cover
Contact Name
Sri Rahayu
Contact Email
srirahayuatirfiyah@gmail.com
Phone
+6285379034482
Journal Mail Official
srirahayuatirfiyah@gmail.com
Editorial Address
Jl.Tentara Pelajar Mudal Boyolali 57351
Location
Kab. boyolali,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Kebidanan
Core Subject : Science,
ABSTRAK Latar Belakang : Involusi uterus adalah suatu proses dimana uterus kembali ke kondisi sebelum hamil. Proses ini dimulai segera plasenta lahir akibat kontraksi otot-otot polos uterus (Ambarwati, 2009). Senam nifas adalah latihan jasmani yang dilakukan setelah melahirkan, dimana fungsinya adalah untuk mengembalikan kondisi kesehatan, untuk mempercepat penyembuhan, mencegah timbulnya komplikasi, memulihkan dan memperbaiki regangan pada otot – otot setelah kehamilan (Ervinasby, 2008). Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui Pengaruh senam nifas terhadap involusi uterus pada ibu post partum Di Puskesmas Mariana Kabupaten Banyuasin tahun 2020. Metodologi : Penelitian ini Merupakan penelitian Kuantitatif dengan pendekatan quasi eksperimen dengan rancangan pretest posttest dengan kelompok kontrol (pretest-posttest with control group). Hasil : Hasil Penelitian menunjukan bahwa rerata involusi uterus pada kelompok Kontrol (Tidak melakukan senam Nifas) adalah 5,30+0,67 cm, rerata kelompok perlakuan (melakukan Senam Nifas) adalah 3,00+1,05 cm. Analisis kemaknaan dengan uji Mann Withney menunjukkan bahwa nilai p = 0,000. Hal ini berarti bahwa kedua kelompok sesudah diberikan perlakuan, rerata Involusi Uterus berbeda secara bermakna (p<0,05). Kesimpulan : Involusi uterus kelompok kontrol (Tidak melakukan senam) sesudah/Pengukuran ke dua terjadi penurunan involusi uterus dan Involusi uterus kelompok Perlakuan (melakukan senam nifas) sesudah senam nifas terjadi penurunan involusi uterus secara signifikan. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa Ada pengaruh senam nifas terhadap involusi uteri.
Articles 13 Documents
Search results for , issue "VOLUME 17, NO.02 DESEMBER 2025" : 13 Documents clear
HUBUNGAN USIA, PARITAS DAN STATUS GIZI DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL Lestari, Wina Rahma; Lestari, Yayuk Puji; Kabuhung, Elvine Ivana; Suhartati, Susanti
Jurnal Kebidanan VOLUME 17, NO.02 DESEMBER 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Estu Utomo Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35872/jurkeb.v17i02.815

Abstract

ABSTRAK : Latar Belakang: Hasil survei dalam profil Kesehatan Indonesia tahun 2023 menyatakan 27,7% ibu hamil mengalami anemia. Mengkaji hubungan usia, paritas, dan status gizi diperlukan untuk mengidentifikasi kelompok berisiko sehingga upaya pencegahan dan intervensi dapat dilakukan secara lebih tepat sasaran. Anemia pada ibu hamil masih menjadi masalah kesehatan yang berdampak serius terhadap keselamatan ibu dan janin. Tujuan: Mengetahui hubungan usia, paritas dan status gizi dengan kejadian anemia pada ibu hamil di wilayah kerja puskesmas Gadang Hanyar. Metode: desain penelitian menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan case control. Populasi dalam ibu hamil yang anemia di Wilayah Kerja Puskesmas Gadang Hanyar berjumlah 248 orang, jumlah sampel dalam penelitian ini berjumlah 118 dengan case berjumlah 59 orang ibu hamil dengan anemia dan control berjumlah 59 orang ibu hamil tidak anemia. Data dianalisis menggunakan uji chi square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa ibu hamil dengan usia berisiko berjumlah 42 orang (35,6%), paritas berisiko 16 orang (13,6), status gizi KEK sebanyak 26 orang (22 %). Ada hubungan antara usia, paritas dan status gizi dengan anemia ( p value 0,002, 0,001 dan 0,002). Simpulan: terdapat hubungan antara usia, paritas dan status gizi dengan kejadian anemia di wilayah kerja Puskesmas Gadang Hanyar. Kata Kunci: Usia, Paritas, Status Gizi, Kejadian Anemia
The PENGARUH PEMBERIAN NITA TERHADAP KADAR HEMOGLOBIN CALON PENGANTIN SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING Pamungkas, Atik Mahmudah Aji; Kuswati, Kuswati
Jurnal Kebidanan VOLUME 17, NO.02 DESEMBER 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Estu Utomo Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35872/jurkeb.v17i02.887

