cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Home Economics Journal
ISSN : 25794272     EISSN : 25794280     DOI : -
Core Subject : Economy,
Home Economics Journal adalah jurnal ilmiah sebagai wadah pertukaran, pengembangan, dan desiminasi ilmu pengetahuan dalam ruang lingkup pendidikan vokasional di bidang boga, busana, rias, pariwisata dan industri kreatif.
Arjuna Subject : -
Articles 93 Documents
Studi Perkembangan Busana Pengantin Gaya Keraton Surakarta Di Kota Semarang Damayanti, Ariyana
Home Economics Journal Vol. 2 No. 1 (2018): May
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (589.601 KB)

Abstract

Seiring dengan adanya perkembangan jaman, busana pengantin lambat laun menembus keluar tembok keraton. Perkembangan busana dapat dilihat dari semakin bergesernya keinginan masyarakat dalam menggunakan busana pengantin tradisional untuk memilih busana pengantin yang lebih praktis. Tujan penelitian untuk mengetahui gambaran perkembangan busana pengantin gaya keraton Surakarta saat ini dan mengetahui desain busana pengantin gaya keraton Surakarta yang diminati calon pengantin. Penelitian dilakukan dengan metode kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi dan wawancara kepada kerabat keraton Surakarta, perias pengantin dan calon pengantin di Kota Semarang. Hasil penelitian dapat dijelaskan bahwa busana pengantin Solo Putri saat ini sudah memiliki berbagai macam model busana, warna, bahan dan hiasan yang beragam. Busana pengantin Solo Basahan sudah tidak memakai dodot panjang tetapi saat ini model dodot sudah dibuat jadi, sehingga dalam pemakaian lebih praktis dan warnanyapun sudah beragam. Masyarakat cenderung menyukai busana pengantin modifikasi dilihat dari efisiensi, tenaga, waktu dan biaya. Busana pengantin yang lebih banyak diminati adalah busana pengantin Solo Putri, karena model kebayanya beragam  mulai dari model kerah, lengan yang dibuat sesuai keinginan dan biaya yang dikeluarkan lebih sedikit daripada busana Solo Basahan.
Pengembangan Komik Animasi Digital Untuk Simulasi American Service Ekawatiningsih, Prihastuti; Rinawati, Wika; Mustaqim, Ilmawan
Home Economics Journal Vol. 1 No. 2 (2017): October
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.741 KB) | DOI: 10.21831/hej.v1i2.23272

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media komik animasi untuk simulasi pembelajaran melayani makan dan minum (food and beverage service) di restoran, khususnya materi American Service. Penelitian dilakukan untuk merancang alur cerita American Service dalam bentuk komik, khusunya memilih materi American Service yang sesuai, membuat alur cerita dan mengembangan komik American Service. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan model 4D (define, design, developt and dissemination). Define dilakukan untuk menetapkan materi pembelajaran yang dapat disimulasikan dalam cerita komik. Desain dibuat bentuk komik dan developt dilakukan untuk menguji dan memperbaiki komik sekaligus menambah animasi. Disseminasi dilakukan dengan media on-line melalui situs internet Jurusan Pendidikan Teknik Boga dan Busana. Subjek penelitian untuk menguji produk  ditetapkan 5 pakar dan 40 orang calon pengguna. Metode pengumpulan data pengujian produk menggunakan teknik Delphi, Focus Group Discussion (FGD) dan observasi tampilan komik. Hasil  pengujian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Penelitian menghasilkan rancangan media komik digital American service dengan sistem American Service, menggunakan aplikasi Comicize-thecomics maker dan Photo talks:speech bubbles. Pada tahap ini dapat diidentifikasi materi untuk pengembangan komik berupa American service.
Implementasi Metode Inquiry Discovery untuk Pembentukan Kreativitas Mahasiswa dalam Seni Penyajian Makanan Komariah, Kokom
Home Economics Journal Vol. 1 No. 1 (2017): May
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.869 KB) | DOI: 10.21831/hej.v1i1.23283

