cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
DIKLUS: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah
ISSN : 0854896X     EISSN : 26859637     DOI : 10.21831
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 148 Documents
Analisis Faktor Kecakapan Sosial Remaja di Desa Aekanauli 1 Kecamatan Pollung Wisno Defina Lumban Gaol
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/diklus.v5i2.40798

Abstract

Abstrak: Pembentukan kepribadian remaja sebagai generasi muda memiliki peran yang penting untuk mempersiapkan generasi muda yang unggul melalui kecakapan sosial dalam diri remaja. Kecakapan sosial (social skill) adalah kemampuan untuk dapat berhubungan dan bekerjasama dengan orang lain. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor yang mempengaruhi kecakapan sosial remaja. Penelitian ini dilaksanakan di desa aeknauli 1 kecamatan pollung. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi serta melakukan triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan kecakapan sosial remaja di desa aeknauli 1 kecamatan pollung masih tergolong rendah dengan persentase kurang dari 65,00 % dari tiap indikator kecakapan sosial. Hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya faktor keluarga, faktor lingkungan, faktor kepribadian, faktor pergaulan, faktor penyesuaian diri.Analysis of Factors Affecting Youth Social Skills in Aeknauli 1 Village, Pollung District Abstract: The formation of the personality of adolescents as the younger generation has an important role to prepare a superior young generation through social skills in adolescents. Social skills are the ability to relate and cooperate with other people. the purpose of this study was to analyze the factors that influence the social skills of adolescents. This research was conducted in aeknauli 1 village, pollung sub-district. the research method used is a qualitative method. The data collection techniques used in this study were observation, interviews and documentation, as well as triangulation of data. The results showed that the social skills of adolescents in aeknauli 1 village, pollung district were still relatively low with a percentage of less than 65.00% of each social skill indicator. This is influenced by several factors including family factors, environmental factors, personality factors, association factors, adjustment factors.
Analisis Tematik Permasalahan dalam Praktik Pengasuhan Anak yang Dilakukan oleh Guru Pendidikan Anak Usia Dini Arumi Savitri Fatimaningrum
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/diklus.v5i2.43030

Abstract

 Abstrak: Praktik pengasuhan merupakan usaha yang dilakukan untuk membantu proses tumbuh kembang anak. Saat ini praktik pengasuhan banyak dilakukan di lembaga PAUD karena semakin meningkatnya jumlah ibu bekerja di luar rumah dengan durasi yang panjang. Studi ini dimaksudkan untuk menggali permasalahan riil dalam praktik pengasuhan oleh guru PAUD. Studi ini merupakan survei kualitatif online menggunakan Google Form yang disebarkan dengan aplikasi Whats App. Instrumen terdiri atas open-ended question dan data demografi. Data yang diperoleh dianalisis secara tematik dengan program MAXQDA 2018. Terdapat 319 responden yang mengisi survei, dengan 314 respon yang dapat dianalisis lebih lanjut. Hasil studi menunjukkan terdapat lima tema utama permasalahan dalam praktik pengasuhan anak oleh guru AUD, yaitu permasalahan anak, orangtua, guru, relasi orangtua-guru, dan lembaga. Dari lima tema permasalahan tersebut, tema yang menonjol pada responden dengan usia 30 tahun adalah tema permasalahan guru yang terdiri atas sub tema terbatasnya pengetahuan, perbedaan praktik pengasuhan, manajemen waktu, dan kesehatan guru.Problems Thematic Analysis in Child-rearing Practices Conducted by Early Childhood Education TeachersAbstract: Child-rearing practices is an effort to help children’s developmental processes. Currently, many child-rearing practices are carried out in Early Childhood Education (ECE) Institution due to the increasing number of mothers working outside the house for  long durations. This study is intended to explore the problems of child-rearing practices experienced by ECE teachers. This study is an online qualitative survey using Google Form distributed with Whats App application. The research instrument consists of an open-ended question and demographic data. The data obtained analyze thematically with MAXQDA 2018 program. There are 319 respondents, while there only 314 responses that can be analyzed further. The results of the study show that there are five main themes, namely problems with children, parents, teachers, parent-teacher relations, and institutions. A prominent theme for respondents aged 30 years is the teachers’ problems which consists of the sub-themes of limited knowledge, differences in child-rearing practices, time management, and teacher’s health.
Analisis Dampak Pelatihan Peningkatan Kompetensi Layanan Konseling Kelompok pada Guru BK SMA Se-Kabupaten Sleman Siti Aminah; Diana Septi Purnama; Suwarjo Suwarjo; Fathur Rahman
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/diklus.v5i2.43549

