cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Home Economics Journal
ISSN : 25794272     EISSN : 25794280     DOI : -
Core Subject : Economy,
Home Economics Journal adalah jurnal ilmiah sebagai wadah pertukaran, pengembangan, dan desiminasi ilmu pengetahuan dalam ruang lingkup pendidikan vokasional di bidang boga, busana, rias, pariwisata dan industri kreatif.
Arjuna Subject : -
Articles 93 Documents
PUKIS EKSTRAK DAUN KELOR (MORINGA OLEIFERA L) SEBAGAI CEMILAN BERNUTRISI TINGGI UNTUK IBU MENYUSUI Wahyuningtyas, Tria Andari
Home Economics Journal Vol 3, No 1 (2019): Mei
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daun Kelor merupakan salah satu jenis sayuran yang telah diketahui masyarakat luas. Daun kelor memiliki sejuta manfaat. Berbagai penelitian telah dilakukan mengenai manfaat daun kelor bagi kesehatan dan memiliki kandungan gizi yang tinggi seperti Vitamin A, Vitamin B, Vitamin C, zat besi, kalsium dan kalium. Peminat kue tradisional di Indonesia masih cukup banyak, namun masih sedikit produk inovasi serta penambahan bahan yang memiliki nilai gizi tinggi agar produk yang dihasilkan memiliki nilai gizi yang lebih baik. Pukis merupakan kue tradisional yang masih jarang mendapat sentuhan modern atau penginovasian. Tujuan penelitian ini untuk 1) mengetahui daya terima konsumen terhadap pukis ekstrak daun kelor, 2) mengetahui kandungan gizi pukis ekstrak daun kelor per sajian. Jenis penelitian ini merupakan penelitian research and development (R&D) yang menggunakan model 4D yang terdiri dari define, design, development, dan disseminate. Instrumen penelitian berupa borang uji sensoris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk terbaik dengan penambahan 5% ekstrak daun kelor dan 100% sari daun kelor. Dari hasil uji mutu sensoris terhadap produk pukis daun kelor diperoleh bahwa dengan penambahan ekstrak daun kelor sebanyak 5% dapat diterima oleh konsumen. Kandungan protein yang terdapat pada pukis ekstrak daun kelor sebesar 10%, Karbohidrat 12%, Vitamin A 4%, Vitamin E 10%, Vitamin C 294%, Kalsium 9%, Zat Besi 12%, dan Zinc sebanyak 2%.
Pemanfaatan tepung ketan hitam dalam pembuatan kue lumpur gluten free Al Asimi, Nadina Hajar Annisa; Hamidah, Siti; Lastariwati, Badraningsih
Home Economics Journal Vol 3, No 1 (2019): May
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/hej.v3i1.24675