Abstract

ABSTRAK : Latar Belakang Indonesia merupakan negara yang dihadapkan dengan triple burden masalah gizi yaitu tingginya prevalensi stunting, wasting, dan obesitas serta kekurangan zat gizi mikro terutama anemia (Kemenkes, 2019). Data anemia Catin di Jawa Tengah yaitu 7,66% dan Klaten merupakan nomer 7 tertinggi di Jawa Tengah yang memiliki jumlah catin yang mengalami anemia yaitu sebesar 10,31%(Dinkes Jateng, 2022). Tujuan pada penelitian ini dibuat fortifikasi pangan untuk mencegah anemia dengan pembuatan Tahu Bakso Ikan (NITA) dengan komposisi ikan nila, telur dan tahu. Metode penelitian ini yaitu quasy experiment dengan rancangan one group pretest posttest design. Dalam rancangan penelitian ini, sampel diberikan intervensi Tahu Bakso Ikan (NITA) yang terbuat dari Nila, Telur dan Tahu selama 7 hari. populasi dalam penelitian ini adalah Calon Pengantin (CaTin) yang sedang menempuh Pendidikan kebidanan Semester akhir di Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Surakarta sebanyak 30 responden. Pengambilan sampel penelitian ini dilakukan dengan teknik purposive sampling. Analisis akan dilakukan uji parametrik menggunakan uji paired T-test. Untuk mengetahui perbedaan rata-rata kadar hemoglobin pada responden sebelum diberikan intervensi dan sesudah diberikan intervensi. Hasil uji Paired T-test dengan tingkat kepercayaan 95% atau ? = 0,05 didapatkan hasil p value 0,015. yang mana apabila sig atau p value < alpha, maka Ho ditolak dan Ha diterima, yaitu intervensi yang dilakukan menimbulkan perbedaan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh Pemberian NITA (Ikan Nila, Telur Dan Tahu) terhadap Kadar Hemoglobin responden. Kata Kunci : Ikan Nila, Tahu; Telur, Anemia, Calon Pengantin
ANALISIS FAKTOR DETERMINAN TERHADAP KUNJUNGAN BALITA (12 – 59 BULAN) KE POSYANDU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS ARJASA Musrifah, Andriya Syahriyatul; Ba’diah, Atik; Maimunah , Siti; Hasnita, Evi; Sunartono, Sunartono
Jurnal Kebidanan VOLUME 17, NO.02 DESEMBER 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Estu Utomo Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35872/jurkeb.v17i02.889

