cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Home Economics Journal
ISSN : 25794272     EISSN : 25794280     DOI : -
Core Subject : Economy,
Home Economics Journal adalah jurnal ilmiah sebagai wadah pertukaran, pengembangan, dan desiminasi ilmu pengetahuan dalam ruang lingkup pendidikan vokasional di bidang boga, busana, rias, pariwisata dan industri kreatif.
Arjuna Subject : -
Articles 93 Documents
Penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) pada Laboratorium Tata Rias dan Kecantikan Tritanti, Asi; Siregar, Ika Pranita
Home Economics Journal Vol. 1 No. 1 (2017): May
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (136.689 KB) | DOI: 10.21831/hej.v1i1.23285

Abstract

Penelitian bertujuan: (1) mengetahui penerapan K3 di prodi tata rias untuk  diri sendiri, alat dan bahan praktik, serta area kerja, (2) membuat Standar Operasional Prosedur (SOP) yang sesuai K3 untuk kegiatan praktik (2) tata kecantikan kulit, (3) tata kecantikan rambut, dan (4) tata rias pengantin. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif model interaktif Miles dan Huberman. Subjek penelitian adalah mahasiswa prodi tata rias  semester genap 2015/2016 dan semester ganjil 2016/2017, dosen dan laboran Prodi Tata Rias. Data dikumpulkan dengan lembar observasi, kuisioner dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif  kualitatif. . Hasil penelitian menunjukkan: (1) Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) di prodi tata rias pada diri sendiri, alat dan bahan praktik, serta area kerja praktik sudah diterapkan. Mahasiswa, laboran dan dosen pengampu memiliki komitmen melakukan K3, memiliki pengetahuan dasar K3, dan bersedia menerapkan K3 sesuai dengan SOP yang berlaku, Standar Operasional Prosedur yang sesuai prinsip K3 untuk (2) bidang keahlian tata kecantikan kulit dibuat dengan memperhatikan prinsip dasar dan kompetensi tata kecantikan kulit, (3) tata kecantikan rambut dibuat dengan memperhatikan prinsip dasar dan kompetensi tata kecantikan rambut, dan (4) praktik tata rias pengantin dibuat dengan memperhatikan konsep dasar dan jenis tata rias pengantin dengan kompetensi rias pengantin Indonesia, pengantin Barat, dan Pengantin Muslim
Pengaruh Hidrokoloid pada Karakteristik Sensoris Kue Kering Non-Gandum Anggraeni, Andian Ari; Handayani, Titin Hera Widi; Palupi, Sri
Home Economics Journal Vol. 2 No. 1 (2018): May
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (120.755 KB)

Abstract

Penelitian ini mengembangkan produk kue kering non-gandum dari tepung komposit berbahan dasar tepung singkong modifikasi (mocaf). Kue kering choco-chips, kastengel, dan nastar dari tepung terigu (WF), modified cassava flour/mocaf (MCF), tepung beras (RF), tepung maizena (MF), isolat protein kedelai (ISP), dan hidrokoloid (xanthan gum (XG) dan guar gum (GG). Kue kering dievaluasi secara sensoris untuk menganalisa warna, aroma, tekstur, rasa dan penerimaan keseluruhan. Berdasar hasil uji sensoris, ditentukan kompisisi terbaik yang menghasilkan produk dengan tingkat kesukaan yang tidak berbeda nyata dengan produk gandum. Hasil penelitian menunjukkan: 1) kue kering choco-chips dari mocaf 70%, tepung beras 25%, ISP 5% dan xanthan gum 2% basis tepung, menghasilkan produk dengan karakteristik sensoris  lebih disukai daripada sampel lain, 2) kue kering kastengel dari mocaf 85%, tepung maizena 10%, ISP 5% dan xanthan gum 2,5% basis tepung, menghasilkan produk dengan karakteristik sensoris    tidak berbeda nyata dengan sampel gandum, dan 3) kue kering nastar dari mocaf 75%, tepung beras 20%, ISP 5% dan guar gum 2% basis tepung, menghasilkan produk dengan karakteristik sensoris tidak berbeda nyata dengan sampel gandum.
Krekers Tepung Jantung Pisang Sebagai Usaha Diversifikasi Pangan Berbasis Sumber Daya Lokal Triastuti, Unggul Yuyun; Priyanti, Esteria; Diana, Tri Rettagung; Kurnianingsih, Kurnianingsih
Home Economics Journal Vol. 2 No. 1 (2018): May
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (90.989 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui tingkat kesukaan krekers dengan penambahan tepung jantung pisang dan mengetahui kandungan karbohidrat, lemak dan protein dari krekers dengan prosentase penambahan jantung pisang yang terbaik. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental, dengan membandingkan krekers yang menggunakan penambahan tepung jantung pisang sebanyak 15%, 20% dan 25% dari berat bahan kering. Tahapan pelaksanaan penelitian terdiri dari 2 tahap yaitu tahap pembuatan tepung jantung pisang dan tahap pembuatan krekers jantung pisang. Setiap perlakukan dilakukan 3 kali pengulangan agar mendapatkan formula resep yang tepat. Setelah mendapatkan formula resep yang tepat kemudian dilakukan uji tingkat kesukaan. Berdasarkan hasil uji tingkat kesukaan panelis terhadap rasa, warna, tekstur dan aroma dari krekers jantung pisang menunjukkan nilai rerata tertinggi pada produk dengan penambahan 15% tepung jantung pisang. Nilai rerata sebesar 3,33 (netral) untuk rasa, 3,30 (netral) untuk warna, 3,07 (netral) untuk tekstur dan 3,00 (netral) untuk aroma. Oleh sebab itu, produk tersebut merupakan produk yang dapat diterima oleh panelis dari segi rasa, aroma, tekstur dan warna. Hasil uji kandungan gizi dari dari krekers dengan penambahan sebanyak 15% tepung jantung pisang yaitu kadar karbohidrat 32,44%, kadar lemak 13,02% dan kadar protein 6,20%.
Pengembangan Video Pembelajaran Dodot Pengantin Puteri Gaya Solo Basahan Juniastuti, Eni; Yuswati, Yuswati; Tritanti, Asi
Home Economics Journal Vol. 2 No. 2 (2018): October
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.131 KB) | DOI: 10.21831/hej.v2i2.23294

