cover
Contact Name
AL Qariah
Contact Email
lensafkip@wiraraja.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
lensafkip@wiraraja.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. sumenep,
Jawa timur
INDONESIA
LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA
ISSN : 23015071     EISSN : 24067393     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 180 Documents
PENGEMBANGAN MODUL DIGITAL BERMUATAN CERITA PENDEK BERBASIS KEARIFAN LOKAL PADA MATERI POKOK ASAM BASA Anjasti, Astrid Dwi; Alawiyah, Nur; Sari, Wiwik Kartika
LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA Vol. 14 No. 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Faculty of Teaching and Education, University of Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/lensa.v14i1.356

Abstract

Ketidakoptimalan penerapan teknologi yang informatif, inovatif, serta menarik dalam pembelajaran kimia menyebabkan kurangnya pemahaman materi peserta didik. Terlebih lagi dampak kemajuan teknologi membuat eksistensi budaya lokal dalam diri peserta didik semakin tergerus. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan modul digital bermuatan cerita pendek berbasis kearifan lokal Kota Semarang pada materi asam basa di SMA Negeri 5 Semarang dengan model pengembangan ADDIE. Konten kearifan lokal yang diangkat dalam modul digital yaitu mengenai minuman jamu (jamu kunyit asam dan jamu brotowali) yang ada di Kampung Jamu, pohon asam jawa, tradisi peningset dalam adat pernikahan Semarangan, dan Kampung Batik Semarang. Pengembangan media pembelajaran ini diharapkan mampu menjadikan peserta didik lebih termotivasi dan semangat dalam belajar. Hal tersebut dapat terjadi karena setiap peserta didik dapat mengeksplor materi kimia yaitu asam basa melalui bentuk penyampaian yang unik yaitu disajikan dalam bentuk modul digital bermuatan cerita pendek. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui metode wawancara, dokumentasi, studi pustaka, serta angket. Hasil validasi 3 ahli media dan 3 ahli materi mendapatkan hasil dengan nilai validitas sebesar 0,85 (sangat valid) dan 0,87 (sangat valid). Penilaian kepraktisan modul digital oleh 2 guru kimia mendapatkan hasil sangat praktis dengan persentase 96% dan penilaian kepraktisan oleh 30 peserta didik mendapatkan hasil sangat praktis dengan persentase 86,57%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul digital bermuatan cerita pendek berbasis kearifan lokal pada materi pokok asam basa dinyatakan layak dan praktis digunakan sebagai media belajar.
EFEKTIVITAS PENGAPLIKASIAN EXPERIENTIAL LEARNING MENGGUNAKAN ALAT PERAGA PHET DENGAN ALAT PERAGA SEDERHANA PADA MATERI ENERGI DAN PERUBAHANNYA Salsabila, Ainus; Agustin, Zulfani Nurdiana
LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA Vol. 14 No. 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Faculty of Teaching and Education, University of Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/lensa.v14i1.364

Abstract

Experiential learning dapat membantu proses pembelajaran dan memberikan sentuhan yang unik dalam proses pembelajaran sehingga bisa meningkatkan minat dan motivasi siwa dalam pembelajaran terutama dalam pelajaran IPA materi fisika. Penerapan model experiential learning ini dapat menggunakan media yang membantu siswa dalam menemukan konsep yang ada dalam materi pembelajaran. Terdapat dua media yang akan dianalisis kefektifannya pada model experiential learning yaitu, alat peraga sederhana dan alat peraga PhET pada materi energi dan perubahannya. Penelitian ini menggunakan jenis pendekatan semi kualitatif dengan metode DBR (Design Based Research), yang bertujuan untuk memecahkan suatu masalah yang kompleks dan mengembangkan pengetahuan tentang suatu karakteristik dari produk yang terkait, dengan menggunakan pendekatan semi kualitatif. Instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan Teknik observasi, kuesioner, dan teknik analisis data. Dari teknik analisis data tersebut dihasilkan uji kelayakan dari validator dengan respon sangat layak diperoleh rata-rata persentase 93% alat peraga sederhana dan 92% alat peraga PhET. Sedangkan penggunaan alat peraga sederhana mendapatkan respon baik dari siswa serta diperoleh rata-rata 83% alat peraga sederhana dan 79% alat peraga PhET. Dapat disimpulkan lebih efektif penerapan penggunaan alat peraga sederhana dibandingkan alat peraga PhET. Saran untuk penelitian selanjutnya yang perlu diperhatikan yaitu dalam proses pembuatan alat, ketersediaan air di sekolah, dan manajemen waktu.
PENGEMBANGAN E-MODUL BERBASIS PENDIDIKAN LINGKUNGAN BERKELANJUTAN DALAM PEMBELAJARAN IPA Kusumawati, Putri Rahadian Dyah; Aristiyanto, Roma; Muflikhah, Ila Khayati
LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA Vol. 13 No. 2 (2023): November 2023
Publisher : Faculty of Teaching and Education, University of Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/lensa.v13i2.366

