cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
DIKLUS: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah
ISSN : 0854896X     EISSN : 26859637     DOI : 10.21831
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 9 No. 1 (2025)" : 7 Documents clear
Persepsi Guru terhadap Pelatihan Manajemen Lembaga untuk Meningkatkan Daya Saing TK Swasta Hayati, Nur; Arifiyanti, Nurul; Cholimah, Nur; Prayitno, Prayitno
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/diklus.v9i1.81646

Abstract

AbstrakPeningkatan daya saing lembaga pendidikan menjadi kebutuhan mendesak, terutama bagi sekolah swasta yang harus bersaing dengan minimnya bantuan pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi guru terhadap pelatihan manajemen lembaga di TK ABA. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap lima partisipan yang telah mengikuti pelatihan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memperoleh pengetahuan strategi promosi, perubahan keyakinan dalam pengelolaan lembaga, strategi mengimplementasikan manajemen, dan faktor pendukung dan penghambat manajemen lembaga. Implikasi penelitian ini menyoroti pentingnya pelatihan berkelanjutan dan dukungan eksternal untuk memperkuat manajemen sekolah, sehingga daya saing lembaga dapat terus ditingkatkan.Teachers' Perceptions of Institutional Management Training to Improve Private School CompetitivenessAbstractIncreasing the competitiveness of educational institutions is an urgent need, especially for private schools that have to compete with minimal government assistance. This study aims to explore teachers' perceptions of institutional management training at ABA Kindergarten. Using a case study approach, data were collected through in-depth interviews with five participants who had attended the training. The results showed that teachers gained knowledge of promotion strategies, changes in beliefs in institutional management, strategies for implementing management, and supporting and inhibiting factors for institutional management. The implications of this study highlight the importance of ongoing training and external support to strengthen school management, so that institutional competitiveness can continue to be improved.
Pengaruh Kegiatan Funcooking Terhadap Kreativitas Anak Usia 5-6 Pratiwi, Nanda; Mastuinda; Eriani, Eva; Muthie, Imam
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/diklus.v9i1.85508

Abstract

The current development of learning requires teachers to implement more creative and varied instructional approaches. However, in reality, many learning activities are still applied in a monotonous and unvaried manner, which can indirectly hinder children's creativity. This study aims to examine the effect of funcooking activities on the creativity of children aged 5–6 years. The research employed a quantitative approach with an experimental method, using two learning groups: an experimental group and a control group. Data were collected through observation to assess the development of children's creativity. The study was conducted in three stages: pretest, treatment, and posttest. The experimental group received the funcooking treatment, while the control group followed conventional learning. The results showed a significant increase in children's creativity between the pretest and posttest after the treatment was given. Therefore, funcooking activities are highly suitable for implementation both in schools and at home
Internalisasi Nilai Kepemimpinan Kewirausahaan dalam Pengelolaan UMKM Kuliner Buleun, Cut; Astuti, Sri; Sitorus , Onny Fitriana
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/diklus.v9i1.88060

Abstract

Kepemimpinan entrepreneurial adalah jenis kepemimpinan baru dan modern yang merupakan kombinasi dari kualitas kepemimpinan dan semangat entrepreneurial. Penelitian ini mengkaji kepemimpinan kewirausahaan (entrepreneurial leadership) yang diterapkan oleh kepala warung bakso titoti wonogiri cabang pasar minggu. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis 9 indikator entrepreneurial leadership, kolaborasi tim, visi, inovasi, pemecahan masalah, gigih, mengambil risiko, beradaptasi dengan perubahan, mengetahui kebutuhan dan ketegasan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian yang bersifat deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Informan kepala warung, wakil kepala warung dan 3 karyawan. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Adapun hasil dari penelitian ini bahwa Penerapan kesembilan indikator tersebut menunjukkan bahwa kepemimpinan informan berkontribusi positif terhadap keberhasilan dan keberlanjutan usaha warung di masa depan. Hasil penelitian dapat dijadikan sebagai referensi bagi penelitian selanjutnya.
Penerapan CHSE melalui Pendekatan Community-Based Tourism Desa Wisata Pagerwangi Shania Nurul Fazri; Sudiapermana, Elih; Kamarubiani, Nike; Sulistiono, Eko
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/diklus.v9i1.89059