Abstract

Kreativitas  dapat dikembangkan  melalui berbagai cara, sementara ini implementasi inquiry dan descovery  pada  praktek seni penyajian makanan  belum pernah dikaji.  Melalui tulisan ini ingin diketahui  apakah penggunaan metode inquiry. Discovery berdampak pada pembentukan kreativitas seni penyajian makanan. Penelitian ini dilakukan  melalui penelitian tindakan kelas, metode  penelitian dimodifikasi dari Kemmis, setiap siklus  dibagi 3 tahap yaitu perencanaan, observasi dan tindakan serta refleksi.  Subjek penelitian adalah  39 orang mahasiswa. Pengumpulan data melalui observasi, angket dan wawancara, Analisis data dilakukan secara deskiptif kuantitatif. Hasil penelitian    menemukan  metode  inquiry discovery  menunjukkan kreativitas  proses  sangat baik (3,44) dan kreativitas  produk  baik (3,97), dan  kreativitas  individu  secara  rerata sangat baik (3,33). Dengan demikian  proses inquiry  dapat membentuk  peserta didik  untuk  berkreasi  pada  aktivitas  seni penyajian makanan, hal ini dapat dibuktikan dengan  produk yang dihasilkan  lebih bervariasi tidak terpancang pada contoh yang diberikan oleh dosen, dan  gambar atau model yang di dapatkan melalui  internet.
Analisis Tugas Akhir Skripsi Mahasiswa Pendidikan Teknik Busana Widjiningsih, Widjiningsih; Asiatun, Kapti
Home Economics Journal Vol. 1 No. 2 (2017): October
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (135.718 KB) | DOI: 10.21831/hej.v1i2.23278

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui: (1). Pendekatan penelitian; (2). Populasi dan sampel; (3). Metode pengumpulan data; (4). Teknik analisis data; (5). Model pembelajaran; (6). Metode pembelajaran; (7). Bidang keahlian yang menjadi fokus penelitian; (8). Produk yang dihasilkan. Sampel  penelitian  adalah populasi  skripsi mahasiswa angkatan Tahun 2009/2010 sampai 2011/2012.  Analisis data yang digunakan analisis diskriptif. Hasil analisis konten: (1). Pendekatan penelitian adalah Reseach & Development sejumlah 43 skripsi  (37%), dan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) sejumlah 34 skripsi (29,31%); (2).  Populasi penelitian tersebar di SD, SMP, SMK Tata Busana, dan masyarakat, sejumlah 116, terbanyak di SMK sejumlah 107 (92,24%).  (3).  Metode terbanyak yaitu  observasi  (89,65%); Uji  validitas  yang  banyak adalah   validitas  konstruk  (55,63%),  dan  validitas  isi  (37,755).  Reliabilitas  yang  digunakan adalah Alfa Cronbach (50,35%), dan Antar Rater (35,66% ); (4). Analisis data terbanyak menggunakan analisis deskriptif (61,21%); (5). Implementasi model pembelajaran yang terbanyak model Saintifik (22%);  (6). Metode pembelajaran banyak digunakan: Ceramah (29.2%),  Demonstrasi (25.8%),   Tanya  Jawab  dan  Penugasan  masing-masing  (17.5%);  (7). Bidang  keahlian  fokus penelitian terbanyak diteliti Pola Busana  (24,14%); (8) Produk terbanyak Job Sheet (29.77%).
Pengaruh Rasio Puree Krokot (Portulaca Oleracea L.) Dan Sari Kedelai Terhadap Sifat Organoleptik Mellorine Wahyuni, Wiwik; Hidayati, Laili
Home Economics Journal Vol. 1 No. 2 (2017): October
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (127.612 KB) | DOI: 10.21831/hej.v1i2.23273