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) untuk mengembangkan naskah program video pembelajaran Dodot Pengantin Putri Gaya Solo Basahan, 2) untuk menguji kelayakan video pembelajaran Dodot Pengantin Putri Gaya Solo Basahan. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (research and development). Subyek penelitian adalah mahasiswa semester 3 dan semester 5 prodi D3 Tata Rias dan kecantikan FT UNY tahun angkatan 2008 yang sudah mengambil Mata Kuliah Pengantin Indonesia II dan angkatan 2009 yang belum mengambil Mata Kuliah Pengantin Indonesia II. Data penelitian dianalisis dengan teknik deskriptif kuantitatif secara sederhana, yakni dengan membandingkan nilai rerata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Pengembangan Video Pembelajara Dodot pengantin gaya solo basahan terdiri dari beberapa tahapan antara lain: a)Terdapat perencanaan dalam merumuskan tujuan, disesuaikan dengan kebutuhan mahasiswa agar dapat tercapai kompetensi dibidang Tata Rias Pengantin.b) Pembuatan produk Video Pembelajara Dodot pengantin gaya Solo Basahan dengan prosedur yang direncanakan.c) Uji coba Video untuk memvalidasi produk, dengan validasi ahli materi,dan  ahli media yang berkompeten di bidang Tata Rias Pengantin Terutama penganti Gaya Solo Basahan . d) Merevisi hasil produk dan memperbaiki sebelum dilakukan uji coba dilapangan.e) Uji coba produk dilapangan atau pada pengguna produk tersebut.f) membuat laporan hasil sesuai dengan data yang diperoleh dilapangan baik dari ahli materi, ahli media dan pengguna Video Dodot pengantin gaya Solo Basahan 2) penelitian Video Pembelajaran Dodot Pengantin Putri Gaya Solo Basahan Puteri ini dalam kategori sangat layak sebagai sumber belajar menurut ahli media dan ahli materi, dan baik berdasarkan hasil uji coba di lapangan. 
Manajemen Pembelajaran Soft Skills Berpikir Tingkat Tinggi Berbasis PBL Bidang Patiseri Hamidah, Siti; Palupi, Sri; Yuriani, Yuriani
Home Economics Journal Vol. 2 No. 1 (2018): May
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.974 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menemukan: perilaku soft skills berpikir tingkat tinggi (SBT), menemukan tema permasalahan patiseri, menemukan rancangan manajemen SBT berbasis PBL bidang patiseri. Penelitian ini menggunakan pendekatan research and development dalam bidang pendidikan yang diringkas menjadi 3 tahapan: 1) studi pendahuluan; 2) pengembangan model; dan 3) pengujian model. Penelitian ini merupakan tahap kedua berupa pegembangan rancangan.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa:  pertama, perilaku SBT berbasis PBL terintegrasi bidang patiseri mencakup SBT berpikir kritis dan pemecahan masalah, kreatifitas dan inovasi, kemauan untuk terus belajar, usaha keras mencapai sukses, strategi berpikir. Kedua, tema permasalahan patiseri meliputi: Analisis resep, analisis  karakteristik produk dilihat dari variasi bahan, analisis suhu dan produk, pengembangan produk, Ketiga, rancangan manajemen pembelajaran SBT terdiri atas 9 langkah meliputi: 1) menciptakan setting pembelajaran; 2) mahasiswa merancang usaha mewujudkan setiap perilaku SBT; 3) mengenal masalah patiseri; 4)  bekerja dalam tim untuk mengurai masalah; 5) brainstorming; 6) menemukan bukti empiris secara individu; 7) mengkaji literature; 8) diskusi dan berdebat dalam tim; dan 9) presentasi hasil. 
Pengembangan Video Pembelajaran Mata Kuliah Teknologi Pengawetan Makanan Materi Kacang Disko Anggraeni, Andian Ari; Nugraheni, Mutiara; Handayani, Titin Hera Widi
Home Economics Journal Vol. 1 No. 1 (2017): May
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.904 KB) | DOI: 10.21831/hej.v1i1.23281