Abstract

Jurnal ini bertujuan untuk 1) menghasilkan resep serta membuat kemasan yang tepat untuk produk kue lumpur ketan hitam, 2) mengetahui daya terima panelis terhadap produk kue lumpur ketan hitam. Jenis penelitian yang digunakan dalam pembuatan produk ini yaitu RD (Research and Development) dengan model pengembangan 4D (Define, Design, Develop, Dissemination). Tempat dan waktu penelitian yaitu Program Studi Boga Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta di mulai dari bulan Januari 2019 sampai Maret 2019. Bahan pengujian berupa sampel dari produk, sedangkan alat pengujian berupa borang. Metode analisis data secara statistik deskriptif dengan prinsip penyajian data komunikatif dari kuesioner. Hasil yang didapat dari penelitian ini adalah: 1) resep yang tepat untuk produk kue lumpur ketan hitam adalah dengan substitusi tepung ketan hitam sebanyak 100%, dan tahap akhir dipanggang dan dikemas dengan wadah tertutup berupa mika agar produk higienis dan terjaga kualitasnya. 2) Uji kesukaan terhadap produk kue lumpur ketan hitam dengan substitusi tepung ketan hitam menunjukkan bahwa produk tersebut dapat diterima oleh konsumen dengan presentase 88,89%. AbstractThis journal aims to 1) making recipes and making the right packaging for black sticky rice cake products, 2) learning panelists acceptance of black sticky rice cake products. The type of research used in making this product is RD (Research and Development) with a 4D development model (Determine, Design, Develop, Disseminate). The place and time of the study are the Program Study of Culinary, Faculty of Engineering, and Yogyakarta State University from January 2019 to March 2019. The test material consists of product samples, while the testing tool consists of forms. Methods of data analysis with descriptive statistics with the principle of presenting communicative data from the questionnaire. The results obtained from this study are: 1) the right recipe for black sticky rice cake products is with the substitution of 100% black sticky rice flour, and stored finally filled with a closed container containing mica to ensure hygienic products and guaranteed quality. 2) The preference test for black sticky rice cake products with the substitution of black sticky rice determines the product can be accepted by consumers with a percentage of 88.89%. 
PENERAPAN MOTIF BATIK DALAM DECORASI PRODUK PASTRY INDONESIA Mulyatiningsih, Endang; Sugiyono, Sugiyono; Yuliana, Lia
Home Economics Journal Vol 3, No 1 (2019): Mei
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan dekorasi pastry Indonesia semakin kreatif, bervariasi dan indah dipandang mata. Teknik-teknik dekorasi kue ini perlu dipublikasikan agar semakin banyak orang yang dapat mengembangkannya. Artikel ini bertujuan untuk mendiskripsikan cara menghias roll cake batik, lapis tenun, dan cookies batik. Dekorasi roll cake batik menggunakan teknik bagged, kue lapis tenun menggunakan teknik bagged dikombinasi dengan sheet/layer dan cookies batik menggunakan teknik stensil. Teknik bagged dilakukan dengan memasukan adonan ke dalam kantong yang berlubang kecil di bagian ujungnya. Kantong kemudian ditekan agar mengeluarkan adonan yang dapat membuat garis-garis motif batik. Pada dekorasi lapis tenun, teknik bagged dikombinasi dengan teknik sheet/layer, yaitu setelah membuat garis-garis tenun menggunakan teknik bagged kemudian ditutup dengan teknik layer. Dekorasi cookies menggunakan teknik stensil yaitu menggunakan motif batik yang dilukis pada selembar silicon atau kertas tebal yang berlobang untuk mencetak motif yang seragam
SUSU EDAMAME JELLY KELOR SEBAGAI ALTERNATIF MINUMAN UNTUK PERBAIKAN GIZI ANAK Dewi, Ni Wayan Ratna
Home Economics Journal Vol 3, No 1 (2019): Mei
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecukupan zat gizi menjadi pondasi dasar yang sangat penting untuk kesehatan di masyarakat, sehingga pertumbuhan anak tidak dapat berlangsung secara optimal. Inovasi pengembangan produk Ed’Key (susu edamame jelly kelor) adalah mengahdirkan minuman dengan bahan alami dan tanpa pemanis buwatan. Minuman kaya nutrisi ini terbuat dari bahan baku edamae dan kelor merupakan salah satu minuman alternatif untuk perbaikan gizi anak. Penelitian ini yang menggunakan model 4D yang terdiri dari define, design, development, dan disseminate. Hasil dari penelitian ini produk terbaik di dapatkan adalah dengan presentase 80% susu kedelai, 20 % Jelly Kelor dan 10 %  cairan daun kelor. Presentase penerimaan adalah 90,32%. dengan sifat keseluruhan sangat baik. Ditinjau dari kandungan nilai gizi yang terdapat dalam produk Ed’Key (susu edamame jelly kelor mampu sebagai alternatif minuman untuk perbaikan gizi anak sekolah 7-9 tahun
Fortifikasi puree wortel (daucus carotal) sebagai sumber vitamin pada kue celilong Wadhani, Luh Putu Prema
Home Economics Journal Vol 3, No 1 (2019): May
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (28.538 KB) | DOI: 10.21831/hej.v3i1.24676