Abstract

Keterbatasan sumber daya manusia yang yang terlatih dalam penerapan protokol CHSE, infrastruktur yang masih belum memadai, serta rendahnya kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan desa wisata menjadi masalah utama yang ada di desa wisata Pagerwangi Kabupaten Bandung Barat. Selain itu, penurunan jumlah pengunjung dapat mengurangi pendapatan masyarakat yang bergantung pada sektor wisata. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengembangan objek wisata desa melalui integrasi program CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability) dan pendekatan Community-Based Tourism (CBT). Studi kasus dilakukan di Desa Pager Wangi, Kabupaten Bandung Barat, dengan melibatkan pemuda penggerak pariwisata lokal sebagai subjek utama pelatihan dan implementasi teknologi. Penelitian ini menggunakan pendekatan mix-method dengan data kualitatif dari observasi dan wawancara serta data kuantitatif dari survei kepuasan dan partisipasi masyarakat.  Dalam penelitian ini yang menjadi atau termasuk ke dalam populasi sebagai subjek dari penelitian yaitu peserta kegiatan pelatihan berjumlah 15 orang yang merupakan pengurus Karang Taruna Desa Pager Wangi, serta masyarakat lokal yang menjadi wisatawan berjumlah 25 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) pelatihan berhasil meningkatkan pemahaman peserta terhadap konsep CHSE dan CBT, yang ditunjukkan oleh peningkatan nilai post-test secara signifikan yaitu skor rata-rata naik dari 14,4 menjadi 17,2. Peningkatan nilai pos-test yang siginifikan menunjukkan bahwa metode pengajaran yang diterapkan dalam intervensi ini berhasil 2) selain itu sebanyak 88% wisatawan menilai positif penerapan CHSE terutama dalam aspek kebersihan mencapai angka 92% dan akses infromasi digital mencapai angka 81%. Hal ini mengindikasikan bahwa penerapan CHSE memberikan rasa aman dan kenyamanan yang tinggi, didukung oleh akses informasi digital yang baik 3) keterlibatan masyarakat masih menjadi hambatan dalam pelaksanaan strategi berkelanjutan ini. Integrasi antara CHSE dan CBT terbukti dapat menjadi pendekatan strategis dalam pengelolaan destinasi wisata berbasis komunitas di era pasca pandemi. Kata Kunci: CHSE, community-based tourism, pariwisata desa
Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat dalam Penelitian Akademik: Pemetaan Tren dan Analisis Bibliometrik Lima Dekade Terakhir Puspita, Mareta; Sujarwo, Sujarwo
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/diklus.v9i1.89061

Abstract

Abstrak Penelitian ini mengkaji tren global dalam studi mengenai Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) dari tahun 1972 hingga 2024 dengan pendekatan analisis bibliometrik. Data diperoleh dari basis data Scopus, dan dilakukan pemetaan lanskap keilmuan melalui analisis kinerja dan pemetaan sains, termasuk analisis kolaborasi penulis, sitasi bersama, dan kemunculan kata kunci. Sebanyak 224 publikasi dari 177 sumber dengan melibatkan 565 penulis dianalisis. Hasilnya menunjukkan peningkatan jumlah publikasi secara konsisten, dengan lonjakan signifikan dalam dekade terakhir yang mencerminkan meningkatnya perhatian global terhadap PKBM sebagai instrumen pembelajaran sepanjang hayat, pemberdayaan komunitas, dan pembangunan berkelanjutan. Amerika Serikat dan Indonesia menjadi kontributor paling produktif, dengan Universitas Pendidikan Indonesia dan University of Malaya sebagai institusi terdepan. Secara tematik, penelitian banyak berfokus pada pembelajaran sepanjang hayat, partisipasi masyarakat, dan pendidikan nonformal, dengan topik-topik baru seperti komunikasi kesehatan dan teknologi pembelajaran digital mulai berkembang. Jaringan kolaborasi menunjukkan kemitraan internasional yang terus berkembang, meskipun kolaborasi di wilayah Global South masih terbatas. Studi ini memberikan wawasan penting bagi peneliti, praktisi, dan pembuat kebijakan dengan menyoroti kontribusi berdampak, kesenjangan penelitian, dan arah pengembangan PKBM di masa depan. Kata Kunci:  pusat kegiatan belajar masyarakat, pendidikan nonformal, pembelajaran sepanjang hayat, bibliometrik, pengembangan pendidikan Community Learning Centers in Academic Research: Trend Mapping and Bibliometric Analysis of the Last Five Decades Abstract This study examines global trends in research on Community Learning Centers (PKBM) from 1972 to 2024 using a bibliometric analysis approach. Data was obtained from the Scopus database, and a scientific landscape mapping was conducted through performance analysis and science mapping, including author collaboration analysis, co-citation analysis, and keyword emergence analysis. A total of 224 publications from 177 sources involving 565 authors were analyzed. The results show a consistent increase in the number of publications, with a significant surge in the last decade reflecting growing global attention to PKBM as a tool for lifelong learning, community empowerment, and sustainable development. The United States and Indonesia are the most productive contributors, with the University of Education Indonesia and the University of Malaya leading the way. Thematically, research has focused heavily on lifelong learning, community participation, and non-formal education, with emerging topics such as health communication and digital learning technologies beginning to gain traction. Collaboration networks indicate growing international partnerships, though collaboration within the Global South remains limited. This study provides important insights for researchers, practitioners, and policymakers by highlighting impactful contributions, research gaps, and future directions for PKBM development. Keywords: community learning center, non-formal education, lifelong learning, bibliometric , educational development
Implementasi Pelatihan Tutor Berjenjang Berbasis Kompetensi di PKBM Al Insan Syifa Nurul Hasanah; Sukmana, Cucu; Ardiwinata, Jajat S; Sodikin
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/diklus.v9i1.89186

