cover
Contact Name
Darnoto
Contact Email
darnoto@unisnu.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
tarbawi@unisnu.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. jepara,
Jawa tengah
INDONESIA
Tarbawi : Jurnal Pendidikan Islam
ISSN : 20883102     EISSN : 2548415X     DOI : -
Core Subject : Education,
Tarbawi : Jurnal Pendidikan Islam p-ISSN: 2088-3102; e-ISSN: 2548-415X is an journal published by the Faculty of Tarbiyah and Education Science Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara. The journal focuses its scope on the issues of Islamic education. We invite scientists, scholars, researchers, as well as profesionnals in the field of Islamic education to publish their researches in our Journal.
Arjuna Subject : -
Articles 189 Documents
KONTEKSTUALISASI KEBIJAKAN PENDIDIKAN HARUN AL-RASYID Hidayatullah, Syarif
Tarbawi : Jurnal Pendidikan Islam Vol 21, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/tarbawi.v21i1.5517

Abstract

Kebijakan pendidikan yang diberlakukan oleh Harun Ar-Rasyid ketika itu sangat efektif terhadap kemajuan pendidikan junto peradaban, namun sangat kontras  dengan kebijakan pendidikan yang ada di Indonesia hari ini. Bahkan menurut seurvei bahwa 34 kebijakan dari 13 kabupaten dan kota di seluruh Indonesia dinilai tidak efektif. Hal ini tentu berimplikasi terhadap penurunan mutu pendidikan. Karena pendidkan yang bermutu salah satunya dipengaruhi oleh keefektivitasan kebijakannya. Lalu bagaimanakah caranya agar kebijakan pendidikan hari ini dapat efektif sama seperti yang diterapkan Harun al-Rasyid? apakah mengikuti kebijakan Harun al-Rasyid perlu dipertimbangkan untuk diikuti dalam konteks hari ini?. Melalu metode study pustaka, kajian ini menegaskan bahva dengan melihat kebijakan efektif yang terapkoan oleh khalifah besar Islam tersebut dapat memberi kontribusi jika dikontekstualisasikan dengan hari ini.Kata Kunci : Harun Al-Rasyid ;Kebijakan, Pendidikan, Kontekstualisasi.KONTEKSTUALISASI KEBIJAKAN PENDIDIKAN HARUN AL-RASYID
Pengembangan Pembelajaran PAI dalam Kurikulum Merdeka Era Digital Basri, Hasan
Tarbawi : Jurnal Pendidikan Islam Vol 21, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/tarbawi.v21i1.5606

Abstract

This study aims to find out how the development of Islamic religious education learning in the independent curriculum learning the digital era and find out how the problems of learning Islamic religious education in the independent learning curriculum at MTs Negeri 1 Yogyakarta. Data collection in this study used interviews, observation and documentation. The results of this study show that religious education learning in the independent digital era learning curriculum at MTs Negeri 1 Yogyakarta is to provide guidance to students to become individuals who have noble morals and fear Allah Swt. and have the ability to think critically, have the ability to do high activities, be able to communicate well, be able to collaborate and be confident and can utilize technology as a learning medium for Islamic religious education. As for the problems of learning Islamic religious education in the independent learning curriculum in the digital era, namely: human resources are not adequate to implement Islamic religious education learning in the digital era, PAI teachers have not mastered the concept of an independent learning curriculum and do not have qualified abilities in using technological media in learning, low quality of education, inadequate facilities and infrastructure. So the solution that can overcome the problems of learning Islamic religious education in the digital era is to develop and improve human resources first, provide facilities and infrastructure and utilize technological media in learning Islamic religious education.
STUDI DAMPAK INTERNALISASI PROGRAM MODERASI BERAGAMA PADA SMA PERCONTOHAN DAN NONPERCONTOHAN DI YOGYAKARTA khodijah, siti
Tarbawi : Jurnal Pendidikan Islam Vol 21, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/tarbawi.v21i2.6370