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh rasio puree krokot dan sari kedelai terhadap sifat organoleptik yang meliputi mutu hedonik (flavor dan tekstur) dan hedonik (warna, flavor dan tekstur) mellorine. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan rancangan penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dua kali pengulangan dengan tiga perlakuan yaitu rasio puree krokot dan sari kedelai 20%:80%, 40%:60%, dan 60%:40%. Analisis data menggunakan ANOVA dengan uji lanjut DMRT.  Hasil penelitian uji mutu hedonik (flavor dan tekstur) dan uji hedonik (warna, flavor, dan tekstur) mellorine rasio puree krokot dan sari kedelai 20%:80%, 40%:60%, dan 60%:40% terdapat pengaruh yang signifikan pada taraf 5%. Rerata skor uji mutu hedonik dan uji hedonik tertinggi diperoleh dari mellorine rasio puree krokot dan sari kedelai 20%:80%
Pemanfaatan Bersa Merah pada Pembuatan Nasi Merah Bakar Utami, Nurul Ridhi
Home Economics Journal Vol 3, No 1 (2019): Mei
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karbohidrat merupakan senyawa yang dibutuhkan oleh tubuh sebagai sumber energi. Sumber energi tersebut dapat diperoleh dari berbagai jenis, yaitu: nasi putih, jagung, kentang, singkong, ubi dll. Beras merah merupakan salah satu sumber energi yang bisa dikonsumsi sehari-hari. Beras merah umumnya dikonsumsi oleh seseorang yang sedang dalam proses menurunkan berat badan karena beras merah mengandung gula yang lebih sedikit bila dibandingkan dengan nasi putih. Selain itu, beras merah juga mengandung nutrisi yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengemukakan pemanfaatan makanan nasi beras merah yang dibungkus daun pisang dengan teknik bakar yang dapay dijadikan alternatif pengonsumsian beras bagi kehidupan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan uji sensoris (bentuk, rasa, warna dan tekstrur) pada prodak hasil pengembangan. Hasil penelitian menunjukan bahwa nasi beras merah bakar dapat menjadi pilihan untuk menderita diabetes sebagai sumber karbohidrat selain nasi putih.
PEMBERDAYAAN PENGRAJIN AKSESORI BUSANA DALAM MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS MELALUI PENGEMBANGAN PRODUK TURUNAN BATIK PARIJOTO DI DESA CONDONGCATUR KABUPATEN SLEMAN YOGYAKARTA Khayati, Enny Zuhni
Home Economics Journal Vol 3, No 1 (2019): Mei
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan produk souvenir wisata menjadi keniscayaan. Batik Parijoto merupakan salah satu souvenir khas Kabupaten Sleman Yogyakarta. Souvenir dalam perwujudan kain sudah menjadi bentuk yang biasa yang memberi kemungkinan pada titik jenuh. Langkah pengembangan inovasi pembuatan souvenir dapat dilakukan dalam berbagai bentuk teknik pengembangan. Melalui teknik pengembangan menjadikan variasi produk souvenir menjadi lebih beragam turunan. Berbagai pilihan sajian produk kerajinan dapat memberikan dukungan suatu daerah wisata. Komunitas HJC merupakan komunitas penghasil souvenir yang membutuhkan pengembangan produk.Tim PPM UNY khususnya dosen Program Studi Teknik Busana memberikan solusi melalui kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat dengan cara menggabungkan berbagai elemen bahan, teknik pengerjaan, dan variasi bentuk perwujudan sehingga menghasilkan produk souvenir turunan batik Parijoto yang memiliki daya jual untuk kemasan wisata di Kabupaten Sleman Yogyakarta
PANNACOTTA BIJI BUNGA MATAHARI (Helianthus Annuus L) BAGI VEGETARIAN Ramadhani, Stevia Tafdhila
Home Economics Journal Vol 3, No 1 (2019): Mei
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Biji bunga matahari merupakan bahan makanan yang dapat dikonsumsi sebagai snack atau bahan campuran produk makanan. Biji bunga matahari adalah makanan yang sangat baik untuk nilai kecukupan gizi dan sering dianggap sebagai makanan ringan sehat.Pola makan vegetarian telah menjadi pola makan yang mulai banyak dipilih masyarakat seiring dengan meningkatnya pengetahuan masyarakat akan manfaat pola makan berbasis nabati untuk mengurangi risiko terhadap penyakit degeneratif. Pola makan vegetarian rentan kekurangan asupan beberapa zat gizi yaitu protein, zat besi, seng, dan vitamin B12 yang berpengaruh pada status gizi. Pola makan vegetarian telah menjadi pola makan yang mulai banyak dipilih masyarakat seiring dengan meningkatnya pengetahuan masyarakat akan manfaat pola makan berbasis nabati untuk mengurangi risiko terhadap penyakit degeneratif
Penggunaan sabun lemon grass essensial terhadap kulit berjerawat pada mata kuliah perawatan wajah elektrik Juniastuti, Eni; Yuswati, Yuswati; Novita, Elok
Home Economics Journal Vol 3, No 1 (2019): May
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/hej.v3i1.24673

