cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
DIKLUS: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah
ISSN : 0854896X     EISSN : 26859637     DOI : 10.21831
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 155 Documents
Pemberdayaan Perempuan Melalui Pelatihan Kewirausahaan Menjahit di PKBM Bhina Swakarya Sri Ratnasari; Iip Saripah; Ade Sadikin Akhyadi
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/diklus.v5i1.37126

Abstract

Abstrak: Jiwa kewirausahaan harus diterapkan pada setiap individu dimana hal ini mengharuskan setiap individu memiliki soft skill dan hard skill  yang baik agar menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas. Hal tersebut dapat dicapai dengan adanya pemberdayaan perempuan. Tujuan penelitian ini untuk memberikan kajian tentang pemberdayaan perempuan dan kewirausahaan secara nyata sesuai dengan hasil penelitian lapangan. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian yaitu kewirausahaan menjadi salah satu upaya dalam pemberdayaan masyarakat, khususnya bagi warga belajar. Kewirausahaan dapat menciptakan berkembangnya potensi masyarakat berkembang secara optimal. Pemberdayaan dan pembangunan masyarakat memberikan bimbingan dan dukungan agar masyarakat agar mampu menjalankan peranan dan tugas-tugas kehidupannya. Empowering Women through Sewing Entrepreneurship Training at PKBM Bhina SwakaryaAbstract: Entrepreneurial spirit must be applied to each individual where this requires that each individual has good soft skills and hard skills in order to create quality human resources. This can be achieved by empowering women. The purpose of this research is to provide a study on women's empowerment and entrepreneurship in real terms according to the results of field research. This research method uses a descriptive qualitative approach. The result of this research is that entrepreneurship is one of the efforts in community empowerment, especially for learning citizens. Entrepreneurship can create the development of the community's potential to develop optimally. Community empowerment and development provide guidance and support so that people are able to carry out their roles and duties in life.
Kebutuhan Kegiatan Menulis Cerita Bergambar di Sopo Belajar Eva Septiana Manurung
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/diklus.v5i1.32635

Abstract

Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kebutuhan kegiatan penulisan cerita bergambar di Sopo Belajar, dan menperoleh rencana kegiatan penulisan cerita bergambar anak-anak dalam Sopo Belajar. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah fasilitator Sopo Belajar, anak-anak penerima manfaat dari Sopo Belajar dan tenaga ahli. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya kegiatan belajar di Sopo Belajar. Menggunakan teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Menggunakan model Miles dan Huberman untuk analisis data yaitu reduksi data, representasi data dan kesimpulan. Triangulasi sumber dan metode mendukung validitas data. Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) kebutuhan kegiatan menulis cerita bergambar di Sopo Belajar. (2) diperoleh rencana kegiatan menulis cerita bergambar di Sopo Belajar yang terdiri dari (a) input (b) proses (c) output, dan (d) outcome. Maka, perlu dilakukan tindakan lanjutan berupa realisasi kegiatan menulis cerita bergambar di Sopo Belajar karena berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan maka kreativitas anak dapat ditingkatkan. The Need for Writing Illustrated Story in Sopo BelajarAbstract: The purpose of this study was to determine the need for picture story writing activities in Sopo Belajar, and to obtain plans for children's picture story writing activities in Sopo Belajar. This research is a descriptive study using a qualitative approach. The subjects of this research are the Sopo Belajar facilitators, children who are beneficiaries of Sopo Belajar and experts. This research was motivated by the existence of learning activities at Sopo Belajar. using data collection techniques with observation, interviews and documentation. Using Miles and Huberman's model for data analysis, namely data reduction, data representation and conclusions. Triangulation of sources and methods supported data validity. The results of this study indicate: (1) the need for pictorial story writing activities in Sopo Belajar. (2) obtained a pictorial story writing activity plan in Sopo Belajar which consists of (a) input (b) process (c) output, and (d) outcome. So, it is necessary to take further action in the form of the realization of the pictorial story writing activity in Sopo Belajar because based on the results of the research that has been done, the creativity of children can be improved.
“Mirror of Effect” dalam Perkembangan Perilaku Anak pada Masa Pandemi Covid 19 Ismaniar Ismaniar; Setiyo Utoyo
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/diklus.v4i2.32429