Abstract

Dalam rangka merespons kebijakan penerapan moderasi beragama di sekolah, Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY meluncurkan program sekolah percontohan moderasi beragama dengan menjadikan enam Sekolah Menengah Atas dan Kejuruan (SMA/ SMK) sebagai spesimen sekolah moderasi beragama.Keenamsekolahtersebuttersebardiempatkabupaten/kotadi wilayah Yogyakarta selain Sleman.Dalamliniwaktuyangsamadengandiimplementasikannya program penguatan moderasi beragama di lingkup sekolah, nampak bahwa dinamika kehidupan sosial keagamaan masih menunjukkan adanya indikasi intoleransikhususnyapadakalanganremaja. Atas dasar itu, fokus utama dari penelitian ini adalah upaya untuk melihat dan menganalisis dampak dari kebijakan penguatan moderasi beragama terhadap sikap antiradikalisme agama di kalangan siswa pada sekolah percontohan dan nonpercontohan program moderasi beragama. Secara keseluruhan penelitian ini menggunakan penelitian gabungan (mix method) kuantitatif dan kualitatif dengan strategi Eksplanatoris Sekuensial. Data yang terkumpuldianalisissecarakuantitatifdengananalisisregresidandiperkuat dengan data kualitatif. Hasil penelitian secara keseluruhan menunjukan bahwa variabel moderasi beragama hanya berpengaruh sebesar 14% terhadap pembentukan sikap antiradikalisme agama di kalangan siswa. Secarastatistik,siswayangberasaldarisekolahpercontohanprogram moderasi beragama lebihmoderat jikadibandingkandengansiswayangberasaldarisekolahnonpercontohan. Secara kualitatif, yang menjadi temuan adalahkurangnyaperan dan relasi kolaboratifantarpemangku kepentingan di sekolah, khususnyaantara KepalaSekolah dan guru PAI, dalam upaya mendukung internalisasi moderasi beragama dalam lingkup sekolah.
Peran Strategis Guru dalam Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di Sekolah Musthofa, Prova Imam; AR, Zaini Tamin
Tarbawi : Jurnal Pendidikan Islam Vol 21, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/tarbawi.v21i2.7244

Abstract

Artikel ini mengkaji peran strategis guru dalam pengembangan kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Budi Pekerti di SMPN 26 Surabaya, dengan menyoroti tiga dimensi utama: perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Melalui pendekatan kualitatif yang melibatkan wawancara, observasi, dan dokumentasi, penelitian ini mengungkapkan bahwa guru memiliki peran penting dalam merancang rencana pelaksanaan pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik peserta didik. Sebagai pelaksana, guru mengadopsi metode pembelajaran yang inovatif dan adaptif, melakukan penilaian formatif dan sumatif untuk mengevaluasi hasil belajar, serta memastikan keselarasan dengan tujuan pendidikan. Selain itu, sebagai evaluator, guru melakukan penilaian komprehensif untuk menentukan efektivitas kurikulum dan dampaknya terhadap pengalaman belajar peserta didik. Temuan penelitian ini memberikan wawasan berharga bagi pendidik dan pengelola sekolah dalam merancang dan melaksanakan kurikulum yang lebih responsif terhadap kebutuhan peserta didik, sehingga meningkatkan kualitas pendidikan secara keseluruhan. Artikel ini menawarkan perspektif kritis dalam mendukung pengembangan kurikulum yang lebih relevan dan efektif dalam lanskap pendidikan modern.
Strategi Penerapan Umpan Balik Untuk Meningkatkan Fokus siswa Dalam Pembelajaran PAI di SD SLEMAN Ummu Khairiyah Mawarni, Miftahul Janah, Dwi Wulan Sari, Muzawir Munawarsyah,
Tarbawi : Jurnal Pendidikan Islam Vol 21, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/tarbawi.v21i2.7790