Abstract

Pelatihan tutor berjenjang berbasis kompetensi merupakan strategi pengembangan profesional yang dirancang untuk meningkatkan mutu layanan pembelajaran pendidikan kesetaraan di PKBM. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan perencanaan dan pelaksanaan pelatihan tutor berjenjang berbasis kompetensi di PKBM Al Insan, Sumedang. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pelatihan dilakukan secara partisipatif melalui analisis kebutuhan, pemetaan standar kompetensi, dan penyusunan kurikulum yang adaptif terhadap konteks lokal. Pelaksanaan dilaksanakan dalam tiga jenjang yaitu jenjang dasar, menengah, dan lanjutan dengan menggunakan metode partisipatif seperti ceramah interaktif, diskusi kelompok, microteaching, dan praktik lapangan. Faktor pendukung meliputi dukungan manajemen, keterlibatan tutor senior, dan kemitraan eksternal, sedangkan hambatan mencakup keterbatasan sarana, jadwal padat, dan variasi kemampuan awal peserta. Rekomendasi meliputi penguatan analisis kebutuhan, pemanfaatan teknologi pembelajaran, dan pendampingan pasca pelatihan yang berkelanjutan.
Resiliensi Keluarga Terdampak Pasca Penutupan Lokalisasi di Indonesia: Tinjauan Systematic Literature Review Rahma, Rezka Arina; Rasyad, Ach; Wahyuni, Sri; Sri Redjeki, Endang; Haidar, Muslim
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/diklus.v9i1.89311

Abstract

Penutupan lokalisasi di Indonesia bertujuan memberantas prostitusi dan meningkatkan kesejahteraan sosial, namun menimbulkan dampak sosial, ekonomi, dan psikologis bagi keluarga terdampak. Penelitian ini bertujuan menganalisis resiliensi keluarga pasca-penutupan lokalisasi melalui pendekatan systematic literature review (SLR). Data diperoleh dari 30 artikel ilmiah terbitan 2010–2024 dengan kata kunci “resiliensi keluarga”, “penutupan lokalisasi”, “pekerja seks komersial”, dan “sosial ekonomi”. Hasil menunjukkan bahwa keluarga terdampak menghadapi tantangan kehilangan pekerjaan, stigma sosial, dan tekanan psikologis, tetapi tetap menunjukkan resiliensi dalam tiga aspek utama: (1) ekonomi, dengan diversifikasi pekerjaan dan pemanfaatan bantuan pemerintah/LSM; (2) sosial, dengan membangun kembali relasi masyarakat dan mengurangi stigma; serta (3) psikologis, dengan memperkuat identitas baru, spiritualitas, dan optimisme. Temuan ini menekankan pentingnya kebijakan yang inklusif, berkelanjutan, dan berbasis kebutuhan lokal untuk mendukung kesejahteraan keluarga terdampak. Kata Kunci: resiliensi keluarga, lokalisasi, pemberdayaan Family Resilience After the Closure of Localizations in Indonesia: A Systematic Literature Review Abstract The closure of prostitution localizations in Indonesia was intended to eradicate prostitution and improve social welfare; however, it has brought significant social, economic, and psychological impacts on affected families. This study aims to analyze family resilience in the aftermath of localization closures through a Systematic Literature Review (SLR) approach. Data were obtained from 30 scholarly articles published between 2010 and 2024 using the keywords “family resilience,” “localization closure,” “commercial sex workers,” and “socioeconomic.” The findings reveal that affected families face challenges such as job loss, social stigma, and psychological distress, yet they continue to demonstrate resilience in three key aspects: (1) economic, through job diversification and the utilization of government/NGO assistance; (2) social, by rebuilding community relations and reducing stigma; and (3) psychological, by strengthening new identities, spirituality, and optimism. These findings highlight the importance of inclusive, sustainable, and locally grounded policies to support the well-being of affected families. Keywords: family resilience, localization, empowerment

Page 1 of 1 | Total Record : 7