Abstract

AbstrakWork From Home (WFH) selama masa pandemi covid 19 memberikan dampak yang cukup beragam bagi setiap orang. Terjadinya perubahan secara tiba-tiba dalam habitual keseharian senantiasa menyebabkan ketidaksiapan secara emosional pada setiap anggota keluarga, baik orang tua maupun anak. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan kesadaran orang tua akan pengaruh negatif yang dapat terjadi akibat interaksi yang terjadi antara anggota keluarga, pada perkembangan perilaku anak usia dini. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; Mirror of effect merupakan suatu fenomena yang terjadi dimana perilaku anak mencerminkan perilaku lingkungan sosial di sekitarnya. Karakteristik anak yang cenderung mudah berimitasi, belum memiliki konsep yang kuat tentang moral serta menyukai aktivitas bermain menyebabkan kemungkinan Mirror of effect terhadap hal negatif dalam perkembangan perilakunya akan terjadi jika orang tua kurang mampu mengendalikan emosi selama Work From Home pada masa pandemi covid 19. Oleh sebab itu maka diharapkan orang tua mampu mengendalikan emosi dan selalu berusaha menciptakan lingkungan keluarga yang kondusif untuk perkembangan perilaku anak. “Mirror of Effect” in the Development of Child Behavior During Work From Home (WFH) during the Covid Pandemic 19AbstractWork From Home (WFH) during the Covid 19 pandemic had quite a variety of impacts for everyone. The sudden change in daily habituals always causes emotional unpreparedness in each family member, both parents and children. The purpose of this study is to increase parental awareness of the negative effects that can occur due to interactions that occur between family members and on the development of early childhood behavior. The research method used is literature study. The results showed that; Mirror of effect is a phenomenon that occurs in which children's behavior reflects the behavior of the social environment around them. The characteristics of children who tend to easily imitate, do not have a strong concept of morality and like playing activities, causing the possibility of a Mirror of effect on negative things in the development of their behavior if parents are less able to control emotions during Work From Home during the Covid 19 pandemic. Therefore, it is hoped that parents will be able to control emotions and always try to create a family environment that is conducive to the development of children's behavior.
Pendekatan Andragogi dan Proses Pembelajaran Jarak Jauh di PAUD Qolbun Salim, Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung Reni Suwarni; Ade Sadikin Akhyadi; Iip Saripah
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/diklus.v5i1.37131

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan, kendala, resistensi, serta faktor yang harus diperhatikan dalam Pembelajaran Jarak Jauh melalui pendekatan andragogi pada Tahun Ajaran 2019/2020 di PAUD Qolbun Salim Desa Jatiendah Kecamatan Cilengkrang Kabupaten Bandung. Subjek penelitian berjumlah 26 orang tua (ibu) saat pandemi Covid-19. Penelitian ini bersifat eksploratif dengan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh di PAUD Qolbun Salim melalui pendekatan andragogi 92% dapat diikuti, hanya 8% orang tua (ibu) yang tidak dapat mengikutinya. Dari 8% yang tidak dapat mengikuti PJJ sebesar 4% disebabkan  kesibukan berbisnis online, dan 4 %  Handphone yang tidak memadai. Kendala dan resistensi dalam pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh terkait dengan sarana prasarana, kemampuan orang tua serta kondisi lingkungan. Oleh karena itu perlunya kesiapan dari pihak lembaga dan orang tua terutama kesediaan sarana, prasarana pembelajaran yang memadai serta pentingnya pendekatan andragogi pada proses pembelajarannya.Andragogical Approach and Distance Learning Process in PAUD Qolbun Salim, Jatiendah Village, Cilengkrang District Bandung district AbstractThe purpose of this study was to describe the implementation, constraints, resistance, and the influential factors in Distance Learning through the andragogy approach in the 2019/2020 Academic Year at PAUD Qolbun Salim, Jatiendah Village, Cilengkrang District, Bandung Regency. The research subjects were 26 parents (mothers) during the Covid-19 pandemic. This research is exploratory with descriptive analysis. The results showed that the implementation of Distance Learning in PAUD Qolbun Salim through an andragogical approach was 92% followed, only 8% of parents (mothers) could not follow it. Of the 8% who cannot participate in PJJ, 4% are due to busy doing business online, and 4% are inadequate / decent cellphones. Constraints and resistance in implementing Distance Learning are related to infrastructure, parents' abilities and environmental conditions. Therefore the need for readiness from the institutions and parents, especially the availability of adequate learning facilities, infrastructure and the importance of an andragogical approach in the learning process.
Peningkatan Kinerja Aparat Kampung melalui Pelatihan Komputer di Kampung Semurut Muhamad Ali salman
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/diklus.v5i1.35338