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan strategi umpan balik dalam meningkatkan fokus siswa pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di Sekolah Dasar Sleman, khususnya dalam konteks PAI yang menekankan pada pemahaman nilai-nilai agama dan pembentukan karakter. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil observasi awal yang menunjukkan adanya variasi tingkat fokus siswa selama pembelajaran Pendidikan Agama Islam yang berpotensi menghambat tujuan pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV di Sekolah Dasar Sleman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa umpan balik yang efektif, khususnya umpan balik verbal melalui kata-kata atau bahasa baik lisan maupun tertulis, secara signifikan meningkatkan fokus siswa selama pembelajaran PAI. Umpan balik langsung meningkatkan fokus melalui: (1) Klarifikasi Pemahaman, memberikan informasi yang jelas tentang pemahaman siswa (2) Motivasi dan Keterlibatan (3) Pengaturan Diri (4) Memperkuat pemahaman konsep-konsep penting dalam PAI. Kontribusi penelitian ini terhadap pendidikan Islam adalah ditemukannya strategi umpan balik yang efektif untuk pembelajaran PAI di sekolah dasar. Buku ini memberikan panduan bagi guru PAI untuk merancang dan menerapkan umpan balik yang meningkatkan fokus siswa, sehingga pembelajaran PAI lebih bermakna dan efektif dalam membangun karakter dan pemahaman nilai-nilai agama. Studi ini menekankan pentingnya umpan balik langsung (diberikan segera setelah tugas atau respons).
PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM ERA GLOBALISASI: MENYEIMBANGKAN TRADISI DAN MODERNITAS Zuhri, Achmad
Tarbawi : Jurnal Pendidikan Islam Vol 21, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/tarbawi.v21i2.6882

Abstract

This article discusses how Islamic religious education can remain relevant and effective by balancing traditional values and modern approaches. The research method used is library research, involving the collection of literature data from several journal articles and books, followed by reading, noting, and processing the research material. Values such as simplicity, obedience, and togetherness remain vital in shaping students' character. Modernity and technology bring changes in teaching methods, curriculum, and access to information, which can enrich Islamic religious education if integrated correctly without sacrificing traditional values. Strategic approaches required include teacher education and training, the development of an inclusive curriculum, dialogue and collaboration among stakeholders, contextual approaches, case studies, and continuous evaluation and adjustment. Teachers need to be trained in the use of technology and have a deep understanding of Islamic teachings. An inclusive curriculum should combine religious values with 21st-century skills relevant to students' everyday lives. Collaboration among scholars, educators, technology experts, parents, and religious organizations is crucial to achieve this balance. With the right strategies, Islamic religious education can remain relevant, shape a generation with noble character and extensive knowledge, and strengthen religious identity amidst the dynamics of changing times.
Persepsi Dosen Tentang Nilai Moderasi Beragama Dalam Buku Teks Perkuliahan di Perguruan Tinggi Abid, Nuskhan; Fa'atin, Salmah
Tarbawi : Jurnal Pendidikan Islam Vol 21, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/tarbawi.v21i2.7152

Abstract

Artikel ini ingin mengungkap pemahaman dosen dan persepsinya tentang representasi nilai moderasi beragama yang terdapat dalam buku teks perkuliahan. Partisipan terlibat dalam kegiatan grup diskusi terpusat (FGD), wawancara langsung, dan kuisioner. Hasilnya menunjukkan bahwa terdapat nilai moderasi beragama yang tercantum dalam buku teks secara tersurat maupun tersirat. Persepsi dosen juga menunjukkan bahwa empat indikator moderasi beragama sudah terinjeksi dalam buku teks perkuliahan yang digunakan oleh dosen. Dari hasil penelitian ini diharapkan menjadi rekomendasi bagi pemangku kebijakan untuk memberikan sosialisasi secara utuh tentang moderasi beragama kepada semua dosen. Sosialisasi yang fokus kepada empat indikator moderasi beragama tidak hanya fokus kepada toleransi antar umat beragama. Selain itu rekomendasi lainnya adalah adanya pelatihan pengembangan bahan ajar, buku ajar, yang memuat nilai-nilai moderasi beragama di dalamnya. Sehingga dosen dapat turut serta menyuarakan moderasi beragama melalui ruang kelas dan buku ajar perkuliahan.
Rekonstruksi Akhlak Islam dalam Seni Pertunjukan: Penerapan Pemikiran Al-Zarnuji di Teater Jangkarbumi Abadi, Muhammad Zidan; Taufikin, Taufikin
Tarbawi : Jurnal Pendidikan Islam Vol 21, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/tarbawi.v21i2.7435