Abstract

Abstrak: Kompetensi profesional guru bimbingan dan konseling merupakan aspek penting yang membekali guru bimbingan dan konseling dalam memberikan bimbingan dan konseling di sekolah. Salah satu kompetensi yang perlu ditingkatkan yaitu kemampuan guru bimbingan dan konseling dalam menyelenggarakan layanan konseling kelompok. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah ceramah, diskusi, penugasan dan simulasi. Hasil analisis dampak pelatihan peningkatan kompetensi layanan konseling kelompok dengan analisis kualitatif menunjukkan bahwa Guru bimbingan dan konseling memiliki minat yang tinggi dalam mengikuti kegiatan. Berdasarkan analisis penugasan ditemukan bahwa terdapat peningkatan pemahaman dan keterampilan dalam merancang layanan konseling kelompok. Hasil analisis observasi dan wawancara setelah simulasi menunjukkan adanya peningkatan keterampilan dalam melaksanakan layanan konseling kelompok. Hasil analisis kuesioner evaluasi berkaitan tentang penyelenggaraan pelatihan menunjukkan bahwa pelatihan peserta merasa puas dan senang mengikuti pelatihan. Peserta mengharapkan adanya kegiatan lanjutan untuk memperdalam kemampuan menyelenggarakan layanan bimbingan dan konseling. Analysis of the Impact of Training for Competency Improvement in Group Counseling Services for High School Counseling Teachers in Sleman RegencyAbstract: The professional competence of guidance and counseling teachers is an important aspect that equips guidance and counseling teachers in providing guidance and counseling in schools. One of the competencies that need to be improved is the ability of guidance and counseling teachers in providing group counseling services. The methods used in this training are lectures, discussions, assignments and simulations. The results of the analysis of the impact of training on improving the competence of group counseling services with qualitative analysis indicate that guidance and counseling teachers have a high interest in participating in activities. Based on the assignment analysis, it was found that there was an increase in understanding and skills in designing group counseling services. The results of the analysis of observations and interviews after the simulation showed an increase in skills in implementing group counseling services. The results of the analysis of the evaluation questionnaire related to the implementation of the training show that the training participants were satisfied and happy to participate in the training. Participants expect further activities to deepen their ability to provide guidance and counseling services.
Pemanfaatan Sumber Belajar Berbasis Digital pada Program Pendidikan Kesetaraan Paket C di PKBM Mentari Kabupaten Malang Nur Wahidin; Supriyono Supriyono; Edi Widianto
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/diklus.v6i1.39712

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) pemanfaatan sumber belajar digital pada program pendidikan kesetaraan paket c di PKBM Mentari, (2) manfaat internet sebagai sumber belajar pada program pendidikan kesetaraan paket c di PKBM Mentari (3) fasilitas internet yang digunakan warga belajar pada progam pendidikan kesetaraan paket C di PKBM Mentari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif berjenis deksriptif dengan sampel sebanyak 105 responden warga belajar paket c di PKBM Mentari. penelitian dilaksanakan pada masa pandemi covid-19, dengan menggunakan kuesioner dan studi dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif presentase. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemanfaatan sumber belajar digital oleh warga belajar di PKBM mentari sangat tinggi. Manfaat internet sebagai sumber belajar antara lain konektifitas dan jangkuannya luas, aksesnya 24 jam, akses cepat dan mudah serta bianya cukup murah. Fasilitas internet yang digunakan warga belajar sebagai sumber belajar antara lain website, mesin pencari, surat elektronik serta media sosial. The Utilization of Digital-Based Learning Resources in the Package C Equality Education Program at PKBM Mentari Malang Regency Abstract: This study aims to describe: (1) the use of digital learning resources in the package c equivalency education program at PKBM Mentari, (2) the benefits of the internet as a learning resource in the package c equivalency education program at PKBM Mentari (3) internet facilities used by learning citizens at the package C equivalency education program at PKBM Mentari. This study used a descriptive quantitative approach with a sample of 105 respondents who studied package c at PKBM Mentari. The research was conducted during the Covid-19 pandemic, using a questionnaire and documentation study. Data analysis used percentage descriptive analysis technique. The results showed that the use of digital learning resources by learning citizens at PKBM Mentari was very high. The benefits of the internet as a learning resource include broad connectivity and coverage, 24-hour access, fast and easy access and quite cheap costs. Internet facilities that are used by learning citizens as learning resources include websites, search engines, electronic mail and social media
Upaya Penyuluhan Program Keluarga Berencana (KB) dengan Pendekatan Andragogi di UPTD PPKB Pondok Gede Anggi Arfianisa; Sutarjo Sutarjo; Dadang Danugiri
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/diklus.v6i1.42405