Abstract

Pengembangan e-modul berbasis pendidikan lingkungan berkelanjutan dalam pembelajaran IPA. Pendidikan lingkungan menjadi sebuah solusi yang dapat digunakan untuk menanamkan konsep peduli lingkungan dan memanfaatkan sumber daya alam dengan bijak sehingga dapat dikembangkan secara berkelanjutan. Konsep Pendidikan lingkungan yang berkelanjutan perlu diajarkan dengan jelas kepada siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar berupa e-modul berbasis education for environment sustainable development (EESD). Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (R&D). Subjek untuk ahli media dan ahli materi merupakan dosen dan siswa untuk mendapat gambaran respon pengguna. Hasil validasi ahli materi bahwa sistematika penulisan modul masuk pada kategori sangat baik, isi modul kategori sangat baik dan konsep Pendidikan lingkungan berkelanjutan juga kategori sangat baik. Rata-rata skor validasi ahli materi sebesar 3,74 telah masuk pada kategori sangat baik. Hasil validasi ahli media menunjukkan bahwa modul yang dikembangkan telah mencapai skor sebesar 3,61 dengan kategori sangat baik. Respon pengguna berada dikategori baik dengan skor rata-rata 3,00. Hasil ini menunjukkan bahwa e-module dapat digunakan dalam pembelajaran IPA.
PENERAPAN PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KOGNITIF DAN KETERAMPILAN PROSES SAINS PESERTA DIDIK SMP Silaban, Bajongga; Pardede, Hebron; Pasaribu, Asnita
LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA Vol. 13 No. 2 (2023): November 2023
Publisher : Faculty of Teaching and Education, University of Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/lensa.v13i2.394

Abstract

Penerapan Pembelajaran Berbasis Masalah Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kognitif dan Keterampilan Proses Sains Peserta Didik SMP. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah pembelajaran berbasis masalah dapat meningkatkan hasil belajar kognitif dan keterampilan proses sains SMP. P?n?litian dilakukan pada p?s?rta didik k?las VIII SMP N?g?ri 12 M?dan s?banyak 9 k?las dengan jumlah 284 orang, 30 orang kelas VIII-6 dijadikan sebagai sampling purposive. S?b?lum dilakukan p?n?litian, t?s k?t?rampilan pros?s t?rl?bih dahulu divalidasikan k?pada 2 orang ahli yaitu dos?n p?ndidikan fisika dan guru IPA (fisika) SMP N?g?ri 12 M?dan. B?rdasarkan hasil validasi dip?rol?h nilai rata-rata s?b?sar 3.71 dan t?rgolong valid. Selain itu, hasil evaluasi kognitif sebanyak 10 soal divalidasi secara langsung oleh 28 peserta didik SMP Negeri 14 Medan, dan berdasarkan analisis data diperoleh rata-rata rhitung= 0.4883 dan lebih besar dari r(28; 0,05)=0.374 sehingga soal dinyatakan sudah valid. Penelitian ini adalah jenis penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam tiga siklus: perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Metode untuk menganalisis data yang digunakan untuk hasil belajar kognitif adalah dengan membandingkan skor perolehan dengan skor maksimum ideal, sedangkan keterampilan proses sains dihitung membandingkan jumlah skor yang dihasilkan dari masing-masing indikator aspek keterampilan proses sains dibandingkan dengan total skor yang dihasilkan dari masing-masing indikator aspek keterampilan proses sains. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh peningkatan hasil belajar kognitif dimulai dari prasiklus, siklus pertama, kedua, dan ketiga masing-masing sebesar 13.51, 8.54, dan 6.28. Sedangkan rata-rata keterampilan proses sains mulai dari siklus pertama, kedua, dan ketiga masing-masing 1.82 (cukup terampil), 2.85 (terampil), dan 3.65 (sangat terampil) dengan peningkatan sebesar 1.03 (25.75%), dan 0.8 (20%). Disimpulkan, bahwa pembelajaran berbasis masalah dapat meningkatkan hasil belajar kognitif dan keterampilan proses sains peserta didik SMP pada materi pokok tekanan zat padat.
EFEKTIVITAS MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DAN MOTIVASI SISWA PADA PEMBELAJARAN IPA DI KELAS V SD NEGERI 1 PADOKAN Dinda R, Selvia; Atmojo, Setyo
LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA Vol. 14 No. 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Faculty of Teaching and Education, University of Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/lensa.v14i1.399

