dan ma haula alQur‟an. Kajian terhadap isi al-Qur‟an maupun yang melingkupi al-Qur‟ansama-sama diharuskan menggunakan etika. Hal ini sebagai wujud daripadamenghormati kitab suc al-Qur‟an baik sebagai wahyu Tuhan maupun sebagaiteks yang ditulis dengan bahasa manusia. Penghormatan terhadap teks tertulisal-Qur‟an merupakan salah satu unsur penting bagi kepercayaan sebagian besar(bahkan hampir keseluruhan) umat Islam. Hal ini disebabkan, setiap orangIslam mempercayai bahwa bertingkah laku tidak etis, lebih-lebih penghinaansecara sengaja terhadap al-Qur‟an adalah sebuah bentuk penghinaan seriusterhadap sesuatu yang suci. Yang demikian menjadi menarik untuk mengkajietika berinteraksi dengan al-Qur‟an sebagaimana yang telah disampaikan olehpara ulama terdahulu. Dalam pembahasan tentang etika berinteraksi dengan alQur‟an ini, penulis membagi ke dalam dua bagian, yaitu berinteraksi secarafisik (memegang, membaca, dsb) serta non fisik (mengupas dan menafsirimakna kandungannya). Hal ini dengan tujuan didapatkan pengetahuan yangutuh mengenai etika beriteraksi dengan al-Qur‟an.