Abstract

Abstrak:Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan: (1) upaya penyuluhan program keluarga berencana (KB) dengan pendekatan andragogi di UPTD PPKB Pondok Gede, (2) bentuk-bentuk partisipasi masyarakat dalam upaya penyuluhan program keluarga berencana (KB). Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan kualitatif. Hasil dari penelitian ini adalah upaya penyuluhan program keluarga berencana (KB) di UPTD PPKB Pondok Gede cukup efektif, menggunakan bentuk penyuluhan secara kelompok, adanya macam-macam kb memudahkan masyarakat dalam memilih kb yang akan digunakan, bentuk partisipasi kader membantu pihak plkb dalam kegiatan penyuluhan program kb, media yang diberikan plkb memudahkan kader dalam melakukan penyuluhan program kb kepada masyarakat, dengan dukungan dari pihak luar, pembagian tugas sesuai dengan masing-masing  sub nya.Counseling Efforts of Family Planning Program with Andragogy Approach In UPTD PPKB Pondok GedeAbstract: The purpose of this research was to describe: (1) counseling efforts of family planning  program (KB) with andragogy approach in UPTD PPKB Pondok Gede, (2) the forms of community participation in counseling efforts  family planning program. The method used this research is a qualitative descriptive method with a qualitative approach. The results of this research are the counseling efforts of family planning  program (KB) in UPTD PPKB Pondok Gede are quite effective, using the form of group counseling, there are various types of family planning that makes it easier for people to choose which family planning program to use, the form of cadre participation helps PLKB in counseling activities for the family planning program, The media provided by PLKB makes it easier for cadres to conduct family planning program counseling to the community, with support from outside parties, the division of tasks according to each sub.
Relevansi Pendidikan Anak dalam Keluarga Menurut M. Quraish Shihab dengan Pola Asuh Anak pada Pembelajaran di Masa Pandemi Lau Han Sein; Mohamad Salik
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/diklus.v6i1.46753