Abstract

ABSTRAK : Pendahuluan: Keaktifan ibu pada setiap kegiatan di posyandu akan berpengaruh pada perkembangan status gizi anak balita, dimana salah satu tujuan dari posyandu adalah memantau peningkatan status gizi masyarakat terutama anak balita dan ibu hamil. Ibu yang memiliki anak balita diharapkan hendaknya aktif dalam pemanfaatan posyandu agar status gizinya terpantau. Tujuan: Menganalisis faktor determinan kunjungan balita (12 – 59 bulan) keposyandu di wilayah kerja puskesmas Arjasa. Metode: Jenis penelitian mix method. Populasi seluruh balita diwilayah kerja Puskesmas Arjasa sebanyak 728 orang. Data kuantitatif dikumpulkan dengan cara memberikan kuesioner terstruktur kepada responden, pengambilan data kualitatif dilakukan melalui wawancara mendalam dengan informan kunci, seperti kader posyandu, petugas kesehatan, dan ibu-ibu balita yang terlibat dalam kegiatan posyandu. Hasil: Terdapat faktor yang paling berpengaruh dalam kunjungan balita (12- 59 bulan) keposyandu diwilayah kerja Puskesmas Arjasa. Kesimpulan: bidan dan tenaga kesehatan diharapkan lebih rutin melakukan kunjungan rumah untuk memberikan penyuluhan langsung, memantau kesehatan balita, dan mengingatkan jadwal Posyandu yang disesuaikan dengan aktivitas harian ibu agar tidak mengganggu waktu mereka. Kata Kunci: Kunjungan, Balita, Posyandu
PENGUJIAN TINGKAT PENERIMAAN PRODUK (UJI ORGANOLEPTIK) PADA MARNING GALAKTAGOG hanung, allania; Wahyuningsih, Wahyuningsih; Kusuma Wardani, Dyah Ayu; Sholikhah, Elsa Putri; Safitri, Maya Arif
Jurnal Kebidanan VOLUME 17, NO.02 DESEMBER 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Estu Utomo Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35872/jurkeb.v17i02.924

Abstract

ABSTRACT Exclusive breastfeeding is essential nutrition for infants aged 0-6 months. However, many mothers still feel their breast milk is insufficient to meet their baby's needs. In various cultures, galactagogue foods are one way to increase breast milk production. This research aims to develop marning into a galactagogue snack that is acceptable to the community. This research began with the production of katuk flour (35%), moringa flour (35%), sesame (25%), and ginger (5%), followed by laboratory testing to determine the results of the prognostic test. Organoleptic testing is necessary to assess product acceptance among the community. Panelists were selected from mothers aged 20-40 who were not allergic to any of the ingredients. There were no statistical differences in the five components tested: color, taste, aroma, texture, and overall assessment of the three product variations. This was because the 30 panelists had different taste preferences, meaning these three variations can be further developed to meet community acceptance. Keywords: Exclusive Breastfeeding, Culture, Galactagogue, Marning, Organoleptic test
EFEKTIVITAS PENDIDIKAN KESEHATAN REPRODUKSI BERBASIS ATTRACTIVE MEDIA VISUAL TERHADAP PENGETAHUAN KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA PUTRI Suryani, Sri; Putri Septiyani, Kartika; Aliyah, Nurul
Jurnal Kebidanan VOLUME 17, NO.02 DESEMBER 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Estu Utomo Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35872/jurkeb.v17i02.937

