cover
Contact Name
ERP Wardoyo
Contact Email
jpp@untan.ac.id
Phone
+6281522519199
Journal Mail Official
jpp@untan.ac.id
Editorial Address
Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu Universitas Tanjungpura Jalan Daya Nasional Pontianak Kalimantan Barat
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Pembelajaran Prospektif
ISSN : 25793713     EISSN : 25795627     DOI : http://dx.doi.org/10.26418/jpp
Jurnal Pembelajaran Prospektif (JPP) is aimed at facilitating scholars, researchers, curriculum developers, educational practitioners, and teachers for publishing the original articles in the form of research paper, theory-based empirical paper, book review, and paper review. The topic areas are covering: Educational Research, Literacy works, Innovative Teaching and Learning Method, Curriculum and Material Development, Assessment, and Best Practice. Jurnal Pembelajaran Prospektif terbit 2 kali dalam setahun, yaitu bulan Februari dan Agustus.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 165 Documents
HUBUNGAN MINAT BELAJAR DAN COMPASSIONATE MATH DENGAN KECEMASAN MATEMATIKA SISWA SMA NEGERI DI KOTA PONTIANAK Rizki, Ahmad
Jurnal Pembelajaran Prospektif Vol. 11 No. 1 (2026): Jurnal Pembelajaran Prospektif
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jpp.v11i1.110737

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara minat belajar dan compassionate math dengan kecemasan matematika pada siswa sekolah menengah atas negeri di Kota Pontianak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian korelasional. Sampel terdiri dari 149 siswa kelas X dan XI yang dipilih melalui teknik cluster random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner mengenai minat belajar, compassionate math, dan kecemasan matematika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat belajar memiliki korelasi negatif yang signifikan dengan kecemasan matematika (r = −0,506, p < 0,05). Demikian pula, compassionate math ditemukan memiliki korelasi negatif yang signifikan dengan kecemasan matematika (r = −0,464, p < 0,05). Selain itu, minat belajar dan compassionate math secara bersama-sama menunjukkan hubungan yang signifikan dengan kecemasan matematika, dengan kontribusi sebesar 31% terhadap variasi kecemasan matematika siswa.Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan minat belajar siswa serta penerapan pembelajaran matematika yang berlandaskan empati dan praktik penuh kepedulian dapat berkontribusi dalam mengurangi kecemasan matematika pada siswa sekolah menengah atas
PROFIL BERPIKIR KRITIS MATEMATIS SISWA SMP PADA MATERI BANGUN DATAR MELALUI PENDEKATAN MIXED METHOD Bima Adi Saputra
Jurnal Pembelajaran Prospektif Vol. 11 No. 1 (2026): Jurnal Pembelajaran Prospektif
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jpp.v11i1.110739

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil kemampuan berpikir kritis matematis siswa sekolah menengah pertama pada materi geometri bidang dengan menggunakan pendekatan mixed method. Aspek berpikir kritis yang dikaji meliputi interpretasi, analisis, evaluasi, inferensi, dan eksplanasi. Penelitian ini menggunakan desain mixed method yang menggabungkan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan satu variabel dan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian adalah 32 siswa kelas VII G di SMP Negeri 1 Bojonegoro yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan tes kemampuan berpikir kritis matematis yang telah divalidasi dan wawancara semi-terstruktur. Data kuantitatif dianalisis secara deskriptif menggunakan SPSS, sedangkan data kualitatif dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan triangulasi sumber dan metode untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai kemampuan berpikir kritis matematis siswa adalah 54,97, yang berada di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) sebesar 70. Hasil uji one-sample t-test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, yang berarti kemampuan berpikir kritis siswa secara signifikan lebih rendah dibandingkan KKM. Sebanyak 8 siswa mencapai KKM, sedangkan 24 siswa lainnya belum mencapai KKM. Secara kualitatif, siswa yang mencapai KKM mampu memenuhi seluruh indikator berpikir kritis, sedangkan siswa yang belum mencapai KKM mengalami kesulitan terutama pada aspek evaluasi, inferensi, dan eksplanasi. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kemampuan berpikir kritis matematis siswa masih tergolong rendah, sehingga diperlukan strategi pembelajaran yang dapat mendukung pengembangan kemampuan berpikir kritis.
KOMPARATIF KEMAMPUAN KESEBANGUNAN SISWA SMP BERBANTUAN LKPD BERBASIS AUGMENTED REALITY Eka Putri Mulya Ningrum
Jurnal Pembelajaran Prospektif Vol. 11 No. 1 (2026): Jurnal Pembelajaran Prospektif
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jpp.v11i1.110741