Abstract

Abstrak: Peran orang tua dalam mendidik anak di rumah selama pembelajaran pada masa pandemi ini sangat penting, karena pada pembelajaran di masa pandemi seperti ini orang tua menggantikan peran guru sebagai pendidik di lembaga sekolah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menelaah pemikiran M. Quraish Shihab tentang pendidikan anak dalam keluarga, dan mencari relevansinya dengan pola asuh anak selama pembelajaran di masa pandemi. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan dengan menggunakan metode analisis deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendidikan anak dalam keluarga menurut M. Quraish Shihab di antaranya yaitu: pertama, pendidikan ketauhidan kepada anak. Kedua,  orang tua mengajarkan kepada anak pendidikan untuk berbakti kepada orang tua, ketiga, orang tua mengajarkan anak untuk selalu melakukan amar ma’ruf dan menjauhi kemungkaran, keempat, orang tua mengajarkan anak untuk menjadi pribadi yang mandiri dan bertanggung jawab dan kelima, orang tua mengajarkan anaknya tentang pendidikan berakhlak mulia. Dari pemikiran M. Quraish Shihab tersebut ternyata memiliki relevansi dengan pola asuh authoritative selama masa pandemi dalam hal interaksi dan tujuanya. Dalam pola asuh ini, orang tua akan menjaga interaksi bersama anak dengan selalu memberikan stimulus untuk membentuk prilaku maupun kepribadian anak menjadi lebih baik dan berakhlakul karimah. Stimulus-stimulus kepada anak bisa diberikan melalui nasihat-nasihat yang dijelaskan oleh M. Quraish Shihab mulai dari nasihat tentang ketauhidan, berbakti kepada orang tua, bertanggung jawab, dan berakhlakul karimah, yang semuanya itu diberikan kepada anak dengan tujuan membentuk kepribadian dan karakter anak menjadi lebih baik dan bertanggung jawab. Adapupun implikasi penelitian ini adalah dapat memberikan pengetahuan kepada orang tua untuk lebih bertanggung jawab dan memperhatikan anak selama pembelajaran dimasa pandemi ini dengan cara menerapkan metode-metode dalam memberikan pendidikan dan pola asuh yang baik kepada anak. The Relevance of Children's Education in Families According to M. Quraish Shihab with Child Parenting Patterns in Learning in a Pandemic PeriodAbstract: The role of parents in educating children at home during this pandemic is very important, because in learning during this pandemic like this, parents replace the role of teachers as educators in school institutions. The purpose of this study is to examine the thoughts of M. Quraish Shihab about children's education in the family, and to find its relevance to parenting patterns during learning during the pandemic. This research is a library research using descriptive analysis method. The results of this study indicate that the education of children in the family according to M. Quraish Shihab include: first, monotheism education for children. Second, parents teach children education to be devoted to parents, third, parents teach children to always do amar ma'ruf and stay away from evil, fourth, parents teach children to be independent and responsible individuals and fifth, parents teach their children about moral education. From the thoughts of M. Quraish Shihab, it turns out that it has relevance to authoritative parenting during the pandemic in terms of interactions and goals. In this parenting pattern, parents will maintain interaction with their children by always providing a stimulus to form, the behavior and personality of the child to be better and have good character. The Stimulus can be given to children through the advice described by M. Quraish Shihab ranging from advice on monotheism, filial piety to parents, responsibility, and good character, all of which are given to children with the aim of shaping the child's personality and character to become a child. better and more responsible.
Media Pembelajaran Aba-Aba Baris Berbaris Tiga Bahasa (Arab, Inggris, Indonesia) Menggunakan Media Audio Visual Berbasis Android Muhammad Fakhruzzaini; Faisal Reza Pradhana; Oddy Virgantara Putra
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/diklus.v6i1.35205

Abstract

Abstrak: Organisasi kepanduan di Indonesia disebut dengan Gerakan Pramuka yang meliputi banyak kegiatan di ruang terbuka seperti baris berbaris (BB). BB dalam kegiatan pramuka dapat meningkatkan kreatifitas, melatih disiplin, dan kepribadian bagi anggota pramuka. Manfaat itu bisa diperoleh baik melalui penghayatan diri, pembinaan maupun kerjasama dengan anggota lainnya. Dalam ruang lingkup pendidikan yang mempelajari bahasa asing, latihan BB dijadikan sebagai media pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah pengembangan media pembelajaran untuk peningkatan penguasaan bahasa Arab dan Inggris dengan menerapkan teknologi multimedia. Penelitian ini menggunakan metode waterfall dan black-box untuk pengujian. Uji aplikasi yang kedua menggunakan perangkat keras yaitu smartphone yang berbeda-beda dan menunjukkan hasil yang baik dan berjalan sebagaimana fungsinya dengan minimal layar 5 inci. Uji materi dalam aplikasi oleh pembina pramuka Universitas Darussalam Gontor dan mendapat penilaian yang bagus sehingga dapat dijadikan media pembelajaran. Pengujian selanjutnya dengan penyebaran aplikasi dan kuesioner ke pembina pramuka dengan jumlah 55 responden. Dari hasil kuesioner diperoleh nilai rata-rata sebesar 88,5. Bahkan, mayoritas responden memberikan feedback yang baik dan sangat menerima aplikasi untuk dijadikan sebagai media pembantu dalam pembelajaran. Untuk penelitian selanjutnya, dapat ditambahkan materi pramuka seperti sandi-sandi, tali temali dan kegiatan pramuka lainnya. Three Languages Media For Learning Coping Lines (Arab, English, Indonesia) Using Android-Based Audio Visual Media Abstract: Scouting organizations in Indonesia are called the Pramuka Movement which includes many activities in open spaces such as marching lines (BB). BB in scouting activities can increase creativity, train discipline, and personality for scout members. These benefits can be obtained either through self-appreciation, coaching or cooperation with other members. In the scope of education that studies foreign languages, BB training is used as a learning medium. The purpose of this research is to develop instructional media to increase mastery of Arabic and English by applying multimedia technology. This study uses the waterfall and black-box methods for testing. The second application test used different hardware devices, which was a different smartphone and it showed good results and worked as it should with a minimum screen of 5 inches. Test the material in the application by the University of Darussalam Gontor scout coach and get a good assessment so that it can be used as a learning medium. Further testing by distributing applications and questionnaires to scout coaches with a total of 55 respondents. From the results of the questionnaire obtained an average value of 88.5. In fact, the majority of respondents gave good feedback and really accepted applications to be used as supporting media in learning. For further research, scouting materials can be added such as codes, rigging and other scout activities.
Pembelajaran Partisipatif Sebagai Metode dalam Meningkatkan Hasil Belajar Mahasiswa Muhamad Alisalman
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/diklus.v6i1.48572