Abstract

Moral education has an important role in shaping good Muslim character, but traditional methods are often less effective in attracting the attention of the younger generation. This research examines the application of Al-Zarnuji's thoughts in the performing arts with a focus on Jangkarbumi Theatre as a case study. Using a descriptive qualitative approach, data was obtained through observation, interviews, and analysis of performance scripts such as Titik or Koma and Demama'an. The results showed that Teater Jangkarbumi's performances successfully integrated Islamic moral values, such as sincerity, patience, and social solidarity, through strong narratives, symbolic gestures, and relevant characters. This performance not only entertains, but also educates the audience, especially the younger generation, by inserting moral messages that are relevant to everyday life. This research confirms the importance of performing arts as an innovative and effective medium of moral education, while offering a dynamic way to integrate Islamic values in modern art. This study enriches the discussion on the adaptation of Islamic teachings in contemporary educational practices, particularly in arts-based character building.
Pendidikan Islam bagi Anak Rantau: Studi Model Pembelajaran di Desa Krapyak Jepara Anjani, Dewi Tri; Saefudin, Ahmad; Alhairi, Alhairi; Khasnah, Khasnah
Tarbawi : Jurnal Pendidikan Islam Vol 19, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/tarbawi.v19i2.3903

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menguraikan model pendidikan Islam yang dipraktikkan oleh anak rantau di Desa Krapyak Tahunan Jepara. Juga untuk mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan pendidikan Islam bagi anak-anak rantau. Dengan pendekatan riset kualitatif, peneliti melakukan observasi secara langsung terhadap aktivitas informan, wawancara mendalam, dan mengumpulkan dokumen yang relevan tentang model pendidikan anak rantau. Hasilnya, model pendidikan Islam yang diterapkan oleh anak-anak rantau mencakup pendidikan formal, informal, dan non-formal. Di perantauan, anak-anak memperoleh pendidikan formal melalui sekolah-sekolah di desa Krapyak dan sekitarnya. Pendidikan informal anak-anak rantau ditempuh melalui pendidikan akhlak, nasehat dari orang tua maupun orang-orang terdekat. Selanjutnya pada aspek non-formal, mereka mengikuti kegiatan kumpulan, TPQ, mengaj, dan les privat. Faktor pendukung model pendidikan anak rantau meliputi kemandirian, kecepatan beradaptasi dengan lingkungan baru, dan spirit menggapai cita-cita. Sedangkan faktor penghambat pendidikan mereka dipengaruhi oleh kehidupan lingkungan sekitar, perbedaan usia teman sepermainan, dan emosi anak yang labil. Riset ini memberi kontribusi terhadap disiplin ilmu pendidikan Islam, terutama yang berkaitan dengan model pendidikan anak di perantauan
Relevansi Perencanaan Lingkungan Pendidikan Islami dalam Pembentukan Kematangan Emosi Peserta Didik: Kajian Historis dan Konteks Modern Al Hawari, Sarah Rifat; Rahman, Imas Kania; Lisnawati, Santi
Tarbawi : Jurnal Pendidikan Islam Vol 21, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/tarbawi.v21i2.7800

Abstract

The educational environment plays a crucial role in shaping students' careers and personalities. This is also supported by the Qur'anic verses related to the educational environment. To deepen the urgency of a good educational environment and the successes achieved by Muslim predecessors, research on Islamic historical studies is needed to strengthen the importance of educational planning. This study uses a literature review method, focusing on the Qur'an and relevant historical literatures. The study adopts Sartain's theory of three types of educational environments, correlating these with Qur'anic verses that directly address educational environments. Additionally, this study presents historical examples of successful Islamic educational practices, highlighting figures such as Imam Ahmad bin Hanbal, Salahuddin Al-Ayyubi, and Alp Arslan.The relevance of this study in modern education lies in its ability to address contemporary challenges such as social pressure, technological influence, and changing family values. Islamic historical concepts can offer holistic solutions by integrating intellectual, emotional, and spiritual development within educational planning. The findings emphasize the critical role of educational environments in fostering emotional independence among students, as exemplified by the success of previous Islamic generations. This study contributes to the discourse on adapting Islamic educational principles to modern contexts to develop a well-rounded and emotionally resilient generation.