Abstract

Vitamin A menjadi salah satu zat gizi mikro yang berperan penting dalam proses pertumbuhan dan perkembangan anak. Wortel merupakan salah satu sumber bahan makanan yang mengandung tinggi vitamin A. Masih kurangnya inovasi maupun fortifikasi pada kue tradisional sehingga dibutuhkan fortifikasi atau inovasi terbaru pada kue tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mutu sensoris dan kandungan gizi vitamin A pada produk kue tradisional celilong dengan penambahan purre wortel. Penelitian ini merupakan jenis penelitian dan pengembangan (Research and Development) yang menggunakan model 4D yang terdiri dari define, design, development, dan disseminate. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian produk terbaik terdapat pada penambahan puree wortel sebanyak 50%. Kandungan vitamin A dalam 1 porsi produk ini memberikan sumbangan 100% pada semua kalangan usia yaitu balita, anak, remaja, dewasa dan lansia. Dari hasil uji mutu sensoris pada produk ini telah sesuai dan dapat diterima sesuai dengan kriteria produk yang diinginkan, sehingga penambahan puree wortel dapat diterima dan dapat menjadi sumber vitamin A pada kue tradisional Celilong. AbstractVitamin A is one of the micronutrients that plays an important role in the process of growth and development of children. Carrots are one of the sources of food that contains high vitamin A. There is still a lack of innovation and fortification in traditional cakes so fortification or the latest innovations in traditional cakes are needed. This study aims to determine the sensory quality and nutritional content of vitamin A in traditional celilong cake products with the addition of carrots purre. This research is a type of research and development (Research and Development) that uses a 4D model consisting of define, design, development, and disseminate. Data analysis in this study used qualitative and quantitative analysis. The results of the best product study were found in the addition of 50% carrot puree. The contain of vitamin A in 1 portion of this product contributes 100% to all ages, namely toddlers, children, adolescents, adults and the elderly. From the results of sensory quality tests on this product it is appropriate and acceptable according to the desired product criteria, so that the addition of carrot puree is acceptable and can be a source of vitamin A in Celilong traditional cakes.
EXTRA BIJI BUAH PARE (MOMORDICA CHARANTIA) DAN SARI KACANG KEDELAI UNTUK MINUMAN TAMBAHAN DALAM MENINGKATKAN IMUNITAS PENDERITA HIV Meidyrianto, Rizky Kukuh
Home Economics Journal Vol. 3 No. 2 (2019): October
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (89.671 KB) | DOI: 10.21831/hej.v3i2.24684

Abstract

Jurnal ini bertujuan untuk 1) menghasilkan resep minuman alternative untuk menambah imun penderita HIV, 2) Pemanfaatan bahan pangan local untuk dikembangkan menjadi minuman alternative penderita HIV. Jenis penelitian yang digunakan dalam pembuatan produk ini yaitu R&D (Research and Development) dengan model pengembangan 4D (Define, Design, Develop, Dissemination). Hasil yang didapat dari penelitian ini adalah: 1) Resep yang tepat dalam pembuatan susu madu peria adalah dengan menambahkan 100 gr dari total 500 ml air dengan presentase penerimaan atau uji kesukaan produk susu madu peria adalah 80% dengan sifat keseluruhan baik. 2) Minuman ini memiliki zat gizi yang baik untuk menambah imunitas penderita HIV aktif karena mengandung protein MAP30 (Momordica Antiviral Protein 30) yang terdapat dapa sari pare yang ada didalam minuman ini. 3) Minuman ini ialah sebagai jamu alternative selain dengan menggunakan terapi arv untuk penderita HIV aktif.
Pemanfaatan tepung kacang hijau dalam pembuatan kue kering bagi penderita anemia Widiyawati, Evajune; Hamidah, Siti; Lastariwati, Badraningsih
Home Economics Journal Vol 3, No 1 (2019): May
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/hej.v3i1.24678