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan metode pembelajaran partisipatif dalam meningkatkan hasil belajar mahasiswa Stiper Berau. Jenis Penelitian adalah penelitian tindakan kelas. Sumber data diperoleh dari, wawancara, observasi dan analisis dokumen. Tehnik analisis data menggunakan reduksi data, display data dan verifikasi data. Penerapan metode pembelajaran partisipatif dilakukan pada mata kuliah sosiologi pedesaan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat beberapa tahapan yang dilakukan seperti, 1). Perencanaan: menyusun RPP, Silabus, materi dan bahan perkuliahan, 2). Pelaksanaan: perkenalan dosen dengan mahasiswa, penjelasan mengenai gambaran umum mata kuliah, dosen mempelajari latar belakang mahasiswa, terjadi komunikasi aktif antara dosen dengan mahasiswa, diskusi mahasiswa, dosen menjadi moderator yang mengatur jalannya diskusi, dosen melakukan konfirmasi ketika terjadi kesalahan  mahasiswa dalam memahami isi materi, setiap pertemuan mahasiswa memiliki tingkat keaktifan yang tinggi, kecuali pada saat pembelajaran online, pemberian motivasi di akhir perkuliahan, 3). Penilaian: kemampuan mahasiswa meningkat (khususnya keaktifan berbicara, cara berpikir kritis, dan problem solving Participatory Learning as A Method to Increase Student Learning OutcomesAbstract: The purpose of this study was to determine the application of participatory learning methods in improving student learning outcomes of Stiper Berau. This type of research is descriptive qualitative research. Sources of data obtained from interviews, observations and document analysis. The data analysis technique uses data reduction, data display and data verification. The application of participatory learning methods is carried out in rural sociology courses. The results showed that there were several stages carried out such as, 1). Planning: preparing lesson plans, syllabus, lecture materials and materials, 2). Implementation: introduction of lecturers with students, explanation of the general description of the course, lecturers study the background of students, active communication occurs between lecturers and students, student discussions, lecturers become moderators who regulate the course of discussions, lecturers confirm when students make mistakes in understanding the content of the material , every student meeting has a high level of activity, except during online learning, giving motivation at the end of the lecture, 3). Assessment: students' abilities have increased (especially active speaking, critical thinking, and problem solving
Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Peserta Didik pada LKP Bahasa Inggris di Kota Malang Nur Cholidia Rahmania; Endang Sri Redjeki; Edi Widianto
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/diklus.v6i1.39620