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui keefektifan model Problem Based Learning dalam meningkatkan pemecahan masalah dan motivasi siswa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen. Hasil Dari hasil analisis T-Test eksperimen dan kontrol diperoleh bahwa nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,000. karena sig <0,05 maka dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan nilai pretest dan postest maka didapat hasil uji hipotesis H0 di tolak dan H1 diterima yaitu, “Model Problem Based Learning (PBL) efektif dalam meningkatkan pemecahan masalah dan motivasi siswa pada pembelajaran IPA di kelas V SD Negeri 1 Padokan”. Hasil uji N gain Score kelas ekperimen cukup efektif dan kelas kontrol kurang efektif. Didapat kesimpulan kuesioner ekperimen cukup efektif kuesioner kontrol tidak efektif. Kesimpulaln uji N Galin Score aldallalh, “Model Problem Balsed Lealrning (PBL) efektif dallalm meningkaltkaln pemecalhaln malsallalh daln motivalsi siswal paldal pembelaljalraln IPAL di kelals V SD Negeri 1 Paldokaln”
KAJIAN LITERATUR: PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI DALAM PEMBELAJARAN IPA DI MADRASAH Arifin, Zainal; Wulandari, Devi
LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA Vol. 14 No. 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Faculty of Teaching and Education, University of Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/lensa.v14i1.409

Abstract

Keberagaman peserta didik agar dapat belajar susuai dengan minat dan gaya belajarnya dapat diatasi menggunakan pembelajaran berdiferensiasi sehingga mendapatkan hasil yang maksimal. Pada praktiknya pembelajaran berdiferensiasi belum banyak dilakukan di madrasah khususnya pada pelajaran IPA. Tujuan kajian literatur ini untuk mendeskripsikan pembelajaran berdiferensiasi pada pembelajaran IPA yang diterapkan di Madrasah. Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah kajian literatur. Kajian literatur diperoleh dari artikel tahun 2020 hingga 2023. Pencarian literatur difokuskan pada kata kunci “Pembelajaran IPA berdiferensiasi” sehingga total artikel yang diperoleh sebanyak 2260 artikel, untuk penelitian pada jenjang SD, SMP dan SMA, yang diakses menggunakan google scholar. Berdasarkan kajian literatur dapat disimpulkan penelitian pembelajaran diferensiasi yang terintergrasi dengan Al-Qur’an belum dilaksanakan di madrasah khususnya pada pelajaran IPA jenjang MTs.
RANCANG BANGUN INSTRUMEN SOAL LITERASI SAINS BERBASIS QUIZIZZ PADA POKOK BAHASAN LARUTAN ELEKTROLIT DAN NON ELEKTROLIT Sumanik, Novike Bela; Hasanah, Khomsatun; Siregar, Lamtiar Ferawaty
LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA Vol. 14 No. 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Faculty of Teaching and Education, University of Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/lensa.v14i1.497

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk berupa instrumen soal berbasis literasi sains. Penelitian pengembangan dengan menggunakan model Borg and Gall mencapai tahap 9 yaitu potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validitas produk, revisi produk, uji coba produk (skala kecil), revisi produk, uji coba penggunaan (skala besar), dan produk akhir. Validasi dilakukan oleh ahli materi, ahli media dan praktisi. Uji coba dilakukan terhadap 37 siswa untuk mengetahui kemampuan literasi sains siswa. Berdasarkan analisis data dapat disimpulkan bahwa instrumen soal berbasis literasi sains dinyatakan valid oleh ahli materi 86% dan ahli media 95%, dinyatakan praktis 95%, angket respon siswa 83%. Literasi sains siswa sebesar 58% dinilai sangat rendah.
ANALISIS FIELD STUDY DAN HASIL BELAJAR CALON GURU IPA Fitriyah, Lina Arifah; Af'idah, Noer; Hayati, Nur
LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA Vol. 14 No. 2 (2024): November 2024
Publisher : Faculty of Teaching and Education, University of Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/lensa.v14i2.365