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan, pelaksanaan dan hasil program pelatihan komputer dalam meningkatkan kinerja Aparat Kampung di Kampung Semurut. Jenis penelitian adalah deskriptif kualitatif. Sumber data menggunakan wawancara, pengamatan, dan analisis dokumen. Tehnik analisis data menggunakan reduksi data, display data dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1). Perencanaan: adanya rapat internal oleh Aparat kampung. Adanya rapat gabungan antara Aparat Kampung bersama PKBM Pusaka Indonesia, (2). Pelaksanaan: Pelatihan terselenggara sesuai  jadwal. Peserta pelatihan aktif bertanya. Ada beberapa peserta pelatihan yang belum mengetahui dasar-dasar komputer bahkan cara mengoperasikan komputer, (3). Hasilnya: Peserta pelatihan mampu mengoperasikan komputer. Peserta pelatihan mampu menggunakan dasar-dasar Microsoft word, Microsoft excel dan Microsoft power point. Kepercayaan diri Aparat Kampung meningkat. Pekerjaan yang bersifat administasi dapat dikerjakan secara langsung tanpa menggunakan jasa pengetikan. Penyelenggaraan Pelatihan komputer menunjukkan adanya keberhasilan dengan meningkatnya kinerja Aparat Kampung di bidang administrasi. Village Agency Performance Improvement through Computer Trainingin Semurut VillageAbstract: This study aims to determine the planning, implementation and results of computer training programs in improving the performance of village officials in Semurut Village. This type of research is descriptive qualitative. Sources of data using interviews, observations, and document analysis. Data analysis techniques used data reduction, data display and data verification. The results showed that (1). Planning: an internal meeting by village officials. There was a joint meeting between village officials and PKBM Pusaka Indonesia, (2). Implementation: The training is held according to schedule. Active training participants ask questions. There are some training participants who do not know the basics of computers and even how to operate computers, (3). The result: The trainees are able to operate computers. The training participants are able to use the basics of Microsoft word, Microsoft excel and Microsoft power point. The village apparatus' self-confidence increased. Administrative work can be done directly without using typing services. The implementation of computer training has shown success with the increase in the performance of village officials in the administration sector. 
Pemberdayaan Keluarga Melalui Kewirausahaan Sosial Berbasis Lingkungan Wulan Ayu Indriyani; Iip Saripah; Ade Sadikin Akhyadi
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/diklus.v5i2.37124