Abstract

Jurnal ini bertujuan untuk 1) menghasilkan resep yang disukai serta membuat kemasan yang tepat untuk produk kue kering kacang hijau, 2) menghasilkan resep kue kering yang mempunyai kandungan zat gizi yang lebih tinggi untuk penderita anemia. Jenis penelitian yang digunakan dalam pembuatan produk ini yaitu RD (Research and Development) dengan model pengembangan 4D (Define, Design, Develop, Dissemination). Bahan pengujian berupa sampel dari produk, sedangkan alat pengujian berupa borang. Metode analisis data secara statistik deskriptif dengan prinsip penyajian data komunikatif dari kuesioner. Hasil yang didapat dari penelitian ini adalah: 1) resep yang tepat untuk produk kue kering kacang hijau adalah dengan substitusi tepung kacang hijau sebanyak 50%, dan tahap akhir dioven dan dikemas dengan wadah tertutup berupa stoples agar tekstur tetap renyah. Uji kesukaan menunjukkan bahwa 86,67% panelis menyukai produk ini. 2) Kandungan zat besi kue kering kacang hijau meningkat 100% dari resep acuan yakni kue kacang (dari 16,15mg menjadi 33,2mg). AbstractThis journal aims to 1) produce the preferred recipe and make the right packaging for green bean pastry products, 2) produce pastry recipes that have a higher nutrient content for anemia sufferers. The method of research used in making this product is RD (Research and Development) with the 4D development model (Define, Design, Development, and Dissemination). The test material is a sample of the product, while the testing tool is in the form. The method of data analysis is descriptive statistics with the principle of presenting communicative data from the questionnaire. The results obtained from this study are: 1) the right recipe for green bean pastry products is by substituting green bean flour as much as 50%, and the final stage is woven and packaged in a closed in a jar so that the texture remains crisp. The preference test shows that 86.67% of panelists like this product. 2) The iron contain of green bean cookies increases 100% from the reference recipe namely peanut cake (from 16.15mg to 33.2mg).
Upaya tampil sehat dan menarik di usia remaja pada siswa usia sekolah melalui pelatihan grooming kecantikan Juniastuti, Eni; Pranita, Ika; Novita, Elok; Tritanti, Asi
Home Economics Journal Vol 3, No 1 (2019): May
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/hej.v3i1.24685

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan (1) Pengetahuan siswa SMP tentang cara perawatan wajah yang tepat sesuai jenis kulit wajah dan perawatan kulit kepala, (2) Kemampuan siswa dalam pengaplikasikan perawatan wajah dan rambut sesuai dengan kondisi kulit dan kulit kepala masing-masing siswa, (3) kebermanfaatan dan kepuasan peserta melalui pelatihan. Metode kegiatan yang digunakan dalam pelatihan ini adalah ceramah, demostrasi dan praktek. Hasil kegiatan (1) terselenggaranya  kegiatan pelatihan sebagai bentuk pengetahuan penampilan diri yang tepat untuk usia pubertas; (2) Para peserta dapat mengaplikasikan keterampilan tersebut dirumah agar menambah rasa percaya dirinya dalam sebuah pergaulan baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat maupan sekolah. (3) Evaluasi terhadap  pelaksanaan kegiatan  dapat dilihat pada respon peserta terhadap tingkat kebermanfaatan  kegiatan pelatihan menunjukan  kegiatan pelatihan bermanfaat dengan rerata skor 3,42 dan respon peserta terhadap kegiatan pelatihan adalah puas dengan rerata 3,47. Kepuasan peserta terlihat pada setiap aspek, yaitu aspek penyamapaian materi, aspek materi, aspek fasilitas yang diperoleh, dan aspek hasil yang diperoleh. AbstractThe community service aim to improve (1) Knowledge of junior high school students about facial care according to the type of facial skin and scalp care, (2) Students ability to apply facial and hair care according to the skin and scalp conditions of each student, (3) participants usefulness and satisfaction through training. The method this training are lectures, demonstrations and practices. The results of the activity (1) implementation of training as a form of knowledge of proper appearance for the age of puberty; (2) Participants can apply these skills at home in order to increase their confidence in an association both in the school and the community; (3) Evaluation of the implementation of activities can be seen in the responses of participants to the level of usefulness of the training activities showing that the training activities are beneficial with a mean score of 3.42 and the participants' responses to training activities are satisfied with the average of 3.47. Participant satisfaction is seen in every aspect, namely the aspect of material achievement, material aspects, aspects of facilities obtained, and aspects of the results obtained.
SUSU EDAMAME JELLY KELOR SEBAGAI ALTERNATIF MINUMAN UNTUK PERBAIKAN GIZI ANAK Ratna Dewi, Ni Wayan
Home Economics Journal Vol. 3 No. 2 (2019): October
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/hej.v3i2.24624

