cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Home Economics Journal
ISSN : 25794272     EISSN : 25794280     DOI : -
Core Subject : Economy,
Home Economics Journal adalah jurnal ilmiah sebagai wadah pertukaran, pengembangan, dan desiminasi ilmu pengetahuan dalam ruang lingkup pendidikan vokasional di bidang boga, busana, rias, pariwisata dan industri kreatif.
Arjuna Subject : -
Articles 93 Documents
PANNACOTTA BIJI BUNGA MATAHARI (Helianthus Annuus L) BAGI VEGETARIAN Ramadhani, Stevia Tafdhila
Home Economics Journal Vol. 3 No. 2 (2019): October
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/hej.v3i2.24618

Abstract

Biji bunga matahari merupakan bahan makanan yang dapat dikonsumsi sebagai snack atau bahan campuran produk makanan. Biji bunga matahari adalah makanan yang sangat baik untuk nilai kecukupan gizi dan sering dianggap sebagai makanan ringan sehat.Pola makan vegetarian telah menjadi pola makan yang mulai banyak dipilih masyarakat seiring dengan meningkatnya pengetahuan masyarakat akan manfaat pola makan berbasis nabati untuk mengurangi risiko terhadap penyakit degeneratif. Pola makan vegetarian rentan kekurangan asupan beberapa zat gizi yaitu protein, zat besi, seng, dan vitamin B12 yang berpengaruh pada status gizi. Pola makan vegetarian telah menjadi pola makan yang mulai banyak dipilih masyarakat seiring dengan meningkatnya pengetahuan masyarakat akan manfaat pola makan berbasis nabati untuk mengurangi risiko terhadap penyakit degeneratif.
PUKIS EKSTRAK DAUN KELOR (Moringa oleifera L) SEBAGAI CEMILAN BERNUTRISI TINGGI UNTUK IBU MENYUSUI Wahyuningtyas, Tria Andari
Home Economics Journal Vol. 3 No. 2 (2019): October
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/hej.v3i2.24619

Abstract

Daun Kelor merupakan salah satu jenis sayuran yang telah diketahui masyarakat luas. Daun kelor memiliki sejuta manfaat. Berbagai penelitian telah dilakukan mengenai manfaat daun kelor bagi kesehatan dan memiliki kandungan gizi yang tinggi seperti Vitamin A, Vitamin B, Vitamin C, zat besi, kalsium dan kalium. Peminat kue tradisional di Indonesia masih cukup banyak, namun masih sedikit produk inovasi serta penambahan bahan yang memiliki nilai gizi tinggi agar produk yang dihasilkan memiliki nilai gizi yang lebih baik. Pukis merupakan kue tradisional yang masih jarang mendapat sentuhan modern atau penginovasian. Tujuan penelitian ini untuk 1) mengetahui daya terima konsumen terhadap pukis ekstrak daun kelor, 2) mengetahui kandungan gizi pukis ekstrak daun kelor per sajian. Jenis penelitian ini merupakan penelitian research and development (R&D) yang menggunakan model 4D yang terdiri dari define, design, development, dan disseminate. Instrumen penelitian berupa borang uji sensoris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk terbaik dengan penambahan 5% ekstrak daun kelor dan 100% sari daun kelor. Dari hasil uji mutu sensoris terhadap produk pukis daun kelor diperoleh bahwa dengan penambahan ekstrak daun kelor sebanyak 5% dapat diterima oleh konsumen. Kandungan protein yang terdapat pada pukis ekstrak daun kelor sebesar 10%, Karbohidrat 12%, Vitamin A 4%, Vitamin E 10%, Vitamin C 294%, Kalsium 9%, Zat Besi 12%, dan Zinc sebanyak 2%.
Model Pembelajaran Keterampilan Terintegrasi Kewirausahaan KHOLIFAH, NUR; SYAMWIL, RODIA; SUPRAPTONO, EKO
Home Economics Journal Vol. 4 No. 1 (2020): May
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (103.191 KB) | DOI: 10.21831/hej.v4i1.24755