Abstract

Abstrak: Kualitas pelayanan menjadi salah satu tolak ukur dalam menilai kualitas LKP, sedangkan kepuasan merupakan aspek luaran dalam menilai kualitas pelayanan LKP. Meningkatnya jumlah LKP di Kota Malang menjadi hal yang menarik, apakah dengan banyaknya LKP di Kota Malang selaras dengan kualitas pelayanan yang diberikan?. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui kualitas pelayanan LKP Bahasa Inggris di Kota Malang, 2) mengetahui kepuasan peserta didik pada LKP Bahasa Inggris di Kota Malang, 3) menganalisis pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan peserta didik pada LKP Bahasa Inggris di Kota Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian survey. Analisis data penelitian menggunakan statistik deskriptif dan explanatory research. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) kualitas pelayanan pada LKP Bahasa Inggris di Kota Malang dikategorikan baik, 2) kepuasan peserta didik atas layanan yang diberikan LKP Bahasa Inggris di Kota Malang dikategorikan puas, 3) terdapat pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan peserta didik pada LKP Bahasa Inggris di Kota Malang. The Effect of Service Quality on Student Satisfaction at the English Course and Training Institute (LKP) in Malang.Abstract: Service quality is one of the benchmarks in assessing the quality of LKP, while satisfaction is an output aspect in evaluating the quality of LKP services. The increasing of LKP in Malang is an interesting matter. Is the number of LKP in Malang consistent with the quality of services provided? This study aims to: 1) knowing the service quality of English LKP in Malang, 2) knowing student satisfaction in English LKP in Malang, 3) analyze the effect of service quality on student satisfaction in English LKP in Malang. This research uses a quantitative approach to the type of survey research. Data analysis used descriptive statistics and explanatory research. The results showed that: 1) the quality of service at the English LKP in Malang was categorized as good, 2) the students' satisfaction with the services provided by the English LKP in Malang was categorized as satisfied, 3) there was an effect of the effect of service quality on student satisfaction at the LKP English in Malang.
Dukungan Sosial dan Resiliensi pada Anak di Wilayah Perbukitan Gunung Kidul Yogyakarta Muthmainah Muthmainah
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/diklus.v6i1.48875

Abstract

Abstrak: Kurangnya dukungan sosial dapat menghambat penyesuaian diri seseorang saat menghadapi masalah. Penyebabnya diantaranya keterbatasan individu, baik dari kualitas pendidikan, kesadaran individu, ketersediaan waktu, serta keterbatasan ekonomi. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan bentuk dukungan sosial dan resiliensi pada anak di wilayah perbukitan Gunung Kidul Yogyakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah etnografi. Subjek penelitian adalah anak yang berusia 5-8 tahun yang tinggal di wilayah perbukitan. Metode pengumpulan data yaitu dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan sosial dapat membentuk resiliensi pada sebagian anak di wilayah perbukitan. Adapun bentuk dukungan sosial meliputi dukungan dukungan emosional, instrumental, informasi, dan penghargaan yang diberikan orang tua, guru, tokoh masyarakat, dan komunitas. Dukungan sosial diberikan oleh orang tua, guru, tokoh masyarakat, dan komunitas. Resiliensi terbentuk melalui interaksi yang intens, berkesinambungan, didukung dengan kondisi geografis, dan budaya setempat. Interaksi yang terbuka dan penuh perhatian menjadikan resiliensi semakin kuat. Pengasuhan dan penguatan lingkungan mampu membentuk mental seseorang agar mampu beradaptasi dengan kondisi apapun. Social Support and Resilience for Children in the Hills of Gunung Kidul Yogyakarta Abstract: Insufficient social support could hamper someone’s adaptation when face problems. The causes include individual limitations, both from the quality of education, individual awareness, availability of time, and economic limitations. The objective of this research was to describe the form of social support and resilience among children in hills area. The method of the research used is ethnography. The subjects of the research are adolescents between 5-8 years old who live in hills areas. Data collection methods are by observation, interviews, and documentation. The results showed that social support can form resilience in some children in hilly areas. The forms of social support include emotional support, instrumental support, information, and awards given by parents, teachers, community leaders, and the community. Social support is provided by parents, teachers, community leaders, and the community. Resilience is formed through intense, continuous interaction, supported by geographical conditions and local culture. An open and caring interaction makes resilience stronger. Parenting and strengthening the environment can shape a person's mentality to be able to adapt to any conditions.

Page 10 of 15 | Total Record : 148