Abstract

Kompetensi mengajar sebagai acuan dalam mengelola pembelajaran. Kompetensi mengajar tidak secara instan bisa dimiliki oleh guru bahkan calon guru pun harus bisa menguasai kompetensi mengajar. Implementasi kompetensi mengajar dapat dilakukan melalui field study (praktik mengajar). Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan field study dan hasil belajar calon guru IPA. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah single subject research. Variabel penelitian terdiri dari field study dan hasil belajar calon guru. Pengumpulan data penelitian menggunakan observasi dan dokumentasi. Data penelitian dianalisis menggunakan uji t paired. Hasil penelitian menunjukkan (1) field study (praktik mengajar) calon guru dinyatakan baik dalam pelaksanaan kegiatan awal pembelajaran, kegiatan inti pembelajaran dan kegiatan penutup pembelajaran, (2) ada pengaruh pembelajaran field study terhadap hasil belajar calon guru IPA dengan nilai signifikasi 0.000 < 0.05. Dengan demikian, penerapan field study terbilang baik untuk diterapkan dalam pembelajaran karena sebelum calon guru melakukan field study, dosen pengampu memberi contoh terlebih dahulu tentang teknik mengajar, merencanakan pembelajar hingga mengontrol pembelajaran dan melakukan evaluasi pembelajaran.
ANALISIS MANAJEMEN LABORATORIUM BIOLOGI DI SEKOLAH MENENGAH ATAS DI KOTA BANDAR LAMPUNG Aulia, Aulia Novitasari; Nurjanah, Siti; Dwi Solviana, Meita
LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA Vol. 14 No. 2 (2024): November 2024
Publisher : Faculty of Teaching and Education, University of Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/lensa.v14i2.469

Abstract

Analisis Manajemen Laboratorium Biologi di Sekolah Menengah Atas di Kota Bandar Lampung. Pendidikan di Sekolah Menengah Atas merupakan fase kritis dalam perkembangan akademik siswa yang memerlukan pengalaman dalam kehidupan nyata. Laboratorium berperan penting dalam menunjang proses pembelajaran, memberikan pengalaman langsung, menerapkan teori, dan menggali ilmu pengetahuan. Namun dalam praktiknya, tidak semua laboratorium biologi beroperasi secara optimal; tantangan dan hambatan yang mungkin timbul sehingga memerlukan pengelolaan yang memadai dan profesional sesuai dengan prinsip standar pengelolaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengelolaan laboratorium biologi di kota Bandar Lampung. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, angket, dan observasi. Pemilihan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria akreditasi A dan B. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat indikator yakni perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan yaitu SMA A, SMA B, dan SMA D memperoleh kriteria baik, sedangkan SMA C memperoleh kriteria kurang baik.
PENDEKATAN ENVIRONMENTAL LEARNING DENGAN PROBLEM-BASED LEARNING: PENGARUHNYA TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK SMP NEGERI 9 SAMARINDA Nun Nasih, Amin; Syam, Muliati; Nuryadin, Atin
LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA Vol. 14 No. 2 (2024): November 2024
Publisher : Faculty of Teaching and Education, University of Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/lensa.v14i2.546

Abstract

Dalam pendidikan, tingkat keterampilan berpikir kritis sangat bermanfaat sebagai bekal untuk menghadapi era globalisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh metode pembelajaran yang inovatif, yaitu pendekatan environmental learning dengan problem-based learning, dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik SMP Negeri 9 Samarinda pada materi pemanasan global. Penelitian ini adalah penelitian berjenis kuantitatif dengan metode pre-eksperimen menggunakan one-group pretest-posttest design. Sebanyak 31 peserta didik kelas VIID terlibat alam penelitian ini yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah tes esai pretest-posttest. Data hasil penelitian diuji menggunakan uji normalitas, uji N-gain, dan uji-t berpasangan. Hasil uji N-gain sebesar 0.4 menunjukkan bahwa terdapat peningkatan berpikir kritis peserta didik pada kategori “sedang”. Hasil uji-t sebesar thitung 10.328 > ttabel 2.042 menunjukkan adanya pengaruh dari penerapan environmental learning menggunakan problem based learning terhadap keterampilan berpikir kritis peserta didik pada materi pemanasan global. Hasil ini menunjukkan bahwa metode pembelajaran yang inovatif seperti ini dapat menjadi strategi efektif untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis peserta didik, yang sangat dibutuhkan dalam era globalisasi.