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model dan menguji kevalidan model pembelajaran keterampilan tata busana terintegrasi kewirausahaan di Madrasah Aliyah. Menggunakan metode penelitian dan pengembangan yang dimodifikasi ke tujuh tahapan (1) potensi dan masalah; (2) studi Literatur dan Pengumpulan data; (3) desain model pembelajaran; (4) validasi desain model; (5) revisi desain; (6) pembuatan model pembelajaran; (7) uji coba terbatas model, sebagai model final yang pelaksanaannya dilaksanakan dalam tahap studi pendahuluan dan tahap pengembangan. Hasil penelitian ini menunjukkan model pembelajaran keterampilan tata busana terintegrasi kewirausahaan yang dikembangkan menghasilkan model konseptual, model hipotetik dan model akhir. Model pembelajaran keterampilan yang dikembangkan dinyatakan valid dan praktis untuk meningkatkan kompetensi siswa, membuat produk dan keterampilan berwirausaha bagi siswa Madrasah Aliyah
KONTRIBUSI HASIL BELAJAR PRODUKSI BUSANA DAN PENGETAHUAN KEWIRAUSAHAAN TERHADAP KESIAPAN MAHASISWA MEMBUKA USAHA BUTIK Retnasari, Dian
Home Economics Journal Vol. 4 No. 1 (2020): May
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (80.103 KB) | DOI: 10.21831/hej.v4i1.31025

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesiapan mahasiswa membuka usaha butik ditinjau dari kompetensi produksi busana custom made, produksi busana konveksi, dan pengetahuan kewirausahaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa Prodi Teknik Busana dan Pendidikan Teknik Busana Universitas Negeri Yogyakarta angkatan 2017 yang berjumlah 109 mahasiswa, sampel penelitian sebanyak 89 mahasiswa diambil menggunakan teknik proportional random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, tes, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis statistik inferensial. Teknik analisis statistik inferensial yang digunakan untuk menguji hipotesis menggunakan teknik analisis korelasi parsial dan regresi linier berganda. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa ada pengaruh yang signifikan baik secara parsial maupun simultan kompetensi produksi busana cuctom made, produksi busana konveksi, dan pengetahuan kewirausahaan terhadap kesiapan berwirausaha. Hal tersebut ditunjukkan dengan nilai sumbangan dari kompetensi produksi busana custom made sebesar 24,15%, produksi busana konveksi 10,28% dan pengetahuan kewirausahaan sebesar 12,57 %, jadi total sumbangannya sebesar 47%, sedangkan 53% merupakan sumbangan dari variabel lain yang tidak diteliti
KESESUAIAN KOMPETENSI LULUSAN PRODI PENDIDIKAN TATA BOGA TERHADAP KKNI DAN BAHAN KAJIAN Windradini, Irdiana
Home Economics Journal Vol. 4 No. 1 (2020): May
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.434 KB) | DOI: 10.21831/hej.v4i1.31044

Abstract

Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) digunakan sebagai bentuk pengembangan kurikulum sebagai bahan penyusun kompetensi lulusan dan bahan kajian menurut jenjang kualifikasinya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan: (1) tingkat kesesuaian kompetensi lulusan Program Studi Pendidikan Tata Boga dengan KKNI, dan (2) tingkat kesesuaian kompetensi lulusan dengan bahan kajian Program Studi Pendidikan Tata Boga berdasarkan parameter sikap, keterampilan umum, keterampilan khusus, dan penguasaan pengetahuan. Metode penelitian adalah penelitian evaluatif. Sumber data adalah dokumen kurikulum Program Studi Pendidikan Tata Boga Universitas Negeri Malang. Data dikumpulkan menggunakan instrumen penelitian berupa kuesioner dan dianalisis menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) tingkat kesesuaian kompetensi lulusan Program Studi Pendidikan Tata Boga dengan KKNI termasuk dalam kategori sangat sesuai, dan (2) tingkat kesesuaian kompetensi lulusan dengan bahan kajian pada parameter sikap dan penguasaan pengetahuan termasuk dalam kategori sesuai, sedangkan parameter keterampilan umum dan keterampilan khusus termasuk dalam kategori sangat sesuai.
DEVELOPING YOUNG ENTREPRENEURS IN THE FASHION FIELD THROUGH EXTRACURRICULARS ACTIVITIES Zahro, Siti; Lyau, Nyan-Myau; Nurhadi, Didik
Home Economics Journal Vol. 4 No. 1 (2020): May
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.785 KB) | DOI: 10.21831/hej.v4i1.31150