Abstract

Penelitian ini bertujuan  mengembangkan video pembelajaran yang layak pada mata kuliah Teknologi Pengawetan Makanan materi pembuatan kacang disko. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Video dikembangkan dengan pendekatan 4D, yaitu define, design, develop dan disseminate. Pengumpulan data  menggunakan angket penilaian kelayakan media. Subyek penelitian 1 orang ahli materi, 1 orang ahli media dan 30 orang calon pengguna yaitu mahasiswa program studi Pendidikan Teknik Boga, Universitas Negeri Yogyakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa video dikembangkan dengan format mp4,  durasi 11 menit. Video ini terdiri dari 5 bagian yaitu pembukaan, persiapan alat dan bahan, proses produksi, uji kadaluarsa dan penutupan. Dan menggunakan format presenter di bagian pembukaan dan penutupan. Bagian persiapan, produksi, dan uji kadaluarsa dipandu oleh suara dubber dan diperagakan oleh talent mahasiswa. Video diunggah dalam YouTube channel Pendidikan Teknik Boga Universitas Negeri Yogyakarta dengan URL https://youtu.be/ne7981MDqbY. Prosentase kelayakan video berdasar ahli materi 97%, ahli media 89% dan calon pengguna 79% yang semuanya masuk kategori sangat layak. Oleh karena itu, video kacang disko ini dinyatakan sangat layak untuk digunakan sebagai media pembelajaran pada mata kuliah Teknologi Pengawetan Makanan.
Pemetaan Jenis Pekerjaan Produksi pada Industri Busana Mitra Praktik Industri Mahasiswa Program Studi Tata Busana Prahastuti, Endang; Pradani, Rizky Yulianingrum
Home Economics Journal Vol. 1 No. 1 (2017): May
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (98.499 KB) | DOI: 10.21831/hej.v1i1.23276

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memetakan jenis pekerjaan produksi yang tersedia pada industri busana mitra Praktik Industri (PI) mahasiswa program studi tata busana. Rancangan penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian ini pemilik industri busana yang memiliki perjanjian kerjasama dengan pihak program studi sebagai tempat magang mahasiswa pada tahun 2017 sejumlah 21 industri busana tempat PI. Instrumen penelitian yang digunakan adalah angket tertutup dan wawancara tidak terstruktur. Instrumen diuji menggunakan teknik validitas konstruk.Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dengan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) 25% Industri Butik mengelola 17-24 jenis pekerjaan produksi, 75% mengelola 9-16 jenis pekerjaan produksi, (2) 66,6% Industri Modiste mengelola 17-24 jenis pekerjaan produksi, 22,2% mengelola 9-16 jenis pekerjaan produksi, 11,1% mengelola 1-8 jenis pekerjaan produksi,  dan (3) 50% Industri Garmen mengelola 9-16 jenis pekerjaan produksi, dan 50% mengelola 1-8 jenis pekerjaan produksi. Industri mitra mengelola jenis pekerjaan yang bervariasi sesuai dengan besar kecilnya quota pesanan, variasi kelengkapan jenis pekerjaan pada industri diperlukan untuk penyelaras ketidakseragaman kompentensi yang dikuasai mahasiswa.
Potensi Makanan Tradisional Kue Kolombeng Sebagai Daya Tarik Wisata Di Daerah Istimewa Yogyakarta harsana, Minta; Baiquni, Muhammad; Harmayani, Eni; Widyaningsih, Yulia Arisnani
Home Economics Journal Vol. 2 No. 2 (2018): October
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (121.701 KB) | DOI: 10.21831/hej.v2i2.23291