Abstract

Abstrak: Saat ini kewirausahaan sosial menjadi fenomena menarik dikarenakan berorientasi pada pencapaian tujuan sosial dan tidak mengutamakan perolehan laba serta dapat dijadikan sebagai pendekatan dalam pemberdayaan. Tujuan dari penelitian ini adalah memberikan kajian tentang proses pemberdayaan keluarga melalui program kewirausahaan sosial berbasis lingkungan yang dilakukan oleh salah satu lembaga nonformal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Hasil penelitian ini adalah program kewirausahaan sosial dapat dijadikan sebagai pendekatan dalam proses pemberdayaan masyarakat. Proses pemberdayaan masyarakat dapat dimulai dari lapisan masyarakat yang utama yaitu keluarga. Kemudian, pengelolaan program pemberdayaan keluarga dapat dilakukan dengan pendekatan tujuh komponen sistem. Program kewirausahaan sosial merupakan salah satu alternatif untuk mengatasi masalah sosial yaitu kerusakan lingkungan yang dapat dijadikan sebagai gerakan aksi sosial dan pemberdayaan keluarga. Family Empowerment through Environmental-Based Social EntrepreneurshipAbstract: Currently, social entrepreneurship is an interesting phenomenon because it is oriented towards achieving social goals and does not prioritize profit gains, and can be used as an approach to empowerment. The purpose of this research is to provide a study on the process of family empowerment through an environmental-based social entrepreneurship program conducted by a non-formal institution. This research uses a qualitative approach with descriptive methods. The result of this research is that social entrepreneurship programs can be used as an approach in the community empowerment process. The process of community empowerment can be started from the main strata of society, namely the family. Then, the management of the family empowerment program can be done with a seven component system approach. The social entrepreneurship program is an alternative to overcome social problems, namely environmental damage that can be used as a social action movement and family empowerment.
Pemberdayaan Masyarakat melalui Pendidikan Nonformal di PKBM Tiara Dezzy Samarinda Andi Ismail Lukman
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/diklus.v5i2.43669

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk melihat proses pemberdayaan yang dilakukan pada PKBM Tiara Dezzy. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini, yaitu: Pertama. Tahap penyadaran tidak dilakukan oleh pihak PKBM Tiara Dezzy. Penyelenggara PKBM langsung mendata dan memanggil masyarakat untuk bergabung dan mengikuti program pemberdayaan. Kedua. Tahap transformasi pengetahuan, materi/bahan pembelajaran tidak semuanya bersifat potensi lokal. Pelaksanaan pembelajaran atau pelatihan bersifat partisipatif sehingga masyarakat turut aktif dalam pembelajaran, dan jadwal pembelajaran ditentukan sendiri oleh warga belajar. Ketiga. Tahap peningkatan pengetahuan untuk kemandirian masyarakat, warga belajar belum mandiri. Akan tetapi, terjadi perbaikan pendidikan dan perbaikan tindakan. PKBM Tiara Dezzy belum melakukan pemberdayaan secara tuntas karena hanya melakukan tahap transformasi pengetahuan. Penyelenggara PKBM memaknai pemberdayaan masyarakat sama dengan pengembangan kapasitas, padahal tidak demikian karena pengembangan kapasitas hanya bagian dari proses pemberdayaan masyarakat. Community Empowerment through Non-Formal Education in Tiara Dezzy Community Learning Center Samarinda Abstract: This study aims to see the empowerment process carried out at CLC Tiara Dezzy. This research uses qualitative method with descriptive research type. Data collection techniques were observation, interviews, and documentation. The results of this study, namely: First. The awareness stage was not carried out by CLC Tiara Dezzy. CLC organizers immediately record and call the community to join and participate in the empowerment program. Second. The transformation stage of knowledge, learning materials/materials are not all local potential. The implementation of learning or training is participatory so that the community is actively involved in learning, and the learning schedule is determined by the learning residents themselves. Third. The stage of increasing knowledge for community independence, learning residents are not yet independent. However, there has been improvement in education and improvement in action. CLC Tiara Dezzy has not done empowerment completely because it only performs the knowledge transformation stage. CLC organizers interpret community empowerment as the same as capacity building, even though this is not the case because capacity building is only part of the community empowerment process. 
Model Pemberdayaan Kewirausahaan Mandiri Masyarakat di Masa Pandemi Covid-19: Sebuah Kajian Literatur Andika Pratama; Ade Sadikin Akhyadi; Iip Saripah
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/diklus.v5i2.37141