Abstract

ABSTRAK Remaja Indonesia berada dalam posisi yang sangat rentan karena sering tidak mendapatkan pendidikan kesehatan reproduksi dan seksualitas yang memadai yang berdampak pada rendahnya pemahaman serta membahayakan kesejahteraan reproduksinya. Siswi MTs RU diketahui belum pernah mendapatkan penyuluhan terkait kesehatan reproduksi berbasis media visual yang atraktif. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pendidikan kesehatan berbasis attractive visual media terhadap pengetahuan kesehatan reproduksi pada remaja putri. Penelitian kuantitatif dengan rancangan Pre-eksperimen dengan design One group pretest – posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah siswi MTs RU Sakatiga Kec. Indralaya, Sumatera Selatan sebanyak 195 orang dengan sampel berjumlah 72 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengan instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Analisis bivariat menggunakan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan sebelum diberikan pendidikan kesehatan sebagian besar pengetahuan responden pada kategori baik (55,6%) dan setelah diberikan pendidikan kesehatan pengetahuan dalam kategori baik (72,2%), terdapat peningkatan skor pengetahuan yang cukup signifikan sebesar 7,591 dari skor rata-rata sebelumnya. Hasil Uji Paired sampel Test menunjukkan bahwa pendidikan kesehatan secara signifikan memengaruhi tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan reproduksi (p value 0,000). Diharapkan agar dapat mengembangkan kurikulum kesehatan reproduksi yang inovatif dan komprehensif meliputi sains dan nilai agama yang berbasis digital bagi remaja. Kata Kunci : Pendidikan Kesehatan, Pengetahuan, Kesehatan Reproduksi, Remaja Putri.
PENGARUH KOMBINASI MASSAGE EFFLEURAGE DAN KOMPRES HANGAT SERAI TERHADAP NYERI PUNGGUNG IBU HAMIL TRIMESTER III Ulya, Fitria Hikmatul; Sari, Novita; Rusiyanti, Rusiyanti
Jurnal Kebidanan VOLUME 17, NO.02 DESEMBER 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Estu Utomo Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35872/jurkeb.v17i02.939

Abstract

ABSTRAK Nyeri punggung sering dialami ibu hamil terutama pada trimester III, salah satunya akibat peningkatan berat badan dan aktivitas fisik seperti berdiri atau duduk lama. Jika tidak ditangani, nyeri punggung dapat menurunkan kualitas hidup ibu hamil, mengganggu tidur dan aktivitas, serta berpotensi memengaruhi perkembangan janin. Studi pendahuluan di wilayah Puskesmas Dukuhwaru menunjukkan 24 ibu hamil trimester III mengalami nyeri punggung, dengan sebagian besar bekerja sebagai karyawan pabrik atau buruh. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kombinasi massage effleurage dan kompres hangat serai terhadap nyeri punggung ibu hamil trimester III. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi experimental one group pretest–posttest. Populasi penelitian adalah 32 ibu hamil trimester III (usia kehamilan 28–36 minggu), dengan sampel 20 orang yang dipilih secara purposive sampling. Penelitian dilakukan di wilayah Puskesmas Dukuhwaru Kabupaten Tegal pada Desember 2024. Intensitas nyeri diukur menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) dan dianalisis dengan uji Paired T-Test. Hasil penelitian menunjukkan median nyeri punggung sebelum intervensi sebesar 5,0 dengan standar deviasi 0,754, dan setelah intervensi menurun menjadi median 2,0 dengan standar deviasi 0,968. Uji statistik menunjukkan p-value 0,000, yang berarti terdapat pengaruh signifikan kombinasi massage effleurage dan kompres hangat serai terhadap penurunan nyeri punggung ibu hamil trimester III. Teknik ini disarankan sebagai alternatif nonfarmakologis untuk mengatasi nyeri punggung selama kehamilan. Kata kunci: Kombinasi Massage Effleurage dan Kompres Hangat Serai, Nyeri Punggung
PENGURANGAN MUAL MUNTAH DALAM KEHAMILAN MELALUI STUDI NATURAL TREATMENT DENGAN INTERVENSI AROMATHERAPI LEMON DI PMB DEWI ELLIANA GUNUNGPATI SEMARANG Setiyowati, Widyah; Eko Dewi, Desi Wijayanti; Stefania, Maria; Nurjanah, Fitri
Jurnal Kebidanan VOLUME 17, NO.02 DESEMBER 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Estu Utomo Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35872/jurkeb.v17i02.940