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Pengaruh penggunaan sabun terhadap kulit berjerawat; (2) Efektifitas penggunaan sabun untuk perawatan kulit wajah berjerawat; 3) Kendala-kendala yang dihadapi dalam penggunaan; (4) Hasil akhir perawatan wajah elektrik pada kulit berjerawat dengan pemakaiaan sabun. Desain penelitian quasi eksperimen dilaksanakan di Laboraturium Rias Jurusan Pendidikan Boga dan Busana dengan membagi dua kelompok eksperimen dan kontrol. Subyek penelitian adalah semua mahasiswa rias yang memiliki kondisi kulit berjerawat dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukan (1) Penggunaan sabun memiliki pengaruh sebesar 88.63% untuk kondisi jerawat dan kondisi minyak 89.28 % pada kulit berjerawat; (2) Efektifitas penggunaan sabun pada masa penyembuhan jerawat 87.5 % lebih cepat waktu yang dibutuhkan; (3) Kendala yang sering muncul pada proses pemakaian meliputi faktor menstrulasi, pola makan, kurang istirahat dan pemakaian make up yang terlalu lama pada wajah; (4) hasil akhir perawatan wajah yang menggunakan sabun lemon grass essensial 89.28% dinyatakan berhasil mengurangi jerawat, kondisi minyak dan mempercepat masa penyembuhan jerawat. Dapat disimpulan bahwa penggunaan sabun berpengaruh terhadap kulit berjerawat pada mata kuliah perawatan wajah elektrik.AbstractThis study aims to determine (1) the effect of using soap on acne prone skin; (2) Effectiveness of using soap for acne-prone facial skin care; 3) Usage Constraints; (4) Final of result electrical facial care on acne prone skin with the use of soap. The quasi-experimental research design was carried out in the Cosmetology Laboratory of the Department of Culinary and Fashion Education by dividing the two experimental and control groups. The research subjects were all Cosmetology’s students who had acne prone skin with purposive sampling technique. The results are (1) The use of soap has an effect of 88.63% for acne conditions and oil conditions 89.28% on acne prone skin; (2) Effectiveness of the use of soap during acne healing period 87.5% faster time needed; (3) Constraints that often in the process of use include menstrual factors, dietary habit, rest deffiency and the use of makeup that is too long on the face; (4) the final result of facial treatment using essential lemon grass soap 89.28% was successful in reducing acne, oil conditions and accelerating the healing period of acne. It can be concluded that the use of soap has an effect on acne-prone skin in electric facial care courses. 
FOOD BAR CORN FLOUR COMBINATION SEBAGAI PANGAN DARURAT Antonia, Naning Yulianti
Home Economics Journal Vol 3, No 1 (2019): Mei
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pangan darurat adalah pangan yang dalam keadaan darurat diharapkan dapat memenuhi kebuttuhan kalori sebesar 233-250 kkal/50 gram bahan. Produk pangan darurat salah satunya adalah food bar. Bahan baku yang digunakan dalam pembuatan food bar ini berasal dari tepung jagung dan bahan tambahan (gula jawa, madu, keripik ubi ungu, mix fruits, kacang tanah, selai kacang, keju, coklat, corn flake, rice crispy). Tepung jagung dipilih karena selama ini pemanfaatan tepung jagung masih terbatas untuk bahan pangan. Padahal kandungan gizinya dapat dimanfaatkan dalam pengembangan produk food bar. Selain itu jagung merupakan penyumbang terbesar kedua setelah bahan pangan padi dalam subsektor tanaman pangan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas food bar yang baik sesuai dengan syarat pangan darurat dan daya terima masyarakat. Proses pengolahan terutama penggunaan suhu yang tepat sehingga menghasilkan produk yang baik. Uji yang dilakukan adalah uji panelis terhadap produk yang dibuat dan pengamatan secara langsung pada proses pembuatan food bar. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengovenan suhu yang tepat adalah 80 0C selama 20 menit diikuti dengan temperature 50 0C selama 15 menit untuk produk food bar formula 1 dan temperature 80 0C selama 20 menit diikuti dengan temperature 50 0C selama 40 menit untuk formula 2. Hasil penelitian uji panelis menunjukkan bahwa produk sudah memenuhi kriteria produk yang baik, yang masih perlu ditingkatkan adalah penggunaan tepung jagung yang berkualitas baik sehingga menghasilkan produk food bar yang mempunyai aroma jagung yang kuat

Page 3 of 10 | Total Record : 93