Abstract

Abstrak: Pandemi Covid-19 tidak hanya berdampak serius bagi sektor kesehatan tetapi juga membuat sektor ekonomi sangat terpuruk. Banyak masyarakat kehilangan pekerjaan bahkan tidak sedikit yang akhirnya menutup usahanya. Salah satu solusi dari permasalahan ini adalah dengan adanya program pemberdayaan kewirausahaan. Artikel ini bertujuan untuk membahas solusi dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat serta berbagai model pemberdayaan kewirausahaan masyarakat di masa pandemi Covid-19 dengan menghimpun dari berbagai artikel yang relevan. Metode penelitian ini menggunakan studi literatur dengan menganalisis berbagai artikel yang membahas mengenai pemberdayaan ekonomi rakyat di masa pandemi Covid-19. Hasil temuan menunjukkan bahwa terdapat berbagai solusi dalam membantu memulihkan ekonomi masyarakat di masa pandemi Covid-19 yaitu dengan memanfaatkan bantuan stimulus dari pemerintah (top down) maupun program pemberdayaan kewirausahaan yang lahir dari masyarakat itu sendiri (bottom up). Selain itu berbagai model pemberdayaan kewirausahaan mandiri masyarakat yang dilaksanakan dengan memanfaatkan berbagai potensi yang ada sangat membantu mendorong perekonomian masyarakat. Implikasi temuan yaitu model pemberdayaan kewirausahaan sangat menarik untuk dilakukan penelitian selanjutnya agar dapat menjadi landasan maupun inspirasi untuk meningkatkan perekonomian masyarakat di masa Pandemi Covid-19. Community Entrepreneurship Empowerment Model during the Covid-19 Pandemic: A Literature ReviewAbstract: The Covid-19 pandemic not only had a serious impact on the health sector but also made the economic sector very badly affected. Many people lost their jobs, and even a few ended up closing their businesses. One solution to this problem is the existence of an entrepreneurial empowerment program. This article aims to discuss solutions in building community economic independence as well as various models of community entrepreneurial empowerment during the Covid-19 pandemic by compiling various relevant articles. This research method used literature studies by analyzing various articles that discuss the economic empowerment of the people during the Covid-19 pandemic. The results show that there are various solutions to help the community's economic recovery during the Covid-19 pandemic, namely by utilizing stimulus from the government (top down) and entrepreneurial empowerment programs created by the community itself (bottom up). In addition, various models of community-driven entrepreneurial empowerment that are implemented by utilizing various existing potentials are very helpful in encouraging the community's economy. The implication of these findings is that the entrepreneurial empowerment model is very interesting for further research to be carried out so that it can be a foundation and inspiration to improve the community's economy during the Covid-19 pandemic.
Pendampingan Digitalisasi Arsip Melalui Metode In – On – In untuk Meningkatkan Kemampuan Tenaga Administrasi Sekolah (TAS) dalam Pelestarian Arsip Pandit Isbianti; Latifah Nur Arbaatun; Eka Bintang; Dwi Nur Cahyaning; Nur Chanabillah
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/diklus.v5i2.43597

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menggali proses pendampingan digitalisasi arsip berikut dampaknya bagi Tenaga Administrasi Sekolah (TAS). Tenaga administrasi sekolah bertugas memberikan layanan administrasi sekolah dalam hal urusan kepegawaian, keuangan, sarana prasarana, humas, persuratan dan kearsipan, kesiswaan, kurikulum, dan administrasi umum. Kegiatan administrasi tersebut akan bermuara pada terciptanya arsip sebagai asset sekolah yang harus dilestarikan. Sayangnya, kemampuan TAS dalam melestarikan arsip masih kurang dikarenakan ketidak sesuaian latar belakang pendidikan dengan bidang tugas dan minimnya kegiatan peningkatan kompetensi pengelolaan arsip. Sehubungan dengan hal tersebut, dilakukanlah pendampingan digitalisasi arsip melalui metode In-on_in untuk meningkatkan kemampuan TAS dalam pelestarian arsip. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan sumber data tenaga administrasi sekolah. Hasil penelitian ini mencakup proses pendampingan yang meliputi in the job training 1, on the job training dan in the job training 2 serta dampak kegiatan pendampingan berupa meningkatnya kemampuan TAS dalam pelestarian arsip. Assistance in Archive Digitization Through The In-On-In Method to Improve The Ability of School Administration Personnel (TAS) in Archive PreservationAbstract: This study aims to explore the process of assisting archive digitization and its impact on School Administration Staff (TAS). School administration staff are tasked with providing school administrative services in terms of personnel affairs, finance, infrastructure, public relations, correspondence and archives, student affairs, curriculum, and general administration. These administrative activities will lead to the creation of archives as school assets that must be preserved. Unfortunately, TAS 'ability to preserve archives is still lacking due to the incompatibility of educational background with the field of work and the lack of activities to increase archive management competence. In connection with this, assistance was carried out on digitizing archives through the method In-on-in to improve TAS ability to preserve archives. This research is qualitative research with data sources of school administration staff. The results of this study include the mentoring process which includes in the job training 1, on the job training and in the job training 2 as well as the impact of mentoring activities in the form of increasing TAS ability to preserve archives.
Implementasi Manajemen Kurikulum Pendidikan Anak Usia Dini Nurmala Ayu Agistia; Dadang Danugiri; Dayat Hidayat
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/diklus.v5i2.38942