Abstract

ABSTRAK : Pada kehamilan terjadi peningkatan hormo HcG (Human chorionic Gonadotropin), Hormon HcG juga menstimulasi ovarium memproduksi estrogen,peningkatan hormone estrogen berkorelasi dengan munculnya mual muntah. Berdasarkan data WHO tahun 2021, angka kejadian emesis gravidarum secara global adalah 12,5% dari seluruh kehamilan. Prevalensi kejadian emesis gravidarum berbeda-beda di tiap daerah,menurut Kemenkes RI tahun 2022, di Jawa Tengah prevalensi yang mengalami mual muntah sejumlah 40-60%. Aromaerapi lemon mengandung limonene yang menghambat kerja prostaglandin sehingga mengurangi rasa nyeri dan berfungsi untuk mengontrol sikooksigenase I Dan II,mencegah aktivitas prostaglandin dan mengurangu mual muntah. Penelitian ini merupakan penelitian Quasi Eksperiment Design With Pre-Post Test One Group dengan metode pendekatan Pretest-Postest. Sampel dalam penelitian ini adalah Ibu Hamil yang mengalami mual muntah sejumlah 30 responden. Kemudian dilakukan percobaan atau perlakuan terhadap variabel independennya, kemudian mengukur akibat atau pengaruh dari percobaan tersebut pada dependen variabel. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon didapatkan hasil p-value =0,000 (<0,05) sehingga disimpulkan terjadi penurunan yang signifikan dalam jumlah episode mual dan muntah dengan p<0,05. Saran disampaikan kepada masyarakat khususnya ibu hamil untuk dapat mencoba penatalaksanaan alami menggunakan bahan alam salah satunya adalah lemon untuk mengurangi mual muntah Kata Kunci : Aromaterapi, Lemon, Mual Muntah
PERAN PENDAMPING PERSALINAN DALAM MEWUJUDKAN PENGALAMAN POSITIF IBU SAAT MELAHIRKAN Ulfah Hidayati; Fetty Chandra Wulandari
Jurnal Kebidanan VOLUME 17, NO.02 DESEMBER 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Estu Utomo Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35872/jurkeb.v17i02.944

Abstract

ABSTRAK Asuhan persalinan tidak hanya menekankan keselamatan ibu dan bayi, perlu upaya menciptakan pengalaman positif saat melahirkan. Salah satu upaya mewujudkan pengalaman positif saat melahirkan dengan melibatkan peran pendamping persalinan. Tujuan penelitian adalah mendiskripsikan peran pendamping persalinan dalam mewujudkan pengalaman positif saat melahirkan. Metode yang digunakan pada artikel ini adalah narrative literature review. Pencarian artikel menggunakan sumber data elektronik yaitu Pubmed dan ScieneDirect. Kata kunci yang digunakan “positive childbirth experience”, “birth companion”, dan “emotional support”. Hasil pencarian menggunakan kata kunci didapatkan Pubmed 12 artikel dan ScieneDirect 39 artikel. Selanjutnya artikel diseleksi menggunakan kriteria inklusi dan eksklusi yang sudah ditentukan. Terdapat 4 artikel yang memenuhi kriteria, yaitu Pubmed 2 artikel dan ScieneDirect 2 artikel. Kemudian 4 artikel tersebut dilakukan ekstraksi dan analisis. Hasil analisis menunjukkan peran pendamping dapat membantu ibu bersalin dan tenaga kesehatan melalui dukungan emosional, penurunan nyeri persalinan, pemenuhan kebutuhan ibu bersalin, dan penyampaian informasi. Kesimpulan peran pendamping persalinan melengkapi asuhan petugas kesehatan serta berpotensi meningkatkan kualitas asuhan dan pengalaman positif saat melahirkan. Kata kunci: Pengalaman Positif Melahirkan, Pendamping Persalinan, Dukungan Pasangan, Dukungan Keluarga
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN REMAJA TENTANG PERNIKAHAN DINI DI SMPN 2 SELO KABUPATEN BOYOLALI Khusnul Dwihestie, Luluk; Ningsih, Yulia
Jurnal Kebidanan VOLUME 17, NO.02 DESEMBER 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Estu Utomo Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35872/jurkeb.v17i02.946