Abstract

Kecukupan zat gizi menjadi pondasi dasar yang sangat penting untuk kesehatan di masyarakat, sehingga pertumbuhan anak tidak dapat berlangsung secara optimal. Inovasi pengembangan produk Ed'Key (susu edamame jelly kelor) adalah mengahdirkan minuman dengan bahan alami dan tanpa pemanis buwatan. Minuman kaya nutrisi ini terbuat dari bahan baku edamae dan kelor merupakan salah satu minuman alternatif untuk perbaikan gizi anak. Penelitian ini yang menggunakan model 4D yang terdiri dari define, design, development, dan disseminate. Hasil dari penelitian ini produk terbaik di dapatkan adalah dengan presentase 80% susu kedelai, 20 % Jelly Kelor dan 10 %  cairan daun kelor. Presentase penerimaan adalah 90,32%. dengan sifat keseluruhan sangat baik. Ditinjau dari kandungan nilai gizi yang terdapat dalam produk Ed'Key (susu edamame jelly kelor mampu sebagai alternatif minuman untuk perbaikan gizi anak sekolah 7-9 tahun.
Food Bar corn flour Combination sebagai Pangan Darurat yulianti, naning
Home Economics Journal Vol. 3 No. 2 (2019): October
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/hej.v3i2.24647

Abstract

Pangan darurat adalah pangan yang dalam keadaan darurat diharapkan dapat memenuhi kebuttuhan kalori sebesar 233-250 kkal/50 gram bahan. Produk pangan darurat salah satunya adalah food bar. Bahan baku yang digunakan dalam pembuatan food bar ini berasal dari tepung jagung dan bahan tambahan (gula jawa, madu, keripik ubi ungu, mix fruits, kacang tanah, selai kacang, keju, coklat, corn flake, rice crispy). Tepung jagung dipilih karena selama ini pemanfaatan tepung jagung masih terbatas untuk bahan pangan. Padahal kandungan gizinya dapat dimanfaatkan dalam pengembangan produk food bar. Selain itu jagung merupakan penyumbang terbesar kedua setelah bahan pangan padi dalam subsektor tanaman pangan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas food bar yang baik sesuai dengan syarat pangan darurat dan daya terima masyarakat. Proses pengolahan terutama penggunaan suhu yang tepat sehingga menghasilkan produk yang baik. Uji yang dilakukan adalah uji panelis terhadap produk yang dibuat dan pengamatan secara langsung pada proses pembuatan food bar. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengovenan suhu yang tepat adalah 80 0C selama 20 menit diikuti dengan temperature 50 0C selama 15 menit untuk produk food bar formula 1 dan temperature 80 0C selama 20 menit diikuti dengan temperature 50 0C selama 40 menit untuk formula 2. Hasil penelitian uji panelis menunjukkan bahwa produk sudah memenuhi kriteria produk yang baik, yang masih perlu ditingkatkan adalah penggunaan tepung jagung yang berkualitas baik sehingga menghasilkan produk food bar yang mempunyai aroma jagung yang kuat.

Page 4 of 10 | Total Record : 93