Abstract

Untuk mencapai suatu keberhasilan pada suatu lembaga pendidikan perlu adanya manajemen yang baik, salah satu yang mempengaruhi tercapainya tujuan Pendidikan tersebut adalah dengan adanya manajemen kurikulum sehingga pelaksanaan kegiatan pembelajaran dapat berjalan dengan efektif dan efisien. Adapun Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan data tentang perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan serta mengetahui kendala yang terjadi dalam pelaksanaan manajemen kurikulum di SPS TP Plamboyan. penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Selanjutnya teknik analisis data menggunakan model analisis data interaktif Miles Huberman yaitu melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan (1) perencanaan kurikulum dilakukan setiap awal tahun ajaran baru, terdapat keunikan dalam proses perencanaan kurikulum di SPS TP Plamboyan yaitu selain kepala sekolah dan guru juga melibatkan  orangtua, (2) pengorganisasian dilakukan dengan menjalin kerjasama antara kepala sekolah, guru serta masyarakat, (3) pelaksanaan kegiatan pembelajaran di SPS TP Plamboyan menyisipkan materi keagamaan seperti hafalan surat pendek, praktik ibadah dan manasik haji, (4) pengawasan yang dilaksanakan setiap akhir tahun ajaran baru serta terdapat pengontrolan dari kepala sekolah kepada guru dalam waktu-waktu tertentu. Kendala dalam pelaksanaan kurikulum di SPS TP Plamboyan yaitu : (1) Sarana dan Prasarana yang belum memadai (Alat Permainan Edukatif, ruang kelas dan fasilitas lainnya), (2) guru mengalami kesulitan dalam penyusunan perencanaan. Selanjutnya hasil manajemen kurikulum yang baik di SPS TP Plamboyan mendapatkan peningkatan jumlah peserta didik setiap tahunnya serta mampu merubah pola pikir masyarakat mengenai pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini. Implementation of Curriculum Management in Early Childhood EducationAbstractTo achieve success in educational institution, it is necessary to have good management, one of affects the achievement of educational goals is the existence of curriculum management so that the implementation of learning activities can run effective and efficient.  The purpose of this reasearch is to described data on planning, organizing, implementing, monitoring and identifying the obstacles that occur in the implementation of curriculum management at SPS TP Plamboyan.  This research is a qualitative research with a qualitative descriptive approach.  Data collection techniques in this study were observation, interviews and documentation.  Furthermore, the data analysis technique used the Miles Huberman interactive data analysis model, namely through data collection, data reduction, data presentation and drawing conclusions.  The results of the study showed (1) curriculum planning was carried out at the beginning of a new school year, there was a uniqueness in the curriculum planning process at SPS TP Plamboyan, namely in addition to the principal and teachers, it also involves parents, (2) organizing is done by establishing cooperation between school principals, teachers and the public, (3) the implementation of learning activities at SPS TP Plamboyan inserts religious materials such as memorizing short letters, worship practices and pilgrimage rituals, (4) supervision which is carried out at the end of each new school year and there is control from the principal to the teacher at certain times.  Obstacles in implementing the curriculum at SPS TP Plamboyan are: (1) Inadequate facilities and infrastructure (Educational Game Tools, classrooms and other facilities), (2) teachers have difficulty in planning.  Furthermore, the results of good curriculum management at SPS TP Plamboyan has got an increase in the number of students every year and are able to change people's mindsets about the importance of Early Childhood Education.

Page 9 of 16 | Total Record : 155