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Pernikahan dini merupakan permasalahan krusial di Indonesia karena remaja belum siap secara fisik dan psikologis. Kabupaten Boyolali (2025) mencatat Kecamatan Selo menjadi peringkat ke-1, dengan kasus tertinggi di Dusun Jrakah (26 kasus), Dusun Bakalan (15 kasus), dan Dusun Sepi (11 kasus). Studi pendahuluan di SMPN 2 Selo mengindikasikan rendahnya pemahaman siswa mengenai kesehatan reproduksi dan risiko pernikahan dini. Tujuan: Mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan remaja tentang pernikahan dini di SMPN 2 Selo, Kabupaten Boyolali. Metode penelitian: penelitian kuantitatif dengan desain pre-experimental menggunakan one group pretest-posttest design. Populasi adalah seluruh siswa kelas VII SMPN 2 Selo sebanyak 42 siswa, dan seluruhnya dijadikan sampel melalui teknik total sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Analisis data secara univariat dan bivariat menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian: Sebelum intervensi, sebagian besar responden pada kategori pengetahuan kurang sebanyak 29 responden (69%). Setelah diberikan pendidikan kesehatan, sebagian besar pengetahuan responden meningkat menjadi kategori cukup sebanyak 22 responden (52,4%). Uji statistik menunjukkan nilai p-value = 0,000 (< 0,05), artinya terdapat pengaruh yang signifikan. Kesimpulan: Pendidikan kesehatan melalui media poster berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan remaja mengenai pernikahan dini di SMPN 2 Selo. Saran: Pendidikan kesehatan perlu dikembangkan sebagai upaya preventif pencegahan pernikahan dini dan peningkatan pemahaman remaja. Kata Kunci: Pendidikan Kesehatan, Pengetahuan, Pernikahan Dini
PENGARUH PEER EDUCATION TERHADAP PENINGKATAN SIKAP DALAM PENCEGAHAN HIV/AIDS PADA REMAJA DI SMK N 1 TENGARAN: THE EFFECT OF PEER EDUCATION ON IMPROVING ATTITUDES IN HIV/AIDS REVENTION IN ADOLESCENTS AT SMK N 1 TENGARAN Kurniawati, Emy; Sari, Devita Novia; Ulfah, Hana Rosiana; Dwi Saputro, Bambang Sudono
Jurnal Kebidanan VOLUME 17, NO.02 DESEMBER 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Estu Utomo Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35872/jurkeb.v17i02.951

Abstract

ABSTRAK : HIV/AIDS masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang serius baik secara global maupun nasional. Remaja merupakan kelompok usia yang rentan karena berada dalam masa transisi dan eksplorasi diri yang tinggi terhadap hal-hal baru termasuk perilaku seksual berisiko. Rendahnya sikap remaja terhadap pencegahan HIV/AIDS menjadi salah satu faktor penyebaran penyakit HIV/AIDS. Intervensi pendidikan kesehatan dengan pendekatan peer education dinilai efektif karena informasi disampaikan oleh teman sebaya, yang dianggap lebih dapat diterima oleh remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sebelum dan sesusah Peer Education. Penelitian ini adalah jenis penelitian kuantitatif dengan desain penelitian Quasi Experimental dan memakai metode pretest posttest one group design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMK N 1 Tengaran. Pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan pengambilan sampel 36 responden. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Data diolah menggunakan program SPSS untuk menganalisis univariat dan bivariat dengan distribusi frekuensi dan uji paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan ada peningkatan sikap yang signifikan tentang HIV/AIDS dengan hasil uji statistik: Mean Difference = -18,97, t = -19,63, dan p = 0,00. Hal ini menunjukkan bahwa ada peer education efektif dalam meningkatan sikap dalam pencegahan HIV/AIDS sehingga dapat disimpulkan ada pengaruh peer education terhadap peningkatan sikap siswa dalam pencegahn HIV/AIDS. Kata Kunci: Peer Education, Sikap HIV/AIDS, Remaja

Page 1 of 2 | Total Record : 13