Abstract

Perkembangan industri pariwisata dapat memberikan peluang bagi berkembangnya produk-produk wisata, termasuk kuliner di Daerah Istimewa Yogyakarta. Tingginya perkembangan industri pariwisata, memberikan peluang yang sangat besar bagi masyarakatnya, untuk ikut berpartisipasi dalam pembangunan pariwisata, khususnya wisata kuliner yang saat ini masih sangat terbatas jumlahnya. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan makanan tradisional sebagai Daya Tarik Wisata Kuliner di Daerah Istimewa Yogyakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan menggunakan teori Daya tarik Wisata dari Damanik dan Weber, (keunikan, originalitas, otentisitas, dan keragaman).Pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan wawancara. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa makanan tradisional  Kue Kolombeng merupakan suatu produk yang berdaya tarik wisata. Daya tarik wisata pada Makanan Tradisional Kolombeng adalah karena makanan Tradisional ini memiliki keunikan, originalitas, otentisitas, dan keragaman. Keunikan dapat dilihat dari adanya kombinasi kelangkaan dan kekhasan yang melekat pada makanan tradisional Kue Kolombeng. Originalitas makanan tradisional tergambar dari keaslian bahan makanan tradisional  dengan tetap mempertahankan bahan baku lokal asli dan proses dengan ,juga menggambarkan otentisitasnya, keragaman mengarah pada variasi bentuk dan nama. 
Pembuatan Tempe Bekatul Dan Kandungan Gizinya Auliana, Rizqie
Home Economics Journal Vol. 1 No. 2 (2017): October
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.907 KB) | DOI: 10.21831/hej.v1i2.23288

Abstract

Penelitian bertujuan: 1) mengetahui formula tempe bekatul yang tepat sesuai dengan karakteristik bekatul, 2) mengetahui daya terima konsumen terhadap tempe bekatul, dan 3) mengetahui kandungan gizi tempe bekatul berdasarkan analisis proksimat. Jenis penelitian adalah eksperimen di Laboratorium Program Studi Pendidikan Teknik Boga, Universitas Negeri Yogyakarta dan Chemix Pratama. Disain penelitian adalah rancangan blok lengkap 3 kali ulangan percobaan dan 2 kali sampel. Formula tempe bekatul 1 dan 2 menggunakan 7½ % , 10%, dan 12½ %. Hasil penelitian: 1) Formula tempe bekatul yang tepat baik tempe bekatul 1 maupun 2 adalah 10% bekatul, 90%  kedelai dan 8% ragi tempe. 2) Tempe bekatul  yang disukai adalah formula 2 dengan substitusi 10%. 3) Kandungan gizi tempe bekatul 1 dan 2 tidak berbeda jauh dengan tempe kedelai. Kadar air tempe bekatul 60-61%. Kadar abu  tertinggi adalah tempe bekatul 2 sebesar 1,5452%.  Kandungan protein tempe kedelai adalah 17,7712%, tempe bekatul 1 adalah 16,1638%, dan tempe bekatul 2 adalah 17,8622%. Kandungan lemak tertinggi dimiliki tempe bekatul 1 sebesar 10,3032% . Serat kasar tempe bekatul 2 lebih rendah 5,4824% dibandingkan tempe bekatul 1. Kandungan karbohidrat dan energi lebih tinggi pada tempe bekatul 1 sebesar 4,7637%
Pengembangan Video Pembelajaran Mata Kuliah Pengujian Bahan Pangan Materi Sifat Telur Anggraeni, Andian Ari; Nugraheni, Mutiara; Rinawati, Wika
Home Economics Journal Vol. 1 No. 2 (2017): October
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.012 KB) | DOI: 10.21831/hej.v1i2.23282

Abstract

Tujuan penelitian ini: mengembangkan dan menilai kelayakan video pembelajaran mata kuliah Pengujian Bahan Pangan untuk materi telur oleh ahli materi, ahli media dan calon pengguna. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Pengembangan video pembelajaran dilakukan dengan pendekatan 4D (Define, Design, Develop dan Dissemination). Video pembelajaran ini menjelaskan sifat fisik dan emulsi telur. Metode pengumpulan data menggunakan angket penilaian kelayakan media. Uji coba terbatas video pembelajaran dilakukan pada 30 orang mahasiswa Pendidikan Teknik Boga, Universitas Negeri Yogyakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) video pembelajaran mata kuliah Pengujian Bahan Pangan untuk materi sifat fisik dan emulsi telur telah dikembangkan dengan format mp4, durasi 11 menit, dan terdiri dari 5 bagian yaitu pembukaan, persiapan alat dan bahan, eksperimen, evaluasi hasil dan penutupan. Video diunggah dalam YouTube channel Pendidikan Teknik Boga Universitas Negeri Yogyakarta dengan URL https://youtu.be/l0b_F_2pAQU. 2) nilai kelayakan video pembelajaran berdasar ahli materi 96% kategori sangat layak, ahli media 88% sangat layak dan calon pengguna 83% sangat layak, sehingga video pembelajaran ini sangat layak digunakan sebagai media pembelajaran. 

Page 2 of 10 | Total Record : 93