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan awal siswa pada materi kesebangunan antara kelas yang menggunakan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis Augmented Reality (AR) dan pembelajaran konvensional. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain quasi-eksperimen yang menggunakan nonequivalent control group. Teknik cluster random sampling digunakan untuk memilih dua kelas sebagai sampel, yaitu kelas kontrol dan kelas eksperimen. Data dikumpulkan melalui pretest untuk mengukur kemampuan awal siswa sebelum perlakuan diberikan. Data dianalisis menggunakan uji normalitas Kolmogorov-Smirnov, uji homogenitas Levene, dan uji independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai pretest kelas eksperimen adalah 36,39, sedangkan kelas kontrol adalah 31,78. Hasil uji normalitas menunjukkan bahwa data berdistribusi normal (p > 0,05), dan uji homogenitas menunjukkan bahwa varians kedua kelompok homogen (p > 0,05). Hasil uji independent sample t-test menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelas (p > 0,05). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kemampuan awal siswa pada kedua kelas relatif setara dan layak untuk digunakan dalam penelitian eksperimen selanjutnya
DESKRIPSI KARAKTER NASIONALISME PADA TRADISI SAPRAHAN TEMA KEARIFAN LOKAL (P5) DI SD KARTIKA XVII-1 PONTIANAK KOTA nurfatin, nafisa
Jurnal Pembelajaran Prospektif Vol. 11 No. 1 (2026): Jurnal Pembelajaran Prospektif
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jpp.v11i1.110827

Abstract

Tradisi saprahan merupakan warisan budaya Melayu Pontianak yang memiliki nilai kebersamaan, gotong royong, dan penghormatan terhadap keberagaman. Implementasi tradisi ini dalam Program Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) bertujuan untuk menanamkan karakter nasionalisme pada peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakter nasionalisme dalam persiapan dan implementasi tradisi saprahan di SD Kartika XVII-1 Pontianak. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan saprahan memperkuat indikator nasionalisme, yaitu bangga sebagai bangsa Indonesia, cinta tanah air dan bangsa, rela berkorban demi bangsa, serta menerima kemajemukan. Dengan demikian, tradisi saprahan dalam P5 berkontribusi dalam membentuk karakter peserta didik yang berjiwa nasionalis dan memiliki kesadaran budaya
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SNOWBALL THROWING TERHADAP KEMAMPUANBERPIKIR KREATIF MATERI BANGUN DATAR SEGIEMPAT SISIWA SMP mulyani, sari
Jurnal Pembelajaran Prospektif Vol. 11 No. 1 (2026): Jurnal Pembelajaran Prospektif
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jpp.v11i1.110830

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe snowball throwing terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa kelas VII di SMP Negeri 13 Pontianak, dengan fokus pada materi bangun segiempat. Penelitian ini dilakukan untuk mengatasi keterbatasan kemampuan berpikir kreatif yang sering muncul pada siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional dan monoton. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain kuasi eksperimen tipe non-equivalent control group. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang menggunakan model snowball throwing dan kelas kontrol yang menggunakan metode konvensional, masing-masing berjumlah 30 siswa. Data dikumpulkan melalui pretest dan posttest yang mengukur kemampuan berpikir kreatif, kemudian dianalisis menggunakan uji t dan ukuran efek Cohen’s d. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada kelas eksperimen dibandingkan kelas kontrol, dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05) dan nilai ukuran efek sebesar 1,302 yang tergolong sangat besar. Temuan ini menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe snowball throwing efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa melalui pelatihan indikator kelancaran (fluency), keluwesan (flexibility), keaslian (originality), dan elaborasi (elaboration) melalui aktivitas pembelajaran yang interaktif dan kolaboratif.