Abstract

Unemployed youths constitute major problems in many countries. Ideally, they should get themselves prepared to respond to future challenges. Entrepreneurship is one of the ways they can get jobs or establish their own firms. However, to be successful entrepreneurs, they should go through a gradual process that can be prepared in the high school before they continue to the university. Thus, high school stakeholders need to develop their students' entrepreneurial flair through a learning strategy on extracurricular activities supported by lesson plans, learning processes, and evaluation. This paper aims to give a clear picture of steps to hone students' entrepreneurial skills through extracurricular activities in fashion field stimulated to prepare them for being good entrepreneurs. This program of character building depends on favorable education environments and supports from leaders, teachers and students' parents.
EVALUASI PEMANFAATAN LABORATORIUM DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI TATA KECANTIKAN KULIT MAHASISWA PRODI TATA RIAS UNIVERSITAS NEGERI MEDAN Tarigan, Christine Ulina; Budiastuti, Emy
Home Economics Journal Vol. 4 No. 1 (2020): May
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.905 KB) | DOI: 10.21831/hej.v4i1.28681

Abstract

The purpose of this study was to determine the extent of laboratory utilization from the standpoint of planning, implementation, and evaluation which used CIPP (context, input, process, product) model in the management of the Beauty Education Study Program at State University of Medan. Research model using qualitative approach to evaluation the facilities and infrastructure, utilization, and the involvement of students, head of laboratory, laboratory assistants, and lecturers of facial care courses with facial electric technology which influence the student's practical competency with data collected by interviews and documentation on 60 students of third semester in the practical of facial electric treatment courses because it had homogeneous characteristics and capabilities. Data analysis techniques used is descriptive analysis and the results of this study indicate that the tendency of laboratory utilization 31.67% are sufficient, laboratory facilities and infrastructure 33.33% are sufficient, laboratory utilization in practical implementation 33.33% are sufficient, the competence of students 33.33% are less. There is a positive relationship between the variable's utilization of laboratory, laboratory facilities and infrastructure and the practical implementation of the students' competencies generated by the value of α = 0.00. It means the availability of facilities and adequate practical implementation can improve cognitive, psychomotor and affective competencies of student. 
OATMEAL COOKIES SEBAGAI PENGGANTI MAKANAN SELINGAN UNTUK PENDERITA DIET RENDAH KALORI Utami, Novi Dwi; Hamidah, Siti; Lastariwati, Badraningsih
Home Economics Journal Vol. 4 No. 2 (2020): October
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/hej.v4i2.24869

Abstract

Oats merupakan bahan makanan yang berfungsi sebagai serat  alami.  Oat adalah gandum utuh, yang termasuk karbohidrat kompleks sehingga membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna oleh tubuh, yang dapat membantu makan lebih sedikit dengan memperlambat pencernaan sehingga menimbulkan efek kenyang yang lebih lama. Peminat kue kering/cookies di Indonesia cukup banyak, namun masih sedikit produk inovasi serta penambahan bahan yang memiliki nilai gizi tinggi agar produk yang dihasilkan memiliki nilai gizi yang lebih baik. Oatmeal cookies merupakan penambahan oatmeal sebagai sumber karbohidrat komplek pada kue kue kering. Tujuan penelitian ini untuk 1) mengetahui daya terima konsumen terhadap oatmeal cookies, 2) mengetahui kandungan gizi oatmeal cookies per sajian. Jenis penelitian ini merupakan penelitian research and development (R&D) yang menggunakan model 4D yang terdiri dari define, design, development, dan disseminate. Instrumen penelitian berupa borang uji sensoris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk terbaik dengan penambahan oatmeal 60% dan 100% dari gula rendah kalori. Dari hasil uji mutu sensoris terhadap produk oatmeal cookies diperoleh bahwa dengan penambahan oatmeal 60% dan 100% gula rendah kalori dapat diterima oleh konsumen. Kandungan kandungan kalori pada oatmeal cookies sebesar 150kal per saji.
PENERAPAN SEAMLESS TUCKS PADA BUSANA PESTA WANITA DAN PRIA DENGAN TEMA THE GRAY HOLE Indarti, Indarti; Putri, Aprillia Anggi Wati
Home Economics Journal Vol. 4 No. 2 (2020): October
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/hej.v4i2.31113

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui proses pembuatan dan hasil jadi semless tucks pada busana pesta wanita dan pria dengan tema the gray hole. Metode yang digunakan adalah three stage design process (LaBat & Sokolowski, 1999), yang terdiri dari 3 tahapan yaitu problem definition & research, creative exploration, dan implementation. Dari hasil yang diperoleh, seamless tucks bisa digunakan sebagai detail busana pesta baik untuk wanita maupun pria. Proses pembuatan seamless tucks  menggunakan jahitan tangan (tusuk jelujur) dengan mengikuti pola yang telah digambar atau dijiplak pada permukaan kain. Adanya lipatan kain yang dijahit dalam membentuk seamless tucks, maka diperlukan penambahan lebar dan panjang kain, untuk motif yang penuh diperlukan dua kali panjang dan lebar kain. Hasil jadi pada busana wanita sesuai dengan konsep perancangan antara lain menggunakan siluet H, penerapan seamless tucks berbentuk lingkaran menyerupai lubang pori-pori pada batu apung diterapkan pada keseluruhan permukaan cape dan menjadi center of interest dari keseluruhan look pada gaun pesta. Hasil jadi pada busana pria sesuai dengan konsep perancangan yaitu menggunakan siluet busana formal yang klasik berupa setelan jas (suit). Penerapan seamless tucks berbentuk lingkaran diterapkan pada kelepak kerah (peak lapel) dan kelepak saku. Hasil jadi busana secara keseluruhan telah memenuhi beberapa kriteria prinsip desain.
PENGARUH SUMBER AHA ALAMI DALAM EKSTRAK TEBU DAN BUAH ANGGUR TERHADAP HASIL SENSORI KOSMETIK LULUR Marliati, Nolis; dwiyanti, sri
Home Economics Journal Vol. 4 No. 2 (2020): October
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/hej.v4i2.32784

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh sumber AHA berbahan dasar alami terhadap sifat organoleptic. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang di lakukan pada Lab. Rias Universitas Negeri Surabaya. Variabel bebas pada penelitian ini adalah penggunaan sumber AHA asam glikolat dari ekstrak tebu dan asam tartarat dari ekstrak buah anggur dan persentase, variabel terikatnya adalah sifat organoleptik dan kesukaan lulur, variabel kontrolnya adalah bahan dasar kosmetik, alat, teknik pengolahan bahan, kemasan dan waktu pembuatan. Metode pengumpulan data berupa observasi. Analisis data yang digunakan adalah SPSS 16 anava dengan taraf signifikan p < 0,05. Berdasarkan hasil yang diperoleh pada setiap aspek dapat disimpulkan bahwa sumber AHA dari ekstrak buah anggur berpengaruh terhadap warna kosmetik lulur dengan p=0,000 (p < 0,05). Hasil penelitian diperoleh bahwa kosmetik lulur yang terbaik lulur dengan nilai mean tertinggi uji kesukaan keseluruhan uji organoleptik yaitu 2,9000, diperoleh pada sampel produk dengan sumber AHA dari ekstrak buah anggur.

Page 5 of 10 | Total Record : 93